Festival Montir Mania 2023 Dorong Pemberdayaan UMKM Bidang Otomotif

JAYAKARTA NEWS— Festival Montir Mania 2023 digelar di Kebon Vintage Cars Bali 10-12 Februari 2023. Event akbar ini dibuka Ketua MPR RI sekaligus Ketua Umum Ikatan Motor Indonesia (IMI) Bambang Soesatyo bersama Ketua IMi Bali Ajik Khrisna dan Owner Kebon Vintage Cars Josh Dharmawan.

Masyarakat bisa menyaksikan dan memeriahkan event ini dengan datang langsung ke Kebon Vintage Cars Bali. Selain bisa konsultasi dengan berbagai bengkel dan montir berpengalaman, juga bisa mendapatkan voucher menarik yang telah disiapkan para bengkel.

Festival Montir Mania 2023 diselenggarakan atas kerjasama IMI Bali, Kebon Vintage Cars Bali, Perhimpunan Penggemar Mobil Kuno Indonesia Bali (PPMKI Bali), dan Gerakan Keadilan Bangun Solidaritas Bali (Gerak BS Bali). Bertujuan “menjahit” dan menumbuhkembangkan ekosistem bengkel bersama para montirnya dengan para produsen otomotif yang menyediakan sparepart dan berbagai aksesoris kebutuhan otomotif. Sekaligus menggairahkan kembali perdagangan jasa bengkel dan komponen otomotif pendukungnya yang sempat terpuruk akibat pandemi Covid-19.

“Persatuan Bengkel Otomotif Indonesia (PBOIN) memproyeksikan dalam kondisi ekonomi normal, nilai perdagangan jasa bengkel dan komponen otomotif Indonesia bisa mencapai Rp 325,51 triliun. Disaat pandemi Covid-19, potensi pendapatannya diperkirakan hilang mencapai Rp 130,04 triliun. Khusus untuk sektor bengkel otomotif UMKM, mekanik lepas dan penjualan sparepart, potensi pendapatan yang hilang mencapai Rp 62,5 triliun,” ujar Bambang Soesatyo saat membuka Festival Montir Mania 2023, di Kebon Vintage Cars Bali, Jumat (10/2/23).

Tercatat, sekitar 400.000 unit usaha bengkel otomotif di Indonesia, sebanyak 95 persennya merupakan UMKM. Besarnya perputaran uang dalam perdagangan jasa bengkel dan komponen otomotifnya tidak lepas dari besarnya jumlah kendaraan bermotor yang ada di Indonesia.

Korlantas Polri mencatat, sampai periode 9 Februari 2023 jumlah kendaraan bermotor di Indonesia mencapai 153.400.392 unit. Antara lain terdiri dari 127.976.339 unit sepeda motor pribadi dan 19.177.264 mobil pribadi.

“Kebutuhan biaya perawatan rutin mobil penumpang dan angkutan rata-rata diproyeksikan mencapai Rp 5 juta per tahun per mobil atau sekitar Rp 420.000 per bulan, sementara untuk potensi transaksi jasa dan sparepart diprediksi mencapai Rp 104,25 triliun. Sedangkan untuk sepeda motor, rata-rata biaya perawatan rutin Rp 1 juta per tahun, transaksi jasa dan toko sparepart mencapai Rp 112,77 triliun. Menunjukan bahwa keberadaan bengkel bersama para montirnya merupakan bagian dari kekuatan ekonomi nasional,” jelas Bambang yang juga akrab disapa Bamsoet.

Melalui Festival Montir Mania 2023, katanya, para pemilik bengkel dan montir juga bisa membangun kerjasama antar sesama mereka maupun dengan para produsen otomotif dari mulai penyedia sparepart hingga aksesoris dan lain sebagainya. Sehingga selain bisa saling bertukar ilmu dan pengalaman, juga bisa memberikan nilai tambah ekonomi bagi mereka. (ctr)

Pengembangan Industri Hilirisasi Nikel Terus Didorong Pemerintah

JAYAKARTA NEWS— Kebijakan hilirisasi industri yang dilakukan Pemerintah diharapkan dapat memperkuat daya saing ekonomi nasional dalam menghadapi tantangan ketidakpastian kondisi perekonomian global saat ini. Indonesia juga bertekad menjadi pemain kunci global dalam industri hilirisasi berbasis komoditas dengan mengurangi ekspor bahan mentah dan meningkatkan hilirisasi industri berbasis SDA di dalam negeri.

Salah satu komoditas dengan jumlah cadangan besar di Indonesia yakni nikel di mana data U.S. Geological Survey memperlihatkan bahwa cadangan nikel Indonesia menempati peringkat pertama yakni mencapai 21 juta ton atau setara dengan 22% cadangan global. Produksi nikel Indonesia juga menempati peringkat pertama yakni sebesar 1 juta ton, melebihi Filipina (370 ribu ton) dan Rusia (250 ribu ton). Hilirisasi nikel juga telah terbukti berkontribusi positif dan di sepanjang 2022 telah berkontribusi 2,17% terhadap total ekspor non migas.

Bertempat di Kabupaten Morowali Provinsi Sulawesi Tengah pada Jumat (10/02), Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto melakukan peletakan batu pertama (groundbreaking) Pembangunan Proyek Pertambangan dan Pengolahan Nikel Rendah Karbon Terintegrasi PT Vale Indonesia Tbk (PT Vale) dan PT Bahodopi Nickel Smelting Indonesia (PT BNSI).

Lokasi pertambangan berada di Kecamatan Bungku Timur dan Bahodopi serta lokasi pabrik pengolahan yang berada di Desa Sambalagi, Kecamatan Bungku Pesisir. Alokasi total biaya investasi untuk proyek tersebut mencapai Rp37,5 triliun dengan kapasitas produksi mencapai 73 ribu ton per tahun.

“Saya berharap ini akan diikuti dengan peletakan batu-batu berikutnya. InsyaAllah bisa diselesaikan dalam 2,5 tahun. Saya lihat kemampuan tim dan semangat yang ada, di mana proyek terlihat semuanya rapi dan tertata, saya yakin ini bagian dari manajemen yang baik,” ungkap Menko Airlangga.

Smelter nikel yang merupakan salah satu Proyek Strategis Nasional tersebut menggunakan teknologi Rotary Kiln Electric Furnace (RKEF) dan juga didukung sumber listrik yang berasal dari gas alam. Hal itu akan mengurangi emisi karbon dari keseluruhan operasi proyek dengan target hingga 33% pada 2030.

“Ini pabrik green smelter pertama yang saya lihat. Berbasis gas LNG, tentu minta dukungan dari Komisi Energi (DPR RI) bahwa ini adalah green energy, green product, dan green mining. Indikator green economy itu mudah, kita lihat langitnya warna biru atau abu-abu. Kalau langit biru berarti sudah harmoni, hijau, dan baik,” jelas Menko Airlangga.

Proyek ini diharapkan bisa mendorong pertumbuhan ekonomi di Provinsi Sulawesi Tengah secara khusus dan pulau Sulawesi pada umumnya. Keberadaan proyek ini juga membantu menyerap sekitar 12 ribu hingga 15 ribu tenaga kerja saat masa konstruksi dan sekitar 3 ribu tenaga kerja saat operasional.

“Diharapkan ada multiplier effect yang didapatkan masyarakat dari kegiatan ini, dan masyarakat bisa terlibat pada ekosistem pengembangan industri yang ada di Morowali. Pertumbuhan yang cepat akan diikuti kesejahteraan masyarakat, karena investasi artinya adalah lapangan kerja. Saya menghimbau agar korporasi mengirim sebanyak-banyaknya pemuda-pemudi di sekitar sini untuk pendidikan dan pelatihan, sehingga nanti bisa bekerja di perusahaan ini,” tutup Menko Airlangga.

Pada kesempatan yang sama, dilakukan juga groundbreaking Pelabuhan Bahomotefe, yang ke depannya jika sudah beroperasi akan bisa mendukung konektivitas antar wilayah sehingga mampu mengakselerasi rantai logistik bahan tambang yang sudah diberikan nilai tambah hilirisasi.

Turut hadir dalam kegiatan ini yakni antara lain Menteri Perindustrian, Ketua Komisi VII DPR RI, Gubernur Provinsi Sulawesi Tengah, Ketua DPRD Provinsi Sulawesi Tengah, Bupati Morowali, Presiden Komisaris dan Presiden Direktur PT Vale Indonesia, Chairman Shandong Xinhai Technology Co. Ltd. (Xinhai), dan Chairman Taiyuan Iron & Steel (Group) Co. Ltd (Tisco).***/bnt

Liberalisasi Ekonomi Rentan Diterpa Krisis, Pemerintah Diminta Perkuat Kemandirian Bangsa

JAYAKARTA NEWS— Partai Gelombang Rakyat (Gelora) Indonesia mengingatkan pemerintah untuk segera meninggalkan penggunaan sistem atau paham ekonomi liberal dalam pengelolaan perekonomian nasional saat ini.

Sebab, di tengah ketidakpastian situasi global saat ini, paham liberalisasi ekonomi bisa menjadi ‘bom waktu’ dan berbahaya bagi perekonomian Indonesia yang terlalu terbuka.

Partai yang memiliki nomor urut 7 dalam Pemilu 2024 ini, berharap agar pemerintah segera kembali kepada Ekonomi Pancasila, memperkuat kemandirian, serta memproteksi ekonominya agar tidak masuk jurang resesi pada 2023.

“Kita ini aneh, negara penggagasnya saja memproteksi ekonominya agar tidak kena resesi. Tetapi, kenapa Indonesia justru membuka selebar-lebarnya terhadap liberalisasi ekonomi. Ini tentu saja menjadi paradoks,” kata Achmad Nur Hidayat, Ketua Bidang Kebijakan Publik Partai Gelora dalam Gelora Talks bertajuk ‘Liberalisasi Ekonomi Nasional, Bagaiman Nasib Kita?, Rabu (8/2/2023) sore.

Menurut dia, liberalisasi ekonomi sudah terbukti gagal, dan tidak mampu bertahan di tengah krisis global saat ini. Karena itu, MadNur-sapaan akrab Achmad Nur Hidayat meminta pemerintah tidak lagi memberikan ‘karpet merah’ pada liberalisasi ekonomi, yang dinilai hanya memperkaya oligarki.

“Sekarang ini banyak negara ingin membangun kemandirian ekonominya. Mereka sadar bahwa konsep liberalisasi ekonomi sudah gagal. Situasi global saat ini mengharuskan mereka memproteksi ekonominya,” ujar MadNur.

Liberalisasi ekonomi, lanjutnya, tidak hanya membawa modal dan teknologi saja, tetapi juga tenaga kerjanya. Sehingga liberalisasi ekonomi tidak jarang mengancam pekerjaan masyarakat Indonesia.

“Saya kira kericuhan yang terjadi antara tenaga kerja lokal dengan tenaga kerja asing di Sulawesi dua minggu lalu, adalah dampak dari liberalisasi saat ini. Liberalisasi ekonomi mengancam pekerjaan dari masyarakat Indonesia,” tegasnya.

Ketua Bidang Kebijakan Publik Partai Gelora ini berpandangan bahwa konsep Ekonomi Pancasila yang dimiliki Indonesia sebenarnya lebih bagus dibandingkan konsep Ekonomi Liberal.

“Konsep Ekonomi Pancasila itu pada dasarnya adalah kemandirian, kenapa nggak kita optimalkan itu. Ide kita untuk menciptakan hilirisasi industri itu bisa menciptakan kemandirian. Sekaranglah saatnya kita tinggalkan ekonomi liberal agar Indonesia menjadi negara super power baru” tegas MadNur.

Rentan Diterpa Krisis

Sementara itu, ekonom senior Rizal Ramli juga mengingatkan bahwa paham liberalisme ekonomi nasional hanya menjadikan Indonesia rentan diterpa krisis global. Rizal Ramli juga meminta memperkokoh kemandirian ekonomi bangsa.

Namun, ia menyayangkan para menteri ekonomi saat ini lebih pro terhadap liberalisasi ekonomi. Hal tersebut bisa dilihat dari berbagai kebijakan yang ditempuh dalam dua periode hingga sekarang. Padahal, pemerintah itu seharusnya pro terhadap kemandirian, kedaulatan di berbagai bidang ekonomi.

“Kami harap Partai Gelora itu memilih pro kedaulatan ekonomi, bukan kapitalis. Pro masa lalu, dan saya harap tidak pro leberalisasi masa sekarang,” ujar Rizal Ramli.

Menurut Rizal Ramli, didalam konstitusi tidak menyatakan secara eksplisit pro terhadap liberalisasi ekonomi. Walau para pendahulu bangsa banyak yang belajar dari bara, tetapi tidak memilih paham liberal.

Sebab, liberalisasi ini, bisa mengalami kehancuran ketika terjadi depresi dan keterpurukan melanda negara barat tersebut. “Liberalisasi ekonomi menjadi sangat spekulatif, dan mereka tolak model seperti itu,” ujarnya.

Para pendiri bangsa ini, dikatanya, telah meletakkan dasar ekonomi berada diantara penganut liberalisme dan komunisme. Yakni sebagai jalan tengah yang termaktub dalam UUD 1945 adalah ekonomi dalam bingkai kesejahteraan rakyat. “Desain negara adalah kesejahteraan,” ucapnya.

Negara kesejahteraan itu, pada prinsipnya kekayaan alam dimiliki rakyat dan dikuasai negara. Sebagai pelaksana bisa diserahkan ke swasta dan tidak memilikinya.

“Ini seperti Zaman Pak Harto, tahun era 70-80, silam 85% laba Sumber Daya Alam (SDA) minyak disetor ke pemerintah. Dan asing dikasih 15% saja sudah sangat senang,” jelasnya.

Sehingga rakyat jelas mendapat manfaat langsung dari SDA tersebut. Namun, sekarang yang terjadi adalah SDA telah dikuasai swasta, sehingga memberikan keuntungan bagi perusahaan atau pribadi, rakyat tidak lagi mendapatkan manfaatnya.

“Ini sudah pengkhianatan terhadap UUD 1945, dan saya pikir Partai Gelora jangan diam saja. Mereka itu tidur aja sudah kaya kok. Malah tidak dibebani pajak atas winfall profit ini. Ini semua karena pemerintah mengabdi pada oligarki,” tegasnya.

Kondisi ekonomi saat ini, kata Rizal Ramli, tidak baik-baik saja. Sebab, yang menikmati pertumbuhan ekonomi saat ini adalah golongan menengah ke atas, tidak untuk rakyat pada umumnya.

“Disisi lain, rakyat bawah hidupnya susah banget, dengan harga-harga naik. Pertumbuhan ekonomi 5,3% hanya dinikmati para kapitalis yang gede-gede. Rakyat kecil tak menikmati pertumbuhan sepersen pun,” pungkasnya.

Pengamat ekonomi dan perbankan Yanuar RIzki menambahkan, bahwa kebijakan keuangan Indonesia saat ini menuju ke kiblat moneterianisme, yakni individualisme, liberalisme dan materialisme. “Propagandanya begitu gencar,” kata Yanuar.

Sementara dari sisi peredaran mata uang rupiah sendiri, lanjut Yanuar terlihat nyata. Dimana pergerakan uang oleh masyarakat relative kecil, dan sebaliknya peredaran korporasi melonjak.

“Yaa bagaimana, kita bisa mandiri kalau rupiah itu sendiri juga dikendalikan oleh asing. Nah bagaimana kalau SUN ini diganggu juga, melalui nilai tukar rupiah. Siapa ini yang kuat menahannya. Kalau dihajar Oligarki, bakal keok juga,” katanya.***din

Berkaca pada Kenaikan Biaya Hidup di Inggris, Pentingnya Jaga Fluktuasi Inflasi

JAYAKARTA NEWS— Pentingnya terus menjaga fluktuasi inflasi yang disebabkan situasi global. Menurut survei Eurobarometer, sebesar 93 persen warga Eropa sangat khawatir terkait dengan kenaikan harga. Ditambah baru-baru ini di Inggris telah terjadi demo besar yang disebabkan kenaikan biaya hidup.

“Hari Sabtu lalu demo besar di London, ini tentang kenaikan the cost of living crisis. Krisis kenaikan biaya hidup yang bisa mengarah kepada kemiskinan. Nah ini ratusan ribu orang, harga cost of living, biaya hidup naik tiga kali lipat di Inggris. Ini juga diikuti di beberapa negara lainnya,” papar Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian dalam Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Jakarta, Rabu (8/2/2023).

Mendagri menjelaskan, kenaikan harga tersebut berkaitan erat dengan inflasi. Terlebih untuk beberapa komoditas yang harganya mengalami kenaikan tinggi. Sebagaimana data terbaru yang dihimpun Badan Pusat Statistik (BPS), penyumbang inflasi terbesar di Indonesia saat ini yaitu angkutan udara sebesar 1,81 persen. Kemudian penyumbang inflasi berikutnya yaitu bahan bakar rumah tangga yang terdiri dari gas, listrik, dan minyak sebesar 0,85 persen serta bensin sebesar 0,81 persen.

“Kita memang tidak boleh untuk lelah dan berhenti untuk menjaga harga-harga ini,” ujarnya.

Menghadapi kenaikan-kenaikan tersebut, lanjut Mendagri, dirinya meminta pemerintah daerah (Pemda) untuk mengatur strategi dan melakukan upaya-upaya pengendalian inflasi. Jika terpaksa menaikkan harga, diharapkan kenaikan tersebut dilakukan secara bertahap dan perlahan sehingga masyarakat bisa beradaptasi. Dia mencontohkan kenaikan tarif yang dilakukan oleh Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) yang bisa secara bertahap.

“Tolong pemerintah daerah tolong betul, sudah ditanyakan kepada beberapa daerah kenapa menaikkan tinggi, karena alasannya temuan BPKP (Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan). BPKP melihat terjadi kerugian PDAM, Perusahaan Daerah Air Minum, sehingga harus dinaikkan. Tapi naikkan itu kalau terjadinya sangat tinggi itu akan memicu inflasi, maka harus dinaikkan secara bertahap,” terangnya.***/ebn

Kabar Baik! Angka Inflasi Turun Jadi 5,28%

JAYAKARTA NEWS— Badan Pusat Statistik (BPS) menyebut, angka inflasi di bulan Januari 2023 sebesar 5,28 persen. Angka ini menurun dari bulan Desember 2022 sebesar 5,51 persen. Penurunan tersebut dinilai merupakan kabar baik, terutama bagi pemerintah dalam upaya pengendalian inflasi.

“Ini penurunan yang cukup bagus. Artinya terkendali dan bahkan makin terkendali, sekali lagi berkat kerja sama kita semua,” ujar Mendagri Muhammad Tito Karnavian saat memimpin Rapat Koordinasi (Rakor) Pengendalian Inflasi Daerah di Gedung Sasana Bhakti Praja (SBP) Kantor Pusat Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Rabu (8/2/2023). Dalam Rakor tersebut, Mendagri mengapresiasi kerja sama jajaran pemerintah pusat dan daerah dalam mengendalikan inflasi yang membuat angka inflasi menurun.

Berdasarkan capaian itu, Mendagri mengingatkan berbagai pihak agar tidak lelah dan berhenti dalam pengendalian harga, terutama dari sektor komoditas. Apalagi, diketahui gejolak harga di tingkat global mencapai angka yang tinggi. Kondisi itu menyebabkan sejumlah masyarakat mancanegara melakukan demonstrasi karena biaya hidup yang naik signifikan.

Untuk itu, sebagai upaya mewaspadai kejadian tersebut, Mendagri meminta jajaran pemerintah baik di pusat maupun daerah untuk semakin solid dalam upaya pengendalian inflasi. Dia juga meminta pihak-pihak terkait agar tidak berpuas diri dengan adanya penurunan angka inflasi.

Selain itu, pihak-pihak tersebut juga didorong agar tetap waspada, terutama dengan hal-hal yang dinilai memicu kenaikan angka inflasi, seperti dari moda transportasi angkutan udara, bahan bakar rumah tangga, hingga bahan bakar minyak (BBM). Apalagi harga-harga di tiga sektor tersebut diketahui tergolong sebagai administered price atau harga yang diatur mengacu kepada keputusan administratif atau keputusan pemerintah.

“Hati-hati dengan kenaikan harga air minum, air minum ini yang diregulasi juga oleh pemerintah daerah,” terangnya.

Sebagai informasi, pada Rakor kali ini, Kemendagri menghadirkan sejumlah narasumber. Di antaranya Kepala BPS, Deputi Bidang Penganekaragaman Konsumsi & Keamanan Pangan Bapanas, Dirjen Perhubungan Udara Kemenhub, Direktur Pembinaan Usaha Hilir Migas Kementerian ESDM, serta Direktur Pembinaan Pengusahaan Ketenagalistrikan ESDM. Selain itu, hadir pula narasumber lainnya yakni Dirjen Perdagangan Dalam Negeri Kemendag, Direktur Supply Chain dan Pelayanan Publik Perum Bulog, Kabiro Perencanaan Kementan, Satgas Pangan Polri, Jamdatun Kejaksaan Agung, dan Wakil Badan Intelejen Strategis TNI.***/ebn

Ekonomi Indonesia Tahun 2022 Lebih Tinggi dari sebelum Pandemi Covid-19

JAYAKARTA NEWS— Badan Pusat Statistik (BPS) mencatat perekonomian Indonesia pada tahun 2022 berhasil tumbuh 5,31 persen dibanding tahun sebelumnya (year-on-year/yoy).  Perekonomian domestik tahun 2022 berhasil tumbuh berkat tingginya pertumbuhan pada triwulan IV-2022 yang naik 5,01 persen (yoy).

Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyampaikan, pertumbuhan ekonomi pada tahun 2022 lebih tinggi dari pertumbuhan sebelum pandemi Covid-19.

“Dibandingkan dengan Desember tahun lalu, kuartal IV tahun lalu, tumbuh 5,01 persen (yoy) dan secara kumulatif, di tahun 2022, ekonomi mampu tumbuh di angka 5,31 [persen]. Pertumbuhan ini jauh lebih tinggi dari angka pre-COVID-19, yang rata-rata sebesar 5 persen sebelum pandemi. Dan ini merupakan angka yang tertinggi sejak masa pemerintahan Bapak Presiden, Bapak Joko Widodo,” ujar Airlangga dalam keterangan pers secara virtual, Senin (06/02/2023), yang ditayangkan di kanal YouTube Kemenko Perekonomian.

Meski sempat mencatat pertumbuhan negatif saat diterpa badai pandemi Covid-19 pada tahun 2020, perekonomian nasional terus menunjukkan resiliensi dan beranjak pulih lebih cepat. Airlangga menyampaikan, bauran berbagai kebijakan dan strategi konstruktif yang diambil pemerintah, salah satunya melalui program penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional (PCPEN), merupakan kunci keberhasilan dalam mendorong laju ekonomi nasional.

“Di tahun 2022 ini, (program) penanganan Covid-19 dan pemulihan ekonomi nasional menjadi kunci keberhasilan,” ucapnya sebagaimana dikutip dari setkab.go.id

Dari sisi demand, mayoritas komponen pengeluaran pada kuartal IV-2022 tumbuh kuat. Didukung windfall komoditas unggulan, ekspor mampu tumbuh double digit mencapai 14,93 persen (yoy). Sementara itu, impor tumbuh 6,25 persen (yoy) dengan didorong oleh kenaikan impor barang modal dan bahan baku.

“Kontributor utama dari PDB [produk domestik bruto) adalah konsumsi. Sektor konsumsi ini tumbuh 4,48 persen yoy. Dari investasi atau PMTB (pembentukan modal tetap bruto) itu tumbuh 3,33 persen dan konsumsi rumah tangga sebesar 5,7 persen,” ujarnya.

Meski demikian, lanjut Airlangga, konsumsi pemerintah masih mengalami kontraksi sebesar -4,77 persen yoy.

Dari sisi supply, seluruh sektor lapangan usaha mengalami pertumbuhan positif di triwulan IV-2022. Sektor transportasi dan pergudangan menjadi sektor dengan pertumbuhan tertinggi yakni sebesar 16,99 persen (yoy) diikuti oleh sektor akomodasi dan makan minum yang tumbuh sebesar 13,81 persen (yoy) yang didorong oleh peningkatan mobilitas masyarakat serta peningkatan kunjungan wisatawan baik mancanegara maupun wisatawan nusantara. Sektor industri pengolahan sebagai kontributor terbesar PDB juga mencatatkan pertumbuhan positif sebesar 5,64 persen (yoy).

Lebih lanjut Menko Perekonomian mengungkapkan, secara spasial seluruh wilayah di Indonesia terus mengalami penguatan. Pulau Jawa sebagai kontributor perekonomian nasional mampu tumbuh tinggi 56,48 persen (yoy) diikuti oleh Pulau Sumatera 22,04 persen (yoy) dan Kalimantan 9,23 persen (yoy). Lebih lanjut, Pulau Sulawesi 7,03 persen (yoy) serta Maluku dan Papua juga tumbuh 2,50 persen (yoy) beriringan dengan tingginya ekspor yang terjadi terutama akibat tingginya permintaan produk-produk komoditas unggulan di luar negeri.

“Beberapa leading indicators menunjukkan prospek cerah yang akan menopang pertumbuhan ekonomi Indonesia di tengah perlambatan kinerja ekonomi global. Permintaan domestik tetap menjadi penopang utama ekonomi nasional pada tahun 2023, tercermin dari IKK [indeks keyakinan konsumen] yang masih tinggi menggambarkan optimisme ekonomi Indonesia ke depan yang masih bisa lebih kuat lagi,” ujar Airlangga.

Indikator sektor eksternal Indonesia juga menunjukkan kondisi yang relatif baik dan terkendali, tercermin dari surplus transaksi berjalan, cadangan devisa yang terus meningkat, ekspor impor yang masih positif meski melambat, yield obligasi pemerintah yang melandai, nilai tukar rupiah dan indeks harga saham gabungan (IHSG) yang menguat, dan rasio utang luar negeri Indonesia terhadap PDB dalam level aman.

“Pemerintah akan terus waspada dan antisipatif dengan kondisi pelambatan ekonomi global yang akan menurunkan tingkat permintaan. Dengan demikian, penguatan core ekonomi dalam negeri melalui konsumsi dan investasi akan menjadi faktor utama untuk meningkatkan resiliensi ekonomi Indonesia di tahun 2023, karena kinerja ekspor yang sebelumnya tumbuh tinggi diperkirakan akan melambat,” tandasnya. (***/ctr)

Belanda Sudah Jadi Salah Satu Eksportir Terbesar Pangan Dunia

JAYAKARTA NEWS – Belanda punya luas tanah yang kecil hanya 41.543 km² dibandingkan dengan Jawa Barat yang 36.051 km², jadi lebih besar sedikit. Penduduk Belanda hanya 17 juta jiwa. Namun negara kecil ini punya pertanyaan penting, dua puluh tahun lalu, bagaimana memberi makan penduduknya. Dengan sumber daya alam terbatas dan luas tanah pertanian yang juga terbatas. Pemecahannya teknologi.

Sekarang, Belanda sudah jadi eksportir  produk pertanian nomer  dua terbesar dunia di belakang Amerika. Belanda jadi pionir di bidang riset daging ‘cell-cultured’, pertanian vertikal, teknologi pembibitan, dan robotic dalam pemerahan susu sapi dan juga panenan. Selain itu, inovasi teknologi dengan focus pemanfaatan pemakaian air yang lebih efesien sekaligus mengurangi emisi karbon dan metan.

Belanda memproduksi 4 juta sapi, 13 juta babi dan 104 juta ayam setiap tahun dan jadi eksportir daging terbesar di Eropa. Selain itu, negara ini juga memasok berbagai sayuran ke negara-negara Eropa Barat. Belanda mempunyai sekitar 96,5 Kilometer persegi Rumah Kaca pertanian.

Ilustrasi pertanian/Foto: Serena Koi, pexels.com

Rumah-rumah kaca ini, yang menggunakan lebih sedikit air dan pupuk, bisa memberi hasil panen sangat besar, sekitar satu hektar sama hasilnya dengan 10 hektar di pertanian konvensional. Para petani Belanda juga menggunakan hanya setengah gallon (sekitar 2 liter) air untuk menumbuhkan hampir setengah kilogram tomat, padahal pada pertanian biasa umumnya menggunakan sekitar 100 liter air.

Bisa dibilang Belanda adalah negara pertanian dan peternakan. Lebih dari setengah luas negara itu digunakan untuk sektor agrikultur. Kekuatan negeri kecil ini dibidang agrikultur juga diakui dunia, perusahaan raksasa, yang bergerak di bidang pangan, seperti Netle, Coca-Cola, Unilever, Cargill, dan Kraft Heinz, memiliki pusat-pusat riset dan pengembangan di sana.

Pendekatan riset dan pengembangan dibidang agrikultur dilakukan melalui kolaborasi antara universitas, lembaga pemerintah, dan perusahaan swasta. Kolaborasi erat ini sangat membantu mendorong inovasi dan peningkatan daya saing Belanda di sektor agrikultur ini.

Beberapa cara dilakukan untuk memajukan teknologi pertanian – peternakan di sana, di antaranya;

Proyek-proyek riset bersama antara universitas, pemerintah, dan perusahaan swasta untuk mengembangkan teknologi baru, meningkatkan produksi, dan efisiensi.  Kolaborasi ini juga memastikan riset didanai dengan baik dengan tujuan jelas juga memastikan hasilnya dipraktekkan di lapangan.

Kolaborasi ketiga pihak (universitas, pemerintah, swasta) memungkinkan saling tukar keahlian dan pengetahuan. Setiap pihak memberikan kontribusi keahlian unik dan perspektifnya untuk pengembangan teknologi baru.

Sementara akses ke pendanaan lebih baik dengan adanya kolaborasi. Pemerintah dan perusahaan swasta biasanya memberikan pendanaan untuk proyek-proyek riset. Universitas juga bisa berkontribusi dana melalui dana hibah dan sumber-sumber lainnya.

Kolaborasi juga meningkatkan komersialisasi hasil-hasil riset berupa teknologi baru dan produk-produk pertanian. Kemudian, upaya ini akan mempercepat hasil riset masuk kepasar dan lebih efisien.

Kolaborasi ketiga pihak memampukan Belanda bisa dengan cepat menerapkan hasil-hasil riset dan pengembannya. Nah, penerapan cepat ini memberi keuntungan besar untuk para petani dan sektor agrikultur lainnya.

Kolaborasi universitas, pemerintah, dan perusahaan swasta di Belanda sudah menjadi kunci kemajuan inovasi teknologi di sektar agrikultur. Kolaborasi ini juga memperlihatkan kemampuan negara untuk jadi terdepan di bidang teknologi agrikultur.

Ilustrasi/Foto: ThisIsEngineering, pexels com

Sedikit menyoroti Pendidikan tinggi di Belanda di bidang riset agrikultur memperlihatkan peran yang sangat penting. Banyak universitas memberi fokus pada berbagai aspek dari agrikultur, termasuk produksi pertanian dan peternakan, agribisnis, dan agrikultur yang berkelanjutan. Universitas-universitas juga memiliki akses terhadap peralatan riset canggih dan juga pendanaan yang memadai dari pemerintah dan sektor swasta. Pendanaan memegang peran penting dalam setiap aktivitas atau proyek. Riset-riset di universitas di Belanda memperoleh dana dari lembaga pemerintah, seperti Kementerian Pertanian, Nature and Food Quality, dan Netherland Enterprise Agency dan juga sektor swasta. Top of Form

Sektor swasta, termasuk perusahaan-perusahaan agribisnis dan teknologi agrikultur, memegang pernan penting dalam riset dan pengembangan agrikultur. Banyak perusahaan bekerjasama dengan universitas dan lembaga pemerintah, utamanya dibidang pengembangan teknologi dan peningkatan produksi. Beberapa perusahaan tekemuka di bidang teknology agrikultur, diantaranya;  Koppert Cress, yang menggunakan tekonologi hidroponik. Kemudian, Priva yang fokus pada teknologi pengaturan iklim dan manajemen energi pada Rumah Kaca. Perusahaan Lely dan BouMatic Robotics, yang mengembangkan sistem otomatis pemerahan susu sapi termasuk pemberian pangan dan manajemen kotoran.

Pada ujungnya, kolaborasi pemerintah, universitas, dan sektor swasta sudah berbuah manis buat Belanda dibidang agrikultur. Kita perlu belajar dari Belanda terutama bagaimana merancang kolaborasi antara pemerintah, universitas, dan sektor swasta untuk kemajuan bangsa.***/leo

Disclaimer: Tulisan singkat di atas menggunakan sumber informasi sedikit dari Washingtonpost.com dan banyak bahan tulisan dari ChatGPT, sebuah web site Artificial Intelligence (AI) yang dibuat oleh OpenAI.

Semua Pihak harus Dukung Hilirisasi Sumber Daya Alam Indonesia

JAYAKARTA NEWS— Pentingnya hilirisasi sumber daya alam Indonesia, khususnya dari sektor minyak, gas, mineral serta batu bara. Dari hilirisasi tersebut setidaknya dapat menciptakan sekitar 9,6 juta lapangan kerja serta menghasilkan pemasukan negara hingga US$ 715 miliar.

“Seperti disampaikan Presiden Jokowi dalam Pertemuan Industri Jasa Keuangan, Otoritas Jasa Keuangan (OJK) harus mendukung hilirisasi sumber daya alam ini melalui kebijakan yang dibuat. Tidak hanya OJK, semua pihak pun harus bahu membahu bersama pemerintah untuk terus mewujudkan hilirisasi sumber daya alam yang dimiliki agar dapat terwujud dengan baik, sehingga bangsa Indonesia dapat bergerak menjadi negara maju,” papar Ketua MPR Bambang Soesatyo di Jakarta, Senin (6/2/23).

Bamsoet menjelaskan, memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam yang terkandung di perut bumi Nusantara menuntut kerja keras berkelanjutan. Dengan sumber daya alam berlimpah, komunitas global mengandalkan Indonesia sebagai salah satu kontributor utama energi terbarukan.

“Saat ini pemerintah telah berupaya memaksimalkan nilai tambah sumber daya alam seperti nikel dan bauksit yang banyak diincar para pemodal asing. Cadangan nikel di perut bumi Indonesia mencapai 72 juta ton Ni (nikel). Jumlah ini mencakup 52 persen dari total cadangan nikel dunia yang volumenya mencapai 139,42 juta ton Ni. Sementara, jumlah sumber daya bijih terukur bauksit di Indonesia mencapai 1,7 miliar ton, dan logam bauksit 640 juta ton. Cadangan terbukti untuk bijih bauksit 821 juta ton, dan logam bauksit 299 juta ton,” kata Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, potensi energi hijau di Indonesia pun sangat menjajinkan. Indonesia memiliki potensi pembangkit listrik tenaga hidro sangat besar, karena Indonesia memiliki 4.400 sungai.

Begitu pula dengan potensi pembangkit listrik tenaga surya dan pembangkit listrik tenaga panas bumi (geothermal). Pembangkit geothermal sangat melimpah dengan potensi mencapai 29 ribu megawatt, namun baru bisa direalisasikan sekitar 2.000 Megawatt. “Karenanya, hilirisasi sumber daya alam ini mutlak harus dilakukan demi kesejahteraan seluruh rakyat Indonesia. OJK harus mampu memberikan dukungan konkret terhadap hilirisasi sumber daya alam, melalui kebijakan yang dibuat dengan kalkulasi dan tingkat kehati-hatian yang tinggi,” pungkas Bamsoet.***/din

Tol Jagat Kerthi yang akan Dibangun di Bali Ada Jalur Khusus Motor dan Sepeda

JAYAKARTA NEWS— Ketua MPR RI Bambang Soesatyo mendukung percepatan penyelesaian pembangunan jalan tol Jagat Kerthi Toll Road di Bali. Membentang 96,8 Km dari Gilimanuk – Mengwi, menghubungkan Pelabuhan Gilimanuk ke berbagai kawasan metropolitan di Denpasar. Jagat Kerthi Toll Road menjadi jalan tol kedua yang berada di Bali setelah Bali Mandara, sekaligus menjadi jalan tol pertama yang dibangun di Indonesia dengan tambahan fasilitas jalur khusus untuksepeda dan motor secara terpisah sepanjang 42,2 Km.

“Jagat Kerthi Toll Road akan melalui 3 Kabupaten, 13 Kecamatan, serta 58 Desa. Proyek pembangunannya telah masuk Proyek Strategis Nasional berdasarkan Peraturan Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Nomor 7 tahun 2021 tentang Perubahan Daftar Proyek Strategis Nasional. Groundbreaking sudah dilaksanakan pada 10 September 2022 oleh Menteri PUPR Basuki Hadimuljono bersama Gubernur Bali I Wayan Koster. Ditargetkan selesai pada 2024-2025. Sehingga para investor dan calon investor tidak perlu khawatir terhadap progres pembangunan sekaligus potensi ekonominya,” ujar Bamsoet usai menerima Direktur Utama PT Tol Jagat Kerthi Bali Tito Sulistio, di Jakarta, Jumat (3/2/23).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, pembangunan Jagat Kerthi Toll Road akan memberikan kemudahan akses kepada angkutan barang/logistik yang melalui jalan poros nasional dari Jawa, Bali dan NTB, sehingga bisa dikembangkan menjadi salah satu pusat logistik nasional. Jagat Kerthi Toll Road juga akan berdampak positif bagi pembangunan ekonomi di Bali Utara, Selatan, Timur, Barat, dan Tengah. Karena bisa memangkas waktu tempuh dari Pelabuhan Gilimanuk ke Kawasan Metropolitan Kota Denpasar, Kabupaten Badung, Kabupaten Gianyar dan Kabupaten Tabanan (Sarbagita) dari 6 jam menjadi 2 jam.

Ketua MPR Bambang Soesatyo saat menerima kunjungan Direktur Utama PT Tol Jagat Kerthi Bali Tito Sulistio, di Jakarta, Jumat (3/2/23)/foto: tim media bamsoet

“Sehingga bisa meningkatkan konektivitas sekaligus melahirkan lebih banyak lagi destinasi wisata di kawasan Bali Utara, Selatan, Timur, Barat, dan Tengah, seperti di Kabupaten Jembrana dan Kabupaten Tabanan. Pada akhirnya akan berdampak positif pada penyediaan lapangan pekerjaan dan peningkatan kesejahteraan masyarakat,” jelas Bamsoet.

Kepala Badan Hubungan Penegakan Hukum, Pertahanan dan Keamanan KADIN Indonesia dan Wakil Ketua Umum FKPP ini menerangkan, keberadaan Jagat Kerthi Toll Road telah menarik investasi pembangunan Taman Kerti Bali Semesta, di Pekutatan, Kabupaten Jembrana. Wahana wisata seluas 57 hektar, yang akan menjadi taman wisata terluas di Asia Tenggara. Dibangun atas kolaborasi internasional antara Paramount Pictures dan perusahaan Indonesia PT Kios Ria Kreasi (KIOS).

Kesepakatan kerjasama telah ditandatangani pada 25 Juli 2022 antara Vice President of Themed Entertainment and Experiences Paramount Global Mr. Ty Granaroli, dengan Direktur Utama KIO Ade Sulistioputra. Disaksikan secara virtual oleh Ketua MPR RI Bambang Soesatyo, Menteri Pariwisata dan Ekonomi Kreatif Sandiaga Uno, Gubernur Bali I Wayan Koster, Bupati Jembrana I Nengah Tamba, dan Duta Besar Indonesia untuk Amerika Serikat Rosan Roeslani.

“Taman Kerti Bali Semesta akan menggabungkan karakter tematik dunia sinema Paramount Pictures seperti karakter-karakter di dalam Nickelodeon seperti SpongeBob SquarePants, Dora the Explorer, dan Teenage Mutant Ninja Turtles, digabung dengan karakter kebudayaan dan keindahan alam Bali. Sehingga bisa memberikan pengalaman menarik bagi para turis. Keberadaanya bisa menampung hingga lebih 5 juta pengunjung di tahun pertama. Sekaligus semakin mengukuhkan Bali sebagai destinasi wisata kelas dunia,” pungkas Bamsoet.***/ebn

Kopkar Elang Perdana Mandiri: Ingin Maju dan Terbang Tinggi Laksana Elang

JAYAKARTA NEWS – “Desain arsitekturnya” harus mengarah pada kemajuan. Dengan target  tertentu  dan seiring perkembangan waktu juga diharapkan ada  progres,  bergerak menuju perubahan yang lebih baik. Tanda kemajuan kudu dibangun dari awal.  Itulah pondasi dan strategi yang dirancang koperasi karyawan (Kopkar) Elang Perdana Mandiri (EPM), yang punya motto Maju Jaya Sejahtera.

Nama Elang Perdana bukan karena lokasi kopkar berada di Jalan Elang, Dusun Sukahati Kecamatan Citeureup, Kabupaten Bogor.  Kekuatan burung elang yang bisa terbang tinggi  juga menjadi harapan  bahwa koperasi yang dikelola  nantinya bisa melesat maju atau  ibarat elang bisa terbang tinggi.

Kopkar  pabrik ban PT EPM  ini  mulai beroperasi tahun 2002. Kini memiliki aset Rp 21 milyar, dari dana sendiri 18 milyar, sisanya simpanan dari anggota Rp 3 milyar.

“Kami tidak ada dana dari pihak ketiga. Ini benar-benar uang yang dikelola koperasi dan disalurkan ke anggota. Per bulan rata-rata kami menyalurkan 900 juta, “ kata Supriyanto,  ketua Kopkar EPM  (2020-2025),  masa  jabatan kedua kalinya

Jumlah anggota 967 orang dan Kopkar EPM juga sudah punya gedung sendiri  di luar area perusahaan. Lantas bagaimana kopkar EPM membangun etos kerja, menciptakan atmosfer dan kesetiaan anggota ?

Menurut Supriyanto, Pendidikan Anggota merupakan prioritas Kopkar Elang Perdana. Setahun dilaksanakan 4 kali. Tujuannya agar anggota lebih memahami perkoperasian. Memahami keberadaan koperasi, memahami eksistensi koperasi, sehingga anggota akan paham terhadap hak dan kewajibannya. Hal ini tidak hanya melestarikan keberadaan koperasi tapi koperasi  akan semakin maju, dan aset pun bertambah. Anggota loyal.

Sebagaimana kita ketahui, dalam institusi koperasi, anggota koperasi adalah identik dengan owner dalam suatu perusahaan. Atau orang yang memiliki saham. Karena itu pula, anggota yang memahami tentang perkoperasian akan tahu bahwa RAT (Rapat Anggota Tahunan) kekuasaan tertinggi koperasi.

Bagi Kopkar Elang Perdana Mandiri, Pra RAT sudah dilakukan awal Desember tahun lalu yang membahas anggaran koperasi tahun 2023, sedangkan RAT tahun buku 2022 akan dilaksanakan 21 Februari 2023.

Menurut Supriyanto, koperasi juga memfasilitasi kegiatan ekonomi anggota berupa  jual beli produk. Sekarang ada 49 anggota yang bisnis dengan koperasi. Anggota supply barang ke koperasi seperti sembako, makanan ringan, dan lainnya. Jadi usaha anggota ditampung/dijual ke koperasi. Dana usaha yang dilakukan anggota  juga berasal dari  pinjaman koperasi, lalu  barang atau produknya  dijual ke koperasi.  “Jatidiri koperasi benar-benar kami terapkan.”   Ujar Supriyanto.

Tim Kerja

Untuk langkah-langkah kerja, dibentuklah Tim Kerja,  “Jadi semua  harus bekerja, “ ujar Supriyano. Pengurus mengkoordinir saja. Yang bekerja  manajer bidang, lalu masuk ke anggota-anggota grup yang ada di bawah.  “Kalau ada kegiatan, pengurus tinggal menunjuk manajer bidang saja. Kegiatan pendidikan misalnya,  itu tugas manajer bidang pendidikan. Yang bersangkutan mengusulkan program dll.  Cara ini dipandang cukup efektif, selain itu karena ada kepercayaan maka muncul tanggung jawab dan kesetiaan pada tugas.

Atmosfer kerja dibangun sedemikian rupa. Manajemen mendukung,  pengurus dan lainnya memiliki integritas tinggi, tanggung jawab, serta semangat organisasi yang memadai.

Selain itu selama menjadi anggota, koperasi juga menyediakan beberapa fasilitas, misalnya disampaikan saat akhir tahun, ketika ulang tahun, ada juga kalender, dll;  “Kami anggarkan untuk itu setiap tahun, “ papar Supriyanto  yang di perusahaan, PT Elang Perdana Mandiri bertugas selaku asisten manajer produksi.

Secara nasional tidak sedikit koperasi yang mencapai kemajuan. Namun diakui pula oleh Supriyanto bahwa  koperasi belum menjadi sokoguru perekonomian Indonesia.  Lantas apa pendapatnya?

Untuk  menerapkan bagaimana berkoperasi, kata Supriyanto, sebenarnya  semua sudah tertuang dalam undang-undang, dan kuncinya ya,……berniat untuk melaksanakannya dengan sungguh-sungguh.

“Insya Allah kalau dilaksanakan sungguh-sungguh hasilnya akan maksimal, “ tukas Supriyanto. “Saya tinggal melanjutkan saja,  desainnya sudah dibuat, “

Bagi Elang Perdana, tegasnya lagi,  pertama memprioritaskam pendidikan, lalu sebagai tindak lanjut  memfasilitasi perkembangan ekonomi demi kesejahteran anggota, ketiga memfasilitasi kewirausahaan anggota. Karyawan anggota koperasi yang  berwirausaha difasilitasi dengan pinjaman lunak/ pinjaman tanpa bunga.

Sebagaimana institusi lain, Kopkar EPM juga menangani bidang sosial “Kami selalu siaga. Ketika terjadi gempa di Cianjur belum lama ini kami langsung menerjunkan personil ke sana dengan sejumlah donasi. “Kami sudah sediakan budget khusus untuk itu,” katanya..

Kopkar EP Mandiri sudah masuk dalam bimbingan  Dinas KUKM  provinsi Jawa Barat. “Namun kami juga sangat berterima kasih kepada Dekopinda (Dewan Koperasi Indonesia Daerah) Kabupaten Bogor yang suka suport kegiatan kami. Itu juga modal kami untuk bisa maju, “ kata Supriyanto. (Isw)