Hanya 185 Atlet Berpeluang Raih Emas di Asian Games

Komjen Polisi Drs.Sjafruddin Komandan Kontingen (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018

Komandan  Kontingen (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen Polisi Drs.Sjafruddin mengakui, jumlah atlet Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang diperkirakan mencapai  840 orang.

Kini Deputi IV Kemenpora sedang melakukan verifikasi sebelum diserahkan ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sebagai pemegang otoritas tertinggi pengiriman kontingen ke multi even.

Hal itu disampaikan Sjafruddin di sela-sela acara Halal Bil Halal yang digelar CdM di Sekretariat CdM, Gedung PTIK Jakarta. Selain induk organisasi cabang olahraga (PB/PP) peserta Asian Games, Halal Bil Halal ini juga dihadiri Ketua Umum KOI Erick Thohir dan Deputi IV Kemenpora Prof.Mulyana.

Menurut Sjafruddin, kepastian atlet mana yang akan masuk kontingen Indonesia baru bisa diketahui saat batas akhir pendaftaran (entry by name) 30 Juli mendatang.”Yang pasti kita akan mengakomodir aspirasi dari para cabor. Atlet yang masuk kontingen tentu sudah melalui tahapan seleksi ketat,”kata Wakapolri itu.

Mantan Ketua Umum PB.Muaythai Indonesia itu juga meminta kepada semua pihak dalam pembentukan kontingen ini jangan sampai atlet yang dikorbankan. Sjafruddin menilai, semua atlet tentu punya tekad yang kuat untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.

Hanya memang, lanjut dia, dari jumlah 840 atlet itu yang diprediksi berpeluang meraih medali emas sekitar 176 atlet.”Itu fakta yang tak bisa dibantah namun saya berharap semua atlet memiliki tanggungjawab sama untuk meraih medali.

Dengan target masuk 10 besar dan raihan sekitar 16 atau 20 medali emas, menurut Sjafruddin menuntut kerja keras dari kita semua. Kemenpora, KONI, KOI, induk organisasi cabang olahraga dan CdM harus saling mendukung.

Bahkan kepada media pun mantan Kapolda Kalsel itu berharap dukungan maksimal terutama dalam hal pemberitaan. Para media sudah tentu sekarang ini harus menyajikan berita-berita yang membuat atlet bersemangat untuk berprestasi tinggi di Asian Games 2018.***

 

Ketua DPR Yakin Perhelatan Asian Games Angkat Harkat dan Martabat Indonesia

Bamsoet saat menerima Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), Eric Thohir di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meyakini perhelatan Asian Games XVIII di Jakarta dan Palembang mampu mengangkat harkat, derajat, dan martabat Indonesia di mata dunia. Karena itu, dirinya meminta segenap elemen bangsa berpartisipasi untuk menjadi tuan rumah yang baik, memberikan kenyamanan kepada para atlet, official maupun para supporter dari berbagai negara yang datang ke Indonesia.

“Kita pernah menggapai kesuksesan saat menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962. Insya Allah kesuksesan tersebut akan kembali terulang pada 2018 ini. Mari bersama kita dukung para atlet Indonesia untuk bisa meraih mendali emas sebanyak-banyaknya. Tak kalah penting, sebagai tuan rumah kita harus mampu memberikan jamuan dan keramahan kepada seluruh peserta dari manca negara,” ujar Bamsoet saat menerima Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), Eric Thohir di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Selasa (26/6/2018).

Politisi Partai Golkar ini berharap Indonesia akan sukses dalam penyelenggaraan sebagai tuan rumah dan sukses dalam prestasi sebagai peserta Asean Games. Melalui Asean Games, Indonesia diharapkan juga sukses dalam pemberdayaan ekonomi sebagai sebuah industri serta sukses administrasi sebagai pengguna anggaran negara.

“Saya yakin dengan adanya Asian Games ini, roda ekonomi nasional akan bergerak cepat. Dari mulai perhotelan, transportasi, makanan/minuman, telekomunikasi, pariwisata, hiburan, perbankan, kesehatan, sarana dan prasarana olahraga, sampai ke pelaku UMKM yang turut terlibat dalam perhelatan Asian Games. Pergerakan roda ekonomi ini tentu pada akhirnya akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” terang Bamsoet.

Dalam rangka memeriahkan rangkaian acara, Bamsoet direncanakan akan menyambut pawai Obor Asian Games di patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali pada 24 Juli 2018. Api obor Asian Games yang diambil dari Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India sebagai tuan rumah Asian Games pertama pada 1951 ini akan dibawa berkeliling Indonesia.

Selepas pengambilan api dari India pada 15 Juli 2018, api Asian Games akan tiba di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah pada 18 Juli 2018. Selanjutnya akan melintasi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua Barat. Berlanjut ke Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan menyeberang ke Pulau Sumatera yang dimulai dari Aceh.

“Saya yakin rangkaian perjalanan pawai Obor Asian Games 2018 keliling Nusantara akan mampu mendongkrak citra dan roda perekonomian di berbagai daerah yang dilalui maupun daerah sekitarnya. Pawai obor ini akan diliput media massa internasional, saya yakin pemerintah daerah serta para stakeholder terkait mampu menangkap peluang ini untuk mempromosikan destinasi pariwisata, seni budaya serta berbagai potensi daerah yang belum terekspos,” terang Bamsoet.

Sebelum mengakhiri pertemuan dengan Erick Thohir, Bamsoet memberikan jaminan bahwa DPR RI senantiasa akan membantu kerja INASGOC. Baik dari segi penggunaan anggaran negara maupun dari segi koordinasi lembaga negara demi suksesnya penyelenggaraan Asian Games.

“Saya minta setiap anggota DPR RI menjadi public relation (PR) mempromosikan Asian Games ke masyarakat, terutama di dapilnya masing-masing. Penyelenggaraan Asian Games ini atas nama Bangsa dan Negara Indonesia, bukan atas nama kelompok tertentu. Semua pihak harus membantu mempromosikannya agar masyarakat tergerak untuk memberikan dukungannya terhadap perhelatan Asean Games serta mendukung atlet kita yang bertanding. Jadikan keterlibatan kita bersama dalam kesuksesan Asian Games sebagai wujud bela negara dan cinta terhadap tanah air,” pungkas Bamsoet.***

KOI & Inasgog Gelar Fun Run Demi Demamkan Asian Games

 

LIMAPULUH enam (56) hari jelang Asian Games 2018, berbagai upaya dilakukan oleh Panitia Pelaksana (INASGOC) untuk mendemamkan pesta olahraga terbesar di kawasan Asia itu.

Berkaitan dengan hal itu, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) bekerjasama dengan Inasgoc pada Minggu, (1/7/2018) akan menggelar Fun Run di Jakarta dan Palembang, dua kota yang menjadi penyelenggara Asian Games 2018.

Ketua Umum KOI Erick Thohir dalam jumpa pers dengan awak media di Sekretariat Kontingen Indonesia untuk Asian Games 2018, Gedung PTIK Jakarta, Kamis (28/6) menjelaskan sekitar ribuan peserta akan memeriahkan Fun Run tersebut.

Khusus di Jakarta, kata Erick, jumlahnya diperkirakan 5000 peserta sementara di Palembang sekitar 3000. Rute yang akan dilalui untuk kegiatan di Jakarta start dan finis di Plaza Barat Gelora Bung Karno Senayan Jakarta. Para peserta akan melintasi komplek GBK seperti Aquatiik, Jalan Sudirman, Gerbang Pemuda dan kembali ke Plaza Barat.Sedangkan untuk Palembang pusat kegiatannya di Jakabaring Sport Center.

Mengingat peserta yang cukup banyak, pihaknya melibatkan Polri dan TNI untuk pengamanan baik di dalam kompleks GBK maupun di luar GBK. Apalagi di Jakarta khususnya jalan protokol pada hari Minggu ada car free day.

”Intinya kegiatan ini memperkenalkan kepada masyarakat tentang venue-venue atau tempat pertandingan Asian Games yang ada di GBK. Harapan kita semua melalui kegiatan ini demam Asian Games 2018 itu semakin dirasakan oleh masyarakat,” kata Erick.

Pemilik Inter Milan itu juga mengakui bahwa kegiatan serupa sudah dilakukan di seluruh negara Asia peserta Asian Games 2018. Beberapa waktu lalu, upaya menggaungkan Asian Games dilakukan di Timor Leste. Masyarakat Timor Leste antusias menyambut kegiatan tersebut seakan-akan mereka merasa sebagai orang Indonesia.

Menurut rencana untuk kegiatan Fun Run di Jakarta akan dihadiri Kapolri Jenderal Polisi Tito Karnavian, Menpora Imam Nahrawi, Gubernur DKI Anies Baswedan, perwakilan OCA. Para pejabat ini mendapat kehormatan untuk mengibarkan bendera start.

Isco Telah Kembali!

Isco meluapkan kegembiraan dengan memeluk rekannya, Iniesta

DIA  adalah pemain paling menentukan di Piala Dunia, dan Isco adalah pemain utama lagi dalam pertandingan Spanyol melawan Maroko.

Setelah kesalahan yang dilakukan oleh Sergio Ramos dan, dia mencetak gol yang meyakinkan semua orang.

Punggawa  Real Madrid itu dengan sempurna mengikuti langkah yang dimulai oleh Diego Costa, sebelum memanfaatkan umpan luar biasa dari Andreas Iniesta.

Wilayah pengaruhnya berada di sisi kiri dan, saat melawan tim Afrika, kita  melihat hal terbaik yang Isco tawarkan.

Bola itu menempel di kakinya saat dia mengeksekusi. Gol! Sebenarnya memang  tidak mudah untuk  lolos dengan mudah, tapi ia  mengambil risiko itu. Dan…,  keberanian Isco itu akhirnya mendapat ganjarannya.

 

Kejutan! Pogba Fasih Bicara Spanyol kepada Media Peru

 

SEBAGAI pesepakbola asal  Perancis yang bermain di Liga Primer Inggris dan sebelumnya di Serie A Italia Italia, jelas bahwa Paul Pogba memiliki kemampuan bahasa yang mengesankan, tetapi hanya sedikit yang berharap dia berbicara bahasa Spanyol dengan sempurna.

Namun itulah yang ditunjukkan oleh  gelandang Manchester United itu, ketika menjawab pertanyaan  seorang wartawan Peru di Piala Dunia.

Meskipun wartawan tersebut mengajukan pertanyaan dalam bahasa Inggrism dan Pogba sama sekali  belum pernah bermain untuk klub Spanyol, pemain Prancis itu menjawab pertanyaan wartawan dalam bahasa Spanyol yang fasih.

“Mereka adalah tim yang sangat kuat dan solid, yang bermain bersama dan memiliki pemain berkualitas,” katanya ketika diminta untuk menilai Timnas Peru di yang tampil di Piala Dunia 2018 ini

“Mereka bernasib buruk.”

“Saya pikir Peru harus memenangkan pertandingan pertama mereka melawan Denmark, tetapi mereka bernasib buruk.”

“Yang paling penting adalah kita mengalahkan mereka dan melewatinya.”

Prancis mengalahkan Peru 1-0 pada pertandingan kedua Piala Dunia ini, dan menundukkan tim Amerika Selatan.

Mengkhawatirkan: Cuma Bisa 15 Menit, Neymar Tinggalkan Sesi Latihan

PIALA Dunia baru dihelat beberapa hari, tetapi waktu sesingkat itu sudah menimbulkan masalah bagi Brasil, karena  Neymar terpaksa harys  keluar dari sisi latihan bersama rekan-rekannya.

Setelah hanya 15 menit ikut latihan pada hari Selasa, pemain depan Brasil itu meninggalkan sesi bersama seorang fisio terapi. Neymar  mengeluh tentang pergelangan kakinya. .

Mengingat bahwa  hanya tersedia waktu singkat  bagi upaya pemulihan untuk punggawa Brasil yang telah diterjunkan menghadapi  Swiss, maka apa yang dialami Neymar tentu menjadi masalah bagi tim Samba.

Namun demikian,  ketidakhadiran Neymar latihan, tidak menjadi masalah serius. Masalah itu  belum dianggap sebagai sebuah kekhawatiran besar, kecuali  hanya menambah kekhawatiran tim yang harus berlaga  di Rusia.

“Harry Kane Benar-benar Dikirim untuk Negaranya”

SEORANG  striker Spurs, Harry Kane, memastikan kemenangan Timnas Inggris secara dramatis di  injury time saat the Three Lions  meladeni perlawanan Timnas Tunisia.

Tiga poin tersebut sangat penting bagi Inggris, sebagai bekal untuk melangkah pada pertandingan berikutnya dalam kampanyenya untuk meraih tiket 16 besar di Piala Dunia 2018 ini. Hasil itu setidaknya dapat  meredakan kekhawatiran Inggris tentang hasil yang dapat diraih mereka, dimana tim-tim besar yang sudah berlaga, tidak beruntung meraih tiga poin. Sekalipun bukan menang telak, tetapi hasil tersebut merupakan langkah besar untuk memulai  perjuangan di turnamen sepakbola terbesar di jagad raya ini.

Kane, yang membuka skor di menit ke-11, menjadi pemain pertama, sejak Diego Forlan melakukannya pada 2010 —untuk mencetak dua gol dalam satu pertandingan Piala Dunia melawan dua kiper yang berbeda— setelah pemain depan Tunisia Mouez Hassen meninggalkan pertandingan lebih awal.

Sebuah penalti Tunisia tampaknya telah menyelamatkan tim  Afrika itu. Tetapi, sebuah  sundulan dari  Kane pada akhir pertandingan, pada akhirnya melegakan karena the Three Lions dapat meraih poin penuh.

Hasil yang diraih di masa  injury time jelas menggembirakan para penggemar Timnas Inggris. Para pendukung Timnas Inggris pun kemudian melampiaskan kegembiraan mereka dengan menuliskannya di media sosial.

 

 

 

Kuartet Brasil Coba Bantu Neymar Pindah ke Real Madrid

Marcelo, Casemiro, Roberto Carlos dan Ronaldo

 

REAL  Madrid sejauh ini masih tertarik untuk mendatangkan Neymar ke Estadio Santiago Bernabeu pada jendela transfer musim panas ini, sementara pemain ini ingin datang juga, tetapi jalan menuju kesepakatan akhir tampaknya akan membutuhkan waktu yang panjang.

Setiap upaya untuk  membantu dalam situasi seperti ini, tentu sangat bermanfaat buat Madrid, dan  setidaknya ada empat orang Brasil yang bekerja untuk mendorong  transfer semacam itu.

Pemain Real Madrid Marcelo dan Casemiro, berbagi ruang ganti dengan Neymar pada tugas internasional dan mereka melakukan bagian mereka.

Neymar dan Marcela  lebih dari sekadar teman dan sering terlihat bersama saat bertugas di Timnas   Brasil, sementara hubungan dengan Casemiro juga bagus, karena  keduanya adalah masuk kategori pemain muda.

Baik Marcelo dan Casemiro sekarang menerima pesan untuk mencoba menciptakan atmosfer yang akan menguntungkan bagi transfer semacam itu antara Paris Saint-Germain dan Real Madrid.

Sementara itu, Ronaldo dan Roberto Carlos juga melakukan ‘tugas’ bagian mereka untuk mencoba membuat transfer yang tampaknya mustahil ini bisa menjadi kenyataan.

Mantan pemenang Ballon d’Or dapat melihat masa ke depan Neymar di Real Madrid di musim depan, sementara mantan bek kiri ini juga berbicara tentang Neymar baru-baru ini.

“Dia menyadari tekanan padanya,” kata Roberto Carlos.

“Dia telah melakukan semua yang mungkin untuk itu menjadi seperti ini, karena dia adalah salah satu yang terbaik.

“Saya ingin dia menikmati dirinya sendiri dan menjadi salah satu pemain terbaik Piala Dunia, bersama Cristiano Ronaldo.”

“Para direktur Real Madrid masih bekerja untuk membuat langkah itu terjadi, dengan bagian dari strategi mereka untuk mengepungnya oleh pemandu sorak Los Blancos, seperti Marcelo, Casemiro, Ronaldo dan Roberto Carlos.

Mereka percaya bahwa ini adalah langkah ke arah yang benar.

Wawancara Capello: Real Madrid Arogan Bernegosiasi dengan Lopetegui

Fabio Capello

MANTAN pelatih Real Madrid, Fabio Capello meyakini  bahwa Spanyol telah membuat kesalahan dengan  memecat Julen Lopetegui. Namun, situasi ini juga tidak lepas dari  arogansi Real Madrid, dimana Los Blancos menjadi sumber masalah, saat Lopetegui memutuskan untuk menukangi tim Ibukota Spanyol tersebut menggantikan Z Zidan.

Pelatih asal Italia, yang melatih Madrid pada 1996/97 dan 2006/07 itu berbicara kepada radio Italia, ia juga mengomentari pertandingan mengecewakan Lionel Messi untuk Argentina.

“Saya ingin berada di belakang Fernando Hierro yang merupakan salah satu pemain saya, tetapi saya pikir Spanyol salah untuk menyingkirkan Lopetegui, Anda tidak melakukannya seperti itu,” katanya.

“Real Madrid sombong untuk berbicara dengan pelatih tanpa memberi tahu federasi, tetapi kami tahu bagaimana Florentino Perez dan federasi itu salah untuk memecat pelatih,” katanya.

Lionel Messi  gagal mengeksekusi  penalti, ketika Argentina melakukan pertandingan pembukaan Piala Dunia melawan Islandia. “Setelah kehilangan penalti, permainan Argentina memburuk, dan Messi tidak bisa melakukan apa yang biasanya dia lakukan untuk Barcelona,” ujar Capello.

Argentina tidak memiliki lini tengah Barcelona, ​​mereka terlalu lambat dan dapat dengan mudah dibaca lawan,  tambah Capello.

“Kesalahan itu  terlihat terlalu banyak bagi Messi untuk mencetak gol setelah penalti gagal. Messi tidak terlihat dalam performa bagus, tapi semoga ini  karena (pesta) baru saja memulai.”

Neymar juga berjuang dalam pertandingan pertamanya dengan Brasil yang bermain imbang dengan Swiss, ia bermain setelah kembali dari cedera yang membuatnya absen di akhir musim.

“Dia memiliki kecepatan tinggi, tetapi dia tidak bersinar dan terlihat khawatir tentang kakinya,” kata Capello, yang merasa terlalu cepat untuk membandingkannya dengan pemain  hebat.

“Pele, Maradona dan juga Messi, berasal dari planet lain. Pele memimpin timnya, menciptakan gol, memberi assist dan ini adalah sesuatu yang benar-benar berbeda.”

Mourinho : Meksiko Pantas Menang, Jerman Pantas Kalah

PELATIH Manchester United (MU), Jose Mourinho mengatakan Meksiko “benar-benar layak” mendapatkan kemenangan di pentas perdananya di babak penyisihan grup pada Piala Dunia 2018 ini dengan mempecundangi  juara bertahan Jerman, yang tampil  “benar-benar buruk”.

“Meksiko benar-benar layak mengantongi kemenangan, Jerman benar-benar layak kalah,” kata Mourinho dalam sebuah wawancara dengan  RT menyusul gol yang diciptakan  Hirving Lozano di babak pertama untuk mengantar kemenangan  Meksiko yang bersejarah 1-0 pada pertandingan yang digelar di Stadion Luzhniki Moskow. Kemenangan ini menjadikan awal yang sembpurna bagi Meksiko dalam kampanyenya untuk meraih kemenangan-kemenangan berikutnya di  Piala Dunia.

Mourinho sangat memuji kinerja Meksiko, dan mengkritik tim Jerman, yang katanya tampak lambat dan kurang tajam.

“Satu tim sangat bagus, kuat dan berkomitmen dan kuat … tidak ada tim yang lambat, itu adalah prediksi, tidak ada antusiasme, tidak ada ketajaman,” ungkapnya.

Meskipun kekalahan mengejutkan untuk anak buah Joachim Low, manajer Manchester United ini  percaya bahwa dia tidak akan mempridiksi bagaimana masa depan  Jerman di Rusia.

Saya pikir Jerman akan lolos … dan saya pikir lagi Jerman akan melewati kalifikasi (grup ini), dan kita akan menjumpai Jerman di perempat final dan mungkin di semi-final dan mungkin di final, “kata Mourinho. Lalu dia menambahkan, “Tapi hari ini mereka benar-benar buruk. ”

Mourinho juga mengatakan kekalahan Jerman,  serta  hasil yang dicapai Argentina pada Sabtu malam – mengejutkan.  “Saya cukup yakin bahwa manajer [Brazil] memberi tahu [para pemain], ‘lihat apa yang terjadi pada Jerman, lihat apa yang terjadi pada Argentina’ … para pemain saling mengatakan, ‘pastikan itu tidak terjadi pada kami, “kata Mourinho.

Jerman menghadapi Swedia di Sochi pada hari Sabtu dalam pertandingan yang harus dimenangkannya, sementara Meksiko dan fans  pendukung mereka di Rusia menuju ke Rostov-on-Don untuk menghadapi Korea Selatan pada hari yang sama.**