Anggota Executive Committee PSSI, Hidayat–foto detiksport
Kasus pengaturan skor dalam pertandingan sepak bola yang melibatkan Hidayat, Anggota Executive Committee PSSI, akhirnya berbuah sanksi tegas. Komisi Disiplin PSSI memutuskan Hidayat bersalah dan mengganjar yang bersangkutan hukuman tidak boleh berkecimpung di sepak bola Indonesia selama tiga tahun, dilarang masuk stadion Indonesia dua tahun dan denda Rp150 juta.
Hukuman pada Hidayat ini diberikan setelah PSSI melakukan investigasi terkait keterlibatan yang bersangkutan dalam pengaturan skor di Indonesia. Kasus pengaturan skor ini sempat diungkap oleh Manajer Madura FC Januar Herwanto dalam acara Mata Najwa 28 November lalu. Hidayat menghubungi Januar agar Madura FC mengalah dari PSS Sleman dalam pertandingan Liga2.
Hidayat sendiri akhirnya menyatakan mundur dari PSSI. Sebelumnya ia sempat mengaku bahwa komunikasi dengan Manajer Madura FC Januar merupakan percobaan pertama, bahkan satu-satunya.
“Saya tegaskan di Komdis bahwa itu satu-satunya yang saya lakukan. Akibat kecerobohan saya, kelalaian saya. Saya tidak pernah menghubungi siapapun lagi berkaitan dengan kompetisi Liga2 maupun Liga 1,” jelas Hidayat kepada wartawan.***/ebn
Peserta “Bowlingdiningrat” berfoto bersama sebelum memulai turnamen. (ist)
Untuk melanjutkan penggalangan bantuan bagi para korban bencana alam Lombok, Palu, dan Donggala, Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia Yogyakarta wilayah Jakarta (IKA UII Jakarta), melangsungkan turnamen bowling, Sabtu (1/12) di Ancol, Jakarta.
Wakil Ketua IKA UII DKI Nanang Firmansyah menyatakan, uang yang diperoleh dari sponsor akan dipergunakan untuk melanjutkan kesinambungan membuat prasarana ibadah dan sekolah, yang sudah dirintis sebelumnya oleh IKA UII di daerah bencana.
Sementara, Anang Seputro, ketua penyelenggara menjelaskan, turnamen kali ini diikuti oleh 19 tim dan 55 perseorangan putra-putri. Hadiah yang disediakan selain tropi juga uang sebesar Rp12 juta untuk juara 1, juara ll Rp9 juta, dan juara lll mendapat Rp7,5 juta. Selain itu ada hadiah lain bagi peraih 10 besar.
Disebutkan Anang, turnamen ini merupakan yang ke-4, dan rutin diselenggarakan tiap tahun untuk memperebutkan piala IKA UII Jakarta.
Nanang Firmansyah berharap level turnamen ini bisa ditingkatkan sebagai turnamen nasional. Karena itu pihaknya tengah berupaya agar turnamen bertajuk “bowlingdiningrat” bisa masuk kalender tetap Persatuan Bowling Indonesia. “Kami sedang mengurusnya agar level turnamen bisa ditingkatkan,” ujar Nanang. (am)
Suasana turnamen bowling “Bowlingdiningrat” Ikatan Alumni Universitas Islam Indonesia (IKA UII) Wilayah Jakarta, di lintasan bowling Ancol. (ist)
Sebanyak 75 Atlet Indonesia mengikuti tahapan seleksi penerimaan Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS) 2018, yaitu Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) dengan menggunakan Computer Assisted Test (CAT), di Kantor Pusat Badan Kepegawaian Negara (BKN), Jakarta, Rabu (28/11). SKD ini merupakan gelombang kedua, setelah gelombang pertama dilaksanakan di Cibubur, 31 Oktober lalu.
Sekretaris Menteri Pemuda dan Olahraga, Gatot S Dewa Broto yang mendampingi para atlet saat datang ke kantor BKN menjelaskan, ke-75 Atlet ini masih fokus mengikuti kejuaraan Internasional pada saat SKD gelombang pertama, sehingga diberikan kesempatan melalui gelombang kedua ini.
Gatot menambahkan, formasi khusus Olahragawan Berprestasi Internasional merupakan bentuk apresiasi Pemerintah kepada Atlet yang telah mengharumkan nama Bangsa dan dapat menjadi motivasi kepada atlet junior serta generasi penerus Bangsa.
“Atlet lain dan anak muda Indonesia jika menjadi atlet agar tidak tanggung-tanggung untuk menorehkan prestasi internasional karena Pemerintah memberikan apresiasi untuk masa depanmu,” kata Gatot.
Sebagaimana diketahui Olahragawan Berprestasi Internasional merupakan salah satu formasi khusus yang memiliki tempat spesial, namun tetap harus mengikuti tahapan seleksi CPNS 2018 sesuai Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi No. 36 Tahun 2018.
Atlet bulutangkis Indonesia, Tontowi Ahmad yang menjadi salah satu peserta menyampaikan, ia merasa senang atas apresiasi Pemerintah kepada Atlet Indonesia melalui Formasi Khusus CPNS 2018.
Selain itu, Owi, panggilan akrab Tontowi Ahmad, mengaku sempat merasa tegang saat akan mengikuti SKD karena kesehariannya dihabiskan untuk berlatih Bulutangkis. “Saya bisa mengoperasikan aplikasi CAT, tapi jujur lebih sulit soal SKD daripada melawan ganda campuran asal China,” paparnya.
Selain SKD, para atlet berprestasi ini juga mengikuti tahapan lain pada seleksi CPNS 2018 yaitu Seleksi Kompetensi Bidang (SKB) dengan wawancara dan juga pemberkasan. Hal ini dilaksanakan karena jadwal kejuaraan Internasional para Atlet yang padat, sehingga akan lebih sulit jika dilakukan dalam waktu yang berbeda. (gun)
Sebanyak 247 atlet dari 20 Pengprov tampil dalam Kejuaraan Nasional Muaythai 2018 yang digelar di GOR Bulungan Jakarta Selatan, 27-30 November 2018. Kejuaraan yang digelar untuk keenam kalinya ini bertujuan menjaring atlet Muaythai yang akan memperkuat Kontingan Muaythai Indonesia pada Kejuaraan Muaythai Asia di Macao, 4 -12 Desember 2018.
“Kejurnas kali ini jadi salah satu ajang seleksi untuk memilih atlet Muaythai yang akan diterjunkan pada Kejuaraan Asia 2018 dan SEA Games 2019,” kata Ketua Umum PB MI (Pengurus Besar Muaythai Indonesia), Sudirman pada acara pembukaan Kerjurnas Muay Thai 2018 di GOR Bulungan, Jakarta Selatan, Selasa, 27 November 2018.
Mengingat persaingan ketat di kejuaraan Asia 2018, kata Sudirman, PB MI menurunkan Tim Evaluasi yang akan menentukan atlet Muaythai yang akan memperkuat kontingen Indonesia. “Tim Evaluasi yang akan menentukan atlet yang akan bertarung di Macao. Rencananya, sih kita akan mengirim tiga atlet tetapi bisa juga lebih,” katanya.
Kejurnas mempertandingkan kategori pra pemula, pemula, kadet, junior dan senior. Daerah dapat memanfaatkan event ini untuk mengukur kemampuan atletnya, karena muaythai untuk pertama kali akan dipertandingkan di PON 2020 Papua.
“PON 2020 Papua cabang Muaythai akan memperebutkan 16 medalai emas. Ini menjadikan muaythai jadi cabor idola baru di tingkat nasional,” jelas Sudirman.***azr
Sebanyak 56 cabang olahraga dengan 529 nomor diusulkan dipertandingkan pada SEA Games XXX di Philipina 2019 dalam rapat SEA Games Federation Council yang digelar di Hotel Conrad Manila, Philipina, 24-25 November 2018.
“Rapat SEA Games Federation Council itu mengusulkan 56 cabang olahraga dengan 529 nomor yang dipertandingkan,” kata Plt Sekjen KOI, Hellen Sarita Delima yang mewakili Ketua Umum KOI, Erick Thohir di Jakarta, Minggu, 25 November 2018.
Meski sudah ada usulan 56 cabor itu, tapi Hellen Sarita Delima belum berani menyebutkan rincian cabor apa saja. “Terlalu riskan untuk diumumkan cabor yang diusulkan karena keputusan finalnya baru dilakukan dalam pertemuan 15 Desember 2018 nanti,” katanya.
Dikutip dari www.philstar.com, Presiden Komite Olimpiade Philipina (POC), Ricky Vargas mengatakan SEA Games XXX Phlipina yang diikuti 11 negara itu menggunakan slogan “We Win as One”. Dan, dia menyebut medali yang diperebutkan di Philipina lebih banyak dibandingkan pada SEA Games Malaysia 2017.
Keputusan final cabor dan nomor yang dipertandingkan juga disampaikan Direktur Sport Philippine SEA Games Organizing Committe (PHISGOC), Abraham Tolentino. “Keputusan 56 cabor dengan 529 nomor itu belum final,” katanya.
Philipina terakhir menjadi tuan rumah SEA.Games 2015. Saat itu, sebanyak 40 cabor dengan 443 nomor yang dipertandingkan. Mereka sukses merebut 112 emas, 85 perak, dan 93 perunggu. ***azhari
Fathimah Aiko Zahrah, atlet daya ingat dari Bandung, berhasil memecahkan rekor nasional lomba daya ingat kata acak dengan mengingat 82 kata acak secara berurutan dalam waktu 5 menit. Rekor ini dicetak pada Indonesia Open Memory Championship ke-3, yang diselenggarakan oleh Indonesia Memory Sports Council (IMSC) di Hotel SwissBel Rainforest, Bali, baru baru ini.
Tidak hanya itu, Shafa Annisa pelajar dari Jogja juga berhasil memecahkan rekor nasional random cards dengan mengingat 264 urutan kartu yang telah di acak dalam 10 menit. Tidak kalah hebatnya, 506 digit angka acak juga berhasil diingat oleh Aisha Nadine asal Tangerang Selatan sekaligus mencatatkannya sebagai rekor nasional terbaru.
Lomba Daya Ingat yang diikuti oleh puluhan peserta dari Philippines, Malaysia, Tiongkok dan Indonesia ini mempertandingkan 10 nomor lomba antara lain mengingat urutan angka acak, wajah dan nama, angka biner, urutan kartu acak, serta urutan gambar acak. Lomba dibedakan ke dalam kategori anak-anak (usia 8-12 thn), junior (12-18) dan dewasa (18-59).
Keluar sebagai Juara Nasional dalam ajang ini Shafa Annisa Rahmadani disusul oleh Fathimah Aiko sebagai runner-up dan Aisha Nadine sebagai juara ketiga pada perhelatan daya ingat yang diikuti dari berbagai kalangan mulai dari anak-anak, pelajar, ibu rumah tangga, hingga professional.
Sedangkan di kategori overall open championship berhasil dimenangkan oleh Jamyla Lambunao dari Filipina diikuti Thin Sheng Leong dari Malaysia dan Shafa Annisa di Juara ke-3, terpaut tipis 190 poin. Juara pada kategori anak-anak (kids) diraih oleh Aulia Nadia Azzahra, pelajar SMP Aulady, Tangerang Selatan dan disusul oleh M. Daffa Dhiyauddin, pelajar SD Nizamia Andalusia Jakarta, yang juga meraih medali emas dalam cabang lomba wajah dan nama. Juara ketiga kids diraih pelajar asal Tangerang Selatan Zara Tabina.
Pada kategori lainnya, peserta junior Indonesia masih harus mengakui keunggulan dari pelajar Filipina sehingga harus puas berada diposisi ke dua dengan selisih skor 506 point. Pada kategori dewasa, peraihan medali emas didominasi oleh Thin Seng Leong sehingga Yanti Agustinova dan Ati Fahriyati harus puas berada di posisi kedua dan tiga.
Secara keseluruhan Indonesia telah merebut 5 emas, 9 perak dan 12 perunggu. Hasil ini juga mencatatkan Indonesia sebagai Country Champion dalam ajang ini. Mengungguli Filipina dan Malaysia. Hasil lengkap dari kejuaraan dapat dilihat secara lengkap melalui halaman website memorysports.id atau global-memory.org.
Juara umum dalam kompetisi ini membawa pulang Piala Menteri Pemuda dan Olah Raga RI (Menpora), bersama Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) yang telah mendukung penuh kegiatan berskala internasional ini.
Menurut Ketua Umum IMSC Yudi Lesmana, kejuaraan Indonesia Open di Bali ini terakreditasi oleh Badan Internasional, Global Alliance of Memory Athletics (GAMA) dan merupakan pemanasan untuk menggelar Kejuaraan Memory Asia Open tahun 2019 yang telah dinobatkan kepada Indonesia sebagai Tuan Rumah.
“Kejuaraan Asia 2019 diperkirakan akan diikuti lebih dari 150 peserta dari 16 negara”, ujar Yudi.
Berkompetisi di ajang ini melatih peserta dalam meningkatkan konsentrasi dan daya ingat yang akan membantu pesertanya baik dalam pelajaran di sekolah maupun kehidupan sehari-hari. “Semua orang bisa mengoptimalkan daya ingatnya dengan metode yang tepat serta giat berlatih” ujar Yudi pelatih yang juga telah meraih Grandmaster of Memory sejak 2012 di London, Inggris
Sejalan dengan semangat sumpah pemuda, kompetisi ini adalah ajang untuk membuktikan bahwa pemuda Indonesia mampu mengukir prestasi baik di tingkat nasional maupun internasional khususnya di bidang daya ingat. Sebelum Kejuaraan ini berlangsung, Tim Indonesia juga sudah berkali-kali memenangkan kompetisi daya ingat internasional di lebih dari 8 negara. IMSC optimis bahwa masih banyak pemuda pemudi Indonesia yang potensial untuk bersaing di perhelatan berskala internasional ke depannya.
Dengan banyaknya pelajar-pelajar Indonesia yang mulai mengikuti dan menyelami dunia memory sports, Indonesia memiliki peluang untuk mengembangkan bibit-bibit juara baru baik dalam tingkat nasional maupun Internasional.***/ebn
Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari bersama mantan Ketua PWI Pusat Margiono–foto istimewa
Ketua Umum PWI Pusat Atal S Depari meminta Siwo Pusat di bawah ketua barunya AA. GWA. Ariwangsa untuk lebih aktif dan rajin memantau perkembangan prestasi olahraga nasional. Hal tersebut disampaikan Atal S Depari usai Pengumuman dan Pelantikan Pengurus PWI Pusat periode 2018-2023, di Gedung Dewan Pers Kebon Sirih, Jakarta, Rabu (31/10).
“Prestasi olahraga kita sudah cukup baik di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang. Kita berhasil menempati peringkat keempat dengan meraih 31 medali emas,” kata Atal.
Menurut Atal, keberhasilan yang dicapai memang patut disyukuri. Namun demikian keberhasilan itu jangan lantas dirayakan berlebihan dan berkepanjangan. Di depan sudah ada event berat SEA Games 2019 Filipina dan Olimpiade 2020 Tokyo.
“Saya berharapan Siwo Pusat yang merupakan kumpulan wartawan olahraga, berperan aktif untuk memantau perkembangan prestasi atlet-atlet nasional yang diproyeksikan untuk tampil baik di SEA Games Filipina dan bahkan Olimpiade Tokyo. Ini karena sejalan tugas dari wartawan olahraga sebagai pembina sekaligus pengamat, sehingga prestasi olahraga Indonesia akan senantiasa terus terjaga dan bahkan meningkat,” jelas Atal.
Ditambahkan Atal, jangan sampai prestasikan membanggakan di Asian Games 2018 akan hilang karena gagal berprestasi di SEA Games 2019 Filipina nanti.
Sementara itu Ariwangsa ditunjuk untuk menjadi Ketua Siwo Pusat menggantikan Raja Perlindungan Pane yang habis masa tugasnya. Ariwangsa akan didampingi Firmansyah Gindo (Wakil), Suryansyah (Sekjen), Wina Setyawatie (Bendahara), Azhari Nasution, Bambang Prihandoko, Agus Susanto, Erly Bahtiar dan Andy Setiadi (Anggota). ***/ebn
Asian Para Games 2018 telah berlangsung dengan sukses di Jakarta. Keberhasilan Indonesia sebagai tuan rumah disampaikan oleh Presiden Komite Paralimpik Asia Majid Rashed saat penutupan Asian Para Games 13 Oktober lalu. Kunci sukses pelaksanaan adalah kolaborasi berbagai pihak, diantaranya para sponsor.
Sebagai ungkapan apresiasi kepada perusahaan-perusahaan BUMN dan swasta yang telah berperan aktif, INAPGOC mengadakan Malam Penghargaan Sponsor Indonesia 2018 Asian Para Games hari Selasa (30/10) malam di Fairmont Hotel. Ketua Umum INAPGOC Raja Sapta Oktohari menyampaikan bahwa dukungan dan kolaborasi dari berbagai pihak menjadi faktor penentu suksesnya ajang olahraga disabilitas terbesar Asia yang ke-3 ini.
“Kesuksesan Asian Para Games 100% karena kerja kita semua. Termasuk di dalamnya support dan kerja sama dari para sponsor. Kita bisa membuktikan bahwa Indonesia berhasil menjadi tuan rumah terbaik sepanjang sejarah,” ungkap pria yang biasa disapa Okto ini.
Foto INAPGOC
Pada acara penganugerahan tersebut, Sekretaris Kementerian Pemuda dan Olahraga Gatot S. Dewa Broto mengungkapkan bahwa INAPGOC telah melaksanakan ajang olahraga multicabang dengan luar biasa meski persiapan yang dilakukan hanya 11 bulan.
“INAPGOC di bawah kepemimpinan Pak Okto betul-betul bekerja dengan efektif. Kurang dari 1 tahun. Dukungan dari sponsor membuat keberhasilan menjadi nyata,” jelas Gatot.
Terdapat 52 perusahaan yang berkomitmen memberikan dukungan dalam penyelenggaraan Asian Para Games dengan nilai lebih dari Rp 200 milyar. Sponsor dikategorikan ke dalam official prestige, official partner, official sponsor dan supporting sponsor.
Dalam kesempatan ini, seluruh perusahaan menerima plakat penghargaan. Penghargaan khusus diberikan kepada Bank BRI berupa obor Asian Para Games sebagai penghargaan atas komitmen memberikan dukungan penuh pawai obor yang dilakukan di delapan kota.***/ebn
Miliarder Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha sukses membawa klub yang dimilikinya mengangkat tropi Piala Liga Primer pada 2016. Helikopter yang rutin membawanya untuk menyaksikan klubnya bertanding, mengalami kecelakaan yang menewaskan dia dan empat orang lainnya.
KLUB Liga Primer Leicester City berduka. Miliarder Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha, sang pemilik klub, tewas bersama empat orang lainnya setelah helikopternya yang ditumpangi jatuh dan kemudian terbakar, seusai mereka menyaksikan pertandingan Liga Premier pada Sabtu (27 Oktober).
“Ini dengan penyesalan terdalam dan sedih kami tegaskan pemimpin kami, Vichai Srivaddhanaprabha, adalah salah satu dari mereka yang secara tragis kehilangan nyawa mereka pada Sabtu malam, ketika sebuah helikopter membawa dia dan empat orang lainnya jatuh di luar King Power Stadium,” demikian pernyataan pihak klub.
Pesawat itu turun di sebuah tempat parkir mobil di dekat stadion sesaat setelah pukul 20.30 malam waktu setempat (3.30 WIB), sekitar satu jam setelah usainya pertandingan Leicester City melawan West Ham United.
Asap mengepul dari puing-puing helikopter yang jatuh di tempat parkir mobil di luar Stadion King Power King Leicester City Football Club, Sabtu.
Korban lainnya diyakini dua anggota stafnya, Nursara Suknamai dan Kaveporn Punpare, pilot Eric Swaffer dan penumpang Izabela Roza Lechowicz, kata Kepolisian Leicestershire.
Tidak ada seorang pun di tanah yang diyakini telah terluka, kata mereka.
Menurut para saksi, helikopter itu baru saja mengelilingi bagian atas stadion sebelum mulai berputar. Kemudian jatuh ke tanah dan terbakar.
Srivaddhanaprabha, 60, pemilik kerajaan bisnis King Power Thailand, adalah secara reguler menyaksikan pertandingan klubnya dengan sarana helikopter baik dalam laga kandang maupun tandang.
Dia dan empat korban lainnya naik ke kapal biru, yang lepas landas dari tengah lapangan setelah stadion kosong setelah hasil imbang 1-1 Sabtu dengan West Ham.
Tampak aliran penggemar meletakkan bunga, selempang sepak bola dan doa secara Budha di luar pekarangan setelah kecelakaan Sabtu sebagai penghargaan kepada Srivaddhanaprabha – orang yang mereka puja untuk kemenangan di Premiership melawan-semua-peluang pada tahun 2016.
Inilah helikopter yang biasa mengantar pemilik Leichester City menyaksikan klubnya bertanding di Liga Primer
“Dunia telah kehilangan seorang pria hebat,” kata klub itu dalam sebuah pernyataan.
“Leicester City adalah keluarga di bawah kepemimpinannya. Ini adalah keluarga yang akan membuat kami berduka dan mempertahankan pengejaran visi klub yang sekarang menjadi warisannya,” katanya.
Sebuah buku belasungkawa akan dibuka di stadion mulai Selasa dan tim menunda pertandingan melawan Southampton.
“Semua orang di Klub telah benar-benar tersentuh oleh respon luar biasa dari keluarga, yang mengirimkan pesan dukungan dan solidaritasnya yang mendalam telah sangat dihargai pada masa sulit seperti ini,” kata pernyataan klub itu.
Hermawan “Kikiek” Sulistyo dan buku karyanya “Sejarah Karate Shotokan dan Inkai” (Pensil-324).
Tidak berlebihan jika menyebut Hermawan Sulistyo adalah manusia karate. Lebih 40 tahun lamanya ia tak pernah berhenti berlatih karate, kecuali saat cedera atau sakit. Tak heran pula jika cara hidup Kikiek, begitu ia akrab disapa, banyak dipengaruhi falsafah karate. Salah satunya, “proses lebih penting daripada hasil”.
Sadar akan nilai-nilai yang ada dalam karate, ia menjadi tidak peduli akan “sabuk”. Termasuk, tidak peduli juga jika ia hanya menyandang Kyu 1 (sabuk coklat) selama 24 tahun, sebelum ujian sabuk hitam. “Saya hanya salah satu dari jutaan manusia yang jalan hidupnya sedikit-banyak dipengaruhi karate,” ujar penyandang Dan IV Inkai itu
Gichin Funakoshi, Bapak Karate Modern
Di antara sekian “aliran” dalam karate, Prof Kikiek hanya mengakrabi Shotokan. Bisa jadi karena itulah aliran atau style terbesar pengikutnya di atas bumi. Di samping, Gichin Funakoshi sebagai “bapak Shotokan” dikenal sebagai “Bapak Karate Modern”.
Nah, 10 di antara 40 tahun lebih menekuni karate, Kikiek berlatih di bawah Sihan Teruyuki Okazaki dan Sihan Shojiro Koyama. Dua orang yang termasuk generasi pertama dan kedua karateka Shotokan di bawah Grandmaster Gichin Funakosho dan Grandmaster Masatoshi Nakayama.
Konsistensi dan integritas tinggi terhadap karate, mengantarnya masuk ke induk organisasi Inkai (Institut Karate-do Indonesia). Bahkan semasa kepemimpinan Ketua PP Inkai Ryamizard Ryacudu, Kikiek dipercaya menjabat Sekjen selama dua periode berturut-turut, hingga akhir masa bakti 2014.
Di saat itulah, tepatnya 2013, Kikiek berhasil menuntaskan salah satu buku penting dalam sejarah karate Indonesia.. Ia menyusun buku Sejarah Karate Shotokan dan Inkai (Pensil-324). “Dibanding kondisi di Jepang, perkembangan karate di Indonesia justru lebih pesat. Sayang, referensi terbatas. Kemajuan di bidang apa pun tanpa didukung referensi, akan tersendat. Karena saya orang Inkai, maka saya hanya memotret Inkai,” ujar kandidat Ketua PP Inkai 2018 – 2022 itu.
Lebih dekat dengan Prof Hermawan Sulistyo, simak Short CV di bawah ini:
Short CV
Nama Lengkap : Prof (Ris) Dr H Hermawan Sulistyo, MA, MAIA, PhD, APU
Panggilan : Kikiek
Tempat/Tgl Lahir : Ngawi/4 Juli 1957
Agama : Islam
Pekerjaan/Jabatan:
Penasihat Ahli Kapolri (bintang dua)
Profesor Riset LIPI (PNS Gol IVe/Pembina Utama)
Kepala Pusat Kajian Keamanan Nasional, Univ Bhayangkara Jakarta Raya
Staf Pengajar di lingkungan TNI/Polri/Lemdik Kedinasan
Guru Besar PTIK
Patron, CONCERN Strategic Think Tank & Consulting
Owner beberapa perusahaan konstruksi dan trading
Pengalaman Pendidikan/Pengajaran:
Kuliah:
Universitas Indonesia (UI); Sekolah Tinggi Filsafat (STF) Driyarkara; Universitas Airlangga (Unair); State University of New York (SUNY-Buffalo, US); Ohio University (OU-Athens, US); Northern Illinois University (NIU-DeKalb, US); Arizona State University (ASU-Tempe, US), dan lain-lain, dalam bidang-bidang Matematika, Fisika Nuklir, Ilmu Politik; Filsafat; Hubungan Internasional/Politik dan Pemerintahan Indonesia, History, Literature, Antropologi, Area Studies, Publishing, dan lain-lain.
Mengajar:
Lemhannas-RI, Sesko TNI, Sesko TNI-AD; Sesko TNI-AL; Sesko-TNI-AU; Sespimti Polri; Sespimmen Polri; semua jenjang pendidikan Polri; berbagai sekolah kedinasan (BIN, Imigrasi, Bea Cukai dll)
Professor/Scholar-in-Residence
Contemporary History Institute Ohio Univ; Institute for Southeast Asian Studies (ISEAS) Singapore; Kyoto Daigaku; Uppsala University-Sweden; Universiti Sains Malaysia; universitas2 di belasan negara; Unas, Trisakti, Unpad, Unair, dan belasan lainya.
Pembicara: Clingendael Institute Netherland; Chatham House (RIIE) London; IEEI Portugal; APCSS Hawaii; FES Berlin; Sidang Pleno Parlemen Belgia, Brussels; puluhan lainnya di berbagai negara.
Analis di media massa (TV/Radio) nasional/internasional selama puluhun tahun.
Wartawan/Jurnalis/Redaktur: majalah Gadis; Mutiara; SinarHarapan/SuaraPembaruan; TSM (Teknologi dan Strategi Militer); tabloid Bangkit; Harian Surya (koresponden di Amerika); Harian Jayakarta; kolumnis di hampir semua media cetak nasional. Menulis puluhan buku yang terbit di Indonesia dan di luar negeri.
PengalamanOrganisasi
Ketua kelas/angkatan sejak kelas 3 SD hingga lulus PT; Sekjen Senat Mahasiswa FIIS-UI; Sekjen Majelis Permusyawaratan Mahasiswa (MPM-UI); Koordinator Persatuan Mahasiswa Indonesia di AS (Permias).
Puluhan tahun berkeliling Indonesia dan dunia internasional; Anak-anak tinggal di Meguro-cho Tokyo, Uxbridge London, Wellington NZ.
Track Record Karate
Dan IV Inkai
1973-1975. Latihan Inkai di Cabang Madiun (Sensei Kadar, Cliften Tupan, Kukuh Darmono, Josef Triwahono);
1986-1991. Ohio University Karate Club. ISKF/JKA (Ss Teruyuki Okazaki, Golden Greer, Howard Beebee);
1991-1997. Dojo Koyama Sensei (Phoenix). ISKF/JKA East Coast, Arizona, USA
1991-1997. Arizona State University ISKF/JKA (Ss Shojiro Koyama);
Honbu Dojo JKA, Iidabashi Tokyo (Intermittent, Ss Kawawada);
Kabid Litbang PB-FORKI
Ketua panitia berbagai event Inkai/FORKI (gashuku, ujian Dan, Ryamizard Cup, Indonesia Open Karate Tournament I, dan puluhan lainnya); Sekjen PP-Inkai (dua periode: 2006-2010-; 2010-2014); Program Diractor Inkai Prestasi;
Pembina Inkai Jatim; Dojo Renzo.
Menerjemahkan dan menerbitkan buku Gichin Funakoshi, Karate-Do My Way of Life; Sejarah Karate Shotokan dan Inkai.
ooo000ooo
Tentang Inkai 2018-2022
Visi
Menatap karate Inkai masa depan, sebagai cabang olahraga prestasi; mempertahankan tradisi Shotokan Karate-Do sebagai beladiri (martialarts) untuk membentuk watak generasi bangsa masa depan.
Misi
Membangun Inkai 2019-2023 kembali menjadi perguruan karate terbesar dan terkuat di Indonesia.
Program Kerja
Kelembagaan
Inkai yang kuat mensyaratkan kelembagaan yang kuat, dengan pengurus yang berdedikasi dan penuh pengabdian. PP-Inkai 2019-2023 harus diisi oleh personel seperti itu. Evaluasi kinerja dilakukan setiap empat bulan sekali, meliputi tingkat kehadiran dalam rapat-rapat pengurus dan kontribusinya pada kelancaran roda organisasi. Hal ini untuk menghindari personel yang hadir sekali saja selama periode kepengurusan, yaitu pada saat pelantikan. Rapat kerja pengurus dilakukan setiap tiga bulan atau empat kali dalam setahun.
Keuangan
Manajemen keuangan mengatur seluruh uang masuk dan keluar, semuanya dilakukan melalui transaksi perbankan, sehingga mudah dikontrol secara transparan. Uang masuk terdiri dari dua jenis sumber: internal dan eksternal. Sumber internal meliputi penerimaan iuran anggota dan uang ujian. Sedangkan sumber penerimaan eksternal terdiri dari sumbangan sukarela yang tidak mengikat dan sponsorship melalui kontrak profesional.
Manajemen Aset.
Dilakukan pendataan aset-aset yang dimiliki oleh Inkai, baik pada tingkat Pusat maupun Daerah. Manajemen aset ini termasuk gedung atau ruang sekretariat, dojo dan perlengkapannya (tatami, makiwara dan sebagainya). Direncanakan setiap provinsi memiliki dojo dan sekretariat sendiri. Pengurus Daerah menyediakan lahannya dan PP-Inkai mensubsidi (sebagian) pembangunannya. Pengawasan dilakukan oleh PP-Inkai.
Keanggotaan
Data ulang seluruh anggota se Indonesia
Digitalisasi data
Database absensi latihan dan ujian
Database terpisah khusus untuk Inkai Prestasi (Inpres)
Pertandingan
Program pertandingan disusun untuk selama satu tahun. Program terdiri dari pertandingan yang diselenggarakan oleh PP-Inkai; oleh Pengprov dan Pengcab, serta oleh pihak-pihak internal Inkai lainnya.
Kemudian pertandingan yang diselenggarakan oleh FORKI (semua jenjang). Juga pertandingan di luar negeri.
Keiikutsertaan PP-Inkai dalam pertandingan disesuaikan dengan program pencapaian prestasi serta kemampuan finansial PP-Inkai.
Kesejahteraan
Fokus kesejahteraan secara berjenjang: Dewan Guru, PP-Inkai, Pelatih, Atlet, Kepanitiaan.
Dewan Guru. Secara bertahap DG akan mendapat honor bulanan. Jumlah incremental (bertahap) hingga memadai. Selain itu, DG mendapat bonus dari ujian-ujian, sesuai dengan tupoksi yang ditentukan oleh DG sendiri.
Pengurus. Pengurus mendapat honor yang besarnya ditentukan kemudian.
Selain honor, PP-Inkai menyediakan asuransi kesehatan untuk DG, pelatih, pengurus dan atlet. Besaran premi asuransi disesuaikan dengan kemampuan finansial PP-Inkai.