Zidane Kesal, Madrid Gagal Bawa Poin Penuh di Kandang Gatafe

JAYAKARTA NEWS – Pelatih Real Madrid Zinadine Zidane pantas kesal. Pasukan yang diturunkan untuk membawa poin penuh dari markas Gatfe di Stadion Coliseum Alfonso Perez. Benzema dkk dibuat mandul oleh ketatnya pertahanan Gatafe.

Skuad Zidane tidak berhasil menembus ketatnya pertahanan Getafe, dimana mereka membentengi pertahanan Gatafe. Peluang yang diperoleh Casemiro, gagal.

Kiper Keylor Navas sama sekali tidak terganggu, dengan tendangan bebas Mauro Arambarri, yang menjadi peluang terbaik Getafe dalam 45 menit pertama.

Ada aliran bola yang jauh lebih baik saat babak kedua mulai dilakoni, terutama bagi  tim tamu.  Isco tampak siap untuk memecahkan kebuntuan berkat beberapa permainan kombinasi yang apik antara Brahim dan Dani Carvajal, tetapi tembakannya diblok oleh Bruno.

Masih mencari tujuan pertama permainan, Zidane pergi ke bangku untuk melakukan pergantian ganda, karena Brahim digantikan oleh Lucas Vazquez, sementara Bale menyerahkan tempatnya ke Marco Asensio.

Penjaga gawang Navas dapat mengamankan upaya  Getafe untuk  mencetak gol, karena pemain asal Kosta Rika itu berhasil melakukan penyelamatan ganda dari tendangan yang dilakukan oleh Jorge Molina dan Jaime Mata.

Kroos kemudian diturunkan sebagai langkah Zidane untuk melakukan perubahan ketiga dan terakhir, menggantikan Fede Valverde. Zinane bermaksud kehadiran Kroos untuk memberikan stabilitas yang lebih baik ke lini tengah Real. Pada akhirnya, Zidane harus puas dengan skor kaca mata, 0-0.

Data Pertandingan:

Gatafe 0 – 0 Real Madrid

Getafe: David Soria; Damian, Bruno, Cabrera, Olivera (Angel, min. 57); Maksimovic, Arambarri, Ignasi Miquel, Hugo Duro (Portillo, min. 72); Mata (Samu Saiz, min. 84), Molina.

Real Madrid: Keylor; Carvajal, Varane, Nacho, Reguilon; Casemiro, Valverde (Kroos, min. 78), Isco; Brahim (Lucas Vazquez, min. 71), Bale (Asensio, min. 71), Benzema.

Gol: Tidak ada

Wasit: De Burgos Bengoetxea (Basque).

Kartu Kuning: Isco (Min. 30, Real Madrid), Damian Suarez (Min. 37, Getafe), Fede Valverde (Min. 63, Real Madrid), Nacho (Min. 82, Real Madrid)

Kartu merah: Tidak ada

Stadion: Coliseum Alfonso Perez

Penonton: 13.135 orang.

Indonesia Raih Juara Dunia FFWC 2019

Indonesia juara dunia FFWC 2019–foto instagram imam nahrawi

JAYAKARTA NEWS—Indonesia berhasil menjadi juara dunia dalam kompetisi FreeFire World Cup 2019 yang berlangsung di Bangkok, Thailand. Adalah Tim EVOS Capital berhasil membuat Indonesia Raya berkumandang dan merah-putih berkibar dalam event internasional tersebut.

FFWC 2019 ini diikuti 12 tim di antaranya berasal dari India, Vietnam, Rusia, Brasil, Cina Taipeh dan Thailand. Sementara Indonesia mengirim dua wakilnya  yakni EVOS Capital dan SFI Zet Hades. Dengan meraih total poin 1965, EVOS berhasil menyabet gelar juara dunia, sementara di peringkat kedua Sumpawaysi dan SFI Zet Hades di posisi ketiga. Kompetisi ini memperebutkan hadiah sebesar USD100 ribu atau sekitar Rp1,4 miliar.***/ebn

Deddy Corbuzier Seriusi Bisnis Sehat Gimnastik

Deddy Corbuzier mencoba alat gym yang baru di Osbond Gym Corbuzier. (foto: JJS)

JAYAKARTA NEWS – Hasrat akbar Deddy Corbuzier memiliki fasilitas ruang gimnastik gede kini terwujud. Ia baru saja menyelesaikan gimnastik dengan ragam perlengkapan berteknologi terbaru dari Amerika Serikat. Selain itu, juga dilengkapi Fitness Trainer profesional.

Gimnastik yang terletak di Jakarta Selatan, Indonesia atau tepatnya di lokasi terjangkau, One Belpark Mall, Pondok Labu, itu diberi nama Osbond Gym Corbuzier Series. “Gimnastik ini bertujuan sederhana. Bahwa kesehatan itu penting banget bagi anak-anak milenial yang kerap anggap enteng kesehatan,” ujar Deddy.

Sebagai tokoh publik Deddy bukan sekadar mengoceh, tapi juga melakukan tindakan dukungan dana guna membangun area lokasi gimnastik di One Belpark Mall yang tidak mau tanggung-tanggung dilengkapi kolam renang dan sauna di dalam. Sedangkan di luar untuk kegiatan olahraga lain. “Melalui Osbond Gym Corbuzier saya mengajak para milenial mau menyadari tentang apa gunanya kesehatan buat kita,” tambah lelaki berkepala plontos itu.

Deddy Corbuzier

“Usia gue yang udah 49 tahun pastinya lebih merasakan kebutuhan berolahraga setiap hari sampai akhirnya punya gym sendiri, dari sekadar hobi, bangun gym sendiri di rumah, dan ini moga-moga ada gunanya buat masyarakat sekitar sini,” imbuh presenter pemandu program bincang Hitam Putih di Trans 7 ini.

“Gym ini ya harus ngikut gaya gue yang nggak suka suasana gelap sesuai karakter Deddy Corbuzier. Dengan 11 fitness trainer profesional terlatih, harus jaga ideal tubuhnya nggak boleh kegemukan atau kekurusan. Ini bisnis beneran yang gue jalanin. Bukan di-endorse, bukan sebagai ambassador atau cuma sekadar dipakai nama buat jualan. Ini benar-benar passion gue dan 50 persen duit gue. Selain itu, tidak ada public figures dari dunia entertainment yang melakukan ini,” singgung mantan Mentalist yang mengawali penampilan dengan membengkokan sendok makan itu.

Gym dibangun dengan dana kurang lebih Rp 8 miliar. Itu artinya, Deddy menyetor modal sekitar Rp 4 miliar. “Saya pastikan ada diskon menarik buat pelajar dan member bulanan dan tahunan. Harganya juga masuk akal,” kata Deddy.

“Kenapa milih di sini, ya sebagai lifestyle mall dengan lingkungan perumahan dan apartemen dan berlokasi dekat rumah kediaman sendiri. Dengan membuka kelas Cardio, Zumba dan Renang pokoknya lengkap. Daftar dan konsultasikan bersama kami,” terang Deddy. (John JS)

Menpora Lantik 286 Atlet Berprestasi Jadi PNS

Lilyana Natsir –foto instagram lilyana natsir

JAYAKARTA NEWS-–Akhirnya harapan para atlet untuk bisa menjadi pegawai negeri sipil lewat prestasi-prestasi yang diukirnya di pentas olah raga terwujud. Sebanyak 286 atlet berprestasi dari berbagai cabang olah raga dilantik Menpora sebagai  PNS, satu di antaranya adalah Lilyana Natsir, pebulutangkis kenamaan Indonesia, (2/4/2019).

Para atlet yang dilantik tersebut adalah atlet-atlet yang berprestasi di berbagai event di antaranya, Asian Games, Asian Championships , Asian Para Games, Olimpiade, SEA Games, dll.

Dalam Peraturan Menteri Pemuda dan Olahraga No 6 Tahun 2018 dikatakan, syarat atlet yang bisa mendaftarkan diri sebagai CPNS adalah, 1) Minimal mendapat perunggu pada olimpik dan paralimpik serta kejuaraan dunia tahun 2016, 2) Minimal mendapat perak pada Asian Games dan Para Games serta kejuaraan Asia tahun 2014, 3) Minimal mendapat emas pada Sea Games dan Asean Para Games serta kejuaraan Asean alainnya pada 2015-2017.

Para atlet yang dilantik sebagai PNS ini akan menduduki jabatan sebagai golongan IIa sebanyak 214 orang, IIc sebanyak 4 orang dan IIIa sebanyak 68 orang. ***/ebn

Selamat Buat Hendra dan Ahsan

Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan juara All England 2019.

JAYAKARTA NEWS – Prestasi yang ditorehkan pasangan bulu tangkis ganda putra Indonesia, Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan, dalam kejuaraan All England 2019 sangat membanggakan. Di luar dugaan, pasangan yang dijuluki “The Daddies” ini berhasil melaju ke partai puncak dan mengungguli lawannya. “Selamat pagi. Hendra Setiawan dan Mohammad Ahsan merebut juara ganda putra bulu tangkis All England 2019 di Birmingham, Inggris, semalam,” Presiden mengabarkan dalam akun Instagramnya, Senin pagi, 11 Maret 2019.

Semangat yang ditunjukkan pasangan ganda putra senior Indonesia ini juga mendapat perhatian Kepala Negara. Bertanding dalam kondisi cedera dan menahan rasa sakit, Hendra masih tetap mampu mendampingi Ahsan dan mengatasi perlawanan ganda Malaysia Aaron Chia dan Soh Wooi Yik. “Mereka sempat tertinggal pada gim pertama, tapi semangat dan optimisme untuk menjadi juara membuat The Daddies bangkit merebut dua gim berikutnya,” tulisnya.

Unggahan Presiden diakhiri dengan ucapan selamat kepada keduanya. Seluruh rakyat Indonesia pasti berbangga atas prestasi yang ditorehkan anak bangsa ini. “Dari Tanah Air, saya dan seluruh rakyat menyampaikan selamat!” tulis Kepala Negara pada akunnya. (gun)

Indonesia Siap Jadi Tuan Rumah Moto GP 2021

Presiden Jokowi disaksikan sejumlah pembalap mencoba salah satu motor balap, di halaman Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (11/3) sore. (Foto: Agung/Humas)

JAYAKARTA NEWS – Indonesia menyatakan siap menggelar pertandingan MotoGP pada tahun 2021 mendatang di Mandalika, Nusa Tenggara Barat. Hal itu ditegaskan Presiden Joko Widodo saat bertemu dengan CEO Dorna Carmelo Ezpeleta, di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat. “Mr. Carmelo hanya ingin mendapatkan keyakinan, bahwa kita siap baik dalam organisasi maupun menyiapkan infrastruktur menuju ke sana. Saya sampaikan kita siap,” ujar Kepala Negara, Senin, 11 Maret 2019.

Indonesia dipastikan dapat menyelenggarakan MotoGP 2021 usai melakukan penandatanganan antara Dorna, organisasi penyelenggara balapan MotoGP, dengan Indonesia Tourism Development Corporation (ITDC), awal tahun ini. Pengalaman Indonesia yang sebelumnya sukses menggelar ajang olahraga internasional seperti Asian Games dan Asian Para Games menjadi modal dan optimisme tersendiri untuk turut mendulang sukses dalam penyelenggaraan MotoGP yang terakhir kali digelar di Indonesia pada 1997 lalu.

Rencananya MotoGP Indonesia 2021 tersebut akan menggunakan konsep berupa sirkuit jalanan. Sirkuit tersebut akan dipadukan dengan keindahan alam Mandalika yang akan memastikan MotoGP seri Indonesia berbeda dari yang sudah ada. “Tadi Mr. Carmelo menyampaikan bahwa ini adalah street circuit yang katanya sangat indah, karena mepet dengan pantai,” kata Presiden.

Dalam waktu dekat, pemerintah akan segera menyiapkan infrastruktur yang dibutuhkan guna menunjang gelaran tersebut. Untuk diketahui, pembangunan sirkuit Mandalika yang berupa jalan raya dibangun sebagai bagian dari Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Pariwisata the Mandalika.

Infrastruktur yang akan dibangun tersebut nantinya tak hanya digunakan untuk penyelenggaraan MotoGP semata, namun juga sebagai daya tarik wisata Mandalika yang sebelumnya telah ditetapkan sebagai 1 dari 10 destinasi wisata baru Indonesia selain Bali. “Ini berarti kita akan dapat dua kemanfaatan. Selain olahraga juga pariwisata kita secara brand akan terangkat dan Mandalika akan mendapat manfaat karena investasi ini,” tutur Presiden. (gun)

Presiden Jokowi menjawab wartawan usai menerima CEO Dorna dan Pimpinan ITDC, di Istana Kepresidenan Bogor, Jabar, Senin (11/3) sore. (Foto: Agung/Humas)

Hujan-hujanan, Ma’ruf Amin Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat BSD

Hujan-hujanan, Ma’ruf Amin Lepas Ribuan Peserta Jalan Sehat BSD–foto detikcom

Meski diguyur hujan ribuan orang memadati  Jl Taman Kesehatan BSD, Tangerang Selatan, Minggu i (3/3). Mereka adalah peserta Jalan Sehat yang  dilepas oleh Cawapres nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin.

“Saudara-saudara pendukung capres-cawapres 01 siap ikuti jalan sehat? Siap menangkan Jokowi-Ma’ruf Amin? Mari jalan sehat mengelilingi BSD untuk menunjukkan pendukung Jokowi-Ma’ruf siap memenangkan pilpres,” kata Ma’ruf Amin.

Kiai Ma’ruf menyerukan seluruh peserta melakukan gerak jalan untuk Indonesia maju, Indoensia sehat, Indonesia produktif, Indonesia berakhlak mulia.

“Kita tunjukkan dengan jalan sehat pendukung Jokowi-Ma’ruf kompak, tidak peduli apakah itu hujan atau tidak, kita akan arungi, kita akan lewati, kita akan tempuh untuk menunjukkan kekompakan pendukung Jokoei-Ma’ruf Amin,” ujarnya memberi semangat ke peserta jalan sehat.

Dia menekankan Indonesia harus optimis, maju dan kuat.

“Indonesia tidak akan bubar, Indonesia tidak akan punah, Indonesia pasti hebat, pasti jaya. Selamat berjuang untuk jalan sehat. Dengan mengucapkan bismillahirohmanirohim jalan sehat Jokowi-Ma’ruf Amin BSD akan memulai start,” lanjut Kiai Ma’ruf.

Dalam kesempatan itu turut hadir mendampingi Ma’ruf melepas jalan sehat BSD, Wali Kota Tangerang Selatan Airin Rachmi Diany. Sekitar 10 ribu peserta jalan sehat pun dilepas Kiai Ma’ruf setelah sambutannya.

Namun tak puas dan ingin lebih menyapa peserta jalan sehat, Kiai Ma’ruf bersama istri menerobos hujan dan naik ke atas panggung dan kembali memberikan orasi singkat menyemangati peserta sambil melambai-lambaikan tangan hingga peserta terakhir melintas dari depan panggung.***/ebn

 

Arak-arakan Sambut Timnas Piala AFF, Bonus Rp2,1 Miliar Menanti

Timnas Piala AFF U 22 Indonesia bergembira-ria setelah menerima piala kemenangan–foto kemenpora

JAYAKARTA NEWS—Kementerian Pemuda dan Olahraga (Kemenpora) menyiapkan arak-arakan untuk menyambut kepulangan Tim Nasional (Timnas) Indonesia, usai menorehkan prestasi yang luar biasa, dengan mengandaskan perlawanan sengit Thailand 2-1 di partai final Piala AFF U-22 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2) malam.

Menteri Pemuda dan Olahraga (Menpora) Imam Nahrawi yang menyaksikan langsung pertandingan final di Kamboja itu mengatakan, akan memberikan apresiasi yang pantas atas perjuangan pasukan Indra Sjafri di ajang piala AFF 2019 ini, bahkan arak-arakan penyambutan disiapkan oleh Kemenpora. “Akan ada arak-arakan, akan kami sambut. Bonus juga ada, kami siapkan. Saya hitung bonusnya Rp2,1 miliar,” kata Menpora.

Menurut Menpora, para pemain belum tahu mengenai apresiasi itu. Pemerintah melakukan itu sebagai wujud terima kasih, wujud syukur kita kepada PSSI, kepada Timnas, para atlet yang keren-keren, yang hebat ini. “Kita akan menyambut para pahlawan sepakbola tanah kita kembali ke tanah air dengan gegap gempita,” tegas Menpora.

Langkah Timnas Indonesia di Piala AFF U-22 berjalan mulus. Skuat Garuda Muda juara tanpa menelan kekalahan. Indonesia menjadi juara Piala AFF U-22 setelah mengalahkan Thailand 2-1 di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Selasa (26/2).

Laju Indonesia di laga pertama fase grup juga sempat meragukan. Tim besutan Indra Sjafri ditahan imbang 1-1 oleh Myanmar dan selanjutnya imbang 2-2 dengan Malaysia. Performa meningkat saat laga ketiga fase grup. Indonesia mengalahkan Kamboja 2-0 dan memastikan tiket ke semifinal dengan status runner- Grup B. Maju bersama Kamboja selaku juara grup. Indonesia bertemu Vietnam di semifinal. Osvaldo Haay dkk, berhasil mengalahkan lawannya itu dengan skor 1-0. (gun)

 

Ma’ruf Amin: Optimis Sepakbola Indonesia akan Baik, Kikis Habis Mafia Bola

KH Ma’ruf Amin dan istri nobar bersama para santri, Selasa malam–foto istimewa

JAYAKARTA NEWS—Akhirnya Tim Nasional Indonesia berhasil membawa pulang Piala AFF U 22 2019 ke Tanah Air. Stadion Nasional Olimpiade Kamboja menjadi saksi ukiran sejarah tim sepak bola Indonesia yang mengalahkan Thailand dengan skor 2-1 pada Selasa malam (26/2/2019). Dua gol ’emas’ dicetak oleh Sani Riski Fauzi pada menit ke-59 dan Osvaldo Haay pada menit ke 64.

Kemenangan itu disambut gegap-gempita oleh para pendukung timnas tak kecuali yang berada di Tanah Air yang menggelar nobar. Di antaranya adalah KH Ma’ruf Amin, calon wakil presiden nomor urut 01, yang menggelar nonton bareng di rumah singgah di Banjar, Jawa Barat. Ma’ruf nobar bersama sang istri, Wury Estu Handayani juga puluhan santri.

“Saya ucapkan selamat atas kemenangan pertandingan malam ini mengalahkan Thailand di final. Semoga prestasi ini dapat kita pertahankan dan kita tingkatkan sehingga persepakbolaan Indonesia di masa depan akan lebih baik dan lebih cerah,” ucap Kiai Ma’ruf usai  nobar.

“Kita sudah saksikan Timnas kita mulai menapak kepada jalur kemenangan. Untuk pertama kali kita menjuarai AFF, saya memang berharap tadinya bisa menang 2-0 tapi akhirnya 2-1 . Itu kita syukuri karena kita sudah mulai masuk jalur kemenangan,” tambahnya.

Saat pertandingan berlangsung, Kiai Ma’ruf tampak tercengang saat pemain Thailand mencetak gol ke Gawang Garuda Muda Indonesia yang dikawal Awan Seto. Namun tak berlangsung lama Garuda Muda berhasil menyamakan kedudukan lewat gol yang dicetak Sani Rizki Fauzi. Penonton pun gemuruh dan sembari meneriakkan kata “Indonesia” berulang kali.

Timnas Indonesia Piala AFF 2019 foto bareng bersama para pendukungnya seusai menjuarai turnamen AFF di Kamboja—foto instagram imam nahrawi

Bahkan sorak sorai penonton nobar semakin menjadi jadi setelah Osvaldo Haay berhasil menambah pundi-pundi golnya di papan skor menjadi 2-1.

Berbeda dengan Wury Estu yang ekspresif, Kiai Ma’ruf tetap terlihat tenang. Sesekali dia terlihat berdialog dengan istri mengomentari jalannya pertandingan. Namun, usai pertandingan, Kiai Ma’ruf tak memungkiri dirinya sempat tegang menonton perjuangan Garuda Muda.

“Ya teganglah karena memang belum pernah menang, masak kalah terus, tapi ujungnya semua lega. Lega, ini sesuatu yang sebelumnya belum dapat kita raih ya. Ujungnya biasanya dengan kekalahan, kecewa, kali ini kita menang. Makanya penonton walaupun deg-degan di awal tapi kan gembira di akhir,” ucapnya.

Dia bersyukur ditengah permasalahan yang membelit Timnas saja masih bisa menang.

“Karena itu mafia bola itu harus kita kikis habis. Supaya prospek persepakbolaan kita menjadi lebih baik ke depan. Makanya hambatan-hambatan yang sifatnya teknis, psikologis, hambatan organisatoris, itu harus dihilangkan semua. Ke depan kita optimis sepakbola kita akan baik,” jelas Kiai Ma’ruf.***/ebn

DPP KNPI Dorong Kesejahteraan Atlet Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Pasca pengukuhan DPP KNPI pada Minggu, (17/2/2019) di Hotel Red Top Pecenongan Jakarta Pusat, beragam ide dan gagasan mulai bermuncul dari para pengurus organisasi yang mewadahi organisasi-organisasi kepemudaan tingkat nasional ini.

Sebut saja salah satunya adalah ide atau gagasan agar pemerintah memberikan kesejahteraan para atlet nasional yang datang dari Ketua DPP KNPI Bidang Olahraga, Indra Lesmana di Kantor Sekretariat DPP Pemuda LIRA, Jl. DR. Saharjo No.111, Gedung Gajah Blok AQ, Tebet, Jakarta Selatan, pada Jum’at (22/02/2019).

Indra meyakini jika kebutuhan pangan dan papan serta kebutuhan pendidikan anak-anak para atlet ditanggung oleh pemerintah, maka atlet-atlet Indonesia akan mampu bersaing dengan atlet-atlet dunia.

“Secara fisik orang-orang Indonesia tidak kalah dengan orang-orang Eropa, Amerika, apalagi sesama orang asia. Persoalannya kemudian adalah bagaimana Pemerintah menutupi kebutuhan pangan, papan, dan biaya pendidikan anak-anak para atlet,” papar Indra.

Pria berkulit sawo matang ini menyakini jika kebutuhan primer para atlet terpenuhi, maka atlet-atlet Indonesia akan lebih fokus dan konsentrasi pada prestasi untuk meraih kemenangan.

“Jangan biarkan para atlet terganggu konsentrasinya oleh kebutuhan primer rumah tangganya jika ingin atlet-atlet Indonesia mampu bersaing dengan atlet-atlet dunia, jadi Pemerintah harus menutupi kebutuhan primer para atlet,” ujar Indra.

Lebih jauh Indra Lesmana yang juga menjabat sebagai Ketua Umum DPP Pemuda LIRA menjelaskan jika sebenarnya Pemerintah memiliki kesanggupan untuk menutupi kebutuhan primer keluarga para atlet ini.

“Untuk kebutuhan pangan melalui Kemensos sebenar Pemerintah sudah memiliki banyak program kesejahteraan masyarakat seperti PKH dan lain-lain, untuk pendidikan ada BOS dan lain-lain. Tinggal bagaimana program-program tersebut disisihkan untuk menutupi kebutuhan primer para atlet,” jelas, Indra.

Indra berharap kedepan siapapun yang nantinya menjadi Presiden pilihan mayoritas masyarakat Indonesia pada, Rabu (17/04/2019) mendatang bisa merealisasikan ide dan gagasannya ini.

“Saya berharap siapapun Presiden yang kelak menjadi pilihan mayoritas rakyat Indonesia pada pemilu 17 April mendatang dapat merealisasikan ide dan gagasan saya ini. Sebab saya meyakini jika kebutuhan primer keluarga para atlet kita sudah terjamin, maka pada olimpiade 2024 mendatang Indonesia bisa masuk jajaran 5 besar dunia,” papar Indra. (*)