Tour de Singkarak 2017 Siap Digelar

Suasana dan pemandangan alam Tour de Singkarak

EVENT tahunan  bertaraf internasional, Tour de Singkarak (TdS) 2017 untuk kesembilan kalinya, akan digelar di Sumatera Barat, 18 – 26 November 2017 mendatang. Launching TdS 2017, telah dilakukan di Jakarta oleh Menteri Pariwisata (Menpar) Arief Yahya bersama Gubernur Sumbar H Irwan Prayitno, serta walikota/bupati se-Sumbar, belum lama ini. TdS 2017 bertema ‘The Biggest Sport Tourism, dimulai dari Kota Batusangkar, Kabupaten Tanah Datar sebagai tempat start dan finish di Kota Bukittinggi.

Menpar Arief Yahya mengungkapkan, event sport tourism TdS 2017 ini mampu memberikan dampak langsung  terhadap ekonomi masyarakat dan media value yangg tinggi. “Sejak 2013, Amauri Sport Organisation (ASO) merekomendasi TdS menjadi kejuaraan mayor di Asia, karena terbukti berhasil menyedot lebih dari 1 juta penonton. Tercatat, ranking TdS tigkat dunia dari jumlah penonton menduduki peringkat ke-5, setelah Tour de France (12 juta penonton), Giro d’Italia (8 juta), Vuelta a Espana (5 juta), Santos Tour Down Under (750 ribu) dan TdS (550 ribu),” papar Menpar.

Gubernur Sumbar H Irwan Prayitno mengakui, dampak positif dari event TdS dirasakan masyarakat Sumbar, khususnya dampak ekonomi selama event berlangsung. “Tingkat hunian hotel meningkat, begitu pula penjualan makanan, souvenir, serta oleh-oleh khas Sumbar melonjak,” papar Irwan Prajitno.

Gubernur menambahkan, penyelenggaraan TdS juga mendorong peningkatan infrastruktur, khususnya jalan-jalan yang akan dilalui peserta semakin mulus. “TdS menjadi sarana yang efektif buat mempromosikan pariwisata Sumbar. Sejak penyelenggaraan TdS pertama 2009, kini bermunculan destinasi wisata baru di Sumbar dikenal masyarakat luas,” tandasnya.

Dalam pelaksanaannya, TdS menyusuri alam Minangkabau yang memiliki beraneka ragam obyek wisata alam dan budaya tidak hanya mengenalkan Danau Singkarak semata, tapi juga destinasi lainnya menjadi lebih dikenal masyarakat, misalnya, Lembah Harau, Kelok 9, Istana Pagaruyuang, Pantai Gandoriah, Pantai Padang, Pantai Tiram, dan masih banyak lagi.

Untuk TdS 2017, akan menempuj 9 etape, yakni etape 1, dari Tanahh Datar menuju Kota Padang dengan panjang 107 km, etape 2 Painan–Sawahlunto sepanjang 166 km; dan etape 3, Muaro Sijunjung–Pulau Punjung 100 km. Etape 4 Danau Singkarak–Payakumbuh 135 km; etape 5 Lembah Harau–Padang Panjang 101 km; dan etape 6 Kota Solok – Padang Aro Solok Selatan 140 km. Sedangkan etape 7 Pariaman – Pasaman Barat 157 km; etape8 , Padang Pariaman–Agam 101 km; dan etape 9 Pasaman–Bukittinggi Sirkuit 90 km. ***

Ronaldo dan Zidane Raih Sukses di Best FIFA Football Awards 2017

SEPERTI telah  diperkirakan sebelumnya, bintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo, akhirnya benar-benar sukses meraih  penghargaan pada the Best FIFA Football Awards 2017 untuk kategori Best FIFA Men’s Player. Ronaldo terpilih menjadi pesepakbola pria terbaik dunia, mengungguli  dua pesaingnya, Lionel Messi dan Neymar Jr.

Best FIFA Football Awards ini untuk kali kedua terpisah dengan Ballon d’Or, yang sebelumnya disebut FIFA Ballon d’Or. Artinya penghargaan Ballon d’Or yang digagas majalah France Football masih tetap akan terlaksana.

Acara penganugerahan Best FIFA Football Awards kali ini digelar di London Palladium, Selasa (24/10) atau Rabu dini hari WIB. Selain pemilihan pemain pria terbaik, kategori lainnya yang juga dipilih adalah pelatih terbaik, pemain putri terbaik, pelatih putri terbaik, gol terbaik, fans terbaik, pemain fair play.

Bagi Cristiano Ronaldo, ini kali kedua dia meraih penghargaan ini setelah pada tahun 2016 lalu. Tahun lalu dia mengalahkan Lionel Messi dan Antoine Griezmann.

Terpilihnya Ronaldo sebagai pemain terbaik 2017 tidaklah mengejutkan. Pasalnya dia tampil cemerlang sepanjang musim lalu, dimana dia membawa Real Madrid menjuarai Liga Champions dan La Liga Spanyol.

“Saya ingin turut menyebut Lionel Messi dan Neymar di sini. Para pendukung Real Madrid, rekan setim, pelatih, mereka mendukung saya sepanjang tahun, jadi saya harus mengucapkan terima kasih kepada mereka,” kata Cristiano Ronaldo dalam saat menerima penghargaan di atas podium.

“Saya sangat senang. Ini momen yang luar biasa bagi saya. Saya tahu saya punya banyak penggemar di seluruh dunia, terima kasih atas dukungannya. Saya sangat mengapresiasinya,” tambahnya.

Adapun kategori pelatih terbaik, berhasil diraih oleh Zinedine Zidane. Ia pantas meraih penghargaan ini berkat suksesnya membawa Real Madrid merengkuh gelar La Liga dan Liga Champions musim lalu.

Selanjutnya, Gianluigi Buffon terpilih sebagai kiper terbaik, Lieke Martens (pemain putri terbaik), Sarina Wiegman (pelatih putri terbaik), Olivier Giroud (gol terbaik), Celtic FC (fans terbaik), dan Francis Kone (fair play).

Akhirnya, Arsenal Kembali ke Jalan Kemenangan

ARSENAL telah kembali ke jalan kemenangan mereka di Liga Inggris setelah menang 5-2 atas Everton di Goodison Park, Minggu malam WIB.

Wayne Rooney berhasil membawa The Toffees unggul cepat, namun Arsenal mendominasi untuk sebagian besar waktu permainan. Mesut Ozil menandai kembalinya ia ke skuad utama tim dan membantu memberi Everton satu kekalahan lainnya.

Setelah Idrissa Gueye merebut bola dari Granit Xhaka, bola jatuh ke kaki Wayne Rooney yang melepaskan tendangan ke sudut terjauh gawang dari jarak 20 meter.

Meski tertinggal, Arsenal tetap berada mendominasi penguasaan bola dan kiper Pickford harus waspada untuk satu percobaan serangan Aaron Ramsey setelah tendangan bebas pada menit 30 dari Alexis Sanchez.

Tim tamu akhirnya berhasil menyamakan kedudukan sesaat sebelum turun minum. Satu tembakan jarak jauh dari Granit Xhaka berhasil diimbangi oleh Pickford dan Monreal bereaksi lebih cepat dari Jonjoe Kenny dan Michael Keane untuk menyerang bola rebound.

Dalam waktu delapan menit setelah restart, Arsenal sepatutnya unggul berkat Ozil, yang mengatur larinya agar bisa menjumpai umpan silang Sanchez dan sundulan kepala si pemain Jerman dari jarak delapan meter tak memberi kesempatan bagi Pickford.

Selang 12 menit kemudian, Arsenal memastikan tiga poin saat Ozil diberi waktu dan ruang di sisi kanan area penalti sebelum mengumpan ke Lacazette, yang memiliki tugas sederhana untuk menembak ke pojok dari jarak delapan meter.

Dengan keunggulan satu pemain usai pengusiran Idrissa Gueye di menit 68 tadi, Arsenal mampu mengendalikan tahap penutupan dan para pengunjung sepatutnya menambahkan ucapan terima kasih kepada Ramsey, yang mengumpulkan umpan Jack Wilshere sebelum melewati Pickford dari dalam kotak penalti.

Gol tersebut memicu kesibukan akhir di kedua area penalti, dengan Niasse memanfaatkan kekacauan komunikasi antara Petr Cech dan Monreal sebelum memasukkan bola ke gawang.

Namun, aksi terakhir dari permainan itu milik Sanchez, yang meliuk-liuk menghindari tiga bek Everton sebelum melepaskan tendangan bola ke pojok jaring untuk menyelesaikan sore yang sangat menyenangkan bagi tim tamu.

Setelah injury time selama enam menit, wasit Craig Pawson akhirnya meniup peluit panjang. Hasil Everton vs Arsenal ditutup dengan skor akhir 2-5.

Susunan Pemain Everton vs Arsenal:
Everton: Pickford, Kenny, Keane, Williams, Jagielka, Baines, Sigurdsson, Gueye, Vlasic, Rooney, Calvert-Lewin
Cadangan: Robles, Mirallas, Martina, Niasse, Klaassen, Davies, Lookman

Arsenal: Cech, Bellerin, Mertesacker, Koscielny, Monreal, Kolasinac, Ramsey, Xhaka, Ozil, Sanchez, Lacazette
Cadangan: Macey, Wilshere, Giroud, Walcott, Holding, Iwobi, Coquelin

Cristiano Ronaldo Lebih Kaya dari Messi

PERSAINGAN dua jawara sepakbola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, seperti tiada akhir. Selain adu banyak mengoleksi gol, keduanya juga berusaha memperbanyak mengumpulkan uang.

Namun, akhirnya, Christiano Ronaldo mengumpulkan lebih banyak uang ketimbang rivalnya, Lionel Messi. Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo menjadi atlet terkaya di dunia menggusur bintang Barcelona, Lionel Messi.

Seperti dirilis dari Forbes, kekayaan Cristiano Ronaldo saat ini mencapai 70 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,24 triliun. Sementara, Lionel Messi yang menempati peringkat kedua punya harta kekayaan sebesar 60 juta poundsterling atau Rp 1,07 triliun pada tahun lalu.

Seperti dilansir dari situs Daily Mail, angka-angka tersebut belum termasuk penghitungan pajak dan biaya-biaya lain yang terkait dengan pemasukan keduanya.

Sementara itu, petenis flamboyan, Roger Federer berada di peringkat ketiga dalam daftar atlet terkaya di dunia. Federer punya harta 48 juta poundsterling atau Rp 855,5 miliar. Rory McIlroy menguntit di belakangnya dengan 37 juta pound terling atau sekira Rp 659,8 miliar.

Pebalap Formula One dari tim Mercedes, Lewis Hamilton menjadi peringkat keempat yang mengumpulkan 34 juta poundsterling atau sekitar Rp 606,3 miliar. Sebastian Vettel dan Novak Djokovic berhak duduk di posisi enam dan tujuh. Keduanya punya harta 29 juta poundsterling dan 28,5 juta poundsterling

Neymar menempati urutan delapan (28 juta poundsterling), berikutnya ada Fernando Alonso yang mengumpulkan 27,3 juta poundsterling, dan Usain Bolt sebesar 25,9 juta poundsterling.

Daftar 10 Atlet Paling Kaya di Dunia
1. Cristiano Ronaldo £70m
2. Lionel Messi £60m
3. Roger Federer £48m
4. Rory McIlroy £37m
5. Lewis Hamilton £34m
6. Sebastian Vettel £29m
7. Novak Djokovic £28.5m
8. Neymar £28m
9. Fernando Alonso £27.3m
10. Usain Bolt £25.9m

 

Renovasi 10 GOR Dimulai Akhir Oktober

TAHUN depan, Jakarta bersama Palembang didaulat sebagai tuan rumah penyelenggara pesta olahraga terakbar se-Asia, Asian Games 2018. Untuk itu, berbagai persiapan pun sudah dilakukan sejak beberapa waktu lalu.

Termasuk pula pengerjaan fisik renovasi 10 Gelanggang Olahraga (GOR) untuk mendukung pelaksanaan Asian Games 2018, akan dimulai akhir Oktober 2017 mendatang. Pembiayaan pembangunan proyek ini diambil dari dana kompensasi kenaikan Koefisien Lantai Bangunan (KLB) perusahaan swasta.

Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta, Ratiyono mengatakan anggaran untuk renovasi 10 GOR ini sudah disepakati Rp65 miliar. Anggaran itu nantinya digunakan untuk renovasi GOR, lapangan baseball dan sepeda BMX. “Sudah ketemu angkanya, sekarang tinggal survei. Mudah-mudahan akhir Oktober ini dimulai pembangunan,” ujarnya, Rabu (18/10).

Menurut Ratiyono, pembangunan seluruh fasilitas olahraga ini membutuhkan waktu sekitar tujuh bulan. Ditargetkan pada Mei tahun depan, pengerjaan sudah bisa rampung seluruhnya. “Butuh waktu sekitar tujuh bulan untuk pembangunan. Kami optimis bisa tepat waktu semua,” tandasnya.

Sementara itu, sebanyak 10 GOR yang akan direnovasi meliputi GOR Pulogadung, GOR Cempaka Putih, GOR Sunter, GOR Soemantri Brodjonegoro, GOR Bulungan, GOR Ragunan, GOR Senen, GOR Jakarta Barat, GOR Jakarta Utara, GOR Jakarta Timur. ***

Hilang Asa Arsenal, Mesut Ozil pun Dilego

Mesut Ozil

BADAI yang menimpa gelandang internasional Jerman, Mesut Ozil, sepertinya tak dapat dibendung lagi. Manajer Arsenal Arsene Wenger, bahkan sudah bersiap untuk menjual Mesut Ozil saat bursa transfer musim dingin dibuka Januari 2018.

Arsenal sepertinya sudah tak punya harapan lagi untuk mempertahankan Mesut Ozil. Mereka sudah memutuskan untuk melepas mantan pemain Real Madrid itu saat jendela transfer musim dingin dibuka Januari 2018 mendatang.

Menurut laporan Sky Sports,  Wenger telah memberikan persetujuan dan dukungannya kepada manajemen The Gunners untuk menjual  pemain di pertengahan musim, sebelum kontraknya habis pada Juni 2018 mendatang.

Keputusan menjual Ozil itu dilakukan The Gunners, setelah si pemain menolak tawaran perpanjangan kontrak baru dengan klub London tersebut, lantaran permintaan kenaikan gajinya sebesar 350 ribu poundsterling tak direspon oleh klub.

Kontrak Ozil dengan The Gunners akan berakhir Juni 2018 mendatang. Tapi, klub itu memilih untuk menjualnya di pertengahan musim, ketimbang menunggunya pergi dengan status bebas transfer di akhir musim nanti.

Faktor utama lainnya yang mendorong Arsenal ingin melepasnya cepat-cepat adalah, karena Ozil sudah tidak menunjukkan gairah bermain.

Menurut laporan The Mirror, pejabat klub semakin frustrasi dengan sikap dan penampilan Ozil belakangan ini yang menurun drastis. Performanya itu pun telah menimbulkan kemarahan dari fans Arsenal.

Kabarnya  Arsenal kini tekah mengundang klub-klub peminat Ozil, untuk mengajukan penawaran bagi pemain internasional Jerman tersebut. Klub “Meriam London ” berharap, bisa mengantongi dana sebesar 20 juta poundsterling atau setara Rp 357 miliar dari hasil penjualannya.

Cristiano Ronaldo Digadang Raih Lagi Ballon d’Or 2017

Christiano Ronaldo
BINTANG Real Madrid, Cristiano Ronaldo memang piawai mengolah si kulit bundar. Gol demi gol pun berhasil disarangkan ke gawang lawan. Wajar, bila hal itu menuai beragam pujian dan komentar tentang dirinya.Tidaklah berlebihan pula bila legenda sepakbola Italia dan AS Roma, Francesco Totti, menjagokan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo, sebagai pemenang penghargaan bergengsi Ballon d’Or 2017. Totti mengaku terkesan dengan performa dan capaian CR7 sepanjang musim lalu.

Dalam daftar 30 pemain yang masuk nominasi peraih Ballon d’Or 2017 ini, nama finalis tahun 2016 lalu, yaitu Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Antoine Griezmann kembali masuk nominasi. Pemeng tahun lalu adalah Ronaldo, yang mengantarkannya meraih penghargaan itu empat kali.

Totti kali ini kembali menjagokan Ronaldo, karena bintang asal Portugal itu telah melewati musim yang penuh sukses musim lalu, dengan membawa Real Madrid juara La Liga dan Liga Champions.

Selain itu, kata Totti, Ronaldo selalu mencetak gol-gol penting di pertandingan-pertandingan besar dan berat. Itu yang membuat Ronaldo, kata Totti, berada di depan Messi dan Neymar.

“Saya harus mengatakan bahwa kami selalu saling menghormati satu sama lain di dalam dan luar lapangan. Saya pikir, pada akhirnya, Ronaldo berada di depan nominasi lain, Lionel Messi dan Neymar,” ungkap Totti seperti dikutip Marca. “Ronaldo memiliki musim yang menakjubkan, dan juga menyelesaikan semua golnya dalam pertandingan melawan tim yang paling bergengsi,” tambahnya.

Selain menjagokan Ronaldo, Totti juga menyanjung pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Dia menyebut Zidane layak meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik. “Bukan hanya Ronaldo, Zidane juga layak dinobatkan jadi pelatih terbaik. Meski Antonio Conte dan Massimiliano Allegri menukangi klub mereka dengan baik, saya pikir Zidane tetap yang terbaik,” katanya.

Berikut adalah daftar 30 nominasi Ballon d’Or 2017:

Neymar (Paris Saint-Germain)

Luka Modric (Real Madrid)

Paulo Dybala (Juventus)

Marcelo (Real Madrid)

N’Golo Kante (Chelsea)

Luis Suarez (Barcelona)

Sergio Ramos (Real Madrid)

Jan Oblak (Atletico Madrid)

Philippe Coutinho (Liverpool)

Dries Mertens (Napoli)

Kevin De Bruyne (Manchester City)

Robert Lewandowski (Bayern Munich)

David de Gea (Manchester United)

Harry Kane (Tottenham Hotspur)

Edin Dzeko (AS Roma)

Antoine Griezmann (Atletico Madrid)

Toni Kroos (Real Madrid)

Gianluigi Buffon (Juventus)

Sadio Mane (Liverpool)

Radamel Falcao (AS Monaco)

Lionel Messi (Barcelona)

Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund)

Edinson Cavani (Paris Saint-Germain)

Mats Hummels (Bayern Munich)

Karim Benzema (Real Madrid)

Cristiano Ronaldo (Real Madrid)

Eden Hazard (Chelsea)

Leonardo Bonucci (Juventus)

Isco (Real Madrid)

Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain)

Banu Rusman Korban Nyawa ke-65 Sepak Bola Indonesia

DUKA-cita kembali menyelimuti sepak bola Indonesia. Seorang penonton bernama Banu Rusman meninggal dunia karena aksi pengeroyokan yang terjadi usai pertandingan Persita Tangerang melawan PSMS Medan di Stadion Mini Cibinong, Jawa Barat, Rabu (11/10) dalam laga terakhir Babak 16 Besar Liga 2 Indonesia.

Banu, remaja berusia, 17 tahun, mengalami pendarahan di otak akibat pukulan balok dan sempat menjalani perawatan di Rumah Sakit Pusat Otak Nasional (RSPON), Cawang. Pria yang merupakan anggota Laskar Benteng Viola (LBV), suporter Persita, Korwil Tangerang Selatan, mengembuskan nafas terakhir, Kamis (12/10). Setelah disemayamkan di rumah duka, Kapling Serpong RT02/04, Kelurahan Serpong, Tangerang Selatan, Banu dimakamkan di Pekalongan.

“Kasus meninggalnya Banu harus diusut tuntas. Karena ini kejadian khusus lantaran pengeroyokan dilakukan aparat negara yang dating untuk menyaksikan pertandingan,” kata Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer #SOS. “Sudah terlalu banyak tumbal nyawa di sepak bola Indonesia dan tak ada satu pun yang tuntas diusut. Akibatnya kejadian terus berulang. Satu nyawa terlalu mahal untuk sepak bola. Ini harus jadi perhatian serius PSSI dan Pemerintah,” Akmal menambahkan.

Berdasarkan data Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Save Our Soccer #SOS, Banu “tumbal nyawa” ke-65 dari “kejamnya” sepak bola Indonesia sejak Liga Indonesia digulirkan pada 1994/1995 (lihat data statistik Litbang #SOS).  Khusus untuk fans Persita, Banu adalah korban keempat.

Sebelumnya,  menimpa Muhammad Tommy, 17, dan Ahmad Hariri, 15, akibat bentrokan supporter di Tangerang pada 19 April 2011. Keduanya meninggal akibat pukulan benda keras (rantai besi, balok, dan batu). Pada 16 Maret 2017, giliran Ferdian Fikri, 14, yang juga tewas akibat tusukan benda tajam karena suporter. Total, selama 2017, sudah 11 “tumbal nyawa” di sepak bola Indonesia. Terbanyak kedua, setelah 2012 yang mengorbankan 12 nyawa.

“Selama ini pengusutan terhadap tewasnya suporter tak pernah tuntas. Hanya lips service setelah itu hilang ditelan bumi. Perlu langkah nyata dari PSSI dan Pemerintah untuk menuntaskannya. Sepak bola itu bukan tempat mempertontonkan kekuataan. Bukan medan pertempuran, bukan kuburan untuk korban yang berjatuhan. Sepakbola adalah hiburan. Panggung mengekspresikan kegembiraan. Tempat meluapkan kebahagiaan,” kata Akmal.

Selain mengusut tuntas pelaku pengeroyokan dan memberikan hukuman sepadan, #SOS juga meminta PSSI dan Pemerintah (dalam hal ini Kemenpora), melakukan evaluasi total terhadap kompetisi yang sedang berjalan. Dalam berbagai aspeknya, mulai dari penegakkan aturan sampai pelanggaran yang dilakukan. Bentrokan suporter, vandalism, anarkisme, di lapangan tak lepas dari kurang tegasnya PSSI dan Pemerintah dalam menegakkan aturan. “Fungsi pengawasan harus benar-benar dilakukan. Masyarakat hanya ingin hiburan dan sepak bola berprestasi. Bukan sejumlah ‘dagelan’ yang akhirnya menyulut emosi dan mengorbankan nyawa,” Akmal menambahkan.

#SOS juga menyarankan PSSI dan Pemerintah mengevaluasi keikutsertaan lembaga negara di kompetisi sepak bola profesional. Mengembalikan tugas aparat kepada fungsi utamanya. Menjaga dan mengamankan negara serta menjadi pengayom masyarakat. “Sangat riskan bila lembaga negara apalagi aparat penegak hukum (TNI dan Polisi) ikut terlibat di kompetisi. Potensi terjadi gesekan di level grass-root sangat besar apalagi sepak bola melibatkan massa (penonton, suporter, fans). Aparat keamanan lebih baik dikembalikan ke fungsi utamanya. Termasuk menjaga keamanan dan kenyamanan dalam pertandingan sepak bola” Akmal menegaskan. ***

SMA Negeri 32 Jakarta Wadahi Remaja Berprestasi Lewat “32 Cup”

Kepala Sekolah SMA Negeri 32 Jakarta, Sugiyanti S,Pd (nomor dua dari kanan) menjelaskan makna kegiatan “32 Cup” kepada wartawan.

APABILA berprestasi dan berpotensi besar di beberapa cabang olahraga (cabor), bagi siswa sekolah menengah atas, mereka akan memiliki peluang manis untuk diterima nantinya sebagai mahasiswa perguruan tinggi negeri favorit. Tidak semua siswa menguasai kecerdasan dan keterampilan yang serupa, karena ada siswa yang berpotensinya di sektor olahraga dan kesenian (non-akademik).

“Karena itu, kami menyetujui penyelenggaraan 32 Cup untuk kedua kalinya ini dengan ikut memberi dukungan (nyata) pada para siswa supaya ramai-ramai pula meningkatkan kemampuan non-akademiknya,” ujar Kepala Sekolah SMA Negeri 32 Jakarta, Sugiyanti S.Pd usai melepas serangkaian balon pertanda resmi berlangsungnya kompetisi olahraga “32 Cup 2017”.

Event itu mempertandingkan laga Bola Basket dan Futsal di lingkup SMP/SMA/SMK se-Jabodetabek, mulai Jumat ini (6/10/2017), dan berlangsung hingga 15 Oktober nanti.

Memasuki tahun kedua penyelenggaraannya, cabor yang dipertandingkan masih hanya Bola Basket (Putra/Putri) dan Futsal, namun tahun-tahun mendatang mungkin saja bisa bertambah secara sedikit demi sedikit. Apalagi di lingkungan internal siswa SMA 32 ada yang sudah mencatat prestasi “rookie” ataupun tunas muda berbakat di cabor pencak silat, softball, menembak,sepak takraw, bridge, hingga polo air

Guna tetap meningkatkan gengsi penyelenggaraan 32 Cup, wasit-wasit yang memimpin setiap pertandingan seperti juga pada tahun lalu berlisensi dari Perbasi dan Federasi Futsal Indonesia. ***

 

Catur Yuliantono Tumbal Keempat Timnas

DUKA cita kembali menyelimuti sepak bola Indonesia. Seorang penonton bernama Catur Yuliantono meninggal dunia karena terkena ledakan petasan saat menyaksikan tim nasional Indonesia beruji coba melawan Fiji di Stadion Patriot Candrabhaga, Bekasi, Sabtu, 2 September 2017. Catur, 32 tahun, suporter asal Duren Sawit, Jakarta Timur, mengembuskan napas terakhir dalam perjalanan menuju Rumah Sakit Mitra, Bekasi Barat.

Berdasarkan data dari Lembaga Penelitian dan Pengembangan (Litbang) Save Our Soccer #SOS, Catur “tumbal nyawa” ke-64 dari “kejamnya” sepak bola kita sejak Liga Indonesia digulirkan pada 1994/1995 (lihat data statistik Litbang #SOS). Khusus untuk aksi timnas, Catur adalah korban keempat. Pertama, menimpa Subari saat Piala Tiger (Kini Piala AFF) 2002. Subari jatuh dari bus saat menyaksikan laga Indonesia melawan Filipina,  23 Desember 2002. Kedua, Rena Alvino Arena, 21 dan ketiga Kusmanto, 29. Keduanya terinjak-injak saat menyaksikan final SEA Games 2011 di Stadion Utama Gelora Bung Karno, 21 November 2011.

“#SOS turut prihatin dan berbela sungkawa atas meninggalnya Catur. Ini harus menjadi renungan dan introspeksi kita bersama sebagai pecinta sepak bola. Banyak hal yang harus segera dibenahi secara serius terkait keamanan dan kenyamanan penonton. Sepak bola itu hiburan, bukan kuburan,” kata Akmal Marhali, Koordinator Save Our Soccer #SOS. “Terhitung selama 2017 sudah 10 nyawa hilang atas nama sepak bola. Ini yang tertinggi kedua setelah 2012 yang menelan 12 korban jiwa. Satu nyawa saja sudah sangat mahal untuk sepak bola kita,” Akmal menambahkan.

Berdasarkan hasil investigasi tim #RelawanSOS sejatinya Panitia Pelaksana pertandingan tim nasional saat melawan Fiji sudah bekerja maksimal menjalankan Standar Operasional Prosedur (SOP). Barang-barang yang dilarang masuk ke stadion sudah diamankan jelang pertandingan. Minuman botol diganti dengan plastik. Rokok atau korek api juga diamankan. Tapi, panpel lalai dan kecolongan di babak kedua. Beberapa pintu masuk dibuka bebas. Penonton bisa keluar masuk membawa botol minuman, mi gelas, makanan ringan, dan lain-lain. “Ini kebiasaan panpel kita. Bukan cuma di level timnas, tapi juga klub. Mungkin perhatian mereka terfokus menyaksikan pertandingan sehingga kecolongan di saat-saat krusial. Ini menjadi pekerjaan rumah bersama untuk kedepannya,” kata Akmal. “Panpel kecolongan dan lalai. Perlu ada punish and reward untuk kejadian seperti ini. Bila panpel klub lalai mendapatkan sanksi dari PSSI, hal sama harus diberlakukan. Sepak bola kita butuh keteladanan,” Akmal menambahkan.

Ke depan, PSSI sejatinya perlu mensosialisasikanFIFA Stadium Safety and Security Regulations. Bukan hanya kepada panpel, pihak keamanan, tapi juga kepada klub, dan penonton agar semua saling mengingatkan. Dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations halaman 44 tentangSecurity Check. Bahkan dalam lampiran C halaman 95 tentang Recommended content of the stadium code of conduct  secara gamblang dipaparkan barang-barang yang “haram” masuk stadion. Dalam poin a misalnya disebutkan a) Any item that could be used as a weapon, cause damage and/or injury or be used as a projectile.(Setiap benda yang bisa digunakan sebagai senjata, menyebabkan kerusakan dan atau cedera atau digunakan sebagai proyektil). Minuman beralkhohol, spanduk sara, benda-benda tajam dan tumpul, rokok, korek api, laser sampai petasan juga dilarang. “Kebiasaan petugas keamanan kita yang asyik menonton pertandingan dibandingkan menjaga keamanan di luar dan dalam stadion juga harus dibenahi. Steward dan petugas kepolisian harus fokus menjalankan tugasnya seperti tertera dalam FIFA Stadium Safety and Security Regulations,” Akmal memaparkan.

Sudah waktunya pula suporter juga dibuatkan regulasi. Football Spectator Act (FSA) yang diberlakukan di Liga Inggris sejak 1989 bisa dijadikan rujukan. FSA mewajibkan seluruh suporter di Inggris memiliki kartu keanggotaan dari tim yang mereka dukung. Ini untuk mengidentifikasi suporter yang bikin rusuh. “Mereka akan dicabut kartu anggotanya serta tak boleh menonton pertandingan seumur hidup di stadion bila dinyatakan bersalah,” kata Akmal.

FSA juga mengatur keberadaan Badan Otoritas Lisensi baru yang bertugas memberi, atau mencabut izin sebuah stadion untuk menyelenggarakan pertandingan. Kewenangan besar diberikan kepada Badan Lisensi agar tak ada lagi merekomendasikan stadion yang tingkat keamanannya rendah. “Yang pasti PSSI, operator, panpel dan juga klub harus memberikan pembinaan kepada penonton, supporter, fans. Mulai dari rule of games sampai kepada sanksi-sanksi yang akan diberikan bila melakukan pelanggaran di dalam maupun di luar stadion. Ini salah satu cara untuk mencegah potensi kekerasan yang berujung tumbal nyawa ke depannya,” Akmal mengungkapkan. “Buat apa ada sepak bola bila masih ada darah, nyawa, dan air mata terbuang sia-sia. Pemerintah dan pihak-pihak terkait harus bertanggung jawab terhadap kejadian ini. Melakukan langkah-langkah konkret segera.” ***