Kuliner
Asinan Betawi, Ternyata Mengadopsi Cara Mengolah Makanan Masyarakat Tionghoa
JAYAKARTA NEWS – Kalau tinggal di Jakarta atau daerah di pinggirnya, masih mudah menemukan asinan, bahkan di kaki lima.
Asinan Betawi ini masih terus dicari setiap harinya untuk makanan selingan, terutama di siang ke sore hari.
Seperti sejumlah kuliner Betawi, asinan juga mendapat pengaruh kuat dari kuliner Tiongkok.
Ini fakta dan sejarah menarik tentang asinan Betawi yang pedas-pedas menyegarkan, dikutip dari Laman BUMN, Jumat (20/6/2025).
Hidangan menyegarkan
Asinan Betawi diperkirakan muncul sekitar abad ke-18 dan ke-19.
Seporsi asinan kebanyakan berisi timun, wortel, kol, bengkoang, nanas, sawi asin, selada, dan toge.
Seluruh bahan itu dihidangkan dengan disiram saus kacang encer.
Saus ini terbuat dari kacang tanah, gula merah, cabai rawit, air asam, dan garam.
Untuk melengkapinya, asinan ditutupi potongan kerupuk mie kuning dan kerupuk merah.
Teknik membuat asinan ini ternyata metode yang digunakan orang Tionghoa zaman dulu.
Agar tidak mudah basi, makanan direndam dalam cairan atau difermentasi dengan air cuka dan asam garam.
Teknik ini yang diadaptasi masyarakat Betawi untuk membuat kuah asinan.
Pengaruh lain terlihat pada penggunaan sawi asin, sayuran khas warga Tionghoa.
Sawi asin terbuat dari sayur sawi hijau yang sudah difermentasi dengan air cuka dan asam garam.
Lidah lokal
Pembeda asinan Tiongkok dengan Betawi, awalnya isi asinan Betawi hanya nanas dan timun saja.
Setelah itu, ditambahkan sejumlah bahan lokal lain, seperti wortel, bengkoang, selada, dan toge.
Lalu, kuahnya. Asinan Tiongkok rasanya asin dan asam saja.
Sementara asinan betawi menambahkan rasa manis dan pedas.
Saus kacangnya diberi tambahan cabai rawit dan diberi taburan kacang tanah goreng.
Penambahan kerupuk mie kuning juga menjadi ciri khas lokal tersendiri.
Kerupuk ini berkembang sejak lama di masyarakat Betawi.
Selain ditambahkan ke asinan, kerupuk mie kuning juga sering dimakan dengan sambal ubi.
Bila dulu asinan Betawi hanya bisa ditemukan di kaki lima, saat ini sudah masuk ke restoran dan hotel.***/mel
