‘Sayap Sayap Patah’ – Berlatar Belakang Peristiwa Berdarah di Mako Brimob

 ‘Sayap Sayap Patah’ – Berlatar Belakang Peristiwa Berdarah di Mako Brimob

Nicholas Saputra didampingi Ariel Tatum dan Denny Siregar ( foto Yoen )

JAYAKARTA NEWS – Ingat Rudi Soedjarwo, ingat AADC (Ada Apa Dengan Cinta). Ya, film drama remaja yang disutradarai Rudi Soedjarwo tersebut menjadi box office yang juga menjadi film pertama Nicholas Saputra.

Kini, setelah sekian lama karena pandemi, Rudi Soedjarwo kembali mengajak Nicholas Saputra dalam film ‘Sayap Sayap Patah’ (SSP). Sebuah drama nyata yang kebetulan berlatar belakang peristiwa berdarah di Mako Brimob, Kelapa Dua  Depok.

Judul yang mirip sebuah puisi karya Kahlil Gibran ini memang bermakna sangat dalam. “Ini sebuah harapan bahwa semua masalah besar bangsa ini dapat diatasi. Kita bisa survive dari ancaman terorisme dan radikalisme,” ujar Rudi Soedjarwo kepada penulis, Jumat (12/8).

Dengan pendekatan drama romantis,  kisah fiksi ini mengisahkan keharmonisan suami isteri Aji dan Nani. Namun, kebahagiaan mereka harus berantakan saat Aji yang anggota Densus 88 pergi bertugas dan gugur ketika Nani meregang nyawa melahirkan anak pertamanya di Rumah Sakit Bersalin.  

“Tanggal 8 Mei tahun 2018 terjadi peristiwa mengenaskan di Rutan Mako Brimob. 150 narapidana teroris menjebol sel tahanan dan menyandera petugas yang sedang berjaga. Penyanderaan berlangsung selama lebih dari 30 jam yang mengakibatkan 5 anggota  Densus gugur  termasuk Aji,” beber Denny Siregar selaku executive produser dari Denny Siregar Productions yang bekerjasama dengan Maxima Pictures. “Syuting film berjalan 28 hari dan durasi hampir 2 jam, SSP diakurasi LSF untuk 13 tahun ke atas,” papar produser Yoen K.

Dengan skenario yang kuat dan bernas yang ditulis Monty Tiwa, Eric Tiwa dan Alim Sudio, SSP dimeriahkan sederet bintang ternama yaitu Nicholas Saputra, Ariel Tatum, Iwa K, Nugie Nugroho, Aryo Wahab, Poppy Sovia, Edward Akbar, Khiva Iskak, Dewi Irawan, Revaldo, Gibran Martin dan Aden Bajaj serta segerobak anggota Densus 88 yang sangat cekatan dan gesit menembak teroris. Seni peran Nicholas Saputra, Iwa K dan Nugie Nugroho tidak mengecewakan, terutama Iwa K si biduan rap kali ini didapuk menjadi sosok antagonis. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.