Balada Bemo (1) :
“Biar Jelek Masih Ada nyang Nyariin…”

 Balada Bemo (1) :“Biar Jelek Masih Ada nyang Nyariin…”

SI TUA yang satu ini tidak mau dibilang pikun sehingga harus turun tahta. Dia masih terus melenggok di beberapa tempat di sudut kota Jakarta. Seperti di Olimo, Mangga Besar, Jakarta Barat, si tua ini masih mampu membawa  wanita-wanita cantik. Dialah si tua bemo yang perkasa.

“Biar jelek, masih ada aja nyang nyariin nih…,” ujar Basteri dengan logat Betawinya. Ia sangat bersemangat menceritakan “jagoannya” yang sudah dibawanya sejak tahun 70-an. “Kalo, jam kantor, liat aja dah di sini, cewek-cewek cakep nyang ngantoran, naik bemo juga.” Basteri dan teman-temannya berebut cerita kepada JayakartaNews.Com, Sabtu petang (22/1) di Olimo.

Dahulu itu…

Bemo pernah muda. Ia sangat ganteng pada kisaran awal tahun 1962. Itulah kali pertama bemo hadir sebagai angkutan umum di wilayah Jakarta. Kendaraan bermesin Daihatsu Midget ini, dulu sangat menggemaskan, meski sekarang ada yang bilang “mengenaskan”….

Melva Tobing dari jayakartanews.com lagi ngobrol dengan sejumlah sopir bemo.| foto : Inal Ginting

 

 

Dalam perkembangannya saat ini, Bemo di Jakarta sudah tersingkir dan hanya boleh beroperasi di tempat-tempat tertentu saja, misalnya di Grogol dan Karet.  Seperti Di Olimo ini, ada 23 Bemo yang mangkal dan bergiliran membawa penumpang hanya untuk rute Olimo-Pintu Air.

Basteri adalah salah satu pengemudi Bemo di Mangga Besar, dengan rute Olimo-Pintu Air dan tarif Rp 3.000 tiap orang.  Kendaraan yang kelihatan reot ini masih mampu “narik” tujuh rit namun dengan jumlah penumpang yang tidak tentu. “Sehari, paling nggak kita ngantongin 50 rebuan dah…” ujar Basteri mengenai penghasilannya itu.

Sekalipun dibilang tua, Bemo termasuk kendaraan yang aman, kata Basteri. “Mana pernah denger Bemo kecelakaan atau dirampok,” katanya. “Jangan coba-coba nyopet di bemo, kan keliatan dari belakang, lagian tempatnya juga sempit-sempitan, mana bisa nyopet,” ujarnya. Sopir-sopir lain sohib Basteri ngangguk-ngangguk aje…. ***

Digiqole ad

Related post

1 Comment

  • bagus beritanya Melva, tapi angkutan yang lain masih ada yg lebih kuno ojek sepeda di Tj Periuk perlu juga diangkat tulisanya melva

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *