Parlemen S’pura Telpun Bamsoet

 Parlemen S’pura Telpun Bamsoet

JAYAKARTA NEWS – Hubungan Indonesia dan Singapura menunjukkan kehangatan. Idul Fitri yang bukan hanya menjadi ritual keahamaan tetapi juga budaya, tampaknya dipahami betul oleh Singapura. Itulah sebabnya, Ketua Parlemen Singapura, Tan Chuan Jin pun menelpun Ketua MPR Bambang Soesatyo untuk berlebaran.

Ketua tokoh ASEAN itu pernah bertemu di Ruang Kerja Ketua MPR RI pada 18 November 2020, sebelum pandemi Covid-19 melanda dunia. Bamsoet menilai, penyampaian ucapan selabat berlebaran tersebut mendandai begitu kuatnya hubungan bilateral RI – Singapura, baik antar pemerintah, antar rakyat kedua negara (people to people), maupun antar pelaku bisnis kedua negara (business to business).

“Selama lebih kurang 54 tahun hubungan diplomatik antara kedua negara, Singapura telah menjadi mitra strategis bagi Indonesia, baik di kawasan regional maupun internasional,” ujar Bamsoet usai menerima telepon Ketua Parlemen Singapura, di Jakarta, Jumat (14/5/21).

Keduanya sepakat untuk saling mengunjungi setelah pandemi Covid-19 berlalu. Mereka juga saling mengapresiasi atas kepedulian masing-masing pemerintah dalam penanganan pandemi Covid 19.

“Secara khusus saya juga menyampaikan ucapan terima kasih atas kepedulian dan bantuan Singapura yang membantu pencarian kapal selam KRI Nanggala-402 yang tenggelam beberapa waktu yang lalu. Saya berharap hubungan baik dan kerjasama antara kedua negara dapat terus ditingkatkan di semua bidang, yang dapat kita optimalkan melalui hubungan kerjasama antar parlemen kedua negara,” jelas Bamsoet.

Bamsoet berharap RI dan Singapura bisa menjalin kerjasama travel bubble, sehingga masyarakat dari kedua negara bisa saling mengunjungi satu sama lain, dengan tetap memperhatikan protokol kesehatan. Dengan demikian, pandemi Covid-19 tidak menutup seratus persen perjalanan bisnis kedua negara.

Lebih lanjut dikatakan, melalui travel bubble, aktifitas dunia usaha kedua negara dapat menggeliat kembali. PDB Singapura pada tahun 2018 mencapai USD 364,139 miliar dan Indonesia USD 1,04 triliun, memperlihatkan betapa kuatnya perekonomian kedua negara. Nilai perdagangan kedua negara mencapai USD 34.354,5 juta. “Jadi, sangat penting bagi Indonesia dan Singapura untuk terus meningkatkan hubungan perekonomian,” tandas Bamsoet.(sm)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *