Gulingkang Chelsea, Arsenal Koleksi 13 Piala FA

GAGAL di Liga Primer, menyemangati Arsenal untuk merebut trofi Piala FA 2017 saat final derby London melawan Chelsea. Tim “Meriam London” itu menang tipis 2-1 atas the Blues, untuk memastikan gelar ke-13 Piala FA bagi the Gunner.

Dalam kemanangan pada final yang berlangsung di Stadion Wembley, London, Inggris, pada Minggu (28/5/2017) dini hari WIB itu, tidak lepas dari pincangnya Chelsea setelah pasukan Antonio Conte, harus bermain dengan 10 pemain semenjak Victor Moses diusir wasit Anthony Taylor pada menit 68.

Gelar Piala FA ini menjadi hiburan bagi Fans Arsenal, setelah tim mereka gagal masuk Liga Champions pada musim depan, karena tidak masuk empat besar pada klasemen akhir Liga Primer. Tiket Liga Champions diraih oleh Chelsea sebagai pemuncak, diikuti Tottenham Hotspur, dan Manchester City. Manchester United juga langsung melaju di fase grup,setelah mengantongi tiket dengan menjuarai Piala Eropa. Adapun Liverpool, harus melakuni babak kualifikasi, karena finis di urutan keempat Liga Primer. Arsenal,yang finis diurutan ke-5, akan berlaga di Liga Eropa musim depan.

Gol Sanchez pada Final The Emirates FA Cup antara Arsenal dan Chelsea di Stadion Wembley, Minggu dini hari WIB. [Getty]

 

 

 

 

 

Dengan sukses di Piala FA ini, Arsenal menjadi klub dengan 13 kali juara kompetisi tertua di dunia itu. Pahlawan dalam pertandingan ini adalah Alexis Sanchez dan Aaron Ramsey, yang mencetak kemenangan untuk laga final tersebut. Adapun gol balasan Chelsea dibuat Diego Costa.

Arsenal membuka keunggulan lewat gol kontroversial Sanchez saat laga baru berjalan empat menit. Sebuah sepakan Sanchez berhasil mengecoh penjaga gawang Thibaut Courtois, yang keluar meninggalkan sarangnya.

Para pemain Arsenal sempat memprotes gol tersebut, yang dianulir hakim garis saat dia karena mengangkat bendera tanda offside bagi Aaron Ramsey sebelum gol terjadi. Namun, wasit Anthony Taylor menilai, Sanchez tak melakukan kontak dengan bola, sehingga putusan offside dianulir dan gol tetap disahkan.

Peluang lain yang dibuat Arsenal gagal dikonversi menjadi gol. Misalnya, tendangan lambung Sanchez yang sudah melewati kepala Courtois, sukses disapu di garis gawang oleh Gary Cahill pada menit 16. Demikian pula sundulan Danny Welbeck yang menyambut sepak pojok Mesut Oezil, masih membentur mistar gawang.

Tertinggal satu gol, Antonio Conte memasukkan Cesc Fabregas pada menit 61 untuk menggantikan Nemanja Matic. Sayangnya, tujuh menit berselang, Moses malah menerima kartu kuning kedua sehingga harus meninggalkan lapangan. Sekalipun pincang, dengan memasukkan Willian yang menggantikan Pedro Rodriguez pada menit 72, the Blues berhasil menyamakan kedudukan menjadi 1-1 setelag gol Diego Costa yang sukses menyambut umpan silang dari Willian pada menit 76.

 

Diego Costa merayakan golnya bersama rekan-rekannya saat Chelsea menghadapi Final FA Cup Final melawan Arsenal di Stadion Wembley. (Photo by Ian Walton/Getty Images)

Sayang, tiga menit berselang Arsenal menggandakan keunggulan melalui servis Olivier Giroud yang baru masuk pada menit 78 menggantikan Welbeck, lewat umpan tarik yang disambut Ramsey untuk mengubah kedudukan menjadi 2-1.

Pada menit ke 87, Oezil hampir saja mencatatkan namanya di papan skor, namun tendangannya belum tepat karena bola membentur tiang gawang.

Susunan pemain kedua tim seturut laman resmi FA:

Arsenal (4-2-3-1): David Ospina (PG); Hector Bellerin, Per Mertesacker, Rob Holing, Nacho Monreal; Aaron Ramsey, Granit Xhaka; Alex Oxlade-Chamberlain (Francis Coquelin), Mesut Oezil, Alexis Sanchez (Mohamed Elneny); Danny Welbeck (Olivier Giroud).
Pelatih: Arsene Wenger.

Chelsea (3-4-3): Thibaut Courtois (PG); Cesar Azpilicueta, Gary Cahill, David Luiz; Victor Moses, N’Golo Kante, Nemanja Matic (Cesc Fabregas), Marcos Alonso; Pedro Rodriguez (Willian), Diego Costa (Michy Batshuayi), Eden Hazard.
Pelatih: Antonio Conte.

Kemenangan Perdana Chelsea Usai Rebut Trofi

CHELSEA membuktikan  kualitasnya sebagai juara Liga Primer Inggris, setelah pekan lalu memastikan meraih trofi, ketika Selasa (16/5/2017) dinihari tadi meraih  kemenangan perdananya dengan mengalahkan  Watford  4-3 dalam laga tunda pekan ke-28 di Stadion Stamford Bridge.

Pertandingan itu diwarnai dengan hujan gol, dimana Chelsea harus kembali berlaga setelah istirahat tiga hari. Pada laga ke-37, Chelsea memastikan gelar Liga Primer.

Gelandang Spanyol, Cesc Fabregas, yang baru masuk ke lapangan pada menit 79 menggantikan Nathaniel Chalobah, menjadi pencetak gol penentu kemenangan Chelsea. Gol itu dicetak pada menit ke-88 setelah dia melepaskan tendangan dari tepian kotak penalti. Bola pun  melesak ke sudut kiri bawah gawang Watford.

Watford yang mencoba kembali untuk  menyamakan kedudukan, malah harus kehilangan satu pemain dari lapangan pada menit-menit pengujung laga. Sebastian Proedl menerima kartu kuning kedua dari wasit Lee Mason, setelah menjegal  Pedro Rodriguez.

John Terry menjadi aktor utama di awal-awal laga dengan membuka keunggulan Chelsea pada menit 22, dengan memanfaatkan bola liar dalam situasi sepak pojok. Dua menit berselang,  Terry tiba-tiba menjadi pecundang, saat melakukan blunder dengan menyundul bola dengan lemah di dalam kotak penalti yang kemudian  disambut tandukan Etienne Capuoe dan  menyarangkan bola ke dalam gawang Chelsea sehingga  skor imbang 1-1.

Sebuah tendangan  Cesar Azpilicueta yang menyambar bola liar dari upaya  pertahanan Watford, yang menghalau sepak pojok pada menit 36, membjuahkan gol.   Chelsea pun  menutup babak pertama  2-1.

 

AFP
John Terry rayakan gol [AFP]

Chelsea kembali memperlebar  keunggulan mereka menjadi 3-1 atas Watford. Gol tersebut dikreasi dengan  memanfaatkan situasi sepak pojok.  Michy Batshuayi berhasil mencetak gol perdananya di Stamford Bridge setelah menyelesaikan umpan pendek Nathan Ake. Sayang,  Watford kembali  memperkecil ketertinggalannya  menjadi 2-3 lewat tembakan lengkung Daryl Janmaat pada menit ke-51.

Pada  menit 74, penyerang pengganti Stefano Okaka, yang baru dimainkan  pada menit ke-71  untuk menggantikan M’Baye Niang, berhasil menyamakan kedudukan menjadi 3-3. Tendangan kerasnya itu sukses membuahkan gol, setelah  mendapat umpan silang Tom Cleverley. Kiper  Asmir Begovic pun tidak berdaya menyelamatkan gawangnya.

Untunglah,  Antonio Conte menurutkan gelandang  Fabregas, yang kemudian  berhasil mencetak gol kemenangan perdana mereka berstatus sebagai Juara Liga Inggris. \

 

Susunan Pemain

Chelsea (3-4-2-1): Asmir Begovic (PG); Kurt Zouma, John Terry, Nathan Ake; Cesar Azpilicueta, N’Golo Kante, Nathaniel Chalobah (Cesc Fabregas), Kenedy (Ola Aina); Willian, Eden Hazard; Michy Batshuayi (Pedro Rodriguez)

Pelatih: Ronald Koeman

Watford (3-5-1-1): Heurelho Gomes (PG); Adrian Mariappa, Sebastian Proedl, Jose Holebas; Nordin Amrabat, Tom Cleverley, Valon Behrami, Abdoulaye Doucoure, Daryl Janmaat; Etienne Capoue (Troy Deeney); M’Baye Niang (Stefano Okaka)

Pelatih: Walter Mazzarri.

Chelsea Juara, Michy Batshuayi Pahlawan

DEALAPAN menit menjelang laga usai,  pemain pengganti Michy Batshuayi memastikan Chelsea meraih gelar Liga Primer Inggris, menyusul gol tunggalnya ke  gawang  West Bromwich Albion pada pertandingan yang digelar Jumat malam.  The Blues harus berjuang keras  untuk meraih poin penuh  pada laga tandang di The Hawthorns tersebut.

Sebelum berangkat ke The Hawthorns, pelatih Chelsea Antonio Conte telah berpesan kepada para anak asuhnya untuk “menikmati” tekanan harus menjadi juara. Penampilan gemilang para pemain West Browmich Albion, benar-benar menjadi tekanan bagi Chelsea, yang sepertinya mengancam  tim London itu memperpanjang penantiannya meraih gelar juara. Syukurlah,  Batshuayi yang ditugasi Conte untuk menjadi pemain pengganti menunaikan tugasnya dengan sempurna, untuk mengantar timnya  dengan gol penentu kemenangan pada menit ke-82. Gol yang membuat manajernya,  Antonio Conte larut dalam kegembiraan.

 

Michy Batshuayi

 

Ini adalah kemenangan  ke-28  Chelsea pada  musim ini, yang mengantar   pemuncak klasemen ini surplus 10 poin  atas kesebelasan Tottenham Hotspur yang berada di undakan kedua dengan  sisa tiga laga yang masih perlu dimainkannya.  Conte menjadi manajer yang memenangi Piala Liga Primer pada musim pertamanya melatih, menyusul pendahulunya  di Stamford Bridge, yakni Jose Mourinho dan Carlo Ancelotti, serta Manuel Pellegrini yang menukangi  Manchester City.

Sebelum hijrah ke Chelsea, Conte secara beruntun mengoleksi  gelar liga Italia saat melatih  Juventus. Conte larut berdansa dengan  para pemainnya di depan para penggemar the Blues yang melakukan perjalanan tandang  tatkala  peluit pamungkas pertandingan bersiul panjang di Midlands.

Semenjak dimiliki pengusaha Rusia Roman Abramovich pada 2003, Chelsea telah memenangi liga gelar Liga Primer Inggris.  Sekalipun demikian,  pencapaian kali pada musim kali ini  dapat dibilang sebagai yang sangat  impresif, karena musim lalu the Blues terjerembab di level ke-10.

“Anda harus menghargai momen-momen ini, Anda bekerja begitu keras sepanjang musim untuk berada di sini. Secara konsisten kami menjadi tim terbaik di liga. Tidak ada perasaan yang lebih baik di sepak bola,” kata bek dan kapten Chelsea Gary Cahill seperti dikutip  Sky Sports.

“Orang-orang meremehkan kami sebagai tim dan individu, dan hal ini menutup mulut mereka. Kami adalah juara. Ini merupakan satu ( koleksi trofi) lagi di lemari (kami).” Meskipun Chelsea tidak memainkan gaya permainan klasik mereka, pada akhirnya tim ini  sukses melakukan pekerjaannya sepanjang musim ini.

 

 

Tampil dengan semangat untuk segera mengantongi juara Liga Primer, para pemain Chelsea tampak  mendominsi penguasaan bola atas  tim yang menghuni peringkat kedelapan tersebut. West Brom memang tidak memliki banyak hal untuk melawan Chelsea selain  mempertaruhkan harga diri, sehingga mereka mati-matian mempertahankan diri dari  gempuran yang dilakukan secara bertubi-tubi oleh Chelsea.  Sebelum turun minum, Cesc Fabregas dan Pedro nyaris mencetak gol untuk timnya.

West Brom mengandalkan serangan baliknya untuk menjaga poinnya tak direnggut Chelsea di kandang mereka.  Tetapi, permainan satu arah, dimana bola terus mengalir ke arena pertahanan West Brom yang dilakukan oleh  Victor Moses dkk, dapat  digagalkan Ben Foster.

Eden Hazard pun punya  peluang membuat gol, namun  usahanya digagalkan di garis gawang. Anak-anak London itu terus berupaya  mendapatkan  gol kemenangan mereka, tatkala melihat celah adanya “kelelahan” di lini  belakang West Brom. Sebuah serangan balik  West  Brom yang dilakukan  Salomon Rondon, berhasil dipatahkan  Cahill.

Chelsea pada akhirnya berhutang budi  kepada Batshuayi, pemain  yang sepanjang musim ini  tidak menonjol,  dengan perannya menceploskan gol ke gawang lawan.  Enam  menit setelah diminta menggantikan Pedro yang tampak kelelahan, penyerang Belgia yang dibeli dari  Marseille  dengan bandrol  33 juta pound ini,  menyambar umpan tarik Cesar Azpilicueta tanpa dapat dicegah dengan baik oleh kiper Ben Foster. (Reuters).

The Blues Siap Angkat Tropi, Middlesbrough Turun Kasta

CHELSEA selangkah lagi memenuhi ambisiya untuk menjuarai Liga Inggris setelah dalam pertandingan Selasa dinihari WIB, memaksa Middlesbrough menangis, menyesali hasil tersebut yang memaksa mereka harus meninggakan kasta tertinggi perhelatan sepakbola di negeri the three Lions itu.

Penggrafir untuk trofi Liga Primer, kini bersiap mempertajam alat kaligrafinya untuk menuliskan klub asal London itu kembali menjadi juara. Persaingan perebutan juara Ligra Primer dapat dikatakan sudah selesai, karena Chelsea hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk memastikan mahkota juara, yang secara matematis the Blues akan dapat menuntaskan misi juara liganya pada Jumat (Sabtu WIB) mendatang saat mereka bertemu bertandang ke markas West Bromwich Albion.

Mereka dapat mengantongi nilai penuh saat melawan Baggies dan itu akan sebuah judul berita yang sangat layak, dimana mereka untuk keempat kalinya dalam 12 tahun meraih tropi ini, yang artinya itu hanya seperlima dari sejarah klub yang telah berdiri sejak 112 tahun silam.

Dengan sukses mengalahkan Middlesbrough ini tidak salah kalau para penggemar the Blues secara konstan menyanyikan dukungannya kepada tim kesayangan mereka, dan terutama kepada pelatih Antonio Conte. Piala Liga Primer kali ini akan menjadi prestasi yang luar biasa bagi pelatih Italia di musim pertamanya di sepakbola Inggris, dimana dia tidak bisa berbahasa Inggris pada setahun lalu saat masuk ke London—namun dia membuktikan telah mampu mengangkat Chelsea, di mana hari ini posisi Chelsea setidaknya hampir juara, lagi.

Credit Photo: REX

 

Mereka pun memiliki 34 poin lebih banyak dari musim lalu. Para penggemar tentu berharap, mudah-mudahan Conte sekarang ini akan tetap bertahan menukangi Chelsea meskipun ia diminati oleh klub Italia milik pengusaha Indonesia, Inter Milan. Chelsea sangat membutuhkan Conte untuk membangun klub, mempertahankan gelar ini dan meraih tropi di Liga Champions. Itulah harapannya.

Ada harapan umum di Stamford Bridge. Roman Abramovich hadir saat Carlo Ancelotti, manajer Chelsea terakhir -dan orang Italia pertama- untuk memenangkan liga dan yang juga menyelesaikan gelar ganda dengan Piala FA, sebuah prestasi Conte. Ancelote dan Conte dulu berkawan, dimana mereka dulu pernah bekerja sama di Juventus saat posisi terakhirnya sebagai kapten. Pada gelaran Liga Champions musim depan, mereka dipastiak akan bersaing. Tentu saja kalau Anceloti masih dipercaya menukangi Munchen.

Tidak pernah ada keraguan bahwa Chelsea akan memenangkan ini. Pertanyaan kepada klub ini paling hanya tentang berapa banyak gol yang akan mereka ceploskan ke gawang lawan dan berapa nilai yang diraih pada akhir liga. Pertandingan dinihari tadi sedikit kurang sempurna, karena tidak tampilnya N’Golo Kante, yang mengalami sedikit cedera otot, dimana bertepatan dengan pengumuman bahwa dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Sepak versi wartawan sepak bola pada tahun ini. Tapi Fabregas yang diberi kepercayaan pelatih, menunaikan tigasnya dengan baik.

Gelandang asal Spanyol itu menciptakan banyak peluang dan terlibat dalam ketiga gol tersebut saat ia menjadi pemain pertama yang membukukan 10 assist di Liga Premier dalam enam penampilannya. Chelsea mencapai tonggak sejarah lain – dengan kemenangan kandang ke-300 Liga Inggris, yang sekarang ini hanya diungguli oleh Manchester United (347) dan Arsenal (306).

Adalah sebuah kegembiraan di mana mereka menggulingkan Middlesbrough dan ini sekaligus menjadi tanda juara yang bakal direngkuh klub ini. Middlesbrough sendiri yang diambang “kehancuran” di Liga Primer, malah tampil dengan disiplin yang minim, sehingga dimanfaatkan betul oleh pasukan Conte.
Setelah melakukan tekanan bertubi-tubi dengan banyak peluang semenjak menit awal, Chelsea baru membuka keunggulan mereka pada menit ke-23 melalui penyerang Diego Costa. Striker timnas Spanyol itu sukses mengelabui Brad Guzan, dimana golnya diceploskan melewati celah di antara kedua kakinya. Dengan gol tersebut, Costa menjadi pemain ketiga yang mencetak minimal 20 gol per musim secara berturut-turut dalam dua musimnya di Chelsea. Dia menyusul rekor yang dicapai Jimmy Floyd Hasselbaink dan Didier Drogba.

Pada menit ke-34 pendukung the Blues kembali bersorak, setelah sepakan keras Marcos Alonso dari sudut sempit, lagi-lagi mengarah ke gawang melalui celah di antara kedua kaki penjaga gawang Middlesbroug. Gol ketiga Chelsea tercipta pada menit ke-65 melalui tendangan Nemanja Matic. Gelandang Serbia juga sukses menaklukkan Guzan, dengan mengarahkan bola ke celah kedua kaki kiper.

Dengan hasil ini, Chelsea berhasil memperlebar jarak mereka dengan Tottenham sebanyak tujuh poin, setelah klub sekota yang menjadi pesaing utamanya itu takluk 0-1 dari West Ham United pada pekan yang sama.

Bagi Middlesbrough, kekalahan ini memastikan mereka menjadi tim kedua yang terlempar ke Championship musim depan setelah sebelumnya nasib serupa diterima Sunderland. Dengan raihan 28 poin dimana tinggal sisa dua laga lagi, The Boro mungkin mampu mengejar poin tim terbawah di luar zona degreadi, Swansea City yang mengantongi 35 poin.***

Chelsea Kokoh Puncaki Klasemen Liga Inggris

CHELSEA FC hingga pekan ini masih mempertahankan posisinya sebagai pemuncak  klasemen sementara  Premier League dengan raihan  81 poin dari 34 laga yang dilakoninya. Posisi kedua ditempati tim sekota London,   Tottenham Hotspur yang mengumpulkan  77 poin dari  35 laga yang dijalaninya, sedangkan  kesebelasan  Manchester City berada di undakan ketiga dengan  69 poin dari  35 laga yang sudah diikutinya.

Berikut ini disampaikan  klasemen sementara Liga Utama Inggris, hingga pertandingan pada Sabtu (6/5) waktu Inggris;

kalah, mencetak gol, kebobolan gawang, poin:

Tim Total main Menang Seri Kalah Gol Bobol Poin
1 Chelsea FC 34 26 3 5  72 29 81
2 Tottenham Hospur 35 23 8 4 71  23 77
3 Manchester City 35 20 9 6 70 37 69
4 Liverpool 35 20 9 6 71 42 69
5 M United 34 17 14 3 51 25 65
6 Arsenal 33 18 6 9 64 41 58
7 Everton 36 16 10 10 60 41 58
8 West Bromwich Albion 35 12 9 14 41 45 45
9 Leicester City 35 12 7 16 45 54 43
10 Bournemouth 36 11 9 16 52 65 42
11 West Ham United 36 11 9 16 45 59 42
12 Southampton 33 11 8 14 39 44 41
13 Stoke City 36 10 11 15 39 52 41
14 Burnley 36 11 7 18 37 51 40
15 Watford 35 11 7 17 37 58 40
16 Crystal Palace 36 11 5 20 46 61 35
17 Swansea City 36 10 5 21 41 69 35
18 Hull City 36 9 7 20 36 69 34
19 Middlesbrough 35 5 13 17 26 45 28
R-20 Sunderland 35 6 6 23 28 60 24

 

Catatan:

R – Degradasi

1-3: Lolos ke Liga Champions

4: lolos ke Putaran kualifikasi Liga Champions

5: lolos ke Liga Europa

6-7 lolos ke Putaran kualifikasi Liga Europa

18-20: Degradasi.

Chelsea Kian Dekati Gelar Liga Inggris

CHELSEA membuat langkah penting  dalam upayan untuk memastikan meraih  gelar Liga Inggris, setelah sukses membukukan  kemenangan 3-0 atas Everton dalam laga tandang mereka di Goodison Park,   Minggu (30/4/2017).

Memang, tuang rumah berupaya menggedor pertahanan tim besutan Antonio Conte di menit-menit awal. Sebuah skema serangan pada menit kedua melalui  Dominic Calvert-Lewin, namun sayangnya tendatanganya masih  membentur tiang gawang. Setelah itu, tampak sekali  pasukan yang diracik Ronald Koeman kesulitan menciptakan peluang-peluang bersih. Situasi itu dimanfaatkan  Chelsea, terutama pada pada babak kedua.

Kebuntuan pasukan London biru dipecahkan oleh Pedro melalui  cara nan  spektakuler. Pedro membuka ruang untuk dirinya sendiri, lantas  menaklukkan Maarten Stekelenburg melalui tendangan  kaki kirinya  dari jarak 25 meter. Bola melesat tajam di sudut atas gawang. Gol!

Pasukan Conte kemudian berhasil menggandakan keunggulan mereka, saat  Stekelenburg hanya mampu  menepis tendangan bebas  dari Eden Hazard. Bola munth tepisan kiper Everton itu disambar sang kapten Gary Cahill. Gol. Everton 0, Chelsea 2.

Gol ketika diracik dua pemain  pengganti Chelsea yang bekerja sama dengan cantik.  Pada empat menit sebelum peluit bubaran,   pemain gelandang yang tengah diincar AC Milan, Cesc Fabregas,  menyodorkan upan  kepada Willian yang dengan sempurna  dikonversi menjadi gol dari jarak dekat.

Dengan kemenangan ini, The Blues kini  unggul em pat angka atas tim sekotanya,  Tottenham, yang sukses membekuk  Arsenal dalam  “derby” London Utara.

Sumber: Reuters.

Foto: Getty Image, Reuters/Phil Noble 

Gulung Spur 4-2, Chelsea Maju Final Piala FA

DERBI Ibukota London dalam semifinal Piala FA akhirnya dimenangi Chelsea setelah tim asuan Antonio Conte itu menggasak  Tottenham Hotspur 4-2 dalam laga yang digelar  di Stadion Wembley,  Minggu dini hari WIB.

Di final, Chelsea akan menantang pemenang  semifinal lainnya,  antara Arsenal  vs Manchester City yang baru akan dilansungkan pada Minggu malam WIB. Dua gol Willian berikut satu gol masing-masing dari  Eden Hazard dan Nemanja Matic, memastikan tiket ke final Piala FA. Gol balasan  Spurs dicetak  lewat penyerang andalannya, Harry Kane dan sebuah lagi dari Bamidele Alli.

Chelsea tampil eksplosif menyerang sejak awal laga dibuka, dan bahkan  hanya butuh  waktu lima menit untuk asa kemenangan melalui  gol Willian. Chelsea mendapat hadiah tendangan bebas, setelah Pedro Rodriguez dijatuhkan Toby Alderweireld, tak jauh dari kotak penalti. Wilian yang bertugas melaksanakannya, sukses.

Pada menit ke-18, Spur berhasil menyamakan kedudukan  lewat  Kane setelah mendapat umpan silang dari  Christian Eriksen. Son Heung-min membuat kesalahan fatal dengan melanggar Victor Moses, sehingga  pengadil Martin Atkinson menunjuk titik putih.

Willian ditunjuk  sebagai eksekutor berhasil mengecoh penjaga gawang Hugo Lloris ke arah yang salah. Tendangan pinalti Willian pada menit ke 43 itu pun membawa  Chelsea unggul 2-1.

Spur kembali menyamakan kedudukan pada menit ke-7 setelah turun minum melalui  Alli yang memanfaatkan  sontekan matang Eriksen.

Gol kedua Spur tersebut direspon  Conte dengan memainkan  Hazard dan Costa,  mensubtitusi  Willian dan Batshuayi pada menit 61. Conte juga memasukkan  Cesc Fabregas pada menit ke-74 menggantikan  Pedro.

Melalui skema sepak pojok Chelsea, kembali mengungguli Spur.  Kyle Walker gagal menyapu de ngan sempurna, dimana bola malah menuju  ruang tembak Hazard tepi kotak   penalti, dan  legium  Belgia itu tak menyia-nyiakan peluang dengan menembakkan  tendangan keras. Gol! Chelsea pun unggul  3-2 pada menit ke-75. Lima menit kemudian,  Matic menambah keunggulan  Chelsea setelah mendapat k umpan matang dari Hazard yang bekerjasama dengan  Fabregas. Chelsea 4, Spur 2.

 

Susunan pemain kedua tim seturut laman resmi FA:

Chelsea (3-4-3):  Thibaut Courtois (PG); Nathan Ake, David Luiz, Cesar Azpilicueta; Victor Moses, N’Golo Kante, Nemanja Matic, Marcos Alonso; Willian (Eden Hazard), Michy Batshuayi (Diego Costa), Pedro Rodriguez (Cesc Fabregas)

Pelatih: Antonio Conte

Tottenham Hotspur (3-4-2-1): Hugo Lloris (PG); Eric Dier, Toby Alderweireld, Jan Vertonghen; Kieran Trippier, Mousa Dembele, Victor Wanyama (Georges-Kevin Nkoudou), Son Heung-min (Kyle Walker); Christian Eriksen, Bamidele Alli; Harry Kane

Pelatih: Mauricio Pochettino

Manchester United Tekuk  Chelsea 2-0

BERMAIN di Stadion Ald Trafford, Minggu malam,  Manchester United berhasil mengamankan seluruh poin setelah menjungkalkan pemuncak klasemen sementara Liga Utama Inggris,  Chelsea dengan skor 2-0.

Menjami Tim London Biru, Setan merah berhasil mencegah laju Chelsea dalam mengumpulkan poin untuk merengkuh juara musim ini, setelah  Marcus Rasford dan Ander Herrera menceploskan si kulit bundar ke gawang Begovic. Dua gol tersebut masing-masing dilesakkan pada awal  babak pertama dan babak kedua.

Dengan mengantongi tiga poin tersebut, posisi klasemen sementara MU terdongkrak  ke undakan kelima dengan raihan  60 poin, selisih devisit empat poin dari tim sekotanya, Manchester City. Puncak klasemen sementara masih dipegang Chelsea dengan 75 poin, unggul empat poin  dari tim sesama London, Tottenham.

Pendukung tuan rumah bertempik riuh saat  pada menit ketujuh, Rashford menggetarkan  gawang Chelsea. Penyerang masa depan Timnas Inggris itu lolos dari  jebakan offside, dan berhasil memaksimalkan umpan yang disodorkan  Ander Herrera dari separuh lapangan.

Foto: By @ChelseaFC

Para pendukung tim asuhan Mourinho itu nyaris kembali bersorak riuh, ketika  kerjasama Lingard dan Rashford yang mengumpankan  bola kepada Young. Sayangnya, tendangan  Young pada menit ke-16 itu masih di atas mistar  gawang Begovic.

Anak asuh  Mourinho sukses menggandakan kemenangan melalui  tendangan bebas Rashford yang membawa kemelut di depan  gawang Chelsea. Herrera  sukses memaksimalkan  bola liar, pada menit ke 59  sebuah tendangan keras akhirnya memastikan kemenangan MU atas  The Blues 2-0.

Pelatih  Antonio Conte menarik  Victor Moses dengan menggantikan  Francesc Fàbregas pada menit 54. Namu, upaya penggantian ini juga tidak dapat memabalikkan keadaan. Bahkan, pada menit ke 69, gawang Chelsea nyaris kebobolan lagi setelah Rashford   berhasil masuk ke dalam kotak penalti dan melesakkan tembakan. Sayangnya, tembakannya  tidak menghasilkan  gol tambahan buat MU. Upaya Mou menurunkan Zlatan Ibrahimovic pada  menit 83, tak membawa tambahan gol buat MU.

Berikut susunan  pemain sebagaimana dikutip dari laman resmi Chelsea:

Man United: De Gea; Valencia, Bailly, Rojo, Darmian, Fellaini, Herrera, Young (c), Pogba, Lingard, Rashford.

Cadangan: Romero, Blind, Shaw, Carrick, Fosu-Mensah, Mkhitaryan, Ibrahimovic.

Chelsea: Begovic; Azpilicueta, David Luiz, Cahill (c); Moses, Kante, Matic, Alonso; Pedro, Diego Costa, Hazard.

Cadangan: Eduardo, Zouma, Terry, Loftus-Cheek, Fabregas, Willian, Batshuayi.