Berdiri Sejak 1751, Umat Buddha Kini Miliki Sejarah Prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio

JAYAKARTA NEWS – Umat Buddha Indonesia kini memiliki sejarah prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio yang terletak di kawasan Jakarta Barat.

Peresmian Sejarah Prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio ini ditandai dengan penurunan kain merah oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili Staf Khusus Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo.

“Mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saya sangat senang dan bangga dengan adanya pembangunan prasasti sejarah Toasebio ini sebagai wujud bakti kepada para pendahulu dan juga sebagai edukasi kepada generasi penerus saat ini untuk dapat mengingat jasa dan budi baik yang dilakukan oleh para sesepuh dimasa sebelumnya,” kata Wibowo Prasetyo di Vihara Dharma Jaya Toasebio, Sabtu (18/6/2022).

Di hadapan ratusan umat Buddha, Wibowo mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawan, termasuk yang telah berjasa bagi Bangsa dan Negara ini pada semua lini kehidupan.

Hal ini, lanjut Wibowo, termasuk di antaranya para sesepuh dan pendiri tempat ini yang sudah mengabdikan dan mendedikasikan diri pada bidang keagamaan dengan cara menghibahkan, membangun dan melestarikan Rumah Ibadah Agama Buddha ini.

“Ada pepatah bijak yang berbunyi ‘Generasi sebelumnya membangun jalan yang akan dilalui oleh generasi yang akan datang’ demikian pepatah mengajarkan kita untuk senantiasa menghargai para sesepuh dan leluhur yang sudah sangat berjasa,”  ujar Wibowo,

“Penghormatan saya kepada 9 (Sembilan) Pendiri yang di tahun 1983 bersama-sama mendirikan Yayasan Wihara Dharma Jaya Toasebio hingga berkembang hingga saat ini bermanfaat bagi umat, warga sekitar dan masyarakat luas,” sambungnya.

Dijelaskan Wibowo, prasasti ini juga akan menjadi sarana mengingatkan pentingnya peduli dan mengerti sejarah, catatan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Sesuai bukti otentik yang ada pada Klenteng atau Wihara Dharma Jaya Toasebio bahwa bangunan ini sudah berdiri minimal di tahun 1751.

Ini berarti Toasebio sudah berdiri minimal 271 tahun lalu, sudah ratusan lalu Toasebio menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Nusantara yang majemuk.

“Selamat kepada para pengurus Toasebio yang sudah mengabdi dan berjasa menjaga kelestarian Rumah Ibadah Agama Buddha yang bersejarah ini.Harapan kami teruslah berkarya bagi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia,” tandas Wibowo didampinggi Plt Dirjen Bimas Buddha Kemenag Nyoman Suriadarma..

Tampak hadir dalam peresmian prasasti, Bhikkhu Sangha, Bhikkhu Dhammasubho Mahathera  Anggota DPR RI Bambang Patijaya, Ketua Yayasan Vihara Dharma Jaya Toasebio Arifin Tanzil, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag DKI Jakarta serta perwakilan ormas keagamaan Buddha.

Selain peresmian Vihara, Wibowo bersama tokoh umat Buddha juga meresmikan Klinik Vihara Dharma Jaya Toasebio dilanjutkan dengan menyerahkan beasiswa dan santunan kepada anak yatim.

Sebelumnya Prasasti Sejarah Vihara Dharma Jaya Toasebio ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas pada 12 Mei 2022 di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta.***/mel

Peringati HUT ke-76 Corps Polisi Militer TNI AD, Korps Baret Biru Kodam XII/Tpr Gelar Ziarah

JAYAKARTA NEWS, PONTIANAK – Memperingati HUT ke-76 Corps Polisi Militer TNI AD (Pomad) 2022, Korps Baret Biru Kodam XII/Tanjungpura melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya, Adi Sucipto, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Upacara dipimpin Komandan Polisi Militer Kodam XII/Tpr, Kolonel Cpm Henry S.P. Simanjuntak, S.H., M.Hum., dan diikuti seluruh personel serta Persit Kartika Chandra Kirana Anak Ranting 5 Pomdam XII/Tpr, Jum’at (19/6).

Danpomdam XII/Tpr, Kolonel Cpm Henry, S.P. Simanjuntak mengatakan, ziarah rombongan ini merupakan wujud penghormatan kepada para Pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan.

“Menyongsong  HUT Pomad, hari ini kita manfaatkan untuk mendoakan arwah para Pahlawan, semoga para pejuang mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Menurut Danpomdam, ziarah ini mempunyai arti yang mendalam, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia saat ini sangatlah mahal dan tak ternilai. Karena perjuangan Pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raganya sampai dengan hari ini kita menikmati kemerdekaan.

“Sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepantasnya kita menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan, karena tanpa peran para pahlawan tentunya negara kita tidak dapat seperti sekarang ini,” ungkapnya. (Pendam XII/Tpr)***/tris

Irdam XII/TanjungpuraTerima Hasil Pemeriksaan Audit Kinerja Periode II  Itjen TNI TA 2022

JAYAKARTA NEWS – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., diwakili Irdam XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Widhioseno menerima laporan hasil pemeriksaan dari Ketua Tim Audit Itjen TNI, Marsma TNI Prabowo, S.A.P., M.M., pada acara Taklimat  Akhir Audit Kinerja Periode II Itjen TNI  TA 2022 di  Wilayah Kodam XII/Tanjungpura yang berlangsung di Gedung Tedy Kustari, Lanud Supadio.

Selain Kodam XII/Tanjungpura turut menerima hasil pemeriksaan Audit Itjen TNI diantaranya, Lanud Supadio dan Lantamal XII/Pontianak. Sebelumnya, pemeriksaan telah dilakukan oleh Tim Audit Itjen TNI mulai 18 Maret sampai 16 Juni 2022 terhadap satuan-satuan jajaran TNI yang ada di wilayah Kodam XII/Tanjungpura.

Irdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Widhioseno saat membacakan sambutan Pangdam XII/Tanjungpura menyampaikan, hasil temuan pengawasan tersebut merupakan tolok ukur kinerja para Komandan Satuan.

Oleh karena itu berbagai temuan dan koreksi yang telah disampaikan oleh Tim Audit Itjen TNI hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri bagi satuan, karena secara objektif diakui masih ditemukan kekurangan yang perlu perbaikan.

“Dari berbagai kekurangan dan kelemahan yang ada, hendaknya dapat dijadikan sebagai pelajaran dan motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik sehingga temuan yang berulang tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Irdam berharap agar satuan yang telah diperiksa oleh Tim Audit Itjen TNI segera merespon dengan menindaklanjuti temuan dan koreksi, baik secara administrasi maupun kinerja di lapangan.

“Saya mengajak kepada kita semua agar berkomitmen  untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan yang ada disertai dengan semangat kerja dan motivasi yang tinggi, guna berhasilnya tugas ke depan,” tutup Brigjen TNI Widhioseno. (tris)

Tingkatkan Layanan Pelanggan, PLN Miliki Aplikasi Canggih ‘Yantek Optimization’

JAYAKARTA NEWS – Sebagai upaya peningkatan pelayanan Petugas Layanan Teknik (Yantek) kepada pelanggan, PLN kini memiliki aplikasi super canggih yang terintegrasi lewat aplikasi PLN Mobile, yakni aplikasi Yantek Optimization.

‘Aplikasi Yantek Optimization merupakan salah satu bagian dari transformasi layanan yang kami lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ungkap Senior Manager Distribusi PLN Kalbar, Muchamad Chaliq Fadli, (15/6/2022).

Menurutnya, aplikasi Yantek Optimization ini mampu memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses layanan, khususnya upaya perbaikan ketika mengalami gangguan listrik di rumah, di kantor, di sekolah, dan lain-lain.

Ia juga menyebutkan bahwa proses pengaduan yang dilakukan oleh pelanggan lewat aplikasi PLN Mobile secara sistem akan diteruskan ke aplikasi Yantek Mobile dan dimonitor lewat Virtual Command Center.

“Dengan adanya Yantek Optimization, pengawasan kami terhadap petugas layanan teknik menjadi lebih ketat, sehingga pelayanan petugas menjadi lebih cepat dan tepat waktu,” tutur Chaliq.

Ia mengatakan bahwa jika petugas lama menangani laporan gangguan, maka pelanggan dapat melaporkan ulang, dan setiap laporan yang masuk dapat dimonitor oleh manajemen unit pelayanan setempat karena ada notifikasinya. Sehingga setiap laporan yang masuk akan termonitor mana yang sudah ditangani dan mana yang belum, termasuk durasi berapa lama waktu penanganan gangguan yang dilakukan oleh petugas.

Diakuinya, dulu saat listrik PLN sering gangguan atau padam, Petugas PLN susah dihubungi, Petugas PLN lama datangnya, tidak ada info mengenai pemadaman, dan ketika melapor terjadi pemadaman, banyak yang ditanyakan oleh Petugas PLN. Kini lewat aplikasi Yantek Optimization, semua kesulitan itu dipangkas habis.

“Dengan Aplikasi Yantek Optimization ini kami berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Tentunya dengan layanan yang lebih cepat, transparan, andal, akurat, efektif, dan efisien,” pungkas Chaliq.(tris)

Kapolda Kalbar: Awasi Aliran yang Dapat Memecah Belah Bangsa

JAYAKARTA NEWS – Kepala Kepolisian Daerah Kalimantan Barat Irjen Pol Suryanbodo Asmoro menghadiri Focus Group Discussion pada Kegiatan Studi Lapangan Isu Strategis Nasional (SLISN) Program Pendidikan Reguler Angkatan (PPRA) LXIII Tahun 2022.

“Arahan Presiden menjadi konsentrasi utama dalam pembangunan dan mengawasi aliran yang dapat memecah bangsa,” jelasnya, Selasa (14/6).

Berpegang teguh pada arahan Bapak Kapolri yaitu pemulihan ekonomi nasional, amankan program prioritas nasional dan optimalkan program presisi dengan mengedepankan pencegahan.

“Dari pencapaian 585 desa mandiri ini berkorelasi dengan peningkatan kesejahteraan sehingga angka kriminalitas menurun,” ucapnya.

Polri ikut serta dalam pembangunan nasional, penanganan Covid-19. Karena berpegang pada asas-asas legalitas, kewajiban, partisipasi, preventif. Saya akan berpegang pada asas tersebut yang sesuai dengan program Bapak Gubernur dalam pembangunan nasional.

“Program Gubernur Kalbar salah satunya menunjang pendidikan, Polda Kalbar bersama yayasan Kemala Bhayangkari daerah Kalbar memohon pada Ketua Umum Bhayangkari untuk mendapat bantuan dalam pembangunan sekolah Kemala Bhayangkari,” ujar Kapolda Kalbar.

Peran Polda Kalimantan Barat dalam pembangunan desa mandiri yaitu meliputi aspek ketahanan sosial, ekonomi, penyelewengan minyak bumi dan ekologi.

“Upaya-upaya yang sifatnya proaktif dan sinergitas akan kita laksanakan,” tutupnya.(tris)

Pengalaman Naik Bus Shalawat, Jemaah: Sangat Nyaman

JAYAKARTA NEWS – Terminal Syib Amir yang menjadi salah satu titik jemput jemaah haji Indonesia setelah beribadah di Masjidil Haram tampak mulai terlihat mobilitas jemaah. Seiring kedatangan jemaah dari Madinah sejak 12 Juni 2022 lalu, bus shalawat sudah beroperasi mengantar jemaah dari hotel ke Masjidil Haram.

Secara berkelompok, jemaah yang sudah menunaikan ibadah bergegas melintas terminal menuju bus shalawat yang berjajar rapi menanti jemaah. Saat itu suhu di Makkah hampir mencapai  40 derajat Celsius, sejumlah jemaah wanita tampak menggunakan topi tudung putih, berlari-lari kecil menuju bus warna merah orange dengan tulisan besar Indonesia

Tampak petugas dengan rompi hijau terang mengarahkan jemaah menuju bus yang sudah siap berangkat. Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi memang menempatkan sejumlah petugas di setiap terminal bus shalawat.

“Alhamdulillah, cuaca panas sekali, tapi pas masuk bus terasa sejuk,” ujar Zainuri, jemaah asal Pati SOC 1 yang tiba pertama di Makkah dari Madinah, dikutip dari Rilis Kemenag, Selasa (14/6/2022).  

Bus yang ditumpangi Zainuri dan tim Media Center Haji (MCH) yang memantau operasional bus tersebut memiliki komposisi kursi dua-dua setiap barisnya. Setelah hampir penuh, bus tersebut bergerak mengantar jemaah ke hotel Kiswah yang berada di Kawasan Jarwal.

Zainuri yang sehari-hari bekerja di Pemerintah Daerah Kabupaten Pati mengaku nyaman dengan fasilitas bus shalawat yang mengantarnya ke Masjidil Haram.

“Busnya sangat nyaman, sejuk, dan saya mengapresiasi petugas di terminal ini mengarahkan kami,meski mereka berada di terik dan panas,” ujarnya.

Selama di bus ia menikmati rute yang dilalui bus menuju hotelnya di Kawasan Jarwal. “Setelah 12 tahun, alhamdulillah Saya beserta isteri dapat menunaikan ibadah haji, semua pelayanan selama di Madinah dan Mekkah membuat kami nyaman beribadah,” terangnya.

Mengantisipasi suhu panas, ia sudah membekali dirinya dengan botol semprotan, sunblock, tambler berisi air zamzam, dan payung kecil yang akan menahan terik matahari langsung.***/mel

Tingkatkan Pemahaman Masyarakat Masalah Kelistrikan, PLN UP3 Sanggau Gelar Sosialisasi

JAYAKARTA NEWS –  PLN UP3 Sanggau terus mengedukasi masyarakat terkait masalah kelistrikan. Khususnya untuk masyarakat yang akan segera menikmati listrik dari PLN. Demikian dikatakan Manager PLN UP3 Sanggau, Muhammad Isra dalam Keterangan Pers, Selasa (14/6/2022).

Diakuinya, ada beberapa oknum yang memanfaatkan ketidaktahuan masyarakat dalam mengurus permohonan pemasangan listrik untuk mengambil keuntungan.   Ia juga berharap agar masyarakat tidak terpengaruh oleh praktik percaloan dalam mengurus permohonan pemasangan baru listrik, yang nantinya akan merugikan masyarakat itu sendiri.

Untuk itu baru-baru ini PLN UP3 Sanggau bekerjasama dengan Pemerintah Kecamatan Pinoh Utara Kabupaten Melawi gelar kegiatan sosialisasi kelistrikan di SMP Negeri 2 Kecamatan Pinoh Utara.

“Selain menyampaikan informasi terkait rencana pembangunan jaringan listrik, melalui kegiatan sosialisasi ini kami juga manyampaikan bagaimana cara melakukan permohonan pasang baru listrik, termasuk syarat serta besarnya biaya yang harus dikeluarkan oleh warga,” ungkap Isra lagi.

Ia juga berharap agar masyarakat tidak terpengaruh oleh praktik percaloan dalam mengurus permohonan pemasangan baru listrik, yang nantinya akan merugikan masyarakat itu sendiri.

“Setelah mengikuti kegiatan sosialisasi ini, kami berharap warga dapat lebih memahami serta mendukung upaya kami dalam memberikan pelayanan kelistrikan kepada masyarakat. Listrik itu milik kita, karena kita juga yang akan menikmatinya,” kata Isra.

Kegiatan sosialisasi kelistrikan tersebut diikuti oleh perwakilan warga Desa Tebing  Karangan, Desa Nanga Man, Desa Merah Arai, dan Desa Sungai Pinang.  Edukasi masyarakat ini terkait masalah kelistrikan sebelum pembangunan jaringan listrik dilaksanakan di empat desa tersebut.

Menurut Camat Pinoh Utara, Sonten, sebelum masuknya listrik ke empat desa tersebut, masyarakat harus diberikan pemahaman agar tidak terjadi kesalahpahaman terkait pembangunan serta pemanfaatan listrik ditempat tinggal masing-masing.

“Saya mengapresiasi upaya PLN dalam memberikan pemahaman terkait masalah kelistrikan kepada masyarakat lewat kegiatan sosialisasi ini. Hal ini menjadi sangat penting mengingat listrik merupakan kebutuhan pokok warga, namun perlu diperhatikan antara manfaat dan bahayanya jika tidak dipergunakan secara benar,” ujar Sonten.

Ia juga menyebutkan bahwa antusiasme warga yang hadir cukup besar, sehingga apa yang disampaikan dalam kegiatan sosialisasi dapat dipahami oleh warga. Ia berharap masyarakat dapat mendukung proses pembangunan jaringan listrik terutama bagi warga yang memiliki pohon atau tanam tumbuh agar dapat ditebang oleh petugas demi kelancaran pembangunan jaringan listrik. (tris)  

Menko PMK Dorong Pemerataan Faskes untuk Tangani Gizi Buruk di Maluku Utara

JAYAKARTA NEWS – Provinsi Maluku Utara masih menghadapi permasalahan stunting dan gizi buruk. Berdasarkan hasil Studi Status Gizi Indonesia (SSGI) 2021, angka prevalensi stunting balita di Maluku Utara sebesar 27,5 persen. Untuk angka prevalensi stunting tertinggi ada di Pulau Taliabu yaitu sebesar 32,5 persen, sementara terendah di Kota Ternate, 24 persen.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengatakan, salah satu penyebab masih tingginya angka stunting dan gizi buruk di Maluku Utara adalah fasilitas dan sarana prasana yang masih kurang memadai.

Di Provinsi Maluku Utara, rumah sakit rujukan penanganan gizi buruk hanya terdapat di beberapa tempat, salah satunya di RSUD Dr. Chasan Boesoerie di Kota Ternate.

Akan tetapi, Provinsi Maluku Utara memilki demografi kepulauan yang penduduknya tersebar, membuat penanganan dan langkah preventif gizi buruk sulit dilakukan.

“Ini kan problemnya spasial. Karena di sini kepulauan. Sekitar ratusan pulau di sini ada penghuninya. Sementara posisi rumah sakit rujukan itu di Kota Ternate dan harus mengcover seluruh pulau-pulau itu,” ujar Muhadjir usai menengok penanganan anak penderita gizi buruk di RSUD Dr Chasan Boesoirie, Kota Ternate, Maluku Utara, Minggu (12/6).

Menko PMK mengatakan, pemerintah melalui Kementerian Kesehatan akan mengupayakan pemerataan fasilitas kesehatan di seluruh wilayah di Maluku Utara. Nantinya, dia akan mendiskusikan dengan Menteri Kesehatan untuk penambahan fasilitas rumah sakit penunjang di seluruh pulau yang ada di Maluku Utara.

“Karena itu saya kira pemerintah melalui Pak Menkes harus membuat langkah-langkah transformatif untuk Maluku Utara bagaimana supaya ada rumah sakit pendukung dari rumah sakit rujukan utama di pulau-pulau yang ada itu sehingga penanganan stunting dan gizi buruk bisa terselesaikan,” jelasnya.

Selain itu, Menko PMK mengatakan, pemerintah juga akan melengkapi fasilitas dan sarana prasarana dari rumah sakit rujukan utama di Maluku Utara yang masih sangat kurang. Misalnya belum ada cathlab untuk penanganan penyakit jantung tidak bisa ditangani dan harus dirujuk di Makassar.

“Ini tentu sangat menyulitkan. Yang penting di sini adalah untuk segera meningkatkan prasarana infrastruktur sehingga rumah sakit (RSUD Dr. Chasan Boesoerie) di Ternate bisa berfungsi sebagai rumah sakit rujukan utama,” pungkasnya.

Dalam kesempatan itu, Menko PMK didampingi Walikota Ternate Tauhid Soleman berkunjung dan membesuk dua anak pasien gizi buruk. Menko PMK juga memberikan paket penambahan gizi untuk ibu dan bayi.

Menko PMK juga menyempatkan berolahraga dan membagikan masker kepada masyarakat di ajang car free day.

Muhadjir Effendy juga menghadiri pelantikan dan rapat kerja Pengurus Wilayah Keluarga Besar Pelajar Islam Indonesia (KB PII) Maluku Utara Periode 2022-2026. Dalam kesempatan itu dia berpesan kepada para pengurus agar melalui organisasi PII aktif mengembangkan SDM, memiliki kontribusi membangun Maluku Utara, dan turut serta memajukan bangsa Indonesia.***/mel

Warga Perbatasan Serahkan Sukarela Senjata Api kepada Satgas Pamtas Yonif 645/GTY

JAYAKARTA NEWS – Satgas Pamtas Yonif 645/GTY menerima satu pucuk senjata api rakitan jenis LANTAK dari warga Dusun Peleng Ds. Sinar Baru Kec. Jagoi Babang Kab. Bengkayang yang diserahkan secara sukarela.

Dansatgas Pamtas RI-Malaysia Yonif 645/GTY Letkol Inf Hudallah, S.H. dalam keterangan tertulisnya di Makotis Entikong Kabupaten Sanggau, Kalimantan Barat, Minggu (12/06/2022) mengatakan, penyerahan secara sukarela senpi rakitan jenis Lantak itu, sebagai bukti kedekatan anggota Satgas dengan masyarakat. Ini merupakan hasil dari kegiatan teritorial yang setiap hari gencar dilakukan anggota Satgas Yonif 645/GTY.

Penyerahan senpi ini bermula ketika 2 personil  Pos Kumba Semunying Dpp Letda Inf Chandra Putra melaksanakan anjangsana ke rumah warga berinisial I.  Mereka menanyakan kondisi kesehatan anak tetangganya yang berumur 2 tahun, sehari sebelumnya telah meminta untuk diperiksa kondisinya karena terkena Muntaber oleh Nakes Pos Kumba Semunying Satgas Pamtas Yonif 645/Gty.

Sambil berbincang, warga berinisial I tersebut menawarkan satu pucuk senjata rakitan jenis Lantak dan memberikan dengan sukarela. Menurut Dansatgas, ini sebagai bentuk rasa simpati kepada Pos Kumba Semunying karena telah memberikan pengobatan kepada anak tetangganya itu. (Tris)

DPRD Kabupaten Sekadau Pertanyakan HGU PT. Finnanta Intiga

JAYAKARTA NEWS – Komisi II DPRD Kabupaten Sekadau menemui Kadis Kehutanan dan Lingkungan Hidup Provinsi  Kalimantan Barat untuk konsultasi  masalah Hak Guna Usaha (HGU) PT. Finnanta Intiga yang terlantar di wilayah Kabupaten Sekadau, khususnya di Belitang Hulu dan Belitang Hilir, Jumat (10/6/2022).

Dalam pertemuan yang ketuai  Komisi II Bambang Setiawan dari Partai PDIP itu dihadiri  Komisi ll DPRD Sekadau, Dinas Ketahanan Pangan (DKP 3) Pertanian dan Perikanan Sekadau  dan  PT.Finantara Intiga.

Bambang Setiawan dan Pemkab Sekadau (Eksekutif) mendorong Pemerintah Provinsi segera menindaklanjuti keluhan masyarakat terhadap HGU PT. Finnantara Intiga yang terbengkalai di wilayah Kecamatan Belitang Hulu, dan Belitang Hilir khususnya, di Desa Semadu, Menawai Lingkau, Desa Sungai Tapah, Seburuk, Terduk Dampak dan sekitarnya.  Agar ada kejelasan status terhadap HGU tersebut karena puluhan tahun terbengkalai akibatnya masyarakat  tidak bisa mengelola lahan tersebut.  “Kami sebagai perpanjangan tangan dan penyambung lidah masyarakat dipandang perlu mengusulkannya ke Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provinsi Kalimantan Barat,”  ujar Bambang.  

Bambang juga mendesak  agar masalah HGU ini di selesaikan  secepatnya. “Jika memang tidak dikembangkan agar dikembalikan saja ke masyarakat atau dikelola oleh Pemerintah Daerah karena ada Areal Pengguna Lain (APL),” tegas Bambang.

PT.Finnatara Intiga menyampaikan juga bahwa pihaknya selama ini sudah berusaha untuk mengembangkan HGU tersebut, namun karena saat ini minat masyarakat lebih kepada perkebunan sawit sehingga pihaknya kewalahan mengembangkan lahan tersebut. “Kesimpulannya agar  segera diterbitkan Surat Tata Batas,  kemudian dikirim ke Pemerintah Kabupaten, PT. Finnantara Intiga dan tembusan ke Kementerian Kehutanan,”  ujar Bambang Setiawan. (Tris)