Ronaldo Kejar Predikat Top Skorer di Final Champions

MEGABINTANG Real Madrid, Cristiano Ronaldo memiliki misi sendiri pada laga final Liga Champions saat berhadapan dengan Juventus. Tak hanya ingin membawa Madrid juara, Ronaldo juga mengejar predikat pencetak gol terbanyak. Plus, Ronaldo juga bisa menjadi pencetak assist terbanyak. Tiga prestasi itu semakin melengkapi karier Ronaldo musim ini yang sebelumnya sukses mengantar Madrid juara La Liga musim 2016/2017.

Real Madrid sendiri akan menjalani partai final di Millenium Stadium, Cardiff, pada 4 Juni mendatang. Jika berhasil juara, maka Ronaldo dan kawan-kawan sukses menjadi tim pertama yang mempertahankan gelar sejak format Liga Champions dimulai pada 1992/1993. Itu juga akan jadi trofi Liga Champions yang ke-12 untuk Madrid, yang akan semakin menegaskan mereka sebagai penguasa turnamen ini.

Tapi khusus untuk Ronaldo, ia punya kesempatan bagus untuk menjadi top skorer di Liga Champions musim ini. Sejauh ini dia sudah menorehkan 10 gol, hanya kalah dari penyerang Barcelona Lionel Messi  yang punya 11 gol.

Sementara Ronaldo masih akan menjalani satu pertandingan lagi dan bisa mengubah catatannya, Messi sudah tak akan menambah gol. Sebab Barca sudah tersingkir di babak perempatfinal.

Andai mampu melewati atau minimal menyamai torehan Messi, maka Ronaldo akan mengukir catatan spesial. Dia bakal lima musim beruntun berada di posisi atas daftar pencetak gol.

Pada 2012/2013, 2013/2014, dan 2015/2016 lalu, pemain 32 tahun itu menjadi top skorer. Sementara pada 2014/2015, Ronaldo sama-sama menempati posisi teratas bareng Messi dan Neymar dengan 10 gol. Tapi di musim itu Neymar-lah yang berhak dengan penghargaan top skorer karena mencetak gol dengan waktu bermain paling sedikit.

Tak cuma itu, Ronaldo juga bisa menjadi pencetak assist terbanyak di turnamen kali ini. Saat ini pemain kelahiran Madeira itu sudah bikin enam assist, hanya kalah dua dari Neymar.

Jika ingin merebut gelar juara sekaligus top skorer dan pencetak assist terbanyak, maka Ronaldo perlu bikin minimal dua gol dan tiga assist. Sebab saat ini Ronaldo punya menit bermain lebih banyak dari Messi dan Neymar. ***

Indonesia Jawara di Barcelona Football Festival 2017

Sekolah Bola Anak Indonesia (SBAI) Garuda Jaya U-14 menjadi kampiun di ajang turnamen prestisius Barcelona Football Festival 2017.

UNTUK kesekian kalinya tim sepakbola pelajar Indonesia mencatatkan sejarah juara di Eropa. Kali ini Tim Sepakbola Indonesia yang diwakili Sekolah Bola Anak Indonesia (SBAI) Garuda Jaya U-14 menjadi kampiun di ajang turnamen prestisius Barcelona Football Festival 2017 yang berlangsung di Salou Sport Centre, Barcelona, pada 27-28 Mei 2017.

Di kelompok U-14 ini bercokol 16 tim dari Akademi klub elit seluruh dunia seperti dari Perancis, Belgia, Swedia, Irlandia, Turki, Qatar, Inggris, Denmark, Kuwait, Jerman, Jepang, China, Slovakia dan Bahrain. Indonesia bergabung di Grup C bersama Whitley Bay Boys Club Blues (Inggris), Farm Reykjavik 1 (Islandia), dan FC Bazillac (Prancis).

Keberangkatan tim yang didukung penuh dan diprakarsai Badan Liga Sepakbola Pelajar Seluruh Indonesia (BLISPI) ini menjadi tim yang ditakuti lawan-lawannya, menghadapi lawan yang bertubuh lebih tinggi dan besar, anak-anak ini tak terkalahkan di babak penyisihan dan menjadi yang terbaik di Grup C dengan poin tujuh, hasil dua kemenangan dan sekali bermain imbang.

SBAI Garuda Jaya melaju ke perempat final dengan meyakinkan. Tidak hanya jadi juara Grup C, Syarif Hidayatullah dkk. tercatat jadi kontestan kedua paling agresif dalam urusan mencetak gol. Sebanyak 16 gol dilesakkan ke gawang lawan dalam tiga pertandingan. Jumlah itu hanya terpaut dua gol dari kontestan Grup A asal Prancis, Aviron Bayonnais FC, yang mengoleksi sebanyak 18 gol. Di perempat final, SBAI Garuda Jaya bertemu runner-up Grup D, Sale United FC. Wakil Inggris itu dilibas 5-0.

Selanjutnya di semifinal, SBAI Garuda Jaya berjuang keras menaklukkan Aviron Bayonnais FC. Duel sesama tim agresif ini diakui tim pelatih sebagai pertandingan terberat yang dijalani SBAI Garuda Jaya. Namun, berkat determinasi tinggi, wakil Prancis itu mampu ditekuk dengan skor tipis 1-0. SBAI Garuda Jaya lantas tampil di final menantang wakil Irlandia, Palmerstown FC, Minggu (28/5/2017).

Di laga final, Andrian Rusdianto jadi pencetak gol tunggal yang akhirnya membawa SBAI Garuda Jaya menjuarai turnamen usia muda bergengsi ini. SBAI Garuda Jaya juga menempatkan Syarif Hidayatullah sebagai pemain terbaik dan M. Rafi Dwi Cahyo sebagai kiper terbaik turnamen kelas B03. Tim SBAI Garuda Jaya ini dipimpin oleh Dany Ciko.

Barcelona Football Festival diikuti sekitar 110 tim dari 15 negara di berbagai level kelompok usia mudia. Turnamen ini sudah mendapatkan pengakuan dari Federasi Sepak Bola Catalan (FFF) dan Federasi Sepak Bola Spanyol (RFEF). ***

Pacquiao Siap Tanding Lawan Juara UFC

Petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao.

TUA-tua keladi, makin tua makin jadi. Agaknya pepatah itu layak dilayangkan kepada petinju legendaris Filipina, Manny Pacquiao. Ya, dirinya menyatakan siap bertanding melawan juara UFC, Conor McGregor jika saja Mayweather Jr. batal untuk naik ring lagi. Kepastian Manny Pacquiao bakal tampil menghadapi McGregor diungkapkan langsung oleh promotor tinju, Bob Arum.

Bob Arum dihadang pertanyaan tentang kemungkinan terjadinya duel antara Mayweather Jr. lawan McGregor. Sejauh ini kemungkinan terjadinya duel terbilang mengambang. Ada sinyal-sinyal bahwa duel mungkin terjadi namun di saat bersamaan ada sejumlah indikasi bahwa duel itu sulit terlaksana.

“Namun bila Mayweather Jr. batal bertarung dan McGregor masih mencari lawan, maka Pacquiao bersedia jadi lawan McGregor,” ujar Bob Arum seperti dikutip dari MMA Weekly.

Presiden UFC Dana White menilai kemuingkinan duel McGregor lawan Mayweather Jr. juga membuka kemungkinan bagi McGregor untuk langsung pensiun dalam waktu dekat. Besarnya bayaran yang diterima McGregor bila bertarung lawan Mayweather Jr. diyakini jadi faktor utama munculnya keputusan pensiun tersebut.

“Biar saya katakan pada kalian. Masalah yang ada bila duel terlaksa adalah McGregor akan mendapatkan 60-70 juta dollar AS.”

Manny Pacquiao sendiri saat ini tengah dijadwalkan bertarung melawan Jeff Horn. Duel Pacquiao lawan Horn berlangsung di Suncorp Stadium, Brisbane, Australia pada 2 Juli mendatang. ***

Skuat Timnas Bola Voli di SEA Games Terbentuk

PERSATUAN Bola Voli Seluruh Indonesia (PBVSI) akhirnya mengumumkan skuat resmi Timnas Bola Voli Indonesia yang akan berlaga di ajang SEA Games 2017. Pengumuman PBVSI itu dilakukan setelah sejak pertengahan Mei 2017 melakukan seleksi pemain. Dan, mulai 14 Mei 2017, pelatnas voli sudah dimulai di Padepokan Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Pengurus Besar Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PB PBVSI) memanggil 18 pemain terbaik dari seluruh Tanah Air.  Melalui serangkaian proses yang digeber oleh barisan pelatih, tersaring 14 pemain terbaik putra dan 14 di kelompok putri. Empat pemain putra dan empat putri yang dinilai tak memenuhi kriteria dipulangkan.

Berikut nama-nama pemain yang bertahan di pelatnas voli menuju proyeksi SEA Games 2017:

Putra:

  1. Sigit Ardian (TNI AU)
  2. Rendy Febriant Tamamilang (Samator)
  3. Doni Haryono (PPLP)
  4. Agung Seganti (Pertamina)
  5. Gunawan Saputra (M2)
  6. Hernanda Zulfi (Indomaret)
  7. Antho Bertiyawan (uso)
  8. Rivan Nurmulki (Samator)
  9. Aji Maulana (TNI AD)
  10. Dio Zulfikri (PPLP)
  11. Muhamad Ridwan (Pasundan)
  12. Mahfud Nurcahyadi (Samator)
  13. Ramzil Huda (TNI AU)
  14. Delly Dwi Putra Heryanto (M2)

Manajer: Nanang Masbudi

Pelatih kepala: Putut Marhaento

Pelatih: Samsul Jais

Asisten pelatih: Andri Widiyatmoko, Joni Sugiyatno

Putri:

  1. Aprilia S. Manganang (Alko)
  2. Novia Andriyanti (Pertamina)
  3. Megawati Hangestri P. (Bank Jatim)
  4. Wilda S. N. Sugandi (Tectona)
  5. Asih Titi Pangestuti (Bank Jatim)
  6. Putri Andya Agustina (Wahana)
  7. Nandita Ayu Salsabila (Bharata)
  8. Arsela Nuari Purnama (Popsivo)
  9. Tri Retno Mutiara (Wahana)
  10. Yolana Betha Pangestika (Elektrik)
  11. Berlian Marsheilla (Elektrik)
  12. Yolla Yuliana (Alko)
  13. Hany Budiarti (TNI AU)
  14. Wahida Muntaza Arifin (Wahana)

Manajer: Rudi Iskandar

Pelatih kepala: Putut Marhaento

Pelatih: Riso Herlambang

Asisten pelatih: Alek Bonapea, Walfridus Wahyu

Ju-jitsu Optimis Raih Emas di AG 2018

SUKSES meraih satu emas, empat perak, dan satu perunggu di Kejuaraan Dunia Ju-jitsu di Filipina April lalu, membuat Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia (PB JI), optimis menatap Asian Games (AG) 2018 Jakarta-Palembang. Menurut Laksamana Madya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc, selaku Ketua Umum Pengurus Besar Ju-jitsu Indonesia, PB JI optimis menyumbang medali emas di ajang multi even sekelas Asia itu. “Apa yang kita peroleh di kejuaraan di Filipina itu merupakan gambaran kekuatan ju-jitsu dunia,” kata Mamahit.

Menurut Mamahit, target kita semula satu emas di AG 2018. Namun dengan presatsi di Filipina,  PB JI berani pasang target lebih dari satu emas. Asumsinya, menurut pria Lulusan Akabri 1984 ini, bahwa satu emas kita pertahankan. Lalu, dari empat perak dapat ditingkatkan menjadi setidaknya satu emas. Sedangkan peraih perunggu kita upayakan agar mampu meraih perak.

Laksamana Madya TNI Dr. Desi Albert Mamahit, M.Sc

“Untuk meningkatkan kemampuan para atlet, kami sudah menggagendakan tiga kejurnas di 2017. Yakni Juni-Juli Kejurnas di Batam, Agustus di Jakarta, dan terakhir di Jatim sekitar September-Oktober,” tambah pria yang pernah menggeluti beladiri Pencak Silat, Karate, dan Taekwondo itu.

Mamahit menambahkan kegiatan itu adalah bagian dari upaya menambah jam terbang para atlet. “Selain agenda itu kami juga akan berusaha agar atlet yang masuk pelatnas itu melakukan try-out untuk menjajal kemampuan atlet manca negara,” jelasnya.

“Ya selama ini kami memang swadaya. Tapi ke depan jujur kami sangat membutuhkan sponsor, apakah itu pihak swasta maupun dari pemerintah melalui Kemenpora yang disalurkan lewat Satlak Prima,” tegas pria berdarah Manado ini.

Selain itu, menurut Mamahit PB JI juga kini tengah berjuang agar para pelatih dan wasit bisa mendapat ilmu yang lebih luas lagi. Tentunya kita harus rajin menggirimkan mereka untuk mengikuti seminar dan talent schoting di manca negara. ***

LSP Piala Menpora 2017 Resmi Bergulir

Peresmian Liga Sepakbola Pelajar Piala Menpora.

KEMENTERIAN Pemuda dan Olahraga (Kemenproa) resmi membuka Liga Sepakbola Pelajar (LSP) U-14 memperebutkan Piala Menpora 2017 di Stadion Mutiara Kota Kisaran, Kabupaten Asahan, Sumatera Utara, Kamis (25/5). Pembukaan ditandai dengan seremonial kick-off tendangan penalti secara bergantian yang dilakukan Deputi III Bidang Pembudayaan Olahraga Kemenpora Raden Isnanta, Asdep Olahraga Pendidikan, Arifin Majid, serta Asdep Sentra dan SKO, Teguh Raharjo.

Dengan demikian, kompetisi sepakbola junior bergengsi yang diikuti 372 kabupaten/kota se-Indonesia ini resmi bergulir. Turut hadir dalam seremonial tersebut Direktur Usia Muda PSSI Ricky Yakobi yang mewakili Ketua Umum Letjend TNI Edy Rahmayadi dan Asisten I Pemerintahan dan Kesra Kabupaten Asahan, Taufik Zainal Siregar yang mewakili Bupati Taufan Gama Simatupang.

Acara peresmian tersebut berlangsung meriah. Ribuan warga memadati Stadion Mutiara. Tak ketinggalan Ketua KONI Asahan, Nurkarim Nehe dan unsur Muspida Kabupaten Asahan lainnya turut hadir meramaikan acara seremonial.

Laga pembuka dalam kick-off nasional LSP 2017 ini antara PS Bakrie Asahan melawan Putra Tanjung Balai, kemudian defile 24 tim peserta. Kemeriahan semakin terasa ketika sebanyak 500 muda-mudi menampilkan Tarian Tao Toba Nauli. Acara ditutup dengan laga persahabatan antara Timnas Pelajar U-16 binaan Kemenpora yang dipersiapkan ke Gothia Cup 2017 di Tiongkok melawan PS Asahan U-15 Plus.

Meski seremonial baru saja dilaksanakan di Kisaran, tetapi pelaksanaan pertandingan LSP U16 Piala Menpora hingga saat ini sudah berjalan di 12 provinsi dari 34 provinsi yang ada. Hal tersebut, dilakukan karena waktu pelaksanaan seri nasional yang cukup mepet belum lagi jumlah peserta masing-masing daerah berbeda, sehingga beberapa provinsi sudah memainkan pertandingan terlebih dahulu.

Sementara itu, Penanggunjawab LSP U-14 Piala Menpora, Subagja Suihan juga mengaku senang karena acara pembukaan berlangsung meriah. LSP U-14 Piala Menpora untuk seri kabupaten/kota akan berlangsung di 372 kabupaten/kota dengan total jumlah tim mencapai 4080 tim. Nantinya para juara dari tingkat kabupaten/kota berhak maju ke putaran final tingkat provinsi.

Selanjutnya, juara di tingkat provinsi berhak melaju ke putaran final yang akan digelar di Magelang, Jawa Tengah bersamaan dengan peringatan Hari Olahraga Nasional (Haornas) yang jatuh pada tanggal 9 September.

Pada kesempatan yang sama, Ketua Panpel Armen Margolang menyambut gembira kepercayaan yang diberikan Kemenpora kepada daerahnya menjadi tuan rumah kick-off LSP Piala Menpora 2017. Dikatakannya, event ini sangat bermanfaat dan menjadi dorongan sekaligus motivasi bagi para pelajar dan pemuda di daerahnya untuk berprestasi.

“Event ini adalah berkah bagi Kabupaten Asahan dan Sumut. Karena Asahan sebenarnya kaya akan bibit-bibit pemain sepak bola. Hanya saja terkendala karena minimnya wadah kompetisi. Kami juga berharap Kemenpora dapat memberikan bantuan untuk meningkatkan kualitas Stadion Mutiara ini,” pria yang juga Anggota DPRD Kabupaten Asahan itu. ***

Mata Bicara Biang Kerok MU Gagal Raih Trofi Liga Primer

GELANDANG serang Mancester United, Juan Mata blak-blakan buka kartu yang jadi biang keladi kegagalan “the Read Devil” meraih trofi Liga Primer Inggris musim ini.

Dalam blognya, pemain tim nasional Spanyol itu mengungkapkan, MU gagal meraih trofi Liga Primer gara-gara  penampilan tim tersebut  tidak konsisten. Sekalipun demikian  Mata tetap punya  harapan besar, pada musim depan setan merah akan meraih sukses, setelah  tim itu merebut trofi Liga Europa.

Dalam klasemen akhir Liga Primer, United finish di peringkat  keenam, tertinggal  24 poin dari Chelsea yang menjuarai Liga Primer. Dalam laga di Liga Primer, MU memang sukses menjungkirkan  Chelsea dan  Tottenham di Old Trafford. Sayang, pada 15 pertandingan lainnya, MU hanya meraih  hasil seri. Ini adalah rekor tim dengan hasil seri terbanyak selama musim ini.

Juan Mata

 

 

Mata berharap, dengan keberhasilan  menjuarai Piala Liga, Liga Europa dan lolos ke Liga Champions,  MU diyakini bakal  menjadi juara Liga Primer musim depan.

“Kami menjuarai Community Shield begitu selesai pramusim, kami mengangkat trofi Piala Liga di London, dalam pertandingan yang sangat spesial bagi saya, dan sudah pasti final (Liga Europa) di Swedia,” tulis Mata.

“Tetapi kami mengkhawatirkan kekurangkonsistenan dan keefektifan kami di Liga Primer yang membuat kami tidak berjuang keras memperebutkan gelar yang semestinya dilakukan Manchester United.”

“Kami punya harapan besar untuk musim depan, tetapi saat ini waktunya untuk beristirahat, berpaling sebentar dari sepak bola dan istirahat sampai awal sesi latihan dalam pramusim.” Dengan kedatangan Jose Mourinho di United, Mata pun kembali bertemu dengan mantan bosnya Chelsea.

Mata dijual Chelsea ke United pada 2014 oleh Mourinho. Ketika  pelatih asal Portugal ini datang ke Old Trafford  menggantikan Louis van Gaal, muncul spekulasi bahwa Mata akan ditendang dari MU.

Tetapi setelah 42 kali tampil selama musim ini, termasuk menjadi starter pada final Piala Liga dan Liga Europa, Mata mengaku tengah menikmati masa indah di MU. “Saya bahagia dan bangga terhadap apa yang sudah kami lakukan sejauh ini,” kata Mata sdeperti dikutip  dilaman ESPN.

Gulingkang Chelsea, Arsenal Koleksi 13 Piala FA

GAGAL di Liga Primer, menyemangati Arsenal untuk merebut trofi Piala FA 2017 saat final derby London melawan Chelsea. Tim “Meriam London” itu menang tipis 2-1 atas the Blues, untuk memastikan gelar ke-13 Piala FA bagi the Gunner.

Dalam kemanangan pada final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Minggu (28/5/2017) dini hari WIB itu, tidak lepas dari pincangnya Chelsea setelah pasukan Antonio Conte, harus bermain dengan 10 pemain semenjak Victor Moses diusir wasit Anthony Taylor pada menit 68.

Gelar Piala FA ini menjadi hiburan bagi Fans Arsenal, setelah tim mereka gagal masuk Liga Champions pada musim depan, karena tidak masuk empat besar pada klasemen akhir Liga Primer. Tiket Liga Champions diraih oleh Chelsea sebagai pemuncak, diikuti Tottenham Hotspur, dan Manchester City. Manchester United juga langsung melaju di fase grup,setelah mengantongi tiket dengan menjuarai Piala Eropa. Adapun Liverpool, harus melakuni babak kualifikasi, karena finis di urutan keempat Liga Primer. Arsenal,yang finis diurutan ke-5, akan berlaga di Liga Eropa musim depan.

Gol Sanchez pada Final The Emirates FA Cup antara Arsenal dan Chelsea di Stadion Wembley, Minggu dini hari WIB. [Getty]

 

 

 

 

 

Dengan sukses di Piala FA ini, Arsenal menjadi klub dengan 13 kali juara kompetisi tertua di dunia itu. Pahlawan dalam pertandingan ini adalah Alexis Sanchez dan Aaron Ramsey, yang mencetak kemenangan untuk laga final tersebut. Adapun gol balasan Chelsea dibuat Diego Costa.

Arsenal membuka keunggulan lewat gol kontroversial Sanchez saat laga baru berjalan empat menit. Sebuah sepakan Sanchez berhasil mengecoh penjaga gawang Thibaut Courtois, yang keluar meninggalkan sarangnya.

Para pemain Arsenal sempat memprotes gol tersebut, yang dianulir hakim garis saat dia karena mengangkat bendera tanda offside bagi Aaron Ramsey sebelum gol terjadi. Namun, wasit Anthony Taylor menilai, Sanchez tak melakukan kontak dengan bola, sehingga putusan offside dianulir dan gol tetap disahkan.

Peluang lain yang dibuat Arsenal gagal dikonversi menjadi gol. Misalnya, tendangan lambung Sanchez yang sudah melewati kepala Courtois, sukses disapu di garis gawang oleh Gary Cahill pada menit 16. Demikian pula sundulan Danny Welbeck yang menyambut sepak pojok Mesut Oezil, masih membentur mistar gawang.

Tertinggal satu gol, Antonio Conte memasukkan Cesc Fabregas pada menit 61 untuk menggantikan Nemanja Matic. Sayangnya, tujuh menit berselang, Moses malah menerima kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan. Sekalipun pincang, dengan memasukkan Willian yang menggantikan Pedro Rodriguez pada menit 72, the Blues berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelag gol Diego Costa yang sukses menyambut umpan silang dari Willian pada menit 76.

 

Diego Costa merayakan golnya bersama rekan-rekannya saat Chelsea menghadapi Final FA Cup Final melawan Arsenal di Stadion Wembley. (Photo by Ian Walton/Getty Images)

Sayang, tiga menit berselang Arsenal menggandakan keunggulan melalui servis Olivier Giroud yang baru masuk pada menit 78 menggantikan Welbeck, lewat umpan tarik yang disambut Ramsey untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Pada menit ke 87, Oezil hampir saja mencatatkan namanya di papan skor, namun tendangannya belum tepat karena bola membentur tiang gawang.

Susunan pemain kedua tim seturut laman resmi FA:

Arsenal (4-2-3-1): David Ospina (PG); Hector Bellerin, Per Mertesacker, Rob Holing, Nacho Monreal; Aaron Ramsey, Granit Xhaka; Alex Oxlade-Chamberlain (Francis Coquelin), Mesut Oezil, Alexis Sanchez (Mohamed Elneny); Danny Welbeck (Olivier Giroud).
Pelatih: Arsene Wenger.

Chelsea (3-4-3): Thibaut Courtois (PG); Cesar Azpilicueta, Gary Cahill, David Luiz; Victor Moses, N’Golo Kante, Nemanja Matic (Cesc Fabregas), Marcos Alonso; Pedro Rodriguez (Willian), Diego Costa (Michy Batshuayi), Eden Hazard.
Pelatih: Antonio Conte.

Ups…, Mengapa Headphone Beats Meledak?

MASALAH keamanan konsumen saat menggunakan produk  Apple, perusahaan yang didirikan Stave Jobs itu sangat memperhatikan. Boleh jadi jawaban Apple berkaitan dengan keluhan  seorang konsumen wanita yang ditimpa sial, karena  smartphonenya meledak dan melukainya,  sangat mengecewakan.

Kecelakaan akibat telepon seluler meledak atau terbakar, sejatinya bukan kali pertama di alamani pengguna telepon seluler di jagat ini. Produk Samsung, misalnya pernah meledak dan terbakar hingga melukai penggunanya. Kecelakaan konsumen saat  menggunakan  produk teknologi terkini itu, juga menimpa seorang pengguna headphone Beats. Kasusnya terjadi  saat perempuan yang dirahasiakan identitasnya tersebut menumpang pesawat dari  Beijing – China ke Melbourne – Australia. Akibat insiden tersebut, telinga dan sebagian wajahnya terluka.

Wanita yang terkena ledakan headphone saat mendengarkan musik. [Photo: Australian Transport Safety Bureau]
Untuk menghilangkan kejenuhan dalam penerbangan yang jukup panjang, ia pun menyetel musik di HP dan mendengarkannya dengan headphone. Rasa lelah pun membuatnya kantuk dantertidur. Tiba-tiba terdengar  ledakan dari arah wanita tadi. Rupanya, suara itu bersumber dari  headphone  wanita tersebut,  yang meledak dan terbakar. Secara reflek pun wanita membuang headphonenya yang terbakar. Pramugari lantas memadamkan api dengan menyiram air.

Menurut saksi mata, ledakannya cukup keras. Wanita yang malang tersebut mengalami luka di telinga dan sebagian wajahnya.  Australian Transport Safety Bureau melukiskan, wanita tersebut sangat shock  atas kejadian  itu.

“Ketika saya tiduran  (kemudian tertidur) sambil mendengarkan musik dengan headphone,  tiba-tida  wajah  saya merasa terbakar,” kata  wanita  itu tersebut  seperti dikutip media lokal di Australia. Setelah kejadian itu, wanita tersebut menurut Australian Associated Press (AAP), menyampaikan ihwal insiden itu kepada perwakilan Apple seraya meminta pertanggungjawaban.

Aduan itu disampaikan ke Apple, karena perusahaan yang didirikan oleh Stave Jobs tersebut menjadi pemilik saham Beats Electronics, setelah mengakuisisinya pada Mei 2014  senilai USD$  3 miliar  (kira-kira Rp 34,8 triliun). Beats Electronics terkenal diantaranya dengan produk headphone Beats, yang menyasar pasar kelas atas. Wajarlah, atas insiden  headphone Beats yang meledak itu, penggunanya  mengajukan keluhan ke Apple.

Tapi apa kata Apple? Menurut sumber-sumber, headphone yang dipakai wanita tersebut menggunakan baterai  AAA. Konon, Apple hingga kini masih melakukan penyelidikan menyeluruh terkait dengan insiden tersebut. Pihak Apple pun tengah melakukan  kordinasi dengan pengacara wanita tersebut.

Hanya saja, kesannya Apple menyalahkan penggunaan baterai pihak ketiga, yang menuding menjadi penyebab insiden itu. Apple memang tidak memproduksi sendiri headphone Beats yang didukung oleh baterai AAA. Dengan demikian, jika headphone Beats yang dimaksud memang dibuat oleh Beats,  maka  ada kemungkinan headphone  itu merupakan generasi lawas. Sejauh ini Apple secara resmi belum bersedia untuk menanggapi permintaan media untuk  berkomentar terkait  peristiwa  tersebut.

Zidane: Ini yang tersulit dan juga terindah

SELURUH keluarga besar Real Madrid, mulai dari pelatih, menajemen dan pemain serta para pendukung mereka, Senin dinihari waktu Indonesia tadi larut dalam kegembiraan, setelah Los Blancos merebut trofi juara La Liga musim kompetisi 2017 usai menundukkan Malaga 2-0 di Stadion Rosaleda.

Manajer tim Real Madrid, Zinedine Zidane, mengungkapkan sangat senang bisa memenangi gelar La Liga, setelah berjuang selama 38 pekan pertandingan untuk mengumpulkan poin demi poin.

“Tigapuluh delapan pertandingan dan ini akhir dari semuanya, ini yang tersulit dan juga terindah. Liga Spanyol adalah yang terbaik menurut saya dan rasanya luar biasa untuk memenangkannya permainan ini. Saya sangat senang,” kata Zidane seperti dikutip Marca.

“Seperti biasa dalam satu musim, kami telah bekerja dan berjuang sampai akhir, dan dengan skuat yang kami miliki, kami harus memikirkan untuk bekerja. Ini adalah musim yang sulit dimana kami harus bekerja keras, tapi setelah 38 pertandingan kami di atas,” katanya.

Merayakan raihan trofi.

 

 

 

 

 

 

Sang kapten tim, Sergio Ramos melukiskan keberhasilan tim Ibukota itu memboyong gelar juara La Liga untuk ke-33 kalinya adalah buah dari konsistensi yang diterapkan dalam permainan.

“Rasanya sangat bagus…ini adalah hadiah atas konsistensi, untuk melewati sepanjang tahun tanpa kekalahan, tim ini pantas memenangkan La Liga,” kata Ramos usai pertandingan.

“Konsistensi adalah kunci dan dalam memainkan setiap pertandingan bersikaplah seolah itu pertandingan terakhir, dengan konsentrasi dan intensitas, kami mempertahankan ketenangan saat kami membutuhkannya, kami meraih poin, ini sangat pantas meski harus ditentukan hingga (laga) terakhir,” jelas Ramos.