Menag: Moderasi Beragama Salah Satu Solusi Terbaik Antisipasi Potensi Konflik

JAYAKARTA NEWS – Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas menegaskan bahwa moderasi beragama adalah salah satu solusi terbaik saat ini dalam mengantisipasi potensi konflik di negara yang memiliki keragaman seperti Indonesia. Hal ini disampaikan Menag saat menjadi keynote pada acara International Conference On Religiuous Moderation (ICROM) secara Hybrid di Jakarta, Rabu (27/7/2022).

Dalam acara yang mengambil tema Religious Moderation In The Digital Space ini, Menag menyampaikan bahwa sebagai negara multikultural dan multireligius, Indonesia selama ini terbukti mampu menjaga kerukunannya. Masyarakat Indonesia yang penuh warna, masih bisa mengikatkan diri pada kesatuan dalam keragaman.

“Di Indonesia, keberagaman suku, ras, agama dan kepercayaan, tidak menciptakan perpecahan tetapi menjadi mozaik yang saling melengkapi. Begitu juga sebagai negara kepulauan yang memiliki ribuan pulau dengan ratusan pemerintahan administratif, Indonesia tetap kokoh dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia,” ujarnya.

Meski demikian, Menag mengingatkan bahwa kesadaran akan pentingnya menjaga kerukunan di tengah kondisi damai ini tetap harus ditingkatkan. Sebab, potensi konflik di negara yang beraneka ragam itu selalu ada.

“Di beberapa daerah, masih ada gesekan atau bahkan konflik. Ada juga penolakan terhadap minoritas,” terangnya.

Belakangan ini, lanjut Menag, ada juga sebagian orang yang melakukan interpretasi ajaran lalu merasa paling benar. Mereka mengklaim kebenaran yang dipahaminya sebagai yang paling benar, lalu menyalahkan orang lain. Masih ada juga sekelompok orang yang bermasalah dalam komitmen kenegaraan.

Menag mengatakan, revolusi teknologi informasi juga membuat masa inkubasi potensi konflik menjadi lebih pendek dan lebih cepat. Penularan ujaran kebencian misalnya, bisa menjadi viral dalam hitungan detik. Satu kasus di desa terpencil, dalam hitungan detik bisa menyebar dan membakar emosi orang-orang di pelosok negeri.

“Media sosial sebagai media komunikasi ternyata juga menjadi akselerator. Oleh sebab itu  kita perlu semakin sadar bahwa dunia digital butuh literasi digital, agar kehidupan beragama di Indonesia tidak terpengaruh situasi distrubsi ini,” lanjut Menag.

Menginternasionalkan Moderasi Beragama

Banyak negara menghadapi masalah yang sama dalam kehidupan beragama, seperti ekstremisme dan populisme. Ada juga beberapa kekerasan dan/atau konflik agama yang membutuhkan pendekatan moderat. Menurut Menag, Indonesia perlu mengembangkan moderasi beragama secara lahiriah, lalu mengekspornya ke dunia, sambil terus melakukan penguatan internal. Akan hal ini, ada tiga hal yang menurut Menag harus dilakukan.

Pertama, memperkuat konsep pemahaman keagamaan yang moderat dan menuliskannya secara lebih komprehensif dan terstruktur, sehingga mudah dipahami oleh siapa saja. Kedua, mencoba menerapkan konsep tersebut pada kasus nyata, sehingga kekuatan dan kelemahannya dapat diketahui lebih awal.

Ketiga, konsep pemahaman keagamaan yang moderat di Indonesia harus dikonstruksi secara inklusif, sehingga secara otomatis nilai-nilainya dapat diterima dalam kondisi dan negara apapun.

“Sekali lagi, ini adalah pekerjaan rumah besar bagi akademisi, universitas, dan lainnya untuk melakukan penelitian dan pengembangan lebih lanjut, serta untuk mempromosikan atau mengekspornya ke dunia,” pungkas Menag.***/mel

Tiba di Asrama Haji, Kloter Pertama Jemaah Haji Jawa Barat Dapat K3JH dan Zamzam

JAYAKARTA NEWS – Fase pemulangan jemaah haji Indonesia ke tanah air sudah dimulai. Sebanyak 410 jemaah haji kelompok terbang (kloter) pertama Debarkasi Jakarta-Bekasi (JKS 01) tiba di Asrama Haji Bekasi pukul 03.10 WIB, Sabtu (16/07/2022).

Kedatangan jemaah asal Kabupaten Subang di asrama haji Bekasi ini disambut Wakil Gubernur Jawa Barat yang diwakili Staf Ahli Gubernur Jawa Barat Bidang Pemerintahan dan Politik, Engkus Sutisna, dan Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Jawa Barat, Ajam Mustajam. Hadir juga Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Subang, Agus Sutisna.

Engkus Sutisna menyampaikan ucapan selamat datang kepada seluruh jemaah. “Kami semua mendoakan semoga jemaah yang telah kembali dari tanah suci mendapatkan predikat haji yang mabrur,” ungkap Sutisna.

Sebelum kembali ke kampung halaman, mereka diberi Kartu Kewaspadaan Kesehatan Jemaah Haji (K3JH). Kartu ini berisi data-data mengenai kondisi kesehatan jemaah haji. Kartu tersebut dapat dipergunakan untuk melakukan pemeriksaan di puskesmas atau rujukan ke rumah sakit terdekat dari rumah.

Setiap jemaah haji juga mendapat lima liter air Zamzam untuk dibawa ke kampung halaman masing-masing. Selanjutnya, mereka diantar ke Kabupaten Subang dengan 11 bus.***/mel

Kabupaten Bengkayang Berbenah Diri, Infrastruktur Jalan di Kecamatan  Mulai Dibenahi

JAYAKARTA NEWS – Kabupaten Bengkayang mulai berbenah diri, seiring menyambut lajunya pembangunan perekonomian menyusul dibangunnya pelabuhan samudera Internasional di Pulau Kijing, Bengkayang sebagai kabupaten terdekat yang menjadi multiflier efek perekonomian tersebut, sudah harus siap siap menyambut masuknya investor dan wisatawan.

Bupati Bengkayang Sebastianus Darwis, SE, MM, dengan kebijakannya menyambut hal itu, kini memprioritaskan pembangunan infrastruktur Rekonstruksi Ruas Jalan yaitu pembangunan jembatan dan jalan akses menuju Bengkayang, salah satunya peningkatan pembangunan jalan Sungai Pangkalan- Monterado- Samalantan-Simpang Pangkalan Makmur – Simpang Capkala.

Pemerintah Bengkayang tahun anggaran 2021-2022  mulai melaksanakan pembangunan akses jalan pintas tersebut yang akan menghemat perjalanan kurang lebih 1 jam dibanding lewat jalan lain.

Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (Kadis PUPR) Kabupatan Bengkayang Martin, ST dalam percakapan dengan awak media, Sabtu (9/7/22), mengungkapkan guna mewujudkan pembangunan ke akses jalan tersebut agar lebih nyaman dilalui dengan jalan beraspal, Pemkab Bengkayang melakukan pinjaman dana Pemulihan Ekonomi Nasional (PEN APBD Kab Bengkayang) sebesar Rp 250 milyar.

Dengan dana PEN itulah kami akan kebut pembangunan skala prioritas jembatan dan akses jalan mulai dari Sungai Pangkalan hingga menuju Bengkayang jalan beraspal mulus,” ungkap Martin.

Dalam kunjungan jurnalistik ke lokasi pekerjaan pada titik nol Rekonstruksi Ruas Jalan Capkala – Monterado yang dikerjakan PT. Delima Agung Utama (PT.DAU) sepanjang 18 Km, sudah tampak pekerjaannya pada trial 100 meter beraspal.

Basori dari PT. DAU sebagai pengawas lapangan, menjelaskan pekerjaan 100 meter jalan beraspal mulus ini sebagai uji coba mutu yang diambil sampelnya untuk uji lab. “Hasil uji lab yang telah keluar tersebut, alhamdulillah positif bagus. Habis hari raya idul adha akan kita segera mulai pekerjaan secara keseluruhannya,” papar Basori.

Dalam paparannya, Basori menjelaskan pekerjaan yang dipercaya kepada PT.DAU sepanjang 18 Km ini antara lain itemnya adalah peningkatan agregat kelas A dan kelas B. “Sampai pengaspalan, progres pekerjaan sudah mencapai 25 persen”, jelasnya.

Dari pantauan JayakartaNews di lapangan, pada pekerjaan tersebut tampak hasilnya sangat memuaskan begitu pula pada trial pengaspalan pada 100 meter pertama yang dimulai pada titik nol hasilnya sangat baik, aspalnya tebal, dan rata (tidak ada gelombang) dan mulus.

Proyek jalan Pangkalan Makmur – Capkala

Basori  mengatakan pekerjaan dengan pagu dana sebesar Rp 50 milyar (Rp. 50.586.599.000.) tersebut telah di uji lab dengan pengambilan sampel dari tim lab Untan Pontianak.

“Tes density atau kepadatan dan kadar aspal hasil uji lab Untan tercatat hasilnya sangat bagus, sesuai dengan mix 6 persen, sementara aspal 9 persen”, ungkapnya lagi.

Pekerjaan ini menurut Basori sesuai kontrak, dan mulai dikerjakan pada bulan Februari 2022 dengan masa pekerjaan selama kurang lebih satu tahun (368 hari kalender).

Pekerjaan ini menurut Basori juga ada pelebaran pada kanan kiri sekitar 1,25 meter dengan panjang pekerjaan 18 Km.

“AMP kami sudah siap untuk dipergunakan pengaspalan jalan tersebut dengan item lapis pondasi kelas S selevel aspal RSWC”, tandasnya.

Hasil investigasi awak media di lapangan, terungkap masyarakat setempat sangat senang dan memberi apresiasi kepada pemkab Bengkayang yang membangun jalan dengan aspal mulus di tempat tinggalnya. “Kami berterimakasih banyak atas dibangunnya jalan beraspal di tempat kami ini,” ujar Ujang warga setempat.

Masyarakat memang sudah lama menunggu pekerjaan ini. “Kami memang sangat merindukan jalan ini, sudah bertahun-tahun jalan ini tidak disentuh pembangunannya,” jelas Ujang salah seorang warga desa Monterado.

Kadis PU Bengkayang Martin,ST lebih lanjut mengatakan dengan terbukanya jalan pintas yang beraspal mulus ini akan melancarkan akses investor maupun para wisatawan yang ingin melihat dari dekat panorama keindahan alam kabupaten Bengkayang.

“Semua orang sudah tahu keindahan alam Kabupaten Bengkayang, seperti air terjunnya. Kalau akses jalan menuju kesana beraspal mulus akan lebih mempermudah arus kendaraan maupun arus orang menuju destinasi wisata tersebut,” papar Martin lagi.

Dengan adanya pinjaman dana PEN dari pemerintah pusat ini, menurut Martin pihaknya akan mempergunakan dana PEN tersebut dengan sebaik baiknya untuk pembangunan infrastruktur kabupaten Bengkayang.

Martin menjelaskan, pengembalian pinjaman dana PEN selama delapan tahun tersebut akan segera terlunasi. “Jangan kuatir, pengembalian dana akan tepat waktu,” jelasnya.

Sebagaimana diketahui guna mempercepat pembangunan jembatan dan jalan beraspal mulus dari jalan simpang Sungai Pangkalan-Monterado-Samalantan-Puaje-Simpang Pangkalan Makmur-Simpang Capkala tersebut dikerjakan oleh empat perusahaan penyedia jasa.

Masing masing PT.Delima Agung Utama pekerjaan Capkala-Monterado sepanjang 18 Km dengan pagu dana kurang lebih Rp 50 milyar. Monterado-Samalantan dikerjakan oleh PT.Arjuna Putra Bangsa sepanjang 8 Km. Puaje – Monterado oleh PT.Bayu Karsa Utama sepanjang 8 Km. Simpang Pangkalan Makmur – Simpang Capkala sepanjang 14 Km yang di kerjakan oleh PT. Mitra Usaha Khatulistiwa dengan pagu dana 40.500.000.000 ( empat puluh milyard lima ratus juta ).

“Keseluruhannya total pekerjaan tersebut sepanjang 52 Km. Dan akhir Desember tahun ini pekerjaan tersebut harus selesai semuanya”, tegas Martin. (Trisyanto)

13 Debarkasi Siap Sambut Kepulangan Jemaah Haji

JAYAKARTA NEWS – Operasional ibadah haji akan segera memasukii fase pemulangan. Jemaah haji Indonesia dijadwalkan mulai terbang dari Jeddah ke Tanah Air pada 15 Juli 2022.

Kementerian Agama memastikan 13 Debarkasi di seluruh Indonesia siap menerima kedatangan jemaah haji. Hal ini disampaikan Kasubdit Dokumen dan Perlengkapan Haji Reguler Ditjen PHU Zainal Ilmi saat Rapat Koordinasi Persiapan Kepulangan Haji melalui daring, Selasa, (12/7/2022).

Zainal Ilmi melaporkan bahwa 13 asrama haji sudah menyampaikan kesiapannya untuk menerima jemaah. “Ini tentu hal yang bagus, kita berharap semua berjalan lancar hingga jamaah sampai ke rumah masing-masing,” ungkap Zainal.

Terkait prosedur kesehatan, Zainal menjelaskan bahwa nantinya akan ada pemeriksaan suhu badan kepada seluruh jemaah haji. Jika ada jemaah yang mengalami demam di atas 37 derajat Celsius, panitia akan langsung berkoordinasi dengan Satgas Covid-19 untuk proses penanganannya.

Plh Sekretaris Dirjen Penyelenggaraan Haji dan Umrah Waryono Abdul Ghafur berpesan agar panitia memastikan kembali fasilitas yang telah disiapkan dalam kondisi layak dan sesuai prosedur. “Contohnya, bus yang disediakan untuk membawa pulang dari bandara menuju asrama, itu perlu dipastikan kelayakannya,” ungkap Waryono.

Ia melanjutkan, bahwa kelayakan yang dimaksud tak hanya dari segi fisik, namun juga kesiapan supir yang juga harus dalam kondisi fit. Pengecekan penting untuk meminimalisir adanya kendala di tengah jalan, seperti pecah ban atau supir mengantuk. Hal tersebut menurutnya perlu diperhatikan karena bisa menghambat kelancaran perjalanan jemaah.

Selain itu, lanjut Waryono, para petugas juga perlu memastikan barang bawaan jemaah tidak ada yang ketinggalan, baik di bandara maupun di asrama haji. “Barang bawaan, mohon dipastikan jangan sampai tertukar atau bahkan hilang. Panitia harus menyisir barangnya jangan sampai ketinggalan di pesawat atau bandara. Pastikan juga pengambilannya atau pendistribusiannya dilakukan di hari yang sama, agar potensi hilang semakin kecil,” ungkap Waryono.

Dengan kesigapan serta kesiapan seluruh petugas dalam menyambut kedatangan para jamaah haji, Waryono berharap hal itu dapat memberikan pengalaman yang baik bagi jemaah haji tahun 2022. Sehingga memberikan kesan yang baik juga kepada pemerintah sebagai penyelenggara haji Indonesia 2022.***/uli

Abriansyah Terpilih Secara Aklamasi Menjadi Ketua Umum MPW Pemuda Pancasila Kalbar 2022-2027

JAYAKARTA NEWS – Abriansyah secara aklamasi terpilih menjadi Ketua Umum ( Ketua ) Majelis Pimpinan Wilayah Pemuda Pancasila (PP) Kalbar Masa Bhakti 2022-2027 dalam Musyawarah Wilayah (MusWil) VIII PP Kalbar, Rabu Pagi di Grand Mahkota Hotel, (22/6/2022).

Muswil  dihadiri Sekjend MPN PP Arif Rahman beserta anggota dan pengurus MPN pusat lainnya.

“Saya mengucapkan terima  kasih atas kepercayaan yang telah diberikan kepada saya, sehingga saya terpilih menjadi ketua  MPW PP Kalbar periode 2022-2027 dan mengapresiasi peserta muswil seluruh MPC  se-Kalbar serta dukungan dan doa agar saya bisa mengemban amanah menakhodai Pemuda Pancasila di Kalbar,” ucap Abriansyah.

Sebagai Ketua MPW Pemuda Pancasila Kalbar yang baru, dirinya sudah menyiapkan 3 program kerja jangka pendek pertama yaitu mencetak Kartu Tanda Anggota (KTA) di perbanyak selama 6 bulan, kedua menyediakan 3000 atribut dan ketiga Sekretariat.

Pihaknya juga akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah dan pihak lainnya agar ke depannya program Pemuda Pancasila Kalbar bisa berjalan dengan baik.

“Target kami akan mencetak KTA yang diperlukan sebanyak 29.000 sementara yang ada saat ini baru 6000 KTA,” pungkasnya.

Sementara itu, Raymand yang sehari hari dipanggil Man Dabeng kepada Jayakarta News  mengatakan, sebagai anggota Dewan Pakar PP MPC Kota Pontianak sangat mendukung Abriansyah S.H.,MH yang terpilih secara Aklamasi, karena Kalbar ini butuh pimpinan yang berkualitas. (Trisyanto)

Menparekraf Harapkan Seni Pertunjukan Garut Bangkitkan Ekonomi dan Buka Lapangan Kerja

JAYAKARTA NEWS – Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Menparekraf), Sandiaga Salahuddin Uno mengharapkan subsektor ekonomi kreatif seni pertunjukan di Garut, Jawa Barat, dapat membangkitkan perekonomian masyarakat dan membuka lapangan kerja.

Dalam Workshop Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) Kabupaten Garut yang digelar di Garut Art Center, Sabtu (18/6/2022), Menparekraf Sandiaga Uno menyampaikan bahwa selain memiliki destinasi wisata berkelas internasional Situ Bagendit, Garut juga memiliki potensi ekonomi kreatif yang besar di subsektor seni pertunjukan yakni berbagai kesenian khas yang unik seperti Raja Dogar dan Jibrut.

“Sekarang seni pertunjukan yang kita kembangkan. Harapannya tentunya akan membuka peluang usaha dan lapangan kerja yang banyak untuk kebangkitan ekonomi kita dan mudah-mudahan meningkatkan penghasilan masyarakat,” kata Sandiaga.

Sebagai upaya pengembangan kesenian tersebut, Sandiaga pun mengusulkan kepada Wakil Bupati Garut, Helmi Budiman; dan Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Provinsi Jawa Barat, Benny Bachtiar, untuk mengadakan festival jibrut. “Festival ini salah satu yang bisa diusulkan sebagai keunikan dari seni pertunjukan di Garut,” katanya.

Selain itu, Sandiaga menilai Garut dapat menjadi bagian dari jalur perjalanan wisata yang melintasi Pangandaran dan Tasikmalaya. “Kami melihat potensi mulai dari Pangandaran, Tasikmalaya, hingga Garut menjadi suatu travel plan yang sangat potensial ,” ungkap Sandiaga.

Hal ini ditanggapi secara positif oleh Helmi yang mengatakan kehadiran Sandiaga di Garut diharapkan dapat memperkuat eksitensi Garut sebagai kabupaten pariwisata.

“Tentu bukan pariwisata yang biasa, tapi luar biasa. Karena Pak Menteri barusan memberikan arahan (pariwisata) harus yang berkualitas tentu ini akan kami bawa sehingga bisa diterapkan di Kabupaten Garut mulai dari pemerintah daerahnya kemudian juga para pelaku pariwisatanya,” kata Helmi.

Dalam workshop ini, Sandiaga didampingi Deputi Bidang Pengembangan Destinasi dan Infrastruktur Kemenparekraf/Baparekraf, Vinsensius Jemadu; Staf Khusus Menparekraf Bidang Pengamanan Destinasi Wisata dan Isu-isu Strategis, Brigjen TNI Ario Prawiseso; Tenaga Ahli Bidang Organisasi, Tata Laksana, dan Hubungan antar Lembaga, Bapak Noorhadi Sadli; dan Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Kemenparekraf/Baparekraf, Hariyanto.***/mel

Berdiri Sejak 1751, Umat Buddha Kini Miliki Sejarah Prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio

JAYAKARTA NEWS – Umat Buddha Indonesia kini memiliki sejarah prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio yang terletak di kawasan Jakarta Barat.

Peresmian Sejarah Prasasti Vihara Dharma Jaya Toasebio ini ditandai dengan penurunan kain merah oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas yang diwakili Staf Khusus Bidang Media dan Komunikasi Publik Wibowo Prasetyo.

“Mewakili Menteri Agama Yaqut Cholil Qoumas, saya sangat senang dan bangga dengan adanya pembangunan prasasti sejarah Toasebio ini sebagai wujud bakti kepada para pendahulu dan juga sebagai edukasi kepada generasi penerus saat ini untuk dapat mengingat jasa dan budi baik yang dilakukan oleh para sesepuh dimasa sebelumnya,” kata Wibowo Prasetyo di Vihara Dharma Jaya Toasebio, Sabtu (18/6/2022).

Di hadapan ratusan umat Buddha, Wibowo mengatakan bangsa yang besar adalah bangsa yang bisa menghargai jasa para pahlawan, termasuk yang telah berjasa bagi Bangsa dan Negara ini pada semua lini kehidupan.

Hal ini, lanjut Wibowo, termasuk di antaranya para sesepuh dan pendiri tempat ini yang sudah mengabdikan dan mendedikasikan diri pada bidang keagamaan dengan cara menghibahkan, membangun dan melestarikan Rumah Ibadah Agama Buddha ini.

“Ada pepatah bijak yang berbunyi ‘Generasi sebelumnya membangun jalan yang akan dilalui oleh generasi yang akan datang’ demikian pepatah mengajarkan kita untuk senantiasa menghargai para sesepuh dan leluhur yang sudah sangat berjasa,”  ujar Wibowo,

“Penghormatan saya kepada 9 (Sembilan) Pendiri yang di tahun 1983 bersama-sama mendirikan Yayasan Wihara Dharma Jaya Toasebio hingga berkembang hingga saat ini bermanfaat bagi umat, warga sekitar dan masyarakat luas,” sambungnya.

Dijelaskan Wibowo, prasasti ini juga akan menjadi sarana mengingatkan pentingnya peduli dan mengerti sejarah, catatan yang akan diwariskan kepada generasi mendatang.

Sesuai bukti otentik yang ada pada Klenteng atau Wihara Dharma Jaya Toasebio bahwa bangunan ini sudah berdiri minimal di tahun 1751.

Ini berarti Toasebio sudah berdiri minimal 271 tahun lalu, sudah ratusan lalu Toasebio menjadi bagian dari kehidupan masyarakat Nusantara yang majemuk.

“Selamat kepada para pengurus Toasebio yang sudah mengabdi dan berjasa menjaga kelestarian Rumah Ibadah Agama Buddha yang bersejarah ini.Harapan kami teruslah berkarya bagi kemajuan Bangsa dan Negara Indonesia,” tandas Wibowo didampinggi Plt Dirjen Bimas Buddha Kemenag Nyoman Suriadarma..

Tampak hadir dalam peresmian prasasti, Bhikkhu Sangha, Bhikkhu Dhammasubho Mahathera  Anggota DPR RI Bambang Patijaya, Ketua Yayasan Vihara Dharma Jaya Toasebio Arifin Tanzil, Pembimas Buddha Kanwil Kemenag DKI Jakarta serta perwakilan ormas keagamaan Buddha.

Selain peresmian Vihara, Wibowo bersama tokoh umat Buddha juga meresmikan Klinik Vihara Dharma Jaya Toasebio dilanjutkan dengan menyerahkan beasiswa dan santunan kepada anak yatim.

Sebelumnya Prasasti Sejarah Vihara Dharma Jaya Toasebio ditandatangani oleh Menteri Agama Republik Indonesia Yaqut Cholil Qoumas pada 12 Mei 2022 di Kantor Kemenag Jalan MH Thamrin Jakarta.***/mel

Peringati HUT ke-76 Corps Polisi Militer TNI AD, Korps Baret Biru Kodam XII/Tpr Gelar Ziarah

JAYAKARTA NEWS, PONTIANAK – Memperingati HUT ke-76 Corps Polisi Militer TNI AD (Pomad) 2022, Korps Baret Biru Kodam XII/Tanjungpura melaksanakan ziarah ke Taman Makam Pahlawan Dharma Patria Jaya, Adi Sucipto, Sungai Raya, Kabupaten Kubu Raya.

Upacara dipimpin Komandan Polisi Militer Kodam XII/Tpr, Kolonel Cpm Henry S.P. Simanjuntak, S.H., M.Hum., dan diikuti seluruh personel serta Persit Kartika Chandra Kirana Anak Ranting 5 Pomdam XII/Tpr, Jum’at (19/6).

Danpomdam XII/Tpr, Kolonel Cpm Henry, S.P. Simanjuntak mengatakan, ziarah rombongan ini merupakan wujud penghormatan kepada para Pahlawan yang telah gugur demi memperjuangkan kemerdekaan.

“Menyongsong  HUT Pomad, hari ini kita manfaatkan untuk mendoakan arwah para Pahlawan, semoga para pejuang mendapat tempat yang layak di sisi Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Menurut Danpomdam, ziarah ini mempunyai arti yang mendalam, kemerdekaan yang dinikmati bangsa Indonesia saat ini sangatlah mahal dan tak ternilai. Karena perjuangan Pahlawan yang rela berkorban jiwa dan raganya sampai dengan hari ini kita menikmati kemerdekaan.

“Sebagai generasi penerus bangsa, sudah sepantasnya kita menghargai dan menghormati jasa-jasa para pahlawan, karena tanpa peran para pahlawan tentunya negara kita tidak dapat seperti sekarang ini,” ungkapnya. (Pendam XII/Tpr)***/tris

Irdam XII/TanjungpuraTerima Hasil Pemeriksaan Audit Kinerja Periode II  Itjen TNI TA 2022

JAYAKARTA NEWS – Panglima Kodam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Sulaiman Agusto, S.I.P., M.M., diwakili Irdam XII/Tanjungpura, Brigjen TNI Widhioseno menerima laporan hasil pemeriksaan dari Ketua Tim Audit Itjen TNI, Marsma TNI Prabowo, S.A.P., M.M., pada acara Taklimat  Akhir Audit Kinerja Periode II Itjen TNI  TA 2022 di  Wilayah Kodam XII/Tanjungpura yang berlangsung di Gedung Tedy Kustari, Lanud Supadio.

Selain Kodam XII/Tanjungpura turut menerima hasil pemeriksaan Audit Itjen TNI diantaranya, Lanud Supadio dan Lantamal XII/Pontianak. Sebelumnya, pemeriksaan telah dilakukan oleh Tim Audit Itjen TNI mulai 18 Maret sampai 16 Juni 2022 terhadap satuan-satuan jajaran TNI yang ada di wilayah Kodam XII/Tanjungpura.

Irdam XII/Tanjungpura Brigjen TNI Widhioseno saat membacakan sambutan Pangdam XII/Tanjungpura menyampaikan, hasil temuan pengawasan tersebut merupakan tolok ukur kinerja para Komandan Satuan.

Oleh karena itu berbagai temuan dan koreksi yang telah disampaikan oleh Tim Audit Itjen TNI hendaknya dapat dijadikan sebagai bahan evaluasi dan introspeksi diri bagi satuan, karena secara objektif diakui masih ditemukan kekurangan yang perlu perbaikan.

“Dari berbagai kekurangan dan kelemahan yang ada, hendaknya dapat dijadikan sebagai pelajaran dan motivasi untuk meningkatkan kinerja yang lebih baik sehingga temuan yang berulang tidak boleh terjadi,” ujarnya.

Irdam berharap agar satuan yang telah diperiksa oleh Tim Audit Itjen TNI segera merespon dengan menindaklanjuti temuan dan koreksi, baik secara administrasi maupun kinerja di lapangan.

“Saya mengajak kepada kita semua agar berkomitmen  untuk memperbaiki kekurangan dan kelemahan yang ada disertai dengan semangat kerja dan motivasi yang tinggi, guna berhasilnya tugas ke depan,” tutup Brigjen TNI Widhioseno. (tris)

Tingkatkan Layanan Pelanggan, PLN Miliki Aplikasi Canggih ‘Yantek Optimization’

JAYAKARTA NEWS – Sebagai upaya peningkatan pelayanan Petugas Layanan Teknik (Yantek) kepada pelanggan, PLN kini memiliki aplikasi super canggih yang terintegrasi lewat aplikasi PLN Mobile, yakni aplikasi Yantek Optimization.

‘Aplikasi Yantek Optimization merupakan salah satu bagian dari transformasi layanan yang kami lakukan untuk meningkatkan kualitas pelayanan kepada pelanggan,” ungkap Senior Manager Distribusi PLN Kalbar, Muchamad Chaliq Fadli, (15/6/2022).

Menurutnya, aplikasi Yantek Optimization ini mampu memberikan kemudahan bagi pelanggan untuk mengakses layanan, khususnya upaya perbaikan ketika mengalami gangguan listrik di rumah, di kantor, di sekolah, dan lain-lain.

Ia juga menyebutkan bahwa proses pengaduan yang dilakukan oleh pelanggan lewat aplikasi PLN Mobile secara sistem akan diteruskan ke aplikasi Yantek Mobile dan dimonitor lewat Virtual Command Center.

“Dengan adanya Yantek Optimization, pengawasan kami terhadap petugas layanan teknik menjadi lebih ketat, sehingga pelayanan petugas menjadi lebih cepat dan tepat waktu,” tutur Chaliq.

Ia mengatakan bahwa jika petugas lama menangani laporan gangguan, maka pelanggan dapat melaporkan ulang, dan setiap laporan yang masuk dapat dimonitor oleh manajemen unit pelayanan setempat karena ada notifikasinya. Sehingga setiap laporan yang masuk akan termonitor mana yang sudah ditangani dan mana yang belum, termasuk durasi berapa lama waktu penanganan gangguan yang dilakukan oleh petugas.

Diakuinya, dulu saat listrik PLN sering gangguan atau padam, Petugas PLN susah dihubungi, Petugas PLN lama datangnya, tidak ada info mengenai pemadaman, dan ketika melapor terjadi pemadaman, banyak yang ditanyakan oleh Petugas PLN. Kini lewat aplikasi Yantek Optimization, semua kesulitan itu dipangkas habis.

“Dengan Aplikasi Yantek Optimization ini kami berharap dapat terus memberikan pelayanan terbaik kepada pelanggan. Tentunya dengan layanan yang lebih cepat, transparan, andal, akurat, efektif, dan efisien,” pungkas Chaliq.(tris)