Diskusi Peluang Karir dan Bedah Buku Komunikasi Pemasaran Terpadu

 Diskusi Peluang Karir dan Bedah Buku Komunikasi Pemasaran Terpadu

Dari kiri Achmad Fachrudin, Ellys Lestari Pambayun Ahmad Rizalmi, Ahmad Sabit dan Abdul Hannan Jamaluddin

JAYAKARTA NEWS— Gerakan Cerdas Komunikasi Indonesia (GCKI) dan Himpunan Mahasiswa Dakwah (Himmada) menggelar acara Career Opportunity and Book Launching  (COBL-2022) berjudul “An Integrated Marketing Communication Circle in 4.0”  karya Ellys Lestari pambayun dan Tanty Dewi Permassanty di Aula Mahad PTIQ Jakarta,  Sabtu (15/12). Acara ini menghadirkan Nara Sumber Ahmad Rizalmi dosen dan  praktisi Komunikasi Pemasaran dan Ahmad Sabit, seorang konsultan Sumber Daya Manusia dengan moderator Abdul Hannan Jamaluddin.

Ahmad Rizalmi yang mengupas sekilas substansi buku tentang betapa pentingnya pendekatan dan strategi komunikasi pemasaran terpadu (integrated marketing communication  atau IMC) di era 4.0 yang serba instan dan cepat bagi industri dan dunia bisnis. Namun, buku ini memiliki perbedaan dan sekaligus kelebihan dibandingkan dengan buku-buku IMC yang ada selama ini, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yakni:  dalam dimensi filosofinya. Dengan demikian kehadiran buku ini menjadi pelengkap dalam ruang kosong tersebut.

Rizaldi mengakui buku sejenis ada dengan pendekatan spiritual, namun masih langka dan harus terus digiatkan lagi. Tujuannya, agar referensi IMC tidak terlalu terjebak pada pemikiran Barat dan sekuler yang liar, tanpa batas, dan cenderung bebas nilai.

Founder GCKI  Ellys Lestari Pambayun lebih memfokuskan pada upaya-upaya mahasiswa untuk dapat masuk pada semua bidang komunikasi yang tersedia di berbagai instansi, swasta, perusahaan, dan organisasi melalui kemampuan komunikasi pemasaran yang cerdas emosional dan spiritual. Karena, generasi milenial yang siap diserap dunia industri dan kerja adalah yang telah mumpuni dalam kapasitas secara konseptual dan teknis.

Karena itu, bimbingan karir untuk manahsiswa sangatlah urgen untuk menjembatani antara demand and want dunia usaha. Selain menjadi sarana link and match antara kemampuan akdemik dan kebutuhan dunia kerja.

Ketua Program Studi Komunikasi Penyiaran Indonesia (KPI) Fakultas Dakwah Institut PTIQ Achmad Fachrudin menyampaikan urgensi acara COBL-2022. Diantaranya:  sebagai  ruang terciptanya komunikasi publik yang dialektis dan etis antara dosen dan mahasiswa tentang permasalahan dunia akdemik yang ingin diselesaikan. Selain itu, wadah bimbingan karir bagi mahasiswa sesuai program studi atau kepeminatan yang diambil untuk diarahkan sampai mereka selesai studi, dan mengidentifikasi kesesuaian antara presasi akademik mahsiswa dengan outcome setelah mereka lulus nanti.***/pr

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.