Connect with us

Entertainment

JWC 2025 Dibuka: 8 Film tak Lolos Sensor

Published

on

Sentimental Value, film pembuka JWC 2025

JAYAKARTA NEWS— Hari pertama, Sabtu (27/9), event Jakarta World Cinema (JWC) edisi 4, Sabtu (27/9) di CGV Grand Indonesia Jakarta, penonton membludak. Penayangan film pembuka ‘Sentimental Value’ dari Belgia, tiket ludes (sold out).

Sampai ada orang berani mencari dan membeli tiket opening festival seharga Rp 300.000.

Tapi ‘take it or leave it !’ berlaku.

Sebanyak185 film dari 66 negara (155 film panjang dan 30 film pendek) tayang di JWC 2025.

Director executive JWC, Frederica berkata, ini adalah perayaan sinema global

“JWC sangat menantang dari inspirasi hingga menyatukan penonton,” ujarnya.

Namun, ada 8 film tak lolos sensor alias gagal diputar tahun ini.

“Ada peraturan di LSF, seluruh film wajib disensor. Kalau mengantungi STLS, bisa tayang di bioskop,” ungkap Shandy Gasella selaku Festival Director.

Dikatakannya, ada satu film bisa tayang tapi harus direvisi versi LSF.

“Panitia enggak mau. Seluruh film yang diputar harus utuh. Kita menjaga integritas karya sineas,” imbuh Shandy.

Meski demikian, film-film yang diputar di JWC 2025 tetap berkelas FF internasional seperti dari Cannes, Berlin dan Sundance.

Joko Anwar menambahkan ihwal posisi Jakarta menjadi salah satu pusat FF di Asia Tenggara.

“Film bukan lagi jadi tontonan tetapi wadah pertukaran budaya,” timpal Joko Anwar yang jadi juri kompetisi film pendek di JWC 2025 bersama Alim Sudio, Aditya Ahmad dan Asmara Abigail.

JWC 2025 akan berlangsung delapan hari sampai 4 Oktober 2025.

Film penutup adalah ‘It was just an Accident’ karya sineas dari Iran, Jafar Panahi. Diputar untuk 7 sesi, tiket film penutup JWC 2025 pun sudah ludes.***

Continue Reading
Advertisement
Click to comment

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *

Advertisement