Satgas Anti Mafia Bola, Tidak Jelas

Jayakarta News – Keberadaan Satgas Anti Mafia Bola bentukan Mabes Polri makin tak jelas fungsinya dan sebaiknya dibubarkan. Sebab kasus Iwan Budianto yang ditangani Satgas hingga kini tidak berujung, bahkan Iwan Budianto menjadi pelaksanaan Event Organizer Piala Dunia U20.

Dari data yang diperoleh Indonesia Police Watch (IPW), rekan Iwan Budianto, Joko Driyono yang divonis 1,5 tahun penjara karena terbukti menghilangkan barang bukti dalam kasus pengaturan skor, akan bebas bersyarat pada Senin 23 Maret 2020 ini. Demikian disampaikan Ketua Presidium IPW, Neta S Pane dalam siaran persnya, hari ini (22/3/2020).

Joko ditahan Satgas Anti Mafia Bola dan kemudian divonis pengadilan pada 23 Juli 2019. Saat itu, selain memeriksa Joko, Satgas juga memeriksa sejumlah tokoh sepak bola nasional, di antaranya Iwan Budianto. Selain itu Satgas AntiMafia Bola menyatakan, akan melanjutkan kasus yang melibatkan VW, karena ybs adalah gembong atur mengatur skor dan atur mengatur siapa yang akan lolos promosi dan degradasi. Saat ini VW sedang tersandung kasus PDAM di Sidoarjo. IPW mendesak Satgas menuntaskan pemeriksaan VW, agar semua kasus yang menyangkut, Iwan Budianto, Haruna Sumitro, Pieter Tanuri, dll bisa terungkap dan sepakbola nasional bersih dari aksi mafia bola.

Tapi harapan itu tampaknya sulit terwujud karena Ketua Umum PSSI Iwan Bule sudah mengangkat Iwan Budianto sebagai Event Organizer Piala Dunia U-20 di Jakarta pada 2021. Pengangkatan Iwan Budianto itu dinyatakan Ketua Umum PSSI Mochamad Iriawan, di sela-sela Rapat Koordinasi dengan Menpora Zainudin Amali pada 10 Maret 2020. Padahal jauh sebelumnya, pada 16 Februari 2019, Ketua Satgas Antimafia Bola Brigjen Hendro Pandowo menyatakan, pihaknya masih memproses kasus pengaturan skor atau match fixing yang diduga melibatkan Iwan Budianto. Saat itu, Hendro enggan berbicara banyak soal pemeriksaan Iwan Budianto, terkait laporan Mantan Manajer Tim Perseba Super Bangkalan, Imron Abdul Fattah, awal Januari 2019 lalu itu.

Setahun setelah berlalu, ternyata Satgas hanya menjerat Joko Driyono. Ironisnya, menjelang bebas bersyaratnya Joko, figur figur yang pernah diperiksa Satgas kini memegang posisi penting di sepakbola nasional. IPW mempertanyakan alasan Satgas Antimafia Bola mempetieskan kasus ini dan membiarkan para terperiksa menduduki posisi penting di sepakbola nasional. IPW juga mempertanyakan kelanjutan kasus mafia bola dan belum ditetapkannya para terperiksa, seperti Iwan Budianto sebagai  tersangka. Padahal, kasus yang menjeratnya sudah lama naik ke tahap penyidikan. Malah kini Iwan diangkat menjadi event organizer Piala Dunia U20. (*/rr)

‘Corona’ Sudah Lama Ada di Lampung

JAYAKARTA NEWS— Jika masyarakat Indonesia tengah dilanda kegelisahan akibat virus corona, ternyata di Lampung corona sudah hadir puluhan tahun yang lalu. Corona yang satu ini dari waktu ke waktu terus digemari berbagai kalangan. Namanya Corona Diving Club, tempat berkumpulnya para penggiat olah raga bawah air.

“Diving adalah kegiatan menyelam untuk melihat keindahan dunia bawah laut dengan memakai alat pernapasan khusus seperti tabung oksigen,” jelas Ketua Corona Diving Club Lampung, Donny Irawan.

Dijelaskan Donny, menyelam merupakan salah satu olahraga yang berbahaya jika tidak paham mengenai aturan-aturan yang ada. Tapi kalau sudah tahu, pasti akan ketagihan dengan keindahan laut Lampung yang sangat luar biasa ini.

Corona Diving Club di Lampung eksis sejak 5 April 1977–foto istimewa

Menyelam alias diving, terang Donny, mulai dikenal di Indonesia pada era 1970-an. Kala itu menyelam sebagai aktivitas olahraga maupun rekreasi mulai banyak menarik minat masyarakat. Ini menandai lahirnya berbagai perkumpulan menyelam di Indonesia.

“Corona adalah satu perkumpulan selam yang cukup lama kehadirannya di Indonesia. Usia perkumpulan ini lebih dari 35 tahun sejak pendiriannya pada 5 April 1977. Corona Diving Club ini memiliki cabang di Jakarta, Bandung, Semarang, Bali, Belitung, Medan, Kendari, dan Lampung,” tutur Donny.

Para anggota Corona Diving Club Lampung, lanjut Donny Irawan, berasal dari berbagai latar belakang. Mulai dari pelajar, mahasiswa, pekerja kantoran, ibu rumah tangga, anggota kepolisian, tentara, pensiunan, dan sebagainya, mulai dari yang berusia 20-an tahun hingga usia 70-an tahun

Ketua Corona Diving Club Lampung, Donny Irawan–foto istimewa

“Kami menyukai diving karena aktivitas ini sangat menarik. Selain bisa melihat keindahan bawah laut, kami juga mempelajari hal-hal baru dan mengunjungi tempat-tempat baru. Ini bisa menumbuhkan rasa cinta terhadap tanah air dan lingkungan,” terang Donny ketika ditemui di Pulau Tanjung Putus.

Dijelaskan Donny, para penyelam sering berkumpul di Pulau Tanjung Putus yang merupakan base camp Corona Diving Club Lampung. Pulau ini disebut Tanjung Putus dikarenakan pulau ini dahulunya menyatu dengan daratan. Akan tetapi karena erosi maka ujung daratan terputus membetnuk pulau yang hanya dipisahkan beberapa meter saja. 

“Selat kecil yang memisahkan pulau banyak digunakan untuk budidaya ikan laut dalam keramba dikarenakan arus dan ombak yang tenang,” jelas Donny yang juga Ketua Umum Persaudaraan Shoriji Kempo Indonesia Wilayah Lampung dan Ketua SMSI Lampung dan Ketua Serikat Media Siber Indonesia (SMSI) Lampung.

Di depan dermaga Pulau Tanjung Putus kita dapat menyaksikan atraksi ikan beraneka ragam yang akan berkumpul bila ditaburkan makanan roti kering. 

Untuk mencapai Pulau Tanjung Putus wisatawan dapat menempuh perjalanan laut sekitar 60 menit dari Pelabuhan Ketapang, atau sekitar 10 menit dari Pulau Pahawang pada saat cuaca cerah dan gelombang laut kecil. Di Pulau Tanjung Putus terdapat resort dengan kapasitas 60 orang yang dapat disewa dan juga tersedia penyewaan peralatan selam.***ks

Bibit Pesepakbola Unggul SSB Baraya Bhayangkara Kresna

Jayakarta News – Persatuan sepak bola Baraya FC merupakan wadah tempat berkumpulnya para persepakbola profesional yang diperkuat mantan penggawa Persib dan Persikab Bandung. PS Baraya FC didirikan tahun 2010 oleh seorang anggota Satlantas Polri yang berdinas di Polres Bandung berpangkat Aipda, yaitu Aipda Maman Darmansyah.

Maman tekun membina klub lokal Baraya FC sampai saat ini. Hingga Baraya FC pernah menjuarai open turnamen Pusdik Armen Cup 2018 peringkat juara kedua.

Awalnya, Aipda Maman Darmansyah melihat generasi muda di Kabupaten Bandung banyak yang berpotensi. Lalu ia berkoordinasi dengan pelatih dan mantan penggawa legend Persib dan Persikab seperti Usep Munandar (legend Persib), Cucu Hidayat (legend Persib), Zaenal Mutakin (legend Persikab), Anwarudin (legend Persikab) hingga lahir sebuah wadah persepakbolaan untuk usia dini di Kabupaten Bandung. Meski, terbuka juga bagi yang tinggal di luar Kabupaten Bandung.

Nama sekolah itu SSB (Sekolah Sepak Bola) Baraya Bhayangkara Kresna yang bermarkas atau homebase di lapangan Bumi Kresna, Cantilan, Kecamatan Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Seiring berjalannya waktu sekolah itu kini merupakan bagian dari PS Bhayangkara FC.

SSB Baraya Bhayangkara Kresna diresmikan 7 Juli 2019 lalu di lapangan stadion Jalak Harupat, yang berlokasi di Soreang, Simpang Selegong, Kutawaringin, Kabupaten Bandung. Sebagai pendiri, Aipda Maman Darmansyah sekaligus sebagai kepala sekolah. Dan SSB tersebut memiliki sekertariat di Perum Soreang Indah, Blok Z, No. 40 Bandung.

Menurut Maman, saat pembukan SSB Baraya Bhayangkara Kresna dihadiri Kapusdik Intelkam Kombes Pol Faruk, Kasubag Renmin Pusdik Kompol Evan Iswanda, Kasatlantas Polres Bandung Akp Hasby Ristama, Wakil Bupati dan juga Ketua Askab H. Gugun Gunawan, Kadispora H. Slamet, Ketua KONI H. Herda M Ghanihani, KUPTD Mulyana, Manajer Kawah Putih Hendrik.

“Banyak anak-anak usia dini memiliki bakat serta potensi dan minat sepakbola. Karenanya saya berharap dengan adanya SSB Baraya Bhayangkara Kresna ini dapat meningkatkan dan mencetak bibit-bibit pesepakbola handal di Kabupaten Bandung,” ujar Maman.

Siswa Sekolah Sepak Bola Baraya Bhayangkara Kreshna. (ist)
Latihan siswa SSB Baraya Bhayangkara Kresna. (ist)
Aipda Maman Darmansyah, Kepala Sekolah SSB Baraya Bhayangkara Kresna. (ist)

SSB Baraya Bhayangkara Kresna didukung tim KU (Kelompok Umur)  2006 – 2007 coach Endang dan Cucu Hidayat, KU 2008 coach Usep Munandar, KU 2009 coach Deden dan Erik Setiawan, KU 2010 coach Dadang S dan Zaenal Mutakin, KU 2011 – 2012 coach Agus Zaenal Arif.

Murid SSB Baraya Bhayangkara Kresna melaksanakan latihan rutin di lapangan Bumi Kresna Jalan Raya Cantilan, dan lapangan Andika Jalan Raya Katapang Soreang. Jadwal latihan SSB Baraya, Selasa di lapangan Bumi Kresna pukul 14.30 WIB , Jumat di lapangan Andika Katapang pukul 14.30 WIB dan Minggu pagi pukul 07.00 WIB di lapangan Andika.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada Kapusdik Intelkam Kombes Pol Faruk, Kasubag Renmin Pusdik Intel Kompol Evan Iswanda yang telah memberikan sarana dan prasarana lapangan untuk dijadikan arena berlatih sepak bola usia dini,” ujar Maman.

Tak lupa, ia juga berterima kasih kepada H. Gugun Gunawan Wakil Bupati dan Ketua Askab, Mulyana ketua KUPTD yang telah mengizinkan launching SSB Baraya Bhayangkara Kreshna di Lapangan Jalak Harupat, Kabupaten Bandung. Termasuk kepada Yeyen Tumena serta kru yang mensupport SSB itu sebagai bagian dari PS Bhayangkara FC, serta stakeholder lain.

“Tak lupa, terima kasih kepada Kasatlantas Polresta Bandung Akp Hasby Ristama yang dari awal telah mendukung dan memberi suport kepada saya khususnya untuk membina dan membuat wadah sepak Bola usia dini di Kabupaten Bandung,” pungkas Maman. (Agus S)

Dari kiri ke kanan, Aipda Maman Darmansyah, Ipda Ariful, Jajang Mulyana, Sani, Aris (penyiar radio Cosmo FM). (ist)
Dari kiri ke kanan: M Hargianto, Aris Cosmi, Sani, Jajang Mulyana, Aipda Maman Darmansyah, Yeyen Tumena, dan Usep Munandar. (ist)

Suporter Bentrok, Khofifah Minta Maaf

Jayakarta News – Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa menyampaikan keprihatinannya dan permohonan maaf kepada masyarakat Jawa Timur khususnya warga Blitar, atas terjadinya insiden yang melibatkan suporter antar klub saat berlangsung partai semifinal turnamen sepakbola Piala Gubernur Jatim di stadion kota tersebut, Selasa (18/02).

Dalam insiden itu mengakibatkan adanya kerusakan mobil dan motor serta adanya  aparat kepolisian dan supporter yang terluka.

Khofifah mengatakan, mewakili Pemprov Jatim dan pribadi ikut merasa prihatin dan menyampaikan permohonan maaf sebesar-besarnya atas adanya insiden antara supporter Persebaya dan Arema yang terjadi sore kemarin di Blitar.

 “Karena, selain menimbulkan kerusakan tentunya juga menimbulkan kerugian bagi warga sekitar,” tutur Khofifah sapaan akrab Gubernur Jatim saat ditemui di Gedung Negara Grahadi, Surabaya, Selasa(18/2) malam.

Gubernur Jatim Khofifah Indar Parawansa. (foto: poedji)

Khofifah menyampaikan, pihaknya telah meminta Bakesbangpol Provinsi untuk berkoordinasi Bakesbangpol Kab/Kota untuk mendata dampak yang terjadi di masyarakat.

Utamanya, jika terdapat kerusakan tanaman, sawah, rumah, kebun serta  warung. Disamping itu, jika ada yang terluka dan memerlukan perawatan maka pembiayaan sepenuhnya akan ditanggung oleh Pemprov Jawa Timur.

“Saya sudah meminta kepada Kepala Bakesbangpol Provinsi untuk segera mendata dampak kerugian yang ditimbulkan. Dan kami juga akan segera melakukan evaluasi untuk masa-masa yang akan datang,” urai gubernur perempuan pertama di Jatim ini.

Selain itu, Khofifah juga menyampaikan terimakasih sebesar-besarnya kepada para aparat keamanan yang cepat dan sigap bertindak sehingga kerusuhan bisa segera teratasi.

“Terhadap pelaku insiden sepenuhnya diserahkan kepada aparat penegak hukum,” tegas orang nomor satu di Jatim ini.

Khofifah berharap, semua pihak khususnya para supporter bisa saling menahan diri agar tidak merugikan diri sendiri dan masyarakat umum. 

Selain itu, Pemprov Jawa Timur bersama aparatur kepolisian dan TNI akan melakukan langkah-langkah strategis – sinergis  jelang pelaksanaan final Piala Gubernur. Semoga semua pihak dapat membangun suasana persatuan penuh kerukunan di bumi Mojopahit – Jawa Timur. (poedji)

“Liga 1 2020” Tayang Langsung di MNC Sports

Jayakarta News – Pantas untuk dipahami, kenapa Ade Tjendra selaku CEO PT MNC Vision Networks Tbk (MVN) memunculkan kepastian tahan cuaca dalam setiap program tayangan yang disiarkan langsung di MNC Vision, K-Vision, MNC Play dan Vision+ terkait kesepakatan resmi MVN memperoleh hak siar untuk sebanyak 306 pertandingan dari kompetisi sepakbola kasta utama Indonesia, Liga 1 2020 dan selekasnya berlangsung mulai 29 Februari mendatang. Silakan menontonnya melalui kanal MNC Sports 2 dan MNC Sports 1.

Satelit televisi tahan cuaca untuk wilayah Indonesia, jelas menjadi bagian paling krusial karena jangan lagi seperti suatu saat silam menonton laga-laga sepakbola yang fenomenal mendadak buyar karena belum lagi petir menggelegar, namun layar televisi Anda padam padahal listrik tetap menyala.

“Sesuai komitmen MNC Vision Networks untuk selalu memberikan layanan terbaik kepada keluarga Indonesia, kami sangat senang bisa mendapatkan hak siar Liga 1 periode tahun 2020, laga pertandingan sepak bola nasional yang paling dinantikan. Liga 1 2020 ini dapat disaksikan di seluruh platform milik MNC Vision Networks, baik di TV berlangganan berbasis DTH (Direct to Home)/satelit melalui MNC Vision dan K-Vision, broadband internet dan IPTV (Interactive Protocols TV) melalui MNC Play. Selain itu, bagi pelanggan MNC Vision dan MNC Play, Liga 1 2020 juga bisa ditonton pada perangkat mobile melalui layanan TV Anywhere di aplikasi Vision+,” lanjut Ade Tjendra lewat keterangannya.

Ketua Umum PSSI, Mochamad Iriawan yang  ikut hadir jadi bagian kesepakatan resmi penayangan Liga 1 di MVN menyambut gembira dan berapresiasi atas kerjasama Liga Indonesia Baru (LIB) sebagai operator penyelenggara kompetisi tahunan Liga 1 2020 dengan MNC Group, khususnya MNC Vision Networks, yang dapat memberikan akses tayangan dengan platform terlengkap sehingga membuat tayangan Liga 1 tahun ini semakin bisa dinikmati di seluruh pelosok Indonesia, seperti juga diungkapkan Cucu Somantri, Direktur Utama PT Liga Indonesia Baru.

Ketum PSSI M Iriawan dalam kesempatan terbuka juga memohon langsung kepada Executive Chairman MNC Group Harry Tanoesoedibjo supaya kerjasama saling terkait dengan dunia sepakbola di tanah air bisa meningkat lewat sokongan pemberitaan yang memberikan informasi sebar luas tentang program-program kerja PSSI termasuk dengan publik suporter sepakbola untuk terus memperkuat komunikasi dan sinergi dengan semua komponen suporter untuk sama-sama membangun sepakbola Indonesia. di antaranya melalui kegiatan Edukasi Regulasi.

Kerjasama dengan MNC Group, diharapkannya, mampu menjadi tonggak sejarah baru untuk kemajuan PSSI yang berorientasi pada pembangunan kualitas dan prestasi agar semakin jaya serta mantap melangkah menuju arena kompetisi dunia.

Dengan 10 pertandingan yang disiatkan langsung setiap minggunya yaitu pada hari Kamis, Jumat, Sabtu, dan Senin, liga profesional kelas teratas sepak bola di Indonesia ini dapat disaksikan pada kanal MNC Sports melalui platform MNC Vision dan K-Vision sebagai exclusive DTH/Satellite broadcaster, serta MNC Play sebagai non-exclusive IPTV broadcaster. Pelanggan MNC Vision dan MNC Play juga dapat menyaksikan Liga 1 2020 menggunakan layanan TV Anywhere di aplikasi Vision+.

Selain Liga 1 2020, MNC Vision Networks juga mendapatkan hak siar untuk 62 pertandingan Liga 2 2020 yang akan disiarkan sepanjang tahun 2020 dan 4 pertandingan semifinal dan final untuk Liga 1 U-20 musim ini. Bukan hanya liga sepak bola di Indonesia, MNC Vision Networks juga menayangkan liga ternama seperti Serie A, La Liga, disamping sebagai official broadcaster EURO 2020, dan beragam liga sepak bola terbaik dunia lainnya sesuai dengan kampanye MVN sebagai Tempatnya Gila Bola.

Khusus bagi pelanggan MNC Play, menonton bola menjadi lebih seru dengan adanya fitur Time-Shift yang memungkinkan pelanggan melakukan pause, play, dan rewind atas momen-momen seru selama pertandingan. Pelanggan juga tidak perlu khawatir ketinggalan menyaksikan pertandingan, karena fitur Catch-up TV membuat pelanggan dapat menonton hingga 7 hari ke belakang.

Pertandingan awal pekan pertama Liga 1 2020 akan disiarkan langsung mulai 29 Februari 2020, dan diakhiri dengan penyerahan piala kejuaraan yang dijadwalkan berlangsung 31 Oktober 2020. Channel MNC Sports 2 ini terdapat dalam paket Soccer Pack pada MNC Vision dan Soccer Mania pada MNC Play yang berisi berbagai kanal khusus penyajian tayangan sepakbola. (John JS)

Menpora Minta Dukungan Publikasi Agenda Besar Olahraga Indonesia

JAYAKARTA NEWS—Menteri Pemuda dan Olahraga Zainudin Amali membuka Rapat Kerja Nasional (Rakernas) Seksi Wartawan Olahraga (SIWO) se-Indonesia 2020 di Mahakam Convention Room, Banjarmasin, Jumat (7/2). Pembukaan acara tersebut ditandai dengan pemukulan gong oleh Menpora yang  didampingi Ketua Siwo Pusat Agwa Ariwangsa dan Kepala Dispora Provinsi Kalsel, Hermansyah.

“Saya mengucapkan selamat Hari Pers Nasional 2020 kepada teman-teman wartawan khususnya yang tergabung didalam SIWO PWI,” ujarnya. 

Menurutnya, antara olahraga dan wartawan tidak bisa dipisahkan. Tanpa dukungan dari SIWO maka olahraga di tanah air tidak akan berkembang. Informasi pemberitaan perkembangan olahraga di daerah kalau tidak diinformasikan kapada masyarakat, pasti masyarakat tidak akan tahu tentang perkembangan dan prestasi olahraga tanah air. 

Karenanya, pihaknya memohon dukungan untuk bersama-sama membangun olahraga. Tahun ini, katanya, akan ada sejumlah kegiatan di antaranya PON di Papua, juga Olimpiade 2020 di Tokyo di mana Indonesia juga akan turut serta. Selain itu, Indonesia juga menjadi tuan rumah MotoGP di Mandalika NTB.

“Ini merupakan berbagai kegiatan olahraga nasional dan internasional yang ada di agenda pemerintah federasi-federasi. Karenanya kami mohon dukungan dari teman-teman SIWO untuk memberitakan kegiatan-kegiatan olahraga ini,” ujarnya.

Rakernas diikuti 35 pengurus cabang SIWO PWI yang terdapat diseluruh propinsi di tanah air plus Solo, tempat dimana menjadi kota kelahiran SIWO PWI. Turut hadir Ketua PWI Pusat Atal S Depari, Sekjen KONI Pusat TB Ade Lukman. Hadir dalam acara tersebut  Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga H. Mahfudin Nigara. ***/ebn

Soal Persiapan PON Papua 2020, Mendagri juga Soroti Masalah Gangguan Keamanan

JAYAKARTA NEWS— Menteri Dalam Negeri (Mendagri)  Tito Karnavian menghadiri rapat gabungan bersama Komisi I, II, III dan X DPR RI, Panglima TNI, Kapolri dan Kepala BIN, terkait Persiapan Pelaksanaan Pekan Olahraga Nasional (PON) di Papua, Selasa (04/02/2020).

Pada tanggal 29 November sampai dengan 1 Desember 2019, Menteri Dalam Negeri telah melakukan kunjungan ke sejumlah Kabupaten di Provinsi Papua untuk memantau persiapan penyelenggaraan PON XX. Dalam rapat gabungan tersebut, Mendagri menyampaikan kesiapan Papua berdasarkan hasil kunjungannya tersebut.

“Jadi memang dari hasil observasi kami ke sana, yang pertama memang penyelesaian fasilitas yang harus diatensi, venue, terutama di Jayapura, kami sudah mengecek langsung di Timika ada 2 lokasi yang belum selesai, tapi kami lihat progresnya dan ketemu langsung dengan pimpinan proyeknya mereka meyakini betul paling lambat Juli, 2 tempat yang menjadi venue itu akan selesai.”

“Sedangkan Merauke, saya kira sudah siap. Kemudian yang di Jayapura, saya pun sudah sampaikan kepada Pak Menteri PUPR, itu memang Stadion Papua Bangkit memang sangat bagus lokasinya. Letaknya dikelilingi oleh bukit-bukit,” papar Tito sebagaimana dikutip dari rilis Puspen Kemendagri.

Banyaknya orang yang yang terlibat dalam penyelenggaraan PON XX Tahun 2020 secara keseluruhan berjumlah 12.523 orang. Terdiri dari atlet sebanyak 6.442 orang, official  3.221 orang, dan SDM pertandingan (panitia pelaksana, wasit/juri, dewan hakim, technical delegate)  2.860 orang. Oleh karena itu, dari sisi transportasi, Mendagri mengusulkan untuk dapat ditunjang dengan bantuan dari TNI maupun Polri.

Masalah transportasi, ucap Tito,  masih kurang.  Dia menyarankan agar menggunakan bantuan dari TNI/Polri. Bus-bus dan truk-truk dari TNI/Polri dimobilisasi untuk membantu mengatasi masalah transportasi.

Masalah Keamanan

Sesuai dengan Surat Keputusan KONI Pusat Nomor 116 Tahun 2018 Tentang Panitia Inti PB PON XX 2020 Papua, pengamanan pelaksanaan PON XX di koordinir oleh Panglima Kodam XVII Cendrawasih. Rencana Gelar Kekuatan pengamanan terdiri dari TNI sebanyak 4.250 personil, Polri sebanyak 3.500 personil, Satpol PP sebanyak 600 personil, Basarnas yakni 60 personil, sehingga total berjumlah 8.410 personil.

“Perlu ada pengamanan pada saat kegiatan nanti, back up dari Mabes, baik Mabes TNI maupun Mabes Polri, cepat dilakukan back up dengan kekuatan yang cukup, kemudian titik-titik yang sudah diketahui rawan itu bisa meredam dengan cepat,” imbuhnya.

Di samping hampir bersamaan dengan pelaksanaan Pilkada Tahun 2020 yang dilaksanakan di 11 Kabupaten dari 29 kabupaten/kota di Provinsi Papua, Mendagri juga memberikan penekanan penting terhadap aktivitas Kelompok-kelompok tertentu yang dinilainya sebagai salah satu titik kerawanan pelaksanaan PON 2020.

“Kemudian untuk masalah gangguan keamanan, ini kami lihat kerawanan konflik Pilkada. Di Papua tidak ada Pilkada Gubernur, yang ada adalah Pilkada kabupaten, satu di antaranya ada tempat venue yaitu Merauke. Tapi meskipun hanya Merauke ada daerah-daerah lain yang kita anggap cukup rawan sehingga perlu ada pengamanan khusus,” jelasnya.

“Kemudian kelompok yang biasanya menggunakan aksi tanpa kekerasan seperti demo, kemudian kelompok bersenjata. Nah ini, kami kira bisa diatasi dengan penguatan operasi, baik operasi intelijen maupun operasi hukum dan operasi pendekatan,” tegasnya,

Oleh sebab itu, Kemendagri secara khusus memberikan dukungan dalam rangka Penanganan dampak aktivitas Kelompok Kriminal Sipil Bersenjata (KKSB) di Papua, di antaranya adalah sebagai berikut:

Pertama, melakukan bimbingan dan pengawasan terhadap Pemerintah Daerah Papua terutama untuk menjamin penyelenggaraan pemerintahan berjalan normal. Kedua, dukungan atas proses pengelolaan keuangan (pencairan DTT Kabupaten Jayawijaya atas dampak dari peristiwa Wamena).

Ketiga, melakukan koordinasi lintas K/L yang akan memberikan bantuan kepada masyarakat yang terdampak yang dilaksanakan beberapa kali di antaranya pada tanggal 5 November 2019 di Hotel Grand Sartika Wamena bersama dengan tim K/L dengan Bupati dan OPD Jayawijaya, Pemda Nduga, Pemda Lani Jaya.

Keempat, koordinasi peningkatan kesiapsiagaan oleh masyarakat. Kelima, mendorong daerah di luar Papua yang terdapat Mahasiswa Papua untuk pemulihan psikologis atas dampak dari peristiwa-peristiwa sebelumnya (seperti Provinsi Jawa Timur, Kota Malang, Kota Surabaya dll).

Pelaksanaan PON XX Tahun 2020 di Provinsi Papua akan dibuka tanggal 20 Oktober 2020 dan ditutup tanggal 2 November 2020, bertempat di Stadion Papua Bangkit (SPB). Sebagai pembina Pemerintah Daerah, Kemendagri memastikan untuk hadir memberikan pembinaan dan pengawasan untuk menjamin kesiapan pelaksanaan pesta olahraga nasional terbesar di Papua itu sukses dan lancar.***/ebn

RCTI Siarkan Piala Eropa 2020

Jayakarta News – Meneruskan tradisi penayangan siaran langsung turnamen sepakbola empat tahunan UEFA Euro sejak tahun 1996, kini RCTI dan televisi berbayar MNC Vision Network bersiap melaksanakan agenda siaran langsung kejuaraan sepakbola negara-negara Eropa itu secara langsung dari babak penyisihan grup mulai 12 Juni nanti hingga ke final penentuan jawaranya di stadion Wembley, London, Inggris pada 12 Juli 2020. Turki versus Italia sebagai tuan rumah di Grup A menjadi laga pembuka.

RCTI bakal menyiarkan sebanyak 39 pertandingan eksklusif, dan MVN menjanjikan keseluruhan 51 laga siaran langsung untuk masyarakat pemirsa di seluruh Indonesia. Terkait kesempatan khusus yang kembali diperoleh pihak MNC Group untuk menjadi official broadcaster UEFA Euro di tahun ke-16 penyelenggaraannya, CEO RCTI Kanti Mirdiati yang menjagokan juara bertahan Portugal, mengatakan pihaknya dipastikan menggelar pula seremoni pembukaan dan penutupan termasuk tentu perayaan kemenangan negara peraih Piala Eropa tahun ini. Selain itu RCTI menayangkan rangkaian program pendukung termasuk Dahsyatnya Euro 2020, Europhoria UEFA Euro 2020, Fokus UEFA Euro 2020, Road To Final, serta sukacita Nonton Bareng di sejumlah kota.

Luis Figo, sang legenda hidup pesepakbola internasional asal Portugal yang hadir di Indonesia terkait kampanye penyelenggaraan UEFA Euro 2020, menyampaikan pesan kemeriahan turnamen sepakbola negara-negara Eropa ini apalagi untuk pertama kalinya kini dilaksanakan di berbagai stadion dari beberapa negara berbeda yaitu Wembley, London (Inggris); Allianz Arena, Munich (Jerman); Olimpico, Roma (Italia); Olympic, Baku (Azerbaijan); Krestovsky, Saint Petersburg (Rusia); Puskas Arena, Budapest (Hungaria); Arena Nationala, Bukarest (Rumania); Johan Cruyff Arena, Amsterdam (Belanda); San Mames, Bilbao (Spanyol); Hampden Park, Glasgow (Skotlandia); Aviva, Dublin (Irlandia) dan Parken, Kopenhagen (Denmark).

Menyinggung kesan Luis Figo yang tidak menyebutkan Belanda sebagai kekuatan yang telah bangkit kembali, pengamat sepakbola yang juga jurnalis sport Kesit B Handoyo mengingatkan sekarang ada nama besar di barisan pertahanan mereka yaitu Virgil van Dijk yang bermain di Liverpool FC dan pemain muda seperti Frenkie de Jong (FC Barcelona) dan Matthijs de Ligt (Juventus). Menurut dia, meski dirinya menjagokan Jerman namun Belanda sekarang layak masuk perhitungan menjadi juara Eropa lagi setelah sempat sekali saja berjaya di tahun 1988 pada masa kegemilangan striker Marco van Basten.

Kesit juga menyambung komentar Luis Figo, dan meyakini karakter permainan dan kekuatan fisik stamina kini menjadi terlalu penting berperan bukan lagi sekadar taktik dan strategi pelatih. Namun bukan berarti konsep sistem permainan dari era masa lalu bakal hilang begitu saja.

Kesit menilai permainan sepakbola sekarang yang bertumpu soal ketahanan di lapangan tetap memungkinkan pola lama seperti Tiki Taka (Spanyol) dimainkan ulang. “Boleh jadi (kini Tiki Taka) memudar tetap suatu saat dalam salah satu pertandingan suatu waktu muncul kembali.”

Ia membenarkan pendapat Figo tentang konsep strategi yang pernah tren di sepakbola dunia belum tentu menghilang begitu saja karena bisa saja tiba-tiba muncul tergantung situasi di lapangan, karena kalau masih berjalan efektif kenapa pula tidak dipakai lagi. “Meski sekarang boleh jadi sudah mulai banyak pergeseran taktik di lapangan sepakbola,” tambahnya. (john js)

Venue tak Siap, 10 Cabor PON Terancam tak Dipertandingkan

JAYAKARTA NEWS—Sepuluh cabang olahraga (cabor) bakal tidak dipertandingkan pada Pekan Olahraga Nasional (PON) XX di Papua. Provinsi Papua sendiri beralasan, kesepuluh cabor itu tidak siap infrastruktur venue-nya, sehingga mencoret sepuluh cabor. Namun, Komisi X DPR RI masih terus berdiskusi dengan Menteri Pemuda dan Olahraga, agar sepuluh cabor itu tetap dipertandingkan.

 Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih menjelaskan, memang ada problem infrastruktur venue yang tidak siap untuk sepuluh cabor tersebut. Namun, beberapa provinsi yang menjadi peserta PON sangat menyayangkan bila sepuluh cabor itu tidak jadi dipertandingkan. Padahal, provinsi peserta sudah menyiapkan anggaran, pelatihan, bahkan mengikuti seleksi pra-PON.

Wakil Ketua Komisi X DPR RI Abdul Fikri Faqih–foto dpr.go.id

“Ada problem venue yang belum siap, sehingga Gubernur Papua sempat minta diundur. Respon pemerintah pusat, khususnya Kementerian Olahraga, tahun 2020 dipastikan PON terselenggara. Ada pengurangan cabor dari 47 menjadi 37. Padahal, sudah ada yang persiapan bahkan mengikuti pra-PON, dan sudah ada daerah-daerah yang mengeluarkan anggaran,” ungkap Fikri sesaat sebelum mengikuti Rapat Paripurna DPR RI di Gedung Nusantara II, Senayan, Jakarta, Senin (13/1/2020).

Kesepuluh cabor yang diusulkan Pemerintah Provinsi Papua tidak dipertandingkan adalah balap sepeda, ski air, bridge, woodball, gateball, golf, soft tenis, tenis meja, dansa, kriket, dan petanque. Alasan lain pembatalan sepuluh cabor ini adalah terlalu banyaknya volume manusia yang kelak berkunjung ke Papua. Disampaikan Fikri, ada beberapa provinsi yang siap membantu menyelenggarakan sepuluh cabor yang dicoret tersebut. Tentu ini harus merubah regulasinya.

Fikri yang juga Ketua Panja PON Komisi X DPR RI ini mengatakan, Komisi X DPR RI masih terus berkomunikasi dan berdiskusi dengan Menpora untuk mencari solusi. “PON ini untuk pemerataan pembangunan. Dengan ada PON berarti ada pembangunan di situ. Hanya problematika lanjutannya adalah infrastruktur PON tidak digunakan lagi pasca-PON. Di-maintenance juga mungkin tidak,” tutup politisi PKS tersebut.***dpr.go.id/ebn

Rosan Roeslani Ketua Kontingen Indonesia Olimpiade Tokyo

JAYAKARTA NEWS—Rosan Roeslani terpilih sebagai Ketua Kontingen (Chef De Mission) Indonesia pada Olimpiade 2020. Hal itu disampaikan Menpora Zainudin Amali pada konferensi pers terkait penunjukan CdM Indonesia pada Olimpiade 2020 di Tokyo dan Kesiapan Tim Indonesia dalam mengikuti pesta olahraga tersebut.

Rosan Roeslani merupakan Ketua Umum Pengurus Besar Persatuan Angkat Berat, Binaraga, Angkat Besi Seluruh Indonesia (PB PABBSI). Cabang olahraga yang dipimpin olehRosan Roeslani adalah cabang olahraga yang akan diikutsertakan oleh Indonesia dalam Olimpiade 2020.

“Pemerintah dan NOC Indonesia yakin sepenuhnya, bahwa Rosan Roeslani akan mampu menunjukkan kepemimpinannya sebagai CdM Kontingen Indonesia pada Olimpiade tahun 2020. Penunjukan CdM Kontingen Indonesia untuk Olimpiade tahun 2020 ini memang harus jauh-jauh hari dilakukan,” kata Menpora.  

Terkait hal ini, Menpora pun berharap pada Olimpiade tahun 2020 jumlah atlet Indonesia bisa bertambah, meskipun hingga saat ini, Indonesia sendiri baru meloloskan 6 atletnya ke Olimpiade 2020 Tokyo. Sementara ini masih ada 74 atlet Indonesia dari berbagai cabang olahraga lain masih harus terus menghadiri berbagai kejuaraan prakualifikasi hingga April tahun depan guna lolos menuju Olimpiade 2020.  

“Kami sangat berharap agar seluruh cabang olahraga yang akan diberangkatkan ke Olimpiade tahun 2020 untuk sesegera mungkin diperlukan proposalnya, dengan tujuan agar program Pelatnas dapat segera dimulai pada bulan Januari 2020,” kata Menpora yang juga didampingi Sesmenpora Gatot S Drwa Broto, Deputi Bidang Pembudayaan Olahraga Raden Isnanta, Plt. Deputi Bidang Peningkatan Prestasi Olahraga, Chandra Bhakti Staf Khusus Menpora Bidang Pengembangan dan Prestasi Olahraga H. Mahfudin Niagara dan Ketua National Olympic Committe (NOC) Indonesia Raja Sapta Oktohari.

Adapun nama-nama yang sudah lolos Olimpiade 2020 Tokyo adalah, Eko Yuli Irawan dari cabang olahraga angkat besi, Windy Cantika Asih dari cabang olahraga angkat besi, Lalu Muhammad Zohri dari cabang olahraga atletik,  Riau Ega Agatha dari cabang olahraga panahan, Dinanda Choirunnisa dari cabang olahraga panahan, Vidya Rafika dari cabang tembak dan diharapkan dari bulutangkis akan segera menyusul. ***/jpp/ebn