Gunung Kapur Palem Jajar, Penyakit Luntur Badan Segar

 Gunung Kapur Palem Jajar, Penyakit Luntur Badan Segar
Selain area berendam air panas, Tirta Sayaga juga dilengkapi fasilitas rekreatif lain, seperti mini waterboom untuk anak-anak. Foto: Agus S

KHASIAT mandi air belerang, antara lain mengobati penyakit kulit. Indonesia yang memiliki begitu banyak pegunungan kapur (karst), dengan sendirinya memiliki banyak pula sumber air belerang. Memang berkhasiat, terutama untuk penyakit kulit ringan. Kalau punya penyakit kulit berat ya pergilah ke dokter kulit. Itu saran yang bijak.

Nah, bagi Anda yang berdomisili di Jabodetabek, tidak perlu jauh-jauh ke Ciater, Subang untuk mandi air belerang. Cukup arahkan kendaraan ke arah Parung. Sebelum pasar, belok kanan. Di sana sudah ada papan petunjuk ke objek pemandian air panas di Desa Bojong Indah, Kecamatan Parung, Kabupaten Bogor, 500 meter dari perempatan Ciseeng.

Lokasi pemandian air panas yang dikenal dengan Gunung Kapur itu, memiliki area seluas 21 hekater. Objek rekreasi sekaligus pengobatan alam itu, diberi nama Tirta Sayaga dan sejak tahun lalu dikelola oleh badan usaha milik daerah (BUMD), PT Sayaga Wisata Bogor.

Tiket masuk tidak mahal, cukup membayar Rp 15.000 untuk dewasa dan anak-anak Rp 12.000. Setelah melewati gerbang loket tampak rimbun pepohonan palem raja berjajar di sisi kiri dan kanan. Beberapa meter kemudian wisatawan akan disuguhi pemandangan bukit kapur berwarna putih.  Di lokasi ini wisatawan dapat berfoto-foto dengan latar belakang gunung kapur.

Pemandian air panas Tirta Sayaga juga memiliki fasilitas lain seperti wahana permain anak-anak, kolam renang (mini waterboom), pusat jajanan, penginapan, panggung hiburan, kios cendramata, bahkan ada juga terapi lintah dan bekam. Pada hari libur, pengunjung bisa menembus angka 1.000 orang. Sedangkan di hari kerja, puluhan hingga ratusan.

Mereka umumnya datang dari wilayah Jakarta dan sekitarnya. Wisata ke Tirta Sayaga, selain bisa mencuci mata, juga membersihkan kulit. Dengan berendam selama 15 – 20 menit, badan terasa fresh. Tidak direkomendasikan berendam lebih dari 20 menit. Imbauan lain, seyogianya jangan mengenakan perhiasan emas ketika berendam di air belerang.

Bubuk kapur belerang, Foto: Agus S

Dengan 12 kamar berendam ukuran setengah meter kali dua meter, pengunjung harus masuk bergantian.  Memang, menikmati air beleranga Tirta Sayaga, disarankan pada hari-hari kerja, agar tidak menunggu terlalu lama.

Nah, bagi yang ingin berendam air belerang di rumah, manajemen juga menyediakan belerang dalam bentuk bubuk. Per kemasan plastik, dijual Rp 5.000. Persoalannya, berendam di mana kalau di rumah tidak punya bath tub? ***

Digiqole ad

Related post

1 Comment

  • Tempat Wisata memang bagus tapi, bisa tidak yaa penulis kasih info Lokasi yang jelas soanyal saya belum tahu alamatnya naik angkot apa atau kendaraan umumnya, terima kasih mas Agus Sundayana

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *