Pencak Silat Rebut Juara Umum Belgia Terbuka 2017

Kejuaraan pencak silat di Belgia.

PERJUANGAN pesilat Indonesia memasuki media tahun 2017 ini memang luar biasa. Betapa tidak, setelah melalui persaingan yang ketat, Tim pencak silat Indonesia akhirnya sukses merebut gelar juara umum dalam turnamen Belgia Terbuka 2017 yang berlangsung di Schoten, Belgia, pada 6-7 Mei.

Tim pencak silat Indonesia meraih gelar juara umum setelah meraih tujuh medali emas, satu perak, dan enam perunggu. Selain menjadi juara umum, tim Indonesia juga meraih tim terbaik dan Eka Yulianto meraih gelar atlet putra terbaik,” kata pelatih kepala pelatnas Ikatan Pencak Silat Indonesia (IPSI) Rony Safullah.

Tujuh atlet pencak silat Merah-Putih yang meraih medali emas dalam Belgia Terbuka 2017 adalah Rudi Susanto pada kelas A putra, Hanifan Yudani pada kelas C Putra, Eka Yulianto pada kelas G putra, Nirmala Oktaviani pada kelas A putri, Wewey Wita pada kelas B putri, Sarah Tria Monita pada kelas C putri, dan Pipit Kamelia pada kelas E putri.

Eko Febrianto yang turun pada kelas B putra meraih medali perak. Sedangkan enam medali perunggu dipersembahkan oleh Galang Tri W. pada kelas B putra, Iqbal Chandra pada kelas D putra, Komang Harik pada kelas E putra, Amri Rusdana pada kelas F putra, Aji Bangkit pada kelas I putra, dan Selly Andriani pada kelas D putri.

turnamen Belgia Terbuka 2017 diikuti 13 negara masing-masing Austria, Amerika Serikat, Belanda, Belgia, Indonesia, Inggris, Jerman, Malaysia, Prancis, Singapura, Suriname, Swiss, dan Thailand. “Kami akan tetep mengevaluasi hasil kejuaraan di Belgia. Kami berusaha mencapai hasil maksimal dalam SEA Games 2017 di Malaysia,” kata Rony.

Sementara itu, Direktur Program Kepelatihan Performa Tinggi Satlak Prima Zamrony Zamir meminta tim pencak silat Indonesia juga dapat berprestasi dalam SEA Games 2017 dan Asian Games 2018 setelah meraih juara umum dalam Belgia Terbuka 2017. ***

PB JI Target Medali Emas di AG 2018

Pengurus Besar Ju-Jitsu Indonesia.

PENGURUS Besar Ju-Jitsu Indonesia (PB JI) mengaku siap mempersembahkan emas bagi Indonesia dalam perhelatan Asian Games 2018 Jakarta-Palembang mendatang.

Demikian disampaikan Ketua Umum PBJI, Laksamana Madya Desi Albert Mamahit usai dilantik KONI di Jakarta, Selasa (9/5/2017). Menurut Mamahit, pihaknya siap mewujudkan target medali emas bagi Indonesia dengan berbagai persiapan atlet ju-jitsu di Indonesia.

“Kita targetkan medali emas, perak dan perunggu untuk Indonesia pada Asian Games nanti. Ini menjadi target utama kami, mengingat event Asian Games akan diselenggarakan di Indonesia,” kata Mamahit.

Rencananya, untuk mempersiapkan dan mendapatkan atlet-atlet terbaik di seluruh Indonesia, PBJI akan menyelenggarakan Kejuaraan Nasional di Jakarta yang akan diikuti seluruh klub-klub ju-jitsu dan pengprov.

Tidak hanya itu, nantinya PBJI juga akan menyertakan atlet-atlet ke kejuaraan setingkat Asia pada Juli mendatang, sebagai persaiapan untuk memberikan pengalaman bertanding bagi atlet.

“Kita akan menyertakan para atlet terbaik yang terseleksi masuk dalam pelatnas mengikuti perhelatan kejuaraan Asia, sehingga mendapat pengalaman,” tambah Mamahit.

Usai pelantikan Ketua KONI, Tono Suratman, mengaku optimis kehadiran PBJI bisa memberikan prestasi bagi olahraga Indonesia nantinya, dan memberikan jenjang pembinaan bagi atet.

ini, dan optimis bisa ikut serta memberikan prestasi bagi Indonesia, khususnya pada Asian Games 2018,” ujar jenderal pensiunan bintang dua ini. ***

Lorenzo Nyaman Tunggangi Ducati

Jorge Lorenzo nyaman dengan Ducati.

BUKAN Jorge Lorenzo namanya jika tidak cepat beradaptasi dan meraih prestasi. Ya, pebalap anyar tim Ducati ini mengaku makin nyaman menunggangi motor Desmosedici di atas lintasan balap.

Bahkan, Lorenzo merasakan penampilannya makin impresif di MotoGP 2017. Walhasil, setelah tiga balapan tanpa podium, Jorge Lorenzo akhirnya meraih podium pertamanya musim ini saat membalap di GP Spanyol yang berlangsung di Sirkuit Jerez akhir pekan kemarin.

Menurut mantan pebalap Yamaha itu, ia makin memahami karakter motor barunya musim ini tersebut dan berharap sesi tes di Mugello pekan depan bakal berdampak positif baginya.

“Setiap hari saya menunggangi motor ini dengan lebih baik. Di Mugello, penting bagi saya untuk mengerti pengaturan terbaik untuk sirkuit tersebut, juga cara saya mengemudi karena seri GP Italia nantinya akan dinantikan oleh pendukung Ducati.”

“Saya rasa kami memiliki kesempatan yang bagus karena tahun lalu Ducati tampil kompetitif di sana. Mugello memiliki sejumlah trek lurus yang cukup panjang jadi hal itu menguntungkan kami,” tutur Lorenzo seperti dikutip dari Crash.

Sebelum berlaga di GP Italia pada 4 Juni mendatang, para pebalap MotoGP sendiri akan lebih dulu menjalani GP Perancis, 21 Mei nanti. Lorenzo sendiri kini mengaku makin percaya diri usai mendapatkan podium di Sirkuit Jerez.

“Saat ini motor kami sangat cepat dan memiliki kekuatan namun belum komplet untuk bisa bersaing jadi juara dunia. Itulah tujuan yang kami bidik dan karena itulah saya bangga bisa meraih podium di seri keempat saya bersama Ducati,” ujar Lorenzo. ***

PP PBVSI Targetkan Emas di SEA Games 2017

Tim voli Indonesia ditargetkan meraih medali emas dalam SEA Games Malaysia mendatang.

PENGURUS Pusat Persatuan Bola Voli Seluruh Indonesia (PP PBVSI) menargetkan medali emas dari tim putra pada SEA Games 2017 di Kuala Lumpur. Demikian ditegaskan Ketua Umum PBVSI Imam Sudjarwo. “Kami menargetkan medali emas untuk tim putra. Sementara untuk tim putri, kami menargetkan medali perak. Terget kami memang meraih hasil lebih baik dibanding SEA Games sebelumnya,” kata Imam Sudjarwo, kepada wartawan di Jakarta.

Pada SEA Games dua tahun lalu di Singapura, tim voli putra maupun putri sama-sama membawa pulang medali perunggu. Para pemain yang akan membela Indonesia di Kuala Lumpur sudah dipanggil untuk menjalani pelatihan di Padepokan Voli Sentul mulai 14 Mei 2017.

Pemain yang dipanggil ke timnas ada 18 putra dan 18 putri. Mereka nantinya akan dikurangi menjadi 12 pemain inti masing-masing untuk tim putra dan putri. “Mereka sudah digembleng secara individu saat mengikuti berbagai turnamen, termasuk PON (2014), Livoli, maupun Proliga. Mereka sudah terlatih baik, fisik maupun ketrampilan,” kata Imam.

“Di pelatnas nanti, tinggal meramu supaya mereka menjadi tim yang bagus. Kerja sama tim dan penguatan fisik akan jadi fokus saat pelatnas nanti,” ujar Imam lagi. Sebelum berangkat ke Malaysia untuk ikut SEA Games, Agustus nanti, tim putra maupun tim putri akan menjalani satu kali try out. Tim putri akan mengikuti turnamen tingkat Asia di Vietnam, 6-16 Juli.

Sementara itu, tim putra akan ikut Asian Men’s Volleyball Championship 2017 di Surabaya pada 24 Juli-1 Agustus. Turnamen ini diikuti 16 negara terbaik di Asia Pasifik. Indonesia merupakan salah satu dari hanya tiga negara Asia Tennggara yang ikut, selain Thailand dan Vietnam. Indonesia tergabung di Pool A bersama Qatar dan Kazakhstan. Satu negara lagi masih menunggu hasil kualifikasi.

“Turnamen ini juga jadi kesempatan melihat kekuatan Thailand dan Vietnam yang merupakan lawan terkuat di Asia Ternggara. Selain itu, kita juga bisa mengukur kemampuan pemain kita saat bersaing dengan negara-negara kuat,” kata Imam.

Tahun ini, PBVSI juga menerapkan peraturan ketat seputar pemanggilan pemain yang masuk timnas. Bagi para pemain yang menolak panggilan timnas tanpa alasan jelas akan dikenai hukuman. “Mereka yang menolak akan dikenai sanksi tidak boleh iktu turnamen-turnamen level nasional, termasuk Proliga, selama satu tahun,” kata Imam lagi.

Beberapa pemain putra yang dipanggil memperkuat tim nasional adalah Agung Seganti, Aji Maulana, Sigit Ardian, dan Rendy Febriant Tamamilang. Di bagian putri, pemain yang dipanggil antara lain Aprilia Manganang, Agustin Wulandari, Yolana Bertha Pangestika, dan Berllian Marsheilla. ***

Madrid Tantang Juventus di Final Liga Champions

LIGA Champions kembali akan menyajikan partai “ulang” saat Real Madrid memastikan tiket final laga kompetisi tertinggi di benua biru itu, ketika Atletico Madrid hanya mampu memenangi 2-1 atas tamu sekotanya, Real Madrid dalam leg kedua partai semi final yang digelas Kamis dinihari WIB. Dengan hasil itu Los Blancos menang agregat 4-2.

Real Madrid dan Juventus pada musim 1997-98 berjumpa di partai final dengan kemenangan tim La Liga dengan skor akhir 1-0. Partai ulangan musim ini pasti akan sangat menarik, karena diliputi dendam Juventus yang dulu digagalkan Madrid dalam meraih tropi kejuaraan.

Meski kalah di Vicente Calderon, Madrid tetap melaju, karena pada leg pertama menang 3-0. Dengan kemenangan agregat 4-2 itu, pasukan Zinedine Zidane itu akan menghadapi Juventus pada laga final yang akan digelar di Cardiff, Wales, pada 4 Juni 2017.

Madrid tundukkan Juve pada final Liga Champions 1998 dengan gol tunggal Predrag Mijatovic. [GATTY IMAGE]
Bagi Real Madrid, inji adalah final ketiganya dalam empat tahun terakhir ini, yang mana Los Blancos itu terakhir mengangkat tropi juara pada 2014 dan 2016. Real Madrid adalah klub paling sering memenangkan Liga Champions dengan 11 kali juara dan tiga kali runner-up.

Sebagai tuan rumah, Atletico Madrid memberikan tekanan bertubi-tubi kepada klub rival sekotanya itu. Hal itu terbukti dalam 16 menit pertama pertandingan, anak-anak asuhan Diego Simeone itu berhasil mencetak dua gol.

Gol pertama Atletico dicetak gelandang serang Spanyol, Saul Niguez, pada menit 12. Niguez yang menemukan posisi tak terkawal berhasil menaduk bola setelah menyambut umpan tendangan penjuru yang dilepaskan Koke.

Empat menit dari gol Niguez, Atletico menggandakan keunggulan menjadi 2-0 lewat eksekusi penalti Antoine Griezmann menakibat pelanggaran Raphael Varane kepada Fernando Torres.

Sebagian pendukung Atletico marah dengan mancopot bangku stadion, karena tim kesayangannya kalah. [REX FAETURE]
Namun upaya Atletico untuk memburu satu gol tambahan, untuk menyamakan skor agregat punah, setelah gelandang Real Madrid, Isco, mencetak satu gol tandang pada menit 42. Gelandang Spanyol itu menjebol gawang Jan Oblak setelah mendapatkan bola dari Toni Kroos dalam kemelut.

Pada babak kedua, Real Madrid dan Atletico sama-sama melancarkan serangan. Los Blancos beberapa kali membahayakan gawang Atletico lewat aksi Ronaldo, Kroos dan Isco.

Atletico juga mengemas peluang dari kaki Griezmann dan Gabi pada 10 menit menjelang laga berakhir namun skor agregat 4-2 untuk kemenangan Real Madrid bertahan hingga laga usai.

Susunan pemain:

Atletico (4-4-2): Oblak; Gimenez, Savic, Godin, Filipe Luis; Koke, Gabi, Saul, Carrasco; Griezmann, Torres.
Cadangan: Maya, Tiago, Correa, Hernandez, Gameiro, Partey, Gaitan.

Real Madrid (4-3-3): Navas; Danilo, Varane, Sergio Ramos, Marcelo; Modric, Casemiro, Kroos; Isco, Benzema, Ronaldo.
Cadangan: Rodriguez, Casilla, Kovacic, Vazquez, Asensio, Morata, Nacho.

Simeone Janji Jungkirkan Madrid

MANAGER  Atletico Madrid, Diego Simeone, menolak untuk menyerah pada upaya mengamankan tempat di final Liga Champions, sekalipun ketika akan memasuki pertandingan di leg kedua semifinal, timnya divisit tiga gol setelah dibekuk Real Madrid 3-0.

Pelatih asal Argentina tersebut yakin, timnya bisa mengatasi keunggulan agregat 3-0 yang dipegang oleh pesaing berat mereka di leg kedua semifinal Liga Champions.

Hattrick Cristiano Ronaldo yang hebat, telah memastikan Madrid mengambil langkah besar untuk mempertahankan mahkota Liga Champions mereka, sekalipun laga melawan Atleti akan berlangsung “berat” karena semifinal kedua dimainkan di Vicente Calderon.

Simeone mengklaim, tidak ada hal yang mustahil bagi timnya untuk membalikkan defisit gol kontra Real Madrid. “Pada hari Rabu kami memiliki permainan yang sangat sulit, tidak mungkin bagi banyak orang, tapi tidak untuk kami. Tidak ada yang tidak mungkin,” kata Simeone menegaskan tentang keyakinannya itu.

“Mereka adalah dua pertandingan yang berbeda, kami kalah beberapa hari yang lalu dan hari-hari berikutnya sulit dilakukan. Sekarang kami harus siap bermain dalam pertandingan besar,” katanya.

Usaha gelandang Atletico Saul Niguez, memastikan kemenangan keenam berturut-turut di La Liga untuk Atleti. Atleti sendiri kini memegang keunggulan lima poin atas tim posisi keempat, Sevilla,  dengan dua pertandingan tersisa. Simeone telah menekankan pentingnya mengkonsolidasikan posisi itu di lain waktu.

“Tempat ketiga masih belum tertutup, kami masih butuh satu poin,” kata Simeone menambahkan. “Saya bangga memiliki pemain ini, membuat saya senang melihat suasana di sekitar klub.”

“Kami memulai musim dengan buruk dan kalah secara teratur. Untuk bangkit dan terus berjuang, kami menempatkan diri kami di tempat yang penting, dan kami berharap dapat menutupnya di pertandingan berikutnya.”***

Timnas Pelajar Siap Ladeni Timnas U-16

TIMNAS Pelajar yang dipersiapkan di ajang Gothia Cup Tiongkok, pada Agustus mendatang dijadwalkan melakukan uji tanding melawan seniornya Timnas U-16 yang diasuh Fachri Husaini pada 19 Mei mendatang.

Kabar itu disampaikan Penanggung Jawab Timnas Pelajar Subagja Suihan. Subagja mengatakan, Timnas Pelajar ini adalah produk dari hasil Liga Sepakbola Pelajar U-14 Piala Menpora Tahun 2015 dan 2016 lalu.

“Mereka yang terpilih sebanyak 23 pemain adalah yang terbaik dari 58 pemain yang kita panggil. Setelah kami melakukan dua kali seleksi. Akhirnya dihasilkan 23 pemain,” kata Subagja yang juga Ketua Badan Liga Sepakbola Pelajar Indonesia (BLiSPI) di Jakarta.

Subagja menambahkan, anak-anak yang dipanggil akan segera memasuki traning champ (pemusatan latihan) di Puspitek Serpong, Banten, pada Kamis (11/5). Namun sebelumnya mereka direncanakan bertemu Menpora Imam Nahrawi, untuk minta doa restu pada Rabu (10/5) esok.

Terkait uji tanding melawan Timnas U-16 Subagja menyatakan, hal ini merupakan momen penting melawan tim sepadan di tanah air. “Ini uji coba yang sangat langkah sesama tim setingkat pelajar. Apalagi pertandingan ini akan disaksikan Menpora Imam Nahrawi dan Ketua PSSI Edy Rahmayadi,” tambah pria yang juga selaku Penanggung Jawab PS Bengkulu, kontestan Liga 2 Indonesia itu.

Dalam kesempatan berbeda Pelatih Timnas U-16 Fachri Husaini menyatakan, menyambut baik uji coba ini. “Uji coba ini bukan untuk mencari kemenangan semata mata. Bagi kami yang terpenting adalah untuk menggevaluasi perkembangan anak-anak. Jika masih ada celah yang kurang kami akan perbaiki,” kata Fachri.

Lebih lanjut Fachri menyatakan Timnas Pelajar adalah lawan seimbang. “Saya sempat dua kali ikut menyaksikan seleksi tim mereka, saat diajak Pak Subagja. Jadi kualitas mereka tidak beda jauh dengan anak-anak yang saya tangani,” katanya.

Timnas Pelajar ini diasuh mantan pemain nasional Encang Ibrahim (Persib Bandung) dan asistenya Aples Gideon Tecuary (Primavera), dengan menejer Sungkono Abdullah.***

The Blues Siap Angkat Tropi, Middlesbrough Turun Kasta

CHELSEA selangkah lagi memenuhi ambisiya untuk menjuarai Liga Inggris setelah dalam pertandingan Selasa dinihari WIB, memaksa Middlesbrough menangis, menyesali hasil tersebut yang memaksa mereka harus meninggakan kasta tertinggi perhelatan sepakbola di negeri the three Lions itu.

Penggrafir untuk trofi Liga Primer, kini bersiap mempertajam alat kaligrafinya untuk menuliskan klub asal London itu kembali menjadi juara. Persaingan perebutan juara Ligra Primer dapat dikatakan sudah selesai, karena Chelsea hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk memastikan mahkota juara, yang secara matematis the Blues akan dapat menuntaskan misi juara liganya pada Jumat (Sabtu WIB) mendatang saat mereka bertemu bertandang ke markas West Bromwich Albion.

Mereka dapat mengantongi nilai penuh saat melawan Baggies dan itu akan sebuah judul berita yang sangat layak, dimana mereka untuk keempat kalinya dalam 12 tahun meraih tropi ini, yang artinya itu hanya seperlima dari sejarah klub yang telah berdiri sejak 112 tahun silam.

Dengan sukses mengalahkan Middlesbrough ini tidak salah kalau para penggemar the Blues secara konstan menyanyikan dukungannya kepada tim kesayangan mereka, dan terutama kepada pelatih Antonio Conte. Piala Liga Primer kali ini akan menjadi prestasi yang luar biasa bagi pelatih Italia di musim pertamanya di sepakbola Inggris, dimana dia tidak bisa berbahasa Inggris pada setahun lalu saat masuk ke London—namun dia membuktikan telah mampu mengangkat Chelsea, di mana hari ini posisi Chelsea setidaknya hampir juara, lagi.

Credit Photo: REX

 

Mereka pun memiliki 34 poin lebih banyak dari musim lalu. Para penggemar tentu berharap, mudah-mudahan Conte sekarang ini akan tetap bertahan menukangi Chelsea meskipun ia diminati oleh klub Italia milik pengusaha Indonesia, Inter Milan. Chelsea sangat membutuhkan Conte untuk membangun klub, mempertahankan gelar ini dan meraih tropi di Liga Champions. Itulah harapannya.

Ada harapan umum di Stamford Bridge. Roman Abramovich hadir saat Carlo Ancelotti, manajer Chelsea terakhir -dan orang Italia pertama- untuk memenangkan liga dan yang juga menyelesaikan gelar ganda dengan Piala FA, sebuah prestasi Conte. Ancelote dan Conte dulu berkawan, dimana mereka dulu pernah bekerja sama di Juventus saat posisi terakhirnya sebagai kapten. Pada gelaran Liga Champions musim depan, mereka dipastiak akan bersaing. Tentu saja kalau Anceloti masih dipercaya menukangi Munchen.

Tidak pernah ada keraguan bahwa Chelsea akan memenangkan ini. Pertanyaan kepada klub ini paling hanya tentang berapa banyak gol yang akan mereka ceploskan ke gawang lawan dan berapa nilai yang diraih pada akhir liga. Pertandingan dinihari tadi sedikit kurang sempurna, karena tidak tampilnya N’Golo Kante, yang mengalami sedikit cedera otot, dimana bertepatan dengan pengumuman bahwa dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Sepak versi wartawan sepak bola pada tahun ini. Tapi Fabregas yang diberi kepercayaan pelatih, menunaikan tigasnya dengan baik.

Gelandang asal Spanyol itu menciptakan banyak peluang dan terlibat dalam ketiga gol tersebut saat ia menjadi pemain pertama yang membukukan 10 assist di Liga Premier dalam enam penampilannya. Chelsea mencapai tonggak sejarah lain – dengan kemenangan kandang ke-300 Liga Inggris, yang sekarang ini hanya diungguli oleh Manchester United (347) dan Arsenal (306).

Adalah sebuah kegembiraan di mana mereka menggulingkan Middlesbrough dan ini sekaligus menjadi tanda juara yang bakal direngkuh klub ini. Middlesbrough sendiri yang diambang “kehancuran” di Liga Primer, malah tampil dengan disiplin yang minim, sehingga dimanfaatkan betul oleh pasukan Conte.
Setelah melakukan tekanan bertubi-tubi dengan banyak peluang semenjak menit awal, Chelsea baru membuka keunggulan mereka pada menit ke-23 melalui penyerang Diego Costa. Striker timnas Spanyol itu sukses mengelabui Brad Guzan, dimana golnya diceploskan melewati celah di antara kedua kakinya. Dengan gol tersebut, Costa menjadi pemain ketiga yang mencetak minimal 20 gol per musim secara berturut-turut dalam dua musimnya di Chelsea. Dia menyusul rekor yang dicapai Jimmy Floyd Hasselbaink dan Didier Drogba.

Pada menit ke-34 pendukung the Blues kembali bersorak, setelah sepakan keras Marcos Alonso dari sudut sempit, lagi-lagi mengarah ke gawang melalui celah di antara kedua kaki penjaga gawang Middlesbroug. Gol ketiga Chelsea tercipta pada menit ke-65 melalui tendangan Nemanja Matic. Gelandang Serbia juga sukses menaklukkan Guzan, dengan mengarahkan bola ke celah kedua kaki kiper.

Dengan hasil ini, Chelsea berhasil memperlebar jarak mereka dengan Tottenham sebanyak tujuh poin, setelah klub sekota yang menjadi pesaing utamanya itu takluk 0-1 dari West Ham United pada pekan yang sama.

Bagi Middlesbrough, kekalahan ini memastikan mereka menjadi tim kedua yang terlempar ke Championship musim depan setelah sebelumnya nasib serupa diterima Sunderland. Dengan raihan 28 poin dimana tinggal sisa dua laga lagi, The Boro mungkin mampu mengejar poin tim terbawah di luar zona degreadi, Swansea City yang mengantongi 35 poin.***

Edin Dzeko Top Skor Liga Italia

EDIN Dzeko berpeluang besar menjadi pemain tersubur di Seri A di Italia, menyusul performa bagus yang ditorehkannya hingga pekan ini dengan menempati posisi terapik dalam raihan koleksi golnya.

Kompetitornya yang kini menempati posisi kedua dan ketiga, harus berjuang sangat ekstra keras, karena selisih capaian golnya jauh dari Dzeko.

Edin Dzeko hingga kini masih terbukti sebagai pemain tersubur dalam Serie A Italia. Mantan punggawa Manchester City itu telah mencetak dua gol pada babak pertama, ketika AS Roma menang 4-1 di markas AC Milan pada Minggu, untuk merebut kembali peringkat kedua pada klasemen Liga Italia.

Pencetak gol terbanyak Liga Italia itu,  Dzeko,kini sudah mengoleksi 27 gol, dimana tambahan sepasang golnya diperoleh  San Siro. Ia bertukar operan dengan Mohamed Salah untuk mencetak gol pada menit kedelapan dan ikut menanduk bola untuk menjadi gol kedua sebelum menit ke-30 yang menentukan.

Dengan tiga pertandingan tersisa, Roma dan Edin Dzeko kini mengumpulkan 78 angka, atau tertinggal tujuh angka dari Juventus yang bermain imbang dengan skor akhir 1-1 dengan Torino pada Sabtu, dan siapkan laga panas antara kedua tim ini di Stadio Olimpico pada Minggu pekan depan.

Berikut daftar pencetak gol liga Italia pada Minggu waktu setempat dimana pemuncaknya dikuasai oleh Edin Dzeko:

27 Edin Dzeko (AS Roma)
25 Andrea Belotti (Torino)
24 Mauro Icardi (Inter Milan)
Gonzalo Higuain (Juventus)
Dries Mertens (Napoli)
22 Ciro Immobile (Lazio)
16 Marco Borriello (Cagliari)
15 Lorenzo Insigne (Napoli)
14 Alejandro Gomez (Atalanta Bergamo)
Nikola Kalinic (Fiorentina)
Keita Balde Diao (Lazio)
13 Carlos Bacca (AC Milan)
Mohamed Salah (AS Roma)
12 Diego Falcinelli (Crotone)
11 Federico Bernardeschi (Fiorentina)
Giovanni Simeone (Genoa)
Jose Callejon (Napoli)
Marek Hamsik (Napoli)
Patrik Schick (Sampdoria)
Iago Falque (Torino)
Cyril Thereau (Udinese)
Attachments area

Bidikan MU Usai Takluk di Emirates

KEKALAHAN Manchester United dari Arsenal di Emirates, berbuntut kepada “kegagalan” tim itu untuk mengamankan posisi empat besar di klasemen Liga Primer Inggris, yang memaksa Jose Mourinho untuk fokus memenangi Liga Europa.

Mourinho menerima dengan lapang dada, jika United gagal untuk mengamankan posisi empat besar di papan klasemen, gara-gara ditekuk Arsenal.

Dua gol yang masing-masing dicetak oleh Granit Xhaka dan Danny Welbeck, cukup membuat The Red Devils kesulitan untuk menyalip Manchester City, yang terpaut empat poin di posisi keempat, dimana kini hanya tersisa tiga laga lagi.

Dengan kegagalan untuk meraih jatah bermain di Liga Champions melalui babak kualifikasi itu, mau tidak mau mengharuskan Mourinho fokus sepenuhnya ke Liga Europa, agar meraih tiket untuk dapat berlaga di kompetisi tertinggi di Eropa tersebut.

Apalagi saat ini United berada di posisi unggul dari Celta Vigo usai menang satu gol di pertemuan pertama di Balaidos sehingga kans untuk lolos ke final terbuka lebar karena unggul gol tandang.

“Ya, semua [fokus] kepada Liga Europa, tapi sekarang kami mencoba untuk meraih sebuah hasil [positif],” ujar manajer asal Portugal itu pada Sky Sports seusai laga.

“Anda bisa berkata bahwa kami tidak bermain dengan tim terbaik, para pemain yang menjadi pilihan pertama di saat sekarang, tapi Anda tidak bisa berkata bahwa kami tidak mencoba untuk memenangkan laga ini.”

“Itu sebabnya kami akan mencoba untuk memenangkan tiga laga tersisa di Liga Inggris, namun tentu saja segalanya [tercurah] untuk Kamis [Jumat, 12/05 dini hari WIB versus Celta Vigo] nanti.”

Meskipun gagal meraih tiga poin penting, Jose Mourinho tidak melihat adanya cela dari permainan Phil Jones, Chris Smalling dan Juan Mata yang baru kembali bermain usai kerap menjadi cadangan.

“Saya sangat sangat menyukai performa individual dan saya menyukai [mereka] secara kolektivitas.”

“Kami kalah karena kami gagal mencetak gol dan kami sebetulnya mempunyai peluang-peluang emas. Mereka mempunyai keberuntungan di gol [pertama].”

“Terlepas dari itu, saya tidak bisa meminta lebih dari para pemain yang tidak bermain satu menit pun di tujuh pekan terakhir seperti Smalling dan Mata. Mereka luar biasa dengan cara mereka bermain.”

“Anak itu [Axel Tuanzebe] pun sama. Saya rasa dia melakukan pekerjaan bagus dan saya yakin Alexis [Sanchez] tahu nama dia karena anak itu bermain dengan baik.”

“Sangat sulit bagi saya untuk menangani pertandingan ini karena para pemain yang saya ingin gantikan merupakan pemain-pemain yang bermain pada Kamis [Jumat, WIB] nanti.”

“Jadi sulit untuk mengaturnya, tapi saya rasa secara prinsipal, tim cukup bagus, terorganisir, bermain dengan keinginan meraih kemenangan dan bertahan dengan baik pula.”

“Arsenal tidak lebih baik dibandingkan kami tapi selamat untuk mereka.” ***