Bantuan Pemerintah Rp 399,5 Miliar untuk Timnas Indonesia dan Piala Dunia U-17

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo bersama Ketua Umum PSSI Erick Thohir menyaksikan penandatanganan perjanjian kerja sama bantuan pemerintah untuk pemusatan latihan nasional Timnas Indonesia U-17 dan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 2023. 

Kegiatan ini digelar di Media Center Kemenpora, Jakarta, Selasa (12/9). Penandatanganan dilakukan Pejabat Pembuat Komitmen pada Asdep Olahraga Andalan Kemenpora Darmo Susilo dan juga Sekjen PSSI Yunus Nusi. Adapun bantuan dana dari pemerintah tersebut sebanyak Rp 399,5 miliar. 

“Hari ini telah dilangsungkan penandatanganan perjanjian kerja sama antara Kemenpora dengan PSSI, dimana ini menandakan kehadiran pemerintah dalam mendukung kesuksesan penyelenggaraan Piala Dunia U-17 dan persiapan Timnas Indonesia U-17,” ujar Menpora Dito. 

Menpora Dito ingin segala proses bantuan pemerintah kepada cabang olahraga bisa dilakukan dengan transpran dan akuntabel. Kemudian juga diharap bisa dipergunakan dengan sebaik-baiknya. 

“Dana ini adalah untuk penyelenggaraan Piala Dunia U-17 dan juga pelatnas Timnas Indonesia U-17. Ini adalah kesempatan yang baik untuk pesepak bola muda kita masuk ke kancah dunia dan bersaing dengan negara-negara hebat lainnya,” kata Menpora Dito.

Sementara itu, Ketum PSSI Erick Thohir menyampaikan terima kasih atas perjanjian kerja sama yang dilakukan ini. Dia berharap kolaborasi antara pemerintah dengan PSSI bisa memberikan yang terbaik untuk bangsa. 

“Pemerintah hadir dan mendorong prestasi tim nasional. Apresiasi kepada Menpora yang telah mendukung event Piala Dunia U-17, semoga nantinya bisa berjalan sukses,” terangnya. 

Erick juga membeberkan Timnas Indonesia U-17 rencananya akan bertolak ke Jerman untuk melakukan training center pada 16 September 2023. Sebanyak 28-34 pemain akan berangkat dan mengikuti pelatnas.

Selama disana, Timnas Indonesia U-17 diagendakan untuk melakoni beberapa uji coba. Skuat Garuda Muda dijadwalkan akan melawan dua tim nasional dan empat klub. Namun, Erick tak merinci secara detail soal rencana uji coba itu. 

“Uji coba ada dua timnas lain dan empat klub di Jerman. Nanti kita umumkan karena bisa saja nanti ada beberapa perubahan. Kita ingin memastikan kondisi para pemain bisa prima dan menghindari cedera. Ini yang benar-benar kita jaga,” jelas Erick.***/mel
 

Atlet Bondowoso Meninggal, Cabor Tinju Porprov VIII/2023 Jatim Dihentikan

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa meminta pertandingan cabang olahraga (cabor) tinju dalam Pekan Olahraga Provinsi Jawa Timur (Porprov Jatim) VIII/2023 yang berlangsung di Kabupaten Jombang dihentikan. Keputusan ini diambil berdasarkan koordinasi dengan KONI Jatim. 

“Pertandingan cabor tinju yang digelar di Jombang kami hentikan. Tidak ada kelanjutannya,” ujar Ketua KONI Jatim, M Nabil melalui siaran pers resmi Bidang Media dan Humas KONI Jawa Timur, Selasa (12/9) yang disiarkan News Room Kominfo Jatim.

Pemberhentian pertandingan cabor Tinju ini diambil pasca insiden yang baru saja terjadi, dimana Kabar duka datang dari arena tinju Porprov Jatim VIII/2023.

Salah satu petinju asal Bondowoso, Farhat Mika Rahel Riyanto, dinyatakan meninggal dunia dalam perawatan di RSUD Jombang, Selasa (12/9) dini hari WIB.

Mengonfirmasi kabar tersebut, Ketua KONI Jatim M. Nabil membenarkan meninggalnya petinju asal Bondowoso dalam gelaran Porprov Jatim VIII/2023 di Jombang. Nabil pun menyampaikan duka mendalam atas kematian atlet muda Bondowoso tersebut.

“Ibu Gubernur dan seluruh pengurus KONI Jatim menyampaikan duka cita. Semoga almarhum diterima di tempat terbaik di sisi Allah SWT dan keluarga yang ditinggal diberi ketabahan,” ucap Nabil.

Lebih lanjut Nabil menyebutkan, dari konfirmasi yang diberikan delegasi teknis atau TD pertandingan tinju Porprov Jatim VIII/2023, semua prosedur dan tahapan pertandingan sudah dilakukan. 

“Artinya, tidak ada pelanggaran yang dilakukan oleh pihak penyelenggara sebelum maupun saat pertandingan,” ujar Nabil.

Sementara itu, Bidang Hukum KONI Jatim Mustofa Abidin menambahkan, dari keterangan semua pihak, termasuk panitia penyelenggara pertandingan tinju Porprov Jatim VIII/2023, bahwa semua sudah dilakukan sesuai ketentuan.

“Tidak ada aturan yang dilanggar, baik aturan pertandingan maupun aturan alat-alat kelengkapan pertandingan, dukungan medis juga siap. Penanganannya langsung, ada tenaga medis di sana, setelah itu diantarkan ke rumah sakit, dan sesampainya di sana, atlet tersebut langsung ditangani secara intensif sesuai dengan rilis yang diberikan pihak rumah sakit,” papar Mustofa.

“Artinya, pertandingan itu digelar sesuai dengan ketentuan baik dari sisi penyelenggaraan dan jaminan keamanan dan keselamatan,” tambah Mustofa. 

Sebagai bentuk tanggung jawab, PB Porprov bersama sejumlah pengurus KONI Jatim melakukan takziah ke rumah duka di Bondowoso, dengan dipimpin Ketua PB Porprov VIII/2023 Jatim, Ali Affandi.

Terkait kronologis kejadian, Nabil mengungkapkan, atlet tersebut tiba-tiba pingsan saat menjalani pertandingan melawan petinju Kabupaten Blitar di babak delapan besar.

Dalam pertandingan yang berlangsung cukup ketat di ronde pertama dan kedua, Farhat sebenarnya unggul secara penilaian. Namun di ronde ketiga Farhat tiba-tiba pingsan.

Dari itu, kemudian, tim medis di lapangan langsung melakukan penanganan di tempat, dengan memberikan bantuan pernafasan dengan tabung oksigen yang sudah disiapkan oleh pihak panitia. Tapi karena kondisinya tak juga pulih, tim medis memutuskan untuk melarikan Farhat ke RSUD Jombang.

Tim dokter RS Jombang pun melakukan CT Scan, yang hasilnya ditemukan pendarahan di otak sang petinju. Dari situ, atlet tersebut kemudian dirawat di ruang ICU, namun sampai pukul 02.30 WIB kesadaran sang petinju belum juga pulih. Setelah ditunggu dua jam akhirnya atlet tersebut dinyatakan meninggal dunia.

“Tahapan standar keamanan, kesehatan, pertandingan sudah dipenuhi prosedurnya, termasuk kelayakan bertanding dilakukan. Mulai pemeriksaan kesehatan fisik dan catatan pertandingan sebelumnya sudah dicek. Timbang badan tidak akan dilakukan jika pemeriksaan kesehatannya tidak bagus. Sehingga pertandingan secara otomatis tidak bisa digelar kalau kondisi kesehatannya tidak baik,” jelas Nabil. (poedji)

Gemerincing Medali Karate Bhayangkara Presisi di Thailand Open

JAYAKARTA NEWS— Tim Karate Bhayangkara Presisi yang belum sempat diresmikan berjaya di Negeri Gajah Putih, Thailand. Sebanyak 13 Karateka muda anggota Kepolisian Republik Indonesia sukses bersaing berebut medali dalam ajang Thailand Open Karate Championship 2023 yang dilaksanakan di Rangsit University Sport Institution, Pathum Thani, Thailand.

Sebanyak 13 Polisi hebat yang terdiri atas 3 polisi wanita dan 10 polisi laki berhasil meraih 2 emas 3 perak dan 4 perunggu serta bertengger di peringkat akhir perolehan medali.

Medali pertama Tim Karate Bhayangkara Presisi diraih oleh Briptu Ni Made Nada Dwimayanti. Polwan yang sehari-hari bertugas di Sat Brimobda Polda Bali berhasil meraih perunggu di nomor Kumite +68 kg setelah di babak semifinal dikalahkan oleh  Kewalin Songklin yang merupakan anggota Timnas Karate Asian Games Thailand dengan skor 5-3.

Perjuangan karateka polisi Indonesia berbuah manis saat Bripda Bagus Yuda Dwi Maulana sukses meraih emas di nomor kumite -67 Putra dengan menghempaskan perlawanan karateka tuan rumah proyeksi Asian Games 2023 Worakrit Chanchang dengan skor 11-6.

Bintara yang bertugas di Direktorat Samapta Polda Jatim yang juga peraih emas PON XX/2021 Papua ini, bermain sempurna sejak babak awal mengalahkan lawan-lawannya menunjukkan kelasnya sebagai karateka kelas dunia.

Emas Bripda Bagus disusul oleh IPDA Nora Septiana yang meraih emas di nomor Kumite -68 kg putri. Perwira Polwan yang sehari-hari bertugas Satuan Wanteror Gegana Korbrimob Polri mengalahkan karateka andalan tuan rumah, Namkhao Penpisut dengan skor 4-2.

Selain itu 3 perunggu lainnya dipersembahkan oleh  Bripda Mohammad Gibran. Bintara Polda Sulsel ini pada babak final bronze kumite -75 kg putra mengalahkan Sikkal Karransingh asal Afrika Selatan dengan skor telak 8-0.

Perunggu ketiga dipersembahkan oleh Bripda Masita Zahwa Purwanto, Polwan anggota Wanteror Gegana Korbrimob Polri di babak final bronze mengalahkan karate Tim PON Sumatra Utara, Trie Rantika dengan skor 2-0. Perunggu juga dipersembahkan Bripda Mohammad Fadillah. Bintara Direktorat Samapta Polda Metro Jaya ini mengalahkan Gogliardo Alfredo Gavarini asal Italia di babak perebutan perunggu kumite -84 kg putra.

Di hari terakhir kejuaraan internasional yang diikuti 18 Negara dan 754 peserta, Tim Karate Bhayangkara Presisi menurunkan 3 regu andalannya. Di Kumite Beregu Putra yang diawaki Bripda Bagus Yuda Dwi Maulana, Bripda Mohammad Gibran, Bripda Mohammad Fadillah, Bripda Dino Henry Tutu, Bripda Dicky Martuah Sipayung, Bripda Rifan dan Bripda Roberto Octo Karly, meraih medali perak setelah di babak final dikalahkan Regu tuan rumah  Thailand.

Begitu pula Tim Kumite Beregu Putri Polisi Wanita Indonesia yang diawaki oleh IPDA Nora Septiana, Briptu Ni Made Nada Dwimayanti dan Briptu Masita Zahwa Purwanto, meraih perak setelah dikalahkan tuan rumah Thailand.

Di nomor kata (kerapihan jurus) Tim Kata Beregu Karate Bhayangkara Presisi harus puas meraih perak setelah dikalahkan Tim Kata Beregu Hongkong. Tim Kata Beregu yang terdiri atas Bripda Arnoldus Dewa Sare Ofong, Bripda Faisal Herwind dan Ashar Al Annas yang bertugas di Resimen Pelopor Korbrimob Polri, membukukan nilai 40.0 hanya berselisih 1 angka dengan Tim Hongkong yang meraih nilai 41.1

“Ini adalah bukti sukses rekrutmen anggota Polri melalui program pemanduan bakat Rekpro Polri yang dipadukan dengan pelatihan dari pelatih-pelatih hebat di negeri ini seperti Mursalim Bado’o, Tebing Hutapea, Danny Franky Nelson dan I Putu Deddy Mahardika,” ujar Prof Hermawan “Kikiek” Sulistyo sang manager Tim.

” Dengan hasil juara umum 4 di Kejuaraan Internasional Thailand Open 2023 Tim Karate Bhayangkara Presisi optimis merebut juara umum pada perhelatan Pesta Olahraga Kepolisian Dunia di cabang olahraga Karate yang akan diselenggarakan pada 2025 di New York, Amerika Serikat,” ujar Prof. Kikiek.***

Menpora Dito Bersama Putrinya Sadia Ramaikan Festival Olahraga Usia Dini 2023

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo bersama putrinya Sadia meramaikan festival olahraga usia dini 2023. Kegiatan ini diikuti oleh 700-an anak-anak yang yang tengah menempuh pendidikan di Taman Kanak-Kanak se-Jabodetabek. 

Festival olahraga usia dini ini digelar di Gedung Olahraga Universitas Negeri Jakarta (UNJ), Jakarta, Minggu (10/9). Seluruh peserta tampak antusias mengikuti permainan, termasuk Sadia yang ditemani orang tuanya. 

Kemenpora dalam festival ini memfasilitas permainan yang ada, mulai dari cone hingga bola berbagai macam ukuran. Anak-anak ini bermain dengan ditemani oleh para pendamping dan juga panitia penyelenggara. 

“Ini adalah kegiatan yang baru kita selenggarakan ya. Sangat luar biasa antusias dari anak-anak in. Terima kasih juga kepada pak Menpora yang telah berkenan hadir bersama putrinya,” ujar Asdep Olahraga Pendidikan Kemenpora Ferry Hadju. 

Ferry mengatakan tujuan dari festival olahaga usia dini tersebut agar bagaimana minat dan semangat anak-anak untuk berolahraga bisa tumbuh dan berkembang. Disamping itu juga sekaligus untuk melatih gerakan dasar dalam berolahraga. 

“Jadi anak-anak usia 4-5 tahun ini tentu dilakukan gerakan dasarnya. Misalnya tadi ada lompat kecil, keseimbangan, dan juga menumbuhkan kolaborasi dan kerja sama antar-sesama mereka,” terangnya. 

Lebih lanjut, Ferry berharap festival olahraga usia dini ini bisa terus diselenggarakan. Dia bilang tak tutup kemungkinan festival ini bisa diselenggarakan di daerah lain. 

“Artinya kita harap semuanya bisa sehat dan menjaga kebugaran. Tetap berolahraga. Semoga kedepan ini bisa meriah lagi, bisa saja ini dilakukan didaerah lain dan pesertanya bisa lebih banyak lagi,” pungkasnya.***/mel

Bintang Muda Sao Paulo Brasil Perkuat Tim Indonesia di Piala Dunia U-17

JAYAKARTA NEWS— Kekuatan tim Indonesia U-17 akan semakin tangguh khususnya di sektor pertahanan. Pasalnya Garuda Muda akan diperkuat pemain diaspora yang saat ini menjadi pemain Sao Paulo Brasil.

Ketua Umum PSSI Erick Thohir mengunggah di akun Instagram miliknya menyambut kedatangan pemain kelahiran Banjarmasin Kalimantan Selatan yang berposisi di bek kanan atau bisa menjadi gelandang bertahan tersebut.

“Welberlieskott de Halim Jardim, diaspora muda Indonesia yang bermain di Sao Paolo Brasil akan bergabung dengan tim U-17 dan berlaga di Piala Dunia mendatang. Selamat bergabung Garuda muda!,” tulis orang nomor satu di sepakbola Indonesia tersebut sebagaimana dikutip dari laman pssi.org

Piala Dunia U-17 akan digelar di empat kota di Indonesia pada 10 November hingga 2 Desember mendatang. Indonesia dipercaya menjadi tuan rumah, menggantikan posisi Peru yang menurut FIFA belum siap menjadi tuan rumah.

Peru mengundurkan diri sebagai tuan rumah pada 3 April 2023 menyusul diskusi ekstensif antara Federasi Sepak Bola Peru (FPF) dan FIFA.

Langkah itu dilakukan mengingat ketidakmampuan negara tuan rumah untuk memenuhinya.

Pada 23 Juni 2023, FIFA mengumumkan Indonesia sebagai tuan rumah baru. Ini akan jadi pertama kalinya Indonesia berlaga di Piala Dunia U-17 dan menjadi negara Asia Tenggara perdana yang menjadi tuan rumah ajang ini.


Nama di negara asal:
Welberlieskott de Halim Jardim

Tanggal lahir:
25 Apr 2007

Tempat kelahiran:
Banjarmasin Indonesia
(South Kalimantan)

Usia: 16 Tahun

Kewarganegaraan:
Brasil- Indonesia

Posisi:
Bek Kanan

Kaki dominan:
kanan

Klub Sepak Bola:
Palmeiras FC Junior (2014-2017)
Santos FC Junior (2019)
Sao Paulo U17 (2022-).***/din

Khofifah Ajak Masyarakat Meriahkan Porprov 2023

SURABAYA, JAYAKARTA NEWS – Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa menerima kirab obor api Pekan Olahraga Provinsi (Porprov) VIII Jawa Timur tahun 2023 di Halaman Gedung Negara Grahadi, Kamis (7/9/2023) malam. Obor itu dibawa atlet diiringi lima maskot porprov, paskribaka dan drumband.

Saat menerima kirab obor api Porprov VIII Jatim 2023, Gubernur Khofifah didampingi Sekretaris Daerah Prov Jatim, Adhy Karyono, Ketua Panitia Besar (PB) Porprov Jatim VIII, M Ali Affandi, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga Prov Jatim Moh. Ali Kuncoro serta Ketua KONI Jatim, M. Nabil.

Perjalanan obor api Porprov VIII Jatim telah melewati empat kabupaten/kota tuan rumah pekan olahraga tahun ini. Obor api diberangkatkan dari Candi Pari Kabupaten Sidoarjo pada 4 September, kemudian menuju Kabupaten Mojokerto. Setelah itu dikirab menuju Kabupaten Jombang.

Sesampainya di Kabupaten Jombang, obor api dibawa ke Kota Mojokerto. Pada hari keempat, obor api Porprov VIII Jatim sudah sampai di Surabaya, disambut dengan prosesi yang meriah dan diterima langsung oleh Gubernur Khofifah di Gedung Negara Grahadi.

Gubernur Khofifah dalam sambutannya mengatakan, api Porprov VIII Jatim yang dikirab ini merupakan simbol semangat dan patriotisme. Nilai-nilai yang ada tersebut diharapkan bisa tersemai di seluruh atlet, pelatih, official serta wasit dan masyarakat Jatim untuk menyukseskan perhelatan pekan olahraga ini.

Terlebih, sambung Khofifah, perjalanan obor api ini melewati 45 kecamatan di empat kabupaten dan kota tuan rumah Porprov.

“Artinya bahwa semangat kita adalah semangat 45, semangat patriotisme, semangat perjuangan yang itu mudah-mudahan mengantarkan suksesnya Porprov VIII tahun 2023,” tegasnya.

Khofifah berpesan agar semangat juang di Porprov tidak diwarnai dengan hal-hal yang bersifat unfair atau tidak obyektif. Dia pun menekankan bahwa semua pertandingan harus didasari dengan sportivitas yang tinggi.

“Ini adalah upaya membangun semangat kegotongroyongan kita, semangat untuk selalu menjaga sportivitas dan kita akan menjaga seluruh pertandingan berjalan fairplay ,” tegas Khofifah.

Lebih lanjut, Khofifah mengajak seluruh masyarakat untuk turut serta menyemarakkan dan menyukseskan perhelatan olahraga terbesar di Jatim. Karena pembukaan Porprov Jatim VIII akan digelar di GOR Delta Sidoarjo, pada Sabtu (9/9) mendatang.

“Ayo jaga, dukung dan sukseskan bersama Porprov VIII Jatim 2023,” ajak Khofifah.

Khofifah berharap, Porprov Jatim yang diikuti 17.325 atlet, pelatih, dan official ini mendapat dukungan dari seluruh masyarakat Jatim. Karena suksesnya Porprov akan menjadi referensi bagi penyelenggaraan Pekan Olahraga Nasional (PON).

“Tentu harapan kita bersama adalah seluruh masyarakat Jawa Timur memberikan dukungan maksimal, memeriahkan, memberikan support (dukungan),” harapnya.

Selain itu, Gubernur Khofifah meminta masing-masing kabupaten/kota memberikan dukungan kepada kontingennya yang dikirimkan untuk berlaga di ajang Porprov Jatim. Para atlet yang bertanding diharapkan dapat mencetak rekor baru, baik itu nasional maupun internasional.

“Mudah-mudahan semua lancar sukses, kita berharap bahwa ada rekor nasional yang dipecahkan di Porprov ini atau bahkan rekor internasional yang bisa dipecahkan di Porprov kedelapan kali ini,” tuturnya.

Di akhir, Khofifah menyampaikan terima kasih kepada seluruh pihak yang berkontribusi dalam rangkaian pelaksanaan Porprov VIII Jatim 2023. Juga kepada seluruh masyarakat yang antusias datang dan mengikuti acara penerimaan obor api di Halaman Gedung Negara Grahadi.

“Terima kasih atas kebersamaan kita semua, InsyaAllah seluruh persiapan sudah siap 100 persen, termasuk seluruh masyarakat Jawa Timur yang kali ini dapat hadir di Gedung Negara Grahadi,” ucapnya.

Sementara itu Ketua PB Porprov VIII Jatim 2023 Ali Affandi Mattaliti melaporkan perjalanan api obor Porprov VIII ini telah melewati 45 kecamatan di 4 Kabupaten Kota penyelenggara Porprov. Ia mengatakan api obor ini diambil dari Candi Pari, dimana kata ‘pari’ bermakna padi yang melambangkan kemakmuran.

Ia menyebut masyarakat begitu antusias menyambut kirab obor api Porprov kali ini. Dan menurutnya, kali ini adalah penerimaan obor api Porprov termeriah sepanjang sejarah penyelenggaraan Porprov Jatim. Dan ia berharap Porprov kali ini bisa memberikan multiplier effects bagi masyarakat Jawa Timur di aspek olahraga ekonomi dan pariwisata.

“Kami ingin menyampaikan apresiasi setinggi-tingginya terhadap antusiasme masyarakat yang luar biasa saat kirab api tiba di daerah masing-masing,” kata Ali Affandi Mattaliti.

Penerimaan kirab obor api Porprov VIII Jatim ini juga dimeriahkan dengan penampilan cheerleader dan flasmob jingle Porprov LAGA yang dilakukan bersamaan dengan penyalaan kembang api, tari selamat datang, Tari Bang Bang Wetan dan tarian Lakune Sang Obor dari Sanggar Kreasi Dancer Sidoarjo.

Turut menghadiri acara penerimaan kirab obor api Porprov Jatim ke-VIII yakni jajaran Forkopimda Jatim, Bupati Jombang Mundjidah Wahab, Bupati Mojokerto Ikfina Fahmawati, Bupati Sidoarjo Ahmad Muhdlor Ali, Wali Kota Mojokerto Ika Puspitasari serta para Kepala OPD di lingkungan Pemprov Jatim. (poedji)

Anak Bungsu Bergeliat Raih Prestasi

Karate Bhayangkara Presisi Bertarung di Thailand Open Karate Championship 2023

THAILAND, JAYAKARTA NEWS – Sebanyak 13 Anggota Kepolisian Republik Indonesia, siap berlaga di kejuaraan internasional Thailand Open Karate Championship 2023 yang mulai digelar Jumat sampai Minggu, 8-10 September 2023 di Sport Institution Rangsit University, Pathum Thani, Thailand.

Para karateka anggota Polri ini bertarung di event bergengsi internasional yang diikuti oleh 18 Negara dari benua Eropa, Afrika maupun Asia. Karateka Polisi ini dipilih mengikuti event ini melalui penjaringan saat Babak Kualifikasi PON 2023 di Banjarbaru maupun hasil dari  pembinaan Tim Karate Bhayangkara Presisi di Dojo Renzo Depok dibawah binaan Penasehat Ahli Kapolri, Prof. Hermawan “Kikiek”Sulistyo.

Tim Karate Bhayangkara Presisi dalam Kejuaraan Thailand Open Karate Championship 2023 dipimpin oleh Chef De Mession, BJP Eko Rudi Sudarto didampingi Manager Team Sensei Prof. Kikiek. Pelatih dikomandoi oleh Mursalim Bado’o yang juga Kepala Pelatih Tim Karate Sulawesi Selatan pada Babak Kualifikasi PON Banjarbaru 2023 dibantu Sensei Danny Franky Nelson, I Putu Deddy Mahardika dan pelatih debutan muda Brigadir Tebing Hutapea yang juga mantan peraih Perunggu pada SEA Games 2023 Cambodia.

Tim Karate Bhayangkara Presisi dalam Kejuaraan Thailand Open Karate Championship 2023. (foto: firmat hidayatullah)

Pembina Karate Bhayangkara Presisi, Prof. Kikiek, menyatakan yakin akan kemampuan anggota Bhayangkara yang akan berlaga di Thailand Open Karate Championship tahun ini. “Mereka anggota Polri yang sudah pasti memiliki kemampuan fisik yang prima, mereka adalah atlet sejak usia Junior yang kemudian direkrut sebagai anggota Polri melalui sistem pemanduan bakat yang tersistematisasi melalui Program Rekpro Polri dan mereka dipoles oleh pelatih-pelatih pilihan asal Sulsel, Bali dan DKI Jakarta, pokoknya saya yakin mereka mampu menggebuki  dan mengalahkan lawan-lawan mereka dari 18 Negara,” ujar Prof Kikiek yang berlatih Karate sejak tahun 1969.

Indonesia Police Team disupport langsung oleh Kapolri, Jenderal Polisi Listyo Sigit Prabowo. Sebagai seorang pendekar Beladiri, Jenderal Listyo Sigit Prabowo mendukung semangat beladiri anak-anak yang akan berlaga di Thailand Open Karate Championship dan berharap anak-anak ini mampu mengharumkan Indonesia di kancah Karate Internasional dan mengibarkan kehormatan Polri di event ini.

Tim Karate Bhayangkara Presisi sendiri akan terus dibina berkesinambungan dan diharapkan akan tampil prima pada Pesta Olahraga Kepolisian Dunia tahun 2025 yang akan diselenggarakan di New York, Amerika Serikat. (put)

Tim Karate Bhayangkara Presisi berlatih keras sebelum terjun ke Kejuaraan Thailand Open Karate Championship 2023. (foto: firman hidayatullah)

Renzo United Menantang Dunia, Bawa 18 Atlet Berlaga di Thailand Open 2023

JAYAKARTA NEWS— Berkekuatan 18 atlet belia, Karateka Renzo United berlaga di kejuaraan internasional Thailand Open Karate Championship 2023 yang akan diselenggarakan pada 8-10 September 2023 di Sport Institution Rangsit University, Pathum Thani.

Pada kejuaraan internasional yang diikuti oleh 18 Negara dari benua Eropa, Afrika maupun Asia ini, 18 karateka belia ini mengikuti pertandingan di 25 kategori perorangan maupun beregu, baik U12 sampai senior.

Tim Renzo United sendiri telah tiba sejak Senin 4 September 2023. Sengaja datang lebih awal ke kawasan Pathum Thani agar atlet mendapatkan kesempatan untuk melaksanakan aklimatisasi, mengingat perbedaan kondisi udara Depok yang merupakan home base Renzo United dengan Pathum Thani

Tim Renzo United dalam Kejuaraan Thailand Open Karate Championship 2023 dipimpin oleh Chef De Mession, Shihan Syahril Effendi didampingi oleh Manager Team Sensei Bambang Gunawan.

Pelatih dikomandoi oleh I Made Budi Kertiyasa, jebolan Pelatnas Asian Games 2018 yang telah malang melintang selamat pelatnas berlatih di Dojo Al Ahly di Mesir, Dojo Marcell Testard di Paris dan berlatih bersama pelatih kawakan Ukraina, Anton Nikulin di Kiev. Budi sendiri dibantu oleh Sensei Mardian dan Sensei Donaldo Wowor. Selain itu Tim Renzo United menyertakan pembina dari daerah seperti Lampung dan Papua yakni Ucok Manalu dan Ibu Ria Palalo

Patron Renzo United, Prof. (Emeritus) Hermawan “Kikiek” Sulistyo mengatakan bahwa ini merupakan tantangan kepada anak-anak harapan bangsa yang tergabung di bawah pembinaan Renzo United untuk mampu tampil dan berprestasi di era Internasional, jangan sekadar puas menjadi juara di dalam negeri.

Patron Renzo United, Prof. (Emeritus) Hermawan “Kikiek” Sulistyo

“Saatnya anak-anak Renzo United mengikuti jejak senior-seniornya seperti Cokorda Istri Agung Sanistiya Rani maupun Zigi Zaresta Yuda untuk mengibarkan panji-panji merah putih di ajang internasional,” ucap Prof Kikiek yang kini menjabat Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional Universitas Bhayangkara Jakarta Raya.

“Saya tidak asal klaim,” ucap Prof Kikiek. “Ketika Choky kecil maupun Zigi kecil belum menjadi apa-apa, saya Sekjen INKAI saat itu dengan segala keterbatasan, memberangkatkan mereka dengan naik bus ke Jakarta untuk mendapatkan upgrade pembinaan dan memberikan panggung untuk mereka menunjukkan segenap bakat dan kemampuan yang sudah diasah pelatih-pelatih hebat mereka di kampung masing-masing,” ucapnya.

Mata elang Prof. Kikiek urusan mengintip bakat dan kemampuan atlet kampung memang tidak diragukan lagi. Di tim Renzo United kali ini banyak atlet kampung yang berlaga di Thailand Open 2023, bahkan di home base Renzo United, Prof. Kikiek menjadi ayah untuk karateka asal Madura, Sultra dsb.

Begitu pula pelatih dan official. Tangan dingin Prof. Kikiek mengorbitkan pelatih kampung seperti I Putu Deddy Mahardika yang berkarya di Jembrana dan rekor 8 anak binaannya pernah menjadi punggawa merah putih.

“Saya akan terus kelayapan menyasar atlet dan pelatih kampung hebat yang luput dari glamornya karate seperti Putu dahulu. Pelatih dan atlet kampung akan selalu saya bina dan saya dorong anak-anak kampung menjadi punggawa kehormatan karate Indonesia di pentas dunia di masa depan,” ungkap profesor yang ketika ditanya berapa tingkatan Dan nya, dan dia menjawab dengan “Tingkatan Dan saya itu Dancuk…”***

Wamenparekraf Saksikan Walikota Solo Berlatih Balap Sepeda dengan Atlet Para Games di Velodrome Manahan

SURAKARTA, JAYAKARTA NEWS – Ada hal menarik ketika Wakil Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif/Wakil Kepala Badan Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Wamenparekraf/Wakabaparekraf) Angela Tanoesoedibjo meninjau sejumlah lokasi pemusatan pelatihan nasional (pelatnas) atlet Asian Para Games 2023 di Surakarta, Jawa Tengah.

Dikutip dari Rilis Kemenparekraf, Minggu (3/9/2023), Wamenparekraf Angela menyaksikan secara langsung keseruan Walikota Solo Gibran Rakabuming Raka bersama salah satu atlet Para Games berlatih balap sepeda di Velodrome Manahan, Surakarta, Jawa Tengah, Jumat (1/9/2023) siang.

Wamenparekraf Angela yang juga berperan sebagai Chief de Mission (CdM) atau Ketua Kontingen Para Games Indonesia tampak antusias menonton Walikota Solo Gibran memutari gelanggang olahraga balap sepeda itu. Pasalnya velodrome memiliki lintasan berbentuk oval dengan tingkat kemiringan yang terbilang curam. 

Akan tetapi, berkat bimbingan dan kepiawaian atlet balap sepeda, Gibran behasil menyelesaikan tiga race dengan mulus di arena tersebut.

Menurut Wamenparekraf Angela hal seperti ini menjadi dukungan nyata dari pemerintah terhadap atlet Asian Para Games yang akan berlaga pada 22-28 Oktober 2023 di Hangzhou, Tiongkok. Sekaligus sebagai bentuk penyemangat bagi para atlet.

“Karena penting sekali menjaga semangat kawan-kawan kita. Dan yang pasti fisik dan mental juga harus selalu prima,” kata Wamenparekraf Angela.

Selain meninjau Velodrome Manahan, Wamenparekraf Angela juga meninjau Hartono Trade Center yang menjadi lokasi pelatnas bulu tangkis. Dan GOR FKOR UNS yang menjadi arena pelatnas tenis meja.

Turut mendampingi Wamenparekraf, Staf Ahli Menparekraf Bidang Manajemen Krisis Kemenparekraf/Baparekraf, Fadjar Hutomo; dan Direktur Utama Badan Otorita Borobudur, Agustin Peranginangin.***/mel

Menpora Dito Sebut Catur Bisa Bentuk Karakter dan Cara Berfikir Generasi Muda Bangsa yang Baik

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pemuda dan Olahraga Republik Indonesia (Menpora RI) Dito Ariotedjo menilai regenerasi atlet catur yang dimulai dari tingkat dini (Taman Kanak-Kanak) akan mendorong cabang olahraga catur lebih berkembang serta membentuk karakter dan cara berfikir generasi muda bangsa yang baik.

“Saya yakin dengan membiasakan para siswa dari TK dikenalkan dan dibiasakan bermain catur ini, bisa membentuk pola karakter dan pola cara berfikir yang sangat dibutuhkan saat ini,” kata Menpora Dito usai membuka Festival Catur Pelajar Tingkat Nasional Badan Pendidikan Kristen (BPK) Penabur 2023.

“Cara berfikir saat ini itu yakni critical thinking, berfikir progresif serta melatih sportivitas dan kesabaran,” tambah Menpora Dito di Auditorium SPK Penabur Kelapa Gading, Jl. Boulevard Bukit Gading Raya, Jakarta Utara, Sabtu (2/9). 

Menpora meyakini jika sejak dini dilatih dengan sistem yang ada dalam catur maka bangsa Indonesia akan memiliki generasi penerus bangsa yang sportif dan tangguh.

“Saya memiliki keyakinan semakin banyak anak-anak berlatih catur tingkat kualitasnya semakin tinggi dan jiwa sportifitasnya semakin tinggi dan nantinya kita memiliki generasi muda yang tangguh,” tutur Menpora Dito.

Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Catur Seluruh Indonesia (PB Percasi) GM. Utut Adianto menyampaikan, PB Percasi membuat turnamen, kejurnas tahunan mulai dari kelompok umur 7 hingga 19 putra dan putri setidaknya berjumlah 1.500 peserta.

“Terima kasih banyak kami sampaikan atas kehadiran Mas Menteri. Bibit pecatur kita begitu banyak. Permasalahan dari bibit hingga ke real star adalah tantangan zaman, godaannya begitu banyak,” ujar Utut. 

“Semoga dari ke kegiatan ini nantinya dari juaranya menjadi real star. Semoga adik-adik nanti yang keluar sebagai juara dari kegiatan ini akan kita latih khusus dari PB Percasi untuk nantinya bisa menjadi grand master-grand master hebat tanah air,” tambahnya.

Utut juga memberikan apresiasi kepada orang tua murid yang mendorong putra-putrinya untuk tekun dalam berlatih dalam cabang olahraga catur. Ia yakin juara dari even itu akan menjadi bintang pada 10-15 tahun kedepan.

“Tentu terima kasih dan apresiasi kepada orang tua siswa yang mendorong dan mengizinkan anak-anaknya ditempa untuk menjadi olahragawan dan menjadi grand master itu merupakan perjalanan panjang yang penuh tantangan. Selamat dan semoga even ini bisa terus diadakan di masa depan,” pungkasnya.***/mel