JAYAKARTA NEWS— Pasukan Mikel Arteta mengakhiri penantian 22 Tahun setelah Manchester City bermain imbang di pertandingan Penultimate Pep Guardiola. Arsenal dinobatkan sebagai juara Liga Primer, mengakhiri penantian 22 tahun sejak tim Invincibles tahun 2004.
Dilansir Daily Mail, Manchester City bermain imbang 1-1 dengan Bournemouth pada Selasa malam, memberi The Gunners keunggulan tak tergoyahkan di puncak klasemen setelah mereka mengalahkan Burnley pada hari Selasa.
Pasukan Mikel Arteta telah menjadi runner-up di setiap tiga musim terakhir tetapi akhirnya mengalahkan tim Pep Guardiola untuk dapat menyebut diri mereka ‘Raja Inggris’.
Dan lebih banyak kejayaan dapat menyusul minggu depan saat mereka menghadapi Paris Saint-Germain di final Liga Champions.
Foto: Instagram Arsenal
Arsenal akan mengangkat trofi Liga Primer setelah pertandingan terakhir hari Minggu di kandang Crystal Palace, dengan tiket sekarang menjadi barang langka bagi para penggemar setia mereka.
Arteta dan timnya telah menanggung ejekan atas posisi ‘kedua lagi’ mereka sebagai pengiring pengantin Liga Premier, tetapi itu sekarang akan berakhir dengan trofi besar pertama mereka sejak Piala FA yang dimenangkan pada musim pertamanya sebagai pelatih pada tahun 2020.
Foto: Instagram Arsenal
Tim terakhir mereka yang memenangkan Liga Premier adalah pada tahun 2004, ketika Thierry Henry dan kawan-kawan tak terkalahkan sepanjang musim yang terdiri dari 38 pertandingan.
Manchester United, Man City, Chelsea, Liverpool, dan bahkan Leicester City telah memegang gelar tersebut sejak saat itu. (di/Sumber: Daily Mail)
Miliarder Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha sukses membawa klub yang dimilikinya mengangkat tropi Piala Liga Primer pada 2016. Helikopter yang rutin membawanya untuk menyaksikan klubnya bertanding, mengalami kecelakaan yang menewaskan dia dan empat orang lainnya.
KLUB Liga Primer Leicester City berduka. Miliarder Thailand, Vichai Srivaddhanaprabha, sang pemilik klub, tewas bersama empat orang lainnya setelah helikopternya yang ditumpangi jatuh dan kemudian terbakar, seusai mereka menyaksikan pertandingan Liga Premier pada Sabtu (27 Oktober).
“Ini dengan penyesalan terdalam dan sedih kami tegaskan pemimpin kami, Vichai Srivaddhanaprabha, adalah salah satu dari mereka yang secara tragis kehilangan nyawa mereka pada Sabtu malam, ketika sebuah helikopter membawa dia dan empat orang lainnya jatuh di luar King Power Stadium,” demikian pernyataan pihak klub.
Pesawat itu turun di sebuah tempat parkir mobil di dekat stadion sesaat setelah pukul 20.30 malam waktu setempat (3.30 WIB), sekitar satu jam setelah usainya pertandingan Leicester City melawan West Ham United.
Asap mengepul dari puing-puing helikopter yang jatuh di tempat parkir mobil di luar Stadion King Power King Leicester City Football Club, Sabtu.
Korban lainnya diyakini dua anggota stafnya, Nursara Suknamai dan Kaveporn Punpare, pilot Eric Swaffer dan penumpang Izabela Roza Lechowicz, kata Kepolisian Leicestershire.
Tidak ada seorang pun di tanah yang diyakini telah terluka, kata mereka.
Menurut para saksi, helikopter itu baru saja mengelilingi bagian atas stadion sebelum mulai berputar. Kemudian jatuh ke tanah dan terbakar.
Srivaddhanaprabha, 60, pemilik kerajaan bisnis King Power Thailand, adalah secara reguler menyaksikan pertandingan klubnya dengan sarana helikopter baik dalam laga kandang maupun tandang.
Dia dan empat korban lainnya naik ke kapal biru, yang lepas landas dari tengah lapangan setelah stadion kosong setelah hasil imbang 1-1 Sabtu dengan West Ham.
Tampak aliran penggemar meletakkan bunga, selempang sepak bola dan doa secara Budha di luar pekarangan setelah kecelakaan Sabtu sebagai penghargaan kepada Srivaddhanaprabha – orang yang mereka puja untuk kemenangan di Premiership melawan-semua-peluang pada tahun 2016.
Inilah helikopter yang biasa mengantar pemilik Leichester City menyaksikan klubnya bertanding di Liga Primer
“Dunia telah kehilangan seorang pria hebat,” kata klub itu dalam sebuah pernyataan.
“Leicester City adalah keluarga di bawah kepemimpinannya. Ini adalah keluarga yang akan membuat kami berduka dan mempertahankan pengejaran visi klub yang sekarang menjadi warisannya,” katanya.
Sebuah buku belasungkawa akan dibuka di stadion mulai Selasa dan tim menunda pertandingan melawan Southampton.
“Semua orang di Klub telah benar-benar tersentuh oleh respon luar biasa dari keluarga, yang mengirimkan pesan dukungan dan solidaritasnya yang mendalam telah sangat dihargai pada masa sulit seperti ini,” kata pernyataan klub itu.
Manchester City mengalahkan Arsenal 3-1 dalam lanjutan Premier League 05 November 2017. Gol-gol dihasilkan oleh Kevin de Bruyne 19′, Sergio Aguero 50′ (penalty), Gabriel Jesus 74′, dan Arsenal membalasnya melalui Alexandre Lacazette 65′.
CHELSEA selangkah lagi memenuhi ambisiya untuk menjuarai Liga Inggris setelah dalam pertandingan Selasa dinihari WIB, memaksa Middlesbrough menangis, menyesali hasil tersebut yang memaksa mereka harus meninggakan kasta tertinggi perhelatan sepakbola di negeri the three Lions itu.
Penggrafir untuk trofi Liga Primer, kini bersiap mempertajam alat kaligrafinya untuk menuliskan klub asal London itu kembali menjadi juara. Persaingan perebutan juara Ligra Primer dapat dikatakan sudah selesai, karena Chelsea hanya membutuhkan tiga poin lagi untuk memastikan mahkota juara, yang secara matematis the Blues akan dapat menuntaskan misi juara liganya pada Jumat (Sabtu WIB) mendatang saat mereka bertemu bertandang ke markas West Bromwich Albion.
Mereka dapat mengantongi nilai penuh saat melawan Baggies dan itu akan sebuah judul berita yang sangat layak, dimana mereka untuk keempat kalinya dalam 12 tahun meraih tropi ini, yang artinya itu hanya seperlima dari sejarah klub yang telah berdiri sejak 112 tahun silam.
Dengan sukses mengalahkan Middlesbrough ini tidak salah kalau para penggemar the Blues secara konstan menyanyikan dukungannya kepada tim kesayangan mereka, dan terutama kepada pelatih Antonio Conte. Piala Liga Primer kali ini akan menjadi prestasi yang luar biasa bagi pelatih Italia di musim pertamanya di sepakbola Inggris, dimana dia tidak bisa berbahasa Inggris pada setahun lalu saat masuk ke London—namun dia membuktikan telah mampu mengangkat Chelsea, di mana hari ini posisi Chelsea setidaknya hampir juara, lagi.
Credit Photo: REX
Mereka pun memiliki 34 poin lebih banyak dari musim lalu. Para penggemar tentu berharap, mudah-mudahan Conte sekarang ini akan tetap bertahan menukangi Chelsea meskipun ia diminati oleh klub Italia milik pengusaha Indonesia, Inter Milan. Chelsea sangat membutuhkan Conte untuk membangun klub, mempertahankan gelar ini dan meraih tropi di Liga Champions. Itulah harapannya.
Ada harapan umum di Stamford Bridge. Roman Abramovich hadir saat Carlo Ancelotti, manajer Chelsea terakhir -dan orang Italia pertama- untuk memenangkan liga dan yang juga menyelesaikan gelar ganda dengan Piala FA, sebuah prestasi Conte. Ancelote dan Conte dulu berkawan, dimana mereka dulu pernah bekerja sama di Juventus saat posisi terakhirnya sebagai kapten. Pada gelaran Liga Champions musim depan, mereka dipastiak akan bersaing. Tentu saja kalau Anceloti masih dipercaya menukangi Munchen.
Tidak pernah ada keraguan bahwa Chelsea akan memenangkan ini. Pertanyaan kepada klub ini paling hanya tentang berapa banyak gol yang akan mereka ceploskan ke gawang lawan dan berapa nilai yang diraih pada akhir liga. Pertandingan dinihari tadi sedikit kurang sempurna, karena tidak tampilnya N’Golo Kante, yang mengalami sedikit cedera otot, dimana bertepatan dengan pengumuman bahwa dia terpilih sebagai Pemain Terbaik Sepak versi wartawan sepak bola pada tahun ini. Tapi Fabregas yang diberi kepercayaan pelatih, menunaikan tigasnya dengan baik.
Gelandang asal Spanyol itu menciptakan banyak peluang dan terlibat dalam ketiga gol tersebut saat ia menjadi pemain pertama yang membukukan 10 assist di Liga Premier dalam enam penampilannya. Chelsea mencapai tonggak sejarah lain – dengan kemenangan kandang ke-300 Liga Inggris, yang sekarang ini hanya diungguli oleh Manchester United (347) dan Arsenal (306).
Adalah sebuah kegembiraan di mana mereka menggulingkan Middlesbrough dan ini sekaligus menjadi tanda juara yang bakal direngkuh klub ini. Middlesbrough sendiri yang diambang “kehancuran” di Liga Primer, malah tampil dengan disiplin yang minim, sehingga dimanfaatkan betul oleh pasukan Conte.
Setelah melakukan tekanan bertubi-tubi dengan banyak peluang semenjak menit awal, Chelsea baru membuka keunggulan mereka pada menit ke-23 melalui penyerang Diego Costa. Striker timnas Spanyol itu sukses mengelabui Brad Guzan, dimana golnya diceploskan melewati celah di antara kedua kakinya. Dengan gol tersebut, Costa menjadi pemain ketiga yang mencetak minimal 20 gol per musim secara berturut-turut dalam dua musimnya di Chelsea. Dia menyusul rekor yang dicapai Jimmy Floyd Hasselbaink dan Didier Drogba.
Pada menit ke-34 pendukung the Blues kembali bersorak, setelah sepakan keras Marcos Alonso dari sudut sempit, lagi-lagi mengarah ke gawang melalui celah di antara kedua kaki penjaga gawang Middlesbroug. Gol ketiga Chelsea tercipta pada menit ke-65 melalui tendangan Nemanja Matic. Gelandang Serbia juga sukses menaklukkan Guzan, dengan mengarahkan bola ke celah kedua kaki kiper.
Dengan hasil ini, Chelsea berhasil memperlebar jarak mereka dengan Tottenham sebanyak tujuh poin, setelah klub sekota yang menjadi pesaing utamanya itu takluk 0-1 dari West Ham United pada pekan yang sama.
Bagi Middlesbrough, kekalahan ini memastikan mereka menjadi tim kedua yang terlempar ke Championship musim depan setelah sebelumnya nasib serupa diterima Sunderland. Dengan raihan 28 poin dimana tinggal sisa dua laga lagi, The Boro mungkin mampu mengejar poin tim terbawah di luar zona degreadi, Swansea City yang mengantongi 35 poin.***
JAMIE Vardy amankan Leicester City dari ancaman degredasi, setelah gol semata wayangnya memperdayai kiper West Brom pada laga yang digelar di The Hawthorns, Sabtu (29/4/2017).
Kemenangan tersebut dongkrak juara bertahan Leicester, yang musim ini menghabiskan sebagian besar laganya untuk berjuang dari ancaman degradasi, naik empat level ke peringkat ke-11, relatif aman dari degredasi. Pada gelaran Liga Champions, kesebelasan ini menjadi penyelamat nama baik Liga Inggris, setelah menjadi satu-satunya tim Liga Primer yang melaju ke perempat final Liga Champions itu, unggul sembilan angka atas tim ketiga dari bawah Swansea City, dengan empat pertandingan tersisa.
Vardy mencetak gol pada menit ke-43 setelah Shinji Okazaki sukses bola operan ke belakang yang buruk dari kubu lawan dan menyodorkan bola kepada Vardy. Penyerang Inggris itu pun membukukan gol yang ke-12nya di liga musim ini.
Pemain pengganti di babak kedua James McClean memberikan injeksi kecepatan dan kecerdikan yang diperlukan di sisi kiri bagi West Brom. Sayang, walau menguasai banyak bola, mereka tidak mampu mencetak gol balasan. Dengan hasil ini, maka West Brom tetap menghuni peringkat kedelapan, meski mereka kalah pada empat pertandingan terakhirnya di liga dan gagal mencetak gol dalam lima pertandingan.