Presiden Meninjau Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang

 Presiden Meninjau Lokasi Terdampak Erupsi Gunung Semeru di Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang

Presiden disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Nico Afinta (Foto: Laily Rachev – Biro Pers Sekretariat Presiden)

JAYAKARTA NEWS— Setelah menempuh penerbangan selama 30 menit dari Bandar Udara Internasional Juanda, Kabupaten Sidoarjo dengan menggunakan Helikopter Super Puma TNI AU, Presiden Joko Widodo dan rombongan terbatas tiba di Helipad Stadion Srikandi, Kelurahan Tempeh Tengah, Kecamatan Tempeh, Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur, Selasa 7 Desember 2021.

Presiden disambut Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa, Kepala BNPB Letjen TNI Suharyanto, dan Kapolda Jawa Timur Irjen Polisi Nico Afinta.

Dalam sambutannya saat berkunjung ke Desa Sumberwuluh, Kabupaten Lumajang, Presiden menyatakan kedatangannya ke lokasi terdampak guna memastikan bahwa seluruh kekuatan yang ada di lapangan mencari korban yang masih ada, juga masalah evakuasi serta penanganan pengungsi di lapangan.

“Pertama-tama atas nama pemerintah dan seluruh rakyat Indonesia, saya menyampaikan dukacita yang mendalam atas meninggalnya korban akibat letusan Gunung Semeru di Kabupaten Lumajang, Provinsi Jawa Timur.

Pagi hari ini, saya datang ke lokasi untuk memastikan bahwa seluruh kekuatan yang kita miliki sudah berada di lapangan untuk pencarian korban yang masih ada, kemudian juga evakuasi, juga penanganan pengungsi di lapangan, dan juga ini kita lihat untuk rencana perbaikan infrastruktur yang rusak akibat letusan Gunung Semeru ini.

Kemudian, tadi di lokasi pengungsi saya juga ingin memastikan bahwa hal-hal yang berkaitan dengan pengungsi juga tertangani dengan baik, baik yang berkaitan dengan konsumsi, kesehatan, kemudian air bersih, saya kira kondisinya mulai membaik. Dan kita berharap setelah nanti reda semuanya bisa dimulai, baik itu yang berupa perbaikan infrastruktur maupun kemungkinan relokasi dari tempat-tempat yang memang kita perkirakan berbahaya untuk dihuni kembali,” ujar Presiden.

Ia juga menyampaikan, kurang lebih dua ribuan rumah harus direlokasi. “Ini segera akan kita putuskan di mana relokasinya dan saat itu juga akan segera kita bangun karena saya kira semuanya sudah siap,” ucapnya.***ebn

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *