Tags : lunpia delight

Cara Cik Me Me Membagi Cinta

Lunpia di Tengah Prahara Cinta (3-Selesai) SIDANG pembaca jayakartanews.com yang budiman… Apa mau dikata, obrolan panjang dengan sopir taksi bernama Suradi (60) itu memang tak kan habis ditulis dalam ruang yang begini sempit. Haruskah dijadikan sebuah novel? Musykil… mengingat untuk menjadi sebuah tulisan komprehensif, harus ada cek dan ricek. Karena itu pula, tidak semua penuturan […]Read More

Tatapan Kosong Tan Yok Tjay

Lunpia di Tengah Prahara Cinta (2) LELAKI tua berkaos oblong, asyik merokok di pojok pusat oleh-oleh Lunpia Delight, Jl Gajahmada, Semarang. Tatapannya kosong ke arah area parkir. Entah apa yang ada di benaknya. Ekspresi siang hari itu, bukan ekspresi yang siap bertegur sapa, apalagi untuk diajak ngobrol dan bercanda. Siapa sangka, lelaki itu ternyata sang […]Read More

Suradi Bilang… Lunpia “Delig”

Lunpia di Tengah Prahara Cinta (1) AWALNYA hanya bertanya, “kalau mau beli lunpia Semarang buat oleh-oleh, di mana ya pak?” Setelah itu, meluncurlah kisah panjang dari mulut sopir taksi bernama Suradi (60). BTW, Suradi ini sopir taksi meter yang merangkap taksi online. “Meterannya jalan pak, tapi bayarnya sesuai yang ada di aplikasi,” ujar lelaki yang […]Read More