Madrid & Juve Selangkah lagi ke Final Liga Champions

REAL MADRID dan Juventus selangkah lagi dapat memastikan tiket ke laga final Liga Champions setelah mereka mengalahkan masing-masing lawannya tampa balas, Madrid menggulung tim sekotanya 3-0 dan Juve memenangi laga tandangnya atas Monaco 0-2.

Dalam laga  semifinal yang digelar Kamis dinihari WIB (4/5/2017), stiker timnas Argentina, Gonzalo Higuain mencetak masing-masing satu gol pada  babak pertama dan kedua. Kemenangan ini jelas menjadi keuntungan yang sangat berarti, mengingat pada leg kedua nanti, Juve akan bertindak sebagai tuan rumah.

Gol pertama terjadi melalu kerjasama cantik antara bek kanan Dani Alves dengan Higuain. Dani berhasil menerobos ke kontak penalti,  untuk kemudian mengumpan bola yang dikuasainya itu  ke  Higuain. Tendangan Higuain tak mampu diselematkan kiper Monaco.

Pada babak kedua, Dani dan Higuain kembali bekerjasama untuk  membuat gol kedua bagi tim tamu tersebut pada menit 59. Sebuah tembakan dilesakkan Higuain  dari jarak dekat, setelah menyambut umpan matang yang disodorkan bek veteran asal Brasil itu.

Monaco yang menurunkan  para pemain mudanya, dimana mereka  telah menciptakan banyak gol pada musim ini, sebenarnya juga  memiliki  banyak peluang. Namun, pertahanan khas Italia yang diperagakan Juventus, gagal ditembus dengan sempurna oleh anak-anak Monaco.  Juventus, terhitung menjadi kesebelasan dengan  sistem pertahanan yang paling tangguh di Eropa, karena tercatat pada musim ini  sampai sekarang baru kebobolan dua gol.

Laman  UEFA mencatat,  ini adalah kali pertama bagi  Juventus memenangi  laga tandangnya dari 11 laga tandang  pada semifinal Liga Champions yang mereka ikuti.

Pada pertandingan sehari sebelumnya, Real Madrid yang menjamu  rival sekotanya  Atletico Madrid, menggasak  3-0 lewat  hattrick  Cristiano Ronaldo.

Hasil kedua pertandingan pada leg pertama semifinal tersebut, memberi peluang Juve dan Madrid untuk melangkah ke partai final. Bagi Atletico, sekali pun pada leg kedua menjami Madrid, namun cukup berat untuk membalikkan keadaan dengan 4 gol tanpa balas. Masalahnya, dalam tandangnya mereka sama sekali tidak memasukkan gol ke gawang lawan.

Sedangkan Juve lebih berpeluang dibanding Monaco, karena bertindak sebagai tuan rumah. Namun demikian, Juventuk tidak boleh lengah dan jumawa, karena Monaco bisa memaksakan perpanjangan waktu jika mampu menceploskan dua gol tanpa balas hingga usai 90 menit waktu normal.

Susunan pemain Monaco dan Juventus:

AS MONACO – Danijel Subasi, Fabinho, Jemerson, Nabil Dirar, Radamel Falcao, Bernardo Silva (Almamy Toure),  Tiemoue Bakayoko (Joao Moutinho), Djibril Sidibe, Kamil Glik, Thomas Lemar (Valere Germain), Kylian Mbappe

JUVENTUS – Gianluigi Buffon, Giorgio Chiellini, Miralem Pjanic (Mario Lemina), Claudio Marchisio (Tomas Rincon), Gonzalo Higuain (Juan Cuadrado), Alex Sandro, Andrea Barzagli, Mario Mandzukic, Leonardo Bonucci, Paulo Dybala, Dani Alves

Juventus dan Monaco Melaju ke Semifinal Liga Champions

JUVENTUS dan AS Monaco sukses mengantongi tiket semifinal Liga Champions setelah menyudahi pertandingan pada Kamis dinihari tadi. Juve menahan imbang Barcelona 0-0 (agregat 3-0), sedangkan Monaco melibas Borussia Dortmund 3-1 (agregat 6-3). Kedua tim itu menyusul Real Madrid dan Atletico Madrid yang Rabu dinihari WIB sukses memastikan tiket ke semifinal.

Bermain di depan pendukungnya, ternyara tidak cukup bagi Barcelona untuk membalikkan devisit tiga gol yang dideritanya saat bertandang ke markas Juventus pada pekan lalu di leg pertama Liga Champions. Pertahanan rapi Juventus, membuat mandul tim Katalan itu untuk berakhir dengan skor 0-0.

Stadion Nou Camp menjadi saksi bisu kegagalan Messi dan kawan-kawan untuk memaksimalkan gaya tiki-taka mereka untuk dikonversi menjadi gol. Penampilan juara Italia di Nou Camp memupus harapan Barca untuk dapat mengulangi sukses saat mereka menjungkalkan Paris St Germain (PSG) di 16 besar. Kala itu, Messi dkk sukses membalikkan keadaan walau pun di leg pertama mereka kalah.

Empat tendangan Lionel Messi yang mengarah ke gawang, kesemuanya gagal membuahkan gol. Tapi, serangan yang dibangun Messi tetap merepotkan dua bek Juventus Juve Giorgio Chiellini dan Leonardo Bonucci. Anak-anak asuh Luis Enrique benar-benar gagal memenuhi janji pelatihnya, yang menjanjikan Barca dapat mencetak gol pada awal pertandingan. Jangankan membayar devisit gol untuk melaju ke semifinal, gol semata wayang pun tak berhasil mereka buat. Kerja keras Ivan Rakitic dan Neymar, juga gagal membuahkan gol.

Sebenarnya penampilan Juve di kandang Barcelona, kalah memarik dibandingkan saat mereka berlaga di Turin. Namun, mereka sukses menyelesaikan balas dendam ke Barca atas kekalahannya pada final Liga Champions 2015, sehingga Juve membukukan torehan melaju ke semifinal untuk ke-12 kalinya.

Penampilan Juventus pada awal pertandingan, bahkan lebih cakep dibandingkan dengan PSG, yang ketika itu tim Ibukota Perancis tersebut menyia-nyiakan keunggulan 4-0 yang diraih pada leg pertama. Ditekan Barca bertubi-tubi, membuat tim besutan Massimiliano Allegri untuk merapatkan pertahanannya, sehingga suplai bola kepada ketiga pemain yang berada di barisan terdepannya, minim.

Gonzalo Higuain membuat peluang cukup bagus pada jelang turun minum, saat tembakannya melambung di atas mistar gawang Barca. Juga, sebuah umpan Juan Cuadrado yang disodorkan kepada striker Argentina di lini tengah, digagalkan oleh blocking yang dilakukan Gerard Pique.

Setelah istirahat, Barca meningkatkan penguasaan bola, dengan mengurung pertahanan Juve. Namun, tim yang bermarkas di Turun Italia itu, tampaknya sangat siap dengan skema serangan yang dibangun Barca.

Monaco VS Dortmund

Janji pelatih AS Monaco, Leonardo Jardim untuk memainkan gaya menyerang saat meladeni Dortmund, dibayar tunai.Hasilnya, Monaco menekuk Dortmund 3-1 pada helatan leg kedua Liga Champions tersebut. Monaco tercatat mencetak tiga gol untuk kelima kalinya secara berturut-turut di kompetisi elite benua biru. Dalam pandangan Jardim, skor sebenarnya bisa menjadi 5-3 atau 6-3, kalau saja kedua tim tidak menyia-nyiakan peluang yang didapatkan mereka.

Monaco yang sampai pekan ini masih memuncaki klasemen Liga Prancis itu, nyaris sempurna menuntaskan permainan mereka lewat gol-gol cepat dari Kylian Mbappe dan striker Kolombia Radamel Falcao. Sukses itu tak lepas dari banyak ruang terbuka yang dibuat Dortmund. Pada semifinal nanti, menurut Jardim, siapa pun lawannya, tim tersebut pastilah sangat berpengalaman di laga terelit di Eropa.

Jardim menegaskan, timnya tidak akan mengubah cara bermain mereka, ketika di babak semifinal nanti bertemu Real Madrid, Atletico Madrid, atau Juventus. “Malam ini kami memainkan permainan yang sangat solid, kami mengendalikannya namun kami memperlihatkan ambisi. Kami selalu mengincar gol tambahan, itulah cara bermain kami, itu ada dalam DNA kami,” kata Jardim sebagaimana dilansir Reuters.

Di kompetisi lokal, Monaco akan menghadapi Olympique Lyonnais pada Minggu, untuk menjaga asa merebut juara pada musim ini.