JAYAKARTA NEWS – Kementerian Hukum (Kemenkum) menyebut 95 persen pengadauan masyarakat melalui program PASTI Ada Solusi setiap Jumat berhasil diselesaikan. Sisanya masih dalam proses karena terkait lintas kementerian/lembaga.
“Ada sekitar lima persen saja dari beberapa ratus yang masuk yang masih membutuhkan jawaban, khususnya apabila berkaitan dengan keputusan dari lembaga lain seperti Kepolisian, BIN atau Ditjen Pajak,” ungkap Sekretaris Jenderal (Sekjen) Kemenkum Nico Afinta, Jumat (16/10/2026).
Nico mengatakan, pengaduan masyarakat baik langsung maupun secara online juga telah ditindaklanjuti kepada isntansi terkait.
“Setiap laporan yang masuk dari episode pertama sampai dengan sekarang seluruhnya ditindaklanjuti,” ujar Nico.
Nico menjelaskan, program PASTI Ada Solusi yang digagas langsung Menteri Hukum Supratman Andi Agtas ini hadir untuk memberikan pelayanan serta jawaban langsung atas keluhan masyarakat.
Pada PASTI Ada Solusi eepisode ke-21, aduan yang diterima kebanyakan menyangkut status kewarganegaraan ganda anak hasil perkawinan campuran dan kendala sengketa pertahanan di perkebunan sawit di Riau dan juga sengketa tanah melibatkan PT Angkasa Pura dan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta.
Dalam pengaduan tersebut, kata Nico, pihaknya melakukan koodrinasi dengan Badan Pembina Hukum Nasional (BPHN) dan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) serta lembaga bantuan hukum di bawah Kemenkum di seluruh Indonesia.
“Tim kami langsung bekerja untuk menerima dan mengecek data-data terkait persoalan tanah tersebut,” jelas Nico.
Nico menambahkan, sebagai langkah memperkuat efektivitas penanganan aduan dan pemangkasan birokrasi layanan, Kemenkum bersiap merilis Super App PASTI yang ditargetkan dapat diunduh oleh publik pada November mendatang.
Melalui aplikasi tersebut, menurut Nico, masyarakat nantinya cukup mengunduh sistem, memilih jenis layanan, melengkapi dokumen, dan memenuhi kewajiban PNBP untuk mendapatkan hasil pelayanan yang cepat.
“Kemenkum juga menyediakan kolom khusus bagi masyarakat yang ingin memberikan masukan atau bantuan apabila merasa layanan yang diterima belum optimal,” kata Nico.
Program PASTI Ada Solusi merupakan wadah dialog terbuka dan layanan pengaduan masyarakat yang diinisiasi Kemenkum dengan dipandu secara langsung oleh Menteri Hukum, yang berlangsung setiap hari Jumat. (yog)







































