Log Zhelebour Ramaikan Baca Puisi di Acara Soft Lounching Antologi Puisi Karya Wartawan Gaek

 Log Zhelebour Ramaikan Baca Puisi di Acara Soft Lounching Antologi Puisi Karya Wartawan Gaek

Salah satu undangan diberi kesempatan untuk membaca puisi wartawan gaek (foto: istimewa)

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS– Acara peluncuran buku kumpulan puisi karya 12 wartawan berbagai media yang tergabung dalam komunitas Wartawan Usia Emas (Warumas) berlangsung meriah.

Acara yang dikemas dengan tajuk ‘Baca Puisi Bareng ini dilaksanakan di Surabaya Suite Hotel di Jalan Pemuda Surabaya, Minggu (11/09).

Tampak promotor musik cadas Log Zhelebour ikut berpartisipasi dalam acara tersebut. Ia dengan penuh penghayatan membacakan salah satu puisi karya Warumas.

Dalam perhelatan tersebut hadir M Afghani Wardana staf ahli Wali Kota Surabaya Bidang Hukum, Politik dan Pemerintahan, juga Muhammad Mahmud, anggota DPRD kota Surabaya, seniman-ustadz-pelawak Jodi Galajapo, promotor musik cada Log Zelebor, Mr D, seniman multi talenta, Embran Nawawi, desainer senior, Budi Bi, pelukis, serta Deny Tri Aryanti, Dosen Seni Teater STKW Surabaya.

Log Zhelebour (foto: istimewa)

Dalam sambutannya, Afgani menyampaikan penghargaan dan apresiasi terhadap kreativitas para wartawan yang masih eksis berkarya.

Afgani juga menyebutkan bahwa pihaknya memberikan ruang bagi masyarakat untuk berkreativitas menyalurkan potensi yang dimiliki.

“Kami berharap pertemuan ini tidak berhenti sampai disini. Kita akan bersama-sama mengembangkan potensi untuk meningkatkan dan memajukan Kota Surabaya. Kami berbuka hati untuk selalu menerima masukan dan ide-ide kreatif masyarakat agar Surabaya bisa lebih baik lagi di masa yang akan datang,” sambung mantan Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Pemkot Surabaya tersebut.

Sementara itu, Mahmud mengungkapkan rasa gembiranya bisa berkumpul dengan teman sesama wartawan, terutama wartawan Memorandum. Mahmud menyebutkan bahwa pihaknya besar karena jasa-jasa teman sesama wartawan.

“Sebelum terjun di politik dan menjadi anggota DPRD Kota Surabaya, saya mbolang, anak embongan. Kita malang melintang blusukan kemana-mana, disamping mencari berita, kita juga menjadi petualang,” terang politisi Demokrat ini.

Mahmud mengisahkan bahwa dirinya sebelum menjadi wartawan, ternyata mantan ketua DPRD kota Surabaya ini juga sastrawan. Untuk menunjukkan keseriusannya mendalami potensinya, Mahmud kuliah di Unair dan Universitas Dr Soetomo.

Dari kepiawaiannya ini, Mahmud juga gencar menulis puisi dan cerpen, bahkan karyanya itu dimuat di beberapa media ternama Jakarta, seperti Majalah Gadis, Anita Cemerlang dan beberapa media lain.
Selain berbagi pengalaman, baik Mahmud maupun Afgani didapuk untuk membaca puisi karya Warumas.

Acara dilanjutkan dengan menunjuk beberapa tamu kehormatan untuk turut serta membaca puisi. Berbagai atraksi juga ditampilkan. Pagelaran soft launching berlangsung seru dan meriah.
Bukan hanya membaca puisi, tapi para tamu tersebut menampilkan berbagai kepiawaian yang mereka miliki. Ada dagelan, ada kidungan, lawak Kartolo-an, tembang-tembang khas Jawa yang sangat merdu.(poedji)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.