Bagian II Oleh: Brigjen TNI (Purn) MJP Hutagaol PROLOG Apabila pada bagian pertama kita melihat bagaimana pelabuhan melahirkan pusat-pusat peradaban dunia dan mengantarkan Nusantara memasuki jaringan...
Gde Mahesa Sura dira jayaningrat, lebur dening pangastuti.Kungkum lelaku bukan tentang mandi malam, tetapi tentang laku melebur mengosongkan rasa. Membenamkan diri, duduk bersila di petirtaan, dengan...
Oleh : Heri Mulyono, Malang Sebelum menjadi bahasa bertingkat kesopanan yang rumit, bahasa Jawa lahir sebagai cabang rumpun Austronesia yang sederhana. Perjalanannya melintasi lebih seribu tahun,...
Oleh: Brigjen TNI (Purn) MJP HutagaolJakarta, 13 Juli 2026 PROLOG Mengapa hampir setiap peradaban besar di dunia tumbuh di sekitar pelabuhan? Pertanyaan ini mungkin terdengar sederhana....
Oleh Djoko Setijowarno Menghilangkan stigma “semrawut dan rawan” pada sebuah terminal bus bukanlah perkara mudah, namun Terminal Terpadu Amplas di Kota Medan membuktikan bahwa perubahan itu...
Paradigma Baru Membaca Peradaban Manusia di Era Artificial Intelligence Telaah Filosofis tentang Jati Diri, Metafisika, Teknologi, dan Masa Depan Peradaban Oleh: Brigjen TNI (Purn) MJP Hutagaol...
Gde Mahesa Daun pisang bukan sekadar pembungkus. Di Nusantara, dia adalah salah satu simbol tertua peradaban Austronesia, jauh sebelum kertas dan piring ada. Asal-Usul KosmologisPisang adalah...
BlackRock, George Soros, Elon Musk, dan Pergeseran Pusat Kekuatan Dunia Oleh: Brigjen (Purn) MJP Hutagaol BAGIAN IPERGESERAN PUSAT KEKUATAN DUNIA Dari Dominasi Militer Menuju Dominasi Energi,...
Oleh : Heri Mulyono Di balik empat arah mata angin yang dikenal umum, masyarakat Jawa kuno menyimpan peta batin yang jauh lebih rumit: sepuluh penjuru yang...
Gde Mahesa Daun pisang sebagai penangkal dan pengasihan putih, namun untuk media menyerang atau mengirim, hal tersebut pantang dibuka untuk umum di literasi, di dalam naskah...