67 Jemaah Wafat di Hari ke-49 Operasional Haji

JAYAKARTA NEWS, MAKKAH – Operasional penyelenggaraan ibadah haji 1443 H/2022 M sudah memasuki hari ke-49. Fase pemberangkatan dan puncak haji, Arafah – Muzdalifah – Mina (Armuzna) sudah dilewati. Kini, tengah berlangsung fase pemulangan jemaah haji Indonesia.

Data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat) per hari ini, Jumat (22/7/2022), lebih 20ribu jemaah haji reguler sudah tiba di Indonesia. Sebagian besar jemaah saat ini berada di Makkah untuk menunggu jadwal kepulangan atau pergerakan menuju Madinah.

Sejak 21 Juli 2022, secara bertahap jemaah yang diberangkatkan pada gelombang kedua juga sudah diberangkatkan dari Makkah menuju Madinah. Mereka akan menjalani ibadah Arbain (salat berjamaah 40 waktu di Masjid Nabawi), sebelum kembali ke Tanah Air melalui Bandara Amir Muhammad bin Abdul Aziz (AMAA) Madinah.

Sementara itu, Siskohat mencatat sampai dengan hari ini, ada 67 jemaah haji Indonesia yang wafat. Sebanyak 27 jemaah wafat pada masa pra Armuzna, dalam rentang 4 Juni sampai 7 Juli 2022. Ada 16 jemaah yang wafat pada masa Armuzna, 8 – 12 Juli 2022. Sisanya atau 24 jemaah wafat pada masa setelah puncak haji Armuzna, 13 Juli sampai sekarang.

“Jumlah jemaah wafat sampai dengan hari ke-67 operasional haji sebanyak 67 orang,” terang Ketua Panitia Penyelenggara Ibadah Haji (PPIH) Arab Saudi Arsad Hidayat di Makkah, Jumat (22/7/2022).

Bagaimana data jemaah wafat tahun-tahun sebelumnya pada hari operasional yang sama? Arsad menjelaskan, pada tahun 2014, di hari ke-49 operasional haji, ada 236 jemaah haji Indonesia yang wafat dari 168.800 kuota haji Indonesia (0,14%). Jumlah kuota ini bertahan pada 2015 dan 2016. Sementara jemaah yang wafat 539 (0,32%) pada 2015 dan 276 (0,16%) pada 2016.

“Jumlah jemaah wafat pada 2015 naik signifikan karena pada saat itu ada peristiwa jatuhnya crane di Masjidil Haram dan tabrakan jemaah di Mina,” ujar Arsad yang pada tahun itu menjabat sebagai Kepala Daker Makkah dan didaulat sebagai juru bicara PPIH Arab Saudi.

Sejak tahun 2017, lanjut Arsad, kuota haji Indonesia kembali ke angka normal, 204.000. Pada hari ke-49 operasional haji tahun itu, tercatat ada 508 jemaah yang wafat (0,25%). Setahun berikutanya (2018), pada hari operasional yang sama, ada 263 jemaah yang wafat (0,13%).

“Kuota haji Indonesia naik lagi pada musim haji 2019 menjadi 214.000. Saat itu, pada hari operasional ke-49, tercatat 341 jemaah wafat atau 0,16%,” terang Arsad.

“Tahun ini, dengan kuota 100.015 jemaah, tercatat 67 jemaah wafat pada hari ke-49 operasional atau 0,07%. Semoga jemaah haji Indonesia selalu sehat, kepulangan ke Tanah Air berjalan lancar, dan mabrur. Aamin,” harapnya.

Berikut ini data 67 jemaah haji Indonesia yang wafat di Tanah Suci pada musim haji 1443 H/2022 M:

1. INTAN SANI ABDULLAH, Wafat 21 Juli 2022, BTJ-5

2. MUHAMAD ISMAIL MUHAMAD MUSAFAK, Wafat 21 Juli 2022, SOC-8

3. MUS RIBUT UNTUNG, Wafat 21 Juli 2022, SOC-34

4. SUNARTIN NAAMI HINUR, Wafat 20 Juli 2022, BPN-6

5. SIMIN BAKIR USMAN, Wafat 19 Juli 2022, UPG-11

6. MUSTAJI BIN MUKRI, Wafat 19 Juli 2022, SOC-11

7. SENIYAH MUKHIDIN TIRTAMANGGALA, Wafat 18 Juli 2022 SOC-30

8. ALI MUKSIN ABDUL LATIF, Wafat 18 Juli 2022,    SUB-36

9. SAHINUNNAH ABDUL WAHID, Wafat 17 Juli 2022, JKG-4

10. SUNGKONO SAMIAN NGASIJAN, Wafat 17 Juli 2022, SOC-8

11. NURKHARIJAH MUHAMMAD YUNUS, Wafat 17 Juli 2022, BTJ-5

12. FANANI MACHFUDZ MASRICHAN, Wafat 16 Juli 2022, SOC-8

13. ISBIR SALIM HASIB, Wafat 15 Juli 2022, SUB-24

14. SUPARDI WIRYO PRAWIRO, Wafat 15 Juli 2022, JKG-19

15. NURHADIS BUSTAMAM RAIS, Wafat 15 Juli 2022, PDG-5

16. SIBIN DARMAN JIAH, Wafat 14 Juli 2022, LOP-4

17. WATIAH SAIM MUKSIN, Wafat 14 Juli 2022, SUB-17

18. RIADY DJAMIRIN SANMIRSAD, Wafat 13 Juli 2022, SOC-27

19. MARYONO DAMAN KARSO SUWITO, Wafat 13 Juli 2022, SOC-26

20. ISHAK TARMIDI AHMAD, Wafat 13 Juli 2022, JKG-4

21. TUONGKU RAZAI MARUSIN JALI, Wafat 13 Juli 2022, BTH-5

22. SRI BANUN KARTAWI, Wafat 13 Juli 2022, JKG-23

23. MUHAMMAD YASIN MATALI, Wafat 13 Juli 2022, SUB-33

24. SITI AMINAH ALIP RAIS, Wafat 13 Juli 2022, SUB-28

25. ESA BUBA MAHMUD, Wafat 12 Juli 2022, UPG-11

26. DANA WIJAYA ILUNG, Wafat 12 Juli 2022, JKS-30

27. JAJANG SUPARMAN EENG, Wafat 11 Juli 2022, JKS-21

28. LILIK NURHASANAH JUDI, Wafat 11 Juli 2022, SUB-29

29. ERLINA RUMPIA GINTING, Wafat 11 Juli 2022, MES-6   

30. MISLINA SABERAN UDIN, Wafat 11 Juli 2022, BDJ-3

31. SESILIA EMMI DHAMAYANTI, Wafat 11 Juli 2022, JKG-2

32. ABDUL MANAF DAHLAN ABU BAKAR, Wafat 10 Juli 2022, BTJ-1

33. INDRA SAKTI LUBIS, Wafat 9 Juli 2022, MES-4

34. NGATMINAH MOENALI YUSUF, Wafat 9 Juli 2022, SUB-36

35. ROMADHON MASRUKIN MUKHAROR, Wafat 9 Juli 2022, SOC-7

36. TITIK ANDAYANI SUWADI, Wafat 9 Juli 2022, SUB-36

37. KARNO KARTO SIDO, Wafat 9 Juli 2022, SUB-6

38. GIRI SADMOKO DIRDJOPOESPITO, Wafat 9 Juli 2022, JKS-21

39. MAKHULAH SAMIAN PIRAK, Wafat 8 Juli 2022, SUB-4

40. KARNO DAMO ABAS, Wafat 8 Juli 2022, SOC-35

41. JAMHARI JOYO HARJONO, Wafat 7 Juli 2022, JKS-36

42. NUNUNG NURULAEN ABDUL HAMID, Wafat 7 Juli 2022, JKS-12

43. SAWAR TAWI MURJIYA, Wafat 7 Juli 2022, SUB-30

44. ATANG SUTARDI IDI, Wafat 6 Juli 2022, JKS-23

45. ANISAH KOMIS PURBA, Wafat 6 Juli 2022, MES-2

46. NURSIAH DARWIS CIMPIN, Wafat 5 Juli 2022, BTH-5

47. SRIWATI TILAM SARI, Wafat 3 Juli 2022, SUB-38

48. KIROATUL KHOIROH BASARI, Wafat 2 Juli 2022, SUB-37

49. MUHAMMAD RODLI TAMAM, Wafat 1 Juli 2022, SOC-3

50. AAN SUHANAH KEMIS, Wafat 30 Juni 2022, JKG-18

51. ATIH OTONG JUJUNG, Wafat 30 Juni 2022, JKS-38

52. ANTA MISDA JIAM, Wafat 29 Juni 2022, JKS-11

53. NORLIUS ILYAS INTAN KAYO, Wafat 29 Juni 2022, BTH-7

54. YULI NURANI HIDAYAH, Wafat 25 Juni 2022, SOC-27

55. SAMIRAN MUDJIONO KARTOREDJO, Waft 24 Juni 2022, SUB-10

56. FADLILAH MUHAKI AL HAPISA, Wafat 24 Juni 2022, SUB-22

57. ALFIN HARTINI SOENGEB, Wafat 23 Juni 2022, SUB-9

58. SUBAGI DARNOSO DAUD, Wafat 22 Juni 2022, SOC-2

59. SUHARNO MUHAMMAD SUDJIN, Wafat 22 Juni 2022, JKG-10

60. ROCHMA ERVIANA PRASTYAWATI, Wafat 21 Juni 2022, Haji Khusus

61. SUGIANSYAH BASUNI M YAMIN, Wafat 19 Juni 2022, BDJ-3

62. PURNOMO SOKARIYO SASTRO, Waft 18 Juni 2022, SOC-15

63. HASBULLAH BURLIAN MYIM, Wafat 15 Juni 2022, JKS-16

64. MUSLIM ABDUL WAHAB SALAM, Wafat 15 Juni 2022, BTJ-1

65. BAWUK KARSO SAMIRUN, Wafat 13 Juni 2022, SUB-4

66. BANGUN LUBIS WAHID, Wafat 10 Juni 2022, PDG-4

67. SUHATI RAHMAT ALI, Wafat 4 Juni 2022, JKG-1***/uli

IMF Harapkan Kepemimpinan Indonesia di G20 Dukung Langkah Institusi Hadapi Krisis

JAYAKARTA NEWS – Dana Moneter Internasional (IMF) menaruh harapan pada kepemimpinan Indonesia dalam presidensi G20. Kepemimpinan itu diperlukan antara lain untuk mendorong para pemimpin negara G20 untuk mendukung langkah institusi-institusi yang memiliki kemampuan untuk membantu negara-negara yang sedang menghadapi krisis.

Hal tersebut disampaikan oleh Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani dalam keterangannya usai mendampingi Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) menerima kunjungan delegasi IMF yang dipimpin oleh Direktur Pelaksana Kristalina Georgieva, Minggu (17/07/2022), di Istana Kepresidenan Bogor, Jawa Barat.

“Ibu Kristalina tadi menyampaikan bahwa IMF akan melakukan langkah untuk bisa membantu negara-negara miskin tersebut yang akan menghadapi kondisi yang luar biasa berat. Nah ini, kepemimpinan Indonesia nanti di bawah Bapak Presiden Jokowi pada saat pertemuan G20 diharapkan bisa pimpinan-pimpinan dari negara G20 akan mendukung langkah dari institusi-institusi yang memiliki kemampuan untuk membantu negara-negara yang sedang menghadapi krisis,” ujar Menkeu.

Menurut Menkeu, IMF menyampaikan kepada Presiden Jokowi bahwa situasi inflasi yang melanda berbagai negara telah menyebabkan bank-bank sentral mengeluarkan kebijakan menaikan suku bunga. Maka, kemungkinan berbagai negara miskin yang sekarang sudah dalam kondisi sangat rawan akan berada dalam kondisi yang makin sulit, terkena krisis pangan, dan terkena juga kemungkinan krisis keuangan.

“Seperti sekarang ini terjadi di berbagai negara Afrika dan juga bahkan negara seperti Srilanka, ini akan menjadi sangat penting karena jangan sampai kemudian kemampuan dunia internasional untuk mencegah krisis menjadi makin lemah dan menyebabkan risiko makin tinggi,” ujarnya.

“Bapak Presiden yang akan menjadi tuan rumah G20 nanti menjadi sangat-sangat penting untuk bisa memobilisasi dukungan semua leader G20 untuk bisa membantu terutama negara miskin,” lanjutnya.

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi juga menyampaikan harapannya agar negara-negara African Union bisa diundang di G20 karena selama ini G20 tidak pernah memasukkan negara-negara tersebut di dalam pembahasannya secara permanen. Karena itu, pada presidensi Indonesia ini, Presiden Jokowi berinisiatif untuk mengundang African Union dan diharapkan bisa menjadi keputusan permanen G20.

“Ini juga menyebabkan kita bisa membahas masalah dunia secara lebih lengkap karena suara dari negara-negara terutama dari Afrika yang sekarang sedang menghadapi banyak sekali kesulitan pangan, kesulitan dari sisi ekonomi, dan juga keuangan menjadi sangat penting,” tandasnya.***/uli

Saudi Buka Pengajuan Visa Umrah per 14 Juli 2022

JAYAKARTA NEWS, JEDDAH – Puncak penyelenggaraan ibadah haji 1443 H di Arafah, Muzdalifah, dan Mina selesai, 12 Juli 2022. Selang dua hari, Pemerintah Arab Saudi membuka kembali pengajuan visa umrah.

“Alhamdulillah, saya sudah mendapat konfirmasi bahwa pengajuan visa umrah sudah dibuka per hari ini,” terang Direktur Umrah dan Haji Khusus Nur Arifin di Jeddah, dalam Siaran Pers, Minggu (17/7).

Meski demikian, lanjut Nur Arifin, musim umrah untuk peziarah dari dalam dan luar kerajaan Saudi baru akan dimulai pada 30 Juli 2022. “Jadi pengajuan visa dibuka dari sekarang. Keberangkatan, mulai akhir bulan,” jelasnya.

Persyaratan pengajuan visa, kata Nur Arifin, antara lain, jemaah harus sudah menyelesaikan vaksinasi Covid-19. Hal itu dibuktikan dengan menunjukkan sertifikat vaksin yang dikeluarkan oleh otoritas resmi negara masing-masing.

Info selengkapnya terkait syarat pengajuan umrah, dapat dilihat melalui situs web https://haj.gov.sa/ar/InternalPages/Umrah. ***/uli

Tiba di Asrama Haji, Kloter Pertama Jemaah Haji Jawa Barat Dapat K3JH dan Zamzam

JAYAKARTA NEWS – Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke tanah air sudah dimulai. Sebanyak 410 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Debarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 01) tiba di Asrama Haji Bekasi pukul 03.10 WIB, Sabtu (16/07/2022).

Kedatangan jemaah asal Kabupaten Subang di asrama haji Bekasi ini disambut Wakil Gubernur Jawa Barat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Pemerintahan dan Politik, Engkus Sutisna, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam. Hadir juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Subang, Agus Sutisna.

Engkus Sutisna menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah. “Kami semua mendoakan semoga jemaah yang telah kembali dari tanah suci mendapatkan predikat haji yang mabrur,” ungkap Sutisna.

Sebelum kembali ke kampung halaman, mereka diberi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH). Kartu ini berisi data-data mengenai kondisi kesehatan jemaah haji. Kartu tersebut dapat dipergunakan untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas atau rujukan ke rumah sakit terdekat dari rumah.

Setiap jemaah haji juga mendapat lima liter air Zamzam untuk dibawa ke kampung halaman masing-masing. Selanjutnya, mereka diantar ke Kabupaten Subang dengan 11 bus.***/mel

Kabupaten Bengkayang Berbenah Diri, Infrastruktur Jalan di Kecamatan  Mulai Dibenahi

JAYAKARTA NEWS – Kabupaten Bengkayang mulai berbenah diri, seiring menyambut lajunya pembangunan perekonomian menyusul dibangunnya pelabuhan samudera Internasional di Pulau Kijing, Bengkayang sebagai kabupaten terdekat yang menjadi multiflier efek perekonomian tersebut, sudah harus siap siap menyambut masuknya investor dan wisatawan.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE, MM, dengan kebijakannya menyambut hal itu, kini memprioritaskan pembangunan infrastruktur Rekonstruksi Ruas Jalan yaitu pembangunan jembatan dan jalan akses menuju Bengkayang, salah satunya peningkatan pembangunan jalan Sungai Pangkalan- Monterado- Samalantan-Simpang Pangkalan Makmur – Simpang Capkala.

Pemerintah Bengkayang tahun anggaran 2021-2022  mulai melaksanakan pembangunan akses jalan pintas tersebut yang akan menghemat perjalanan kurang lebih 1 jam dibanding lewat jalan lain.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kabupatan Bengkayang Martin, ST dalam percakapan dengan awak media, Sabtu (9/7/22), mengungkapkan guna mewujudkan pembangunan ke akses jalan tersebut agar lebih nyaman dilalui dengan jalan beraspal, Pemkab Bengkayang melakukan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN APBD Kab Bengkayang) sebesar Rp 250 milyar.

Dengan dana PEN itulah kami akan kebut pembangunan skala prioritas jembatan dan akses jalan mulai dari Sungai Pangkalan hingga menuju Bengkayang jalan beraspal mulus,” ungkap Martin.

Dalam kunjungan jurnalistik ke lokasi pekerjaan pada titik nol Rekonstruksi Ruas Jalan Capkala – Monterado yang dikerjakan PT. Delima Agung Utama (PT.DAU) sepanjang 18 Km, sudah tampak pekerjaannya pada trial 100 meter beraspal.

Basori dari PT. DAU sebagai pengawas lapangan, menjelaskan pekerjaan 100 meter jalan beraspal mulus ini sebagai uji coba mutu yang diambil sampelnya untuk uji lab. “Hasil uji lab yang telah keluar tersebut, alhamdulillah positif bagus. Habis hari raya idul adha akan kita segera mulai pekerjaan secara keseluruhannya,” papar Basori.

Dalam paparannya, Basori menjelaskan pekerjaan yang dipercaya kepada PT.DAU sepanjang 18 Km ini antara lain itemnya adalah peningkatan agregat kelas A dan kelas B. “Sampai pengaspalan, progres pekerjaan sudah mencapai 25 persen”, jelasnya.

Dari pantauan JayakartaNews di lapangan, pada pekerjaan tersebut tampak hasilnya sangat memuaskan begitu pula pada trial pengaspalan pada 100 meter pertama yang dimulai pada titik nol hasilnya sangat baik, aspalnya tebal, dan rata (tidak ada gelombang) dan mulus.

Proyek jalan Pangkalan Makmur – Capkala

Basori  mengatakan pekerjaan dengan pagu dana sebesar Rp 50 milyar (Rp. 50.586.599.000.) tersebut telah di uji lab dengan pengambilan sampel dari tim lab Untan Pontianak.

“Tes density atau kepadatan dan kadar aspal hasil uji lab Untan tercatat hasilnya sangat bagus, sesuai dengan mix 6 persen, sementara aspal 9 persen”, ungkapnya lagi.

Pekerjaan ini menurut Basori sesuai kontrak, dan mulai dikerjakan pada bulan Februari 2022 dengan masa pekerjaan selama kurang lebih satu tahun (368 hari kalender).

Pekerjaan ini menurut Basori juga ada pelebaran pada kanan kiri sekitar 1,25 meter dengan panjang pekerjaan 18 Km.

“AMP kami sudah siap untuk dipergunakan pengaspalan jalan tersebut dengan item lapis pondasi kelas S selevel aspal RSWC”, tandasnya.

Hasil investigasi awak media di lapangan, terungkap masyarakat setempat sangat senang dan memberi apresiasi kepada pemkab Bengkayang yang membangun jalan dengan aspal mulus di tempat tinggalnya. “Kami berterimakasih banyak atas dibangunnya jalan beraspal di tempat kami ini,” ujar Ujang warga setempat.

Masyarakat memang sudah lama menunggu pekerjaan ini. “Kami memang sangat merindukan jalan ini, sudah bertahun-tahun jalan ini tidak disentuh pembangunannya,” jelas Ujang salah seorang warga desa Monterado.

Kadis PU Bengkayang Martin,ST lebih lanjut mengatakan dengan terbukanya jalan pintas yang beraspal mulus ini akan melancarkan akses investor maupun para wisatawan yang ingin melihat dari dekat panorama keindahan alam kabupaten Bengkayang.

“Semua orang sudah tahu keindahan alam Kabupaten Bengkayang, seperti air terjunnya. Kalau akses jalan menuju kesana beraspal mulus akan lebih mempermudah arus kendaraan maupun arus orang menuju destinasi wisata tersebut,” papar Martin lagi.

Dengan adanya pinjaman dana PEN dari pemerintah pusat ini, menurut Martin pihaknya akan mempergunakan dana PEN tersebut dengan sebaik baiknya untuk pembangunan infrastruktur kabupaten Bengkayang.

Martin menjelaskan, pengembalian pinjaman dana PEN selama delapan tahun tersebut akan segera terlunasi. “Jangan kuatir, pengembalian dana akan tepat waktu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui guna mempercepat pembangunan jembatan dan jalan beraspal mulus dari jalan simpang Sungai Pangkalan-Monterado-Samalantan-Puaje-Simpang Pangkalan Makmur-Simpang Capkala tersebut dikerjakan oleh empat perusahaan penyedia jasa.

Masing masing PT.Delima Agung Utama pekerjaan Capkala-Monterado sepanjang 18 Km dengan pagu dana kurang lebih Rp 50 milyar. Monterado-Samalantan dikerjakan oleh PT.Arjuna Putra Bangsa sepanjang 8 Km. Puaje – Monterado oleh PT.Bayu Karsa Utama sepanjang 8 Km. Simpang Pangkalan Makmur – Simpang Capkala sepanjang 14 Km yang di kerjakan oleh PT. Mitra Usaha Khatulistiwa dengan pagu dana 40.500.000.000 ( empat puluh milyard lima ratus juta ).

“Keseluruhannya total pekerjaan tersebut sepanjang 52 Km. Dan akhir Desember tahun ini pekerjaan tersebut harus selesai semuanya”, tegas Martin. (Trisyanto)

Derita Masyarakat Afghanistan tak Berkesudahan, Ranjau dan Mortir Sisa Perang Bertebaran di Seluruh Negeri

JAYAKARTA NEWS – Situasi kemanusiaan di Afghanistan masih jauh dari baik. Negeri yang mengalami 40 tahun perang dan masih mungkin konflik kembali akan merebak di masa depan. Bisa dibilang, seluruh wilayah negeri ini berserakan segala benda-benda berbahaya sisa perang berupa ranjau, mortir, peluru meriam, bahkan bom-bom yang belum meledak. Semua ini harus dibersihkan. Sebelum Taliban berkuasa, pemerintah sudah punya sebuah lembaga nasional yang mengkoordinasi upaya pembersihan. Namun semua upaya ini terhambat setelah Taliban berkuasa.

Akibatnya, seperti laporan Reuters ini. Anak-anak Afghanistan di desa Bolak Wandi, Propinsi Helamand, menemukan tonjolan besi yang terkubur di tanah. Mereka berkumpul dan sedikit bertengkar mengenai siapa yang akan menggalinya dan menjual besi itu ke pengepul. Mendadak tonjolan besi (sebuah mortir) meledak dan membunuh satu anak. Belakangan tiga anak lain meninggal akibat luka-lukanya  dalam perjalanan ke rumah sakit. Kemudian, satu anak lagi meninggal saat baru sampai di rumah sakit.

Berita seperti ini hampir tidak ditemukan pada pemberitaan arus utama media massa kita. Namun penderitaan rakyat Afghanistan masih terus terjadi dan makin lama makin sayup terdengar.

“Saya tidak menyalahkan siapapun,” ujar Haji Abdul Salam, ayah dari dua anak yang jadi korban. Dia terlihat sedang berupa keras menenangkan isterinya, yang menangis tersedu-sedu.

“Mortir ini bisa saja peninggalan Amerika atau Uni Soviet. Tapi ini bukan hanya ada di daerah kami, Afghanistan harus membersihkannya.”

Idris (8 th) kehilangan kakinya akibat ranjau darat di Rumah Sakit Palang Merah, Kabul, Afghanistan 9 April 2022 (Foto Reuters)

Anak-anak Afghanistan masih setiap hari menghadapi bahaya ledakan ranjau dan berbagai bahan peledak lain. Sementara misi perbersihan sisa-sisa bahan peledak dalam berbagai bentuk tidaklah mudah. Malah makin sukar.

Tadinya, ketika Taliban kembali berkuasa dan artinya juga perang berakhir, diharapkan usaha penjinakan bahan peledak di wilayah-wilayah pertempuran akhirnya bisa dilakukan. Namun banyak negara telah membekukan bantuan kepada pemerintah Afghanistan. Alasannya, mereka tidak ingin memperkuat pemerintahan Taliban yang dipandang kurang menghormati hak azasi manusia serta menggekang hak-hak perempuan.

Akibat, yang tidak diperkirakan sebelumnya, lembaga pemerintah yang bertugas membersihkan ranjau dan bahan peledak lain kehilangan dana sekitar 3 juta dolar. Mereka juga terpaksa memberhentikan 120 stafnya — artinya: sebagian besar pegawai. Karena, tidak bisa membayar gaji mereka.

Sayed Danish, wakil ketua Direktorat Koordinasi Aksi (Penghapusan) Ranjau (DMAC) mengatakan, “Semua sanksi itu sangat berpengaruh. Kami tidak bisa melakukan tugas strategis yang jadi tanggung jawab utama.”

Lenyapnya dana bantuan pembersihan ranjau ini punya konsekuensi besar. PBB memperkirakan 80% korban bahan peledak sisa-sisa perang adalah anak-anak. Karena mereka biasanya mengumpulkan besi sisa-sisa perang untuk dijual — komoditi yang laku dipasaran dan bisa membantu orang tua mereka.

Dalam tujuh bulan terakhir ini, sudah 300 anak-anak terbunuh akibat ranjau dan berbagai peluru dan bom, yang tidak meledak saat ditembakkan.

Saat ini, bantuan internasional sudah mengalir kembali ke Afghanistan. Tetapi hanya untuk bantuan kemanusiaan saja dan tidak melalui pemerintah Taliban. Sudah ratusan juga dolar dikucurkan untuk menolong 40 juta warga Afghanistan, yang membutuhkan bantuan pangan dan obat-obatan. Namun sebenarnya sangatlah dibutuhkan menumbuhkan kemampuan pemerintah dalam pelayanan public dan juga perbankkan.

Direktorat Koordinasi Aksi (Penghapusan) Ranjau (DMAC) membutuhkan dana 9 juta dolar setahun. Dana berasal dari lembaga bantuan internasional. Bank Dunia mengumumkan dana ini dibekukan setelah Taliban meraih kekuasaan.

Upaya pembersihan ranjau dan bahan peledak lain sebagian besar dikerjakan oleh lembaga bantuan internasional. Namun DMAC memberi arahan strategis untuk memprioritaskan wilayah yang sangat berbahaya. Selain itu, lembaga ini juga menyediakan peta seluruh negeri, yang ada ranjau dan bahan peledak lainnya. Peta ini sangat berguna agar tidak ada tumpang tindih dalam upaya pembersihan ranjau.

Soren Sorensen, ketua Humanitarian Disarmament and Peace Building dari Dewan Pengungsi Denmark mengungkapkan “Upaya pembersihan ranjau akan berjalan baik jika ada koordinasi di tingkat nasional dan pemantauan terus-menerus. Pada saat ini, semua upaya (pembersihan ranjau dan bahan peledak lain) dilakukan di wilayah-wilayah tertentu, yang penunjukkannya sudah lama dilakukan. Ini tidak efektif dan tidak memberi solusi di kawasan paling rawan.”

Sorensen memberi contoh di jalan menuju Kabul ada desa kecil di sebelah timur distrik Khaki Jabbar. Wilayah ini digunakan oleh Soviet sebagai pangkalan garis depan. Tahun lalu, tempat ini juga jadi kawasan pertempuran hebat antara pasukan pemerintah dengan Taliban. Ratusan peluru dan mortir sudah diledakkan atau dijinakkan. Tapi ada lebih dari 45.000 kilometer persegi wilayah yang belum tersentuh dan perlu dibersihkan. Ribuan berbagai jenis bahan peledak dan ranjau terhampar di seluruh negeri.

“Sebenarnya ada kesempatan bagus, saat ini, untuk benar-benar membersihkan negeri ini. Begitu banyak pekerjaan harus dilakukan, “imbuh Sorensen.

Sementara di perbukitan di luar Qafas Kalay, sekitar 25 kilometer timur Kabul, tim pembersihan ranjau, yang dilengkapi rompi dan kaca mata pelindung serta memakai alat deteksi metal sedang bekerja.

Mereka menempatkan bendera kecil di dekat ranjau, yang terkubur dan hampir tidak terlihat. Kemudian, ranjau era Soviet itu dilekatkan bahan peledak kecil dan ada kabel panjang (ratusan meter) ke sebuah pusat control lapangan. Ranjau diledakkan dan para pekerja kembali mengamati tanah jengkal demi jengkal mencari bahan peledak lainnya.

Hanya berjarak beberapa kilomter, anak-anak melihat poster yang menunjukkan berbagai jenis alat-alat peledak dan tempat-tempat yang mungkin bahan itu ada. Pendamping desa kemudian meminta mereka untuk tidak memegang atau mencongkelnya dari tanah. “Kita tidak pergi ke tempat-tempat seperti itu dan harus melapor kepada orang tua jika menemukannya.” Anak-anak mengulang kata-kata ini dengan antusias.

Penduduk sekitar sudah mulai menanami lahan, yang bebas ranjau dan berbagai alat peledak lain, dengan tanaman pangan, mulai dari gandum dan buah-buahan. Mereka juga bekerja di proyek irigasi, yang bisa membantu negeri yang sedang terancam kelaparan.

Sementara Kementerian Luar Negeri AS menegaskan mereka terus mendukung upaya pembersihan ranjau di Afghanistan dengan memberi dana kepada mitra LSM. Disebutkan, sudah dikucurkan dana sebanyak 720 juta dolar AS untuk bantuan kemanusiaan kepada Afghanistan sejak Agustus tahun lalu.

Akhir Juni lalu, pemerintah Afghanistan (DMAC) menyetujui PBB membuka kantor di Kabul. Namun karena pendanaan tidak ada, saat ini DMAC hanya memperkerjakan 30 staf dari 120, jelas Paul Heslop, ketua Program Aksi Ranjau dari PBB.

Dia menambahkan untuk program jangka panjang tanggung jawab koordinasi pembersihan ranjau harus berada di pemerintah dan bukan di lembaga kemanusiaan seperti PBB. “Kami ada dalam situasi, dimana pemerintah tidak diakui (internasional) dan kekurangan dana juga sangat menyulitkan. Bahkan jika anda bisa membayar seseorang, uang itu tidak bisa keluar dari bank. Kondisi sangat sukar bagi rakyat Afghanistan saat ini. Merekalah yang menderita.” (leo)

Sumber: Reuters  

13 Debarkasi Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji

JAYAKARTA NEWS – Operasional ibadah haji akan segera memasukii fase pemulangan. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai terbang dari Jeddah ke Tanah Air pada 15 Juli 2022.

Kementerian Agama memastikan 13 Debarkasi di seluruh Indonesia siap menerima kedatangan jemaah haji. Hal ini disampaikan Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Ditjen PHU Zainal Ilmi saat Rapat Koordinasi Persiapan Kepulangan Haji melalui daring, Selasa, (12/7/2022).

Zainal Ilmi melaporkan bahwa 13 asrama haji sudah menyampaikan kesiapannya untuk menerima jemaah. “Ini tentu hal yang bagus, kita berharap semua berjalan lancar hingga jamaah sampai ke rumah masing-masing,” ungkap Zainal.

Terkait prosedur kesehatan, Zainal menjelaskan bahwa nantinya akan ada pemeriksaan suhu badan kepada seluruh jemaah haji. Jika ada jemaah yang mengalami demam di atas 37 derajat Celsius, panitia akan langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk proses penanganannya.

Plh Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Waryono Abdul Ghafur berpesan agar panitia memastikan kembali fasilitas yang telah disiapkan dalam kondisi layak dan sesuai prosedur. “Contohnya, bus yang disediakan untuk membawa pulang dari bandara menuju asrama, itu perlu dipastikan kelayakannya,” ungkap Waryono.

Ia melanjutkan, bahwa kelayakan yang dimaksud tak hanya dari segi fisik, namun juga kesiapan supir yang juga harus dalam kondisi fit. Pengecekan penting untuk meminimalisir adanya kendala di tengah jalan, seperti pecah ban atau supir mengantuk. Hal tersebut menurutnya perlu diperhatikan karena bisa menghambat kelancaran perjalanan jemaah.

Selain itu, lanjut Waryono, para petugas juga perlu memastikan barang bawaan jemaah tidak ada yang ketinggalan, baik di bandara maupun di asrama haji. “Barang bawaan, mohon dipastikan jangan sampai tertukar atau bahkan hilang. Panitia harus menyisir barangnya jangan sampai ketinggalan di pesawat atau bandara. Pastikan juga pengambilannya atau pendistribusiannya dilakukan di hari yang sama, agar potensi hilang semakin kecil,” ungkap Waryono.

Dengan kesigapan serta kesiapan seluruh petugas dalam menyambut kedatangan para jamaah haji, Waryono berharap hal itu dapat memberikan pengalaman yang baik bagi jemaah haji tahun 2022. Sehingga memberikan kesan yang baik juga kepada pemerintah sebagai penyelenggara haji Indonesia 2022.***/uli

Total 41 Jemaah Wafat Sampai Jelang Berakhir Fase Puncak Haji 

JAYAKARTA NEWS, MAKKAH – Fase puncak haji hampir berakhir. Sebagian jemaah yang mengambil Nafar Awal, hari ini sudah mulai kembali ke hotelnya di Makkah. Sementara jemaah yang mengambil Nafar Tsani, masih akan menginap semalam lagi di Mina.

Kepala Satuan Operasional (Kasatop) Arafah, Muzdalif, dan Mina (Armuzna) Nasrullah Jasam mengatakan, selama fase puncak haji, sejak 8 Zulhijjah 1443 H atau 7 Juli 2022, ada 14 jemaah yang wafat, baik di Makkah, Arafah, maupun Mina.

“Data siskohat mencatat sejak awal fase Armuzna sampai hari ini, ada 14 jemaah yang wafat,” terang Nasrullah di Makkah.

“Total jemaah haji Indonesia yang wafat sejak awal keberangkatan pada 4 Juni 2022 hingga hari ini berjumlah 41 orang,” ujarnya dalam Rilis, Senin malam (11/7).

Nasrullah mengatakan 14 jemaah yang wafat terdiri atas satu jemaah wafat di KKHI Arafah, enam jemaah wafat di KKHI Makkah, dan tujuh jemaah wafat di KKHI Mina.

“Jika disandingkan dengan angka kematian pada hari yang sama untuk lima tahun terakhir, saat ini adalah yang paling sedikit. Angka penurunannya sangat signifikan,” terangnya.

Berdasarkan data Sistem Informasi dan Komputerisasi Haji Terpadu (Siskohat), hingga hari ke-38 operasional haji di tahun 2015 misalnya, ada 380 jemaah wafat. Sementara pada 2016, ada 149 jemaah wafat. Tiga tahun berikutnya, angka kematian pada angka 274 (2017), 154 (2018), dan 151 (2019).

Berikut daftar jemaah wafat pada fase Armuzna:

1. Jajang Suparman Eeng (11 Juli 2022/JKS-21/KKHI Makkah)

2. Lilik Nurhasanah Judi (11 Juli 2022/SUB-29/KKHI Makkah)

3. Erlina Rumpia Ginting (11 Juli 2022/MES-6/ KKHI Mina)

4. Mislina Saberan Udin (11 Juli 2022/BDJ-3/ KKHI Makkah)

5. Sesilia Emmi Dhamayanti (11 Juli 2022/JKG-2/ KKHI Makkah)

6. Abdul Manaf Dahlan Abu Bakar (10 Juli 2022/BTJ-1/ KKHI Makkah)

7. Indra Sakti Lubis (9 Juli 2022/MES-4/ KKHI Mina)

8. Ngatminah Moenali Yusuf (9 Juli 2022/SUB-36/ KKHI Mina)

9. Romadhon Masrukin Mukharor (9 Juli 2022/SOC-7/ KKHI Mina)

10. Titik Andayani Suwadi (9 Juli 2022/SUB-36/ KKHI Makkah)

11 Karno Karto Sido (9 Juli 2022/SUB-6/KKHI Mina)

12. Giri Sadmoko Dirdjopoespito (9 Juli 2022/JKS-21/KKHI Mina)

13. Makhulah Samian Pirak (8 Juli 2022/SUB-4/KKHI Mina)

14. Karno Damo Abas (8 Juli 2022/SOC-35/KKHI Arafah)***/uli

Abriansyah Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Kalbar 2022-2027

JAYAKARTA NEWS – Abriansyah secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum ( Ketua ) Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (PP) Kalbar Masa Bhakti 2022-2027 dalam Musyawarah Wilayah (MusWil) VIII PP Kalbar, Rabu Pagi di Grand Mahkota Hotel, (22/6/2022).

Muswil  dihadiri Sekjend MPN PP Arif Rahman beserta anggota dan pengurus MPN pusat lainnya.

“Saya mengucapkan terima  kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, sehingga saya terpilih menjadi ketua  MPW PP Kalbar periode 2022-2027 dan mengapresiasi peserta muswil seluruh MPC  se-Kalbar serta dukungan dan doa agar saya bisa mengemban amanah menakhodai Pemuda Pancasila di Kalbar,” ucap Abriansyah.

Sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar yang baru, dirinya sudah menyiapkan 3 program kerja jangka pendek pertama yaitu mencetak Kartu Tanda Anggota (KTA) di perbanyak selama 6 bulan, kedua menyediakan 3000 atribut dan ketiga Sekretariat.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak lainnya agar ke depannya program Pemuda Pancasila Kalbar bisa berjalan dengan baik.

“Target kami akan mencetak KTA yang diperlukan sebanyak 29.000 sementara yang ada saat ini baru 6000 KTA,” pungkasnya.

Sementara itu, Raymand yang sehari hari dipanggil Man Dabeng kepada Jayakarta News  mengatakan, sebagai anggota Dewan Pakar PP MPC Kota Pontianak sangat mendukung Abriansyah S.H.,MH yang terpilih secara Aklamasi, karena Kalbar ini butuh pimpinan yang berkualitas. (Trisyanto)

Menparekraf Harapkan Seni Pertunjukan Garut Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengharapkan subsektor ekonomi kreatif seni pertunjukan di Garut, Jawa Barat, dapat membangkitkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Dalam Workshop Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Kabupaten Garut yang digelar di Garut Art Center, Sabtu (18/6/2022), Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan bahwa selain memiliki destinasi wisata berkelas internasional Situ Bagendit, Garut juga memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar di subsektor seni pertunjukan yakni berbagai kesenian khas yang unik seperti Raja Dogar dan Jibrut.

“Sekarang seni pertunjukan yang kita kembangkan. Harapannya tentunya akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang banyak untuk kebangkitan ekonomi kita dan mudah-mudahan meningkatkan penghasilan masyarakat,” kata Sandiaga.

Sebagai upaya pengembangan kesenian tersebut, Sandiaga pun mengusulkan kepada Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman; dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, untuk mengadakan festival jibrut. “Festival ini salah satu yang bisa diusulkan sebagai keunikan dari seni pertunjukan di Garut,” katanya.

Selain itu, Sandiaga menilai Garut dapat menjadi bagian dari jalur perjalanan wisata yang melintasi Pangandaran dan Tasikmalaya. “Kami melihat potensi mulai dari Pangandaran, Tasikmalaya, hingga Garut menjadi suatu travel plan yang sangat potensial ,” ungkap Sandiaga.

Hal ini ditanggapi secara positif oleh Helmi yang mengatakan kehadiran Sandiaga di Garut diharapkan dapat memperkuat eksitensi Garut sebagai kabupaten pariwisata.

“Tentu bukan pariwisata yang biasa, tapi luar biasa. Karena Pak Menteri barusan memberikan arahan (pariwisata) harus yang berkualitas tentu ini akan kami bawa sehingga bisa diterapkan di Kabupaten Garut mulai dari pemerintah daerahnya kemudian juga para pelaku pariwisatanya,” kata Helmi.

Dalam workshop ini, Sandiaga didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Tenaga Ahli Bidang Organisasi, Tata Laksana, dan Hubungan antar Lembaga, Bapak Noorhadi Sadli; dan Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto.***/mel