Menpora Dito Umumkan Indonesia Ikuti 31 Cabor Asian Games 2023 dan 12 Cabor Asian Para Games 2023

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mengumumkan Indonesia akan mengikuti 31 cabang olahraga Asian Games 2023 dan 12 cabang olahraga Asian Para Games 2023. Seluruh atlet dipastikan siap untuk meraih prestasi diajang tersebut. 

“Hari ini resmi dilakukan pengumuman terkait persiapan keberangkatan kontingen Indonesia untuk Asian Games dan Asian Para Games 2023. Indonesia akan mengikuti 31 cabor di Asian Games dan 12 cabor Asian Para Games,” kata Menpora Dito, dikutip dari Rilis Kemenpora, Jumat (1/9/2023).

Menpora Dito menyampaikan total kontingen tim Indonesia di Asian Games adalah 415 atlet dan 161 ofisial. Sedangkan kontingen di Asian Para Games berjumlah 134 atlet, 56 pelatih, dan 62 tenaga pendukung. 

“Jadi untuk target di Asian Games berada di 12 besar (klasemen akhir) dengan 8 sampai 12 emas. Sementara untuk Asian Para Games berada di 10 besar dengan 20 medali emas,” ujar Menpora Dito. 

Menpora Dito bilang seluruh atlet yang berangkat berpotensi untuk meraih medali. Hal ini karena sudah dilakukan review berdasarkan rekam jejak atlet dengan prestasinya dalam dua tahun belakangan. 

“Tim review sudah melakukan review terhadap seluruh atlet berdasarkan data dan rekam jejak yang ada. Oleh karenanya, mohon doa dan dukungan dari seluruh masyarakat Indonesia agar kontingen Indonesia bisa meraih prestasi di Asian Games dan Asian Para Games,” jelas Menpora Dito. 

Hadir dalam kesempatan ini Chief de Missioan (CdM) tim Indonesia di Asian Games 2023 Basuki Hadimuljono, CdM tim Indonesia di Asian Para Games 2023 Angela Tanoesoedibjo, Ketum NOC Indonesia Raja Sapta Oktohari, Ketua KONI Pusat Marciano Norman, perwakilan NPC Indonesia Sapta Kunta Purnama, Ketua Tim Review Mochammad Asmawi.

Berikut daftar cabor Asian Games 2023 yang diikuti Indonesia:

Akuatik, Archery, Atletik, Bulu Tangkis, Bola Basket, Boxing, Canoe, Kriket, Cycling, Dragon Boat, Equestrian, Fencing, Sepak Bola, Golf, Hoki, Judo, Martial Art (Jujitsu, Karate, Kurash), Mind Sport (Bridge, Chess, Esport), Modern Pentathlon, Rowing, Sepak Takraw, Shooting, Skateboarding, Sport Climbing, Taekwondo, Tenis-Soft Tenis, Triathlon, Voli Pantai-Voli Indoor, Weightlifting, Wrestling, Wushu-Headquarter.

Berikut daftar cabor Asian Para Games 2023 yang diikuti Indonesia:

Para Archery, Blind Judo, Boccia, Lawn Bowls, Para Athletic, Para Badminton, Para Chess, Para Cycling, Para Powerlifting, Para Shooting, Para Swimming, Para Table Tennis.***/gus

Ketum PB WI Airlangga Hartarto Kunjungi Edgar yang Alami Cedera

JAYAKARTA NEWS— Di tengah kesibukan menjalankan tugas sebagai Menko Perekonomian Republik Indonesia, Airlangga Hartarto masih menyempatkan menjenguk atlet wushu andalan Indonesia Edgar Xavier Marvelo di kediamannya Spring Hill Kemayoran Jakarta Pusat, Sabtu, 26 Agustus 2023. 

Ini sebagai bentuk perhatian dan dukungan Ketua Umum Pengurus Besar Wushu Indonesia (Ketum PB WI), Airlangga Hartarto terhadap Edgar, panggilan akrabnya, yang merupakan anggota Timnas Wushu Indonesia yang akan tampil di Asian Games Hangzhou, China, 23 September hingga 8 Oktober 2023 nanti.

Usai meraih 2 perak di The FISU World University Games 2023 Chengdu, Edgar diketahui mengalami cidera pinggang. Pekan lalu, Edgar terpaksa meninggalkan Trainning Camp (TC) di China untuk menjalani pengobatan di RS Mitra Kemayoran Jakarta. 

“Kesehatan atlet itu jauh lebih penting. Makanya, PB WI meminta Edgar yang mengalami cedera segera pulang ke Indonesia untuk menjalani perawatan di RS Mitra Kemayoran. Dan, saya berkunjung ke rumah Edgar dalam rangka memastikan kondisi kesehatannya,” kata Airlangga Hartarto yang didampingi Istri dan juga Wakil Bendahara PB WI Gunawan Tjokro serta Ketua Bidang Pembinaan Prestasi Taolu PB WI Herman Wijaya.

“Alhamdulillah kondisi Edgar cukup bagus setelah menjalani perawatan dan treatment di RS Mitra Kemayoran. Tahap pemulihannya dari cidera pinggang sudah mencapai 90 persen. Mudah-mudahan dalam waktu dekat Edgar sudah bisa kembali bergabung dengan rekan-rekannya untuk menjalani program latihan TC di China. Mohon doa dari masyarakat Indonesia untuk kesembuhan Edgar dan juga kesuksesan Timnas Wushu Indonesia agar bisa mengumandangkan Lagu Indonesia Raya di Asian Games 2023 Hangzhou nanti,” tambahnya.

Foto: dok. PB WI

Secara terpisah, Edgar mengaku tidak menduga dan merasa terhormat dikunjungi Ketua Umum PB WI Airlangga Hartarto di rumahnya setelah menjalani perawatan di RS Mitra Kemayoran Jakarta. “Saya merasa terhormat Pak Ketum Airlangga Hartarto datang bersama istri dan pengurus PB WI menjenguk saya di rumah. Tadinya, saya kirain hanya melalui video call saja karena kesibukan beliau menjalankan tugas negara,” katanya.

Ketika ditanyakan soal kondisi kesehatannya, Edgar menjawab “Kondisi kesehatan saya cukup bagus usai menjalani perawatan cedera pinggang. Tahap pemulihannya pun sudah mencapai 90 persen. Kini, saya tinggal menunggu izin dari dokter saja untuk  kembali bergabung dengan teman-teman menjalani TC di China. Mohon doa dari masyarakat Indonesia.”   

Gunawan Tjokro yang juga Ketua Pengprov WI DKI Jakarta menambahkan, cedera yang dialami Edgar yang juga atlet andalan DKI Jakarta kemungkinan disebabkan padatnya kalender event yang diikuti sepanjang tahun 2023.

“Tahun ini cukup padat kalender eventnya. Setelah SEA Games 2023 Kamboja, mereka tampil di FISU World University Games 2023 Chengdu. Jadi, mereka tidak bisa lama istirahat dan langsung menjalani pelatnas secara berkesinambungan,” ungkapnya.

Prestasi wushu Indonesia di bawah kepemimpinan Airlangga Hartarto mengalami kemajuan. Pada The FISU World University Games 2023 Chengdu, Timnas Wushu Indonesia sukses menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak bagi Kontingen Indonesia.

Ini bukan hanya sejarah medali emas terbanyak selama keikutsertaan Indonesia di ajang multi event antar mahasiswa se-dunia, tetapi cabang olahraga (cabor) wushu menjadi satu-satunya cabor yang menyumbangkan medali bagi Kontingen Merah Putih.  

Bukan hanya itu, Timnas Wushu Junior Indonesia juga membuat kejutan dengan merebut 6 medali emas, 14 perak (11 Taolu dan 3 Sanda), dan 10 perunggu (6 Taolu dan 4 Sanda) pada Kejuaraan Asia Wushu Junior  XI/2023 bertajuk 11th Asia Junior Wushu Championship 2023 yang berlangsung di Macao, 14-20 Agustus 2023 lalu.

Sebanyak 6 medali emas yang menjadi kado HUT ke-78 Kemerdekaan RI ini merupakan medali terbanyak yang pernah diraih Timnas Wushu Junior Indonesia selama tampil di Kejuaraan Asia Wushu Junior.

Pada tiga pelaksanaan Kejuaraan Asia Wushu Junior, Pasukan Merah Putih hanya mampu meraih terbanyak 4 medali emas. Itu dicapai pada 8th Asia Junior Wushu Championships 2015. Kemudian, 9th Asia Junior Wushu Championships 2017 Korea Selatan hanya meraih 1 emas dan 10th Asia Junior Wushu Championships 2019 Brunei Darussalam 2019 dengan 2 medali emas. ***din

Lomba Kereta Peti Sabun di Bandung, Memunculkan Kreativitas Anak Muda

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI)memuji kreativitas para peserta Lomba Kereta Peti Sabun (LKPS) ke-10 tahun 2023 di kawasan Museum Geologi Bandung, Jumat (25/8). Mereka membuat kereta peti sabun dari beragam bahan. Desain-desainnya juga dianggap unik serta kekinian.

“Keren. Bisa dilihat tadi hasil-hasil peti sabunnya ya sangat unik-unik dan lucu-lucu,” ujar Menpora Dito saat melihat deretan kereta peti sabun yang terparkir di area Museum Geologi. Lomba bakal digelar pada Sabtu (26/8) dan Minggu (27/8).

Menpora Dito menyatakan, LKPS ini bisa dikategorikan sebagai pembudayaan olahraga. Karena itu Kemenpora hadir mendukung event ini yang telah vakum selama 35 tahun.

“Karena ini sangat banyak nilai-nilai yang dilestarikan. Kalau di Amerika ini namanya box car racer, ada band-nya juga,” terang Menpora Dito.

“Ini adalah budaya anak muda dari zaman dahulu. Ini menggabungkan antara kreativitas, ketangkasan, juga keuletan dalam membangun box car-nya sendiri ya, peti sabunnya,” ujarnya lagi.

Lomba ini juga memiliki sisi olahraga mengingat yang dilombakan adalah kendaraan empat roda tanpa mesin. Hal-hal seperti inilah yang menurut Menpora bisa digaungkan kembali.

“Karena buktinya setelah 35 tahun tidak ada, vakum, saat kembali digelar, pendaftarnya sampai 109,” sebut Menpora Dito.

Apalagi dilaporkan sebanyak 80 kereta peti sabun yang mengikuti lomba ini merupakan buatan peserta itu sendiri. Hal ini menunjukkan bahwa kereta peti sabun memunculkan kreativitas di kalangan anak muda. 

“Itulah kenapa kami hadir. Karena ini merupakan kegiatan yang sangat positif untuk anak-anak muda di Indonesia,” tegas Menpora.

Karena itu Menpora Dito berterima kasih pada para panitia yang sudah menginisiasi kegiatan ini kembali digelar setelah 35 tahun vakum. Termasuk kepada para sponsor yang telah berani dalam mendukung lomba kereta peti sabun ini. 

“Semoga ini menjadi awal yang baik dan bisa lebih masif lagi. Karena yang penting ini ada kegiatan yang mendorong kreativitas anak muda,” tutur Menpora.

“Yang pasti apapun kegiatannya, di mana di situ ada mengasah kreativitas, kegiatan positif, dan juga bisa memberikan kanalisasi energi buat anak muda, pasti Kemenpora akan hadir untuk mendukung,” tegas Menpora.

Menurutnya lomba ini bukan mencari menang atau kalah, tetapi mencari persaudaraan dan kreativitas anak muda. “Sekali lagi saya ucapkan selamat dan semoga acara berjalan lancar,” tutup Menpora Dito.***/gus

Lestarikan Olahraga Tradisional, Menpora Dito Buka Kejuaraan Ketapel di Lubuklinggau

LUBUKLINGGAU, JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo membuka Open Turnamen Mbetet Walikota Cup di Taman Olahraga Megang (TOM), Lubuklinggau, Sumatera Selatan, Kamis (24/8).  

Pembukaan ditandai dengan lontaran ketapel oleh Menpora Dito bersama Walikota Lubuklinggau HN Prana Putra Sohe. Open Turnamen Mbetet Walikota Cup adalah kejuaraan ketapel tingkat nasional. Even ini di inisiasi oleh Komite Olahraga Rekreasi Masyarakat Indonesia (KORMI) Kota Lubuklinggau.

Seperti yang diketahui, ketapel dulunya jadi sebuah senjata tradisional. Pecinta ketapel di Indonesia menjadikannya sebagai olahraga. Kompetisi yang diadakan oleh KORMI Kota Lubuklinggau diikuti oleh oleh 1500 peserta.

“Ketapel merupakan permainan rakyat dan juga merupakan olahraga nasional yang berada dibawah naungan KORMI. Permainan ketapel ini perlu dilestarikan dan dikembangkan sehingga kejuaraan ketapel ini sangat bagus untuk memajukan olahraga tradisional yang digemari masyarakat,” kata Menpora Dito

“Tentunya, saya mengapresiasi Lubuklinggau yang sudah mengadakan Mbetet Walikota Cup  untuk ketapel ini. Dan yang paling hebatnya, para pesertanya sudah sampai 1500. Ini sangat luar biasa,” sambung Menpora Dito.

Menpora Dito berharap kejuaraan ketapel ini kedepan bisa terus dilaksanakan. “Saya berharap kedepan kegiatan seperti ini bisa terus dilaksanakan dan tetap eksis serta nantinya bisa menjadi kalender tahunan,” jelasnya. 

Pada kesempatan itu juga, Menpora Dito  mengucapkan selamat bertanding kepada seluruh peserta lomba ketapel. “Kita berharap para peserta bisa menjunjung tinggi sportivitas dalam bertanding agar proses perlombaan bisa berjalan aman dan lancar,” ucapnya. 

Menurutnya, permainan ketapel ini dibutuhkan konsentrasi, skill dan konsistennya si pemain. “Kefokusan dan ketangkasan para peserta menjadi kunci keberhasilan bagi peserta,” tutupnya.***/mel

Lepas Kontingan Jatim, Gubernur Khofifah Minta Bawa Pulang Gelar Juara Umum POPNAS XVI

SURABAYA, JAYAKAETA NEWS– Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa melepas 365 orang kontingen Jawa Timur yang akan berlaga di ajang Pekan Olahraga Pelajar Nasional (POPNAS) XVI Tahun 2023, di Kantor Gubernuran Jalan Pahlawan, Rabu (23/8/2023).

Kontingen Jatim yang terdiri dari 279 orang atlet pelajar, 65 orang pelatih, dan 5 orang official tersebut dipastikan siap untuk berlaga di ajang POPNAS yang diselenggarakan mulai 26 Agustus 2023 hingga 4 September 2023 di Palembang Provinsi Sumatera Selatan.

Di pelepasan itu, Gubernur Khofifah dengan penuh gelora membakar semangat para atlet peserta. Ia meminta para atlet pelajar Jatim untuk membawa pulang hasil yang premium dengan membawa pulang Juara Umum.

“Kita pastikan kontingen Jatim dalam kondisi prima lahir dan batin. Jika di POPNAS XV Tahun 2019 lalu Jatim meraih posisi ke-3, semoga di POPNAS XVI Tahun 2023 hasilnya premium, semoga Jatim tak hanya mempertahankan posisi juara 3 tapi bahkan merebut Juara Umum. Amin,” kata Gubernur Khofifah.

“Oleh sebab itu anak-anakku, berikan hasil dan prestasi yang terbaik dari masing-masing diri kalian. Bawa pulang medali sebanyak-banyaknya. Insya Allah jika Allah meridhoi, maka Jatim juara umum Popnas 2023,” imbuhnya.

Dalam ajang ini total ada sebanyak 22 cabang olahraga yang dipertandingkan. Diantaranya angkat besi, atletik, panahan, panjat tebing, balap sepeda, bola basket, bola voli, bulutangkis, dayung, pencak silat, senam dan juga renang. Selain itu juga sepak takraw, taekwondo, karate, kempo, menembak, tenis lapangan, wushu dan juga sepak bola.

Kontingen Jatim mengikuti seluruh cabor yang dipertandingkan kecuali cabor sepak bola. Absennya Jatim di cabor sepak bola ini dikarenakan tidak lolos di pra POPNAS yang diselenggarakan di Kaltim pada tahun 2022 lalu.

Lebih lanjut mantan Menteri Sosial ini menegaskan bahwa ajang POPNAS ini diharapkan akan menjadi ajang evaluasi dan untuk mencapai prestasi atlet pelajar Jatim dalam menuju prestasi olahraga yang lebih tinggi.

Tidak hanya itu, ia juga berpesan pada seluruh atlet pelajar Jatim agar menjadikan ajang ini sebagai kawah candradimuka untuk semakin mengembangkan potensi diri. Bahwa dengan bertemu dengan banyak lawan dari berbagai daerah adalah kesempatan untuk belajar belajar dan belajar.

Lebih dari itu, ajang ini juga menjadi kesempatan emas untuk menjalin kekeluargaan dan juga persaudaraan dengan sesama atlet pelajar dari penjuru daerah di Indonesia.

“Oleh sebab itu manfaatkan momentum ini untuk mengembangkan potensi diri, menjalin persaudraan dan kekeluargaan dan menjunjung tinggi sportivitas,” tegasnya.

Pun begitu kepada pelatih dan offisial ia berharap agar selurunya mematuhi peraturan pertandingan yang berlaku. Agar seluruh atlet pelajar Jatim bisa mencapai prestasi dengan cara sportiv.

“Bismillahirohmanirrohim, saya melepas kontingen Jatim untuk berlaga di POPNAS 2023 di Palembang, Sumatera Selatan,” pungkasnya. (poedji)

Gubernur Khofifah Beri Penghargaan pada 12 Atlet dan 3 Pelatih ASEAN Para Games 2023

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menganugerahkan penghargaan Jer Basuki Mawa Beya kepada 12 atlet dan 3 pelatih Jawa Timur yang berprestasi di ajang ASEAN Para Games Kamboja 2023 di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Jumat (18/8/2023).

Penganugerahan ini diberikan berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Timur Nomor : 188/353/KPTS/013/2023 tanggal 3 Agustus 2023, tentang Penerimaan Lencana Penghargaan Jer Basuki Mawa Beya dalam Rangka Peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI Tahun 2023.

Adapun penerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Lencana Emas diberikan pada delapan atlet yang berhasil meraih medali emas, dan juga tiga orang pelatih. Sementara penerima penghargaan Jer Basuki Mawa Beya Perak diberikan kepada lima orang atlet yang berhasil meraih medali perak dan perunggu.

Selain penghargaan, para atlet dan pelatih juga mendapatkan tali asih dari Gubernur Khofifah sebagai apresiasi atas capaiannya berhasil mengantarkan Indonesia sebagai Juara Umum pada ajang bergengsi tingkat internasional tersebut.

Dalam sambutannya, Gubernur Khofifah menyampaikan terima kasih kepada seluruh atlet yang telah berjuang mengharumkan nama Indonesia dan Jawa Timur dalam perhelatan olahraga ASEAN Para Games ke-12 di Kamboja pada Juni 2023 lalu. Selain itu, apresiasi juga disampaikannya pada para pelatih atas dedikasinya melatih dan memberikan yang terbaik bagi para atlet selama berlaga.

Atlet Khalimmatus foto bersama dengan Gubernur Khofifah (foto: Istimewa)

“Terima kasih atas semua dedikasinya pada para atlet dan pelatih, lanjutkan perjuangan ini dan terus raih prestasi sebaik-baiknya serta setinggi-tingginya. Tetaplah positif thinking bahwa kemudahan dan kesuksesan akan Allah berikan kepada kita semua,” ungkapnya.

Gubernur Khofifah menjelaskan, pemberian Lencana Jer Basuki Mawa Beya sengaja diberikan pada Momentum HUT ke-78 Kemerdekaan RI yang memiliki makna heroik atas perjuangan dan pengorbanan pahlawan. Sehingga, semangat kemerdekaan ini akan mendorong semangat prestasi para atlet para games yang akan bertanding di Guangzhou China Oktober nanti.

“Saya sengaja memberikan penghargaan ini pada momentum HUT Kemerdekaan RI ke 78 karena memiliki semangat perjuangan dan pengorbanan begitu mendalam. Meskipun tidak tepat pada tanggal 17 Agustus, namun penyematan Jer Basuki Mawa Beya dilaksanakan sama seperti upacara resmi penyematan penghargaan,” ujarnya.

Diakhir sambutannya, Gubernur Khofifah juga menyampaikan apresiasi dan terima kasih kepada NPCI yang turut membina dan mengawal para Atlet sehingga bisa mencapai prestasi tertinggi mengharumkan nama baik Indonesia dan Jawa Timur.

“Terima kasih kepada National Paralympic Committe (NPCI) Provinsi Jatim yang telah memberikan pembinaan dan pendampingan selama para atlet berlatih,” pungkasnya.

Sementara itu, salah seorang atlet dari Cabor renang Mutiara Cantik Harsanto mengatakan bahwa dirinya mengaku terharu sekaligus bangga bisa diberi penghargaan oleh Gubernur Khofifah.

“Saya terharu dan bangga sekali, bisa dipanggil ke Grahadi oleh Ibu Gubernur Khofifah. Semoga, ke depannya olahraga di Indonesia, Jawa Timur khususnya bisa lebih maju dan baik lagi,” ungkapnya.

Sebagai informasi, rincian penerima tali asih atlet Asean Para Games yaitu atas nama Maulana Rifky Yavianda Cabor Swiming mendapatkan Tali Asih Rp. 505 juta atas perolehan tujuh medali emas yang diraih.

Mutiara Cantik Harsanto dari Cabang Swimming mendapatkan tali asih Rp360 juta atas perolehan 2 emas dan 4 perak. Tony Ricardo Mantolas Cabor Judo mendapatkan Rp145 juta atas perolehan 2 emas. Selanjutnya, Ryan Arda Diarta cabor Para Atheletics mendapatkan Rp255 juta atas perolehan 2 emas, 1 perak dan 2 perunggu.

Khalimatus Sa’diyah Cabor Para Badminton mendapatkan Rp175 juta dengan perolehan 1 emas dan 2 perak, Firza Cabor Para Atheletics Rp130 juta atas perolehan 1 emas dan 1 perak dan Yuliana Marica Keyn Cabor Judo mendapatkan Rp125 juta atas perolehan 1 emas dan 1 perak.

Selain itu, tali asih juga diberikan pada atlet yang memperoleh perak dan perunggu. Yaitu, Odie Kurnia Cabor Para Badminton mendapatkan Rp85 juta atas perolehan 1 perak dan 1 perunggu, Nasrullah Cabor Sitting Volleyball mendapatkan Rp 40 juta atas perolehan 1 medali perak, Abdul Aziz Cabor Cerebal Palsy mendapatkan Rp40 juta atas perolehan 1 medali perak, dan Achmad Syafrudin Cabor atas perolehan Cerebal Palsy mendapatkan Rp40 juta.

Sedangkan tiga orang pelatih masing masing sebesar Rp75 juta. (poedji)

Andre Taulany Turut Meriahkan Lomba Karaoke di Kemenpora

JAYAKARTA NEWS – Penyanyi, aktor sekaligus pelawak Andre Taulany turut memeriahkan lomba karaoke di Kantor Kemenpora yang bertajuk Kemenpora Idol. Momen ini merupakan rangkaian kegiatan dalam rangka  memeriahkan dan menyambut Hari Ulang Tahun ke-78 Kemerdekaan Republik Indonesia.

Sebelumnya, lomba karaoke yang digelar di Media Center Gedung Graha Pemuda Kantor Kemenpora ini telah ramai dipadati para pegawai di lingkungan Kemenpora untuk mendukung perwakilan Unitnya masing-masing dalam berlomba sejak pagi.

Tak hanya lomba karaoke, ada banyak lomba olahraga dan seni yang digelar sejak sehari lalu, diantaranya lomba terompah panjang, balap karung, balap kelereng, tarik tambang, sumpitan, futsal sarung, lomba azan, hias tumpeng dan pakaian adat serta masak nasi goreng. Kegiatan itu telah resmi dibuka oleh Menpora Dito. 

“Saya senang sekali ada Kemenpora idol. Saya juga baru tahu ini tadi pagi,” kata Menpora Dito dalam sambutannya di Media Center Kantor Kemenpora, Senayan, Jakarta, Selasa (15/8).

“Terima kasih juga kepada Mas Andre yang juga telah berkontribusi di olahraga seperti voli dan industri olahraga pariwisata di otomotif melalui Prediksi yang mengkampanyekan hidup sehat keliling Indonesia dan menghargai bumi,” tambah Menpora Dito.

Andre Taulany yang merupakan mantan vokalis Grup Band Stinky ini turut menyumbangkan suara emasnya melalui duet karaoke bersama salah satu peserta. Judul lagu ‘Mungkinkah’ menjadi andalan saat manggung di Kemenpora Idol.

Seketika Media Center Kemenpora kembali membeludak penonton yang ingin bernyanyi bersama. Meski tak sampai selesai satu lagu, kehadiran Komandan Lapor Pak ini menjadi semangat tersendiri.

“Sukses untuk semuanya. Terima kasih sehat terus. Pemuda Maju, Olahraga Jaya,” pekik Andre disambut tepuk tangan meriah. “Saya senang sekali dengan Pak Menpora yang masih muda dan energik ini. Pokoknya kita support terus olahraga dan pariwisata Indonesia,” tambahnya. 

Yang menarik, Andre napak tilas di Kantor Kemenpora. Menurutnya, dirinya sempat manggung di Auditorium Wisma Menpora yang dulu bernama Wisma Karsa Pemuda di tahun 90’an. “Saya dulu pernah manggung di sini tahun 1992, dulu ngga sebagus ini ruangannya, belum ada pintu-pintu,” kenang Andre.

“Terima kasih Pak Menteri sudah mengajak keliling Kantor Kemenpora. Makan siang juga. Sehat selalu Pak Menteri. Kedepan kita buat even-even yang bagus untuk olahraga dan sebagainya,” pungkas Andre.***/uli

Menpora Dito Dukung Kormi Bawa Olahraga Masyarakat Indonesia Mendunia

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo mendukung olahraga masyarakat Indonesia mendunia. Dukungan ini disampaikan saat audiensi dengan Komite Olahraga Masyarakat Indonesia (Kormi) di lantai 10 Graha Kemenpora, Jumat (11/8) sore.

Dipimpin Ketua Umum Kormi Nasional Hayono Isman, audiensi tersebut guna melaporkan agenda Kongres The Association For International Sport for All (TAFISA) yang akan digelar di Dusseldorf Jerman, tanggal 1 sampai 5 November 2023. TAFISA adalah organisasi olahraga masyarakat tingkat internasional, tingkat dunia, yang berkedudukan Frankfurt, Jerman, yang menyelenggarakan kongres dunia setiap dua tahun sekali.

Kormi mengharapkan dukungan Menpora RI untuk hadir dalam kongres tersebut, menyampaikan pidato perihal arah garis besar perkembangan olahraga masyarakat Indonesia. Selain itu terdapat pula serangkaian agenda yang dengan kehadiran Menpora, harapannya Indonesia bisa memiliki porsi peran yang signifikan.

Menpora Dito menyatakan olahraga masyarakat ini sudah saatnya diekspos ke arena kongres tertinggi tingkat dunia, yang akan dihadiri hampir 100 negara tersebut. “Nanti bisa disampaikan kepada kami apa saja yang dibutuhkan untuk Kongres TAFISA,” tutur Menpora Dito.

Wakil Ketua Umum Kormi Nasional Semuel Samson menyatakan, kehadiran Menpora merupakan bagian dari mengekspos kekuatan potensi olahraga masyarakat yang dimiliki Indonesia. Menunjukkan bahwa perkembangan olahraga masyarakat kita sangat luar biasa.

Hal ini bisa dilihat melalui penyelenggaraan Festival Olahraga Masyarakat (Fornas), yang terbaru di Bandung Jawa Barat, yang diikuti 23 ribu pegiat olahraga masyarakat. Daerah-daerah yang terkonsolidasi sudah mencapai 38 provinsi, dengan jumlah induk organisasi olahraga (Inorga) yang berhimpun di Kormi mencapai 85.

“Kami akan mengundang juga teman-teman Inorga karena mereka sangat bergiat luar biasa. Juga teman-teman Kormi daerah, salah satunya tuan rumah Fornas 8 di NTB tahun 2025. Supaya paling tidak penyelenggaraan Fornas dua edisi terakhir yang sangat luar biasa ini mendapat eksposure lebih lanjut,” papar Semuel.

“Apalagi tema Fornas 8 di NTB yaitu tentang sport tourism, di mana keberadaan olahraga merupakan bagian dari perkembangan ekonomi,” imbuh Semuel.

Ketua Bidang Hubungan Luar Negeri (HLN) Kormi Nasional Diar Nurbintoro menerangkan kehadiran pejabat tinggi memperlihatkan pada TAFISA bahwa kiprah olahraga masyarakat Indonesia sudah makin tinggi. Dengan hadirnya Menteri, hal-hal yang terkait dengan apa yang ada di Indonesia akan bisa disampaikan pada kongres tersebut. 

“Sehingga Indonesia makin diperhitungkan dalam kongres TAFISA. Untuk itu kami akan siapkan semua keperluan dan beberapa kegiatan side event di kongres TAFISA itu untuk memperlihatkan keseriusan dan keberadaan Indonesia di olahraga masyarakat di tingkat internasional,” urai Diar.***/mel

Kemenpora Terus Semarakkan Senam Jumat Krida

JAYAKARTA NEWS – Kesehatan dan kebugaran pegawai dan masyarakat menjadi perhatian Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora). Salah satunya dengan menggelar Senam Jumat Krida rutin di Plaza Kemenpora, Jumat (4/8). 

Penanggung Jawab Bidang Pengembangan Olahraga Massal Yuslan Kisra dalam sambutannya menuturkan, senam ini memang rutin digelar Kemenpora. Bukan hanya untuk staf dan pegawai Kemenpora saja melainkan juga untuk masyarakat di sekitar kementerian boleh mengikuti tanpa dipungut biaya.

“Bapak dan ibu di sekitar Kemenpora silakan bila ingin ikut senam. Tanpa dipungut biaya, gratis, bahkan ada door prize,” tutur Asdep Yuslan.

Dimulai sekira pukul 07.00 WIB, senam yang dipimpin oleh para instruktur dari Ikatan Olahraga Senam Kreasi Indonesia (IOSKI) ini dimulai dengan senam kesegaran jasmani (SKJ). Kemudian diikuti serangkaian senam kreasi yang dibawakan dengan sangat lincah oleh para instruktur. 

Para staf dan pegawai Kemenpora pun bergerak seirama dengan alunan musik yang diputar, sembari memperhatikan instruksi yang diberikan. Alhasil perpaduan musik daerah dan populer dengan gerakan-gerakan kontemporer menyemarakkan Jumat pagi di Plaza Kemenpora.

Selepas senam, para peserta menikmati sajian bubur kacang hijau dan roti yang disediakan panitia. Sembari memperhatikan MC membacakan undian beragam door prize yang disediakan, dengan ponsel menjadi hadiah utama pagi ini.

Para staf dan pegawai juga dipersilakan mengunjungi atau berbelanja pada stan-stan UMKM yang tersebar di Plaza Kemenpora. UMKM-UMKM ini memang sengaja dihadirkan Kemenpora dalam rangka mendukung perekonomian masyarakat.

Yuslan Kisra menyebut, dalam Senam Jumat Krida ini juga turut dihadirkan sarana olahraga tradisional terompah panjang. Rencananya terompah panjang ini akan diperlombakan Kemenpora pada 16 Agustus mendatang, sebagai bagian peringatan HUT ke-78 Kemerdekaan RI. 

“Silakan bagi masing-masing deputi yang ingin mencoba terompah panjang. Selain terompah panjang, pada 16 Agustus mendatang juga akan ada olahraga-olahraga tradisional lainnya,” urai Asdep Yuslan.***/mel

Kontingen Wushu Indonesia Raih 4 Emas 3 Perak, Airlangga: Jangan Larut dengan Euforia Kemenangan

JAYAKARTA NEWS— Timnas Wushu Indonesia bentukan Pengurus Besar Wushu Indonesia (PB WI) pimpinan Airlangga Hartarto sukses menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak bagi Kontingen Indonesia pada The FISU World University Games 2021 Chengdu yang dihelat tahun 2023. Dan, cabang olahraga wushu tercatat sebagai cabor satu-satunya sebagai penyumbang medali bagi Kontingen Merah Putih. 

Setelah atlet taolu putri Nandhira Mauriskha menyumbang 2 emas dan atlet taolu senior putra Edgar dengan 2 medali perak, giliran atlet Sanda Indonesia yang juga menjalani Trainning Camp (TC) di China menunjukkan kemampuannya dengan menyumbangkan 2 emas dan 1 perak. 

Dalam pertandingan final kelas 52kg putri yang berlangsung di Chengbei Gymnasium Chengdu, China, Kamis (3/8/2023), Tharisa Dea Florentina yang tercatat sebagai mahasiswi Universitas Negeri Semarang (UNNES) merebut emas setelah mengalahkan Ruggieri MBV dari Perancis dengan skor 2-0. 

Sebelumnya, Tharisa juga meraih kemenangan dengan skor yang sama atas Turksoy Hancer Harriye dari Turkiye di semifinal. 

“Saya senang bisa naik di atas podium dengan menyumbangkan medali emas bagi Kontingen Indonesia. Terimakasih pak Ketum PB WI yang telah memberikan perhatian terhadap Timnas Wushu Indonesia dengan fasilitas TC di China,” kata Tharisa. 

“Saya akan kembali konsentrasi menjalani program latihan untuk menghadapi persaingan ketat di Asian Games 2023 Hangzhou nanti. Dan, saya akan berusaha mempertahankan medali emas untuk kembali disumbangkan bagi Kontingen Merah Putih,” tambahnya.  

Kesuksesan Tharisa diikuti Laksmana Pandu Pratama yang tampil di kelas 52kg Putra. Di final, mahasiswa UNNES ini mengubur impuan Mehmet Demirci dari Turkiye dengan skor 2-0. 

Sebelumnya, Pandu, panggilan karibnya, menyingkirkan Abdurashitov S dari Uzbekhistan di perempat final dan Armen Phangcai dari Thailand di semfinal dengan skor yang sama. 

“Saya senang dan bangga bisa mempersembahkan medali emas bagi Kontingen Indonesia di Universiade ini. Setelah ini, saya akan kembali fokus menjalani program latihan untuk meraih medali di Asian Games 2023 Hangzhou,” kata Pandu.  

Sayangnya kesuksesan Tharisa dan Pandu gagal diikuti Bintang Reindra Nada Guitara yang turun di kelas 60kg Putra.  Mahasiswa UNNES ini harus puas mengantongi medali perak setelah di pertandingan final dipaksa mengakui ketangguhan atlet tuan rumah China, Yigu Ma dengan skot 0-2. 

Meski gagal mempersembahkan emas, Bintang telah menunjukkan kualitasnya dengan mengalahkan Shoja Panahigehkolaei dari Iran yang selalu merajai event internasional di semifinal. 

“Alhamdulillah dari atlet Sanda Indonesia mampu menyumbangkan 2 medali emas dan 1 perak bagi Kontingen Indonesia. Saya apresiasi penampilan mereka yang cukup banyak mengalami kemajuan baik fisik, teknik dan strategi sejak menjalani TC di China. Terimakasih pak Ketum PB WI dan juga Kemenpora yang telah memberikan fasilitas selama TC di China. Setelah ini, mereka akan kembali menjalankan program latihan dalam rangka menuju Asian Games 2023 Hangzhou,” kata pelatih Timnas Wushu Indonesia khusus Sanda, Mukhlis. 

“Pencapaian yang luar biasa dari atlet dan pelatih Timnas Wushu Indonesia. Semoga bisa dipertahankan sampai ke Asian Games 2023 Hangzhou,” timpal Manajer Timnas Wushu Indonesia Iwan Kwok.

Jangan Larut dengan Euforia 

Apresiasi kepada Timnas Wushu Indonesia juga disampaikan Ketua Umum PB WI, Airlangga Hartarto atas keberhasilan menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak bagi Kontingen Indonesia di The FISU World Unuversity Games 2021 Chengdu. “Saya apresiasi kesuksesan Timnas Wushu Indonesia menyumbangkan 4 medali emas dan 3 perak. Ini merupakan buah dari pembinaan yang berjenjang dan berkesinambungan yang dilakukan PB WI dalam upaya meningkatkan prestasi wushu Indonesia,” kata Aitlangga Hartarto. 

Menko Bidang Perekonomian ini juga mengingatkan Timnas Wushu Indonesia untuk tidak terlarut dalam euforia dengan kesuksesan yang diraih di The FISU World University Games 2021 Chengdu. Sebab, katanya, Timnas Wushu Indonesia yang menjalani TC di China akan kembali menghadapi tugas berat di Asian Games 2023 yang akan berlangsung di Hangzhou, 23 September hingga 8 Oktober 2023.  “Saya minta jangan terlarut dengan euforia kesuksesan di The FISU World University Games. Tugas berat masih menanti di Asian Games 2023 Hangzhou. Fokus kembali latihan dan terus tingkatkan prestasi agar kembali memberikan yang terbaik bagi Kontingen Indonesia saat tampil di Asian Games 2023 Hangzhou nanti,” imbuh Airlangga Hartarto yang berharap Timnas Wushu Indonesia mampu memenuhi target mengulang sukses Asian Games 2018 Jakarta yang meraih 1 emas dan 1 perak, dan 3 perunggu. ***din