Joko Anwar: Minat Menonton Film di Bioskop Makin Meningkat

Sutradara terkenal Joko Anwar yang akrab disapa Jokan mengungkapkan bahwa kenikmatan sebuah film benar-benar terpenuhi jika menonton film di bioskop.  “Belakangan saya mengamati secara gamblang terdapat pertumbuhan minat menonton film di bioskop. Dengan kemudahan yang ditawarkan kepada masyarakat dalam membeli tiket, saya berharap penonton film akan meningkat,” kata Joko Anwar dalam acara peluncuran digital Bank (digibank) yang merupakan kerjasama antara Bank DBS Indonesia dengan M-Tix dalam aplikasi digital untuk membeli tiket nonton di bioskop di Jakarta, baru baru ini.

Sutradara ‘Pengabdi Setan’ yang mencapai box office ini mengakui perkembangan industri teknologi digital bisa lebih cepat balik modal. “Hal ini harus didukung ekosistem teknologi yang modern yang memudahkan masyarakat menonton film pilihannya di bioskop,” imbuh Jokan yang sedang mempersiapkan film ‘Gundala’ Agustus tahun ini.

Masyarakat belakangan sudah sangat mudah mengakses teknologi dan internet. Berdasarkan data Asosiasi Penyelenggara Jasa Internet Indonesia, lebih dari 50 persen atau sekitar 143 juta orang dari total populasi 262 juta penduduk Indonesia telah terhubungan jaringan internet sepanjang tahun 2017. Mayoritas dari mereka menghabiskan 4-7 jam sehari untuk mengakses media jejaring sosial dan situs hiburan.

Sedangkan Senior Vice President digibank partnership PT Bank DBS Indonesia, Neni Veronica mengemukakan, kerjasama antara digibank dan M-Tix adalah salah satu dukungan terhadap pelaku industri perfilman dan pemerintah dalam mengurangi pembajakan film di tanah air.

“Dengan kemudahan yang kami hadirkan, masyarakat dapat membeli tiket nonton di bioskop secara cepat. Selain itu, kami juga ingin meningkatkan kesadaran masyarakat terhadap penggunaan pembayaran non-tunai, khususnya dalam melakukan transaksi keungannya,” ujar Neni Veronica.

Melalui layanan terbaru ini, pengguna dapat membeli tiket nonton film di bioskop melalui tiga cara mudah dan cepat tanpa harus antre. Pertama, pengguna hanya perlu klik icon digistore di halaman utama dan pilih ikon sinema. Setelah itu, pengguna diminta melengkapi data akun M-Tix yang dimiliki dan pilih jumlah yang ingin di top-up.

Untuk pengisian saldo minimum Rp 200.000 akan mendapatkan saldo M-Tix tambahan sejumlah Rp 50.000. Setelah terisi, pengguna dapat langsung membeli tiket nonton film terbaru di aplikasi M-Tix tanpa perlu antre dan takut kehabisan tiket. Kemudahan layanan ini tentunya sejalan dengan misi Bank DBS yaitu ‘Live More, Bank Less’.***

Aib #Cyberbully’, Film Horor Bertema Bully

Sociologist telah mempelajari bullying sejak lama. Mereka tidak mengenal istilah ‘bullying’, mereka lebih akrab dengan istilah ‘perilaku mendominasi’. Dan inilah yang terjadi di kalangan masyarakat sekarang. Seseorang menunjukan kekuatannya dan berusaha menjadi lebih kuat atau lebih hebat dari orang lain dengan cara mengantimidasi dengan menunjukan dominasinya.

Tema seperti itulah yang coba diangkat oleh Surya Films dan Anami Films selaku rumah produksi dalam film terbaru mereka berjudul ‘Aib #Cyberbully’. Dengan kejadian yang relevan dengan kejadian-kejadian yang sering terjadi, seperti yang sudah disinggung pada judulnya, aksi bullying yang diangkat lewat film ini adalah bullying yang terjadi di dunia maya. https://www.youtube.com/watch?v=IQ7NWVb7eC0&feature=youtu.be

Berdasarkan fenomena ini, Surya Films dan Anami Films mempersembahkan sebuah film dengan judul AIB #Cyberbully yang menceritakan tentang pembullyan seorang teman melalui media sosial yang mencapai titik terekstrim, yaitu hilangnya nyawa seseorang. Lewat film ini, diharapkan para penonton bisa menyadari bahaya dari bullying itu sendiri.

Dibintangi oleh pemain-pemain remaja seperti Damita Argoebi, Adeayu Sudrajat, Wendy Wilson, Baron Yusuf Siregar dan masih banyak lagi. Aib #Cyberbully sudah menyelesaikan
proses syuting dan akan tayang pada Kamis (2/8) ini.

Film ini bercerita tentang 8 sahabat yang terjebak dalam sebuah game berujung kematian, saling menteror sesama teman sendiri agar bisa terlepas dari jerat games sadis. Kamtian yang tidak wajar membuat mereka stress dan bertindak semaunya, saling menjatuhkan dan membuka aib teman sendiri.

Berawal dari sebuah postingan hingga menjadi sesuatu yang berujung maut, Bianca yang menjadi korban yang disebabkan 7 temannya Angel, Donna, Siska, Sarah, Antoni, Bondan dan Cupi. Apa yang mereka hadapi adalah balasan dari apa yang mereka perbuat, tak mungkin bisa dicegah, tak mungkin bisa dilawan, mereka terkurung dalam satu masalah ditempat berbeda, bagaimana akhir dari ini semua?

Yang unik, untuk penonton yang membeli 1 tiket akan diberikan free 2 tiket. Film ini lolos untuk 17 tahun ke atas. Maklum, film ini dipenuhi teriakan dan makian kasar yang terasa sudah biasa seperti tai, anjrit, perek, biji lu dimakan anjing dan lain-lain. Bahkan, ada adegan ciuman pria dengan pria di suatu pesta. Pengacara Hotman Paris Hutapea yang ikut nobar baru-baru ini menegaskan bahwa bukti nyata kehidupan di dunia maya lebih jahat daripada dunia nyata. Dan perundungan (bullying) yang terjadi di sekolah meningkat drastis dan hal ini tak perlu ditutup tutupi. ***

 

Naura dan Neona Ada di Games ‘Dunia Tini Wini Biti’

Dua penyanyi cilik Naura dan Neona.

SEBUAH aplikasi games terbaru yang melibatkan dua penyanyi cilik Naura dan Neona.

Keduanya dilibatkan dalam  bentuk koin khusus dengan wajah keduanya dalam games “Dunia Bermain Tini Wini Biti”.

Hal sengaja dibuat oleh produsen makanan ringan, yang sudah melalang buana selama lebih dari 20 tahun di industri makanan ringan untuk anak-anak. Games anyar itu telah diluncurkan  pada 28 Juli 2018.

Memanfaatkan kecanggihan teknologi Augmented Reality, ‘Dunia Main Tini Wini Biti’ menyajikan games dengan tampilan visual 3D dengan koin khusus. Koin itu berfungsi ganda, yaitu sebagai obyek scan/pindai dalam aplikasi game  yang didesain sarat dengan edukasi. Pastinya, games ini tiak mengandung unsur kekerasan dan hal negatif lainnya.

Dua penyanyi kakak beradik Naura dan Neona, menurut Brand Manager Tini Wini Biti, Jeffry dipilih sebagai brand ambassador game ini. Mereka dianggap sebagai sosok anak yang tampil sesuai usianya dengan talent dan kreatifitas yang luar biasa.

“Mereka berdua sukses mengembangkan talenta dengan menyanyikan karya seni yang positif untuk anak Indonesia. Aplikasi games “Dunia Main Tini Wini Biti’, kita buat sebagai penghargaan untuk anak-anak Indonesia bagaimana mereka bisa bermain dengan Fun tapi tetap ada unsur edukasi,” katanya.

“Jadi games ini tak hanya sekedar bermain tapi mainnya mereka ada unsur belajarnya. Aplikasi ini tidak ada unsur kekerasannya didalam, tak ada unsur pornografi, tak ada pembayaran di gital jadi kita free. Satu lagi kita buat aplikasi ini disetting untuk tidak menganggu anak – anak untuk tetap belajar,” tambah  Jeffry.

“Dengan pertimbangan itu maka Naura dan Neora dipilih untuk bersama-sama mengajak anak Indonesia memilih snack yang baik, memilih game yang baik dan berkreasi bersama,”tambah Jeffry.

“Pada hari ini diluncurkan delapan koin Tini Wini Biti edisi khusus terbatas yaitu, terdiri dari empat koin Naura dan empat koin Neona, aplikasi games ya sendiri sudah beberapa waktu lalu diluncurkan,” tambah Jeffry

Naura dan Neona adalah penyanyi cilik yang juga merupakan putri dari Riafinola Ifani Sari atau yang akrab disapa Nola B3. Keduanya sangat seneng wajah mereka ada di koin permainan Tini Wini Biti dan menjadi brand ambassador.***

(Ipik Tanoyo)

Ada Bir Pletok di Gala Premier Si Doel The Movie

AKHIR pekan lalu, selam dua hari dua malam, tanggal 28 dan 29 Juli, Falcon Pictures menggelar gala premiere film Si Doel The Movie di Epicentrum XXI Jakarta.

Selain menyuguhkan tontonan film besutan Rano Karno, juga ada pertunjukan budaya Betawi.

Satu di antaranya, adalah acara kuliner dengan menu khas Betawi.  Ada dodol, jajanan khas yang menjadi hidangan wajib pesta kawinan orang Betawi, juga ada bir Pletok (minuman khas dengan bahan dasar di antaranya jahe), asinan Betawi dan kerak telor.

Selain itu, ada juga pertunjukan marching band, ondel-ondel, dan perhelatan Abang None Jakarta. Anda pula suguhan cara pembuatan dodol dan batik khas Betawi.

“Semua itu kami lakukan untuk menanggapi respon positif dari masyarakat, sekaligus mengapresiasi keinginan mereka karena begitu banyak yang kangen terhadap film Si Doel,” ucap Produser Falcon Pictures, Frederica.

 


Film Si Doel The Movie tayang serentak di seluruh bioskop di Indonesia pada 2 Agustus 2018.

Sekadar info, film tersebut merupakan kelanjutan dari sinetron Si Doel Anak Sekolahan. Para pemainnya tetap tak berubah.

Si Doel masih diperankan oleh Rano Karno, Maudy Koesnaedi memerankan Zaenab. Lalu ada  Mandra, Cornelia Agatha (Sarah), Ahong (Kasiman), Suti Karno (Atun), Adam Jagwani (Hans), dan Aminah Cendrakasih (Mak Nyak).

Kisah cinta segi tiga antara Doel, Sarah dan Zaenab ini menarik diikuti. Apalagi masih ada sekuelnya. “Kisah Si Doel bikin baper penonton. Dan pelawak Mandra sempat curi perhatian di film ini,” papar Rano selaku sutradara dan pemain utama.

Sebelumnya, pada 23 Juli, Falcon Pictures menggelar gala premier film Si Doel The Movie di Pathe Tuschinski, Amsterdam, Belanda. Reaksi masyarakat di sana luar biasa.

Si Doel  adalah film Indonesia pertama yang premiernya di Belanda dan gala premier di Indonesia selama 2 hari berturut-turut, layak meraih 2 penghargaan dari MURI. ***

(Ipik Tanoyo)

Talent-Hub Beri Wadah Seniman

KEMAJUAN teknologi ikut memberi pengaruh besar pada perkembangan dunia hiburan tanah air. Banyak platform ataupun aplikasi yang kini bisa mendukung laju industri showbiz.

Talent-Hub adalah salah satu contohnya. Paltform itu menghubungkan talenta musisi, seniman, presenter dan lainnya dengan pengguna jasa seperti event organizer (EO) atau pun perusahaan. Platform itu dipelopori tokoh dunia entertainment Alm. Yoki Wirasendjaja bersama Senjaya Widjadja pada 2017 lalu.

Mereka tergerak membuat Talent-Hub untuk membantu musisi atau seniman yang kesusahan dalam mempromosikan diri. Begitu juga bagi pengguna jasa yang kerap kesulitan mencari talent.

“Talent-Hub awal mula berdiri atas kepeduliaan karena banyak talent seperti musisi senior yang susah mempromosikan diri, ada juga musisi daerah yang tidak tahu bisa dihubungi kemana,” kata Senjaya Widjadja saat ditemui di kawasan Wijaya, Jakarta Selatan, Rabu (25/7).

Menurutnya, di Indonesia banyak musisi atau seniman yang belum maksimal mengenalkan diri. Akibatnya, pengguna jasa seperti EO, kafe, atau pesta pun tidak tahu cara mencari seniman dan musisi.

“Misal banyak musisi tua yang tidak terpromosikan, tidak ada manajemennya, jadi kesulitan mencari job,” ujarnya.

Didasari keresahan itu pula maka Wirasendjaja bersama Senjaya Widjadja merilis Talent-Hub yang menjadi penghubung talent dengan pengguna jasa. Platform itu menjadi tempat booking talent dengan berbagai kategori, mulai penyanyi, band, MC dan lainnya.

Dengan Talent-Hub maka pencari jasa talent bisa menemukan dan memilih yang sesuai dengan event. Hal seperti jadwal, riders, hingga biaya talent pun bisa diketahui di sana. ***

Yukkkk Intip Foto-foto Pernikahan Nadine Chandrawinata-Dimas Anggara

Foto-foto pernikahan aktris Nadine Chandrawinata dan Dimas Anggara beredar di media sosial Instagram. Foto yang diunggah berbagai akun tersebut bertagar #nadinedimaswedding. Pasangan ini telah melangsungkan pernikahan pada 15 Juli 2018. Menilik postingan pemilik akun @tisats pada 7/7/2018, lokasi yang dicantumkan adalah Anema Resort Gili Lombok.

Beredar pada sore hari, suasana pernikahan yang terlihat berada di pinggir pantai. Lagi-lagi pernikahan dengan konsep garden party menjadi pilihan pasangan itu.

Nadine sangat anggun dalam balutan white gown sembari memegang buket bunga warna senada. Sedangkan Dimas tampak gagah dengan setelan warna putih juga. Keduanya memilih bertelanjang kaki dengan menapak di atas lantai berair menggenang. Di antara tamu yang datang dengan busana putih-putih, artis Derby Romero ada sebagai groomsmen.

Pernikahan pasangan ini juga disambut banyak doa dan ucapan selamat dari wargainternet. Umunya banyak yang lega akhirnya pasangan ini menikah. “Akhirnya ka dimas menemukan belahan jiwa nya”.

Walau beda keyakinan, Nadine dan Dimas menghargai keyakinan masing-masing. Dimas Islam, Nadine Kristen. “Tak ada problem dalam pernikahan kami berdua. Tolong hargai kami,” pungkas Dimas yang terakhir bermain di film ‘London Love Story’.

Selain di Lombok, mereka berdua juga menggelar upacara pernikahan di Bhutan. Dan terakhir, mereka menggelar resepsi nikah di Sunda Kelapa, Jakut, Minggu (15/7). Di hari bahagianya, Nadine dan Dimas menerima kado kapal pesiar dari orang tua mereka. “Kami kebetulan berhobi sama, travelling. Sebelum menikah, kami menyelam di Raja Ampat, Papua,” pungkas Nadine yang pernah jadi Puteri Indonesia 2004 dan terakhir bermain di film ‘Labuan Hati’.***

Album Fisik “Energy of Asia” Asian Games Resmi Diluncurkan

Album resmi Asian Games 2018: Energy of Asia kini hadir dalam format fisik. Album tersebut berisi lagu-lagu Asian Games 2018 yang dinyanyikan penyanyi-penyanyi ternama Tanah Air.

Panitia Pelaksana Asian Games mengatakan album ini menyuguhkan variasi genre, dari pop, balada, reggae, EDM, rap hingga dangdut untuk memamerkan keragaman musik Indonesia.

Ada 13 lagu dalam album ini yang dinyanyikan Ariel NOAH, Afgan, Anji, Armada, Bunga Citra Lestari, Cakra Khan, Dira Sugandi, Dipha Barus, GAC, JFlow, Isyana Sarasvati, Once, Slank, Shakira Jasmin, Via Vallen serta gabungan artis Energy 18.  Salah satu lagu di album itu adalah Meraih Bintang yang dinyanyikan Via Vallen sebagai lagu tema resmi Asian Games 2018.

JFlow adalah salah satu dari musisi yang pertama kali dihubungi untuk berkolaborasi dalam album itu. Ia berpendapat album istimewa itu ibarat puzzle berisi kepingan-kepingan berbeda yang akan harmonis ketika digabungkan. “Saya berpikir, lagu saya jika terpilih harusnya jadi pelengkap, saya mencari potongan apa yang hilang, yang belum dikerjakan orang lain,” ujar JFlow dalam konferensi pers di Jakarta, Kamis.

Album fisik hasil kerjasama ASIRI dan Panitia Pelaksana Asian Games 2018 ini dijual di lebih dari 600 gerai-gerai KFC yang tersebar di Indonesia. Pekan lalu, album digital Asian Games 2018: Energy of Asia sudah diluncurkan.***

Puluhan Kreator Musik Dan Seni Warnai Soundrenaline 2018

Perhelatan akbar tahunan musik dan seni ‘Soundrenaline’ akan kembali digelar di tahun 2018 ini. Mengusung tema ‘The Soul of Expression’ tahun ini Soundrenaline akan digelar selama 2 hari, 8 dan 9 September 2018 di Garuda Kencana Wisnu Kencana (GWK), Bali.

Selama 2 hari digelar, Soundrenaline akan menghadirkan puluhan kreator musik dan seni dimana mereka bersama dengan para pengunjung menjadikan acara ini ruang baru untuk  berekspresi. Selain itu festival yang telah diadakan sejak tahun 2002 ini juga menghadirkan lebih dari 80 musisi nasional dan internasional di atas 5 panggung yang tersedia.

Nama musisi yang dipastikan akan tampi tahun ini diantaranya adalah Limp Bizkit, Sheila On 7, Padi Reborn, Burgerkill, Seringai, The S.I.G.I.T, The Adams, Barasuara, Maliq & D’essentials, Dipha Barus, Mocca, Endank Sukamti, Pee Wee Gaskins, Danilla, Fourtwnty, Elephant Kind, Diskopantera, Jason Ranti, Kimokal, Navicula, Sisitipsi, Pusakata FSTVLST, Hujan (Malaysia), Zee Avi (Malaysia), Yellow Fang (Thailand), Phum Viphurit (Thailand) dan masih banyak lagi.

Ronald Subekti selaku Co-organizer Soundrenaline 2018 mengungkapkan, “Soundrenaline tahun ini hadir dengan wajah baru mulai dari tampilan logo yang lebih berwarna hingga konsep festival yang berbeda dimana Soundrenaline ingin menjadi ruang ekspresi bagi para kreator dan mengajak semua pengunjung ikut menikmati dan merayakan bersama.

Sementara mewakili dari pengisi acara hadir Piyu gitaris Padi Reborn, Seringai vokalis band Seringai dan Bayu dari Elephant Kinda. Piyu mengungkapkan untuk Soundrenaline tahun ini akan menyiapkan penampilan spesial termasuk mengajak para penonton bernostalgia dan bernyanyi bersama.”Semoga bisa menularkan energi positif untuk semua.”

Di gelaran kali ini juga akan hadir Area Creators Park dan Area A Camp. Ade Darmawan, selaku board of creators menuturkan, “Creators Park akan menjadi sebuah ruang baru di Soundrenaline. yang menampilkan berbagai karya seni kreatif dari para seniman kontemporer muda dari Jakarta, Bandung, Yogyakarta dan Bali. ”

Di tahun ini juga untuk pertama kalinya Soundrenaline 2018 menyediakan sarana Glamping di Area A Camp (area camping ground )yang terbuka untuk umum. Disini akan hadir berbagai aktivitas seru seperti intimate stage, festitalks, movie screening dan masih banyak lagi.Dengan bergabung di Area A Camp, para pengunjung dapat merasakan suasana intim dan seru.***

Tata Janeeta ‘Sang Penggoda’

Tata Janeeta –istimewa

Penyanyi Tata Janeeta menyumbangkan dua lagunya untuk album kompilasi bertajuk Story of Broken Heart. Dalam album ini, istri Mehdi Zati itu menyumbang lagu “Sang Penggoda” dan “Korbanmu”.

“Aku lagi hadirin acara launching CD kompilasi Story of Broken Heart. Ada beberapa artis kayak Once, Wizzy, Mytha Lestari yang semua lagunya tentang sedih-sedih gitu,” kata Tata Janeeta usai peluncuran album Story of a Broken Heart, di kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Rabu (25/7/2018).

“Karena penikmat musik sekarang lebih suka hal-hal bervariasi. Mudah-mudahan kalau aku taruh bersama teman-teman jadi berwarna, beda, dan beragam. Jadi ada daya tarik sendiri,” lanjut Tata Janeeta.

Album kompilasi Story of Broken Heart merupakan album kompilasi dari beberapa penyanyi terkenal Indonesia seperti  Gita Gutawa, Once, Marsha Zulkarnain, Agni, Adera, Mytha Lestari, dan Slank. ***

Indonesia Dance Company Kembali Hadir dengan Tema ”It’s Showtime”

Untuk ketiga kalinya, Indonesia Dance Company (IDCO) menggelar sebuah pertunjukkan tarian ballet yang menggabungkan musik kontemporer dengan Indonesia bertajuk “It’s Showtime’.

Dalam konferensi pers yang digelar di Gedung Kesenian Jakarta, Kamis (26/7/2018) Claresta Alim selaku Executive Director dari IDCO menjelaskan bahwa pentingnya membawa misi kebudayaan dalam setiap pagelaran seni yang digelar menjadi salah komitmen untuk menumbuhkan rasa cinta generasi muda terhadap budaya asli Indonesia

“Tema besarnya adalah It’s Showtime, dimana para penari yang unjuk gigi ini mencampurkan banyak unsur tarian mulai dari klasik, kontemporer, hingga yang kami sebut tadi yaitu tradisional dengan mengangkat budaya Sumatera Barat sebagai konsep dasar yang dipilih,” tuturnya.

Berbeda dari pertunjukkan yang lalu dengan menampilkan alur pada cerita tarian ballet ini, pada pertunjukkan It’s Showtime dari babak satu ke yang lainnya tidak berkaitan satu sama lain.

Nantinya pertunjukkan yang rencanya akan berdurasi selama satu jam tersebut akan terdiri dari dua babak, dimana babak pertama diisi oleh tarian dari variasi ballet sedangkan pada babak kedua lebih kepada tarian enerjik dengan mengangkat unsur kontemporer yang bercampur dengan tradisional.

“Tarian ballet yang memukau seperti Giselle, harlequinade, swan lake, nutcracker serta le corsaire akan membuka babak awal. Sedangkan tarian yang dikolaborasikan dengan jazz, hip hop dan musik tradisional akan mewarnai babak kedua dari pagelaran tari ini,” sambung Claresta.

Rencananya Indonesia Dance Company akan menggelar konser tarian mereka yang bertajuk It’s Showtime ini pada 29 hingga 30 September 2018 mendatang. Tiket sendiri dihargai oleh penyelenggara dengan harga Rp150 ribu-Rp200 ribu

“Dalam pertunjukan ini semua orang adalah peran utama, karena kami percaya semua orang memegang peranan penting untuk hidup mereka masing-masing untuk memberikan karya terbaiknya. Maka hal itulah yang ingin disampaikan dari serangkaian acara It’s Showtime,” pungkas Claresta.***