Terlalu! Madrid tak siapkan acara perpisahan khusus buat CR7

KABAR yang diperoleh dari Tuttosport  cukup mengejutkan, terutama bagi para penggemar Christiano Ronaldo. Bagaimana tidak, sembilan tahun membela Real Madrid dengan sederet tropi, tiga di antaranya juara Liga Champion tiga musim berturut-turut, Madrid sama sekali tidak menyiapkan pesta perpisahan istimewa dengan punggawanya yang mulai musim depan memilih membela Juventus.

Menyimak laporan Tuttosport, tentang kegiatan Ronaldo jelang kedatangannya di Juventus, tidak ada tanda-tanda bahawa Madrid menyiapkan acara khusus buat CR7.

  • Saatnya berkemas untuk Cristiano Ronaldo. Senin pukul 18.30 akan ada konferensi pers di Turin dan mengingat penunjukan ini, 5 kali peraih Golden Ball telah meninggalkan resor Yunani untuk kembali ke Madrid: helikopter pindah dari Costa Navarino ke bandara Kalamata, dari mana ia naik pesawat pribadi ke Spanyol dan mendarat pada sore hari. Ruang di mana rapat pemegang saham diadakan akan digunakan untuk presentasi, perubahan yang diperlukan untuk memenuhi tuntutan dari banyak media di seluruh dunia yang telah mengajukan akreditasi.
  • NO CEREMONY. Tidak akan ada acara perpisahan, seperti yang telah ditayangkan dalam beberapa hari terakhir: perpisahan CR7 dengan Real, klub sama sekali tidak memberikan upacara resmi.  Ronaldo hanya akan menyapa semua orang yang dalam 9 tahun ini telah menjadi bagian dari hidupnya di Madrid. Ronaldo akan tinggal di ibukota Spanyol  hingga Senin pagi.
  • Kunjungan medis dijadwalkan: keamanan telah disiagakan mulai  jam 9 pagi dan kemungkinan besar akan menjadi waktu bagi Cristiano untuk mendarat dengan semua rombongannya dan kemudian mencapai J Medical dan memulai petualangan bianconeri-nya.

Fiat kunci Juve biayai transfer Cristiano Ronaldo

 

BAGAIMANA manajemen Juventus menyiapkan diri menerima  Cristiano Ronaldo, yang menjadi kegiatan  paling penting dalam sejarahnya, yang hanya dimungkinkan dengan pengaruh kekuatan keuangan?

Menyangkut kesepakatan senilai  100 juta euro dalam transfer Ronaldo, tentu bukan nilai kecil. Berdasarkan sebuah dokumen  yang disepakati antara Real Madrid dan pemain, masalah yang paling krusial adalah bagaimana bayaran untuk pemain dengan raihan  Liga Champions dan lima kali Ballon d’Or itu.

Dengan  30 juta  Euro per musim yang dibutuhkan striker untuk membuatnya menjadi pemain dengan bayaran tertinggi di keseluruhan Serie A.

Faktanya adalah, bahwa klub Turin itu harus membuat upaya ekonomi besar yang mesti mereka siapkan. Karena itu, begitu mereka tahu kemungkinan untuk menandatangani kontrak dengan pemain timnas Portugal itu, mereka harus mengevaluasi berbagai alternatif.

Selalu mempertimbangkan keinginan untuk menutup operasi.

Kabar ketertarikan Juventus untuk meminang bintang Real Madrid, telah membuat semua orang di Italia bertanya-tanya bagaimana mereka  merenungkan pembelian itu, lantas mewujudkannya.

“Minggu lalu kami telah mendengar sedikit berita tentang kemungkinan itu, yang kemudian dikonfirmasi oleh berita yang dilaporkan Marca,” kata Francesco Marino, wakil direktur RAI di Turin.

“Kami tahu ada pembicaraan antara FIAT dan Juventus, untuk mengendalikan situasi keuangan dan melihat apakah ada kemungkinan.

“Gila, tetapi dalam kenyataannya ada dasar untuk melakukan itu.”

“Dan itu adalah kelompok bisnis mobil (FIAT) yang menjadi kunci kedatangan Cristiano. Atau, setidaknya, sehingga tim telah mampu mempertimbangkan untuk membayar penandatanganan.”

Keluarga Agnelli memiliki 29,18 persen dari kelompok itu (yang juga dimiliki oleh merek Ferrari eksklusif), sama seperti ia memiliki 63,77 persen dari Juventus.

Andrea Agnelli, presiden klub, adalah salah satu mitra pendiri konglomerat itu.

Karena itu dia menggunakan FIAT untuk membiayai ‘Proyek mendatangkan Cristiano Ronaldo,’ dan segera setelah mereka menemukan bahwa itu layak, berkat dana kelompok, mereka mengatakan ya kepada orang Portugis itu. Dengan dana ini, menurut pers Italia, Agnelli akan juga mempertimbangkan bentuk pembiayaan lainnya.

Cristiano Ronaldo bisa menjadi citra merek dan menandatangani kontrak iklan dengan grup, alternatif yang dapat mereka kenakan hingga 30 juta euro

Kontroversi dengan pekerja.

Keputusan untuk membiayai kedatangan Ronaldo  ini berkat kelompok FIAT, belum positif  bagi para pekerja konglomerat. “Setelah Higuain, apakah Cristiano Ronaldo?”

Ini memalukan, pada kenyataannya para pekerja FIAT belum menerima  kenaikan gaji dalam 10 tahun terakhir ini, ” kata Gerardo Giannone, seorang pekerja operator yang telah menjadi pegawai  18 tahun di unit produksi   Pomigliano D’Arco.

“Dengan gaji Cristiano, mereka bisa memberi kenaikan 200 euro kepada seluruh karyawan.

“Dalam 10 tahun ini kami telah kehilangan 10,7 persen, karena inflasi yang kami belum pernah pulih dan FCA (Fiat Chrysler Automobiles) menghabiskan 126 juta euro per tahun dalam sponsorship, dimana 26,5 juta untuk Juventus.

“Ronaldo belum datang, dia adalah” hantu, “tetapi dia telah menjadi satu-satunya topik pembicaraan untuk Turinese dalam beberapa hari terakhir.

Juventus dan Monaco Melaju ke Semifinal Liga Champions

JUVENTUS dan AS Monaco sukses mengantongi tiket semifinal Liga Champions setelah menyudahi pertandingan pada Kamis dinihari tadi. Juve menahan imbang Barcelona 0-0 (agregat 3-0), sedangkan Monaco melibas Borussia Dortmund 3-1 (agregat 6-3). Kedua tim itu menyusul Real Madrid dan Atletico Madrid yang Rabu dinihari WIB sukses memastikan tiket ke semifinal.

Bermain di depan pendukungnya, ternyara tidak cukup bagi Barcelona untuk membalikkan devisit tiga gol yang dideritanya saat bertandang ke markas Juventus pada pekan lalu di leg pertama Liga Champions. Pertahanan rapi Juventus, membuat mandul tim Katalan itu untuk berakhir dengan skor 0-0.

Stadion Nou Camp menjadi saksi bisu kegagalan Messi dan kawan-kawan untuk memaksimalkan gaya tiki-taka mereka untuk dikonversi menjadi gol. Penampilan juara Italia di Nou Camp memupus harapan Barca untuk dapat mengulangi sukses saat mereka menjungkalkan Paris St Germain (PSG) di 16 besar. Kala itu, Messi dkk sukses membalikkan keadaan walau pun di leg pertama mereka kalah.

Empat tendangan Lionel Messi yang mengarah ke gawang, kesemuanya gagal membuahkan gol. Tapi, serangan yang dibangun Messi tetap merepotkan dua bek Juventus Juve Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Anak-anak asuh Luis Enrique benar-benar gagal memenuhi janji pelatihnya, yang menjanjikan Barca dapat mencetak gol pada awal pertandingan. Jangankan membayar devisit gol untuk melaju ke semifinal, gol semata wayang pun tak berhasil mereka buat. Kerja keras Ivan Rakitic dan Neymar, juga gagal membuahkan gol.

Sebenarnya penampilan Juve di kandang Barcelona, kalah memarik dibandingkan saat mereka berlaga di Turin. Namun, mereka sukses menyelesaikan balas dendam ke Barca atas kekalahannya pada final Liga Champions 2015, sehingga Juve membukukan torehan melaju ke semifinal untuk ke-12 kalinya.

Penampilan Juventus pada awal pertandingan, bahkan lebih cakep dibandingkan dengan PSG, yang ketika itu tim Ibukota Perancis tersebut menyia-nyiakan keunggulan 4-0 yang diraih pada leg pertama. Ditekan Barca bertubi-tubi, membuat tim besutan Massimiliano Allegri untuk merapatkan pertahanannya, sehingga suplai bola kepada ketiga pemain yang berada di barisan terdepannya, minim.

Gonzalo Higuain membuat peluang cukup bagus pada jelang turun minum, saat tembakannya melambung di atas mistar gawang Barca. Juga, sebuah umpan Juan Cuadrado yang disodorkan kepada striker Argentina di lini tengah, digagalkan oleh blocking yang dilakukan Gerard Pique.

Setelah istirahat, Barca meningkatkan penguasaan bola, dengan mengurung pertahanan Juve. Namun, tim yang bermarkas di Turun Italia itu, tampaknya sangat siap dengan skema serangan yang dibangun Barca.

Monaco VS Dortmund

Janji pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim untuk memainkan gaya menyerang saat meladeni Dortmund, dibayar tunai.Hasilnya, Monaco menekuk Dortmund 3-1 pada helatan leg kedua Liga Champions tersebut. Monaco tercatat mencetak tiga gol untuk kelima kalinya secara berturut-turut di kompetisi elite benua biru. Dalam pandangan Jardim, skor sebenarnya bisa menjadi 5-3 atau 6-3, kalau saja kedua tim tidak menyia-nyiakan peluang yang didapatkan mereka.

Monaco yang sampai pekan ini masih memuncaki klasemen Liga Prancis itu, nyaris sempurna menuntaskan permainan mereka lewat gol-gol cepat dari Kylian Mbappe dan striker Kolombia Radamel Falcao. Sukses itu tak lepas dari banyak ruang terbuka yang dibuat Dortmund. Pada semifinal nanti, menurut Jardim, siapa pun lawannya, tim tersebut pastilah sangat berpengalaman di laga terelit di Eropa.

Jardim menegaskan, timnya tidak akan mengubah cara bermain mereka, ketika di babak semifinal nanti bertemu Real Madrid, Atletico Madrid, atau Juventus. “Malam ini kami memainkan permainan yang sangat solid, kami mengendalikannya namun kami memperlihatkan ambisi. Kami selalu mengincar gol tambahan, itulah cara bermain kami, itu ada dalam DNA kami,” kata Jardim sebagaimana dilansir Reuters.

Di kompetisi lokal, Monaco akan menghadapi Olympique Lyonnais pada Minggu, untuk menjaga asa merebut juara pada musim ini.