Sport
“Legenda Berakhir: Mohamed Salah Resmi Tutup Babak Emas di Liverpool”
JAYAKARTA NEWS— Lampu-lampu Anfield berpendar, sorak-sorai suporter menggema, namun di balik atmosfer megah itu ada sebuah kisah yang perlahan mendekati akhir. Mohamed Salah, sang “Egyptian King”, telah mengumumkan bahwa musim ini akan menjadi perpisahan terakhirnya bersama Liverpool.
Konfirmasi ini sekaligus mengakhiri desas-desus keluarnya Mohamed Salah dari klub. Melalui unggahan video di Instagramnya, Selasa malam, ia mengkonfimasi bahwa dirinya akan meninggalkan klub di akhir musim ini,
‘Halo semuanya,’ katanya dalam video yang emosional. ‘Sayangnya hari itu telah tiba. Ini adalah bagian pertama dari perpisahan saya. Saya akan meninggalkan Liverpool di akhir musim.’
‘Saya ingin memulai dengan mengatakan bahwa saya tidak pernah membayangkan betapa dalamnya klub ini, kota ini, orang-orang ini, akan menjadi bagian dari hidup saya.’
‘Liverpool bukan hanya klub sepak bola. Ini adalah gairah, ini adalah sejarah, ini adalah semangat yang tidak dapat saya jelaskan dengan kata-kata.’ Ucapnya, dilansir Daily Mail.
Kemana Salah akan berlabuh selanjutnya? Belum ada konfirmasi yang jelas. Yang ada hanya desas-desus bahwa ia didekati sejumlah klub besar di Saudi. Namun kala itu Salah masih belum memberi jawaban positif. Entah sekarang.

Mo Salah sekarang memiliki rekor Liga Premier untuk keterlibatan gol terbanyak di satu tempat (Liverpool fc)
Kiprah Mohamed Salah
Ketika Salah datang dari AS Roma pada 2017, banyak yang meragukan apakah ia bisa menembus kerasnya Premier League. Namun, keraguan itu segera sirna. Musim debutnya, ia mencetak 44 gol, memecahkan rekor Premier League, dan menjelma menjadi simbol kebangkitan Liverpool di bawah Jürgen Klopp.
Salah adalah wajah dari era emas Liverpool modern. Gol penalti di final Liga Champions 2019 melawan Tottenham menjadi momen ikonik, mengantar klub meraih trofi Eropa keenam. Setahun kemudian, ia membantu mengakhiri penantian 30 tahun untuk kembali menjuarai Premier League. Trofi demi trofi datang, dan Salah berdiri di garis depan setiap kemenangan.
Namun, perjalanan panjang tak selalu mulus. Hubungan Salah dengan manajer baru, Arne Slot, sempat renggang. SPORTbible menulis bahwa ketegangan itu “tidak sepenuhnya hilang,” sementara The Mirror menyoroti ekspresi frustrasi Salah ketika ditarik keluar dalam laga penting. Meski masalah besar sudah diredakan, sisa ketidaknyamanan itu tetap terasa.

Sejak lama, klub-klub Saudi Pro League mengincarnya dengan tawaran fantastis. Sports Illustrated menyebutkan bahwa Salah adalah target utama liga yang sedang membangun citra global. MARCA menambahkan, pintu ke klub-klub Eropa masih terbuka, meski belum ada kepastian. Hingga kini, Salah belum memberikan jawaban positif, meninggalkan tanda tanya besar tentang langkah berikutnya.
Perpisahan Sang Raja
Dengan 435 penampilan dan 255 gol, Salah meninggalkan Anfield sebagai legenda. Ia bukan hanya pencetak gol, tetapi juga ikon global, inspirasi bagi jutaan penggemar, dan kebanggaan Mesir. Saat ia melangkah keluar dari lorong Anfield untuk terakhir kalinya, bayangan konflik yang belum sepenuhnya padam berpadu dengan harapan baru yang menanti di luar sana. (di/Sumber: Daily Mail, Sports Illustrated, MARCA, Liverpoolfc)
