Seminar Ketenagakerjaan, Pendidikan, Pariwisata dan Peluang Usaha di Australia

 Seminar Ketenagakerjaan, Pendidikan, Pariwisata dan Peluang Usaha di Australia

Para pembicara dari IWG dalam seminar sehari tentang tenaga kerja dan pariwisata (foto Ipik)

JAYAKARTA NEWS – Diprakarsai  Indonesia Working Group (IWG) yang berkedudukan di Sydney, Australia, digelar seminar sehari di Hotel Tamarin, Jakarta, Kamis (2/6). Mengusung topik ‘ketenagakerjaan, pendidikan dan pelatihan, pariwisata dan peluang usaha di Australia’, seminar menampilkan 4 orang pembicara yaitu Alan Gerungan (pimpinan IWG dan Ketua Delegasi), George Hovan, Tony Osmani dan Nel Varquez.

Seminar di Jakarta ini telah mendapat restu dari Konsul Jendral  Indonesia di Sydney. “Seminar ini bertujuan untuk mengeksplor lebih jauh potensi yang ada di Indonesia guna menyongsong peningkatan bilateral ‘people to people’ kontak antara  dua negara,” ujar Alan Gerungan.

Dikatakannya, terutama setelah Partai Buruh pimpinan Albanese memenangkan kursi Perdana Menteri Australia beberapa hari yang lalu, hubungan antara Indonesia dan Australia diharapkan semakin baik. Seperti kita tahu, di masa Revolusi fisik,  (1945-1949), banyak kaum buruh dibawah komando partai buruh di negara kanguru tersebut mendukung kemerdekaan Indonesia dimana kapal-kapal milik Belanda dilarang mendarat di Australia.

Dalam pelaksanaannya di Indonesia, IWG menggandeng DPP HP3KI (Himpunan Pimpinan Pendidikan Pelatihan dan Kewirausahaan Indonesia). Sedangkan Tony Osmani dari Aston College Pty Ltd mengemukakan IWG berencana melakukan usaha-usaha meningkatkan beberapa sektor seperti tenaga kerja, pendidikan dan pelatihan  serta pariwisata ke dua negara.

“Australia perlu banyak tenaga kerja asing untuk sektor hospitality seperti chefs, bartender, kitchen hand, room service dan lain-lain,” urainya. Namun, tambahnya, kendalanya calon tenaga kerja kurang cakap berbahasa Inggris yang sesuai standar. “Makanya, kita akan berkoordinasi dengan Dirjen Bina Pelatihan Vokasi dan Produktifitas Kemdikbud Ristek,” imbuhnya.

Di sektor pariwisata yang dikenal sangat seksi, segera harus dikembangkan karena turis Australia senang pantai atau.laut lepas yang bersifat outbond. “Indonesia banyak pantai  dan pulaunya sangat elok. Nantinya IWG fokus kepada para pensiunan yang sehat selain dananya cukup untuk berwisata ke Indonesia,” demikian pungkas Alan Gerungan dalam seminar yang dihadiri banyak peserta dari kalangan muda usia ini. (pik)

admin

Leave a Reply

Your email address will not be published.