Bantu Korban Gempa Mamuju, Kemensos Kirimkan Bantuan Logistik dari Makassar dan Palu

JAYAKARTA NEWS, MAMUJU – Kementerian Sosial bergerak cepat merespon kejadian gempa di Mamuju, Sulawesi Barat. Atas arahan Menteri Sosial Tri Rismaharini, telah dikirimkan bantuan logistik beberapa jam setelah kejadian gempa.

Bantuan logistik dikirim dari Gudang Regional Timur di Makassar, Rabu (08/06) dan Gudang Sentra Nipotowe di Palu pada hari yang sama.

Dari Gudang Regional Timur Makassar bantuan berupa makanan siap saji sebanyak 1000 paket, makanan anak 800 paket, lauk pauk siap saji 1000 paket, selimut merah 500 lembar, kasur 100 unit, sandang dewasa 100 potong, dan velbed 100 buah set. Bantuan lain adalah tenda serbaguna keluarga 12 unit, tenda keluarga 25 unit, dan matras 100 lembar.

Selanjutnya bantuan berupa sandang bayi 500 paket, sandang dewasa 200 paket, family kit 100 paket, kids ware 100 paket, peralatan dapur keluarga 100 paket, dan pembalut wanita 500 paket.

Adapun bantuan logistik dari Sentra Nipotowe berupa makanan siap saji sebanyak 1000 paket, makanan anak 800 paket, lauk pauk siap saji 500 paket, selimut merah 500 lembar, kasur 100 unit, sandang dewasa 200 potong, dan velbed 50 buah set. Bantuan lain adalah tenda serbaguna keluarga 20 unit, tenda keluarga 100 unit, dan matras 100 lembar.

Selanjutnya bantuan berupa sandang bayi 500 paket, sandang dewasa 200 paket, family kit 100 paket, kids ware 100 paket, peralatan dapur keluarga 100 paket, pembalut wanita 500 paket, toilet portable 2 unit, dan genset general 1 unit.

Atas arahan Mensos, personel Taruna Siaga Bencana (Tagana) Mamuju dengan dibantu dari wilayah sekitarnya, telah diaktivasi sejak bencana terjadi.

“Bantuan logistik sudah dikirim menuju lokasi terdampak gempa. Kita bergerak cepat agar bantuan segera diterima warga” katanya (09/06).

Sejak bencana terjadi, Kemensos melalui Tagana telah melaksanakan tugas bantuan penanganan bencana. Bersama unsur-unsur penanganan bencana lainnya. Tagana membantu evakuasi penyintas bencana terutama kelompok rentan dari lokasi kurang aman ke lokasi yang lebih aman, membantu mendata dampak bencana, dan menyalurkan bantuan logistik.

Untuk memenuhi kebutuhan makanan, Kemensos telah mengaktivasi dapur umum yang memiliki kapasitas menyediakan 700 nasi bungkus/hari.

Untuk memberikan kenyamanan dan keamanan, Kemensos juga telah mendirikan tenda dan sudah dimanfaatkan oleh pengungsi. Pagi ini dilakukan pendirian tenda tambahan. Sementara ini, terdapat sekitar 1100 jiwa masyarakat mengungsi di Stadion Manakarra.

Kemensos juga tengah menyiapkan tim Layanan Dukungan Psikososial (LDP) untuk mengatasi dampak psikologis yang dihadapi korban.

Selanjutnya Kemensos masih menunggu laporan resmi dari pemerintah daerah terkait dengan jumlah korban luka atau meninggal dunia. Kepada korban luka akan diberikan bantuan.

Sebelumnya gempa bumi dengan magnitudo (M) 5,8 mengguncang Mamuju, Sulbar. BMKG mencatat gempa terjadi sekitar pukul 12.32 WIB, Rabu (8/6/2022).

Lokasi titik gempa berada di koordinat 2,74 derajat Lintang Selatan (LS) dan 118,54 derajat Bujur Timur (BT) dengan pusat gempa berada di 43 km arah barat daya Mamuju di kedalaman 10 km.  “Gempa ini tidak berpotensi menimbulkan gelombang tsunami,” tulis keterangan dalam Twitter resmi BMKG, Rabu.***/mel

Bertemu Paus Fransiskus, Menag Sampaikan Undangan Presiden Jokowi

JAYAKARTA NEWS, VATIKAN – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas hari ini beraudiensi dengan Paus Fransiskus di Vatikan. Menag Yaqut Cholil menyampaikan undangan Presiden Joko Widodo kepada Paus Fransiskus untuk berkunjung ke Indonesia.

“Saya ingin menyampaikan undangan Presiden Joko Widodo kepada Yang Mulia untuk datang berkunjung ke Indonesia,” ujar Menag saat diterima oleh Paus Fransiskus di Vatikan, Rabu (8/6/2022).

“Indonesia mampu menjaga toleransi dan perdamaian antarpemeluk agama, termasuk ratusan umat agama lokal. Kami ingin mengundang Yang Mulia untuk melihat keberagaman ini di Indonesia,” sambungnya.

Menag juga menginformasikan kerinduan umat Katolik kepada Paus Fransiskus untuk datang ke Indonesia. Menag menyampaikan salam dari para Uskup Agung dan Uskup Indonesia. Mereka berdoa untuk kesehatan Paus Fransiskus dan berharap dapat datang ke Indonesia.

“Kami berdoa dan berharap kesehatan dan kemakmuran yang baik untuk Yang Mulia. Kami percaya dan menghargai persaudaraan sebagaimana Yang Mulia percaya untuk menciptakan dan memelihara perdamaian di Indonesia,” tandasnya.

Undang Paus Fransiskus ke Indonesia

Hari pertama kedatangannya, Menag menyapa warga negara Indonesia (WNI) yang tinggal di Vatikan dan Roma. Di antara mereka adalah biarawati, pelajar, mahasiswa, serta para pekerja. Acara pertemuan ini diselenggarakan oleh KBRI Vatikan, Selasa (7/6/2022), pukul 19.30 waktu setempat. Pertemuan ini dibuka Duta Besar Indonesia untuk Vatikan, Laurentius Amrih Jinangkung. Hadir juga dalam pertemuan ini, Ketua Umum PBNU KH Yahya Cholil Staquf.

“Tujuan kunjungan kami ke Vatikan mengundang Paus Fransiskus untuk menyapa umat Katolik dan menyaksikan keragaman yang dimiliki Indonesia. Sebelum pandemi Paus berencana datang ke Indonesia tapi batal karena pandemi,” ujar Menag Yaqut.

Gus Men, panggilan akrabnya, menjelaskan bahwa Kementerian Agama telah mencanangkan tahun 2022 sebagai Tahun Toleransi. Pencanangan ini menjadi salah satu wujud komitmen kuat dari pemerintah untuk senantiasa merawat toleransi, baik toleransi sosial, agama, maupun politik. Hal itu, kata Menag, menjadi modal sosial yang sangat penting untuk membangun bangsa.

 “Kita ingin menjadikan Indonesia sebagai barometer kehidupan keberagamaan yang rukun dan harmoni dalam keberagaman, serta masyarakatnya toleran dan saling menghargai perbedaan,” pesannya.***/mel

Konsumsi Jemaah Haji Dimasak Chef Indonesia

JAYAKARTA NEWS, MADINAH – Menyediakan makanan dengan cita rasa nusantara bagi jemaah haji Indonesia menjadi salah satu upaya yang dilakukan oleh Kementerian Agama. Langkah yang dilakukan adalah memastikan konsumsi jemaah dimasak oleh chef asal Tanah Air.

Salah satu chef tersebut adalah Muhammad Efendi (29). Pria asal Lombok Tengah NTB ini bertugas meracik citarasa makanan khusus untuk jemaah haji 2022. Ia sudah lima tahun berada di Madinah Arab Saudi bekerja menjadi chef. Awalnya memang seorang TKI. Ia bersyukur makanan racikannya bisa dinikmati oleh para tamu Allah.

Efendi, begitu karib disapa, bekerja di perusahaan atau Dapur Al Ahmadi Catering Madinah, yang sudah berdiri sejak tahun 2000. “Awalnya saya asisten Chef. Alhamdulillah, sekarang chef,” kata Efendi saat ditemui tim Media Center Haji (MCH) Daker Madinah di sela-sela kegiatan memasak untuk Jemaah Haji Indonesia, Senin (6/6/2022).

“Saya khusus untuk mantau tangani sayur mayur,” sambungnya.

Dia mengaku, bisa melayani makan para tamu Allah menjadi kebanggaan tersendiri. “Saya sangat senang sekali bisa melayani makan jemaah haji. Saya berkomitmen akan memberikan pelayanan memuaskan. Mereka adalah tamu Allah,” katanya berkaca-kaca.

Sebelumnya, Efendi pernah melaksanakan tugas yang sama pada 2017. Saat itu, dia juga menjadi juru masak bagi jemaah haji Indonesia. “Berkahnya saat itu, saya sekaligus bisa melaksanakan haji. Karena masak makanan saat jemaah haji berada di Arafah dan Mina,” jelasnya.

Tahun ini, Efendi memang tidak bisa haji. Karena memang tidak ada jatah untuk bagian katering. “Alhamdulillah, saat ini tetap bisa melayani tamu Allah untuk makanannya,” ujarnya.

Secera rinci, Efendi menyampaikan bahwa di perusahaan Al Ahmadi Catering itu, karyawan asal Indonesia ada enam orang. Total ada 60 orang dari beberapa negara. Ada dari NTB, dua orang asal Madura. “Yang paling lama kerja di Madinah, ada yang sudah 10 tahun. Kalau saya baru 5 tahun,” katanya.

“Harapan saya, semoga bisa memberikan pelayanan yang memuaskan. Sehingga tamu Allah merasa senang,” lanjutnya.

Sementara itu, Perusahaan Al Ahmadi Catering, milik dari beberapa orang pengusaha katering. Di antara pemiliknya adalah, Abu Bakar Al Ahmadi, Ubaidillah dan Yaser.

Menurut Abu Bakar, Kebutuhan karyawan di perusahaan atau Dapur miliknya tergantung pada pesanan atau jumlah jemaah haji atau umrah yang pesan. Jika banyak, otomatis menambah karyawan. “Karyawan tergantung banyak pesanan atau melayani jemaah. Kondisional,” katanya.

Makanan jemaah haji yang ditangani oleh Al Ahmadi Catering, adalah makan pagi dan siang. “Makan pagi dengan siang saja. Pagi jam 6 pagi. Siang jam 12.00. sebelum jam itu sudah harus ada di hotel. Sudah harus didistribusikan ke hotel,” terangnya.

Kekuatan makanan hanya mampu 4 sampai 6 jam saja. Mayoritas bumbu dan citarasanya harus khas makanan Indonesia. Rempah-rempah banyak dari Indonesia. “Tahun ini ketentuan dari Indonesia sangat bagus sekali. Sudah terinci menunya harus seperti ap. Bagus Indonesia,” kata pria yang kini tinggal di Singapura.

Abu Bakar menambahkan, pihaknya juga tidak mau ambil pesanan katering banyak untuk JCH Indonesia. Biar bisa berbagi dengan katering lainnya. “Saya disini betul-betul jaga kualitas. Makanannya bisa dinikmati sendiri. Tahun ini saya hanya menangani 13 ribu jemaah. Dari tanggal 6 sampai 28 Juni. Kita harus berbagi biar berkah,” kata pria kelahiran Malaysia itu.***/mel

Wakil Presiden Serahkan Bantuan Kewirausahaan, Berharap Tingkatkan Kesejahteraan Lansia Produktif

JAYAKARTA NEWS – Hari Lanjut Usia Nasional (HLUN) ke-26 masih diperingati di beberapa daerah, yang terbaru berlangsung di Kabupaten Lumajang dan Kota Surabaya. Wakil Presiden RI Ma’ruf Amin hadir dalam acara yang berlangsung di kedua kota tersebut.

Kehadirannya dengan didampingi Menteri Sosial Tri Rismaharini sebagai bentuk penghormatan kepada lansia. Selain itu, Wapres juga menyerahkan bantuan sembako dan bantuan kewirausahaan dari Kementerian Sosial kepada penerima manfaat.

Di Lumajang, Wapres Ma’ruf Amin menyerahkan bantuan sosial kepada 50 penerima manfaat yang terdiri dari lansia, KPM Program Keluarga Harapan (PKH) dan Bantuan Pangan Non Tunai (BPNT) dengan total bantuan Rp80.000.000. Bantuan tersebut terdiri dari bantuan ATENSI, PKH, BPNT dan BLT Minyak Goreng. Demikian laman Kemensos, Jumat (3/6/2022).  

Setelah menyerahkan bantuan di Kabupaten Lumajang, Wapres bertolak ke Kota Surabaya untuk menyerahkan bantuan sosial di kota pahlawan. Di sini, Wapres menyerahkan bantuan sosial kepada 50 lansia. Total bantuan yang diberikan senilai Rp82.893.600, terdiri dari bantuan ATENSI, PKH, BPNT dan BLT Minyak Goreng.

“Hari ini saya menyerahkan bantuan sosial dan bantuan pemberdayaan. Semoga dengan pemberdayaan ini bisa mempercepat kesejahteraan penerima manfaat,” kata Wapres Ma’ruf Amin di Alun-alun Kota Surabaya (2/6).

Bantuan ATENSI yang menjadi salah satu komponen bantuan sosial diberikan kepada 10 lansia di Kabupaten Lumajang dan 10 lansia di Kota Surabaya. Bantuan kewirausahaan yang diberikan yaitu untuk usaha warung klontong, warung nasi, warung kopi, dan jualan somay keliling.

Mensos juga menyampaikan bahwa Kementerian Sosial tidak hanya sekedar memberikan bantuan sosial. “Ada bantuan modal usaha untuk keluarga tidak mampu. Mereka diharapkan tidak hanya terima bansos, tapi juga bisa usaha dengan bantuan pemberdayaan,” kata Mensos Risma.

Selain itu, juga diberikan bantuan ATENSI untuk dua orang penyandang disabilitas. “Ada yang disabilitas netra. Dia memang sudah rutin melakukan pijat. Tapi kita coba berdayakan istrinya dengan memberikan usaha kelontong untuk istrinya,” kata Mensos. 

Dengan mengaktivasi “mesin kedua”, diharapkan penghidupan penerima manfaat tersebut semakin baik. Pemberian bantuan ini berdasarkan hasil asesmen yang telah dilakukan oleh UPT Kementerian Sosial yaitu Sentra Mahatmiya Bali dan Sentra Terpadu Prof. Dr. Soeharso Surakarta terhadap lansia penerima bantuan.

“Saya berterima kasih, dapet bantuan dari Kemensos. Saya jualan karena masih bantu biayain cucu-cucu di rumah. Nanti kalau saya sudah tidak kuat, anak saya yang akan teruskan jualan,” kata Koestini, lansia 70 tahun.***/mel

Menko PMK: Tenun Ikat Khas Lio Warisan Budaya Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Ende merupakan salah satu tempat bersejarah dimana Bung Karno pernah diasingkan oleh Belanda. Selain bernilai sejarah, Ende juga mempunyai banyak potensi yang masih perlu dioptimalkan seperti pariwisata, kerajinan tenun, dan sumber daya alamnya.

Kunjungan Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy ke kota Ende untuk mengikuti rangkaian kegiatan upacara peringatan hari Pancasila pada 1 Juni 2022. Pada upacara tersebut, Menko Muhadjir diberikan amanat sebagai pembaca doa.

Menteri Koordinator Bidang Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK) Muhadjir Effendy mengunjungi salah satu desa yang ada di Kabupaten Ende yaitu Desa Manulondo.

Desa Manulondo merupakan desa di Kecamatan Ndona, Kabupaten Ende, Nusa Tenggara Timur terkenal dengan tenun ikat khas Lio dan tergabung di dalam Kelompok Tenun Ikat Asli Kapokale yang dihasilkan dari tangan-tangan perempuan desanya.

Menurut Menko Muhadjir kerajinan tenun ikat ini perlu perlu dilestarikan dan dikembangkan sehingga wisatawan baik domestik maupun mancanegara dapat mengenal dan menggunakan kain tenun ikat ini.

“Kerajinan Tenun Ikat merupakan warisan kekayaan dari indonesia khususnya di wilayah Ende ini, sehingga perlu dilestarikan dan dikembangkan yang mana nantinya wisatawan-wisatawan yang datang dapat menggunakan kain tenun ikat ini,” ujar Muhadjir dalam laman Kemenko PMK, Rabu (1/6/2022).  

Disela-sela kunjungannya, Menko Muhadjir juga berdialog dengan warga sekitar untuk mengetahui apa saja yang dibutuhkan oleh warga Desa Manulondo untuk melestarikan kebudayaan tenun ikat  sehingga bermanfaat untuk kemajuan desa kedepannya.

“Dengan adanya masukan-masukan dari warga ini, saya akan catat dan coba teruskan kepada Kementerian/Lembaga terkait karena ini sangat penting untuk kemajuan Desa Manulondo kedepannya,” ucap Muhadjir.

Ada beberapa masukan dari warga sekitar terkait dengan pembaruan fasilitas sarana dan prasarana yang layak dalam pembuatan kain tenun ikat ini sehingga kualitasnya dapat terjaga.  

Kunjungi pembangunan Gereja Santo Donatus Bhoanawa

Setelah mengunjungi Desa Manulondo, Menko Muhadjir juga melihat pembangunan Gereja Santo Donatus Bhoanawa. Gereja tersebut merupakan bangunan gereja pertama di Indonesia yang dibangun menggunakan bata interlock berbahan limbah batu bara atau Faba.

Pembangunan gedung gereja tersebut masih sedang berjalan dan sudah menghabiskan kurang lebih 40 ribu bata interlock Faba. Pembangunan gereja Santo Donatus Bhoanawa ditargetkan rampung di tahun 2022 ini.

Pada kunjungannya tersebut, Menko PMK turut pula didampingi oleh Wakil ketua DPRD Kabupaten Ende Oktavianus Mo’a Mesi dan Anggota DPRD Kabupaten Ende Vinsen Sangu.***/mel

Direktur MURI Aylawati Sarwono Kagumi Hasil Kerajinan Rakyat Sulawesi Tenggara

JAYAKARTA NEWS – Selain terkenal dengan wisata bahari, Sulawesi Tenggara ternyata terkenal dengan berbagai kerajinan tangan sepert emas dan perak serta kain tenun dengan berbagai motif, misalnya Tolaki, Muna, Buton dan Bombana, yang cukup laris dan digemari para wisatawan baik dalam negeri maupun manca negara.

Banyak tamu-tamu dari luar daerah yang membeli langsung ke pusat penjualan kain khas daerah dan juga ke pengrajin perak dan emas di Kota Kendari seperti yang dilakukan rombongan dari MURI Jakarta.

“Kita semua sangat kagum dan memborong hasil kerajinan rakyat berupa kain tenun, kerajinan perak dan juga emas,” ujar Direktur MURI Aylawati Sarwono, Selasa (31/5).

Ditegaskannya, kain tenun nyatanya menjadi salah satu bentuk warisan leluhur yang hingga saat ini dapat menyesuaikan dengan perkembangan jaman, sesuai gaya hidup dan fashion yang tidak hanya dibutuhkan oleh masyakarat Indonesia, melainkan juga masyarakat dunia.

Kain tenun khas dari Sulawesi Tenggara sendiri terkenal dengan motif Tolaki. Tenun Tolaki merupakan primadona kain tenun khas Sulawesi Tenggara. 

“Ternyata tradisi menenun masih berkembang di masyarakat Sulawesi Tenggara, tentu hal ini karena kecintaan masyarakatnya terhadap kain tradisional tersebut,” ujar Christina Flowerdew, salah satu pencinta budaya dari MURI.

Sementara, untuk kerajinan perak berbeda dengan Yogyakarta, kerajinan perak di Kendari disebut “Kendari Werk” atau yang berarti karya Kendari dalam bahasa Belanda. 

Pembuatan perak tradisional ini sama sekali tak ada sentuhan mesin serba otomatis. Semuanya mengandalkan kelihaian tangan.Mulai dari pengerjaan batangan perak hingga pemolesan akhir.

“Ukiran perhiasan perak dan emasnya sangat detail dan rapih,” ujar Christina.***/mel

Kombinasi Batik dan Sutra Thailand Tampil pada Grand Thai Silk Fashion Extravaganza 2022 di Bangkok

JAYAKARTA NEWS – Duta Besar RI Bangkok Rachmat Budiman dan Ibu Riet Rietanty Budiman memperagakan rancangan Kombinasi Batik dan Thai Silk. Peragaan itu  berlangsung di hadapan sekitar 700 penonton pada  “Grand Thai Silk Fashion Extravaganza 2022” yang digelar di Royal Thai Navy Convention Hall-Bangkok baru-baru ini.

Dalam keterangan Pers Kemenlu, Selasa (31/5/2022) dijelaskan, busana yang diperagakan itu adalah rancangan mahasiswa dari Uttaradit Vocational College dan tim KBRI Bangkok.

Kemeriahan fashion show pada malam itu diawali dengan penampilan 14 permanent secretaries (sekretaris jenderal) dari 14 kementerian dan lembaga di Thailand yang secara terus menerus mendukung promosi sutra Thailand ke dunia internasional. Kemudian dilanjutkan dengan penampilan para Honorary Model yang terdiri dari para Duta Besar dan pendamping, Deputy Chief of Mission, perwakilan Kedutaan Besar asing serta honorary consul negara asing untuk berbagai perwakilan di Thailand.

Pada saat penampilan Duta Besar Rachmat Budiman dan istri pada fashion show tersebut ditampilkan latar belakang video promosi Candi Borobudur dan berbagai objek pariwisata di Yogjakarta. Kesempatan tersebut sekaligus dimanfaatkan untuk lebih memperkenalkan kota Yogyakarta sebagai kota Batik Dunia kepada para kalangan diplomatik dan tamu internasional lainnya.

Persiapan pembuatan pakaian yang diperagakan oleh Duta Besar dan istri tersebut  dilakukan melalui  pertemuan langsung antara tim dari Uttaradit Vocational College dan tim KBRI Bangkok. Sebelum memulai rancangan, para mahasiswa dan tim diminta oleh panitia untuk melakukan riset mengenai budaya dan kekayaan tekstil Indonesia yang cocok dipadukan dengan kain sutra dari Thailand. Berdasarkan hasil riset tersebut, maka disepakati kombinasi kain Batik Indonesia dengan sutra Thailand dalam pakaian yang dikenakan Duta Besar dan Ibu Riet Ritanty Budiman.

Deputi Perdana Menteri Thailand Wissanu Krea-Ngam hadir dan membuka secara resmi pagelaran “Grand Thai Silk Fashion Extravaganza 2022” dengan didampingi oleh Menteri Kebudayaan Thailand, IItthiphol Khunpluem dan sejumlah pejabat tinggi lainnya.

Disampaikan bahwa walaupun dalam kondisi pandemi dan sempat tertunda beberapa kali, namun upaya untuk mempromosikan sutra Thailand sebagai soft power negeri ini ke dunia internasional terus dilaksanakan. Deputi Perdana Menteri Thailand menyampaikan apresiasi kepada kalangan diplomatik yang telah berpartisipasi dalam kegiatan tersebut dan menyampaikan bahwa kegiatan kali ini sangat khusus karena sekaligus untuk memperingati ulang tahun Ratu Sirikit ke-90. ​

Pagelaran akbar yang diorganisir oleh yayasan H.E. Ratu Sirikit Thailand pada tahun 2022 mengambil tema the 11th Celebration of Silk-Thai Silk Road to the World 2022. Dalam upaya meminimalisir penyebaran Covid-19, maka kegiatan pada tahun ini dilaksanakan dengan menerapkan protokol kesehatan yang ketat antara lain melalui kewajiban test ATK dan penggunaan masker selama kegiatan.***/mel

Eny Yaqut: Mari Ramaikan Ruang Medsos dengan Konten Moderasi Beragama

JAYAKARTA NEWS – Penasihat Dharma Wanita (DWP) Kemenag Eny Retno Yaqut mengajak seluruh pengurus dan anggotanya untuk turut meramaikan jagat maya dengan konten moderasi beragama dan konten positif lainnya.

Menurutnya, kebutuhan ini sangat mendesak. Mengingat tingkat keingintahuan anak sangat tinggi. Mereka adalah pengguna internet terbesar.

“Jangan sampai konten dunia maya diramaikan oleh orang-orang yang tidak bertanggung jawab yang kelak mereka akan merusak anak-anak kita,” demikian disampaikan Eny Yaqut dalam acara Pembinaan Aggota Dharma Wanita Persatuan di Lingkungan Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Bandung, Selasa (31/5/2022).

Di hadapan ratusan peserta dari 27 kabupaten/kota di Jawa Barat yang hadir secara daring maupun luring, Eny mengingatkan bahwa masalah sosial saat ini, seperti: ekstremisme, intoleransi, kekerasan pada anak, tinggi tingkat perceraian, dapat terjadi secara massif oleh karena pembiaran.

“Maka kita tidak boleh melakukan itu. Kita harus menjadi bagian dari yang menyelesaikan masalah. Kita jadikan isu sosial itu menjadi masalah kita bersama,” ungkap Eny.

“Jika bukan kita, siapa lagi? Kalau bukan sekarang, kapan lagi,” lanjutnya.

Lalu, apa itu moderasi beragama? Eny meminta para peserta untuk sudah selesai memahami konsep ini. Dan sekarang saatnya, harap Eny, untuk saatnya menjadi juru bicara sekaligus juru laku moderasi beragama melalui program kerja yang dilaksanakannya.

“Contoh sederhananya, program Jumat Berkah DWP yang sudah dilaksanakan ke depan dilakukan bersama-sama dengan para Pembimas lintas agama. Lalu makanan itu dibagikan kepada masyarakat. Ini pasti lebih membekas dalam hati dan pikiran masyarakat,” ujar Eny.

“Contoh dan teladan adalah jauh lebih kencang dan jelas dari pada kata yang hanya diucapkan,” lanjutnya.

Senada dengan Eny, Ketua DWP Kemenag RI Farichah Nizar Ali sebelumnya menyampaikan bahwa program organisasi DWP disebut konkrit dan berhasil ketika manfaatnya dapat dirasakan langsung oleh keluarga, lingkungan terdekat, hingga masyarakat luas.

Hal ini sudah tergambar dari program DWP saat ini, yaitu antara lain: Jumat Berkah, Peningkatan SDM melalui Webinar masing masih daerah dengan isu masing-masing, Sosialisasi Saya Perempuan Anti Korupsi (SPAK), Santunan Anak Yatim, Pemberian beasiswa Pendidikan bekerja sama dengan Baznas dan UPZ Kemenag, Sosialisasi Moderasi Beragama, dan seterusnya.

“Peran ibu-ibu di tingkat kabupaten/kota sangat diharapkan. Maju tidaknya DWP bertumpu pada ibu-ibu. Karena ibu-ibu yang bersentuhan langsung dengan masyarakat.

Hadir, Pengurus Harian Kemenag RI, Ketua DWP Unsur Pelaksana Pendis Hilda Ali Ramdhani, Ketua Unsur Pelaksana Bimas Islam Sinarliati Kamaruddin Amin, Ketua DWP Unsur Pelaksana PHU Sofi Hilman Latif, Ketua DWP Kemenag Provinsi Jawa Barat Wiwi Ridwan Ajam.***/mel

YPA-MDR, Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia

JAYAKARTA NEWS – Dukung tercapainya Tujuan Pembangunan Berkelanjutan atau Sustainable Development Goals (SDGs) yang juga menjadi salah satu agenda prioritas dari G20 bidang pendidikan, Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) selenggarakan Virtual Media Gathering dengan mengusung tema Bergerak Bersama Majukan Pendidikan Indonesia yang di sajikan dengan dua acara utama yaitu Bincang Edukatif dan Kunjungan Virtual Sekolah Binaan “Live Eduvlog”, Rabu (25/5/2022).

Dalam paparannya pada Bincang Edukatif, Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat dan Kebudayaan Kementerian Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN) /Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas), Dr. Ir.Subandi, MSc mengatakan, “Kualitas Pendidikan perlu dikejar dan sama pentingnya dengan akses pendidikan. Salah satunya dengan meningkatkan kualitas guru dan terima kasih kepada Astra – YPA-MDR untuk menjalankan program Guru Muda Garda Depan.YPA-MDR sangat sejalan dengan tujuan SDGs dimana ada program untuk guru dan pembangunan karakter yang sangat penting dan dukungan ini sangat bermanfaat”.

Ketua Pengurus YPA-MDR, Herawati Prasetyo mengatakan “Yayasan Pendidikan Astra-Michael D. Ruslim (YPA-MDR) telah menjadikan SDGs sebagai salah satu acuan dalam menyusun program bantuan pendidikan khususnya tujuan keempat dalam SDGs yakni menjamin kualitas pendidikan yang inklusif dan merata serta meningkatkan kesempatan belajar sepanjang hayat untuk semua melalui berbagai program pembinaan akademik dan non-akademik”.

Herawati menambahkan “Progam bantuan pendidikan yang sudah dan akan diberikan kepada sekolah-sekolah berlandaskan pola 4 pilar pembinaan yaitu akademik, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang terukur dan memberikan dampak yang positif terhadap peningkatan kualitas pembelajaran di sekolah dan selaras dengan tujuan dari SDGs.”

Bincang Edukatif dan Kunjungan Virtual Sekolah Binaan “Live Eduvlog”, YPA-MDR, Rabu (25/5/2022)

Astra melalui YPA-MDR berkomitmen untuk meningkatkan kualitas Pendidikan di wilayah prasejahtera dan 3T (Tertinggal, Terdepan dan Terluar) untuk menciptakan generasi cerdas yang unggul serta memajukan daerahnya sejalan dengan cita-cita Astra untuk Sejahtera Bersama Bangsa.

Kontribusi YPA-MDR untuk Pendidikan Indonesia

Yayasan Pendidikan Astra – Michael D. Ruslim (YPA-MDR) yang berdiri sejak tahun 2009 adalahyayasan yang secara khusus didirikan dan dimiliki oleh PT Astra International Tbk sebagai pelaksana kontribusi sosial berkelanjutan bidang pendidikanpilar Astra untuk Indonesia Cerdas bidang dengan membina sasaran sekolah-sekolah di daerah prasejahtera atau 3T (Tertinggal, Terdepan danTerluar) di Indonesia dan menjadi wujud dari pilar Astra untuk Indonesia Cerdas.

Visi, misi dan goal YPA-MDR adalah menjadi lembaga yang mewujudkan Sekolah Unggul di daerah prasejahtera dan yang mampu mencetak Sumber Daya Manusia (SDM) berkualitas sebagai agent of change menuju masyarakat sejahtera. Pola pembinaan yang dilakukan berdasarkan 4 Pilar, yang meliputi Pilar Akademis, Pilar Karakter, Pilar Kecakapan Hidup dan Pilar Seni Budaya. Selain itu, YPA-MDR juga memberikan bantuan berupa sarana prasarana penunjang kegiatan belajar mengajar sesuai Standar Pelayanan Minimal (SPM) yang telah ditetapkan oleh pemerintah.

YPA-MDR berkomitmen untuk terus berkontribusi dalam memajukan pendidikan Indonesia di wilayah prasejahtera melalui pola pembinaan empat pilar yaitu akademi, karakter, seni budaya dan kecakapan hidup yang adaptive,innovative dan berdampak. Hingga saat ini pembinaan sudah dilakukankepada lebih dari 1.500 guru dan 23.800 siswa.

Program bantuan pendidikan YPA-MDR telah menyentuh 112 sekolah jenjang SD, SMP dan SMA/SMK sebagai konsep Sekolah Eskalator dan tersebar di 13 Kabupaten yang berada di Provinsi Lampung, Banten, Jawa Barat, D.I. Yogyakarta, Jawa Timur, Kalimantan Tengah dan Nusa Tenggara Timur. (mel)

Menko PMK: Tanam 10 Juta Pohon Jangan Hanya Jargon!

JAYAKARTA NEWS – Pemerintah Indonesia melalui Gerakan Nasional Revolusi Mental (GNRM) melaksanakan Aksi Nyata Penanaman 10 Juta Pohon. Aksi ini ditandai dengan penanaman pohon buah di SMP PGRI 3 Denpasar dan penanaman pohon mangrove di Pantai Mertasari, Sanur. Aksi ini juga sebagai bentuk keberlanjutan bahwa Bali, Indonesia menjadi tuan rumah 7th Global Platform for Disaster Risk (GPDRR) 2022.

Penanaman sepuluh juta pohon dibuka simbolis secara virtual oleh Menteri Pembangunan Manusia dan Kebudayaan (Menko PMK), Muhadjir Effendy. Dalam kesempatan itu, Muhadjir menegaskan bahwa penanaman pohon ini sejalan dengan program pemerintah yakni mengurangi risiko bencana, pengendalian perubahan iklim, dan mengatasi kekurangan bahan pangan seperti pohon buah.

“Tapi ingat, Pak Presiden sudah me-wanti-wanti jangan hanya jadi jargon. Betul-betul, kalau judulnya 10 juta pohon, ya ditanam 10 juta. Jangan 10 juta judulnya, yang ditanam hanya ratusan. Selain itu catat, berapa jumlah pohon yang ditanam, jenisnya apa, ditanam dimana, yang merawat siapa. Saya mau laporannya itu,” tegas Muhadjir kepada para peserta launching yang dikemas secara hybrid, Selasa (24/5/2022).  

Pada kesempatan itu, Muhadjir melakukan dialog dengan peserta. Peserta dari Desa Seboro, Kebumen, Jawa Tengah dan dari Universitas Malikussaleh, Aceh melakukan penanaman buah secara simbolis di wilayahnya masing-masing. Peserta berharap penambahan bibit buah untuk kemandirian masyarakat sekitar.

“Kalau kekurangan bibit pohon buah cepat hubungi dinas pertanian. Saya juga minta laporan tertulis, jumlah yang ditanam berapa, pohonnya jenis apa, ditanam dimana serta yang bertanggungjawab,” tegas Muhadjir sekali lagi.

Launching ini menjadi pembuka rangkaian aksi nyata GNRM penanaman 10 juta pohon di 34 provinsi yang rencananya akan berjalan sepanjang tahun 2022 hingga 2023. Kegiatan daerah akan dikoordinasikan oleh Gugus Tugas Daerah (GTD) GNRM di bawah koordinasi Kesbangpol Provinsi selaku sekretariat GTD bekerjasama dengan Dinas yang membidangi Pertanian, Pangan, dan Hortikultura serta Balai Pengelolaan Aliran Sungai dan Hutan Lindung (BPDAS-HL) di masing-masing daerah.

Kegiatan ini juga melibatkan jejaring ormas dan pokmas mitra seperti PP Muhammadiyah, PBNU, Persatuan Guru Republik Indonesia (PGRI), Forum Rektor Indonesia (FRI), Konferensi Waligereja Indonesia (KWI), Parisada Hindu Budha Indonesia (PHDI), Majelis Tinggi Agama Konghucu Indonesia (Matakin), Persekutuan Gereja Gereja Indonesia (PGI), Persatuan Umat Buddha Indonesia (Permabudhi), serta masyarakat luas yang ingin ikut serta mengambil bagian.

Aksi nyata  penanaman 10 juta pohon ini diharapkan dapat menanamkan nilai-nilai instrumental revolusi mental yakni etos kerja, gotong royong, dan integritas. Melalui proses menanam, diharapkan nilai integritas yaitu tanggung jawab, kejujuran, harmoni antara pemikiran dan tindakan tertanam.

Konsistensi perawatan, pemupukan, penyiangan, membutuhkan kegigihan dan etos kerja untuk memberikan lingkungan dan asupan yang baik bagi pohon bertumbuh. Proses kolaborasi dan gotong royong tercermin dari seluruh anggota keluarga, siswa, mahasiswa, masyarakat sekitar tempat bertumbuhnya pohon untuk merawat dan menjaga kelestarian pohon tersebut. Nilai integritas, etos kerja,dan gotong royong ini diharapkan membentuk karakter peduli lingkungan. (mel)