Ketua DPRD DKI: KoPHI Bisa Giatkan Hoki Lagi

Tim KoPHI–Komunitas Pecinta Hoki Indonesia–di stadion hoki Pintu VII Gelora Bung Karno, Senayan Jakarta

Ketua DPRD DKI Jakarta Prasetyo Edi Marsudi menyambut baik Komunitas Pecinta Hoki Indonesia (KoPHI) yang menjadi wahana para atlet senior untuk menggiatkan hoki kembali. KoPHI hendaknya melibatkan dan membina sekaligus memotivasi para junior hoki untuk berkembang dan berprestasi. Masa muda “bandel” itu wajar tapi kemudian harus punya prestasi. Prestasi itu bisa dari berbagai bidang termasuk olahraga.

Dikatakan, adanya lapangan hoki karpet biru di Pintu VII areal GBK Senayan yang 2 Desember 2017 lalu diresmikan Presiden Jokowi bisa dimanfaatkan para atlet hoki di berbagai segmen usia.

“Ayo para atlet yang masih duduk di bangku sekolah atau perguruan tinggi khususnya yang di DKI, galakkan lagi latihan-latihan hoki lapangan, lalu ikuti kompetisi, kita sudah punya fasilitas dua lapangan karpet berstandar internasional, jangan sia-siakan,” demikian pesan Prasetyo, yang dulunya atlet hoki, ketika hadir dalam acara “Main Hoki Bareng dan Silaturrahim di Senayan Jakarta, Minggu (25/2).

Acara ini dihadiri oleh sekitar 140 pehoki, terdiri dari mantan pehoki nasional dari Jakarta, Bandung, Surabaya, dan Padang, serta pehoki dari SMAN 16 dan London School (sparring partner).

Prasetyo yang mantan atlet hoki DKI dari Klub Star era tahun 1980-an itu melanjutkan, lapangan hoki karpet itu nanti akan digunakan Asian Games ke-18 pada Agustus-September. Dia berjanji akan memfasilitasi kebutuhan tim-tim hoki yang ingin menggunakan lapangan itu melalui Sekretariat Negara sebagai pengelola GBK.

Dalam kesempatan itu hadir juga Rektor IBM ASMI Kampus Ungu Dr Freddy J Rumambi MM yang ikut mendukung kegiatan-kegiatan yang akan diselenggarakan KoPHI. “Saya juga mantan atlet nasional taekwondo, anak-anak saya juga olahragawan, jadi sudah sangat mengerti urusan olahraga. Apalagi pendiri ASMI Kak Benny Tengker memang sejak dulu hingga kini sangat mendukung olahraga hoki, silakan rancang kegiatannya,” katanya.

Salah satu mantan atlet nasional dari ASMI, Pingkan D Frederik mengatakan sangat mendukung dan senang dengan adanya KoPHI. Selain bisa bertemu lagi dengan kawan lama dari berbagai kota, bisa sekadar bermain hoki lagi, juga ingin terlibat memberi semangat olahraga kepada generasi muda.

KoPHI dibentuk 25 November 2017 di Lapangan Hoki Cikutra Bandung yang diprakarsai oleh para mantan atlet hoki Ella Relawati (ketua), Keke Annelisa Amangku, Rina Ginting, Entin Karyadi, Leni Marliani, dan Ririn Utari Prabowo.

Ella menjelaskan, KoPHI terbentuk karena adanya keinginan para mantan atlet hoki yang berusia 40 tahun ke atas ingin bermain fun hoki dan mengikuti festival hoki, yang aturan permainannya disesuaikan dengan usia.

“Kegiatan festival hokinya ada, pemain hoki seniornya juga ada walau berada di berbagai kota, yang belum ada itu adalah komunitas atau wadah untuk mengumpulkan dan mengurusi para senior hoki itu. KoPHI terpanggil untuk itu, dan bila berkembang akan dilanjutkan dengan pembinaan kepada para junior, serta mengadakan berbagai event hoki.***

PRSI Targetkan Medali Pertama Asian Games 2018

PENGURUS Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB PRSI) menargetkan atletnya untuk meraih medali pertama Asian Games 2018. Ini terbilang target yang cukup tinggi mengingat sudah 26 tahun Indonesia hampa prestasi di pesta olahraga empat tahunan itu.

Target PRSI itu ikut dibahas dalam Rapat Kerja Nasional (Rakernas) PB PRSI yang berlangsung di Hotel Four Points by Sheraton, Jakarta, Jumat hingga Sabtu (23-24/2/2018).

“Tahun ini kita punya tugas besar tapi menyenangkan yaitu memecahkan telur medali pada Asian Games 2018. Apalagi ini momen yang tepat yaitu menuju kebangkitan olahraga Indonesia,” kata Ketua Umum PB PRSI Anindya Bakrie dalam keterangannya kepada media.

Dalam rakernas yang diikuti oleh 32 pengurus provinsi (pengprov) PRSI ini, Anindya meminta masukan dan ide-ide segar demi meraih target yang dicanangkan. Tidak hanya bagaimana mendongkrak prestasi pada Asian Games 2018, Anin, sapaan akrab Anindya, juga meminta kepada pengprov PRSIuntuk memberi ide segar agar mendapatkan formula tepat dalam pembinaan atlet guna melahirkan atlet potensial.

“Bagaimana kita bisa membuat sistem yang kuat karena ilmu saat ini terus berkembang,” kata pria yang juga seorang pengusaha nasional itu.

Asian Games 2018 Jakarta-Palembang merupakan hajatan besar bangsa Indonesia tahun ini. Dengan demikian, segala upaya untuk meraih prestasi terbaik dicanangkan oleh Induk organisasi cabang olahraga Indonesia termasuk PB PRSI.

Mengingat pelaksanaannya kurang dari enam bulan, pemusatan latihan nasional (pelatnas) sudah mulai digelar. Untuk PB PRSI sendiri tidak hanya renang yang ditangani melainkan polo air, loncat indah hingga renang indah.

Khusus untuk renang, pemusatan latihan dilakukan di beberapa tempat mulai di kolam renang Gelora Bung Karno, Jakarta, Bali dan ada beberapa atlet yang menjalani pemusatan latihan di luar negeri seperti Australia.

Mahkota Promotion Gelar Mahkota Boxing Super Series

BERTUJUAN memberi kesempatan berkompetisi dan mencari bakat baru, Mahkota Promotion akan menggelar Mahkota Boxing Super Series, yang seri pertamanya akan berlangsung Sabtu (10/3) mendatang di Jakarta.

Mahkota Boxing Super Series akan menggelar dua partai di kelas bulu (57,1kg) dan dua partai di kelas terbang ringan (48,9kg). serta dua keiuaraan WBC ABCO Silver yang akan mempertemukan petinju Indonesia dan petiniu Thailand.

Promoter Raja Sapta Oktohari dari Mahkota Promotion mengatakan gelaran ini akan membuka jaian untuk petinju generasi baru menuiu tingkat yang lebih tinggi.

“Kami melihat banyak bakat baru di tiniu profesienai. Tapi, tanpa kempetisi yang berkelanjutan dan jenjang karier yang ielas bakat mereka akan tersia-sia. Untuk itulah kami menggelar Mahkota Boxing Super Series,” ujar Okto kepada wartawan di Jakarta, Jumat (23/2).

Event ini sendiri, kata Oktoi, adalah win-win solution untuk petinju dan juga Mahkota Promotion. Petinju yang berlaga di gelaran ini bisa menunjukkan bakat dan kemampuannya.

“Di sisi Mahkota Promotion sebagai promoter, kami bisa meiakukan talent scouting untuk mencari petinju yang nantinya akan kami rekrut dan dipersiapkan untuk ke jenjang yang lebih tinggi. lni adalah bagian dari rencana besar kami untuk mengembangkan Mahkota Promotion sebagai talent management dan promoter, serta mempersiapkan bakat baru yang akan menjadi penerus Daud Yerdan. lni juga menjadi bukti bahwa Mahkota Promotion memiliki kepedulian untuk mengembangkan tinju prefesional di tanah air,” kata Okto.

Mahkota Boxing Super Series rencananya akan digelar dalam tiga sen‘ dan juara dari tiap kelas akan mendapat kesempatan untuk bertanding di jenjang yang lebih tinggi. Gelaran pertama Mahkota Boxing Super Series akan meggelar total empat partai. Di kelas bulu (57,1kg), Ongen Saknosiwi akan menghadapi Ramadan.

sementara Abdi Teger akan menantang Reynel Kundiman. Di kelas terbang ringan (48,9kg), Hisar Mawan akan berhadapan dengan rengky Rohi, sementara Silem Serang akan beradu dengan Tisen Marganti Lahagu. Keempat partai ini akan berada di bawah pengawasan Komisi Tinju Profesional lndenesia (KTPI).

Pada partai intemasional yang memperebutkan sabuk kejuaraan WBC ABCO Silver, Hebi Marapu akan menghadapi petinju Thailand Puttiphong Rakoon di kelas ringan, sedangkan llham Loeisa menantag petinju Thailand iainnya, Paiboon Larkham, di kelas ringan super. Partai WBC ABCO ini akan diawasi oleh Komisi Tinju Indonesia (KT I), yang merupakan mitra dari WBC.

Setain itu, Mahkota Boxing Super Series juga akan menampiikan event Rookie Fight dan partai debut profesional, yang merupakan hasii koiaborasi dengan Total Boxing. Rookie Fight merupakan geiaran tinju amatir di bawah Pertina yang akan menampiikan petinju-petinju amatir dari jaiur hobi dan prestasi.

“Setiap yang menang KO akan diberi bonus Rp 5 juta. Kemudian, juara seri pertama akan kembali bertarung di seri kedua. Begitu juga juara seri kedua bertarung di seri berikutnya. Jika ada petinju yang mampu juara empat kali berturur-turut akan mendapat bonus Rp 50 juta dari Mahkota Promotion,” terang Okto. ***

DKI Segera Tuntaskan Renovasi Lapangan Baseball

ilustrasi baseball–istimewa

Dinas Pemuda dan Olahraga (Dispora) DKI Jakarta berencana segera melakukan renovasi atau perbaikan terhadap lapangan baseball yang berlokasi di kawasan Gelora Bung Karno (GBK), Senayan. “Rencananya, dalam waktu dekat kami ingin segera menyelesaikan pekerjaan renovasi lapangan baseball yang ada di GBK Senayan,” kata Kepala Dispora DKI Ratiyono di Jakarta, Rabu (21/2).

Menurut dia, renovasi lapangan baseball tersebut harus segera dilakukan untuk mendukung penyelenggaraan event olah raga Asian Games yang akan dimulai pada Agustus 2018. “Kalau renovasi ini bisa segera dimulai, maka kami targetkan Insya Allah dalam waktu empat bulan, renovasinya sudah selesai dan lapangan baseball itu siap digunakan untuk Asian Games,” ujar Ratiyono.

Dia menuturkan pekerjaan renovasi tersebut baru dapat dilaksanakan setelah adanya persetujuan dari Gubernur DKI Jakarta Anies Rasyid Baswedan serta Instruksi Presiden (Inpres) Joko Widodo. “Selain itu, renovasi tersebut juga akan segera dilaksanakan setelah kami melakukan survei bersama dengan panitia penyelenggara Asian Games 2018 atau INASGOC,” tutur Ratiyono.

Setelah mendapatkan persetujuan dari INASGOC, sambung dia, pihaknya akan segera melaporkannya kepada Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekda DKI Jakarta Gamal Sinurat.

“Kami sudah lapor kepada Pak Gamal, dan sekarang tinggal merapikan urusan surat-menyuratnya saja. Renovasi itu harus segera dimulai. Lagi pula, lapangannya sudah ada, tinggal dirapikan saja,” ungkap Ratiyono.

Sementara itu, dia menambahkan Dispora DKI Jakarta telah mengalokasikan anggaran sebesar Rp15,1 miliar untuk melaksanakan renovasi lapangan baseball tersebut.***

PDBI Perkenalkan Drum Band ke Sekolah

 

DI tengah kondisi pemuda yang rawan kejahatan, khususnya pelajar, seperti tawuran, penyalahgunaan narkotika, dan lainnya, perlu satu kegiatan yang dapat meminimalisir kondisi buruk tersebut. Salah satu caranya yaitu dengan memassalkan cabang olahraga drum band di setiap sekolah.

“Di tengah kondisi negara kita yang darurat narkoba, darurat korupsi dan intoleransi, drum band diharapkan mampu meminimalisasi kondisi buruk tersebut,” jelas Ketua Umum KONI Pusat, Tono Suratman, saat melantik kepengurusan PB Persatuan Drum Band Indonesia (PBDI), di Hotel Red Top Pacenongan Jakarta Pusat, Senin (19/2).

Menurutnya, dalam drum band ini tak hanya bicara prestasi olahraga tetapi lebih dari itu bisa mengakomodir kegiatan generasi muda khususnya kalangan pelajar. “Adanya tawuran pelajar bisa dilenyapkan jika di sekolah ada kegiatan yang sifatnya menyenangkan seperti drum band,” tambah Tono.

Sementara itu, Ketua Umum PB.PDBI Kombes Polisi Drs Joko Sarwoko SH.MM menjelaskan bahwa salah satu program kerja Pengurus Besar Persatuan Drum Band Indonesia (PB.PDBI) periode 2017-2021 adalah menyambangi sekolah-sekolah dengan tujuan utama memperkenalkan drum band kepada kalangan pelajar mulai SD, SLTP hingga SLTA.

Dengan memperkenalkan drum band ke sekolah-sekolah, PDBI berharap pembinaan dan pengembangan olahraga ini makin masif. Untuk masuk ke sekolah-sekolah, PDBI akan melibatkan Pengurus Provinsi (Pengprov) dan Dinas Pendidikan di setiap provinsi.

Menurut Joko, PDBI kini memiliki 24 Pengprov dan diharapkan akan semakin berkembang ke seluruh Indonesia.”Target kami PDBI sudah terebar ke seluruh provinsi (34). Tahun ini merupakan tahun konsolidasi organisasi di mana Pengprov yang kurang aktif akan digairahkan kembali,”kata Joko.

Ia juga menjelaskan bahwa drum band akan mengggiatkan kembali keikutsertaannya di b bergai kejuaraan internasional di luar negeri. Oleh karenanya, PDBI selalu mohon dukungan Kemenpora, KONI dan KOI.

Selama ini Indonesia sudah sewring ikut kejuaraan tingkat dunia seperti Grand Prix di Eropa dan hasilnya cukup menggembirakan.”Prestasi tim drum band kita di luar negeri tidak jelek-jelek amat,”paparnya.

Mengenai PON 2020 di Papua, PDBI juga akan berjuang agar ada penambahan jumlah nomor yang dipertandingkan.Pada PON XIX tahun 2016 lalu di Jabar, ada empat nomor yang dipertandingkan yakni lomba berbaris jarak pendek, lomba ketahanan dan ketepatan berbaris, lomba baris berbaris dan lomba unjuk gelar.

Menteri PUPR Menangis Lihat Penonton Rusak Stadion Utama GBK

Kerusakan di Stadion Utama Gelora Bung Karno–foto istimewa

MENTERI Pekerjaaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono mengaku menangis melihat perilaku penonton pertandingan final turnamen sepakbola Piala Presiden 2018 antara Persija Jakarta Vs Bali United, di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK Jakarta yang melakukan perusakan.

“Saat kejadian, saya sedang berada di Yogyakarta. Saya lihat melalui media, saya menangis karena renovasi venues dan kompleks GBK (Gelora Bung Karno) membutuhkan perjuangan yang tidak mudah,” papar Basuki saat mengecek fasilitas SUGBK yang mengalamii kerusakan, di Senayan, Jakarta, Senin (19/2).

Kerusakan terjadi di tribun penonton yang merobohkan pagar akrilik, lalu di Zona 9 yang kondisi pintunya rusak. Selain itu, kondisi taman banyak tanamannya yang rusak. Dari 4,8 juta hektar taman, menurut Menteri PUPR Basuki Hadimuljono, kerusakan mencapai 80 persen.

Menteri PUPR Basuki Hadimuljono–foto istimewa
Meski hasil evaluasi sementara kerugian yang timbul akibat kerusakan tersebut tidak begitu besar, tidak lebih dari Rp150 juta, Menteri PUPR tetap menyesalkan ulah perilaku penonton pertandingan final Piala Presiden 2018 yang melakukan perusakan Stadion Utama GBK itu.
“Bagi saya bukan kerusakan, pasti kita perbaiki, karena ini milik kita. Ini lebih pada soal perilaku. Saya masih bertanya kok bisa kita sendiri yang merusak. Padahal ke depannya masih ada pertandingan Piala AFC dan event lainnya,” kata Basuki seraya mengingatkan,  bahwa renovasi venue dan penataan kawasan GBK dibiayai dengan menggunakan pajak yang dihimpun dari masyarakat.
Menteri PUPR menghimbau seluruh masyarakat untuk menjaga ketertiban dan tidak merusak asset yang menjadi kebanggaan Indonesia menjelang pelaksanaan Asian Games 18 dalam beberapa bulan lagi. Basuki membandingkan dengan kondisi taman-taman di Kota Surabaya yang dibangun dengan biaya tidak murah, meski tanpa pagar, tetap bisa dijaga oleh warganya agar tidak rusak. “Diharapkan para pengunjung GBK dari berbagai kota di Indonesia juga bisa melakukan hal serupa,” kata Basuki. ***

Tahun 2019, Mapala UI Selesaikan Pendakian Seven Summits

Mapala UI–foto istimewa

Mahasiswa Pencinta Alama (Mapala) Universitas Indonesia menargetkan hingga tahun 2019 pendakian Seven Summits akan selesai. Yohanes Poda, Ketua Umum Mapala UI, mengatakan,  dimulai di Puncak Carstensz, Papua pada tahun 1972, Ekspedisi Seven Summits ini akan berakhir dengan pendakian Gunung Everest, Nepal, yang memiliki ketinggian 8.848 mdpl pada tahun 2019.

Dalam kesempatan tersebut, Yohanes menyatakan bahwa tantangan terbesar dalam perencanaan pendakian Everest ini adalah dana.

Ia menyebutkan bahwa pendakian tersebut akan memakan biaya sebanyak kurang lebih Rp800 juta per pendaki. “Ini (rencana menuju Puncak Everest) tidak hanya dilakukan oleh Mapala UI tapi juga dapat melibatkan pihak UI dan Iluni UI,” jelas Yohanes.

Sementara itu, Arman Nefi, Direktur Kemahasiswaan Universitas Indonesia, mengatakan, untuk rencana pendakian Everest ini memang dipastikan akan memakan biaya yang besar. Untuk itu, pihak kampus pun akan membicarakan secara langsung dengan pengurus Mapala UI.

Dalam kesempatan ini pula, Mapala UI menyampaikan keberhasilan mencapai puncak Gunung Vinson Massif. Puncak tertinggi di Benua Antartika ini merupakan puncak ke-6 yang berhasil dicapai dalam rangkaian Ekspedisi Seven Summits UI.

Pada 6 Januari 2018 pukul 16.30 waktu Chile, atau 7 Januari 2018 pukul 02.30 WIB, Mapala UI, diwakili oleh Dedi Satria (M-737-UI), berhasil menapakkan kaki di puncak Vinson Massif, yang merupakan puncak gunung tertinggi di Benua Antartika.

Pendakian ini sudah dipersiapkan sejak Februari 2017. Pada Desember 2017, tim bertolak dari Jakarta untuk memulai perjalanan menuju puncak ke-6 dalam Ekspedisi Seven Summits UI ini. Akibat cuaca yang kurang mendukung, pendakian itu sendiri baru bisa dimulai pada 2 Januari 2018.

Arief Budhy Hardono, Ketua Ikatan Alumni Universitas Indonesia (Iluni UI),.mengatakan, Iluni UI melihat jelajah Mapala UI itu adalah hal yang membanggakan. Mapala UI memiliki sejarah besar dari sosok Soe Hok Gie yang menginspirasi. ***

Wushu Amankan Target 1 Emas di Asian Games

RAPAT Kerja Nasional (Rakernas) Pengurus Besar Persatuan Wushu Indonesia (PBWI) yang berlangsung di Hotel Century Senayan Jakarta, Minggu (11/2), lebih menekankan pada semangat untuk mengamankan target 1 emas wushu di Asian Games 2018.

Target 1 emas itu merupakan permintaan pemerintah dalam hal ini Kemenpora. Oleh karenanya, tanpa harus menunggu pelatnas resmi dari pemerintah, PBWI telah melakukan persiapan lebih awal.

Sekjen PBWI Ngatino mengatakan hal itu usai Rakernas. Didampingi Wakil Ketua Umum PBWI Chairul Azmi dan Iwan Kwok, Ngatino menjelaskan, target 1 emas itu bukan main-main. ”Kami serius memenuhi target itu sehingga persiapannya pun tentu lebih serius. Sebagai tuan rumah tentu kita wajar mematok target 1 emas. Syukur-syukur lebih dari 1 emas,” papar Ngatino.

Sebelumnya saat membuka Rakernas, Ketua Umum PBWI Airlangga Hartanto mengatakan dalam mematangkan persiapan atlet-atlet wushu, menuju Asian Games 2018, tim wushu pelatnas akan mengadakan try out ke manca negara. Di antaranya nomor taolu training camp ke Hangzhou, Beijing, Sanda ke Iran dan Rusia.

“Sebelumnya, beberapa atlet akan kita kirim mengikuti event Moscow Wushu Stars, di Moskow, Rusia yang berlangsung 14-20 Februari. Kemudian dalam rangka menghadapi Asian Games 2018, kami akan menggelar Pelatnas di luar negeri, seperti di Iran dan Tiongkok,” jelas Airlangga.

Target 1 emas pun, menurut Airlangga sudah sesuai yang dicanangkan oleh PBWI. ”Mudah-mudahan ya, kalau bisa lebih dari satu. Mudah-mudahan, ya,” harap Airlangga.

PB WI juga seperti dikatakan Airlangga tak hanya fokus ke Asian Games juga tetap memperhatikan roda pembinaan di dalam negeri dengan menggelar Kejurnas Wushu Senor dan Yunior, 28 Maret hingga 4 April di Yogyakarta.

“Ya kami, Yogyakarta akan bertindak selaku tuan rumah Kejurnas Wushu Senior dan Junior, Maret hingga April mendatang,” tutur Ketua Harian Pengprov Wushu DI Yogya Muwardi Gunawan.

Rakernas yang diikuti 25 Pengprov dari 27 Pengrov Wushu se Indonesia berlangsung lancar dalam suasana kekeluargaan. “Seluruh laporan program kerja yang telah dilaksanakan tahun 2017 dan lapo­ran keuangan dapat diterima oleh peserta Rakernas dengan baik,” ujar Chairul Azmi.

Selain itu PB WI menyiapkan strategi untuk pengembangan wushu ke seluruh provinsi yang ada. “Kita ingin dalam periode ini, terbentuk 34 Pengprov wushu. Untuk itu, kami akan melakukan lebih banyak Diklat kepelatihan dan wasit juri dari seluruh Indonesia,” ujar Chairul. ***

PSS Sleman Gandeng Indofood Jadi Sponsor Utama

 

SATU bulan sebelum rencana Liga 2 bergulir, PSS Sleman kian  getol menyiapkan tim mereka untuk kompetisi musim ini. Selain telah merampungkan  program TC di wilayah pesisir pantai selatan pada pekan lalu, menajemen PSS Sleman juga  bergerak cepat dalam aspek non teknis.

Salah satu aspek non teknis yang terus diusahakan  adalah aspek sponsorship. Berita baiknya, pekan kedua bulan Februari in, PSS Sleman mendapatkan  sponsor baru, yakni PT  Indofood Sukses Makmur. Perusahaan makanan ini,  resmi bekerja sama dengan Laskar Sembada mulai musim ini.

“Kami ucapkan terimakasih kepada Indofood selaku salah satu sponsor kami pada musim ini. Merupakan suatu kebanggan bagi kami untuk mendapat dukungan dari Indofood. Semoga di musim ini akan menjadi tahun yang bersejarah bagi kami” ujar direksi PT PSS, Soekeno.

Indofood pun tak ragu memercayakan Super Elang Jawa sebagai salah satu tim yang akan turut mendongkrak kemajuan sepakbola tanah air.

“Sepakbola adalah olahraga yang sangat digemari masyarakat Indonesia yang bisa dimainkan kapan dan di mana saja. Sama halnya seperti produk-produk Indofood yang sangat setia menemani masyarakat Indonesia dari generasi ke generasi,” ungkap Fierman Authar selaku Head of Consumer Engagement – Corporate Marketing PT. Indofood Sukses Makmur Tbk.

“Dengan adanya kerja sama Indofood dengan PSS, kami tentunya berharap dapat menginspirasi anak muda khususnya yang berada di Yogyakarta khususnya Sleman untuk menyatukan tekad dengan memberi berbagai nilai positif serta sikap sportifitas dalam kehidupan sehari-hari,” imbuh Fierman Authar.

Bukti nyata Indofood dalam berperan serta membangun sepakbola nasional memang bukan isapan jempol semata. Dalam beberapa tahun terakhir, mereka getol melakukan dukungan kepada tim lokal di daerah. Persib Bandung, Arema FC, Bali United, PSIS Semarang, serta PSMS Medan adalah nama-nama tenar dari Liga 1 yang juga menggandeng Indofood sebagai sponsor mereka. Sedangkan PSS Sleman merupakan satu-satunya klub dari Liga 2 yang bekerja sama dengan Indofood di musim ini.

Indofood sendiri telah dikenal luas tidak hanya di Asia (Asia Tenggara, Asia Timur, A Selatan, maupun Timur Tengah) namun juga hingga Afrika, Eropa, dan Amerika. Indofood dikenal luas di masyarakat melalui brand Indomie, Popmie, Indomilk, Club, lchi Ocha, Chitato, JetZ, Cheetos, Doritos, la Fonte, Trenz, dan Duet.
Semoga kerja sama ini saling mendatangkan keuntungan bagi kedua belah pihak.***

Sumut-Aceh Sudah Kantongi 25 Dukungan Suara

CALON tuan rumah PON 2024 Sumut-Aceh diyakini telah mengantongi dukungan dari 25 Provinsi sebagai calon tuan rumah bersama PON 2024. Bentuk dukungan itu sudah dilakukan melalui surat tertulis. Ini yang membuat KONI Sumut optimis bakal memenangkan biding sebagai tuan rumah PON ke-21 itu.

Demikian ditegaskan Sekretaris Umum (Sekum) KONI Sumut, Chairul Azmi kepada wartawan di sela-sela berlangsungnya Rapat Koordinasi KONI Pusat dengan KONI Provinsi di Hotel Century Park Senayan Jakarta, kemarin. Dalam penentuan tuan rumah PON 2024 nanti, KONI sebagai pemegak kekuasaan tertinggi untuk kegiatan olahraga multi even nasional memberlakukan sistim satu provinsi, satu suara.KONI Pusat sendiri kini memiliki 34 KONI Provinsi.

Chairul juga secara tegas mengatakan, pihaknya sejak jauh-jauh hari menghindari adanya praktek politik uang dalam hal penentuan tuan rumah PON 2024 nant. ”Kita harus menjunjung tinggi etika dan moral, harga diri daerah kita pertaruhkan. Dan Sumut yakin ke-25 Provinsi yang telah memberikan dukungan, benar-benar murni dari hati nurani bukan karena iming-iming sesuatu,”tambahnya.

Ia menambahkan dalam kampanye menjadi tuan rumah PON 2024 ini, Sumut dan Aceh telah melakukan safari atau kunjungan silaturahmi ke seluruh Provinsi. Ini sengaja dilakukan karena Sumut-Aceh menginginkan PON 2024 adalah PON prestasi, persahabatan dan persaudaraan. ”Jumlah cabang olahraga yang akan dimainkan di PON 2024 dipastikan ada 56, sesuai yang terdaftar dalam keanggotaan KONI Pusat. Jadi mekanismenya akan dibagi dua, 28 di Sumut dan 28 di Aceh.

Dalam bidding PON 2024 ini tak hanya Sumut-Aceh yang mendaftar karena Bali-NTB, Kalsel dan Sumbar juga telah mengajukan proposal pencalonan. Dalam Rapat Koordinasi KONI Pusat-KONI Provinsi itu juga tercetus wacana PON berlangsung dua tahun sekali. Namun wacana ini masih menjadi perdebatan dan KONI masih akan membahasnya lagi lebih mendalam.