Sepuluh Pesepakbola Dunia dengan Pendapatan Tertinggi: Messi, Ronaldo ….

JAYAKARTA NEWS – Bicara pesohor, tidak terkecuali para “penguasa lapangan hijau”, berapa gaji mereka per pekan adalah salah satu yang menarik dibincangkan.

Berikut adalah daftar pemain sepak bola dengan bayaran tertinggi di dunia pada tahun 2024. Mari kita lihat bagaimana perjalanan mereka dari awal karier hingga mencapai puncak prestasi dan pendapatan yang fantastis ini.

10. Kylian Mbappe: £300,000 per minggu (Rp 6,057 miliar ) 

Mbappe, bintang muda Prancis yang kini bersinar di Real Madrid, mungkin mengejutkan sebagian dari kita karena berada di posisi paling bawah dalam daftar ini. Pada tahun pertamanya sebagai pemain profesional di AS Monaco, Mbappe hanya mendapatkan sekitar £14,000 per minggu. Dengan gaji £300,000 per minggu saat ini, bayangkan betapa pesatnya peningkatan tersebut!

9. Harry Kane: £400,000 per minggu (Rp 8,077 M) 

Sebagai satu-satunya pemain Inggris dalam daftar ini, Harry Kane bergabung dengan Bayern Munich pada 2023 dengan transfer senilai lebih dari €100 juta. Di tahun pertamanya sebagai pemain profesional di Tottenham Hotspur, Kane hanya menerima £1,000 per minggu. Kini, setelah mencetak 44 gol dalam 45 pertandingan di musim pertamanya di Jerman, Kane dibayar £400,000 per minggu. Perjalanan panjang yang berbuah manis.

8. Kalidou Koulibaly: £500,000 per minggu (Rp 10,096 M) 

Nama Koulibaly mungkin tidak selalu muncul dalam diskusi pemain dengan bayaran tertinggi, namun setelah delapan tahun yang sukses di Napoli dan satu musim yang sulit di Chelsea, bek tengah Senegal ini pindah ke Al-Hilal dengan gaji £500,000 per minggu. Di tahun pertama karier profesionalnya di Metz, Koulibaly hanya mendapat sekitar £5,000 per minggu. Sebuah lompatan besar untuk bek tangguh ini.

7. N’Golo Kante: £500,000 per minggu (Rp 10,096 M) 

Kante, pemain yang dikenal dengan kerendahan hati dan kerja kerasnya, kini bermain di Al-Ittihad. Pemain yang pernah mendapatkan sekitar £2,000 per minggu pada tahun pertama kariernya di Boulogne ini, sekarang menghasilkan £500,000 per minggu. Bagi Kante, kesuksesan datang dari dedikasi dan konsistensi di lapangan.

6. Riyad Mahrez: £580,000 per minggu (Rp 11,311 M) 

Setelah meraih kejayaan di Premier League bersama Leicester City dan Manchester City, Mahrez memutuskan untuk pindah ke Al-Ittihad. Saat memulai kariernya di Le Havre, Mahrez hanya memperoleh £700 per minggu. Kini, dengan gaji £580,000 per minggu, Mahrez menunjukkan betapa jauh ia telah melangkah dalam kariernya.

5. Sadio Mane: £650,000 per minggu (Rp 13,125 M) 

Mane, yang pernah mengalami insiden dengan Leroy Sane di Bayern Munich, sekarang bermain di Al-Nassr. Sebagai pemain muda di FC Metz, Mane dulu hanya menghasilkan sekitar £2,500 per minggu. Kini, dia mendapatkan £650,000 per minggu, sebuah lompatan luar biasa yang menggambarkan perjalanannya dari Senegal ke puncak dunia sepak bola.

4. Lionel Messi: £750,000 per minggu (Rp 15,144 M) 

Di urutan keempat adalah Lionel Messi, pemain yang dianggap sebagai yang terbaik sepanjang masa. Gaji £750,000 per minggu di Inter Miami tampaknya kecil dibandingkan dengan prestasinya. Pada tahun pertamanya di Barcelona, Messi hanya mendapatkan £150 per minggu. Gajinya sekarang menunjukkan bahwa Messi tidak hanya bermain untuk uang, tetapi untuk kecintaan pada permainan.

3. Karim Benzema: £1,6 juta per minggu (Rp 32,308 M) 

Benzema, yang baru saja bergabung dengan Al-Ittihad setelah 14 tahun di Real Madrid, sekarang menghasilkan £1,6 juta per minggu. Pada awal kariernya di Lyon, Benzema hanya memperoleh £4,000 per minggu. Kenaikan pendapatan ini mencerminkan perjalanan kariernya yang gemilang.

2. Neymar: £1,7 juta per minggu (Rp 34,328 M) 

Neymar, yang sekarang bermain untuk Al-Hilal, mendapatkan £1,7 juta per minggu, enam kali lipat dari gajinya di PSG. Pada awal kariernya di Santos, Neymar hanya dibayar sekitar £1,000 per minggu. Kini, dia menjadi salah satu pemain dengan bayaran tertinggi di dunia, menunjukkan betapa jauhnya dia telah berkembang.

1. Cristiano Ronaldo: £3,4 juta per minggu (Rp 68,656 M) 

Di puncak daftar ini, tentu saja, ada Cristiano Ronaldo. Dengan gaji £3,4 juta per minggu di Al-Nassr, Ronaldo jauh melebihi semua pemain lain dalam daftar ini. Saat pertama kali bergabung dengan Sporting Lisbon, Ronaldo hanya memperoleh £200 per minggu. Perjalanan panjang dari Lisboa ke Riyadh menunjukkan bahwa kerja keras dan dedikasi dapat membawa kesuksesan yang luar biasa.

Tentu saja, setiap pemain dalam daftar ini telah melalui perjalanan yang panjang dan penuh tantangan untuk mencapai posisi mereka sekarang. Pendapatan mereka mungkin luar biasa, tetapi itu adalah hasil dari bakat, kerja keras, dan pengorbanan di sepanjang karier mereka. (sm)

Pesepakbola Paling Tajir 2023 Versi Forbes

JAYAKARTA NEWS – Berbicara tentang sepakbola tahun ini memang luar biasa dengan kontrak-kontrak menggelegar di Arab Saudi dan tanda tangan pemain besar di Major League Soccer (MLS). Tetapi, di puncak daftar finansial, para bintang terkenal seperti Ronaldo, Messi, dan Neymar tetap memimpin.

Majalah Forbes, kembali merilis pesepakbola dunia dengan pendapatan paling top. Forbes menjelaskan bagaimana metode pemeringkatan para pesepakbola tersebut. Peringkat Forbes tentang pemain sepakbola tajir dalam menerima bayaran di dunia mewakili total gabungan pendapatan di lapangan untuk musim 2023-24, termasuk gaji dasar, bonus, dan, dalam beberapa kasus, kesepakatan hak citra klub, serta perkiraan di luar lapangan yang mencakup pendapatan dari endosmen, lisensi, dan berbagai tawaran komersial yang telah diumumkan atau diperkirakan pada tanggal pengajuan. Kompensasi luar lapangan juga mungkin mencakup potongan saham, bonus keberhasilan, dan kerja sama dengan mitra sponsor liga dan klub. Semua angka diperoleh dari sumber yang dapat dipercaya; jumlah ini adalah perkiraan belaka dan bersifat subjektif.

Forbes mencatat, dalam beberapa tahun terakhir, ada lonjakan besar dalam gaji pemain sepakbola terbaik di dunia. Perpindahan pemain top ke Liga Pro Arab Saudi, telah mengubah lanskap finansial sepakbola, dengan sejumlah pemain top memperoleh gaji luar biasa. Hal ini juga menunjukkan bagaimana negara Arab Saudi berusaha mengembangkan industri olahraga mereka.

Meskipun pemain-pemain terkenal seperti Cristiano Ronaldo, Lionel Messi, dan Neymar mendominasi daftar ini, yang menarik adalah bagaimana beberapa pemain muda seperti Erling Haaland dan Kylian Mbappé, juga masuk ke dalam daftar ini dengan pendapatan yang signifikan. Ini menunjukkan bahwa prestasi di lapangan, bersama dengan daya tarik komersial dan sponsor, berdampak signifikan pada penghasilan pemain.

Sementara angka-angka ini bisa menjadi kontroversial dan disoroti dalam konteks transfer dan lonjakan gaji yang signifikan, mereka mencerminkan pentingnya pemain dalam industri sepakbola saat ini. Pemain memiliki pengaruh besar baik di dalam lapangan maupun di luar lapangan, dan klub-klub berusaha untuk memanfaatkan daya tarik dan citra pemain untuk tujuan finansial mereka sendiri.

Bujukan Klub

Untuk meyakinkan Neymar meninggalkan Ligue 1 Prancis dan bergabung dengan Liga Pro Arab Saudi, klub barunya, Al Hilal, harus memberikan tebusan yang luar biasa. Bintang Brasil berusia 31 tahun itu dikabarkan menerima sebuah istana lengkap dengan staf, armada mobil mewah, dan akses ke jet pribadi. Selain itu, ia mendapatkan bonus atas kemenangan tim dan postingan media sosial, serta izin untuk tinggal bersama kekasihnya, meskipun dibatasi oleh hukum Islam. Semua itu ditambah dengan perkiraan $80 juta kompensasi di lapangan ($112 juta total pendapatan) yang diharapkan Neymar terima musim ini.

Al Hilal mampu melakukannya. Klub ini adalah salah satu dari empat klub yang diambil alih oleh Dana Investasi Publik Arab Saudi senilai $700 miliar pada bulan Juni, dan merupakan bagian penting dari ambisi besar Kerajaan Saudi di dunia olahraga. Sama seperti yang mereka lakukan dengan LIV Golf, Arab Saudi berambisi untuk mengguncang lanskap sepakbola global dan menciptakan tujuan baru bagi para pemain terbaik. Dan mereka tidak segan-segan mengeluarkan uang dalam jumlah besar untuk mendatangkan sejumlah bintang.

Menurut Deloitte, klub-kubu Liga Pro Arab Saudi royal menggelontorkan hampir $1 miliar untuk mengakuisisi 94 pemain asing selama bursa transfer musim panas 2023. Itu belum termasuk jumlah yang fantastis yang ditawarkan kepada pemain yang menolak meninggalkan klub-klub Eropa mereka, termasuk paket senilai $1,1 miliar yang dilaporkan ditawarkan untuk mencoba membujuk Kylian Mbappé dari Paris-Saint Germain selama satu tahun, atau kesepakatan tiga tahun senilai $1,6 miliar yang disodorkan kepada Lionel Messi sebelum ia memilih melanjutkan karirnya di MLS.

Secara keseluruhan, sebelas pemain sepakbola terbaik di dunia diproyeksikan akan menghasilkan $995 juta musim ini sebelum pajak dan biaya agen, dengan lima di antaranya mencapai lebih dari angka sembilan digit. Ini adalah lonjakan yang mengesankan sebesar 53% dibandingkan dengan daftar tahun lalu, yang menempatkan sepuluh pemain pada total $652 juta. Pemain-pemain Liga Pro Arab Saudi menduduki empat posisi tahun ini dan menyumbang lebih dari setengah dari total pendapatan 2023, terutama berkat kesepakatan di lapangan yang menguntungkan.

Cristiano Ronaldo, yang menduduki puncak daftar pemain sepakbola terbaik yang dibayar pada tahun 2021, menduduki posisi pertama dengan perkiraan pendapatan total $260 juta. Keputusannya untuk pindah ke Al Nassr Arab Saudi awal tahun ini, setelah putus hubungan dengan Manchester United, menjadi pemicu eksodus ke Kerajaan tersebut. Ronaldo diproyeksikan mendapatkan $200 juta di lapangan, tetapi kesepakatannya diyakini mencakup upah bermain serta insentif keuangan dari kesepakatan komersial yang difasilitasi oleh klub. Dan meskipun Al Nassr kemungkinan membeli sebagian hak citra Ronaldo, dia masih memiliki portofolio endosmen yang menguntungkan (termasuk Nike dan Jacob & Co), menghasilkan perkiraan $60 juta per tahun.

Arab Saudi memang dikenal sebagai negara yang kurang transparan dalam urusan bisnis mereka, terutama dalam pengeluaran yang tampaknya melebihi logika bisnis. Forbes berbicara dengan lebih dari selusin pihak yang berada di dalam industri untuk merinci perkiraan kontrak ini, dan ada konsensus kuat bahwa beberapa laporan publik tentang gaji pemain sepakbola mungkin terlalu dibesar-besarkan. Ini mungkin dilakukan untuk mengurangi dampak reputasi karena bermain di negara yang dituduh melakukan “sportswashing” untuk mengalihkan perhatian dari catatan hak asasi manusia mereka. (Dalam wawancara baru-baru ini dengan Fox News, Pangeran Mohammed bin Salman, ketua Dana Investasi Publik, mempertahankan alasan tersebut: “Jika ‘sportswashing’ akan meningkatkan PDB saya sebesar satu persen, maka saya akan terus melakukannya.”) Atau angka gaji yang sangat tinggi ini mungkin digunakan untuk menarik lebih banyak pemain bermain di Arab Saudi. Meskipun informasi kontrak yang pasti, termasuk dokumen yang bocor dan pengajuan publik, kadang-kadang muncul, pihak-pihak dalam dunia sepakbola menyarankan bahwa beberapa angka yang dilaporkan adalah perkiraan yang didasarkan pada informasi terbatas dari perantara yang terlibat dalam kesepakatan masing-masing.

Tetapi jika tujuan mereka adalah pendapatan yang berkelanjutan, Liga Pro Arab Saudi jelas memerlukan model ekonomi yang lebih berkelanjutan. Liga Super China adalah contoh peringatan yang sudah dikenal: Klub-klubnya menghabiskan lebih dari $1 miliar untuk transfer selama tahun 2016 dan 2017, untuk membawa bintang-bintang seperti Oscar dari Brasil dan Hulk serta Carlos Tevez dari Argentina ke liga yang sedang berkembang. Tetapi setelah hampir satu dekade, mimpi besar sepakbola Xi Jinping telah menjadi mimpi buruk. Ekonomi China melambat, minat investor merosot, sponsor dan pemirsa berkurang, klub-klub berjuang dengan gaji, dan banyak pemain dan pelatih asing mengundurkan diri, sebagian karena kebijakan Covid-19 yang ketat. Pada tahun 2022, klub-klub liga tersebut menghabiskan hampir $30 juta untuk transfer.

Sementara itu, Liga Pro Arab Saudi sudah mengalami turbulensi. Dalam 18 bulan ter

akhir, Pusat Penyelesaian Sengketa FIFA telah mengadili 21 kasus yang diajukan oleh pemain-pemain melawan klub-klub Arab Saudi, dengan tuntutan mulai dari pemutusan kontrak yang tidak adil hingga tidak pembayaran gaji, menurut The Athletic. Pemain-pemain tersebut memenangkan setiap kasus, dan total yang dibayarkan kepada para atlet yang merasa dirugikan lebih dari $16 juta. Tahun lalu, dengan meningkatnya kekhawatiran tentang viabilitas pembayaran, FIFPro, serikat internasional yang mewakili 65.000 pemain, menyarankan pemain untuk tidak pindah ke Arab Saudi.


Untuk saat ini, Kerajaan dapat mengeluarkan sebanyak mungkin cek dengan banyak angka nol sesuai keinginan mereka, berkat sumber daya keuangan yang mendalam. Sementara itu, peraturan Fair Play Keuangan di Eropa mencegah klub mengeluarkan lebih banyak daripada yang mereka hasilkan, yang berarti Liga Besar Eropa hanya dapat mengikuti sejauh itu. Memang, banyak transfer Arab Saudi adalah pemain yang berada di akhir karier mereka masing-masing, sehingga menjaga minat dalam liga memerlukan kreativitas. “Semua orang masih mengikuti Ronaldo, semua orang mengikuti [Karim] Benzema dan semua pemain kelas dunia ini,” kata Rossi Biddle, pemilik firma pemasaran olahraga XtraTimeFC. “Tetapi para pemain ini hanya memiliki dua tahun tersisa, jadi apa yang akan terjadi setelah itu? Apakah akan pergi ke klub-klub Eropa terkemuka untuk membebaskan pemain yang sudah menua? Atau apakah kita akan melihat kesepakatan gaya Messi dalam waktu yang sangat dekat?”

Untuk membujuk pemain berusia 36 tahun itu bergabung dengan Major League Soccer, perjanjian Messi dengan Inter Miami kabarnya mencakup porsi pendapatan dari mitra liga seperti Adidas dan Apple TV, serta opsi untuk membeli saham di Inter Miami ketika ia pensiun. Dikombinasikan dengan pendapatan di luar lapangan sebesar $70 juta per tahun, yang meningkat seiring dengan kemenangan Argentina dalam Piala Dunia 2022 dan kepindahannya ke Amerika Serikat, Messi menduduki peringkat kedua dengan perkiraan pendapatan total sebesar $135 juta. Hal ini menjadikan Messi pemain MLS pertama yang masuk dalam sepuluh besar sejak David Beckham pada tahun 2012. (MLS memungkinkan tiga “pemain yang ditunjuk” per roster, yang memungkinkan gaji melebihi batas anggaran liga.)

Tentu saja, Messi dan pemain lain yang menuju Arab Saudi, seperti Karim Benzema dari Al Ittihad ($106 juta) dan Sadio Mané dari Al Nassr ($52 juta), bukan satu-satunya yang mendapatkan gaji besar. Mbappé, yang turun dari peringkat pertama tahun lalu ke peringkat keempat di daftar ini, memimpin semua pemain berbasis Eropa dengan perkiraan pendapatan sebesar $120 juta. Tiga pemain Premier League masuk dalam daftar, termasuk rekan satu tim Manchester City, Erling Haaland ($58 juta) dan Kevin De Bruyne ($39 juta), serta Mohamed Salah dari Liverpool ($53 juta). Harry Kane, dalam musim pertamanya dengan Bayern Munich, dan Robert Lewandowski dari Barcelona melengkapi sepuluh besar, dengan perkiraan pendapatan total sebesar $36 juta dan $34 juta, masing-masing.

Berikut 11 pesepakbola dengan pendapatan tertinggi di dunia:

1. $260 Juta
Cristiano Ronaldo, USIA: 38 | TIM: AL NASSR | KEWARGANEGARAAN: PORTUGAL | DI LAPANGAN: $200 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $60 JUTA

Pengusaha baru Arab Saudi Ronaldo tidak malu-malu dalam memanfaatkan ketenarannya sebagai bintang iklan. Dia muncul dalam video yang diposting oleh Al Nassr, mengenakan pakaian tradisional Arab Saudi, untuk mempromosikan Hari Nasional Kerajaan tersebut, dan juga mempromosikan pertandingan tinju Tyson Fury melawan Francis Ngannou yang akan datang di Riyadh. Ronaldo juga terus mempromosikan mitra-mitra bisnisnya sendiri, dengan iklan untuk Clear, Herbalife, dan Binance, antara lain, muncul di akun Instagramnya selama dua bulan terakhir.

2. $135 juta
Lionel Messi, USIA: 36 | TIM: INTER MIAMI | KEWARGANEGARAAN: ARGENTINA | DI LAPANGAN: $65 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $70 JUTA

Efek Messi tidak hanya mempercepat permintaan tiket dan mengirim harga naik untuk Inter Miami, tetapi juga untuk klub-klub di seluruh MLS. Dalam pertandingan mereka melawan Miami pada bulan Oktober, saat sang GOAT absen karena cedera, Chicago Fire berhasil menarik rekor klub dengan 62.124 penonton di Soldier Field dan menghasilkan pendapatan sekitar $7 juta hingga $10 juta, lebih dari semua pertandingan kandang mereka selama musim ini yang digabungkan. Kedatangan Messi di tanah Amerika juga dicatat dalam sebuah dokumenter Apple TV yang baru saja dirilis.

3. $112 juta
Neymar Jr., USIA: 31 | TIM: AL HILAL | KEWARGANEGARAAN: BRAZIL | DI LAPANGAN: $80 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $32 JUTA

Oktober telah menjadi bulan bersejarah bagi Neymar – ia mencetak gol pertamanya dengan klub barunya, Al Hilal Arab Saudi, dan menyambut kelahiran anak keduanya, seorang bayi perempuan. Di luar lapangan, ia tetap aktif dengan daftar sponsor yang mencakup Puma, Konami, dan Red Bull. Baru-baru ini, Neymar mengumumkan kerja sama dengan peternakan kuda Portugal, Team Campline.

4. $110 juta
Kylian Mbappé, USIA: 24 | TIM: PARIS SAINT-GERMAIN | KEWARGANEGARAAN: PRANCIS | DI LAPANGAN: $90 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $20 JUTA

Keputusan Mbappé untuk tidak memperpanjang kontraknya dengan Paris-Saint Germain di Prancis menjelang musim Ligue 1 baru, membuatnya berselisih dengan pemilik PSG – dengan klub bahkan memilih untuk mengeluarkannya dari tur pramusim di Jepang. Dua belah pihak sepertinya telah memperbaiki hubungan mereka, tetapi desas-desus tentang Mbappé mewujudkan impian masa kecilnya untuk bermain untuk Real Madrid semakin keras. Klub Spanyol yang terkenal, yang telah mengejarnya sebelumnya, kabarnya berencana untuk melakukan dorongan besar lainnya pada musim panas mendatang.

5. $106 juta
Karim Benzema, USIA: 35 | TIM: AL ITTIHAD | KEWARGANEGARAAN: PRANCIS | DI LAPANGAN: $100 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $6 JUTA

Benzema mungkin telah mengikuti mantan rekan setimnya dari Real Madrid, Ronaldo, ke Arab Saudi, tetapi ketika ditanya tentang kepindahannya, pemenang Ballon d’Or saat ini memberikan penjelasan yang sangat pribadi untuk transfer tersebut. “Itu tempat di mana saya ingin berada karena penting bagi saya untuk berada di negara Islam, di mana saya merasa orang-orang sudah seperti saya,” kata Benzema kepada media pada bulan Juni. “Ini akan memungkinkan saya memiliki kehidupan baru dan saya tak sabar untuk tinggal di sana.”

6. $58 juta
Erling Haaland, USIA: 23 | TIM: MANCHESTER CITY | KEWARGANEGARAAN: NORWEGIA | DI LAPANGAN: $46 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $12 JUTA

Haaland mencetak 52 gol di semua kompetisi musim lalu, menghancurkan rekor pemain Premier League. Kesuksesan gemilangnya ini telah menarik perhatian Real Madrid, yang kabarnya mendorong Manchester City untuk membuka kembali pembicaraan kontrak dengan bintang 23 tahun mereka, meskipun masih memiliki hampir empat tahun tersisa dalam kontraknya. Di luar lapangan, Haaland memiliki kesepakatan menguntungkan dengan Nike dan muncul di sampul video game EA Sports FC 2024, yang diubah namanya setelah kemitraan EA dengan FIFA berakhir.

7. $53 juta
Mohamed Salah, USIA: 31 | TIM: LIVERPOOL | KEWARGANEGARAAN: MESIR | DI LAPANGAN: $35 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $18 JUTA

Mo Salah hampir menjadi pemain sepakbola Arab Saudi termahal hingga saat ini, dengan Al Ittihad dikabarkan menawarkan biaya transfer sebesar $190 juta. Liverpool menolak, sehingga Salah akan tetap bermain di Anfield dalam waktu yang bisa diprediksi. Bintang Mesir ini juga memiliki sepatu tanda tangannya sendiri dengan Adidas dan baru-baru ini menjadi subjek studi Harvard Business School tentang negosiasi kontrak terbarunya.

8. $52 juta
Sadio Mané, USIA: 31 | TIM: AL NASSR | KEWARGANEGARAAN: SENEGAL | DI LAPANGAN: $48 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $4 JUTA

Mané telah menjadi salah satu pemain sepakbola paling produktif dalam sejarah Senegal, memimpin tim nasional dengan 37 gol sepanjang karirnya. Dia juga memiliki kesuksesan serupa dalam karier klubnya, berbagi Sepatu Emas Liga Premier dengan mantan rekan setimnya Salah di Liverpool pada tahun 2018-19. Dua tahun lalu, Mané menandatangani perpanjangan kontrak jangka panjang dengan New Balance.

9. $39 juta
Kevin De Bruyne, USIA: 32 | TIM: MANCHESTER CITY | KEWARGANEGARAAN: BELGIA | DI LAPANGAN: $35 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $4 JUTA

Pada Maret, De Bruyne menandatangani kesepakatan dukungan dengan McDonald’s yang akan melihatnya dipasarkan kembali di Belgia, negara asalnya. Penggemar yang ingin melihatnya di lapangan harus menunggu, meskipun. De Bruyne absen dari skuat Manchester City sejak awal musim karena pemulihan dari operasi hamstring yang bisa membuatnya absen selama hingga lima bulan.

10. $36 juta
Harry Kane, USIA: 30 | TIM: BAYERN MUNICH | KEWARGANEGARAAN: INGGRIS | DI LAPANGAN: $26 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $10 JUTA

Mimpi Kane untuk menjadi pemain sepakbola NFL harus ditunda beberapa tahun lagi karena mantan bintang Tottenham Hotspur tersebut menandatangani kontrak empat tahun dengan Bayern Munich pada musim panas ini. Sementara itu, ia terus menambah portofolio pemasarannya. Kane menandatangani kemitraan multi-tahun dengan Fanatics, menjadi atlet Inggris pertama yang bermitra secara eksklusif dengan divisi tanda tangan dan memorabilia perusahaan tersebut.

11. $34 juta
Robert Lewandowski, USIA: 35 | TIM: FC BARCELONA | KEWARGANEGARAAN: POLANDIA | DI LAPANGAN: $24 JUTA • DI LUAR LAPANGAN: $10 JUTA

Dengan 33 gol musim lalu, Lewandowski berusia 35 tahun nampaknya masih memiliki karier yang panjang. Namun, itu tidak menghentikannya dari memberikan penekanan lebih besar pada aktivitas di luar lapangan. Pada bulan April, kapten tim nasional Polandia tersebut mempekerjakan CAA untuk mengurus perwakilannya secara komersial. Lewandowski saat ini memiliki delapan mitra, termasuk Nike, Spotify, dan Oanda, dan merupakan subjek dari serangkaian koin kenang-kenangan di negara asalnya. (suber: Forbes/sm)

Tanpa Rexach, Messi Tidak Akan Jadi Bintang Barca

Lionel Messi

KATA-KATA “ace Argentina” diambil dari kutipan film dokumenter ‘Take the Ball, Pass the Ball‘. Dapatkah Anda membayangkan bagaimana hal-hal yang bisa terjadi bagi Barcelona, jika mereka memilih untuk melecehkan  Lionel Messi? Menurut ace Argentina, hal tersebut sesungguhnya lebih dari sekedar kemungkinan.

Berbicara dalam film dokumenter Take the Ball, Pass the Ball, Messi berbagi pandangannya  tentang kemunculannya menjadi bintang, yang sebenarnya bisa saja terjadi di tempat lain apabila  saran dari pelatih yang tidak ia disebutkan namanya,   diikuti oleh Barcelona.

“Benar-benar rumit untuk menandatangani pemain muda seperti itu dari luar negeri dan harus membawanya ke Barcelona. Charly Rexach lah yang membuatnya terjadi kembali pada hari itu,” kata Messi.

“Setelah dia bertemu dengan saya, dia memutuskan bahwa Barcelona  memang menginginkan saya. Meskipun ada satu pelatih yang tidak menginginkan saya, keputusan itu didukung oleh sebagian besar pelatih  tim muda. Mereka adalah kunci untuk kedatangan saya ke Barcelona,” tambah pemain itu.

 

Carles Rexach dan Messi

Carles Rexach, yang mantan pelatih kepala tim yunior,  mengungkapkan bagaimana dia memaksa para eksekutif Barcelona untuk bergabung dan menerima kedatangan  Messi, yang ketika itu  dia baru berusia 13 tahun.

“Saya berhasil, karena saya tidak mau menerima jawaban. Mereka terus mengatakan kepada saya untuk bersikap mudah dan mencoba untuk menyepakati  orang lain, tetapi saya mengatakan kepada mereka, bahwa Messi luar biasa, bahwa kami perlu mengontraknya,” kata Rexach.

Akhirnya, Barcelona sepakat  memutuskan untuk membayar kedatangan  Messi, dengan memberikan dana untuk segala keperluan Messi termasuk perawatan medis yang membantunya terkait dengan masalah pertumbuhannya. Sisanya, sebagaimana yang mereka katakan, adalah sejarah.***

Wawancara Capello: Real Madrid Arogan Bernegosiasi dengan Lopetegui

Fabio Capello

MANTAN pelatih Real Madrid, Fabio Capello meyakini  bahwa Spanyol telah membuat kesalahan dengan  memecat Julen Lopetegui. Namun, situasi ini juga tidak lepas dari  arogansi Real Madrid, dimana Los Blancos menjadi sumber masalah, saat Lopetegui memutuskan untuk menukangi tim Ibukota Spanyol tersebut menggantikan Z Zidan.

Pelatih asal Italia, yang melatih Madrid pada 1996/97 dan 2006/07 itu berbicara kepada radio Italia, ia juga mengomentari pertandingan mengecewakan Lionel Messi untuk Argentina.

“Saya ingin berada di belakang Fernando Hierro yang merupakan salah satu pemain saya, tetapi saya pikir Spanyol salah untuk menyingkirkan Lopetegui, Anda tidak melakukannya seperti itu,” katanya.

“Real Madrid sombong untuk berbicara dengan pelatih tanpa memberi tahu federasi, tetapi kami tahu bagaimana Florentino Perez dan federasi itu salah untuk memecat pelatih,” katanya.

Lionel Messi  gagal mengeksekusi  penalti, ketika Argentina melakukan pertandingan pembukaan Piala Dunia melawan Islandia. “Setelah kehilangan penalti, permainan Argentina memburuk, dan Messi tidak bisa melakukan apa yang biasanya dia lakukan untuk Barcelona,” ujar Capello.

Argentina tidak memiliki lini tengah Barcelona, ​​mereka terlalu lambat dan dapat dengan mudah dibaca lawan,  tambah Capello.

“Kesalahan itu  terlihat terlalu banyak bagi Messi untuk mencetak gol setelah penalti gagal. Messi tidak terlihat dalam performa bagus, tapi semoga ini  karena (pesta) baru saja memulai.”

Neymar juga berjuang dalam pertandingan pertamanya dengan Brasil yang bermain imbang dengan Swiss, ia bermain setelah kembali dari cedera yang membuatnya absen di akhir musim.

“Dia memiliki kecepatan tinggi, tetapi dia tidak bersinar dan terlihat khawatir tentang kakinya,” kata Capello, yang merasa terlalu cepat untuk membandingkannya dengan pemain  hebat.

“Pele, Maradona dan juga Messi, berasal dari planet lain. Pele memimpin timnya, menciptakan gol, memberi assist dan ini adalah sesuatu yang benar-benar berbeda.”

Cristiano Ronaldo Lebih Kaya dari Messi

PERSAINGAN dua jawara sepakbola dunia, Cristiano Ronaldo dan Lionel Messi, seperti tiada akhir. Selain adu banyak mengoleksi gol, keduanya juga berusaha memperbanyak mengumpulkan uang.

Namun, akhirnya, Christiano Ronaldo mengumpulkan lebih banyak uang ketimbang rivalnya, Lionel Messi. Megabintang Real Madrid, Cristiano Ronaldo menjadi atlet terkaya di dunia menggusur bintang Barcelona, Lionel Messi.

Seperti dirilis dari Forbes, kekayaan Cristiano Ronaldo saat ini mencapai 70 juta poundsterling atau sekitar Rp 1,24 triliun. Sementara, Lionel Messi yang menempati peringkat kedua punya harta kekayaan sebesar 60 juta poundsterling atau Rp 1,07 triliun pada tahun lalu.

Seperti dilansir dari situs Daily Mail, angka-angka tersebut belum termasuk penghitungan pajak dan biaya-biaya lain yang terkait dengan pemasukan keduanya.

Sementara itu, petenis flamboyan, Roger Federer berada di peringkat ketiga dalam daftar atlet terkaya di dunia. Federer punya harta 48 juta poundsterling atau Rp 855,5 miliar. Rory McIlroy menguntit di belakangnya dengan 37 juta pound terling atau sekira Rp 659,8 miliar.

Pebalap Formula One dari tim Mercedes, Lewis Hamilton menjadi peringkat keempat yang mengumpulkan 34 juta poundsterling atau sekitar Rp 606,3 miliar. Sebastian Vettel dan Novak Djokovic berhak duduk di posisi enam dan tujuh. Keduanya punya harta 29 juta poundsterling dan 28,5 juta poundsterling

Neymar menempati urutan delapan (28 juta poundsterling), berikutnya ada Fernando Alonso yang mengumpulkan 27,3 juta poundsterling, dan Usain Bolt sebesar 25,9 juta poundsterling.

Daftar 10 Atlet Paling Kaya di Dunia
1. Cristiano Ronaldo £70m
2. Lionel Messi £60m
3. Roger Federer £48m
4. Rory McIlroy £37m
5. Lewis Hamilton £34m
6. Sebastian Vettel £29m
7. Novak Djokovic £28.5m
8. Neymar £28m
9. Fernando Alonso £27.3m
10. Usain Bolt £25.9m

 

Cristiano Ronaldo Digadang Raih Lagi Ballon d’Or 2017

Christiano Ronaldo

BINTANG Real Madrid, Cristiano Ronaldo memang piawai mengolah si kulit bundar. Gol demi gol pun berhasil disarangkan ke gawang lawan. Wajar, bila hal itu menuai beragam pujian dan komentar tentang dirinya.Tidaklah berlebihan pula bila legenda sepakbola Italia dan AS Roma, Francesco Totti, menjagokan bintang Real Madrid Cristiano Ronaldo, sebagai pemenang penghargaan bergengsi Ballon d’Or 2017. Totti mengaku terkesan dengan performa dan capaian CR7 sepanjang musim lalu.

Dalam daftar 30 pemain yang masuk nominasi peraih Ballon d’Or 2017 ini, nama finalis tahun 2016 lalu, yaitu Cristiano Ronaldo, Lionel Messi dan Antoine Griezmann kembali masuk nominasi. Pemeng tahun lalu adalah Ronaldo, yang mengantarkannya meraih penghargaan itu empat kali.

Totti kali ini kembali menjagokan Ronaldo, karena bintang asal Portugal itu telah melewati musim yang penuh sukses musim lalu, dengan membawa Real Madrid juara La Liga dan Liga Champions.

Selain itu, kata Totti, Ronaldo selalu mencetak gol-gol penting di pertandingan-pertandingan besar dan berat. Itu yang membuat Ronaldo, kata Totti, berada di depan Messi dan Neymar.

“Saya harus mengatakan bahwa kami selalu saling menghormati satu sama lain di dalam dan luar lapangan. Saya pikir, pada akhirnya, Ronaldo berada di depan nominasi lain, Lionel Messi dan Neymar,” ungkap Totti seperti dikutip Marca. “Ronaldo memiliki musim yang menakjubkan, dan juga menyelesaikan semua golnya dalam pertandingan melawan tim yang paling bergengsi,” tambahnya.

Selain menjagokan Ronaldo, Totti juga menyanjung pelatih Real Madrid, Zinedine Zidane. Dia menyebut Zidane layak meraih penghargaan sebagai pelatih terbaik. “Bukan hanya Ronaldo, Zidane juga layak dinobatkan jadi pelatih terbaik. Meski Antonio Conte dan Massimiliano Allegri menukangi klub mereka dengan baik, saya pikir Zidane tetap yang terbaik,” katanya.

Berikut adalah daftar 30 nominasi Ballon d’Or 2017:

Neymar (Paris Saint-Germain)

Luka Modric (Real Madrid)

Paulo Dybala (Juventus)

Marcelo (Real Madrid)

N’Golo Kante (Chelsea)

Luis Suarez (Barcelona)

Sergio Ramos (Real Madrid)

Jan Oblak (Atletico Madrid)

Philippe Coutinho (Liverpool)

Dries Mertens (Napoli)

Kevin De Bruyne (Manchester City)

Robert Lewandowski (Bayern Munich)

David de Gea (Manchester United)

Harry Kane (Tottenham Hotspur)

Edin Dzeko (AS Roma)

Antoine Griezmann (Atletico Madrid)

Toni Kroos (Real Madrid)

Gianluigi Buffon (Juventus)

Sadio Mane (Liverpool)

Radamel Falcao (AS Monaco)

Lionel Messi (Barcelona)

Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund)

Edinson Cavani (Paris Saint-Germain)

Mats Hummels (Bayern Munich)

Karim Benzema (Real Madrid)

Cristiano Ronaldo (Real Madrid)

Eden Hazard (Chelsea)

Leonardo Bonucci (Juventus)

Isco (Real Madrid)

Kylian Mbappe (Paris Saint-Germain)

Ronaldo Mandul, Messi Antar Barca Menangi El Clasico

DUEL El Clasico selalu Senin dinihari WIB, berakhir dengan kekecewaan punggawa Real Madrid setelah Lionel Messi berhasil menceploskan gol keduanya di menit ke-90+2. Gol itu memastikan tim Catalan membawa poin penuh dalam tandangnya ke Ibukota. Madrid 2 Barcelona 3!

Bermain di depan penggemarnya, Real Madrid sebenarnya langsung menekan semenjak  menit awal, yang membuahkan gol pertama Madrid melalui  sepakan  Casemiro pada menit ke-28. Namun, hanya butuh lima menit bagi Barca untuk menyamakan kedudukan melalui mega bintang mereka,  Messi. Real Madrid 1-Barca 1.

Barca balik mengungguli Madrid ketika pada  menit ke-73 tembakan  Ivan Rakitic gagal dijakau oleh kiper Navas. Keputusan pelatig Madrid Zidane untuk memasukkan  James Rodriguez, dibayar dengan baik setelah dia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.  Namun, Mesi kemudian menghadirkan mimpi buruk dalam duel klasik tersebut setelah di penggujung pertandingan berhasil menyarangkan gol keduanya.

Pengorbanan Messi yang bermain  hingga berdarah-darah pada laga ini, benar-benar berbuah manis, karena penyerang Argentina itu berhasil memaksakan kemenangan  melalui golnya pada menit-menit akhir.

Pada menit ke-18,  sebuah epakan Benzema, penyerang Madrid, gagal membuahkan hasil. Lantas   Barcelona langsung melakukan serangan. Sayangnya,  umpan jauh Roberto yang dilanjutkan ke  Paco buat  Suarez, gagal dibidikkan dengan sempurna

Madrid sebenarnya secara statistik unggul dalam  jumlah tembakan yang dilepaskan ke  ke gawang Barcelona.  Bintang Madrid, Cristiano Ronaldo misalnya, mengancam gawang Barca pada menit ke-21. Sayang, tembakannya  bisa ditepis Marc-Andre Ter Stegen.

Setelah gol Messi yang pada menit ke-33, pasukan Madrid tampak tampil  ragu-ragu dalam melepaskan umpan, sehingga membikin  mereka seriang kehilangan bola. Namun untungnya,  umpan akhir  tamu mereka juga sama buruknya.

Madrid berupaya memperbaiki keadaan dengan melakukan serangan ke jantung pertahanan Barca. Sebuah tendangan  jarak jauh yang dilakukan Modric pada menit ke-36,  dengan cantik berhasil diselamatkan oleh Ter Stegen.

Sebuah peluang bagi Barca setelah  pada menit ke-40 Suarez sukses  mencuri bola yang kemudian mengumpannya kepada Messi yang lalu dicoba mengembalikannya melalui sebuah  chip. Tembakan Suarez melenceng dari gawang Navas.  Di penghujung babak pertama,  Messi kembali djatuhkan Casemiro, namun gelandang Madrid tersebut tidak diganjar lagi dengan kartu oleh pengadil pertandingan.

 

Selepas dari ruang ganti, Madrid mencoba memperbaiki keadaan. Sebuah umpan Messi pada menit ke 47 berhasil dipatahkan oleh pungawa Madrid, lalu meracik sebuah serangan  balik yang diarahkan ke sisi kanan. Namun, serangan tim Ibukota berhasil dihalau oleh  Pique. Lagi, Madrid mengancam dengan sepakan dari luar  kotak pinalti melalui kaki Kroos, namun lagi-lagi  Ter Stegen berhasil mementahkannya. Ancaman terus dicoba lalukan oleh  Real Madrid dengan memanfaatkan  situasi bola, namun  Ramos dan Ronaldo menjangkau umpan yang disodorkan kepada mereka.

Sebuah blunder nyaris dilakukan Ter Stegen pada menit 51, ketika dia  buru-buru dalam mengeksekusi sepakan gawang. Untungnya,  bola tersebut berhasil dihentikan rekan-rekannya.

Madrid kembali menekan pada menit ke-53 ketika  Marcelo dengan cantik mengumpan  matang kepada Benzema, yang kemudian menanduknya ke  gawang Barca. Namun sayang,  Ter Stegen berhasil menyapu dengan  kakinya untuk menyelamatkan gawang Barca. Semenit kemudian, sepakan voli Carvajal, juga gagal memanfaatkan  bola liar karena tendangannya masih  melambung dari gawang Barca.

Ronaldo tampaknya tidak beruntung pada pertandingan ini.  Sebuah sepakan voli Ronaldo yang memanfaatkan umpan Asensio, pada menit ke-66 masih melebar dari sasaran. Kapten timnas Portugal itu tampaknya  marah dengan kegagalannya itu. Lagi, umpan yang disodorkan  Asensio setelah suskes  meraih umpan terobosan dari Benzema, gagal dimanfaatkan oleh CR-7.

Madrid kehilangan palang pintu pertahanannya setelah  Sergio Ramos García diganjar kartu merah karena melakukan tekel keras kepada Messi. Ramos menjadi pemain terakhir pertahanan Madrid, sekalipun dalam posisi di tengah lapangan, atas pelanggaran itu wasit langsung menghadiahi  kartu merah. Situasi ini cukup berad bagi Zidane, dimana Madrid ketinggalan gol dan harus kehilangan satu pemainnya.

Zidane menarik Benzema pada menit ke-82 dan menggantikannya dengan  James  David Rodríguez Rubio. Tak lama kemudian Madrid menyerang melalui tendangan James dari luar kotak penalti, namun lagi-lagi gawang Barca dapat diamankan Ter Stegen. Madrid bersorak, setelah  James David Rodríguez Rubio berhasil membuat gol penyeimbang pada menit 85. Tanpa  pengawalan yang berarti, James dapat masuk ke  muka gawang Barcelona lantas memberikan sentuhan akhir bolanya untuk membuat gol.  Tapi, kegembiraan Madrid buyar, ketika di penghujung pertandingan Messi mencoploskan gol keduanya.


***

Ronaldo dan Mimpi Real Madrid

CRISTIANO Ronaldo berpeluang merebut top score Liga Champions setelah membukukan  hat-trick pada laga perempat final Liga Champions yang mengantarnya mengemas 7 gol di kompetisi paling elite di Eropa itu. Sejauh ini, Ronaldo masih devisit 4 gol untuk bisa menyamai Lionel Messi yang mencatatkan 11 gol di Liga Champions.

Dengan tersingkirnya Barcelona,  Paris Saint-Germain, Bayern München,  dan Dortmund Borussia,  maka Ronaldo dapat dikatakan hanya bersaing dengan dirinya sendiri untuk dapat melampaui Messi guna merebut gelar top skor.  Edinson Cavani  Uruguay (Paris Saint-Germain) yang mencatat 8 gol, Robert Lewandowski (Bayern München) yang mengemas  8 gol (4 di antaranya pinalti), dan  Pierre-Emerick Aubameyang (Borussia Dortmund) yang berhasil menyumnang  7,  sama dengan capaian Ronaldo sampai dengan   babak perempat final, sudah tidak mungkin menambah pundi-pundi golnya, karena tim mereka sudah tersingkir.

Pesaing terdekat Ronaldo untuk mencetak rekor terbanyak menciptakan gol adalah Karim Benzema (Real Madrid), Radamel Falcao (AS Monaco), Antoine Griezmann (Atlético Madrid) dan Kylian Mbappé ( AS Monaco) yang masing-masing membuat 5 gol. Jika ingin menjadi top skor, mereka minimal harus membuat 7 gol. Sangat berat, walau tidak boleh dikatakan tidak mungkin. Ronaldo, dengan tradisi hat-trick, masih sangat mungkin untuk mengejar 5 gol lagi guna meraih 12 gol.

Ronaldo merupakan pemain Real Madrid yang tercatat paling sering mencetak hat-trick atau lebih di Piala Eropa. Dengan hat-trick yang disarangkan di gawang Bayern saat Madrid menjamu tim Jerman tersebut, Ronaldo berarti sudah  enam kali membuat tiga gol atau lebih  setelah berseragam  Madrid di Champions League. Di tim blanco, Ronaldo menjadi yang terbanyak sukses mengemas hat-trick untuk tampilannya di Liga Champions.  Di belakang CR7, ada  Di Stéfano dan Puskas, yang mengemas  5 kali hat-trick.

Ronaldo tercatat  telah memasukkan  tiga gol dalam lima penampilannya  dan empat gol di pertandingan lain. Hat-trick perdana yang dibuat Ronaldo pada November 2012 ke gawang Ajax. Setahun kemudian,  tepatnya  Spetember 2013, mantan pemain Porto itu sukses dengan hat-trick saat tim Ibukota itu bertanding  melawan Galatasaray.

Mantan pemain Manchester United itu pada  September  2015,  berhasil membuat hat-trick saat skuad Ibukota Spanyol itu melawan  Shakhtar Donetsk. Prestasi serupa diciptakan lagi pada tiga bulan kemudian, saat Madrid bertemu Malmö. Pada April  2016, Ronaldo cemerlang saat Madrid menjamu  Wolfsburg.

Rekor cantik juga dicapai kesebelasan Real Madrid, untuk  menjadi satu-satunya kesebelasan  yang selalu dapat mencapai ke babak semifinal  sejak musim  2010/11. Dengan suksesnya  Madrid menggulung  Bayern Muenhen, maka tim besutan  Zidane itu menjadi tim pertama  yang  bisa  tampil tujuh kali berturut-turut di semifinal Champions.

Madrid juga menjadi  tim yang paling sering tampil disemifinal sepanjang kompetisi level Eropa tersebut. Dengan kompetisi yang tengah berlangsung  saat ini, secara keseluruhan Madrid membukukan tampil di Liga Champions  28 kali. Prestasi kedua ditorehkan  Bayern dengan 18 kali laga. Selama tujuh kali mencapai semifinal tersebut, Madrid meraih  dua gelar : ‘la Décima’ pada tahun  2014 dan ‘la Undécima’ pada tahun 2016. Bagi Real Madrid, kini hanya membutuhkan tiga pertandingan lagi untuk   menorehkan sejarah  dan sekaligus menjadi kesebelasan pertama yang mampu mempertahankan gelar.

Juventus dan Monaco Melaju ke Semifinal Liga Champions

JUVENTUS dan AS Monaco sukses mengantongi tiket semifinal Liga Champions setelah menyudahi pertandingan pada Kamis dinihari tadi. Juve menahan imbang Barcelona 0-0 (agregat 3-0), sedangkan Monaco melibas Borussia Dortmund 3-1 (agregat 6-3). Kedua tim itu menyusul Real Madrid dan Atletico Madrid yang Rabu dinihari WIB sukses memastikan tiket ke semifinal.

Bermain di depan pendukungnya, ternyara tidak cukup bagi Barcelona untuk membalikkan devisit tiga gol yang dideritanya saat bertandang ke markas Juventus pada pekan lalu di leg pertama Liga Champions. Pertahanan rapi Juventus, membuat mandul tim Katalan itu untuk berakhir dengan skor 0-0.

Stadion Nou Camp menjadi saksi bisu kegagalan Messi dan kawan-kawan untuk memaksimalkan gaya tiki-taka mereka untuk dikonversi menjadi gol. Penampilan juara Italia di Nou Camp memupus harapan Barca untuk dapat mengulangi sukses saat mereka menjungkalkan Paris St Germain (PSG) di 16 besar. Kala itu, Messi dkk sukses membalikkan keadaan walau pun di leg pertama mereka kalah.

Empat tendangan Lionel Messi yang mengarah ke gawang, kesemuanya gagal membuahkan gol. Tapi, serangan yang dibangun Messi tetap merepotkan dua bek Juventus Juve Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Anak-anak asuh Luis Enrique benar-benar gagal memenuhi janji pelatihnya, yang menjanjikan Barca dapat mencetak gol pada awal pertandingan. Jangankan membayar devisit gol untuk melaju ke semifinal, gol semata wayang pun tak berhasil mereka buat. Kerja keras Ivan Rakitic dan Neymar, juga gagal membuahkan gol.

Sebenarnya penampilan Juve di kandang Barcelona, kalah memarik dibandingkan saat mereka berlaga di Turin. Namun, mereka sukses menyelesaikan balas dendam ke Barca atas kekalahannya pada final Liga Champions 2015, sehingga Juve membukukan torehan melaju ke semifinal untuk ke-12 kalinya.

Penampilan Juventus pada awal pertandingan, bahkan lebih cakep dibandingkan dengan PSG, yang ketika itu tim Ibukota Perancis tersebut menyia-nyiakan keunggulan 4-0 yang diraih pada leg pertama. Ditekan Barca bertubi-tubi, membuat tim besutan Massimiliano Allegri untuk merapatkan pertahanannya, sehingga suplai bola kepada ketiga pemain yang berada di barisan terdepannya, minim.

Gonzalo Higuain membuat peluang cukup bagus pada jelang turun minum, saat tembakannya melambung di atas mistar gawang Barca. Juga, sebuah umpan Juan Cuadrado yang disodorkan kepada striker Argentina di lini tengah, digagalkan oleh blocking yang dilakukan Gerard Pique.

Setelah istirahat, Barca meningkatkan penguasaan bola, dengan mengurung pertahanan Juve. Namun, tim yang bermarkas di Turun Italia itu, tampaknya sangat siap dengan skema serangan yang dibangun Barca.

Monaco VS Dortmund

Janji pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim untuk memainkan gaya menyerang saat meladeni Dortmund, dibayar tunai.Hasilnya, Monaco menekuk Dortmund 3-1 pada helatan leg kedua Liga Champions tersebut. Monaco tercatat mencetak tiga gol untuk kelima kalinya secara berturut-turut di kompetisi elite benua biru. Dalam pandangan Jardim, skor sebenarnya bisa menjadi 5-3 atau 6-3, kalau saja kedua tim tidak menyia-nyiakan peluang yang didapatkan mereka.

Monaco yang sampai pekan ini masih memuncaki klasemen Liga Prancis itu, nyaris sempurna menuntaskan permainan mereka lewat gol-gol cepat dari Kylian Mbappe dan striker Kolombia Radamel Falcao. Sukses itu tak lepas dari banyak ruang terbuka yang dibuat Dortmund. Pada semifinal nanti, menurut Jardim, siapa pun lawannya, tim tersebut pastilah sangat berpengalaman di laga terelit di Eropa.

Jardim menegaskan, timnya tidak akan mengubah cara bermain mereka, ketika di babak semifinal nanti bertemu Real Madrid, Atletico Madrid, atau Juventus. “Malam ini kami memainkan permainan yang sangat solid, kami mengendalikannya namun kami memperlihatkan ambisi. Kami selalu mengincar gol tambahan, itulah cara bermain kami, itu ada dalam DNA kami,” kata Jardim sebagaimana dilansir Reuters.

Di kompetisi lokal, Monaco akan menghadapi Olympique Lyonnais pada Minggu, untuk menjaga asa merebut juara pada musim ini.