‘Sayap Sayap Patah’ – Berlatar Belakang Peristiwa Berdarah di Mako Brimob

JAYAKARTA NEWS – Ingat Rudi Soedjarwo, ingat AADC (Ada Apa Dengan Cinta). Ya, film drama remaja yang disutradarai Rudi Soedjarwo tersebut menjadi box office yang juga menjadi film pertama Nicholas Saputra.

Kini, setelah sekian lama karena pandemi, Rudi Soedjarwo kembali mengajak Nicholas Saputra dalam film ‘Sayap Sayap Patah’ (SSP). Sebuah drama nyata yang kebetulan berlatar belakang peristiwa berdarah di Mako Brimob, Kelapa Dua  Depok.

Judul yang mirip sebuah puisi karya Kahlil Gibran ini memang bermakna sangat dalam. “Ini sebuah harapan bahwa semua masalah besar bangsa ini dapat diatasi. Kita bisa survive dari ancaman terorisme dan radikalisme,” ujar Rudi Soedjarwo kepada penulis, Jumat (12/8).

Dengan pendekatan drama romantis,  kisah fiksi ini mengisahkan keharmonisan suami isteri Aji dan Nani. Namun, kebahagiaan mereka harus berantakan saat Aji yang anggota Densus 88 pergi bertugas dan gugur ketika Nani meregang nyawa melahirkan anak pertamanya di Rumah Sakit Bersalin.  

“Tanggal 8 Mei tahun 2018 terjadi peristiwa mengenaskan di Rutan Mako Brimob. 150 narapidana teroris menjebol sel tahanan dan menyandera petugas yang sedang berjaga. Penyanderaan berlangsung selama lebih dari 30 jam yang mengakibatkan 5 anggota  Densus gugur  termasuk Aji,” beber Denny Siregar selaku executive produser dari Denny Siregar Productions yang bekerjasama dengan Maxima Pictures. “Syuting film berjalan 28 hari dan durasi hampir 2 jam, SSP diakurasi LSF untuk 13 tahun ke atas,” papar produser Yoen K.

Dengan skenario yang kuat dan bernas yang ditulis Monty Tiwa, Eric Tiwa dan Alim Sudio, SSP dimeriahkan sederet bintang ternama yaitu Nicholas Saputra, Ariel Tatum, Iwa K, Nugie Nugroho, Aryo Wahab, Poppy Sovia, Edward Akbar, Khiva Iskak, Dewi Irawan, Revaldo, Gibran Martin dan Aden Bajaj serta segerobak anggota Densus 88 yang sangat cekatan dan gesit menembak teroris. Seni peran Nicholas Saputra, Iwa K dan Nugie Nugroho tidak mengecewakan, terutama Iwa K si biduan rap kali ini didapuk menjadi sosok antagonis. (pik)

Oscar Lawalata Gelar ‘Aku dan Kain’

JAYAKARTA NEWS – Kain Wastra (tradisional) Nusantara di tangan perancang Oscar Lawalata menjadi elok dan megah. Selama perjalanan karirnya mencari wastra yang tersembunyi, akhirnya membuahkan hasil.

Kain-kain tradisional Nusantara yang dipamerkan (foto:Herry)

Hal tersebut ditunjukkan dalam bentuk festival ‘Aku dan Kain’ yang dihelat di Museum Nasional Jakarta, 10 Agustus sampai 10 September 2022. “Festival Aku dan Kain sebuah movement yang merayakan keanekaragaman budaya guna membangun rasa nasionalisme serta mengangkat keindahan nilai pluralisme,” cetus Oscar Lawalata kepada penulis.

“Kekayaan kain tradisional Indonrsia dan keragamannya perlu dilestarikan oleh generasi penerus ” tutur Oscar Lawalata yang kini dikenal sebagai Asha Darra. Oscar Lawalata menguraikan pengalamannya menyintai wastra karena lahir dari filosofi keindahan kain tenun Nusantara yang dituangkan dalam pendekatan fashion dan gaya hidup dirinya. “Filosofi ini yang menjadi akar dari Aku dan Kain; The Age of Diversity,” urai Oscar Lawalata lagi.

Kain-kain tradisional Nusantara yang dipamerkan (foto:Herry)

Bayangkan, proses tenun yang melambangkan persatuan ini dituangkan dalam kolaborasi fotografi Aku dan Kain. Kolaborasi ini mengajak 100 tokoh yang berpengaruh di era modern yang disuguhkan dalam instalasi fotografi digital yang didukung oleh Epson Indonesia.

Selain fotografi, acara ini juga mengangkat betbagai kegiatan di bidang seni dan budaya: pameran kain tua seperti kulit kayu  songket, batik sulam dan aplikasi manik dan pameran instalasi Menara Tenun Nusantara, serta worshop dan talkshow.

“Kain-kain tradisional Nusantara dari masa lalu sengaja saya tampilkan lagi di masa kini untuk masa mendatang,” tutup Oscar Lawalata yang pernah menggaet penghargaan internasional seperti dari IYCE (International Young Creative Entrepreneur) oleh British Council, London dan Indonesia’s Cultural Ambassador di Paris, Monaco, Milan, Tokyo, New York, Washington, Chili dll. (pik)

Lebih Mudah dan Hemat Nonton Konser Dream Theater Bersama bank bjb

BANDUNG, JAYAKARTA NEWS— bank bjb berkolaborasi bersama Rajawali Indonesia Promotor berhasil memanjakan pecinta musik metal yang menonton konser Dream Theater “Top of The World Tour” yang berlangsung pada 10 Agustus 2022 di Stadion Manahan, Surakarta.

Nasabah bank bjb mendapat banyak kemudahan mulai dari mendapatkan tiket, potongan belanja dan berbagai kemudahan lainnya di venue dengan menggunakan DIGI atau DigiCash by bank bjb.

Grup band asal Amerika Serikat itu tampil selama dua jam dan menghibur telinga sekitar 10 ribu penonton penikmat music metal.

Salah satu followers media sosial (Instagram) bank bjb yang beruntung mendapatkan tiket gratis nonton konser melalui aktivasi media sosial adalah Abdurrachman Rifqi (23). Pria asal Jawa Tengah ini berhasil menjadi pemenang kuis menebak 3 judul lagu Dream Theater di instagram bank bjb.

Ayu yang telah menjadi nasabah bank bjb selama 5 tahun ini juga mendapat banyak promo menguntungkan karena menggunakan DIGI dan DigiCash by bank bjb.

“Senang banget dapat tiket gratis konser Dream Theater dari bank bjb. Apalagi dapat juga promo diskon belanja karena saya merupakan pengguna DIGI dan DigiCash,” ujar Alfian.

Hal senada juga diungkapkan Bagus Wirama (26). Pria asal Surakarta yang juga beruntung mendapatkan tiket gratis konser band metal favoritnya sejak lama.

Pria asal Surakarta ini juga mengaku dimudahkan dengan fasilitas charging station yang disediakan bank bjb selama 60 menit hanya dengan donasi minimal Rp3.373 di QRIS bank bjb untuk Lembaga Yayasan Yatim Mandiri.

“Engga nyangka dapet tiket gratis konser Dream Theater dengan cara mudah. Kita juga bisa berdonasi secara digital tanpa repot. Terima kasih bank bjb,” kata Rama.

Corporate Secretary bank bjb Widi Hartoto mengatakan nasabah bank bjb menyambut positif dan sangat antusias terhadap program promo tiket konser Dream Theater yang berlangsung sejak 28 Juli hingga 9 Agustus 2022.

“bank bjb menyiapkan banyak tiket konser Dream Theater untuk memanjakan nasabah khususnya pecinta musik metal,” ujar Widi.

Nasabah mendapatkan tiket konser Dream Theater sangat mudah. Nasabah existing maupun baru yang membuka bjb Tandamata Berjangka/SiMuda.

Selain itu, bank bjb juga menyediakan tiket serupa untuk nasabah baru bank bjb yang membuka tabungan bjb Tandamata.

Penonton konser Dream Theater juga dimanjakan dan dimudahkan dengan program promo DIGI dan DigiCash, by bank bjb mulai dari Top Up saldo Rp10 ribu untuk 360 orang pertama yang download dan aktivasi DigiCash selama konser berlangsung.

Terdapat juga promo tenant dengan diskon 50% (maksimal potongan Rp25 ribu) dengan minimal transaksi Rp50 ribu menggunakan DIGI dan DigiCash di QRIS bank bjb.

“bank bjb senantiasa memanjakan nasabah melalui beragam promo menarik dan menguntungkan agar nasabah bank bjb bisa hemat dan mudah saat menonton konser musik,” kata Widi.

Dalam konser ini turut hadir Wali Kota Surakarta Gibran Rakabuming Raka selaku tuan rumah penyelenggara. Gibran juga menyampaikan “terima kasih kepada pihak-pihak yang telah mendukung terseleggaranya acara ini dengan baik, salah satunya bank bjb. Semoga melalui event ini diharapkan dapat mengakselerasi pemulihan ekonomi di tengah-tengah pandemi” ujarnya disela-sela konser berlangsung saat berkunjung ke booth bank bjb.***/pr

SIPA Festival 2022 Akhirnya Digelar Secara Offline, Ini Jadwalnya

SOLO, JAYAKARTA NEWS— Memasuki tahun ke-14, SIPA 2022 mengusung tema “Arts as The Spirit of Life” yang mengandung makna bahwa kedudukan dan peran seni adalah penjaga dan penyelaras kehidupan. Seni adalah penggerak dari semangat mewujudkan harapan. Ketika kehidupan harus berubah maka seni harus menjadi penggerak perubahan kehidupan. Panggung SIPA 2022 adalah wujud dari semangat seni sebagai spirit perubahan kehidupan. Sebab yang abadi dalam kehidupan sesungguhnya adalah perubahan.

SIPA 2022 akan digelar selama tiga hari pada tanggal 8, 9, dan 10 September 2022, acara ini dapat disaksikan secara gratis di Benteng Vastenburg atau melalui Youtube channel SIPA FESTIVAL mulai pukul 19.00 hingga 22.00 WIB. SIPA diharapkan dapat menjadi sarana pelestarian seni pertunjukan agar masyarakat dapat selalu mengingat keberadaan seni sebagai salah satu produk asli Indonesia.

Selaras dengan tema Solo International Performing Arts (SIPA) 2022 “Arts as The Spirit of Life”, dipilihlah Rianto yang juga menjadi simbol dari seniman kontemporer yang selalu melahirkan karya yang menjadi penggerak perubahan kehidupan. Rianto menjadi salah satu seniman yang sudah go international mementaskan tariannya di berbagai belahan dunia. Salah satu yang luar biasa ialah ketika menjadi salah satu penari Indonesia yang tampil pada malam inagurasi pengukuhan Presiden Amerika Barack Obama di Capital Hill pada tahun 2009. 

Peran yang diambil ini, akan mengarahkan para remaja dan anak-anak untuk menjadi generasi muda yang teredukasi seni melalui sebuah pertunjukan. SIPA selalu berkomitmen untuk terus menyuguhkan acara seni yang menarik dan berkualitas. Maka dari itu popularitas Rianto pada pelestarian seni tradisi yang turut membawanya ke dalam seni industri tentu sejalan dengan semangat SIPA. Sosok Rianto dianggap layak untuk diangkat sebagai maskot dan diberikan penghormatan melalui panggung festival dunia.

Penari kelahiran 8 September 1981, Rianto atau yang akrab disapa Rian merupakan seniman tari dan koreografer yang telah memiliki banyak apresiasi serta penghargaan salah satunya adalah juara pertama Festival Tari serta Koreografi Tradisi Yogyakarta (2001). Saat ini, Rianto memutuskan untuk tinggal di Jepang dan mendirikan sanggar tari pada tahun 2016 yang diberi nama Dewandaru Dance Company (DDC) di Tokyo. Untuk memperkenalkan seni tari lebih dalam di festival dunia, Rianto berkenan untuk kembali ke Indonesia dan menjadi maskot SIPA Festival 2022 dengan harapan dapat membawa seni tradisi yang selama ini beliau pegang di dunia global.

SIPA juga memberikan ruang bagi seniman dan presenter (festival director, event organizer, kurator, dan teater dari berbagai negara) yang diundang untuk mempresentasikan terkait acara mereka dalam acara SIPA Mart. Para seniman dapat terlibat di dalamnya sebagai penampil. Sehingga melalui SIPA Mart diharapkan terjalin hubungan kerja sama diantara presenter dan seniman di kemudian hari. 

Festival Musik Rumah 5 – Kehangatan dan Kekeluargaan  

JAYAKARTA NEWS – Setelah pandemi terkendali, kita berkumpul kembali dalam satu rumah. Kita rayakan dan menyuguhkan pengalaman khas dalam sajian Festival Musik Rumah (FMR) ke 5 tanggal 19, 20 dan 21 Agustus 2022.

Petrus Briyanto Adi alias Adoy (foto Eko)

“Yuk kita rayakan Kebhinekaan dan keintiman bersama secara partisipatoris berupa konser-konser musik di banyak rumah zona waktu, bahkan negara,” kata Petrus  Briyanto Adi alias Adoy selaku penggagas dan pengarah FMR sejak 2018. Mengusung tema Sederhana dan dimeriahkan 33 penampil di rumah-rumah di Indonesia, juga acara unik ini dihelat di Malaysia, Kamboja dan Jerman. ” papar Adoy.

Dengan fitur utamanya kehangatan, kekeluargaan, apresiatif dan responsif, menyaksikan konser musik ini seperti laiknya kita betah di suatu rumah. “Kita bisa belajar lagi semangat gotong royong. Ibaratnya kita datang bertamu dan berkumpul lagi bersama keluarga, dan publik pun bisa menikmati,” urai Adoy lagi.

Tempat atau rumah-rumah mana yang bisa menyuguhkan beragam genre musik ini? “Komunitas, wisma layanan publik, panti jompo, rumah sakit/rumah sehat, panti asuhan, lembaga masyarakat dan tempat kumpul orang,” jawab Adoy yang menambahkan, acara ini bersifat gratis dan semua penampil enggak diberi honor. Setiap penampil boleh melantunkan lagu daerah, lagu nasional dan karya original mereka. (pik)

KolaborACI Musisi Lintas Masa RI – Malaysia

JAYAKARTA NEWS – Masa pandemi meluluhlantakkan ekonomi musisi dua negara, Indonesia dan Malaysia. Sampai ada yang jual alat-alat musiknya. Yang tragis, musisi tradisional alih profesi: menjual pisang goreng dan jualan bakso. Yang penting halal. “Beberapa musisi dan pengusaha dari Indonesia kemudian bertemu dengan rekan-rekan serumpun dari negara jiran, Malaysia,” kata Jerry Hendrik kepada penulis di Hard Rock Cafe Jakarta, Jumat (5/8)

Dari ngrobrol ngalor ngidul, tercetuslah gagasan menghelat konser musik ‘KolaborACI’ di Gedung Smesco, Jakarta, 23 September 2022 mendatang. Ihwal ditulis KolaborACI dan bukan Kolaborasi, ini untuk gaya-gayaan saja.

“Kebetulan, yang memfasilitasi pergelaran ini adalah ACI Gold, sebuah merek dagang yang bergerak di bidang usaha investasi kripto Bitcoin. “Dari bisnis ke musik panggung. Kami rindu musik. Dan ini adalah konser musik rock yang spektakuler dengan menampilkan grup-grup musik papan atas lintas masa,” tutur Elly G, musikus asal Malaysia.

John Barhaend (foto:Ipik)

Adapun band yang bakal unjuk diri adalah: BIP (Bongky Indra Pay plus vokalis Ipang), Pindad Rock Star (PRS) yaitu Heydi Ibrahim (Power Slave), Ovy Rif, Herman Husin eks Jamrud, Gan Gan Sahara dan Ahmad Sebastian.

Satu–satunya grup cewek adalah Voice of Baceprot (VOB), trio musisi cewek metal berjilbab asal Garut, Erik and The Gotun yang terdiri atas Erik Nazirwan, Iwan Xaverius, Jever Boyck, Belli Argo, Frank, John Barhaend dari Malaysia, Cliff Umar dari Malaysia (juara Gegar Vaganza musim ketujuh  Yumna.

“Kita masih membuka kesempatan bagi musisi band Indonesia dan Malaysia. Karena setelah Jakarta, kita merencanakan konser di Medan dan Kualalumpur, Malaysia,” sergap Jerry Hendrik lagi. Sedangkan Elly G mencanangkan kini saatnya musik rock Melayu bangkit.

Cliff Umar, juara Gegar Vaganza dari Malaysia (foto Ipik)

“Malaysia dulu kala mencuatkan Amy Search. Dan Indonesia punya Ahmad Albar dari God Bless, kemudian Slank, lalu ada BIP, PAS Band dan masih seabreg lagi,” urai Elly G. Nantinya di event yang fenomenal ini, band dari Indonesia dan band dari Malaysia bisa bersepanggung dan berkolaborasi bareng.

Kali ini, ACI Gold membuka jalan bagi dunia musik panggung di Indonesia serta menjadi destinasi hiburan musik yang selalu dinanti oleh music maniac Indonesia hampir dua tahun gegara terjangan pandemi. “Kami enggak mencari cuan, tapi apresiasi terhadap musik Indonesia,” tegas Jerry Hendrik. (pik)

‘A Boarding School’ (Pesantren) – Hapus Stigma Negatif

JAYAKARTA NEWS – Pendidikan pesantren (diInggriskan menjadi A Boarding School) di Indonesia belakangan mendapat cap buruk. Ada yang mengatakan tempat kolot dan jauh dari peradaban. Yang lain berpendapat tempat terorisme dan radikalisme diajarkan.

“Berangkat dari keresahan itulah, saya membuat film dokumenter ini. Stigma negatif itu enggak benar semua. Kehidupan pesantren baik-baik saja. Para santri diajarkan seni musik tradisi, cinta lingkungan dan pertanian,” kata sineas Shalahuddin Siregar selaku sutradara dan produser kepada penulis baru-baru ini.

Selama riset dan survey yang dijalankan serius,  terpilih pesantren Kebon Jambu di Cirebon. Di pesantren ini, sebanyak 2000 santri dan santriwati enggak hanya belajar mengaji, melainkan juga bersikap toleransi dan menghormati orang tua, cinta tanah air dan simbol negara.

Proyek film ini dimulai tahun 2015 tapi karena kesulitan dana, mandeg. Baru tahun 2019 setelah mendapat dukungan kuat dari beberapa lembaga (Kedubes Denmark di Jakarta, Talents Tokyo, Steps International, in – Docs, NHK dan Al Jazeera), pembuatan film Pesantren bisa digarap lagi.

Insan film dan tokoh politik hadir menonton ( foto Ipik )

Bahkan, film ini diedit selama 5 minggu di tangan editor di Berlin, Stephan Krumbiegel. Penayangan film pun mengalami pemunduran akibat masih maraknya pandemi. Seharusnya direncanakan tayang Ramadan tahun ini, gagal lagi.

“Alhamdullilah, Pesantren mendapat tanggal 4 Agustus 2022 di 30 layar bioskop di Indonesia. Selain itu, kita juga sedang menyusun jadwal pemutaran di kampus-kampus, sekolah, komunitas film dan ruang alternatif,” urai produser Lola Amaria.

Satu hal rekam jejak Pesantren telah terpilih dalam festival film Internasional dokumenter di Amsterdam tahun 2019. Pesantren masuk dalam program Luminous yang bergengsi dan mampu menenggelamkan penonton dalam pengalaman sinematik yang digerakjan oleh tokoh, cerita dan pembuat filmnya. (pik)

Pengabdi Setan 2 –  Kepustakaan Karakter dan Kekayaan Sinematik  

JAYAKARTA NEWS – Jakarta, 1984. Beberapa tahun setelah berhasil menyelamatkan diri dari kejadian mengerikan yang membuat kehilangan ibu dan si bungsu Ian, Rini dan adik-adiknya (Toni, Bondi) serta Bapak tinggal di rumah susun (rusun) bekas TPU.

Mereka percaya tinggal di rusun aman, karena ada banyak orang jika terjadi sesuatu. Namun, mereka segera sadar bahwa hidup bersama banyak orang mungkin juga sangat berbahaya.

Terlebih lagi, jika mereka enggak segera mrngenali siapa saja yang jadi tetangga. Pada sebuah malam penuh teror, saat hujan deras melanda Jakarta pas listrik padam dan petir terus bersahutan, Rini dan keluarganya harus kembali menyelamatkan diri.

Ditambah suasana horor nan mencekam menghantui mereka. Pocong-pocong berdatangan entah dari mana dan arwah Ibu terus menebar teror. Kali ini, mingkin sudah terlambat untuk lari.

Joko Anwar, sutradara, mengatakan bshwa ia ingin memberikan pengalaman sinematik yang akan menjadi benchmark baru untuk film horor Indonesia. “Kepustakaan karakter dan cerita horor adalah kekuatan Indonesia. Harus diperlakukan secara terhormat,” kata Jokan, panggilan akrab Joko Anwar.

Ada hantu pocong, kuntilanak, sundel bolong, wewe gombel dan hampir lima puluhan jenis setan karakter dan imajinasi khas Indonesia ada di sini dan enggak ada di dunia Barat. “Kali ini, kami juga membuat film horor yang seram sekaligus menghibur. Lewat film ‘Pengabdi Setan 2: Communion”.  Harus menghibur. Hidup kita sudah lama susah,” beber Jokan.

Kenapa senang membuat film horor ? “Saya bangga membuat orang menjerit dan ketakutan. Dan itu susah lho. Dan seperti saya bilang tadi, hidup kita sudah lama susah dan dilanda krisis. Jadi  saya bisa menghibur orang,” sergap Jokan serius. Harus diakui, teknis dan estetika, bagus.

Produser Gope Samtani (kiri) dan sutradara Joko Anwar (nomor 2 dari kanan). Foto Ipik

Syuting hampir terus dilakukan didalam kegelapan dan malam hari dan ini pencapaian baru bagi Jokan setelah sukses membuat film ‘Pengabdi Setan’ (menggaet raihan 4.206.103 penonton) yang menggondol 7 piala Citra 2017 dan ‘Perempuan Tanah Jahanam’.

Pengabdi Setan 2  menggabungkan para bintang dari film sebelumnya yaitu Tara Basro, Endy Arfian, Bront Palarae, Nasar Anuz bersama campuran pemain muda dan senior seperti Ratu Felisha, Jourdy Pranata, Egi Fedly, Muzakki Ramdhan, Ayu Laksmi, Kiki Narendra, Fatih Unru, Iqbal Sulaiman  Nafiza Fatia Rani dan masih segerobak bintang lagi.

Produksi Rapi Films bekerja sama dengan Come and See Pictures, Sky Media, Brown Entertainment dan Legacy Pictures yang akan tayang 4 Agustus 2022 diseluruh Indonesia ini juga film Indonesia pertama yang menggunakan teknologi IMAX (hanya 9 bioskop di Indonesia menggunakan IMAX).

Untuk penayangan reguler, tiket pre-sale ‘Pengabdi Setan 2 : Communion’ di beberapa kita seperti Jakarta, Bandung, Medan, Tasikmalaya, Makassar, Denpasar, Malang, Surabaya hingga Garut, Padang, hingga Semarang dan banyak lagi, kursi bioskop mulai memerah atau tiket terjual banyak.

Ini terbukti film Indonesia menjadi magnet bagi masyarakatnya. Bahkan, film ‘Pengabdi Setan” berhari-hari box office di bioskop di negara jiran seperti Malaysia, Singapura, Brunei Darussalam serta negara Asia lain. Bisakah ‘Pengabdi Setan 2: Communion’  menyamai atau bahkan melebihi raihan penonton ‘KKN di Desa Penari’? (pik)

Noktah Merah Perkawinan –  Rusak karena Orang Ketiga

JAYAKARTA NEWS – Ingat sinetron ‘Noktah Merah Perkawinan’ (NMP)? Sinetron yang tayang di Indosiar sebanyak 77 episode ini termasuk laris dan disukai penggemar selama 26 tahun (1996-1998) dan dibintangi Ayu Azhari, Cok Simbara, Berliana Febrianti dan Teddy Syach.

Kini, NMP produksi Rapi Films ini diangkat kembali ke film dan disutradarai Sabrina Rochelle. Skenario ditulis Titien Wattimena dan dimeriahkan sederet bintang top, yaitu Oka Antara, Marsha Timothy dan Sheila Dara.

Inti cerita remake NMP ini masih sama yaitu tentang rusaknya pernikahan karena orang ketiga. “Secara luas, pada dasarnya ini tentang value ketika kita membangun hubungan dengan orang lain. Jadi film ini masih bisa memberikan sesuatu yang fresh dan berkesan bagi penikmat yang lama maupun generasi penonton yang baru,” ujar Sabrina Rochelle.

Guna memberikan sentuhan yang berbeda dari sebelumnya, Sabrina menyampaikan proses drvelopment bersama penulis skenario, Titien Wattimena. “Hal ini mencakup karakterisasi dan permasalahan yang dibungkus dengan unsur-unsur kreatif baru. Sudut pandang yang menggerakkan cerita juga diambil utamanya dari dua orang karakter utama wanitanya, Ambar dan Yulinar. Jadi, dari dalam dan luar pernikahan itu sendiri,” jelas Sabrina.

Dengan kata lain: NMP menjadi film drama yang realistis dan dekat dengan kehidupan jaman sekarang. Produser Rapi Films, Gope Samtani sebagai kreator NMP memaparkan sekarang dirasa waktu yang tepat untuk memberikan nafas baru ke cerita yang sudah familiar ini. Sunil Samtani selaku produser sependapat. “Siapa saja bisa menikmati sinetron ini. Karena tipe ceritanya everlasting,” pungkas Sunil  Samtani. (pik)

Padi Gelar Konser Perak

JAYAKARTA NEWS – Dalam pernikahan, usia 25 tahun (kawin perak) dan 50 tahun (kawin emas) itu penting. Band pop rock Padi Reborn, memasuki usia ke 25 tahun akan menggelar konser tunggal perayaan seperempat abad berkarya di industri musik Indonesia.

Bertajuk ‘Konser perak 25 tahun Padi Reborn’, akan dihelat 20 Agustus 2022 di Tennis Indoor Senayan, Jakarta. Triadi Noor, promotor dari Boart Indonesia mengemukakan, sederet hits Padi Reborn selama lebih dari dua dekade bakal disuguhkan selama dua jam untuk  Sobat Padi (fans setia Padi). 

“Selain lagu-lagu populer yang jadi hits, kami juga akan menampilkan beberapa nomor yang belum pernah kami bawakan di konser-konser sebelumnya. Kami berharap ini akan jadi gimmick untuk Sobat Padi,” terang Fadly, vokalis Padi.

Untuk urusan repertoar, nomor-nomor dari debut album ‘Lain Dunia’ (1999) hingga album terakhir ‘Indera Keenam’ (2019) akan disenandungkan penuh harmoni dan aransemen yang fresh.

Sentuhan orkestra dengan konduktor Denny Chasmala akan memperkaya di beberapa tembang Padi. Piyu, gitaris Padi mengakui karir bermusik bersama selama 25 tahun merupakan pencapaian yang sangat tak ternilai bagi Padi Reborn.

Meski pandemi terus mengamuk selama dua tahun dan band baru banyak bermunculan, Padi Reborn tetap eksis. “Konser perak Padi akan jadi wujud ungkapan syukur dan apresiasi kami kepada Sobat Padi,” imbuh Piyu.

Terbentuk tahun 1997 di Surabaya oleh lima mahasiswa Universitas Airlangga. Semula bernama ‘Soda’ kemudian diganti jadi Padi. “Nama Padi bersifat membumi. Yaitu semakin berisi semakin merunduk, juga berfungsi melambangkan kesejahteraan,” ungkap Piyu.

Sampai kini, personel Padi tetap digawangi lima musisi muda, yaitu  Ari (gitar),  Fadly (vokal), Piyu (gitar), Rindra (bas) dan Yoyo (drum). Paska hiatus (break, istirahat) 7 tahun lamanya, Padi kembali dengan spirit baru bertransformasi menjadi Padi Reborn. (pik)