Bus Pariwisata Asal Semarang Masuk Jurang Gunung Lawu, 7 Orang Tewas

 Bus Pariwisata Asal Semarang Masuk Jurang Gunung Lawu, 7 Orang Tewas

Bus Pariwisata Asal Semarang Masuk Jurang Gunung Lawu/foto: istimewa

MAGETAN, JAYAKARTA NEWS – Hanya 10 menit sebelum masuk obyek wisata Telaga Sarangan, Magetan, Jawa Timur, sebuah bus pariwisata PO Semeru Putra Transindo terjungkal masuk jurang tebing Gunung Lawu, Ahad (4/12/12). Dilaporkan, insiden kecelakaan tunggal ini menewaskan sebanyak 7 orang, termasuk pengemudi bus. Sementara 32 penumpang bus lainnya mengalami luka-luka, termasuk 3 penumpang usia anak-anak.

Bangkai bus bernopol H 1470 AG terkapar rusak berat di dasar jurang sedalam 31 meter, tersangkut pada batang pohon. Sedangkan aneka rupa barang bawaan penumpang yang sedianya hendak bertamasya di Telaga Sarangan, berserakan.

Sejumlah penumpang yang selamat menuturkan, rombongan berjumlah 50 an orang berangkat dari Semarang, Jawa Tengah, dengan tujuan hendak berwisata di areal pegunungan.

Wisatawan domestik itu memilih dua obyek wisata alam pegunungan, yang berada di punggung Gunung Lawu. Keduanya adalah Tawang Mangu yang berada di wilayah Karang Anyar, Jawa Tengah, dan Telaga Sarangan di wilayah Magetan, Jawa Timur.

Sebelum akhirnya celaka di titik sekitar 1 kilometer di atas Telaga Sarangan, tepatnya di Dusun Mojosemi, Kelurahan Sarangan, bus sempat mampir di Tawang Mangu. Sesaat kemudian bus yang dikemudikan Mohamad Barliyan, 52 tahun, warga Kampung Pejaringan, Kemijen, Semarang, itu melanjutkan perjalanan ke Telaga Sarangan sebagaimana tujuan akhir wisata.

“Kami sempat istirahat dua kali. Pertama di rest area Ungaran dan Pom bensin Karang Anyar. Kemudian lanjut ke Tawang Mangu. Saat mau lanjut ke Sarangan, bus celaka,” tutur penumpang.

Menurut sumber di kepolisian setempat, kecelakaan diduga akibat pengemudi bus kurang hati-hati mengemudikan kendaraannya.

“Jadi, pas jalan menurun, harusnya pengemudi belok ke kiri. Namun justru lurus hingga menabrak pagar pembatas dan masuk jurang,” jelas polisi.

Petugas polisi dibantu tenaga PMI, BPBD, relawan dan masyarakat sekitar mengevakuasi para korban kecelakaan.

Para korban tewas dibawa ke kamar jenazah Rumah Sakit Umum dr. Sayidiman, Magetan. Di rumah sakit yang sama para korban luka mendapat perawatan medis.

Guna mengetahui penyebab pasti terjadinya kecelakaan, aparat kepolisian setempat hingga kini masih melakukan penyelidikan.

Beberapa saksi mata yang mengetahui kejadiannya, juga dimintai keterangan polisi. Termasuk para penumpang bus yang selamat. (fin)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.