AI Resahkan Pekerja Film Hollywood

JAYAKARTA NEWS – Keberadaan kecerdasan buatan (AI) memiliki dampak ganda. Tidak hanya dunia akademik yang terkejut, Hollywood sebagai dunia hiburan juga terkena dampaknya.

Serikat Aktor Layar (Screen Actors Guild / SAG) terlibat dalam perselisihan dengan studio pada tanggal 13 Juli 2023, terkait penggunaan replika digital para aktor secara permanen. Serikat terbesar di Hollywood, SAG-AFTRA, yang mewakili 160.000 anggota termasuk aktor, stuntman, dan pengisi suara, mengungkapkan kekhawatirannya terhadap perkembangan cepat teknologi kecerdasan buatan (AI) yang telah menyebar ke berbagai industri di seluruh dunia.

Serikat Penulis Amerika (the Writers Guild of America / WGA) juga mendorong pembatasan penggunaan kecerdasan buatan (AI) dalam penulisan naskah film dan acara televisi. Namun, usulan mereka ditolak oleh studio Hollywood yang sedang menghadapi tantangan profitabilitas akibat layanan streaming dan penurunan pendapatan dari iklan.

Di Hollywood, AI telah digunakan untuk meningkatkan penampilan aktor yang telah menua dan menyensor kata-kata kasar. Bahkan, AI telah menghasilkan film pendek animasi yang realistis menggunakan Dall-E dari OpenAI. Beberapa penulis juga mencoba menggunakan AI untuk menghasilkan naskah.

Aliansi Produser Film dan Televisi (Alliance of Motion Picture and Television Producers / AMPTP), yang mewakili studio besar dan layanan streaming seperti Netflix dan Walt Disney, membantah klaim SAG-AFTRA. Mereka menyatakan bahwa penggunaan replika digital hanya terbatas pada film tertentu dengan persetujuan dan negosiasi aktor, termasuk pembayaran minimum.

Diskusi tersebut berakhir tanpa kesepakatan pada hari Rabu, yang memicu kemarahan aktor dan penulis serta meningkatkan ketidaknyamanan di luar industri film bahwa mogok di Hollywood hanyalah awal dari pertempuran dengan AI. Para aktor memaksa studio Hollywood untuk duduk di meja perundingan dalam hal penandatanganan kontrak, dengan harapan mempertahankan kendali atas penggunaan simulasi digital di layar. Aktor terkenal seperti Tom Hanks mengungkapkan kepanikan pengacaranya dalam mencari cara melawan AI dan deepfake serta melindungi kekayaan intelektualnya, dengan mengatakan bahwa penampilannya bisa berlanjut tanpa henti meskipun dia ditabrak bus besok.

Tom Graham, CEO perusahaan startup Generative AI, Metaphysic, mengakui kekhawatiran akan kemajuan teknologi yang begitu cepat dalam konferensi TED bulan Mei lalu. Dia menyarankan bahwa kesadaran publik dan regulasi diperlukan untuk memverifikasi apa yang merupakan “media otentik”.

Pertempuran antara manusia dan mesin di dasar rantai makanan film, yaitu para penulis, mulai dari penulisan dan konsepsi kreatif hingga hak replikasi adegan, menjadi perhatian utama. Penulis khawatir diabaikan atau dianggap sebelah mata saat studio menggunakan AI untuk mengedit naskah atau memoles naskah AI yang dibayar lebih rendah daripada naskah asli. WGA mengusulkan bahwa konten yang dihasilkan oleh sistem AI seperti ChatGPT tidak boleh dianggap sebagai “materi sastra” untuk melindungi kontrak anggotanya.

Selain masalah biaya penulisan naskah bagi studio, perdebatan tentang kreativitas dan hak cipta juga muncul. Serikat pekerja berpendapat bahwa naskah yang sudah ada tidak boleh digunakan untuk melatih AI karena bisa mengakibatkan pencurian kekayaan intelektual, seperti yang disebut “masalah Nora Ephron,” yang mengacu pada skenario di mana sebuah studio melatih AI dengan semua naskah Nora Ephron dan menggunakannya untuk menulis komedi dengan gaya khasnya. Nora Ephron adalah seorang penulis naskah komedi yang dihormati di Amerika Serikat dan terkenal karena menulis film-film box office Hollywood seperti “When Harry met Sally”.

Mogok penulis film dan TV di Hollywood telah berkembang dari perselisihan antara serikat pekerja dan studio hingga mengatur regulasi AI dalam proses kreatif. Ini telah memicu perdebatan global tentang aplikasi AI di masa depan film dan di luar sana, dalam sebuah galaksi yang tidak terlalu “jauh, jauh di sana”.

Keterangan Foto: Aktor Lilan Bowden bersama par aaktor dan pekerja film Hollywod memprotes untuk mendapatkan keadilan dan perlindungan terkait dengan munculnya Kecerdasan Buatan (Foto: Screenshot Youtube Channel VOANews)

(sumber: qonversations.world/sm)

Tahun Suram Hollywood, James Bond Pilih Tunda Tayang

JAYAKARTA NEWS – Film James Bond terbaru harus ditunda tayangnya di layar lebar. Apa boleh buat, cerita hero agen 007 Inggris tersebut harus menunggu masa rebound bioskop di Amerika Utara, Inggris dan pakeliran perak di negeri-negeri lainnya.

Kegantengan, kecerdikan dan kepiawaian Bond dalam kisah-kisah herpoismenya di layar kaca, tidak mampu melawan kenyataan yang harus dihadapi para penggemarnya: wabah Covid-19. Layar perak di kawasan Amerika Serikat dan Kanada yang menjadi andalan Hollywood dalam mendulang dolar, kini nyungsep. Lihatlah apa yang tergambar pada hasil penjualan tiket di AS pada tahun 2019 dan 2020

  RANKING  JUDUL FILM    PENDAPATAN
2020  
1Bad Boys for Life              $ 204.417.855
2Sonic the Hedgehog$ 146.066.470
3Birds of Prey$ 84.158.461
4Dolittle$ 77.047.065
2019  
1Avengers: Endgame       $ 858.373.000
2The Lion King    $ 543.638.043
3Star Wars: Episode IX – The Rise of Skywalker$ 515.029.813
4Frozen II              $ 477.271.380

Film James Bond baru, No Time To Die, pada hari Jumat menjadi blockbuster terbaru, yang didorong untuk tayang pada tahun depan, sebagai upaya industri film dalam berjuang untuk kembali ke bisnis di tengah pandemi virus corona.

Keluarnya Bond meninggalkan Wonder Woman 1984, yang saat ini akan debut pada bulan Desember pada Hari Natal, sebagai salah satu dari sedikit film besar yang masih berada di daftar 2020. Film berbiaya besar lainnya, termasuk Marvel’s Black Widow dan sekuel Top Gun, juga telah ditunda hingga tahun depan.

No Time to Die, dari MGM dan Comcast Corp’s Universal Pictures, awalnya akan diputar di layar lebar pada April 2020 sebelum ditunda hingga November. Tetapi kemudian ditunda lagi. Tanggal barunya adalah 2 April 2021. Sekuel Fast & Furious yang dijadwalkan pada tanggal itu, kemudian dipindahkan ke 28 Mei.

Studio dan produser film Michael G. Wilson dan Barbara Broccoli mengatakan bahwa film Bond ditunda “Agar dapat dilihat oleh penonton teater di seluruh dunia”.

“Kami memahami penundaan itu akan mengecewakan fans kami, tapi kami sekarang berharap bisa membagikan No Time To Die tahun depan,” kata mereka di akun Twitter resmi James Bond.

Keputusan tersebut menyusul upaya mengecewakan untuk membuat orang Amerika kembali ke multipleks setelah pandemi menutup bioskop di seluruh dunia pada bulan Maret.

Meskipun AMC Entertainment, Cineworld Plc, dan lainnya telah membuka kembali banyak lokasi. Namun demikian jumlah penonton semakin sedikit, sementara itu bioskop di pasar utama New York dan Los Angeles, hingga kini tetap tutup.

“Studio harus terus-menerus menghadapi fakta keras dari pasar yang sangat menantang,” kata analis media senior Comscore, Paul Dergarabedian. Dia menambahkan, penundaan Bond menunjukkan bahwa para produser yakin bioskop adalah “tujuan pilihan” untuk film-film garapan mereka. Beberapa film telah melewati bioskop, dan langsung menuju ke layanan streaming.

Waralaba Bond adalah salah satu film paling menguntungkan di dunia, dengan Spectre tahun 2015 meraup $ 880 juta (S $ 1,2 miliar) di box office di seluruh dunia, sementara Skyfall pada tahun 2012 meraup lebih dari $ 1 miliar secara global.

No Time to Die, yang biaya produksinya diperkirakan $ 200 juta, menandai perjalanan terakhir aktor Daniel Craig sebagai agen 007. *

Si Cantik Marilyn Monroe Ini Ternyata Gagap

JAYAKARTA NEWS – Sekalipun di antara kita ada yang tidak pernah menikmati kepiawaian acting Marilyn Manroe, tapi kita semua pernah mendengar tentang pesohor Hollywood ini.

Betapa pun Marilyn Monroe telah meregang nyawa pada awal 1960-an, namun dia masih dianggap sebagai ikon sampai hari ini. Ribuan atau bahkan jutaan orang bahkan masih terinspirasi oleh gayanya.

Terlepas dari bagaimana pandangan publik tentang eksistensi dirinya semasa dia masih hidp, ada berapa hal yang mungkin tidak Anda ketahui tentang Marilyn Monroe.

Nama Asli
Semua orang mengenalnya sebagai Marilyn Monroe. Nama asli aktris ini adalah Norma Jeane Mortenson.

Menjalani Operasi Plastik
Sebuah catatan medis yang ditemukan, memberikan bukti bahwa Marilyn telah melakukan dua operasi kecil, yakni satu untuk dagunya dan satu lagi ke ujung hidungnya.

Playboy Cuma Kasih Honor $ 50
Nama Marilyn Monroe termasuk di antara wanita yang ikonis di majalah dewasa Playboy. Tahukah berapa Playboy merogoh dompetnya untuk honor bagi Moenroe untuk tampil menggoda di majalah tersebut?

Hanya $50 !! Kedengarannya mustahil ya?! Jika sekarang Anda mencoba mengkalkulasikan dengan inflasi, honor untuk pemotretan itu hampir gratis.

Mengapa Monroe dengan nama besarnya itu bersedia tampil di Playboy dengan bayaran setara dengan satu sloki wine? Untuk ketenaran, sensasi atau ……. Monroe lah yang tahu jawabannya.

Pecinta Anjing
Marilyn Monroe sangat menyenangi anjing. Kecintaannya kepada anjing itu luar biasa!

“Aku suka binatang. Jika Anda berbicara dengan anjing atau kucing, itu tidak memberitahu Anda untuk tutup mulut, ” kata Marilyn Monroe.

Marilyn Monroe memiliki banyak hewan peliharaan di masa hidupnya, yang sebagian besar adalah anjing. Hewan piaraan yang pernah dipeliharaya di antaranya:

  1. TIPPY. Tippy adalah seekor anjing hitam dan putih yang diberikan kepada Norma Jeane oleh ayah angkatnya, Albert Wayne Bolendar. Setiap hari, Tippy pergi ke sekolah menemani Norma Jeane. Dia akan menunggu dan bermain dengannya saat istirahat. Sekitar tahun 1932, ketika Norma Jeane berusia lima atau enam tahun, Tippy ditembak oleh seorang tetangga, yang mengklaim anjing itu berguling-guling di kebunnya. Marilyn dalam otobiografinya mengklaim bahwa tetangga itu “memutilasi Tippy menjadi dua dengan cangkul.”
  2. RUFFLES. Aning Ruffles tinggal bersama Norma Jeane ketika dia tinggal bersama keluarga Godard. Norma Jeane dan “saudara perempuannya” Beebe berbagi spaniel sebagai hewan peliharaan mereka, sekitar tahun 1940.
  3. MUGGSIE. Anjing ini diberikan kepada Norma Jeane oleh suami pertamanya, James Dougherty, pada akhir 1940-an. Norma Jeane senang merawat dan bermain dengan Muggsie dan keduanya menjadi sahabat terbaik. Namun, setelah Norma Jeane memulai karirnya sebagai model / aktris dan mengubah namanya menjadi “Marilyn Monroe,” dia tidak punya waktu untuk mengurusi Muggsie. Menurut Dougherty, Muggsie meninggal karena “patah hati”.

Gaun Putihnya Terjual Jutaan Dolar
Gaun putihnya yang terkenal mungkin adalah salah satu pakaian yang paling mahal di dunia. Gaun Monroe saat dilelang laku dengan harga 4,6 juta dolar.

Menikah dengan Dijodohkan
Dia menikah dengan tetangganya pada usia 16 tahun, untuk menghindari dirinya dikirim ke panti asuhan. Tanpaknya itu alasan yang masuk akal bukan?

Masalah Gagap Bicara
Meskipun kegagapannya tidak parah, cara berbicaranya yang lembut sebenarnya adalah sesuatu yang dia lakukan untuk mencegahnya.

Dia Senang Membaca
Dia sebenarnya memiliki koleksi lebih dari 400 buku, beberapa di antaranya bahkan menjadi edisi pertama yang cukup eksklusif. Dia suka membaca Freud, antara lain. Dia juga suka berkumpul dengan orang-orang pintar.

Fan Bingbing

Fan Bingbing–foto learingenglish.voanews

Oleh: Dahlan Iskan

Fan Bingbing bisa cantik-cantik-galak di film X-Man. Tapi kini dia takhluk di depan petugas pajak. Bintang film cantiiiiiik-galaaaaak itu harus bayar denda. Berikut pokoknya. Nilainya mencapai box office: Rp 1,5 triliun!

Bayangkan! Bintang film harus bayar pajak Rp 1,5 triliun. Tepatnya  USD129 juta!

Kepala Fan Bingbing seperti terkena kungfu di tengkuknya yang merangsang itu!

Semua itu gara-gara satu postingan di medsos.

Yang dilayangkan bintang film juga. Atau tepatnya bintang TV. Anchor salah satu TV pemerintah di Beijing.

Namanya: Cui Yongyuan. Laki-laki. Umur 50 tahun.

Dalam postingan di Weibo itu Cui Yongyuan tidak menyebut nama Fan Bingbing. Tapi nadanya ke sana.

Postingan itu mengungkap kebiasaan di kalangan bintang film Tiongkok. Yang belakangan kian moncer. Kian banyak yang menembus Hollywood. Atau industri film Hongkong. Fan Bingbing salah satu success story. Honornya sudah di level A untuk bintang film Barat di Hollywood.

Semua itu berkat ekonomi Tiongkok yang kian berjaya. Daya beli masyarakatnya naik. Selera hiburannya juga lebih bervariasi. Film menjadi amat laris di Tiongkok. Termasuk film-film Hollywood.

Jenis film indoktrinasi sudah kurang laku. Dagangan komunisme sudah kalah dengan hedonisme. Termasuk yang disebarkan oleh Hollywood.

Kata anak saya: hampir semua film Hollywood kini melibatkan emosi Tiongkok. Bisa lewat salah satu bintangnya: bintang film Tiongkok. Bisa lewat lokasinya. Atau lewat sumber dananya.

Pasar film Tiongkok memang menggiurkan. Jumlah layar lebarnya mengalahkan seluruh layar lebar di Amerika. Box office kedua kini sudah diraih dari Renminbi. Diramalkan, dua tahun lagi, box office dunia sudah dari Negeri Panda.

Kalau jadi. Kalau Trump tidak ngamukan terus. Kalau Xi Jinping tidak memasukkan film Hollywood dalam tit-for-tat-nya. Dalam perang dagangnya. Atau perang benerannya.

Nama Fan Bingbing melejit menunggangi pasang naik film Hollywood itu. Penggemar Fan Bingbing bisa histeris: cantik. tinggi, langsing, matang, aktingnya bagus dan suka bantu kegiatan sosial.

Umurnya: 36 tahun. Lahir: Qingdao, provinsi Shandong. Kota pantai yang cantik. Satu jam penerbangan ke arah utara dari Shanghai.

Pasangan kumpul kebonya bintang film juga: Li Chen.

Fan Bingbing bintang film yang akademis. Dia lulusan akademi teater dan akademi film di Shanghai.

Setelah sukses, Fan Bingbing bikin studio sendiri. Di Suzhou. Kota tetangga Shanghai.

Pokoknya serba sukses. Sampai bulan Mei lalu. Ketika Cui Yongyuan memposting kebiasaan curang para bintang film:

menandatangani kontrak ‘Yin & Yang’.

Kontrak yang formal dan kontrak yang di bawah tangan. Nilainya jauh berbeda. Bumi dan ujung Burj Al Khalifa.

Ada kontrak yang formalnya USD 1,6 juta. Yang di bawah tangan USD 7,8 juta.

Heboh. Gempa. Tsunami. Jadi satu. Melanda bintang-bintang film Tiongkok. Menyapu industri film secara keseluruhannya.

Reaksi publik begitu ganasnya. Terutama dari mereka yang taat membayar pajak.

Ada yang mengaitkan dengan ideologi negara: bagaimana di sebuah negara komunis bisa seperti itu. Ada tokoh-tokoh yang hidup mewah secara melanggar hukum. Di tengah masyarakat miskin yang masih banyak.

Jadilah isu sensitif.

Pemerintah tidak bisa lagi tutup mata. Semua bintang film diperiksa.

Terungkaplah secara luas. Jenis kontrak ‘Yin & Yang’ ini.

Fan Bingbing tiba-tiba seperti lenyap ditelan gempa Palu. Tidak ada kabarnya. Tidak ada juga orangnya.

Dunia gosip menjadi sepi. Kehilangan obyeknya.

Eh, ternyata tidak begitu. Gosip justru membahana: di mana Fan Bingbing.

Akhirnya rumor yang paling dipercaya adalah ini: Fan Bingbing disekap. Hampir selama tiga bulan. Tanpa informasi apa pun.

Sampai minggu lalu.

Tiba-tiba Fan Bingbing muncul: minta maaf atas perbuatannya. Dan akan membayar semua kewajiban pajaknya. Termasuk bunganya: yang Rp 1,5 triliun itu.***

Bertahun Dipendam, Aktris Tatum O’Neal Buka Mulut Alami Penyerangan dan Pelecehan Seksual Semenjak Usia 5 Tahun

GERAKAN #MeToo di kancah global yang bergerak dari Amerika Serikat, seperti efek bola salju. Satu persatu selebriti dan masyarakat yang pernah menjadi korban pelecehan maupun kekerasan seksual, mengungkapkan ke publik, sebagai langkah untuk memerangi kejahatan seksual.

Yang terbaru, datang pengakuan dari aktris Hollywood, Tatum O’Neal.  Dia berbagi  kisah untuk memperjuangkan harkat martabat manusia (terutama perempuan), yang dalam  hal ini secara global paling sering mengalami pelecehan.

Mantan bintang anak ini, yang baru-baru ini maju dengan kisahnya tentang kekerasan seksual yang dialaminya,  sekarang membuka kartu tentang apa yang terjadi dan mengapa, termasuk perjuangan orang tuanya terkait dengan  penyalahgunaan zat dan kecanduan.

“Ketika orang tua Anda mabuk, mereka tidak memperhatikan apa yang terjadi pada anak-anak mereka,” kata O’Neal. Perempuan 54 ini  menjelaskan dalam sebuah wawancara dengan The Mail pada hari Minggu,  yang diterbitkan pada Minggu, 7 Oktober. (Tatum  adalah putri Ryan ONeal dan almarhumah Joanna Moore.)

Tatum yang tinggal di California ini menambahkan bahwa dia “mengalami bertahun-tahun pelecehan, baik secara emosional dan seksual.” O’Neal juga mengatakan, bahwa dua penyerangnya termasuk dilakukan oleh teman ayahnya, dan yang lain adalah pacar ibunya, keduanya  pernah berusaha memperkosanya. .

Tatum O’Neal – yang memenangkan Oscar sebagai Aktris Pendukung Terbaik pada usia 10 tahun untuk perannya di Paper Moon, yang membuatnya menjadi orang termuda yang pernah menerima penghargaan  tersebut- maju ke publik dengan klaim pelecehannya. Apa yang dia lakukan secara terang benderang dan mengharukan yang  dia poskan di Instagram pada hari Kamis, 4 Oktober.

“Saya seorang wanita dan saya telah diserang secara seksual lebih dari sekali !! Bukan salah saya ketika saya berusia 5, 6 12, 13, 15, ” Tatum  memulai tulisan panjang di samping foto dirinya yang sedang merokok di sebuah adegan dari Paper Moon.

“Semua oleh pria yang lebih tua yang saya pikir aman! Saya jarang mengetahui keamanan dan selalu disalahkan atas serangan dan,  dan rasa ingin tahu saya. ”

Pernyataan Paling Kuat Hollywood  
Bintang The Runaways ini melanjutkan dengan anggukan kepada Dr Christine Blasey Ford, yang maju dengan tuduhan terhadap calon Mahkamah Agung Brett Kavanaugh dan diejek oleh Presiden Donald Trump.

“Itu terjadi pada saya hampir 55 tahun untuk mengetahui cara mengadvokasi diri saya sendiri. Tapi saya belajar dengan cepat dan di sini saya pergi !! Untuk melihat presiden AS. Punya seorang wanita, apalagi korban kekerasan seksual. Kami telah tenggelam ke kedalaman kebobrokan yang saya tidak pernah berpikir presiden Amerika Serikat dapat tenggelam ke Anda, “tulisnya.

“Dengan tawa gaduh bagi seseorang yang diserang pada usia 15 tahun. Apakah itu 35 tahun yang lalu kepada seorang pria berusia 75 tahun pada 15 saya ingat semuanya !! Sudah waktunya bersatu. ”

O’Neal menutup posting: “Mari kita, memimpin dengan cinta dan kebaikan dan empati Menuju satu sama lain. Tapi kita, korban-korban peleceha seksual, atau kekerasan, TIDAK harus meletakkan baju besi kita. Ini waktunya untuk bertarung untuk satu sama lain dan masing-masing lainnya dalam waktu yang gelap ini! Amerika Kita bisa berbuat lebih baik – kita akan menjadi lebih baik !! ”**

Perjalanan Mengejutkan Jennifer Lawrence ke Puncak Hollywood

jlaw-1.jpg

AKTRIS pemenang Oscar itu drop out  dari sekolah menengah untuk mengejar mimpinya sebagai aktris  dan pada usia 21 tahun ia pun menjadi bintang film kenamaan.

Jennifer Lawrence adalah salah satu aktris yang paling populer dan dibayar tinggi di Hollywood. Dia  salah satu bintang film terbesar di dunia ketika  dia baru berusia 27 tahun.

Dia adalah aktor termuda yang pernah dinominasikan untuk empat Academy Awards – dan dia sekali memenangkannya untuk kategori aktris terbaik . Dia dapat memberikan pertunjukan dramatis, atau bermain-main melalui komedi, rentang yang membuatnya dapat dibandingkan dengan Katharine Hepburn dan Meryl Streep.

Jennifer Lawrence mengambil jalan yang tidak biasa ke Hollywood, bagian yang berisiko dan mengejutkan dari ceritanya. Bill Whitaker dari CBS,  dalam sebuah laporannya mengungkapkan betapa dia menemukan seorang wanita muda dengan semangat yang sangat independen, menjalani kehidupan yang hanya bisa ia impikan tumbuh di Louisville, Kentucky.

Berikut ini kutipan wawancara Bill Whitaker dengan Jennifer Lawrence:

Bill Whitaker: Bisa digambarkan apa yang  Anda dapatkan dari Kentucky ke puncak Hollywood?

Jennifer Lawrence: Putus asa. Nafsu makan. Kepercayaan. Dan ambisi.

Bill Whitaker: Anda benar-benar menginginkan ini?

Jennifer Lawrence: Saya tahu, jika saya diberi kesempatan, itu akan berhasil. Saya baru tahu.

 

Tetapi bahkan dia tidak tahu itu akan berjalan  dengan baik. Selama satu dekade di Hollywood, Lawrence  telah menghadapi  peluang dan memecahkan hambatan.

Pada usia 21, ia menghancurkan mitos bahwa wanita tidak dapat melakukan  waralaba. Apa yang terjadi? Nyatanya empat film “Hunger Games” miliknya menghasilkan hampir $ 3 miliar.

Dia membuat tiga  karya komedi-drama dalam beberapa tahun berperan sebagai  wanita yang tak terlupakan, cacat, dan ulet: Tiffany, seorang janda muda di “Silver Linings Playbook.” Dalam “American Hustle” ia memainkan Rosalyn, seorang looney, ibu rumah tangga Long Island. Dan dalam “Joy,” dia adalah seorang ibu yang putus asa yang menjadi pengusaha.

Dia meraih nominasi Academy Award  untuk tiga kategori dan kemudian membawa pulang piala Oscar sebagai aktris terbaik  untuk “Silver Linings Playbook.” Tapi Jennifer Lawrence bukan orang yang suka berpuas diri.

 

Jennifer Lawrence: Saya keras terhadap diri saya sendiri.

Bill Whitaker: Mengapa?

Jennifer Lawrence: Saya dibayar – sejumlah besar uang untuk dapat melakukan apa yang saya sukai.

Bill Whitaker: Jadi kaulah yang menempatkan tekanan ini pada Anda?

Jennifer Lawrence: Ya terlalu banyak orang yang dikorbankan, sehingga saya bisa berada di sini. Orang tuaku, kau tahu– mengubah seluruh hidup mereka untuk mendukungku. Dan aku– Aku bekerja terlalu keras untuk sampai di sini untuk menjadi bodoh tentang itu.

 

Ayah Lawrence memiliki perusahaan konstruksi, ibunya mengelola perkemahan musim panas. Dia memberi tahu kami bahwa dua kakak laki-lakinya cukup banyak mengabaikan adik perempuan mereka yang menyebalkan.

 

Bill Whitaker: Apakah Anda pernah bermain akting ketika Anda tumbuh dewasa?

Jennifer Lawrence: Oh ya. Saya terus-menerus melakukannya. Kami hanya tidak tahu, bahwa itu berarti saya adalah seorang aktor. Saya hanya berpikir, Anda tahu, saya adalah orang aneh.

Bill Whitaker: Tapi saya mengerti bahwa Anda berpura-pura memiliki masalah dengan kaki Anda di sekolah?

Jennifer Lawrence: Siapa yang memberitahumu itu?

Bill Whitaker: Kami punya sumber kami.

Jennifer Lawrence: Di sekolah. Saya mengatakan kepada semua orang, bahwa saya memiliki kaki kayu. Dan saya, seperti, berjalan dengan sangat lemas. Seperti, sangat konsisten. Dan ketika ibuku datang menjemputku dari sekolah, guru-guruku, seperti, “Mengerikan apa yang terjadi pada kaki Jennifer.” Dan ibuku, seperti, “Dia tidak punya … dia– kakinya belum diamputasi.” Saya dulu hanya menciptakan cerita, hanya untuk menciptakannya.

 

Dia menggunakan kejenakaan untuk menyembunyikan fakta, bahwa dia adalah seorang siswa miskin, hiperaktif, tidak cocok. Dia bisa membuat orang tuanya gila.

Jennifer Lawrence: Orang tua saya hanya – Anda tahu, mereka akan melewati periode waktu di mana mereka hanya ingin saya keluar dari rumah. Dan itu disebut lockout. Jadi saya pergi ke pintu dan pintu itu terkunci. Dan aku akan baik-baik saja. Saya harus mencari sesuatu yang lain untuk dilakukan sampai orang tua saya siap untuk berurusan dengan saya lagi.

Bill Whitaker: Tapi kamu sedikit..?

Jennifer Lawrence: Saya sedikit. Dan saya mengerti. Kami tidak pernah berkelahi tentang hal itu. Saya selalu sangat sadar tentang keanehan saya.

Dia memberi tahu, bahwa dia merasa tersesat di sekolah dan bermimpi menjadi seorang aktor. Pada usia 14 tahun, ia mendesak orangtuanya untuk mengunjungi New York, di mana ini tidak mungkin, (lalu) ia ditemukan oleh seorang pemandu bakat, yang kemudian memberinta beberapa skrip untuk dibaca.

Jennifer Lawrence: Saya berjuang di sekolah. Saya tidak pernah merasa sangat pintar. Dan ketika saya membaca skrip ini, dan saya merasa seperti saya tahu persis apa yang akan terlihat, jika seseorang merasa seperti itu. Itu adalah seluruh bagian otak saya yang bahkan tidak saya ketahui keberadaannya. Sesuatu yang bisa saya percayai. Dan saya tidak ingin melepaskannya.

Bill Whitaker: Apa yang sangat Anda inginkan?

Jennifer Lawrence: Sangat sulit untuk menjelaskan bahwa itu hanya perasaan yang luar biasa, “Saya mengerti ini. Inilah yang harus saya lakukan.” Dan membuat orang mencoba memahami itu ketika Anda berusia 14 tahun. Ingin putus sekolah dan melakukan ini dan orang tua Anda hanya, seperti, “Kamu sudah gila.”

Bill Whitaker: Apakah Anda menyelesaikan sekolah menengah?

Jennifer Lawrence: Saya putus sekolah menengah, saya secara teknis tidak memiliki GED atau ijazah. Saya belajar sendiri.

Bill Whitaker: Apakah Anda menyesalinya?

Jennifer Lawrence: Tidak. Saya benar-benar tidak (menyesalinya). Saya ingin menempa jalan saya sendiri. Saya menemukan apa yang ingin saya lakukan dan saya tidak ingin ada halangan di dalamnya. dan bahkan teman selama bertahun-tahun tidak sepenting saya sebagai karier saya. Maksud saya, sejak usia 14 tahun.

 

Tekad keras kepala itu memberinya peran dalam sebuah komedi situasi. Ketika orang tuanya melihat dia bahagia dan fokus untuk pertama kalinya mereka setuju untuk menemaninya ke Hollywood. Dia tidak pernah kembali ke sekolah.

Pada usia 18 tahun dia bergumul memimpin dalam film independen kecil, suram yang disebut “Winter’s Bone.”

Itu adalah penampilan pelarian yang meraih nominasi Oscar pertamanya.

 

Bill Whitaker: Tidak ada banyak dialog Tapi kehadiran Anda memenuhi layar.

Jennifer Lawrence: Itu benar-benar hanya perasaan, percaya, Anda tahu, dalam situasi ini. Lihatlah melalui matanya. Dan kemudian itu akan selalu muncul di mata Anda, di wajah Anda, di … bahasa tubuh Anda.

Bill Whitaker: Empati itu. Anda dapat menyalurkannya ke dalam akting.

Jennifer Lawrence: Ya. Maksud saya, begitulah saya bertindak. Itu benar-benar alat saya satu-satunya, saya kira.

Bill Whitaker: Tidak ada pelatihan akting?

Jennifer Lawrence: Tidak.

Bill Whitaker: Hanya empati saja?

Jennifer Lawrence: Ya.

Bill Whitaker: Apakah itu sulit atau mudah untuk Anda lakukan?

Jennifer Lawrence: Sangat mudah.

Bill Whitaker: Untuk melepaskan Jennifer Lawrence

Jennifer Lawrence: Ya, karena – saat itulah Anda mendapatkan tinggi. itulah yang saya idamkan yang benar-benar tersesat menjadi sesuatu yang hampir dirasuki oleh emosi lain. Itu adrenalin, itu yang tinggi yang aku tidak bisa hidup tanpanya.

 

Dalam film terbarunya, “Red Sparrow,”  Jennifer Lawrence sebagai balerina Rusia, dipaksa menjadi mata-mata. Ini menampilkan ketelanjangan, sesuatu yang dia pikir tidak akan pernah dia lakukan, setelah dia trauma ketika foto-fotonya yang paling pribadi diretas pada tahun 2014 dan tersebar di internet.

 

jlaw2.jpg

 

Bill Whitaker: Anda mengatakan kepada kami bahwa Anda tidak suka melakukan film dengan banyak seks di dalamnya. Tapi “Red Sparrow” adalah tentang seks. Kenapa kamu berubah pikiran?

Jennifer Lawrence: Saya membaca skrip film ini yang akan saya lakukan. Dan satu hal yang menghalangi saya adalah ketelanjangan. Dan saya menyadari ada perbedaan antara persetujuan dan tidak. Dan saya muncul untuk hari pertama dan saya melakukannya. Dan saya merasa diberdayakan. Saya merasa seperti sesuatu yang diambil dari saya, saya kembali dan saya gunakan dalam seni saya.

Bill Whitaker: Dan insiden peretasan itu, apakah itu kemudian hanya menguap?

Jennifer Lawrence: Itu tidak menguap. Tapi aku merasa seperti mengambil kekuatan dari … keluar dari … tubuhku diambil dariku. Saya merasa seperti saya – saya mengambilnya kembali dan saya bisa, dan saya – dan saya hampir bisa memilikinya lagi.

Bill Whitaker: Apakah Anda khawatir audiens tidak akan melihatnya seperti yang Anda lihat?

Jennifer Lawrence: Saya, tapi itu tidak masalah. Itu adalah tubuh saya dan itu adalah seni saya dan itu adalah pilihan saya. Dan jika Anda tidak suka payudara, Anda tidak harus pergi melihat “Red Sparrow.”

 

Setelah membuat dua film setahun sejak usia 20, Lawrence mengambil cuti.

 

Jennifer Lawrence: Ah-ha. Hi-ho perak.

Dia ingin pergi memancing, sesuatu yang dia selalu temukan santai, jadi kami menemukan danau trout di Anaheim.

Bill Whitaker: Haha …

Di sini, jauh dari paparazzi dan tekanan selebritis, kami menemukan dia ceria dan sepenuhnya sadar bahwa dia berusia 27 tahun dalam akting kawat tinggi dengan seluruh dunia menonton.

Bill Whitaker: Apakah bermasalah bagi Anda untuk pergi ke publik?

Jennifer Lawrence: Saya hanya harus, seperti, menyiapkan sedikit selalu satu hari ketika Anda terlihat seperti sampah paparazzi yang melompat keluar dari belakang mobil dan Anda seperti, “Oh, saya terlihat sangat lucu kemarin.”

Bill Whitaker: Apakah ketenaran semacam itu mengunci Anda?

Jennifer Lawrence: Memang, tetapi, seperti, kegiatan favorit saya adalah duduk di dekat api, minum anggur dengan pacar saya. Itu sebabnya kamu datang.

Dia mengundang kami untuk bertemu dengan tiga teman terdekatnya: Laura, Justine, dan Lauren, mereka sudah mengenalnya sejak jauh sebelum dia menjadi bintang film dan dia mengatakan mereka tetap waras.

Bill Whitaker: Jadi Anda, seperti, batu karangnya, yayasannya?

Justine Ciarrocchi: Kami adalah penjaga keamanannya.

Jennifer Lawrence: Mereka– mereka jauh lebih aman.

Laura Simpson: Ya, penjaga keamanan emosional.

Jennifer Lawrence: Ya.

 

Mereka menggodanya.

 

Laura Simpson: Tidak, dia tidak bisa menari.

Lauren Wells: Saya memberitahunya – saya mengatakan padanya beberapa hari yang lalu. Saya seperti, “Anda tahu gerakan tarian klasik Anda.” dia sangat marah. Dan dia berkata, “Saya tidak melakukan itu.” (TERTAWA)

Jennifer Lawrence: Saya tidak menari seperti itu.

Lauren Wells: Dan kemudian dia pergi, “Tunggu sebentar.”

Jennifer Lawrence: “Ini terasa seperti di rumah.”

 

Ketika Jennifer meninggalkan ruangan, teman-temannya berkomplot.

 

Justine Ciarrocchi: Ooh haruskah saya membawanya potret diri?

Itu adalah mahakarya yang dia cetak pada tahun 16, potret diri.

 

Jennifer Lawrence: Tidak. Tidak. Ya Tuhan. Tidak.

Bill Whitaker: Apa itu?

Laura Simpson: Ya Tuhan.

 

jlaw-4.jpg

 

Jennifer Lawrence: Saya tidak tahu akan sejauh itu. Maksudku, itu– itu benar-benar berani.

Bill Whitaker: Anda benar-benar melompati saya untuk mendapatkan gambar ini

Jennifer Lawrence: Maaf tentang itu. Tuhan, berbicara tentang terapi tawa.

Bill Whitaker: Kelihatannya agak penting bagi siapa Anda.

Jennifer Lawrence: Tertawa?

Bill Whitaker: Tertawa dan kesenangan dan

Jennifer Lawrence: Oh harus memilikinya.

Bill Whitaker: Anda harus memilikinya.

Jennifer Lawrence: Saya harus memilikinya.

 

Ini pembelaannya melawan sisi brutal, memotong sisi bisnis pertunjukan, yang telah tampil mencolok baru-baru ini dengan tuduhan mengejutkan pelecehan seksual dan penyerangan. Lawrence telah menambahkan suaranya ke gerakan.

Dan berbicara kepada kami tentang Harvey Weinstein. Dia menghasilkan film pemenang Oscar, “Silver Linings Playbook.”

 

Bill Whitaker: Apakah dia  pernah pantas?

Jennifer Lawrence: Tidak, dia tidak pernah pantas dengan saya. Tapi yang dia lakukan adalah kriminal dan menyedihkan. Dan ketika keluar dan saya mendengar tentang itu, saya ingin membunuhnya. Cara dia menghancurkan begitu banyak kehidupan wanita. Saya ingin melihat dia di penjara.

Dia adalah salah satu orang pertama yang berbicara di depan umum tentang ketidaksetaraan gaji di Hollywood. Ketika keluar tiga tahun lalu, rekan-rekan laki-lakinya di “American Hustle” dibayar lebih banyak daripada yang dia miliki, Lawrence menulis esai, menyalahkan dirinya sendiri.

 

Bill Whitaker: Kenapa tidak menyalahkan studio? Mereka adalah orang-orang yang tidak membayar Anda.

Jennifer Lawrence: Karena saya tidak cukup berjuang keras. Mental saya sendiri yang membuat saya percaya bahwa saya tidak layak dibayar sama.

Bill Whitaker: Apakah Anda akan melakukannya lagi?

Jennifer Lawrence: Tidak.

Bill Whitaker: Anda merasa Anda tahu nilai Anda sekarang?

Jennifer Lawrence: Saya merasa saya tahu nilai saya, dan saya merasa saya bekerja untuk tetap seperti itu.

Bill Whitaker: Apakah itu diterjemahkan menjadi uang dan kekuasaan?

Jennifer Lawrence: Ya. Saya dapat bekerja dengan para sutradara yang saya kagumi sejak lama dan mendapatkan skenario yang ditulis. Saya memiliki karier yang luar biasa, Bill.

Bill Whitaker: Tetapi Anda melakukannya.

Jennifer Lawrence: Ada banyak risiko juga. Ini sekarang. Ini semua sangat sementara. Hollywood sangat berubah-ubah.

Bill Whitaker: Apa yang Anda – Anda seperti rasa bulan ini?

Jennifer Lawrence: Ya, saya bisa. Jika beberapa film berikutnya tidak … tidak bagus di box office, aku tidak akan– Aku tidak akan– Aku tidak akan dibayar sama. Begitulah cara kerjanya. Jika Anda tidak dapat membuktikan bahwa Anda – bahwa Anda layak mendapatkan nomor itu, maka Anda tidak akan mendapatkannya. Jadi sangat berubah-ubah. Jadi saya tidak ingin terdengar seperti kuda tinggi, karena saya mungkin berada di poni Shetland kecil dalam sebulan. ***

Wawancaea ini diproduksi oleh Ruth Streeter dan Kaylee Tully.

Dunia Gila ‘Orang Kaya Asia’ tak Semanis yang Anda Bayangkan

PARA tokoh pemeran di film Crazy Rich Asians, yang kaya bukanlah orang-orang kaya biasa. Mereka berada di level  berikutnya, absurd, tidak masuk akal, sangat kaya.

Mereka berpesta bujangan di kapal  yang kemudian ditipu di tengah lautan. Mereka tidak hanya menyewakan atap Marina Bay Sands, mereka juga merekrut tim renang nasional  untuk tampil di kolam renang tanpa batas. Mereka memiliki rumah mewah, Bugattis, dan permata seukuran hewan kesayangan  kecil.

Film ini, dirilis  pada 15 Agustus, adalah proyek besar Hollywood  pertama sejak The Joy Luck Club, pada tahun 1993, dengan pemain Asia atau Asia-Amerika.

Film yang diangkat dari  novel 2013 karya Kevin Kwan, yang menggambarkan  kemewahan absurd yang ada di Singapura. Film ini menggambarkan betapa berbedanya faksi-faksi yang terbagi dari kelas atas orang kaya itu dalam berperilaku.

Mereka yang berada di kelompok yang lebih tua, sekarang di usia 50-an dan 60-an, menghabiskan kekayaan dinasti yang dibangun dari bisnis real estat dan perbankan Asia Tenggara.

Mereka menjadi tuan rumah pesta mewah dan mengenakan perhiasan mahal, tetapi ini adalah pertunjukan canggih dari glamor yang bersahaja hanya bagi mereka yang paling dekat dengan mereka.

Generasi  yang lebih muda, lahir pada 1980-an, tidak  masalah pamer di depan  kamera. Setelah memperoleh banyak kekayaan, mereka melalui kepercayaan keluarga, mereka dengan senang hati berpose untuk para follower-nya di media sosial, mejeng  di klub-klub elite ala 1880, yang memiliki meja resepsionis yang terbuat dari kuarsa 1,5 ton.

Dalam milieus yang dibanggakan ini, Kwan menjadi  pahlawannya, seorang wanita muda China keturunan Amerika bernama Rachel Chu (diperankan dalam film oleh Constance Wu) yang menemani pacarnya yang lama, Nick (Henry Golding), ke pernikahan seorang teman di Singapura. Dia terkejut ketika mengetahui bahwa keluarganya, Youngs, sangat makmur dan, ya, sedikit gila.

Dalam buku dan film, generasi  lama diwakili oleh klan Young, yang mengumpulkan kekayaan mereka dari kerajaan real estat yang berkencan dengan era kolonial. Mereka mengharapkan rasa hormat. Ini adalah pemandangan yang akrab bagi banyak orang.

Barangkali, sekalipun keluarga Anda tidak sekaya miliader itu,  mungkin Ibunda termasuk suka minum teh pada jam 4 sore. di Hotel Raffles pada acara-acara khusus. Sekali-sekali, saya akan melihat Rolls-Royce vintage  yang melaju di salah satu jalanan kota yang bersih dan rapi.

Lima puluh tahun kemudian, Singapura adalah potret  untuk kekayaan di Asia Tenggara. Apa yang dimulai sebagai pelabuhan perdagangan dan pusat pelayaran telah menjadi modal keuangan global, berkat aliran investasi dalam industri perbankannya, sekarang menjadi yang paling kompetitif keempat di dunia, menurut Global Financial Centers Index, yang mengamati para pemimpin bisnis internasional.

Generasi kaya yang  baru ini diwakili oleh banyak karakter lain, seperti  Rachel, Goh Peik Lin (diperankan oleh bintang 8 Ocean Breakout Awkwafina), keluarga mencoloknya, dan kru gosip, pendaki tangga-pendakian dari sosialita yang membuat ini khusus kerak bagian atas masyarakat.

Untuk sutradara Jon Chu, itu adalah “tingkatan yang berbeda dari orang kaya” yang paling menarik baginya. Untuk yang sangat kaya, “itu bukan tentang flash,” katanya. “Ini tentang kehalusan dan kelas. Ini tentang bagaimana Anda dibesarkan, dan Anda tidak dapat memberi tahu hal-hal itu dengan label. ”

Lokasi
Beberapa titik melampaui kesenjangan generasi. Hermes yang ramai dan butik Cartier di atas Orchard Road, sebuah jalan komersial yang menarik wisatawan dan pembeli yang sangat kaya. Pemandangan kuliner kota melayani restoran kelas atas: Tiga puluh sembilan restoran bintang Michelin mencakup hampir semua masakan.

Pada Shoukouwa, kuil omakase bintang dua, para koki berjanji untuk “membelai lidah Anda dengan kemahiran yang elegan.” Odette, di Galeri Nasional, memiliki menu mencicipi S $ 300 ($ 240) yang selalu menampilkan hidangan seperti merpati yang dipanggang dengan jerami dan foie gras dari Rouilly, Prancis.

Acara diadakan di tempat-tempat mewah seperti Shangri-La Hotel dan Marina Bay Sands, yang tiga menaranya bersatu menyerupai kapal raksasa, menjadikannya salah satu bangunan paling terkenal di kaki langit. Kolam infinity atap hotel resor – hampir 650 meter di atas tanah – benar-benar memamerkan kemegahan uang baru bangsa.

Di sisi lain spektrum terletak sisa-sisa pos kolonial yang berfungsi sebagai pelabuhan perdagangan untuk British East India Company pada 1800-an. Anda melihatnya dalam arsitektur klasik gedung pengadilan, hotel, dan museum. Dalam film tersebut, Chu ingin memberikan anggukan kepada masa lalu dan masa lalu Singapura, tempat-tempat yang dapat diidentifikasi oleh berbagai periode yang berbeda-beda.

Upacara pernikahan berlangsung di Chijmes, di Caldwell House, dibangun pada tahun 1840 dan salah satu bangunan tertua di Singapura. Tapi untuk afterparty setelah resepsi di Grove Supertree, seluruh pasukan menuju ke dek observasi Marina Bay Sands. (Pertunjukan kembang api menutup pesta pora.) Dalam adegan lain ada bilik DJ yang terbuat dari bagian depan Rolls-Royce.

“Untuk superrich, ini bukan tentang apa yang bisa Anda beli, ini tentang seberapa kreatif Anda dapat dengan uang Anda,” kata Chu. “Siapa pun dapat membeli barang, tetapi memiliki ide itu dan membayarnya adalah hal lain.”

 

Poin Gaya
Di Singapura, supporting gaya hidup terbaru dapat dilihat  di mal mewah seperti Ion Orchard baru atau Mandarin Gallery, di mana Anda dapat membeli gaun beludru seharga $ 5.000 dari label Prancis Saint Laurent atau pembom kasmir $ 6,100 dari Loro Piana.

Dalam film itu, mal-mal ini akan menjadi tempat para tokoh  berbelanja. Mary Vogt, perancang kostum, berhati-hati untuk memecah karakter ke dalam dua kelompok sosial mereka. “Orang yang lebih banyak uang kurang pongah dan kurang mencolok,” katanya. “Anda dapat mengatakan sesuatu yang mahal dengan kesederhanaan potongan dan kualitas kain.”

Michelle Yeoh, dalam perannya sebagai ibu harimau Nick Young, melepas cat ini. Dia memakai Carolina Herrera dan Elie Saab serta bros dan anting klasik yang sepertinya pernah dimiliki oleh bangsawan.

“Michelle mengatakan karakter ini tidak akan pernah memakai perhiasan fashion, dia hanya akan memakai perhiasan asli,” kata Vogt.

“Untungnya, Michelle memiliki koleksi perhiasannya sendiri yang sangat indah, dan dia meminjamkan kami beberapa potong.” Salah satu barang itu adalah cincin zamrud yang memukau — Chu menggambarkannya hanya sebagai “sebuah cincin besar yang aneh” —yang memainkan peran kunci dalam cerita.

Peik Lin dan ayahnya (Ken Jeong) mengambil kekasaran nouveau riche ke ekstrem. Mereka tinggal di sebuah rumah yang disepuh emas dan marmer. Pada satu titik, menjelaskan asal usul keluarga terkaya di Asia, dia menunjuk ke peta yang terpampang di sisi tas tangan khusus yang dibuat untuk film tersebut. Dalam adegan lain, Jeong mengenakan setelan Prada coklat — dengan payet.

Yang paling bergaya dari set film ini adalah saudara sepupu Nick, Astrid (Gemma Chan). Tokohnya mengenakan gaun Alexander McQueen warna merah jambu yang ramping ke pernikahan besar, membeli Rolex Daytona untuk pacarnya, dan menyembunyikan kotak Dior di sekitar apartemennya. Tetapi dia juga akan mengambil tee Gap di toko barang bekas, kata Vogt.***

 

Box Office Hollywood: ‘Hotel Transylvania 3’ Ungguli ‘Skyscraper’ di AS

 

 

FILM ‘Skyscraper‘ Dwayne Johnson tampaknya mengalami kesulitan untuk mendapatkan lebih dari $ 23 juta dalam peluncuran domestiknya, sementara ‘Hotel Transylvania 3: Summer Vacation‘ menyumbang $ 43 juta.

Skyscraper  Dwayne Johnson semakin hancur dalam debut box-office di AS oleh kehadiran film animasi keluarga  Hotel Transylvania 3: Summer Vacation, demikian data awal penjualan tiket bioskop yang terkumpul.

Sony melalui Hotel Transylvania 3, dapat menghasilkan $ 17 juta pada hari Jumat, termasuk $ 2,6 juta dalam preview Kamis-malam, untuk debut mendekati $ 43 juta akhir pekan di Amerika Utara.

Sebaliknya, Skyscraper mungkin tidak menanjak lebih dari angka $ 8 juta untuk hari itu dan $ 23 juta untuk akhir pekan kecuali film itu dapat melejit.  Hal ini menandai kekecewaan besar bagi Johnson dan dua studio yang membuatnya dengan $ 129 juta, Legendary and Universal. Berita buruk dimulai Kamis malam, ketika Skyscraper meraih $ 1,95 juta dalam preview.

Menuju ke akhir pekan, pelacakan pra-rilis yang disarankan  Skyscraper akan menghapus setidaknya $ 33 juta-plus dalam debutnya di A.S. Film  dengan sutradara Central Intelligence-nya, Rawson Marshall Thurber, dan merupakan film keempat aktor Johnson dalam waktu kurang dari setahun setelah Baywatch, Jumanji: Welcome to the Jungle and Rampage. (Baywatch juga mendapat pasar hangat  di musim panas 2017 ketika memulai debutnya menjadi $ 18,5 juta.)

Skyscraper  pada pertunjukan Kamis-malam raihannya di belakang  Rampage ($ 2,4 juta) dan San Andreas ($ 3,1 juta). Rampage, dirilis pada bulan April, dibuka dengan hasil $ 35.800.000, sementara San Andreas terkesan dengan raihan $ 54.500.000 pada akhir pekan pertama di musim panas 2015.

Sony melalui Hotel Transylvania 3, telah  membuka hingga pundi-pundi pendapatannya  $ 38 juta – $ 45 juta. Hotel Transylvania pada debutnya meraih  $ 42,5 juta, diikuti oleh $ 48,5 juta untuk sekuelnya. Keduanya diluncurkan pada bulan September.

Hotel Transylvania 3 dan Skyscraper harus bersaing dengan  Ant-Man dan Wasp, yang meraih $ 100 juta di box office domestik pada hari Kamis, di hari keenamnya sejak rilis. Sekuel superhero bisa menghasilkan $ 30 juta akhir pekan ini, yang menempatkannya di depan Skyscraper.

Skyscraper  mengandalkan hasil besar di luar negeri, di mana dibuka di banyak pasar akhir pekan ini sebelum diputar  di China pada 20 Juli.

Bintang Skyscraper   Johnson sebagai mantan pemimpin tim penyelamat sandera FBI sekarang ditugaskan untuk memberikan keamanan bagi gedung pencakar langit yang menjulang tinggi di China. Dia harus beraksi ketika istrinya (Neve Campbell) dan anak-anak terperangkap di dalam gedung tertinggi di dunia setelah para penjahat membakar itu. Rawson Marshall Thurber, yang membuat Central Intelligence dengan Johnson, bertindak sebagai penulis dan pengarah gambar.

Hotel Transylvania 3,  biaya produksinya dilaporkan mencapai $ 80 juta, diluar biaya pemasaran. Adam Sandler sekali lagi menyuarakan peran Dracula, yang memutuskan untuk mengambil pelayaran dengan teman-temannya hanya untuk jatuh cinta dengan kapten kapal (Kathryn Hahn). Dia juga kebetulan merupakan sekutu yang relatif dan loyal dari Van Helsing, seorang pemburu vampir yang terkenal jahat. Para pemain yang terlibat di antaranya Andy Samberg, Selena Gomez, Kevin James, David Spade, Steve Buscemi, Keegan-Michael Key, Molly Shannon, Fran Drescher, Jim Gaffigan dan Mel Brooks, dengan Genndy Tartakovsky.

Hotel Transylvania 3 telah mulai diluncurkan ke luar negeri, di mana ia telah meraup $ 6 juta hingga saat ini. Pada akhir pekan ini, film ini akan diputar di hampir 50 persen pasar internasional.***

Selebritas ini Jauh Lebih Miskin dari yang Anda Kira

 

DARI  kejauhan, kehidupan selebriti nampak cukup manis. Pesta mewah, pekerjaan menyenangkan, fasilitas keren, dan yang terbaik dari semuanya? Gaji besar.

Tetapi menjadi salah satu elit Hollywood, tidak selalu berjalan seiring dan senantiasa berarti dengan menghasilkan banyak uang. Pada kenyataannya, di antara selebritas itu tidak selalu baik dalam mengelola kekayaan mereka.

Apakah mereka menghabiskan uang mereka dengan tidak bijaksana, kemudian mengajukan kebangkrutan, atau mengalami banyak pengeluaran tak terduga, apa yang terjadi pada diri  para bintang-bintang ini dapat mengejutkan Anda. Mari kita lihat fakta-faktanya.

Stephen Amell

Stephen Amell

Stephen Amell telah membintangi The CW’s hit show Arrow sejak 2012. Apa yang dia tampilkan  sebagai pahlawan DC Comics Green Arrow telah begitu sukses, sehingga seri tersebut menjadi sebuah tonggak untuk semesta TV di Amerika, yang telah berkembang untuk memasukkan Flash, Supergirl, Legenda Tomorrow,  dan animasi spin-off.

Namun meski diberi julukan  “Arrowverse” yang menjulang  tinggi di mata  penggemar, Amell hanya memiliki kekayaan bersih  $ 2,5 juta. Setelah enam musim Arrow dan peran pendukung dalam blockbuster 2016 musim panas Teenage Mutant Ninja Turtles: Out of the Shadows, sosok itu terasa sedikit lemah. Mudah-mudahan, agen Amell dapat memperjuangkannya ketika membicarakan negosiasi gaji di masa depan.

 

Stassi Schroeder

Stassi Schroeder
Setelah penampilan kecil di seri realitas The Amazing Race dan Queen Bees, bintang Hollywood Stassi Schroeder  pun mulai menunggu meja di restoran Lisa Vanderpump, SUR sambil mengejar karir akting dan modeling. Ternyata,   Schroeder menemukan dirinya ditarik kembali ke dunia reality show  TV ketika Bravo meluncurkan The Real Housewives of Beverly Hills spin-off Vanderpump Rules pada tahun 2013. Acara ini mengikuti kehidupan staf di SUR, yang tidak pernah kekurangan drama.

Schroeder memang  menemukan ketenaran yang mantap Vanderpump Rules, yang masih akan kuat setelah lima musim, tetapi sebagai bintang reality show ia hanya bernilai upah $ 300.000. Memang, dia  ada pekerjaan sampingan sebagai blogger mode dan host podcast. Sebagai perbandingan, Vanderpump bernilai $ 75 juta dan menghasilkan lebih dari seluruh kekayaan bersih Stassi hanya dalam satu musim, demikian menurut data Celebrity Net Worth.

Kemudian lagi, di Vanderpump pun ia lebih dari seorang mentor daripada bos untuk staf mudanya, jadi semoga dia bisa mengajari mereka rahasia keberhasilannya.

 

Ezra Miller

Ezra Miller
Sementara Justice League terbentuk untuk mempertajam  DC Extended Universe, penggambaran Ezra Miller tentang The Flash telah digembar-gemborkan sebagai pertunjukan pelarian, demikian menurut laporan Nerdist. Fans juga berharap film solo Miller sebagai speedster heroik akan memperbaiki masalah yang telah mengganggu upaya DC untuk meniru kesuksesan film Marvel.

Miller juga memiliki peran penting dalam serial Harry Potter spin-off Fantastic Beast. Jadi dengan dua waralaba blockbuster,  Anda akan tahu aktor muda sepertinya akan bernilai beberapa. Pada kenyataannya, Miller hanya memiliki kekayaan bersih $ 500.000, yang meskipun ia terkenal  dalam Grant Gustin, versi TV dari The Flash, bernilai $ 2 juta. Bagaimana itu bisa terjadi?

 

Kelly Runtherford

Kelly Rutherford

Setelah membintangi serial televisi terkenal Gossip Girl, Anda akan menganggap Kelly Rutherford akan duduk dengan manis  belakangan ini, bukan? Salah. Dia kabarnya  bernilai sekitar $ 1 juta. Itu tidak ada apa-apanya dibandingkan dengan apa yang dia miliki di rekening banknya.

Rutherford kehilangan “satu ton” uang selama berjuang terkait dengan tahanan enam tahun  atas anak-anaknya. Ketika  masalah mengendap, seorang hakim memberikan hak asuh penuh kepada mantan suaminya, Daniel Giersch, dimana  Rutherford hanya diizinkan untuk mengunjungi anak-anak nyadi Prancis dan Monako, lapor Daily Mail pada tahun 2015. Menurut surat kabar itu, biaya litigasi Rutherford mencapai sekitar $ 1,4 juta dan itu memaksa aktris tersebut untuk mengajukan kebangkrutan pada 2013.

Dia mengatakan kepada Vanity Fair, “Perceraian adalah kegaduhan total — sebut saja apa itu. Setiap orang membuat banyak uang dari orang bodoh yang tidak puas di luar pengadilan … Dan untuk seseorang seperti mantan suami saya, [yang memiliki] dana tak terbatas, yang menggugat Google, ini hanya semacam proyek menyenangkan. ”

 

Lindsay Lohan

Lindsay Lohan

Meskipun masa kejayaannya sebagai bintang Disney dan kesuksesan meraih box office dari Mean Girls, Lindsay Lohan masih bisa terlihat menghabiskan liburan panjang di Mediterania, ketika dia tidak tinggal di London — salah satu kota paling mahal di dunia.

Kita  tidak tahu bagaimana dia mendapatkan semua itu dengan kekayaan bersih hanya $ 500.000. Menurut Selebriti Net Worth, Lohan  mendekat kebangkrutan. Mungkin itu yang membuat dia memutuskan untuk tampil di majalah Playboy dan duduk untuk serangkaian wawancara dengan Oprah. Upaya itu diduga untuk menariknya kembali dari tepi jurang kebangkrutan.

Namun, dengan hanya setengah juta dolar untuk namanya dan karier akting yang tergantung pada seutas benang,  tidak yakin berapa lama aktris Herby Fully Loaded itu dapat terus menjalani kehidupan mewah sebelum membanting rem.

 

Chris Tucker

Chris Tucker
Mengikuti kesuksesan box-office film Rush Hour 2 dan Rush Hour 3, Chris Tucker menjadi  aktor bayaran tertinggi di Hollywood. Namun mantan bintang Def Comedy Jam dan  Friday nampaknya jatuh.   Tucker berhenti berakting. Sayangnya dia juga berhenti membayar pajak dan diduga mengumpulkan tagihan pajak $ 14 juta dengan IRS.

Tucker akhirnya melunasi utang pajaknya, menurut CNN. Dia kemudian kembali ke  stand-up comedy pada tahun 2010 dan mendapatkan peran sebagai teman terbaik Bradley Cooper di Silver Linings Playbook yang memenangkan Academy Award.

Dia juga dikabarkan akan muncul  di sekuel keempat dari franchise hit komedi, dan bahkan ada pembicaraan tentang Rush Hour 4. Ini adalah kabar baik untuk Tucker, yang kekayaan bersihnya hanya $ 3 juta – jauh dari hari di bagian atas rantai makanan tentunya.

 

Heidi Montag dan Spencer Pratt

Heidi Montag dan Spencer Pratt

Ketika Heidi Montag dan Spencer Pratt (yang dikenal sebagai Speidi) adalah raja dan ratu yang memerintah di televisi realitas di The Hills, mereka rupanya menghabiskan uang  lebih cepat daripada yang mereka dapat membuatnya, dengam belanja mobil mewah dan makan malam mahal, dan sekarang mereka kini memiliki sedikit tabungan.  Duo ini sekarang memiliki kekayaan bernilai sekitar $ 20.000 masing-masing — angka yang bikin miris  jika dibandingkan dengan apa yang pernah mereka miliki.

Suami dan istri ini telah terbuka tentang betapa bodohnya mereka dengan uang tunai mereka, berbagi pengalaman mereka sebagai kisah peringatan bagi orang lain.

“Jika kami akan menyelamatkan uang kami, itu akan lebih baik, tapi sayangnya kami terlalu terjebak,” kata Montag kepada Access Hollywood Live.

“Apa yang kita beli? Hanya pakaian, rambut, tata rias wajah, manajer, humas, agen, pengacara, di akhir hari itu berlalu sangat cepat.” Semua itu hanya menguras uang mereka.

 

Alicia Vikander

Alicia Vikander

Setelah kinerja yang diakui secara kritis dalam film thriller sci-fi Ex Machina, aktris Swedia Alicia Vikander mendaratkan peran yang didambakan Lara Croft pada reboot Tomb Raider 2018. Meskipun menggantikan Angelina Jolie sebagai pahlawan permainan video, Vikander hanya mendapatkan  kekayaan bersih $ 4 juta – jauh dari kekayaan pribadi Jolie sebesar $ 160 juta.

Konon, trailer pertama untuk Vikander’s Tomb Raider seperti menyalakan media sosial di atas api, demikian menurut laporan Variety. Jadi ada kesempatan baik untuk mengambil peran aktris ini bisa menjadi hit dengan penonton dan menelurkan gaji lebih besar di jalan.

 

Janice Dickinson

Janice Dickinson

Sebagai supermodel pertama yang memproklamirkan diri, Anda akan berpikir bahwa mantan teman wanita Tyra Banks akan memiliki setumpuk uang yang cukup sehat untuk mendukungnya. Sayangnya, bukan itu masalahnya. Kekayaan bersihnya dilaporkan hanya sekitar $ 500.000, yang kedengarannya bagus bagi kita, tetapi mungkin tidak banyak untuknya.

Menurut New York Post, ia mengajukan kebangkrutan pada tahun 2013 setelah mendapati  ratusan ribu dolar dalam tagihan pajak yang belum dibayar, serta utang medis untuk operasi plastik.

“Saya marah dan mengambil setiap langkah untuk membayar semua orang kembali dan saya merasa tidak enak tentang itu,” katanya kepada Radar.

 

Sinbad

Sinbab
Sinbad memiliki karir yang cukup sukses di tahun 90-an, tetapi tampaknya ada hal-hal yang tidak tampak begitu bagus untuk pelawak dan aktor dalam beberapa tahun terakhir. Setelah mengajukan kebangkrutan dua kali, ia dilaporkan meraih pendapatan  hampir $ 11 juta, tetapi pada 2017, kekayaan bersihnya diperkirakan telah naik menjadi $ 4 juta. (Serius, bagaimana para selebriti melakukan itu?)

Pada 2013, Sindbad memberi tahu Oprah,  bahwa dia tidak menyesal. “Saya tidak membeli Bentleys. Saya tidak hidup mewah,” katanya. “Saya berinvestasi pada saya. Saya berinvestasi pada banyak orang lain. Saya tidak akan mengubahnya. Saya tidak akan kembali.”

 

Mengapa Kita tak Pernah Dengar tentang Anak-anak Sandra Bullock

 

SANDRA  Bullock adalah salah satu  aktris Hollywood yang namanya duduk  pada deretan peraih Piala  Oscar. Film-film yang dibantinginya sukses, wajahnya pun amat mudah dikenali oleh siapa pun.

Tetapi ketika kita bicara soal kehadiran kedua anaknya dalam kehidupannya,  Louis dan Laila, yang diperolehnya dengan adopsi itu, Sandra Bullock adalah sosok ibu yang gigih dalam melindungi privasi anaknya. Jadi, kecuali dia  menginginkan Anda, Anda tidak akan pernah benar-benar mendengar tentang anak-anak Sandra Bullock. Begini alasannya mengapa semua itu dia lakukan.

Sekalipun namanya sangat terkenal sebagai bintang Hollywood, tetapi dari aspek rumah tangga, Sandra Bullock tidak pernah menjadi diva Hollywood yang sebenarnya.

Dia tidak sering terlihat mengunjungi hotspot Hollywood untuk menunjukkan siapa dirinya,  dan tampaknya dia secara sadar menghindari menjadi tontonan gosip yang datang dengan ketenaran untuk banyak orang lain.

Begitulah, ketika dia pertama kali memutuskan untuk mengadopsi Louis, faktanya, Sandra Bullock mempertahankan sebuah rumah di Austin, sebuah kota yang sejuk dan trendi, jauh dari Kota Tinsel.

 

Dia menikmati tinggal di sana, dan pergi-pulang  antara Austin dan L.A. selama bertahun-tahun, ketika pekerjaan memanggilnya.  Jarak rumahnya dari hingar bingar Hollywood itu,  membantu menjauhkan anak-anaknya dari sorotan lampu kilat paparazzi, sehingga mereka bisa tumbuh dengan sedikit normal.

Dengan pilihan itu,  ia pun mampu menjaga pekerjaan dan kehidupan pribadinya benar-benar terpisah. Bahkan, anak-anaknya  tidak benar-benar tahu apa yang dia lakukan untuk kehidupan keluarganya itu. Sampai-sampai,  ketika Sandra Bullock  membintangi film yang akan ditonton kedua anaknya,   seperti ketika Sandra Bullock menjadi pengisi suara untuk Minion, mereka tidak mengetahuinya.

Bahkan sebelum dia menjadi seorang ibu, kepribadian dan profil Bullock relatif tidak menonjolkan diri. Memang, dia selalu muncul untuk bekerja dan karpet merah seperti terhampar untuknya, tentu saja. Tetapi Sandra Bullock tidak menampakkan pribadi yang ingin menonjolkan diri.

 

Ketika Sandra Bullock pertama kali menyambut Louis ke keluarganya, sebenanya itu juga menjadi  saat yang mengerikan dalam kehidupannya sebagai aktris. Pada tahun 2010, dia  bersama orang-orang di seluruh dunia yang mengetahui betapa menyakitkannya akan ketidaksetiaan suaminya. Dan, itu kemudian benar-benar terjadi   pada suaminya, bahkan tidak lama setelah dia memenangkan Academy Award untuk kategori Aktris Terbaik di film yang dibintanginya,  The Blind Side. Kabar perceraiannya itu menjadi pukulan dirinya di depan publik di tengah proses adopsi anak yang sedang diupayakan pasangan itu.

Meskipun pernikahannya runtuh, Sandra Bullock tetap melanjutkan adopsi dan dia memutuskan untuk mengangkat Louis, dimana dia bertindak sebagai orangtua tunggal.

Ketika di satu sisi  kehidupan pribadinya menerima begitu banyak perhatian yang tidak diinginkan, status barunya sebagai seorang ibu, tetap sepenuhnya tersembunyi sampai dia mengungkapkannya sendiri.

Pada akhirnya, drama perceraian Bullock mungkin mengajarinya bagaimana melindungi anak-anaknya dengan segala cara. Itu adalah kecendrungan langkah  yang terus berlanjut, saat dia mengadopsi Laila, yang tidak diketahui siapa pun sampai berbulan-bulan setelah itu dilakukannya.

Disamping itu, Sandra Bullock tidak dapat ditemukan di platform media sosial apa pun. Dengan tidak terhubung ke media sosoial apa pun,  Anda pun tidak akan dapat melihat pesta ulang tahun anak-anaknya  di feed Instagram Anda.

Hal itu dilakukan, karena  ia berkomitmen untuk menjaga kehidupan pribadi mereka. Bahkan, satu-satunya alasan dia mengungkapkan foto-foto Laila kecil di sampul People pada tahun 2015, adalah bahwa paparazzi yang mengancam untuk mengekspos adopsi keduanya dengan menjentikkan mereka di saat yang tidak terduga. Dia memberi tahu majalah itu.

 

“Anda merasa itu sangat mirip dengan perlindungan saksi … Tanpa saya ketahui, seorang fotografer telah mengikuti kami dan mengambil foto kami. Keesokan harinya, saya belajar, bahwa foto dirinya yang sedang berbelanja untuk dijual ke setiap outlet di sekitar. Saya telah berjanji dan secara hukum setuju untuk melindunginya dari sesuatu seperti ini, dan di sini saya memburu pengacara –  untuk meminta agar mereka  tetap aman. ”

Saat ini, Louis dan Laila keduanya masih adalah anak-anak yang lucu. Tetapi, yang berarti mereka memiliki masalah yang lebih besar apabila berfoto  selfie yang sempurna untuk penggemar mereka.

Cara lain yang dilakukan Bullock untuk menjauhkan anak-anak dari perhatian yang tidak diinginkan dari anak-anaknya adalah dengan berbagi beberapa rincian kunci di sana-sini tentang perkembangan mereka, sehingga memuaskan keingintahuan orang luar. Sama seperti sebuah apel sehari membuat dokter pergi, sebongkah berita setiap sekarang dan lagi membuat paparazzi tetap di teluk.

Untuk mencegah anak-anaknya over ekspos, Bullock adalah salah satu sosok ibu grizzly pelindung, peran yang sangat cocok untuknya. Dia juga mengatakan kepada majalah Glamour bahwa, ketika dia mencoba untuk menghilangkan obrolan dan gosip, itu bisa sampai padanya. Dia tidak akan membiarkan  anak-anaknya menjadi target.

“Sebanyak yang saya bisa saya lakukan  untuk dapat menutupnya, ada saat-saat saya tidak bisa. Hal  seperti ketika itu, menyakitkan bagi orang yang saya sayangi. Saya, saya mengerti. Tapi ketika itu menyakiti orang lain? Seperti, Anda datang setelah melihat anakku, aku akan pergi ke pos. Tapi mereka. ”

Semua fakta menunjukkan bahwa Bullock melakukannya sebagai orangtua dengan cara yang benar.