J.K. Rowling Meminta Maaf karena Tuding Trump Abaikan Salami Anak Laki-laki Berkursi Roda

 J.K. Rowling Meminta Maaf karena Tuding Trump Abaikan Salami Anak Laki-laki Berkursi Roda

JK Rowling

RUPANYA butuh  waktu tiga hari bagi  J.K. Rowling untuk bilang, dia minta maaf atas ciutannya di twitter.  Penulis “Harry Potter” tersebut, akhirnya meminta maaf pada hari Senin,  untuk serangkaian tweet yang secara salah telah menuduh Presiden Donald Trump telah menolak untuk menjabat tangan seorang anak yang ada di kursi roda saat sebuah acara pada pekan lalu.

Rowling mengatakan bahwa dia diberitahu tweetsnya dari hari Jumat adalah “bukan representasi penuh atau akurat” tentang apa yang terjadi pada acara perawatan kesehatan hari Senin yang lalu di Gedung Putih dan menghapusnya.

Dia juga meminta maaf pada Twitter untuk anak laki-laki dan keluarganya, meskipun dia tidak menyampaikan kesopanan yang sama kepada Trump. Seorang juru bicara Rowling tidak mengatakan apakah dia akan mengajukan permintaan maaf kepada Presiden.

– J.K. Rowling (@jk_rowling) 31 Juli 2017
Re: my tweets about the small boy in a wheelchair whose proferred hand the president appeared to ignore in press footage, multiple /1 

Rowling pada hari Jumat men-tweet sebuah video yang diedit dengan cara yang menyarankan Trump mengabaikan tangan terulur dari Montgomery Weer berusia 3 tahun.

Penulis buku laris menulis pada saat itu “menakjubkan” dan “mengerikan” Trump “tidak bisa memaksa dirinya untuk menggoyang tangan seorang anak kecil yang hanya ingin menyentuh Presiden.” Yang pertama dalam rangkaian tujuh tweetnya telah mengumpulkan lebih dari 75.000 retweet pada hari Senin.

Video yang tidak diedit, bagaimanapun, menunjukkan bahwa Trump benar-benar menyapa bocah itu, berjongkok sampai ke permukaan untuk menjabat tangannya. Politifact menyatakan klaim awal Rowling untuk memiliki rating “Pants on Fire”.

Rowling hanya menghapus tweetnya hanya setelah ia mendapat sorotan dari beberapa outlet berita, termasuk mantan host CNN dan kolumnis Daily Mail, Piers Morgan, yang menulis di kolom Senin bahwa penolakan penulis untuk memperbaiki tweetnya “memalukan.”

Ibu si anak laki-laki, Marjorie, yang tidak tersedia untuk sebuah komentar, juga menulis di sebuah posting Facebook akhir pekan bahwa Trump “tidak menghina” anaknya.

Digiqole ad

Related post