Lakon “Sri Sadana” Tandai 44 Tahun Senawangi

Dalang Ki H. Manteb Soedarsono membawakan lakon “Sri Sadana” memperingati HUT ke-44 Senawangi di Taman Mini Indonesia Indah. (ist)

Jayakarta News – Merayakan ulang tahunnya ke-44, Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi) menggelar pertunjukan wayang kulit semalam suntuk bersama Dalang Ki H.Manteb Soedarsono. Pergelaran wayang dengan lakon Sri Sadana yang bermakna kebutuhan nyata atas sandang dan pangan dengan juga menyatukan pendapat untuk saling menjaga tanah, air dan udara serta segenap lingkungan alam semesta.

Gelaran lakon wayang kulit Sri Sadana telah berlangsung dan diminati bejibun komunitas penyuka seni wayang klasik di Gedung Pewayangan Teater Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, akhir pekan ini.

“Raden Sadana adalah simbol kehidupan, sosok yang memiliki watak murah hati, baik budi, sabar dan bijaksana. Bersama kakaknya, Dewi Sri, ia dikenal sebagai Dewa lambang kemakmuran hasil bumi,” ujar Ki H. Manteb Soedarsono dalam keterangannya.

“Sadana sebagai Dewa hasil bumi diyakini mempunyai tugas memberi kemakmuran kepada masyarakat. Cerita ini sangat relevan dengan budidaya pangan dan kesuburan tanah Nusantara. Pentingnya perbaikan dan peningkatan perekonomian nasional melalui pangan,” lanjutnya.

Pergelaran wayang kali ini, sekaligus membuktikan bahwa kesenian Wayang tidak hanya digemari para usia tua, melainkan juga anak-anak muda. Buktinya gelaran wayang kulit semalam suntuk tersebut ikut disaksikan para Penggemar Sejati Manteb Sudarsono (PSMS) yang berdatangan dari seluruh Indonesia, dengan catatan tontonan wayang menciptakan suasana aman tenteram tanpa menimbulkan perkelahian warga.

Ki Manteb dikenal dekat dengan masyarakat muda. sehingga dirinya belakangan ikutan berpentas kekinian membawa peralatan musik modern ke atas pentas seperti perangkat instrumen Drum yang biasa digunakan pemusik anak muda selain Tambur, Biola dan Terompet.

Mungkin juga Ki Manteb disukai anak muda karena suka melontarkan kritik-kritik pedas mulai dari zaman edan, kejahatan narkoba yang kerap sambil ditembangkan dengan lantang dengan syair ciptaannya sendiri. “Tapi kenapa setelah diberantas ya tidak habis-habisnya, saya sampai judeg gak bisa mikir, karena sebenarnya saya memang cuma bisa mengingatkan tapi bukan asal kritik karena diberikan solusinya seperti juga untuk para wakil rakyat serta pejabat pemerintahan yang korup,” ungkapnya,

Pergelaran wayang kulit kali ini untuk pertama kalinya disiarkan secara live streaming yang bisa ditonton langsung masyarakat dunia di 26 negara. Jadi, ditengah pertunjukan dimungkinkan Ki Manteb memenuhi permintaan menembang dari warga yang menetap di Hong Kong, Korea araupun dari mana saja sehingga mampu membuktikan seni wayang klasik terus membumi dan mendunia. “Lumayan kan kalau ada permintaan, ada honor tambahan dalam bentuk dolar,” ujar Ki Manteb berkelakar menjelang pertunjukan.

Menurut Ketua Umum Senawangi Suparmin Sunjoyo, momentum ulang tahun Senawangi ini diharapkan dapat menjadi ingatan bagi para penggiat budaya untuk terus menampilkan entitasnya sebagai elemen humaniora yang mampu menumbuhkan kepekaan nurani.

Sebagai lembaga konservasi, preservasi, dan inovasi seni pewayangan, kata Suparmin, Senawangi telah melakukan berbagai langkah. “Karya kesenian setidaknya dapat menjadi mata rantai ikon peradaban bangsa yang santun, terhormat, dan bermartabat. Dalam skala mikro para pelaku seni dan budaya agaknya perlu sigap menangkap berbagai momen globalisasi,” katanya.

Kehadiran komunitas dan berbagai kantong budaya, ungkap Suparmin, menjadi penting dan urgen sebagai katalisator kebudayaan; penguat ketahanan dan identitas kebangsaan. “Sudah lama negeri kita dikenal sebagai bangsa yang kaya budaya. Keragaman budaya dengan corak multikultur sudah menjadi brand mengagumkan. Pada titik inilah sebuah komunitas budaya yang sekaligus sebagai salah satu pemangku kebudayan bisa mengambil peran,” urainya.

Dalang Ki H. Manteb Soedarsono (mengenakan blangkon) didampingi Drs. Suparmin Sunjoyo, Ketua Umum Sekretariat Nasional Pewayangan Indonesia (Senawangi), Eny Sulistyowati SPd, SE, MM (Ketua Bidang Humas dan Kemitraan Senawangi), dan Ketua Pelaksana HUT Ke-44 Senawangi, Yatto HS, SH., MM, usai bincang santai dengan para wartawan sebelum pementasan wayang, yang berlangsung di Gedung Pewayangan Teater Kautaman, Taman Mini Indonesia Indah (TMII), Jakarta Timur, Jum’at malam (16/08/2019).

Pada saat yang sama, Ketua Bidang Humas dan Kemitraan Senawangi, Eny Sulistyowati menjelaskan, Senawangi telah berupaya mendekatkan seni Wayang kepada generasi muda dengan cara yang lebih progresif. Termasuk ikut mencegah korupsi dan menanggulangi korban narkoba bekerjasama Badan Narkotika Nasional melalui berbagai proses kreatif seni Wayang, yang melibatkan kalangan muda.

“Sesuai tuntutan zaman, kesenian Wayang harus dikembangkan secara inklusif. Lebih terbuka terhadap nilai-nilai baru yang lebih mudah diterima masyarakat tanpa meninggalkan nilai-nilai filosofis yang dibawanya. Masalah pencegahan, pemberantasan penyalahgunaan dan peredaran narkoba misalnya, pesannya dapat disisipkan saat pertunjukan Wayang,” ujar Eny Sulistyowati.

Pengurus Senawangi, lanjut Eny, terus berupaya bagaimana mengenalkan kesenian Wayang di kalangan anak muda atau kids zaman now, baik dari segi konten maupun konteksnya. “Budaya adiluhung ini dapat dikenal, diturunkan, dan diwariskan kepada masyarakat, terutama generasi muda,” ujarnya.

Pencapaian Senawangi lainnya, kata Eny, adalah pengakuan Negara dan penetapan tanggal 7 November sebagai Hari Wayang Nasional yang telah ditandatangani Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo.

“Pengakuan ini merupakan perjuangan panjang Senawangi. Dari mulai proses pengusulan (tahun 2001-2003), hingga penerimaan penghargaan UNESCO yaitu Wayang Indonesia sebagai World Master Piece of Oral and Intangible Heritage of Humanity sejak 2013 lalu. Atau, tepatnya dikukuhkan Paris pada 7 November 2013. Maka tanggal itulah yang kemudian kami usulkan sebagai Hari Wayang Nasional,” terang Eny.

Perayaan HUT Ke-44 Senawangi, lanjut Eny, menjadi momentum pihaknya untuk kembali melanjutkan apa yang sudah dan belum dilakukan SENA WANGI. Antara lain, penetapan renstra (rencana strategis), jangka panjang pengembangan pewayangan Indonesia, tahun 2010 hingga tahun 2030. (john js)

Zeta – Ketika Virus Zombie Menyerbu Kota

JAYAKARTA NEWS— Film adalah fiksi, imajinasi. Memang, ada film bergenre biopic (biography picture) tentang seorang tokoh pahlawan nasional atau atlet terkenal, tapi tetap ada fiksinya. 

Sineas Arifin C Noer paling jago memasukkan tokoh-tokoh fiktif ke dalam karya film-film bertema sejarah atau biopic. Misalnya dalam film ‘Pemberontakan:G 30 S/PKI’, Arifin memunculkan tokoh seorang anak kecil bernama Temon yang tidak ada dalam sejarah. Temon bersama ibunya kala itu sedang melihat iring-iringan pemakaman jenazah 7 Pahlawan Revolusi. 

Ini menjadi tantangan bagi sutradara baru, Amanda Iswan. “Setelah lulus kuliah, saya langsung terjun ke dunia film, ternyata enggak semua yang saya pelajari di kampus bisa diaplikasikan. Ketika saya membuat film pertama saya bertajuk ‘Zeta – When the Dead Awaken’, saya mau belajar semuanya. Benar-benar menzerokan mindset, belajar dari nol lagi. Saya belajar dari lapangan,” kata Mandy, panggilan akrab Amanda Iswan, yang tiga tahun studi major film dan video di School of Communications Hande, Connecticut, AS.

Zeta bukan film horor, melainkan bergenre thriller Science Fiction.

Kenapa Zeta ? Kenapa Zombie ?

Zeta adalah huruf ke 6 dalam alphabet Yunani. Sedangkan Zombie adalah parasait yang menyerang enam bagian otak agar ia berkembang biak. Orang yang menjadi host amuba parasit jahat ini akan menyerang oranglain. Kalau ia menggigit, akan menyebarkan nucleus lewat saliva (air liur). Siklus ini terulang lagi pada host baru. 

“Ternyata, mungkin hanya kebetulan, Zombie juga identik dengan huruf Z. Memang, seperti yang saya baca di buku dan melihat film Zombie buatan sineas asing, Zombie adalah horor, fantasi, fiksi tentang mayat hidup. Istilah umumnya Zombie adalah mayat hidup yang enggak berpikiran dan bernafsu memangsa manusia. Dan otak manusia hidup yang menjadi target santapan utama,” urai Mandy.

Asal usul Zombie berupa kontaminasi radio aktif, bahan beracun yang membuat mati otak, ilmu hitam, voodoo, makhluk angkasa luar, infeksi virus dan sebab-sebab lain. Unsur fiksinya adalah orang sehat kalau digigit atau dicakar akan tertular menjadi zombie. Zombie akan mati jika dibunuh otaknya atau memotong kepalanya. Teori lain menyebutkan – biasanya terjadi di Haiti, Kongo dan Nicaragua – , seluruh bagian tubuhnya harus dihancurkan barulah zombie benar-benar mati. Kalau tidak, zombie akan berkembang biak dan merajalela terus.

Apakah Anda percaya bahwa makhluk Zombie ini benar-benar ada dan bisa jadi untuk beberapa tahun ke depan, Zombie bisa muncul di negara kita ?

“Kemunculan Zombie menjadi dilematis bagi para ilmuwan. Satu pihak memercayai adanya Zombie. Bukankah 40 tahun silam orang mendarat di bulan, banyak orang enggak percaya. Kini, dongeng atau fiksi tersebut dipatahkan dengan ilmu pengetahuan, mendaratnya astronaut Neil Armstrong dari Amerika yang merupakan orang pertama mendarat di bulan.”

“Hasil tim riset saya berkesimpulan, dari microba, virus gigitan Zombie lukanya jadi terbuka. Dan ini menimbulkan infeksi yang bisa menjalar ke otak. Ini saya pikir sangat logis. Sementara di Kongo, Haiti dan Nicaragua, kepercayaan di sana percaya bahwa Zombie harus dibunuh otaknya dan dimatikan kepalanya. Bahkan, seluruh bagian tubuhnya harus dihancurkan agar Zombie tidak berkembang biak,” imbuh Mandy. 

Tertunda dua tahun, Mandy yang terobsesi pada Zombie kemudian membuat film Zeta dengan mengajak sederet pemain diantaranya Cut Mini, Jeff Smith, Dimas Aditya, Edo Borne, Willem Bevers, Joshua Pandelaki, Revaldo Fifaldi, Natasha Gott, Chicco Kurniawan dll. Juga, untuk menghidupkan karakter Zombie, digandeng 200 pemain dari 4 Grup Teater di Jakarta. 

Hebatnya lagi, Mandy dan produser Syaiful Wathan mengundang ahli make up dari Los Angeles, AS. “Secara kualitas, ahli riasan dari AS ini lihai merias pemain jadi Zombie, tanpa luntur. Kalau pakai ahli rias lokal, pemain yang berkeringat, riasannya mudah copot. Kan kita syutingnya lama,” ungkap Mandy lagi.

Apakah Anda percaya, Zombie bakal jadi kenyataan dan tidak hanya dongeng fiksi ? “Secara ilmu, ya. Bukankah dongeng orang mendarat di bulan kini jadi kenyataan. Satu hal, cerita Zombie mengajarkan kepada kita agar kita tetap mengutamakan kebersihan dan pengamanan diri,” jawabnya. 

Deon (Jeff Smith), remaja kelas 3 SMA tinggal berdua bersama ayahnya, Dr Richard Ross (Willem Bevers), sedangkan ibunya, Isma Kumala (Cut Mini) tinggal di apartemen Teratai Asri bersama suster, karena menderita alzheimer. Deon yang temperamental acap berkelahi di sekolah. Suatu siang, ia melihat seorang siswa mendadak jadi kanibal dan menggigit leher suster. 

Kejutan berikutnya, zombie-zombie berkeliaran di jalan. Menyadari situasi makin gawat, Deon ingin membawa ibunya ke tempat aman. Sementara itu, Dr Richard melaporkan kepada Kolonel Vito (Joshua Pandelaki), asal usul wabah Zombie yang makin marak. Militer harus segera turun tangan sebelum lebih banyak lagi penduduk kota berubah jadi mayat hidup dan bergentayangan mencari mangsa baru. 

Apakah upaya mereka masih belum terlambat ? Dan bagaimana cara menyelamatkan dunia yang terancan kiamat ? Satu hal yang perlu diriset lagi adalah apakah penderita Alzheimer kebal terhadap gigitan Zombie? Mengingat otak penderita Alzheimer menyimpang, dia selamat dari serangan gigitan Zombie? (Ipik Tanoyo)

Hotman Paris Balik Lapor Polisi, Farhat Lontarkan Sindiran Pedas

Sumber: instagram farhatabbasofficial

JAYAKARTA NEWS— Perseteruan dua  pengacara kondang Hotman Paris Hutapea dan Farhat Abbas semakin panas. Dari kasus ‘bau ikan asin’ kini ‘video porno’. Sebelumnya Farhat melaporkan akun instagram milik hotman paris official atas dugaan penyebaran  konten porno. Hotman Paris balas melapor Farhat ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan fitnah dan pencemaran nama baik. Bukan hanya Farhat yang dilaporkan tapi juga pengacara Andar Situmorang.

Laporan Hotman ternyata tidak membuat Farhat jeri. Aksinya dalam mengumpulkan para saksi yang sempat melihat video porno di akun hotman terus dilakukan. Sebagaimana yang terlihat dari tayangan di instagram farthatabbasofficial hari ini.

Dalam tayangan itu tampak Farhat bersama sejumlah orang yang diklaim sebagai orang yang melihat tayangan video porno itu. Mereka membuat surat pernyataan bahwa benar melihat. Tak lupa lewat akunnya dia melontarkan sindiran untuk lawannya.

“Alhamdulilah, saksi yg pengikut dan melihat postingan Video Asusila si porno parno semakin banyak berdatangan dan sepakat mendukung Presiden&Kapolri Tangkap dan hukum berat gondrong orkes!” Tulis mantan suami Nia Daniaty itu.

Di bagian berbeda Farhat juga menyebut,”Mulai tampak grogi gak punya gigi. Biasa unjuk gigi, si kopi porno gak mau menerima kenyataan hidup, disaat jadi kakek eh malah kena skandal ikan porno alias cabul asusila. Sabar ya kek”.

Sementara dalam postingan video dua hari lalu Farhat mengingatkan para saksi itu agar memberi kesaksian dengan sebenar-benarnya, jangan kesaksian palsu karena itu pidana.

“Hallo alhamdulilah para saksi yang membuat pernyataan bahwa melihat akun unggahan video porno yang dilakukan oleh pengacara internasional akun itu. Disini ada Kumala ya. Saya ingatkan kalian memberikan kesaksian yang sebenar-benarnya. Jangan merekayasa karena merekayasa adalah pidana. Saya yakin yang hadir disini adalah orang yang punya integritas. Jangan sampai kalian juga mengaku hilang hp. Selamat bersaksi. Jadilah saksi yang bisa menghantar anda ke sorga, jangan saksi palsu,” ucapnya.***ebn

Eriska Rein & Inspirasi Dora Emon

JAYAKARTA NEWS – Eriska Rein (25 tahun), aktris film dan model, benar-benar penggemar dan pembaca fanatik Dora Emon dari Jepang.

“Saya dari remaja sudah doyan film kartun Dora Emon. Bahkan, anak saya, Mikhail yang kini sudah berusia 3 tahun pun, sudah saya ajak nonton Dora Emon dan dia suka sekali,” kata Eriska yang mengoleksi puluhan keping video DVD Dora Emon.

Dikatakannya, menonton Dora Emon selain menghibur, juga banyak pelajaran serta edukasi yang bisa dipetik. “Misalnya tentang pentingnya memelihara bumi serta mengajak agar anak-anak hemat air, pemakaiann listrik dan makanan,” ujar Eriska usai meluncurkan video ‘Dora Emon the Moivies, Great Adventure in the Antartic Kachi Kochi’ di Jakarta, belum lama ini.

Seri Dora Emon terbaru itu disutradarai Atsuchi Takahashi dan diangkat dari komik karya Fujio F. Fujiko.

“Yang jelas, selama anakku, Mikhail (buah pernikahannya dengan Mithu Nizar, produser eksekutif Starvision)lago asyik nonton Dora Emon, dia enggak mau diganggu. Dan saya sebagai ibunya, tahu itu. Mikhail maunya nonton sendiri dan nantinya kalau sudah kelar, dia sering bertanya kepada saya, apa itu apa ini, mama…,” sergap Eriska yang bermain gemilang di film ‘Cinta Brontosaurus’ dan ‘Aku, Kau dan KUA’ ini.

Awal karir Eriska di dunia model melalui ajang pemilihan Model Kawanku di tahun 2008. Ia berhasil memenangkan gelar ajang tersebut. Lewat jalur inilah, pelan tapi pasti, kemudian Eriska menapaki FTV (film televisi), sinetron dan film bioskop. Beberapa sinetron yang pernah dibintanginya antara lain ‘Ada Cinta di Hati’ dan ‘Cinta Cenat Cenut’.

Film bioskop yang paling berkesan ketika Eriska membintangi film ‘Kukejar Cinta ke Negeri Cina’. Pasalnya, ia disuruh menghafal dialog dalam bahasa Mandarin.Di film tersebut, Eriska berperan sebagai Jia Li, seorang muslimah dari Beijing.

“Mengucapkan bahasa Mandarin, antara ucapan dan kata harus tepat dan persis. Salah sedikit, lain artinya. Yah…saya lama sekali belajar menghafal sama guru bahasa di Beijing ihwal bahasa Mandarin. Kalau ditanya soal tulisan atau hurufnya (kaligrafi), sorry saja, saya enggak belajar sampai ke sana…,” imbuh Eriska, kelahiran Tangerang dari pasangan kedua orangtuanya yang berasal dari Sunda dan Jambi.

“Padahal, saya paling enggak bisa bercakap-cakap dalam bahasa Mandarin.

Kapan main film lagi ?

“Nantilah, kalau ada cerita yang cocok dengan karakter saya. Kan Mikhail sudah bisa ditinggal sama mamanya. Saya kangen main film lagi. Doakan ya,” pinta Eriska Rein yang menggemari literasi dari kecil ini. (pik)

Hotman Paris Ngamuk! Segera Lapor Polisi Penyebar Fitnah! No Mercy

Pengacara Hotman Paris Hutapea—foto instagram hotmanparisofficial

JAYAKARTA NEWS— Terus menerus diusik, akhirnya pengacara kondang Hotman Paris tak tahan juga. Lewat instagram Hotmanparisofficial, pengacara tajir ini menegaskan akan segera membuat laporan polisi terhadap oknum dan saksi-saksi yang telah menyebarkan fitnah via instagram dan youtuber.

“Dalam minggu ini Hotman akan buat laporan polisi terhadap oknum dan saksi saksi yang telah menyebarkan fitnah via IG dan Youtube! Orang bodoh aja tidak ada yang posting vidio porno di IG-nya. Bentar lagi rasakan! No Mercy (belas kasihan)!” Tulis Hotman Paris.

Sebagaimana diketahui ‘perang dingin’ antara kedua pengacara kondang, Hotman Paris dan Farhat Abbas, itu, bermula dari kasus ‘bau ikan asin’ yang berbuah pada ditahannya para pelaku Galih GInanjar, Rey Utami dan Pablo Benoa. Kisruh itu terus berlanjut saling sindir lewat media hingga medsos, sampai akhirnya muncul kasus baru tentang dugaan posting video porno di instagram Hotman.

Ilustrasi—Hotman Paris Hutapea (kanan) -Farhat Abbas –foto istimewa

Hotman menyebut dirinya tidak pernah posting video porno di IG nya, lagipula HP-nya hilang dan dia telah membuat laporan polisi tentang kehilangan itu. Namun Farhat bersikeukeuh bahwa sebelumnya di IG Hotman ada video porno yang kemudian dihapus. Tak hanya berkata-kata, Farhat pun melaporkan kasus itu ke Polda Metro Jaya dengan tuduhan penyebaran konten porno

Awalnya Hotman tak terlalu menggubris ‘tingkah’ Farhat Abbas ini. “Mana ada pengacara pintar buat video porno di IG-nya? Hehehe Beginilah kalau terlalu sukses banyak yang iri,” ujar Hotman yang mengaku tidak memahami maksud konten porno yang disebut Farhat. Lalu Hotman  pun menantang, jika dapat membuktikan konten porno yang dituduhkan Farhat, ia akan memberi uang Rp 10 miliar dan mobil lamborgini lengkap dengan surat-suratnya.

Ternyata penegasan Hotman ini tak membuat situasi reda. Farhat tidak melunak, dia terus dengan keyakinannya kalau Hotman telah menyebarkan konten porno.  Hotman pun tak tinggal diam, dia berjanji segera melapor balik siapa saja yang telah menyebarkan fitnah terhadap dirinya.

Tak lupa dia juga balas menyindir lewat akun instagram Hotmanparisofficial. “Gosip murahan tidak akan hambat perjuangan kopi joni! Gosip di kopi joni hanya gosip kecil! Hotman tidak berperilaku telantarkan cereikan bibi bini, hingga janda-janda dan telantarkan anak! Hotman bulan ini amat sibuk menangani kasus klien raksasa tapi dalam minggu ini akan mulai proses hukum lawan lawan yang teramat ringan! “ Tegasnya.***ebn

I SEE Fest, Ajang Rekreasi Keluarga Perkotaan

Grup band “Halus Lembut” yang baru saja merilis single “kapal miring”, salah satu yang akan mengisi I SEE Fest 2019. Mereka hadir dalam jumpa pers siang tadi (12/8). (foto: dcw)

Jayakarta News – Untuk pertama kalinya, sebuah festival budaya kreatif yang dikemas di ruang terbuka, bakal digelar di Jakarta. Event bertajuk I SEE Fest 2019 itu bakal dihelat di area Gelora Bung Karno (GBK), tanggal 27 September sampai dengan 6 Oktober 2019. Sebuah gawe bareng LIMA Armada Utama dan Pengelola GBK itu mengusung konsep “international creative culture-outdoor festival”.

“Ini event yang didedikasikan sebagai ajang rekreasi keluarga perkotaan. Di sana akan ditampilkan beragam fitur, antara lain produk kreatif, kuliner, kegiatan luar ruang, travel serta pameran budaya dari dalam dan luar negeri,” ujar Lia Indriasari, Direktur LIMA dalam jumpa pers di markas Granada Jl Bumi, Jakarta Selatan, hari ini (12/8).

Gelar perdaa I SEE Fest 2019 yang mengangkat tema “experience the ambience” menjanjikan nuansa rekreasi keluarga perkotaan. I SEE Fest juga bisa diartikan “saya datang untuk melihat festival”. “Kami manargetkan lebih dari 100.000 pengunjung akan menghadiri acara yang dibagi dalam delapan area dengan karakteristik yang kreatif dan menarik,” tambah Lia.

Delapan area itu adalah avenue of the world, travel around the world, hobbyist heaven, sport till you drop, street food arcade, market place corner, playground at the park, dan mini racing area. “Bukan hanya itu. Penyelenggara juga akan menampilkan berbagai hiburan kreatif seperti art and light festival, outdoor cinema, creative art display, gathering komunitas, dan tuning and modification,” kata Lia pula.

I SEE Fest 2019 juga mengangkat tema hybrid festival. Belum habis aneka rupa kegiatan kreatif yang menghibur, penyelenggara juga merancang hiburan yang menyenangkan lainnya seperti sirkus, skate park, playground, bahkan permainan tradisional. Untuk itu semua, dipilihlah lokasi Gelora Bung Karno yang berada di jantung kota.

Festival akan menempati venues lahan outdoor GBK di antaranya Plasa Sudirman, Plasa Timur, Parkir Timur, Plasa Tenggara, Parkir Selatan, dan Ring Road Stadion Utama, seluas total 40.000 meter persegi. Partisipan dari manca negara Asia, akan diklaster khusus bersama 250 eksibitor lain. “Jam buka festival sudah kami atur, Senin sampai Jumat mulai pukul 15.00 – 22.00 WIB, Sabtu mulai pukul 09.00 – 00.00, dan Minggu mulai pukul 07.00 – 22.00 WIB,” tambah Lia. (rr)

Titi Kamal Bangga Film ‘Makmum’ Tayang di 4 Negara

JAYAKARTA NEWS – Bagi Titi Kamal, main film horor itu tidak pernah terpikikan sebelumnya. Namun, ketika sutradara Hadrah Daeng Rat menawarinya bermain dalam film ‘Makmum’, ia tertantang.

Dalam film tersebut, Titi berperan sebagai Rini. Sesosok gaib yang acap disebut ‘makmum’ di sebuah asrama tiba-tiba mengikuti dan sering mengganggu sejak Rini menetap kembali di asrama. Rini kembali ke asrama demi memenuhi permintaan ibu asrama, ibu Kinanti (Jajang C Noer) yang kesehatannya terus menurun.

Rosa (Reny Yuliana) sebagai pemimpin asrama yang baru, tidak merespon ketakutan ketiga siswi, Nurul (Tissa Bianni), Nisa (Bianca Hello) dan Putri (Adila Fitri). Mereka ini dilarang keluar asrama selama masa liburan, karena nilai mereka yang jelek.

Sosok gaib itu selalu mengikuti setiap Rini dan ketiga siswi sedang salat berjemaah atau beribadah sendiri. Rini berkali-kali memeriksa, namun, tiada seorang pun di luar kamar.

“Pokoknya setiap salat, naluri saya merasakan ada sesosok gaib berada di belakang saya, sehingga membuat saya tidak khusyuk,” kata Titi.

Tidak hanya itu. Ada yang lebih menyeramkan, karena dia juga mendengar suara yang menirukan bacaan Takbir di setiap pergantian gerak salatnya.

“Ini yang menyeramkan diri saya. Kata orang sih itulah jin baik yang mengikuti saya dan teman-teman di asrama. Sebenarnya sosok gaib tersebut tidak mengganggu, hanya kita yang terganggu. Dan ini adalah pengalaman pertama saya diganggu jin atau makhluk astral, walaupun sifatnya baik,” ungkap ibu dua anak ini.

Berdurasi 90 menit dan lolos untuk 17 tahun ke atas, film produksi Dee Company dan MD Pictures ini juga menampilkan aktor Ali Syakieb.

Mengadapsi film pendek berjudul sama karya sutradara Riza Pahlevi berdasar kisah nyata. Populer di Youtube, menurut produser Dheeraj Kalwani memberikan tantangan tersendiri untuk sutradara wanita, Hadrah Daeng Ratu.

Film pendek ‘Makmum’ ini beberapa kali menggaet serangkaian penghargaan yang diperoleh dari Direction Special Mention – The Crappy International Movies in Sueca (CIM-Sueca) di Spanyol, Official Selection – Second Asia International (Wenzhou) Youth Short-Film Exhibition, Jogja Netpac Asian Film Festival 2016, Best Horror Hellofest 2016 serta Memorable Character – Popcon Award 2018.

Apakah cerita filmnya sama seperti di film pendek ?

“Seperti mengadaptasi novel atau buku, film pendek sudah memiliki penggemar sendiri yang punya persepsi masing-masing. Tantangannya adalah enggak boleh melenceng dari cerita awal tapi harus lebih mencekam dari sebelumnya,” kata Dheeraj Kalwani.

Lalu, bagaimana pendapat Titi Kamal atas seni perannya di film horor pertamanya ini ?

“Saya sampai enggak tahan melihat akting saya di film ini. Kan ini pertama saya main film horor. Biar ada skenario, namun sesosok gaib itu terus mengikuti saya. Dan lama kelamaan saya cuek saja, kan ini hanya film,” sergap Titi Kamal tersenyum. Film ‘Makmum’ tayang di 180 layar di seluruh Indonesia. (Ipik Tanoyo)

Ini Resep Bahagia dan Awet Muda Inul Daratista

Inul Daratista–foto instagram

JAYAKARTA NEWS— Punya kesibukan tinggi, Inul Daratista mengaku tetap berupaya mengalokasikan waktunya untuk olah raga. Dengan tubuh yang sehat berkat rajin olah raga membuat hari-harinya terasa ‘enteng’ melakoni berbagai kesibukan. Keuntungan lainnya, Inul yang telah berusia 40 tahun, 21 Januari lalu, tampak awet muda. Ibu satu anak ini juga tampak langsing.

“Olah raga bisa dilakukan kapan saja tidak memandang usia, sing penting ada niat,” tulis pemilik goyang ‘ngebor’ ini di akun instagramnya.

Kata Inul, pose ini bikin punggung enak, nggak pegel, tidur pules, nyenyak–foto instagram inul

Olah raga, kata Inul, membentuk tulang, otot, tubuh jadi sehat dan kuat. Jika punya niat, maka orang pasti akan mencari kesempatan untuk berolahraga. “Tapi kalau sudah banyak kesempatan dan waktu tapi nggak ada niat, nggak akan terlaksana, ya kannnn??,” tulisnya.

Selain berolahraga, guna memperkuat vitalitasnya, ia juga mengkonsumsi vitamin serta istirahat yang cukup. “Jangan lupa harus makan teratur serta tidak banyak mengkonsumsi junkfood, karbo, gula dan garam,” tambahnya.

Resep lain yang disampaikan Inul adalah perbanyak makan buah alpukat. Menurutnya buah tersebut mengandung lemak baik dan sangat berguna untuk tubuh. “Makannya dengan dicampur madu. Nggak bikin gemuk. Justru itu akan membantumu makin sehat. Coba deh,” tulis Inul yang dalam salah satu fotonya di instagram tengah berolahraga bersama gurunya Alya Sisilya.

Di luar itu semua, resep hidup bahagia lainnya yang dibagikan Inul adalah rajin mengucap syukur. “Terkadang kita lihat kehidupan orang lain begitu indah. Kita lupa bahwa hidup kita jauh lebih baik dari dia. Rasa syukur kita sangat minim. Ketika berkaca seolah banyak kekurangannya. Kesempurnaan itu hanya milik Tuhan,” tulisnya di lain kesempatan.

Kita, tutur Inul, selalu ingin sempurna. Itu karena minimnya dirikita akan rasa syukur. Di saat ada iri, dengki, dendam dan sakit hati muncul, tanpa kita sadari, lanjut Inul, terlihat kalau engkau sangat tidak sempurna dalam hidup maupun rasa syukurmu.

“Besar-kecilnya kenyataan hidup. Kadang susah untuk mengikhlaskan. Hanya orang yang baik hati yang mampu menerima kenyataan hidup,” pungkasnya. ***ebn

Kewalahan, Akhirnya Prilly Latuconsina Mundur Total dari Dunia Sinetron

Prilly Latuconsina–foto instagram prilly

JAYAKARTA NEWS— Bagi para penggemar sinetron Prilly Latuconsina siap-siap bersedih. Pasalnya Prilly sudah mendeklarasikan mengundurkan diri dari dunia sinetron. Namun begitu si Ratu Sinetron ini tidak sepenuhnya mengundurkan diri dari dunia entertainmen. Bagi para fansnya masih bisa melihat kiprah gadis cantik ini yakni lewat layar lebar ataupun dunia menyanyi.

Pacar Maxime Bouttier ini memang super sibuk. Di usianya yang hampir 23 tahun pada 15 Oktober mendatang, ia memiliki seabreg kegiatan. Mulai dari pekerjaan di dunia entertainmen, bisnis hingga kuliah. Saking sibuknya,  gadIs bertubuh mungil ini, kadang kewalahan membagi waktunya.

Prilly Latuconsina mengaku, selain sebagai pemeran utama Danur 3 dia juga cameramen— gambar instagram prilly

“Harus ada yang dikorbankan,” kata Prilly. Dan dia memilih ‘mengorbankan’ sinetron khususnya stipping yang sangat menyita waktu.

“Pokoknya sinetron stop total. Aku lebih ke film dan nyanyi aja. Sekarang lagi persiapan launching single. Insya Allah bisa tahun ini sekitar akhir tahun,” ujar Prilly.

Selain itu katanya, dia juga memerlukan waktu tersendiri untuk mengurus bisnisnya agar semuanya bisa berjalan dengan baik. “Sekarang memang sudah era digital, bisa mengatur jarak jauh. Tapi tetap saja, jika meeting atau harus ketemu orang, kan harus sendiri,” ucap Prilly yang filmnya ‘Danur 3’ akan tayang 26 September 2019 mendatang.

Dalam akun instagramnya Prilly menulis, “Di Danur 3 selain jadi pemain aku juga jadi cameramen. Jadi Kalau gambar di film Danur 3 bagus, itu aku yaa! Bayarannya double kan?”.***ebn

Addie MS Ogah Jadi Menteri

JAYAKARTA NEWS – Pemusik Addie Mulyadi Sumaatmadja (MS), 59 tahun, akan menolak secara tegas jika ada tawaran yang menginginkannya masuk dalam jajaran birokrasi, sekalipun tugasnya mengurus musik atau kebudayaan.

Dalam kontestasi Pilpres 2019, Adi MS adalah salah satu seniman yang aktif di medsos yang ikut memperjuangkan terpilihnya kembali Presiden Joko Widodo.

Kalau pun dia aktif ‘berkampanye’ untuk memenangkan Jokowi-Ma’ruf Amin, di antaranya melawan berita hoax, Adi MS ogah jika didaulat jadi menteri yang spesial ngurusi musik atau bidang Film. Dia bahkan lakukan hal serupa jika ditawari posisi jabatan setingkat menteri seperti menjadi Kepala Bekraf, yang kini dijabat oleh Triawan Munaf).

“Saya enggak mau masuk di birokrat. Saya orang bebas, jadi pemusik saja dan mengconduct banyak musisi di Twilite Orchestra,” kata Addie. Dia adalah pendiri dan konduktornya.

Jika ada Menteri Musik atau Menteri Film, menurut Addie, tidak harus dijabat oleh musikus handal dan pintar. Menteri bidang ini pun bisa dijabat oleh orang non-musik atau pengamat yang peduli terhadap musik dan film.

“Tapi ini baru prediksi. Kalau ada Menteri Musik dan Menteri Film, apa insan dari Drama (Teater), Tari, Kriya dan Senirupa enggak protes minta jatah Menteri juga ? Kan banyak sekali. Sebaiknya, dikotomi ini disatukan saja menjadi Menteri Kebudayaan Nasional seperti yang sudah-sudah. Lebih enak ngurusnya,” ujar Addie ketika memberikan donasi kepada beberapa veteran yang tergabung dalam Legian Veteran Republik Indonesia (LVRI) yang digagas oleh Sanitaryware di Bekasi, menyongsong HUT Kemerdekaan RI ke 74 tahun ini. Perlu diketahui, Addie MS adalah Brand Ambasador Sanitaryware.

Alasan utama kenapa Addie tak mau masuk kedalam birokrat adalah ia ingin jadi orang yang merdeka, tidak terikat dalam satu sistem.

“Saya ingin membahagiakan keluarga lebih dahulu, tahun ini. Saya ingin menimang cucu. Anak saya pertama, Kevin Aprilio sudah resmi melamar calon isterinya, Vicy Melanie dan dijadwalkan akan menikah Januari tahun 2020 mendatang. Semula perhelatan pernikahan akan digelar November tahun ini, tapi diundur ke tahun depan saja. Ini sudah disetujui kedua pihak,” kata putra Mulyadi Sumaatmadja yang pernah jadi Kepala LVRI di Semarang beberapa tahun silam.

Di kantor Sanitariware, diputar video hitam putih ihwal perjuangan kaum veteran yang berperang melawan penjajah Belanda dan Jepang hingga diproklamirkannya Kemerdekaan RI pada tanggal 27 Agustus 1945.

“Saya sampai meneteskan air mata, saya terharu. Betapa sulitnya kita mencapai kemerdekaan kala itu. Belanda dan masuknya Jepang masih jadi kendala bagi kita. Kita generasi muda milenial tinggal menikmati buahnya saja,” ungkap Addie lagi.

Baru saja kita mengadakan pilpres dan nantinya bakal dihelat Pilkada di beberapa daerah. “Tiba-tiba tercetus kegalauan pada diri saya. Kemarin-kemarin mencuat ancaman , Pancasila akan diganti dengan paham dan ideologi lain. Bagi saya, NKRI harga mata dan harus dipertahankan sampai titiik daerah penghabisan. Kita dulu dijajah fisik, kini proxy war dan hoax marak,” paparnya.

Pada acara HUT Kemerdekaan RI di Istana Negara tanggal 17 Agustus 2019 mendatang, apakah Addie MS dan keluarganya (isterinya, biduanita Memes dan 2 anaknya) akan hadir ?

“Sejak zaman Soeharto sampai Presiden Joko Widodo sekarang, saya selalu diundang dan menyempatkan hadir di Istana. Jujur, saya mendukung Jokowi melanjutkan pembangunan infrastruktur dan merealisasikan Revolusi Digital 4. 0. Tapi jangan salah, saya pun beberapa kali mengeritik Jokowi, kalau enggak sesuai dengan nurani saya. Dan Jokowi pun menerima kritik dan saran saya dan teman-teman sesama musikus dan budayawan guna melanjutkan pembangunan ini,” urai Addie.

Di sisi lain, Addie merasa salut atas rekonsiliasi antara Jokowi dan Prabowo Subianto. “Perdamaian itu perlu di zaman sekarang. Bagaimana mau membangun bangsa dan memberikan pendidikan yang berguna bagi bangsa dan negara, kalau kita ribut dan berperang kata terus ? Lebik baik kalau kita enggak setuju, salurkan ke DPR. Jangan menggelar aksi turun ke jalan dan menyulut kengerian bagi masyarakat,” sarannya.

Ngomong-ngomong di bidang film, bagaimana pendapat Anda ihwal perkembangan industri perfilman di negara kita ?

“Belakangan, sudah banyak tema-tema film yang lebih beragam dan bahkan, karya sastra yang berbobot pun, diangkat ke film (seperti ‘Bumi Manusia’ karya Pramudya Ananta Toer). Ada beberapa film nasional yang mencapai ‘box office’, berhasil meraih di atas sejuta penonton. Di peredaran, saya bangga sudah banyak film yang disukai dan diputar di negara jiran, seperti Malaysia, Singapura dan Brunei Darussalam. Kebangkitan perfilman nasional harus terus kita jaga agar jangan terjadi lagi dunia perfilman kita mati suri selama 13 tahun,” tandas Addie MS yang ikut mengisi ilustrasi musik beberapa judul film nasional, diantaranya ‘Dealova’, ’10’, ‘In the Name of Love’, ‘Biola tak Berdawai’ dan lain-lain. (pik)