
TEMPAT ini memang sedang ‘hot-hot’-nya dibicarakan baik di kalangan kawula muda untuk sekadar berfoto, bergaya. Maupun para ibu yang sering kumpul bersama teman untuk makan siang bersama maupun arisan.
Gerbang pintu masuk menggunakan kayu ukir khas Jawa, kita memasuki area vila dengan hamparan rumput luas. Kita pun digiring melalui jalan setapak di tepian dengan batu alam bronjol ke resto yang terbagi di beberapa tempat.
Adalah Villa Aman D’sini (VAD) yang berlokasi di Sentul Selatan. Untuk mencapainya, bisa masuk ke komplek Sentul City, Desa Bojong Koneng, Kabupaten Bogor. Dengan jalan yang relatif sempit dan menanjak vila ini dapat kita tempuh dengan waktu 1-1,5 jam dari Jakarta.
Berada di atas lahan seluas 11.000 M2, dengan pemandangan Gunung Pancar, Gunung Salak, dan air terjun Curug Bidadari. Sungguh good view lengkap dengan lansekap indah berupa pepohonan, kolam renang, dengan eksterior berupa gubuk dan batuan alam.
Menurut pemiliknya, Abdul Syakur, tempat ini awalnya hanya penginapan yang disewakan untuk umum. Tetapi sejak 8 bulan lalu resto dari vila ini dibuka untuk umum. Animo masyarakat bagus, terutama memanfaatkan view-nya yang indah untuk berfoto. Mereka yang sering ke Bali mengatakan VAD ini seperti di Ubud, Bali. “Serasa di Ubud, meski demikian tetap tidak bisa menyamai dengan ambience di Ubud langsung,” ujar Elly yang bersuamikan orang Perancis ini.
“Lapangan rumput seluas 1.500 m2 sangat cocok digunakan berbagai kegiatan outdoor, seperti team building, gathering, outbond, termasuk B’day n Wedding garden party,” papar Abdul berpromosi.
Dijelaskan vilanya terdiri dari 4 kamar tidur dengan konsep bangunan kamar yang terpisah antara kamar yang satu dengan kamar lainnya. Reguler room dipatok harga Rp2,5 juta termasuk sarapan untuk 3 orang. Suite room Rp 5 juta, dengan sarapan untuk 6 orang.
Restonya? Karena restonya merupakan bagian dari vila, menunya pun tidak sebanyak resto pada umumnya. Hanya ada beberapa main course, dessert dan beverages khas Indonesia. Katakanlah paling banyak dipesan nasi timbel lengkap, pilihan ayam atau empal gepuk, lidah lada hitam, sop iga, karedok dan lainnya.
Keseluruhan makanan yang tersaji cukup enak, namun tidak istimewa. Demikian pula harganya di atas harga rata-rata untuk resto outdoor. “Namun hal itu tidak menjadi masalah mengingat pemandangannya oke, gak bisa kita dapat di Jakarta, ” ungkap Yeni pengunjung lainnya. ***


PARANGTRITIS tentu bukan satu-satunya destinasi wisata bahari (pantai) jika kita berwisata ke Daerah Istimewa Yogyakarta. Kabupaten Gunung Kidul, menawarkan pantai yang sangat molek: Pantai Pok Tunggal.

KOTA Taman Pahlawan, julukan yang pantas disandangkan untuk kota Surabaya sekarang. Menyebut Kota Pahlawan, sekelebat orang akan mengingat sejarah pertempuran hebat arek-arek Suroboyo pada tanggal 10 November 1945, yang kemudian dijadikan Hari Pahlawan. Menyebut Surabaya Kota Taman, lebih dari sekadar sah, karena kota ini memiliki Taman Terbaik Dunia versi Perserikatan Bangsa-bangsa (PBB).

Sesungguhnya tempat wisata ini sudah ada sejak tahun 2006, tetapi waktu itu hanya sebagai tempat wisata kemah atau camping ground. Baru dibuka untuk umum dengan segala fasilitasnya pada awal tahun 2016.
Kedua Mountain Swing atau Sky Wing. Anda seolah-olah menaiki ayunan tinggi dengan pemandangan hutan pinus. Pada nyatanya Anda duduk diayun tali pengaman kemudian tiang diputar ke arah lembah supaya kedua kaki tidak menapak tanah atau alas kayu yang ada. Dan Anda pun akan terlihat terayun di gunung. Untuk berayun-ayun kita harus membayar Rp20 ribu per orang.
MUSEUM Angkut. Nama museum yang sekilas biasa-biasa saja. Faktanya, objek wisata yang terletak di Jl Terusan Sultan Agung Atas, Kota Wisata Batu, Jawa Timur itu, menjadi destinasi wisata favorit. Bisa jadi, karena setelah masuk museum, kita dibawa ke aneka zona yang menakjubkan.
JALAN sukses adakalanya terjal dan berliku. Kurang lebih itu yang dialami pengusaha Boraspati Travel, Medan, CHJ Gultom, ketika mengawali bisnisnya tahun 1989. Tidak ingin membentur tembok dengan beradu bisnis dengan pengusaha travel mapan lainnya, Gultom pun melirik Kepulauan Nias sebagai produk unggulan. Dan berhasil.
Kepulauan Nias menjanjikan pantai yang ombaknya hampir tidak pernah berhenti sepanjang tahun. Karena potensi pesona ombak pantai itulah Kepulauan Nias lebih dikenal sebagai salah satu tujuan wisata surfing yang mendunia. Produk alam inilah yang dijual oleh Travel Boraspati, dengan tawaran private resort. Keterpencilan resort punya nilai jual tinggi karena tidak ada orang lain (privat).
GUNA menarik minat wisatawan mancanegara (Wisman) dan wisatawan nusantara (Wisnus), masing – masing daerah menggelar even andalan. Untuk wilayah Jawa Timur, akan menggelar even Majapahit Travel Fair ke-18, 13 – 16 April 2017 hasil kerja bareng Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Provinsi Jawa Timur, DPD ASITA Jatim dan PT Debindo Mitra Tama, dan didukung Kementerian Pariwisata.
APAKAH Anda merasa jenuh dengan destinasi wisata akhir pekan yang itu-itu saja? Pergilah ke Curug Leuwi Hejo, di Desa Cibadak, Kec. Sukamakmur, Bogor. Nikmati sensasi keindahan tersembunyi di sana.
Untuk merasakan dinginnya air curug yang alirannya berbelok-belok ini, kami berjalan kaki sekitar 10 menit melalui sebuah jembatan kayu sebelum kembali bertemu sebuah pos dan dikenakan biaya lagi Rp. 5.000 per orang untuk masuk ke lokasi curug.
MENCARI liburan murah bersama keluarga di Jakarta memang menjadi salah pilihan. Namun apa daya sulit mencari liburan murah. Akhirnya, pantai pun menjadi alternatif yang sudah melulu dilakukan. Bosam pastinya!