Real Madrid akan Awali Kampanye Musim 2024-25 dengan Bertandang ke Markas Mallorca

JAYAKARTA NEWS – Real Madrid akan memulai kampanye La Liga musim 2024-25 dengan pertandingan malam Minggu melawan Mallorca di Estadi Mallorca Son Moix.

Los Blancos memasuki musim ini sebagai juara bertahan Spanyol, setelah musim lalu finis 10 poin di depan Barcelona yang berada di posisi kedua. Terakhir kali Real Madrid meraih gelar liga berturut-turut adalah pada tahun 2008, saat mereka memenangkan musim 2006-07 dan 2007-08.

Dalam pertandingan melawan Atalanta di Warsawa, Los Blancos berhasil meraih trofi pertama mereka musim ini, dan Kylian Mbappé mencetak gol debutnya untuk tim. Kini, mereka menuju Estadi de Son Moix untuk menghadapi Mallorca dalam pertandingan pertama La Liga musim ini. Sebagai juara bertahan, tekanan jelas ada pada Real Madrid untuk mempertahankan gelar mereka.

Namun, sejarah menunjukkan bahwa memenangkan gelar La Liga secara berturut-turut bukanlah tugas mudah bagi klub ini. Terakhir kali Los Blancos meraih gelar liga berturut-turut adalah pada tahun 2008, di bawah asuhan Fabio Capello, saat mereka memenangkan musim 2006-07 dan 2007-08. Tapi, kesuksesan domestik itu terjadi dengan mengorbankan harapan mereka di Liga Champions, dengan tersingkir lebih awal pada kedua musim tersebut.

Sejak itu, Real Madrid berhasil meraih gelar La Liga pada 2011-12, namun direbut kembali oleh Barcelona di musim berikutnya. Pola yang sama terulang pada 2016-17 dan 2021-22, dengan Barcelona kembali merebut gelar setelah kemenangan Los Blancos.

Meskipun dominasi Real Madrid di Liga Champions UEFA, termasuk rekor tiga gelar Eropa berturut-turut, sudah melegenda, kini saatnya bagi mereka untuk mengakhiri paceklik 17 tahun dan meraih gelar liga berturut-turut. Dengan hadirnya Kylian Mbappé dan Endrick dalam skuad, Real Madrid harus menargetkan posisi puncak di setiap kompetisi yang mereka ikuti.

Sementara itu, Mbappé mengungkapkan ambisi besarnya sebagai pemain Real Madrid saat presentasi resminya di Santiago Bernabeu. Mantan bintang AS Monaco tersebut menyatakan tekadnya untuk meraih kejayaan bersama klub, ujarnya saat mengakhiri pidatonya dengan semangat “Hala Madrid!”

Di sisi lain, Vinicius Jr. dikabarkan mendapatkan proposal tawaran fantastis dari klub Arab Saudi, Al Ahli, yang berencana memboyongnya dari Eropa. Namun, pemain asal Brasil dan Real Madrid menolak tawaran tersebut karena Vinicius hanya ingin melanjutkan kariernya di Madrid. Tawaran dari Saudi ini merupakan yang terbesar dalam sejarah sepak bola, termasuk gaji €1 miliar.(berbagai sumber/sm)

Jendela Transfer Januari, Koeman Kantongi Daftar Belanja Pemain

JAYAKARTA NEWS –  Pelatih Barcelona Ronald Koeman mengungkapkan dirinya telah membuat daftar pemain yang ingin ia tambahkan dan lepaskan pada jendela transfer Januari, namun dia juga memahami situasi keuangan klub yang lemah mungkin tidak memungkinkan manajer asal Belanda itu untuk mendapatkan semua personel yang diinginkannya. 

Sementara itu pelatih Real Madrid Zinedine Zidane, kembali menegaskan bahwa skuad yang dimilikinya saat ini adalah yang terbaik dan tidak memerlukan tambahan atau pengurangan.

Koeman mengatakan bahwa dia ingin mendatangkan beberapa pemain baru untuk membantu timnya pulih dari start terburuk mereka di gelaran  La Liga sejak 1987-88.

“Setiap pelatih selalu melihat bulan Januari sebagai kesempatan untuk meningkatkan skuad mereka dan saya juga sama,” katanya pada konferensi pers menjelang pertandingan mereka di Athletic Bilbao, Selasa (5/1/2021) di markas Barca.

“Yang saya lakukan adalah membuat rencana pemain yang bisa pergi dan daftar pemain yang akan menarik untuk dibawa masuk. Tapi itu tergantung pada klub,” kata Koeman menambahkan.

Barca tidak mungkin memberikan pelatih asal Belanda itu semua yang diinginkannya. Pasalnya, semenjak  pandemi virus korona, pendapatan klub menurun, bahkan  barca  baru-baru ini mengumumkan dipaksa untuk menunda pembayaran Januari kepada para pemain.

Carles Alena tampaknya menjadi pemain pertama yang keluar dari Camp Nou, setelah Koeman menyetakan  bahwa gelandang itu telah diberi izin untuk mencari  klub baru dengan status pinjaman. Media Spanyol mengatakan dia setuju untuk bergabung dengan Getafe.

Barca, yang berada di urutan kelima La Liga dengan 28 poin dari 16 pertandingan dan tertinggal 10 poin dari pemimpin klasemen Atletico Madrid, setelah mereka memainkan satu pertandingan lebih banyak, telah kalah 1-0 dalam dua laga tandang terakhir mereka ke Athletic di semua kompetisi dan terakhir mencetak gol di sana dalam kemenangan 2-0 di 2017. (rtr/sm)

Tanpa Rexach, Messi Tidak Akan Jadi Bintang Barca

Lionel Messi

KATA-KATA “ace Argentina” diambil dari kutipan film dokumenter ‘Take the Ball, Pass the Ball‘. Dapatkah Anda membayangkan bagaimana hal-hal yang bisa terjadi bagi Barcelona, jika mereka memilih untuk melecehkan  Lionel Messi? Menurut ace Argentina, hal tersebut sesungguhnya lebih dari sekedar kemungkinan.

Berbicara dalam film dokumenter Take the Ball, Pass the Ball, Messi berbagi pandangannya  tentang kemunculannya menjadi bintang, yang sebenarnya bisa saja terjadi di tempat lain apabila  saran dari pelatih yang tidak ia disebutkan namanya,   diikuti oleh Barcelona.

“Benar-benar rumit untuk menandatangani pemain muda seperti itu dari luar negeri dan harus membawanya ke Barcelona. Charly Rexach lah yang membuatnya terjadi kembali pada hari itu,” kata Messi.

“Setelah dia bertemu dengan saya, dia memutuskan bahwa Barcelona  memang menginginkan saya. Meskipun ada satu pelatih yang tidak menginginkan saya, keputusan itu didukung oleh sebagian besar pelatih  tim muda. Mereka adalah kunci untuk kedatangan saya ke Barcelona,” tambah pemain itu.

 

Carles Rexach dan Messi

Carles Rexach, yang mantan pelatih kepala tim yunior,  mengungkapkan bagaimana dia memaksa para eksekutif Barcelona untuk bergabung dan menerima kedatangan  Messi, yang ketika itu  dia baru berusia 13 tahun.

“Saya berhasil, karena saya tidak mau menerima jawaban. Mereka terus mengatakan kepada saya untuk bersikap mudah dan mencoba untuk menyepakati  orang lain, tetapi saya mengatakan kepada mereka, bahwa Messi luar biasa, bahwa kami perlu mengontraknya,” kata Rexach.

Akhirnya, Barcelona sepakat  memutuskan untuk membayar kedatangan  Messi, dengan memberikan dana untuk segala keperluan Messi termasuk perawatan medis yang membantunya terkait dengan masalah pertumbuhannya. Sisanya, sebagaimana yang mereka katakan, adalah sejarah.***

Luis Enrique pelatih baru Spanyol

 

FEDERASI Sepakbola  Spanyol telah menunjuk  Luis Enrique untuk menjadi pelatih baru tim nasional matador.

Luis Rubiales, presiden federasi, memecat Julen Lopetegui pada malam Piala Dunia, setelah Basque setuju untuk bergabung dengan Real Madrid dan dia menunjuk Fernando Hierro untuk memimpin Timnas Spanyol dalam kampanyenya di Rusia.

Sekarang, Rubiales telah menunjuk  manajer pelatih pengganti permanen, dan mantan pelatih Barcelona menjadi pilihannya.

Quique Sanchez Flores dan Michel masuk dalam  kandidat pelatih,  tetapi Rubiales lebih percaya kepada Luis Enrique – yang bermain untuk La Roja pada 62 kesempatan selama karirnya sendiri – akan menjadi pilihan terbaik dan, dengan demikian, Asturian menjadi bos tim nasional ke-54 .

Hierro, sementara itu,  menghadapi tantangan baru, meninggalkan perannya sebagai pelatih sementara dan sebagai direktur olahraga.

Untuk Luis Enrique, ini adalah posisi pertamanya sejak ia meninggalkan Barcelona pada musim panas 2017, setelah menghabiskan tiga tahun di ruang ganti Camp Nou, di mana ia memenangkan tiga Copa del Reys, dua gelar LaLiga, satu Liga Champions, satu Supercopa de Espana, satu Piala Super UEFA dan satu Piala Dunia Klub FIFA.

Sebelum melatih Barcelona, ​​dia melatih Barcelona B, Celta Vigo dan Roma. Tantangan untuk bos baru Spanyol adalah membawa tim matador untuk  kembali ke puncak pertandingan internasional, karena mereka telah jatuh di babak grup Piala Dunia 2014 dan pada akhirnya 16 besar panggung Piala  Euro 2016 dan di turnamen tahun ini.***

Cristiano Ronaldo Raih Gelar Ballon d’Or 2017

Christiano Ronaldo

KAPTEN tim nasional Portugal, Cristiano Ronaldo, memenangkan penghargaan pesepakbola terbaik atau Ballon d’Or yang kelima sepanjang karirnya, untuk menyamai catatan lima gelar yang diraih Lionel Messi.

Ronaldo menyabet gelar Ballon d’Or dengan mengungguli rival abadinya dari Barcelona, Lionel Messi, dan striker Paris Saint Germain (PSG) asal Brasil Neymar.

Pemain 32 tahun berjuluk CR7 itu meraih gelar tersebut karena menjadi pencetak gol terbanyak Liga Champions musim lalu sekaligus membawa Real Madrid mempertahankan trofi tersebut, dan memenangkan gelar Liga Spanyol.

“Tentu saya merasa bahagia, ini adalah sesuatu yang saya harapkan setiap tahun,” kata Ronaldo pada seremoni penghargaan Ballon d’Or di Paris, dilansir AFP Kamis malam atau Jumat dini hari waktu Indonesia.

“Piala-piala yang dimenangkan tahun lalu membantu saya memenangkan penghargaan ini. Terima kasih rekan satu tim di Real Madrid. Dan saya ingin berterima kasih kepada seluruh pihak yang membantu saya mencapai level ini,” katanya.

Berdasarkan urutan, Messi berada di posisi kedua, Neymar yang menjadi pesepakbola termahal di urutan ketiga, kiper veteran Italia Gianluigi Buffon di urutan keempat dan gelandang Real Madrid Luka Modric di posisi kelima.

Gelandang Chelsea N’Golo Kante menjadi pemain dari Liga Inggris dengan urutan tertinggi di posisi kedelapan. Adapun striker Tottenham Hotspur Harry Kane di peringkat ke-10 dan menjadi satu-satunya pemain Inggris di daftar 10 besar Ballon d’Or.

Ronaldo — yang membantu Portugal lolos ke Piala Dunia Rusia tahun depan — memenangkan Ballon d’Or pertamanya pada 2008 bersama Manchester United kemudian meraihnya lagi pada 2013, 2014 dan 2016. ***

Real Madrid Akhiri Puasa Gelar La Liga

REAL Madrid mengakhiri puasa gelar La Liganya setelah pada laga pekan terakhir musim  2016-2017 menundukkan  Malaga 2-0 yang digelar di  Stadion La Rosaleda,  Senin (22/5/2017) dini hari WIB.

Los Blancos memimpin klasemen  pertama La Liga dengan raihan  poin 93, unggul tiga angka dari Barcelona yang menempati posisi kedua. Pada pertandingan yang digelar  bersamaan, Barcelona menang 4-2 atas Eibar, di Camp Nou.

Madrid tidak membutuhkan  waktu lama  untuk unggul dalam pertandingan penentu ini. Ketika laga baru berjalan dua menit, suporter tim tamu bersorak setelah bintang mereka Cristiano Ronaldo menggetarkan  gawang Malaga setelah sukses  menerima umpan Isco.

Ronaldo merayakan Golnya ke Malaga. AFP

Pada menit ke-14, Real Madrid kembali mendapatkan peluang emas untuk menambah keunggulan. Namun sayangnya,  bola sepakan  Karim Benzema  masih membentur bek Malaga, sehingga  bola berbelok arah ke luar lapangan.

Real Madrid baru dapat  membobol gawang kiper Carlos Kameni selepas kembali dari ruang ganti. Usai menerima service  Raphael Varane,  Benzema akhirnya mencatatkan namanya di papan skor, untuk membawa Madrid unggul 2-0.

Real Madrid tidak mengendorkan  intensitas serangan sekalipun sudah unggul 2-0. Sayangnya  sejumlah peluang pasukan besutan  Zinedine Zidane ini  tidak dapat dikonversi gol. Dengan skor 2-0 untuk El Real, tim ibu kota itupun juara La Liga.

 

Punggawa Real Madrid Ramos, Benzema dan Modric, merayakan gol kedua mereka ke gawang Malaga pada laga terakhir La Liga, Minggu (21/5/17). [Photo: @realmadrid]
Susunan pemain:

Malaga: 1-Carlos Kameni; 24-Luis Hernández, 4-Mikel Villanueva, 15-Federico Ricca, 23-Miguel Torres, 31-Pablo Fornals, 6-Ignacio Camacho, 14-Recio, 19-Sandro Ramírez (9-Charles 69′), 21-Jony (17-Duda 72′), 20-Keko (11-Castro 60′)

Pelatih: Michel

Real Madrid: 1-Keylor Navas; 4-Sergio Ramos, 5-Raphael Varane, 14-Casemiro (16-Kovacic 66′), 12-Marcelo, 23-Danilo, 8-Toni Kroos, 19-Luka Modric, 22-Isco (10-James Rodriguez 66′), 7-Cristiano Ronaldo, 9-Karim Benzema (21-Alvaro Morata 73′)

Pelatih: Zinedine Zidane

Wasit: Ricardo De Burgos Bengoetxea

 

 

 

La Liga: Madrid Permalukan Granada 4-0

REAL Madrid mempermalulkan Granada 0-4 dalam laga tandang Los Blancos pada lanjutan La Liga yang digelar di Estadio Los Carmenes, Granada, pada Minggu dinihari WIB.

Dengan kemenangan ini, Madrid masih berada di posisi kedua klasemen sementara dengan 84 poin, sama dengan rival abadinya Barcelona yang memuncaki klasemen karena lebih unggul dalam produktivitas gol. Hanya saja, Madrid masih menyimpan satu pertandingan, karena belum memainkan laga ke-36 yang sudah dijalani Barca.

Tiga menit setelah kick off, Madrid membuka keunggulan melalui James Rodriguez, setelah mendapat umpan silang yang matang dari Vazquez. Dari di depan mulut gawang, James pun tak menyia-nyiakan kesempatan untuk mencatatkan namanya di papan skor.

Rodriguez berhasil menggandakan keunggulan Madrid pada menit ke-11 melalui sundulan kepala, setelah berhasil lepas dari kawalan pemain Granada. Umpan silang Coentrao diselesaikannya dengan sempurna melalui tandukannya.


Pemain muda Madrid, Morota semakin menyulitkan Granada untuk mengejar gol. Pada menit ke-30 Morata sukses menyambar umpan tarik Vazquez di depan kotak penalti. Bola sepakan Morota itu sebelum mengujam ke gawang, sempat membentur mistar.

Morata kembali membukukan namanya di papan skor lima menit kemudian, untuk membawa Madrid unggul 4-0. Gol keduanya itu diraih setelah sukses dalam duel dengan Hongla di dalam kotak penalti. Dari sudut sempit, Morota melesakkan bola tidak mampu dihentikan penjaga gawang Granada, Ochoa.

Hampir saja Granada memperkecil ketertinggalan pada menit ke-79, ketika Hongla melakukan tendangan keras dari sisi kanan pertahanan Los Blanmcos, setelah menerima bola yang dihalau punggawa Madrid. Sayang, tendangannya masih melayang di atas mistar gawang Madrid. Dengan kemenangan ini, Madrid membawa pulang tambahan tiga poin. Madrid berpeluang menggusur Barcelona jika dalam pertandingan ke-36 sukses meraih 3 poin penuh, atau bahkan seri sekalipun.

Susunan pemain dalam laga Granada vs Madrid:
Granada: Ochoa, Foulquier, Hongla, Ingason, Silva, Angban, Krhin (Lomban), Cuenca, Pereira (Entrena), Malle (Agbo), Ramos.
Real Madrid: Casilla, Danilo, Nacho, Ramos, Coentrao, Casemiro (Isco), Kovacic, James, Vazquez (Mejia), Asensio (Benzema), Morata.

Menang, Real Madrid Jaga Asa Juara La Liga

PEMAIN bertahan Real Madrid, Marcelo menyelamatkan Los Balncos dari kekalahan di kandang pasca duel El Clasico di pentas La Liga, untuk mengantongi tiga poin setelah menang tipis 2-1 atas Valencia. Dengan hasil tersebut, anak asuh  Zinedine Zidane itu tetap on the track untuk merengkuh juara liga musim ini.

Cristiano Ronaldo yang pada laga El Clasico gagal membuat goal, kali ini menjadi membuka asa  melalui golnya pada menit ke-27. Ronaldo berpeluang menambah pundi-pundi golnya di babak kedua melalui titik putih. Sayang  eksekusi penalti kapten tim nasional  Portugal ini, digagalkan Diego Alves. Penjaga gawang ini untuk keenam kalinya sukses  menggagalkan eksekusi pinalti ke gawangnya.

Jual beli seranganj antar kedua tim berlangsung menarik. Sesekali diwarnai dengan pelanggaran. Valencia yan terus berupaya menggedor pertahanan Madrid, akhirnya berhasil menyamakan  gol  pada menit ke-82 lewat skema  bola mati dari  tendangan bebas Dani Parejo. Pemain produk  akademi Real itu dilanggar  Luka Modric. Dia berhasil menuntaskan tugasnya dengan baik melalui tendangan yang tak mampu ditepis sempurna kiper Madrid, Navas.

Gol cantik Marcelo. (Foto: onscreen Youtube)

Namun  Marcelo dengan cepat  berhasil memulihkan keunggulan Real. Setelah  bergerak memotong ke dalam dari sisi kiri pertahanan Valencia, dia  lesakkan tendangan  melengkung melewati Alves dengan kaki kanannya. Gol Marcelo menjadikan Real Madrid tetap berada di jalur untuk meraih gelar La Liga pertamanya setelah yang terakhir pada 2012.

Tim Ibukota ini  memuncaki klasemen dengan 81 angka dari  34 pertandingan. Juara  bertahan Barcelona, yang juga berlaga  34 kali, memang dapat merebut posisi Madrid di puncak klasemen, karena  unggul rekor “head to head” mereka dengan Madrid, asalkan dapat mengalahkan rival sekotanya, Espanyol.

(Reuters)

Ronaldo Mandul, Messi Antar Barca Menangi El Clasico

DUEL El Clasico selalu Senin dinihari WIB, berakhir dengan kekecewaan punggawa Real Madrid setelah Lionel Messi berhasil menceploskan gol keduanya di menit ke-90+2. Gol itu memastikan tim Catalan membawa poin penuh dalam tandangnya ke Ibukota. Madrid 2 Barcelona 3!

Bermain di depan penggemarnya, Real Madrid sebenarnya langsung menekan semenjak  menit awal, yang membuahkan gol pertama Madrid melalui  sepakan  Casemiro pada menit ke-28. Namun, hanya butuh lima menit bagi Barca untuk menyamakan kedudukan melalui mega bintang mereka,  Messi. Real Madrid 1-Barca 1.

Barca balik mengungguli Madrid ketika pada  menit ke-73 tembakan  Ivan Rakitic gagal dijakau oleh kiper Navas. Keputusan pelatig Madrid Zidane untuk memasukkan  James Rodriguez, dibayar dengan baik setelah dia berhasil menyamakan kedudukan menjadi 2-2.  Namun, Mesi kemudian menghadirkan mimpi buruk dalam duel klasik tersebut setelah di penggujung pertandingan berhasil menyarangkan gol keduanya.

Pengorbanan Messi yang bermain  hingga berdarah-darah pada laga ini, benar-benar berbuah manis, karena penyerang Argentina itu berhasil memaksakan kemenangan  melalui golnya pada menit-menit akhir.

Pada menit ke-18,  sebuah epakan Benzema, penyerang Madrid, gagal membuahkan hasil. Lantas   Barcelona langsung melakukan serangan. Sayangnya,  umpan jauh Roberto yang dilanjutkan ke  Paco buat  Suarez, gagal dibidikkan dengan sempurna

Madrid sebenarnya secara statistik unggul dalam  jumlah tembakan yang dilepaskan ke  ke gawang Barcelona.  Bintang Madrid, Cristiano Ronaldo misalnya, mengancam gawang Barca pada menit ke-21. Sayang, tembakannya  bisa ditepis Marc-Andre Ter Stegen.

Setelah gol Messi yang pada menit ke-33, pasukan Madrid tampak tampil  ragu-ragu dalam melepaskan umpan, sehingga membikin  mereka seriang kehilangan bola. Namun untungnya,  umpan akhir  tamu mereka juga sama buruknya.

Madrid berupaya memperbaiki keadaan dengan melakukan serangan ke jantung pertahanan Barca. Sebuah tendangan  jarak jauh yang dilakukan Modric pada menit ke-36,  dengan cantik berhasil diselamatkan oleh Ter Stegen.

Sebuah peluang bagi Barca setelah  pada menit ke-40 Suarez sukses  mencuri bola yang kemudian mengumpannya kepada Messi yang lalu dicoba mengembalikannya melalui sebuah  chip. Tembakan Suarez melenceng dari gawang Navas.  Di penghujung babak pertama,  Messi kembali djatuhkan Casemiro, namun gelandang Madrid tersebut tidak diganjar lagi dengan kartu oleh pengadil pertandingan.

 

Selepas dari ruang ganti, Madrid mencoba memperbaiki keadaan. Sebuah umpan Messi pada menit ke 47 berhasil dipatahkan oleh pungawa Madrid, lalu meracik sebuah serangan  balik yang diarahkan ke sisi kanan. Namun, serangan tim Ibukota berhasil dihalau oleh  Pique. Lagi, Madrid mengancam dengan sepakan dari luar  kotak pinalti melalui kaki Kroos, namun lagi-lagi  Ter Stegen berhasil mementahkannya. Ancaman terus dicoba lalukan oleh  Real Madrid dengan memanfaatkan  situasi bola, namun  Ramos dan Ronaldo menjangkau umpan yang disodorkan kepada mereka.

Sebuah blunder nyaris dilakukan Ter Stegen pada menit 51, ketika dia  buru-buru dalam mengeksekusi sepakan gawang. Untungnya,  bola tersebut berhasil dihentikan rekan-rekannya.

Madrid kembali menekan pada menit ke-53 ketika  Marcelo dengan cantik mengumpan  matang kepada Benzema, yang kemudian menanduknya ke  gawang Barca. Namun sayang,  Ter Stegen berhasil menyapu dengan  kakinya untuk menyelamatkan gawang Barca. Semenit kemudian, sepakan voli Carvajal, juga gagal memanfaatkan  bola liar karena tendangannya masih  melambung dari gawang Barca.

Ronaldo tampaknya tidak beruntung pada pertandingan ini.  Sebuah sepakan voli Ronaldo yang memanfaatkan umpan Asensio, pada menit ke-66 masih melebar dari sasaran. Kapten timnas Portugal itu tampaknya  marah dengan kegagalannya itu. Lagi, umpan yang disodorkan  Asensio setelah suskes  meraih umpan terobosan dari Benzema, gagal dimanfaatkan oleh CR-7.

Madrid kehilangan palang pintu pertahanannya setelah  Sergio Ramos García diganjar kartu merah karena melakukan tekel keras kepada Messi. Ramos menjadi pemain terakhir pertahanan Madrid, sekalipun dalam posisi di tengah lapangan, atas pelanggaran itu wasit langsung menghadiahi  kartu merah. Situasi ini cukup berad bagi Zidane, dimana Madrid ketinggalan gol dan harus kehilangan satu pemainnya.

Zidane menarik Benzema pada menit ke-82 dan menggantikannya dengan  James  David Rodríguez Rubio. Tak lama kemudian Madrid menyerang melalui tendangan James dari luar kotak penalti, namun lagi-lagi gawang Barca dapat diamankan Ter Stegen. Madrid bersorak, setelah  James David Rodríguez Rubio berhasil membuat gol penyeimbang pada menit 85. Tanpa  pengawalan yang berarti, James dapat masuk ke  muka gawang Barcelona lantas memberikan sentuhan akhir bolanya untuk membuat gol.  Tapi, kegembiraan Madrid buyar, ketika di penghujung pertandingan Messi mencoploskan gol keduanya.


***