Untuk mengantisipasi membludaknya jumlah pengunjung pada saat pembukaan Asian Games 2018, 18 Agustus mendatang di Stadion Utama Gelora Bung Karno Senaya Jakarta, panitia terpaksa membatasi penjualan tiket kepada masyarakat umum. Meski kapasitas tempat duduk di Stadion Utama GBK Senayan ada 73 ribu seat, panitia hanya menjual tiket sekitar 45 ribu.
Demikian disampaikan Ketua Deputi II Inasgoc, Francis Wanandi kepada wartawan seusai menghadiri rapat tertutup INASGOC yang dipimpin langsung Wapres JK di Sekretariat INASGOC, Wisma Serba Guna Senayan Jakarta, Jumat (28/6).
Menurut Francis, harga tiket pun bervariasi antara Rp50 ribu termurah hingga Rp2 juta termahal.”Kebijakan ini diambil bukan untuk membatasi jumlah penonton pada saat pembukaan nanti. Ini demi keamanan dan kenyamanan karena pada saat pembukaan itu banyak area yang terpakai sehingga tak memungkinkan untuk menjual tiket lebih banyak,”kata Francis.
Francis mengakui minat masyarakat untul menyaksikan secara langsung pembukaan Asian Games 2018 ini sangat tinggi. Bahkan permintaan daerah di luar Jakarta cukup banyak. Panitia pun sejak awal sudah memberlakukan penjualan tiket secara online baik untuk pembukaan maupun pertandingan cabang olahraga.
Menanggapi kemungkinan adanya tiket palsu, Francis menegaskan pihaknya telah bekerja sama dengan pihak terkait terutama Polri dan TNI. Namun dia optimis dengan kerja keras panitia, kemungkinan adanya pemalsuan tiket itu kecil terjadi. ***
Wakil Presiden RI Jusuf Kalla menggelar rapat tertutup dengan INASGOC dan kementerian terkait sehubungan Asian Games 2018. Persiapan dipastikan beres. Wapres JK juga menjelaskan bahwa semua negara Asia yang berjumlah 45 ikut ambil bagian di pesta olahraga terbesar di kawasan Asia itu.
Ikut sertanya semua negara Asia di Asian Games 2018 tersebut menurut Wapres membuktikan Indonesia aman meski sempat diwarnai aksi ledakan bom di Surabaya, Jatim beberapa waktu lalu.
”Alhamdulillah, negara-negara Asia masih percaya dan yakin masalah keamanan Asian Games 2018 ini tak perlu diragukan lagi. Persiapan keamanan pun tentu sudah terintegrasi dengan baik antara Polri dan TNI. Namun seluruh elemen masyarakat Indonesia juga mendukung suksesnya Asian Games 2018,”kata Wapres JK selaku Ketua Dewan Pengarah Panitia Asian Games 2018 ini.
Rapat bergulir di Kantor INASGOC, Wisma Serbaguna, Senayan. Hadir dalam rapat itu Menpora Imam Nahrawi, Menteri PU PR Basuki Hadimuljono dan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan, serta Ketua INSSGOC Erick Thohir.
“Tadi kami menerima laporan Ketua INASGOC dan pengurus tentang perkembangan minus 50 hari Asian Games. Dari laporan yang ada semua penyelenggaraan siap, baik dari sisi venue yang hampir semua selesai,” kata JK dalam jumpa persnya.
“Yang belum bulan depan ditargetkan bulan depan, selambatnya 20 Juli. Kami juga sudah lihat beberapa venue di tempat ini semua sudah siap. Jadi kami yakinkan semua venue siap,” kata JK dalam jumpa persnya.
Hanya kata pria asal Makassar ini, dibutuhkan beberapa simulasi dan uji coba guna memastikan kembali penyelenggaraan benar-benar lancar pada games time-nya. “Kemudian pada akhir Juli akan dicek kembali bagaimana hasil uji coba termasuk pembukaan dan penutupan akan dilakukan latihan-latihan. Sehingga pada Agustus lancar,” kata JK.
“Termasuk soal prestasi saat ini para atlet sedang latihan baik di dalam maupun luar negeri. Jadi insyallah target penyelenggaraan prestasi venue akan tercapai dengan baik,” dia menambahkan. Asian Games akan dibuka pada 18 Agustus 2018. Jakarta-Palembang menjadi dua kota yang akan menggelar pesta olahraga empat tahunan se-Asia itu.***
Komjen Polisi Drs.Sjafruddin Komandan Kontingen (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018
Komandan Kontingen (CdM) Indonesia untuk Asian Games 2018, Komjen Polisi Drs.Sjafruddin mengakui, jumlah atlet Indonesia yang akan tampil di Asian Games 2018 Jakarta-Palembang diperkirakan mencapai 840 orang.
Kini Deputi IV Kemenpora sedang melakukan verifikasi sebelum diserahkan ke Komite Olimpiade Indonesia (KOI) sebagai pemegang otoritas tertinggi pengiriman kontingen ke multi even.
Hal itu disampaikan Sjafruddin di sela-sela acara Halal Bil Halal yang digelar CdM di Sekretariat CdM, Gedung PTIK Jakarta. Selain induk organisasi cabang olahraga (PB/PP) peserta Asian Games, Halal Bil Halal ini juga dihadiri Ketua Umum KOI Erick Thohir dan Deputi IV Kemenpora Prof.Mulyana.
Menurut Sjafruddin, kepastian atlet mana yang akan masuk kontingen Indonesia baru bisa diketahui saat batas akhir pendaftaran (entry by name) 30 Juli mendatang.”Yang pasti kita akan mengakomodir aspirasi dari para cabor. Atlet yang masuk kontingen tentu sudah melalui tahapan seleksi ketat,”kata Wakapolri itu.
Mantan Ketua Umum PB.Muaythai Indonesia itu juga meminta kepada semua pihak dalam pembentukan kontingen ini jangan sampai atlet yang dikorbankan. Sjafruddin menilai, semua atlet tentu punya tekad yang kuat untuk berbuat yang terbaik untuk bangsa dan negara.
Hanya memang, lanjut dia, dari jumlah 840 atlet itu yang diprediksi berpeluang meraih medali emas sekitar 176 atlet.”Itu fakta yang tak bisa dibantah namun saya berharap semua atlet memiliki tanggungjawab sama untuk meraih medali.
Dengan target masuk 10 besar dan raihan sekitar 16 atau 20 medali emas, menurut Sjafruddin menuntut kerja keras dari kita semua. Kemenpora, KONI, KOI, induk organisasi cabang olahraga dan CdM harus saling mendukung.
Bahkan kepada media pun mantan Kapolda Kalsel itu berharap dukungan maksimal terutama dalam hal pemberitaan. Para media sudah tentu sekarang ini harus menyajikan berita-berita yang membuat atlet bersemangat untuk berprestasi tinggi di Asian Games 2018.***
Bamsoet saat menerima Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), Eric Thohir di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Selasa (26/6/2018).
Ketua DPR RI Bambang Soesatyo meyakini perhelatan Asian Games XVIII di Jakarta dan Palembang mampu mengangkat harkat, derajat, dan martabat Indonesia di mata dunia. Karena itu, dirinya meminta segenap elemen bangsa berpartisipasi untuk menjadi tuan rumah yang baik, memberikan kenyamanan kepada para atlet, official maupun para supporter dari berbagai negara yang datang ke Indonesia.
“Kita pernah menggapai kesuksesan saat menjadi tuan rumah Asian Games pada tahun 1962. Insya Allah kesuksesan tersebut akan kembali terulang pada 2018 ini. Mari bersama kita dukung para atlet Indonesia untuk bisa meraih mendali emas sebanyak-banyaknya. Tak kalah penting, sebagai tuan rumah kita harus mampu memberikan jamuan dan keramahan kepada seluruh peserta dari manca negara,” ujar Bamsoet saat menerima Ketua Indonesia Asian Games 2018 Organizing Committee (INASGOC), Eric Thohir di ruang kerja Ketua DPR, Jakarta, Selasa (26/6/2018).
Politisi Partai Golkar ini berharap Indonesia akan sukses dalam penyelenggaraan sebagai tuan rumah dan sukses dalam prestasi sebagai peserta Asean Games. Melalui Asean Games, Indonesia diharapkan juga sukses dalam pemberdayaan ekonomi sebagai sebuah industri serta sukses administrasi sebagai pengguna anggaran negara.
“Saya yakin dengan adanya Asian Games ini, roda ekonomi nasional akan bergerak cepat. Dari mulai perhotelan, transportasi, makanan/minuman, telekomunikasi, pariwisata, hiburan, perbankan, kesehatan, sarana dan prasarana olahraga, sampai ke pelaku UMKM yang turut terlibat dalam perhelatan Asian Games. Pergerakan roda ekonomi ini tentu pada akhirnya akan memberikan kesejahteraan bagi masyarakat,” terang Bamsoet.
Dalam rangka memeriahkan rangkaian acara, Bamsoet direncanakan akan menyambut pawai Obor Asian Games di patung Garuda Wisnu Kencana (GWK), Bali pada 24 Juli 2018. Api obor Asian Games yang diambil dari Stadion Nasional Dhyan Chand, New Delhi, India sebagai tuan rumah Asian Games pertama pada 1951 ini akan dibawa berkeliling Indonesia.
Selepas pengambilan api dari India pada 15 Juli 2018, api Asian Games akan tiba di Mrapen, Grobogan, Jawa Tengah pada 18 Juli 2018. Selanjutnya akan melintasi Pulau Jawa, Bali, Nusa Tenggara Barat, hingga Papua Barat. Berlanjut ke Sulawesi Selatan, Kalimantan Selatan dan menyeberang ke Pulau Sumatera yang dimulai dari Aceh.
“Saya yakin rangkaian perjalanan pawai Obor Asian Games 2018 keliling Nusantara akan mampu mendongkrak citra dan roda perekonomian di berbagai daerah yang dilalui maupun daerah sekitarnya. Pawai obor ini akan diliput media massa internasional, saya yakin pemerintah daerah serta para stakeholder terkait mampu menangkap peluang ini untuk mempromosikan destinasi pariwisata, seni budaya serta berbagai potensi daerah yang belum terekspos,” terang Bamsoet.
Sebelum mengakhiri pertemuan dengan Erick Thohir, Bamsoet memberikan jaminan bahwa DPR RI senantiasa akan membantu kerja INASGOC. Baik dari segi penggunaan anggaran negara maupun dari segi koordinasi lembaga negara demi suksesnya penyelenggaraan Asian Games.
“Saya minta setiap anggota DPR RI menjadi public relation (PR) mempromosikan Asian Games ke masyarakat, terutama di dapilnya masing-masing. Penyelenggaraan Asian Games ini atas nama Bangsa dan Negara Indonesia, bukan atas nama kelompok tertentu. Semua pihak harus membantu mempromosikannya agar masyarakat tergerak untuk memberikan dukungannya terhadap perhelatan Asean Games serta mendukung atlet kita yang bertanding. Jadikan keterlibatan kita bersama dalam kesuksesan Asian Games sebagai wujud bela negara dan cinta terhadap tanah air,” pungkas Bamsoet.***
PENTAS olahraga Asian Games 2018 yang akan diselenggarakan pada 18 Agustus hingga 2 September 2018 mendatang diharapkan dapat memberikan dampak positif terhadap ekonomi Indonesia.
Menurut Ketua Umum Kamar Dagang dan Industri (Kadin) Indonesia, Rosan P. Roeslani, bahwa salah satu dampak positif dari kegiatan ini yakni dapat meningkatkan daya beli masyarakat.
“Dampak dari Asian Games luar biasa, di mana banyak melibatkan dunia usaha. Semua pihak terlibat, mau dari makanan dan minuman, hotel, transportasi, dan jasa. Dan ini (Asian Games) diharapkan bisa menjadi momentum dalam mendorong daya beli dan konsumsi,” kata Rosan dalam konferensi pers di Jakarta, Rabu (30/5/2018).
Khusus konsumsi, Rosan mengungkapkan bahwa konsumsi rumah tangga masih menjadi sumber pertumbuhan utama ekonomi Indonesia. “Seperti kita ketahui, sekitar 53%-54% pertumbuhan Indonesia tergantung konsumsi rumah tangga. Jadi, dengan Asian Games praktis akan mendorong pertumbuhan konsumsi rumah tangga,” ujar Rosan.
Rosan mengatakan walaupun Asian Games hanya dilaksanakan di Jakarta dan Palembang, tetapi denyutnya terasa di seluruh indonesia. “Banyak merchandise datangnya dari seluruh UKM di daerah yang merupakan produk-produk andalan Indonesia,” ujarnya.
Sebelumnya, Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) mengestimasi total dampak langsung penyelenggaraan Asian Games 2018 terhadap ekonomi di Indonesia mencapai Rp45 triliun.
“Kami prediksikan bahwa total dampak langsung penyelenggaraan Asian Games 2018, baik dari sisi pengeluaran pengunjung, biaya konstruksi, dan biaya operasional, terhitung sejak 2015 hingga 2018 mencapai Rp45 triliun,” kata Kepala Bappenas, Bambang Brodjonegoro.
Lebih lanjut Bambang mengatakan, tahap persiapan dan pelaksanaan Asian Games 2018 memberikan dampak perekonomian Indonesia di antaranya meningkatkan sektor pariwisata, meningkatkan aktivitas ekonomi lokal, rnenciptakan lapangan kerja, dan mendorong pengembangan kota melalui pembangunan infrastruktur fasilitas olahraga. ***
SUATU langkah strategis dilakukan KONI dalam upaya menjamin kesehatan atlet Indonesia. Terobosan KONI itu diwujudkan dalam bentuk kerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Ketenagakerjaan.
Hal itu terjadi saat kerja sama tersebut tertuang dalam perjanjian kerja sama yang ditandatangani oleh Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis dan Ketua Umum Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Pusat Tono Suratman di Kantor KONI Pusat Lantai 12 Gedung PPKGBK lSenayan, Jakarta, Rabu, (30/5).
“Ini adalah salah satu bentuk kehadiran negara dalam dunia olahraga. Kami menyadari jika sebagai atlet itu banyak menghadapi tantangan. Makanya kami hadir di sini,” kata Direktur Kepesertaan BPJS Ketenagakerjaan Enda Ilyas Lubis di Kantor KONI Pusat.
Enda Elyas Lubis mengharapkan dengan adanya jaminan dari BPJS Ketenagakerjaan, atlet tidak ragu lagi dalam mempersiapkan diri untuk menghadapi sebuah pertandingan karena jika sampai mengalami cedera bakal ada yang menjamin karena dikategorikan sebagai kecelakaan kerja.
‘Selain itu, lanjut dia, atlet yang mengalami cedera dan bahkan tak bisa pulih sehingga mundur menjadi atlet juga akan disiapkan jaminan,”tambahnya. Jaminannya seperti dijelaskan Elyas, misalnya dialihkan ke profesi lain seperti menjadi pelatih. BPJS akan akan membantu pembiayaan pelatihannya.
Terkait dengan teknis untuk menjadi anggota BPJS Ketenagakerjaan, Ilyas mengatakan, jika atlet yang bakal mewakili negara dalam sebuah kejuaraan atau melalui formal tertentu seperti surat keputusan (SK) pihak terkait, maka bisa menjadi anggota.
“Saat ini kami memiliki 300 kantor yang tersebar di seluruh Indonesia. Jadi akan sangat mudah untuk mendaftar. Saat ini kami juga sudah memiliki ‘digital service’. Jadi bisa dilakukan secara ‘online’,” kata dia.
Kesempatan sama Ketua Umum KONI Pusat Tono Suratman mengatakan dengan adanya kerja sama itu, pihaknya akan segera melakukan pendataan terhadap atlet, terutama yang saat ini menjalani pemusatan latihan untuk Asian Games 2018.
“Untuk tahap awal, SK pelatnas Asian Games 2018 akan dijadikan jaminan ke BPJS Ketenagakerjaan. Jaminan ini memang sangat diperlukan demi hasil yang maksimal,” katanya.
Ke depan, kata dia, tidak hanya atlet pemusatan latihan nasional Asian Games 2018, namun juga atlet untuk persiapan SEA Games 2019 hingga Pekan Olahraga Nasional (PON) 2020 akan mendapatkan jaminan yang sama. Untuk itu, pihaknya segera meneruskan program tersebut ke KONI daerah.
Bagi atlet daerah, menutur Tono akan dikoordinasikan dengan KONI Provinsi, Kabupaten/Kota. Dalam Rapat Anggota KONI beberaoa waktu lalu di Jakarta yang dihadiri oleh KONI Provinsi, pihak BPJS diberi kesempatan memaparkan program ini. ***
KEMBALI Kontingen Indonesia yang bakal terjun di ajang Asian Games Jakarta-Palembang 2018 mendapat dukungan. Kali ini dari Produsen olahraga ternama, Li Ning resmi jadi mitra Komite Olimpiade Indonesia (KOI). Hal itu ditandai dengan penandatangan kerja sama dilakukan Ketua Umum KOI Erick Thohir dan Managing Director Sunlight Sports Mahender Kapoor di Hotel Century Park, Jakarta.
Li Ning memiliki jaringan yang luas di seluruh Asia. Mereka akan menyediakan berbagai perlengkapan olahraga seperti pakaian, alas kaki, hingga aksesori. Li Ning juga mendukung tim nasional bulu tangkis Indonesia dan beberapa pemain Tanah Air, misalnya Tontowi Ahmad, Liliyana Natsir, Mohammad Ahsan, Hendra Setiawan, lifter Eko Yuli Irawan, dan banyak lagi.
“Kami sangat tertarik dan senang bisa bergabung dengan KOI. Ini merupakan kehormatan bagi kami, Li Ning Sunlight,” ujar Mahender Kapoor yang didampingi salah seorang staf Li Ning yang berada di Indonesia Hardip Sing. “Kerja sama dengan KOI ini diharapkan dapat memunculkan potensi terbaik pada setiap atlet.
Sponsor ini akan memberikan atlet Indonesia kesempatan besar untuk menggunakan pakaian berkualitas terbaik sebagai memotivasi untuk jadi yang terbaik,” tambah Mahender. Ini merupakan sponsor kedua yang mendukung Kontingen Merah Putih. Sebelumnya, PaperOneTM menyuntikkan dana sebesar Rp5,250 miliar.
Kontingen Indonesia dipastikan tampil beda pada Asian Games 2018. Pasalnya, Komite Olimpiade Indonesia (KOI) telah menjalin kerja sama dengan Li Ning untuk penyeragaman apparel atlet yang akan berlaga pada Asia Games 2018.
“Kita ingin seluruh atlet yang memperkuat Kontingen Indonesia pada Asian Games 2018 menggunakan apparel yang sama dan tidak berbeda-beda seperti sebelumnya. Dengan apparel seragam itu bukan hanya membuat mereka tampil beda tetapi akan tergambar adanya persatuan dan kesatuan dalam menggapai prestasi pada Asian Games 2018 nanti,” kata Ketua Umum KOI, Erick Thohir.
Selain penyeragaman apparel, kata Erick Thohir, KOI juga telah merangkul salah satu sponsor yang akan menyediakan perlengkapan seragam defile bagi Kontingen Indonesia. “Saat ini, saya belum bisa menyebutkan nama sponsornya. Yang pasti, sudah ada yang mau kerja sama dengan KOI soal penyediaan seragam defile,” kata.Erick Thohir.
Selain fasilitas apparel dan seragam defile, kata Erick Thohir, akan melengkapinya dengan penyediaan asuransi bagi atlet Indonesia sebesar Rp1 miliar. Terobosan lain yang di luar dugaan akan diluncurkan KOI, tambah Erick Thohir, yakni mempromosikan atlet dengan mendirikan Rumah Atlet Indonesia yang lokasinya di daerah Kuningan Jakarta Selatan.
“Jujur, selama ini atlet kan hanya dihargai pada saat pengalungan medali. Tapi, kita akan mengumpulkan seluruh atlet peraih medali di Asian Games 2018 di Rumah Atlet Indonesia. Di sana, mereka bisa saja bertemu pejabat, menteri hingga Presiden serta berkumpul dengan keluarga dan penggemarnya. Lewat Rumah Indonesia ini lah pahlawan olahraga Indonesia bisa dikenal masyarakat. Dampaknya, mereka akan dilirik sponsor,” tandasnya. ***
SEJUMLAH destinasi wisata di Jakarta disiapkan untuk menyambut wisatawan saat Asian Games 2018 berlangsung. Salah satunya, Pulau Macan yang berada di Kepulauan Seribu. Paket wisata ke pulau ini siap dijual saat perhelatan Asian Games 2018. Mengapa Pulau Macan? Karena Pulau Macan menjadi andalan untuk menjaring wisatawan saat Asian Games. Pulau dengan konsep eco resort ini, relatif dekat dekat pusat Kota Jakarta, karena bias ditempuh hanya 90 menit. Pulau ini juga punya keunikan sendiri. Yaitu, penginapan di Pulau Macan ini terbuat dari bahan-bahan bekas.
Bukan hanya itu, berbagai konsep cottage juga tersedia. Pengunjung bisa bebas memilih, antara lain, Sunset Hut yang memiliki kamar yang menghadap langsung matahari untuk melihat sunset yang indah. Juga Island Hut, Driftwood Hut, Tropical Forest & Bamboo dan masih banyak lagi. Kelebihan lain yakni Pulau Macan juga terkenal memiliki banyak spot untuk diving dan snorkeling. Salah satu andalannya adalah banyak habitat ikan nemo dan juga terumbung karang yang cantik. Selain itu wisatawan juga bisa bermain kano di sini.
Kasudin Pariwisata Budaya (Parbud) Kepulauan Seribu Cucu Kurnia mengatakan, infrastruktur dan penduduk Kepulauan Seribu, khususnya Pulau Macan, sudah siap menerima wisatawan dari mancanegara. Saat ini, pihaknya menanti koordinasi dari Inasgoc, selaku panitia Asian Games. Cucu ingin memastikan berapa atlet dan ofisial yang diarahkan berkunjung ke sini. “Secara infrastruktur, bahkan masyarakat, Pulau Macan sudah siap menyambut tamu-tamu mancanegara. Tinggal dari Inasgoc saja koordinasinya bagaimana. Dan bisa diarahkan untuk penjualan paket yang ada di Kepulauan Seribu,” kata Cucu, di Jakarta, baru – baru ini.
Menurut Cucu, kapasitas penginapan di Pulau Macan maksimal hanya dapat menampung 40 turis atau sekitar 22 akomodasi kamar tersedia. Sedangkan minta turis ke tempat ini sangat tinggi. Saking tingginya minat turis asing, hampir setiap akhir pekan dan masa liburan, selalu tidak ada kamar penginapan yang kosong di sana. Peluang untuk bisa mendapatkan kamar hanya terbuka di hari kerja. Kalau memesan untuk libur akhir pekan jangan harap langsung mendapatkan tempat karena antreannya bisa berbulan-bulan. “Ya namanya itu tadi kapasitasnya terbatas, kita harus sabar,” paparnya.
Untuk menuju ke Pulau Macan pengunjung harus menyeberang dari Marina Ancol, Jakarta Utara. Tepatnya menggunakan speed boat. “Harus dari Marina Ancol pake speed boat. Kalau muara angke jarang,” katanya.
Saat perhelatan Asian Games, wisatawan mancanegara bisa menikmati paket untuk berwisata ke Pulau Macan. Paketnya terdiri dari 4 hari / 3 malam US$240 per pax. Harga tersebut sudah termasuk transfers dari/ke Ancol Marina dari hotel di Jakarta. Makanan dan snack selama di resort (sarapan, makan siang dan makan malam).
Wisatawan juga bisa menikmati seluruh perlengkapan yang ada di pulau. Seperti snorkelling gears, kayak, pool table, dan lainnya. Dan juga sudah termasuk perjalanan saat snorkelling. Beragam fasilitas seperti Natural Lan Cottages, White Sand Beach, Main Hut, The Club House, Bamboo Bar, The Deserted Island, The Equipment Hut and Store, bisa wisatawan nikmati di sini.
Turis yang datang juga bisa menyusuri dan mengitari Pulau Macan. Namun, yang tak boleh terlewatkan adalah menikmati indahnya matahari terbenam yang tentunya akan memanjakan mata. Mendengar hal tersebut Menteri Pariwisata Arief Yahya semakin confidence menyambut Asian Games 2018. Impact-nya diyakini bakal sangat dahsyat. Utamanya bagi pariwisata Indonesia. “Saya bulat-bulatkan saja ya, jumlah atlet dan ofisial sekitar 20 ribu. penonton proyeksinya 150 ribu. Jadi total 170 ribu dengan proyeksi devisa sekitar Rp 3 triliun. Potensinya sangat besar. Belum lagi media value-nya jauh lebih besar. Karena nama Indonesia akan diberitakan oleh media dunia,” kata Arief Yahya. ***
USAI melakukan penempaan di Thailand Tim Pelatnas bola tangan (handball) Indonesia akan melakukan try out di Korsel 27 Mei hingga 27 Juni 2018. Dengan harapan saat diturunkan di Asian Games Agustus mendatang tim handball Indonesia minimal memenuhi target ABTI masuk semifinal.
Demikian dikatakan manajer tim Handball Indonesia Iman Suroso saat meninjau fitnes atlet putra di Rumah Sakit Olahraga di Cibubur, Jakarta, kemarin. “Saat menjalani uji coba ke Bangkok, Thailand, Timnas menerjunkan 16 pemain putra dan 16 putri. Namun di Korsel nanti khusus untuk tim Putra. Dengan harapan, tim putra mampu mengejar prestasi yang dimiliki pemain Korsel,” katanya.
Menurutnya, para pemain putra dapat meningkatkan kemampuan selama try out sekitar satu bulan di negeri ‘Gingseng”. Dipilihnya Korsel karena salah satu tim kuat cabang bola tangan di Asia ada di negara tersebut.
Selama di Korsel katanya, tim akan melakukan uji coba melawan klub-klub tangguh. Mungkin, sebanyak 3 tim lokal akan dipilih untuk melawan timnas. Hal itu sekaligus mengukur seberapa jauh kemajuan yang diperoleh anak-anak selama di Pelatnas.
Sekitar tiga Minggu di Korsel dan tiga tempat yakni, Saegu, Daewo, dan Incheon tempat pelaksnaan Asian Games 2014 lalu. Tiga kota tersebut menurut Iman adalah mempunya tim handball yang tangguh.
Menyinggung soal target di Asian Games, Iman menjelaskan bahwa PB ABTI menargetkan masuk semifinal di Asian Games 2018. “Itu target kita di Asian Games. Mudah-mudahan tercapai. Setelah pulang dari Korsel para pemain akan dievaluasi dengan harapan dapat ditingkatkan lagi apa yang masih kurang,”terangnya.
Menurutnya, selama di Pelatnas atlet bola tangan Indonesia ditangani langsung pelatih asal Korsel, Yoon Tai il. Ditempa langsung pelatih Korsel katanya, mengalami peningkatan pesat. Semua itu dipantau dari hasil latihan ujicoba ke Thailand.
“Kita baru sekali melakukan ujicoba di Thailand, pengalaman itu akan ditambah di Korsel. Ini penting karena Korea merupakan negara hebat, bola tangannya” jelas Yoon seraya berharap pemain bola tangan Indonesia mampu meraih hasil optimal di Asian Games. ***
LUAR biasa@! Melalui kerja sama dengan Komite Olimpiade Indonesia (KOI), Grup APRIL, produsen kertas PaperOneTM secara resmi menjadi official partner Tim Indonesia.
Grup APRIL melalui anak perusahaannya, PT Riau Andalan Kertas (RAK), akan menyuntik dana sebesar Rp5,250 miliar kepada KOI dalam upaya mendukung peningkatan prestasi para atlet yang akan berlaga pada Asian Games di Jakarta dan Palembang,18 Agustus hingga 2 September 2018.
Bantuan dana berupa cek tersebut diserahkan langsung Agung Laksamana selaku Corporate Affairs Director Grup APRIL kepada Ketua Umum KOI, Erick Thohir di Hotel Mandarin Oriental, Jakarta, Selasa (22/5/2018).
Agung Laksamana mengungkapkan kerja sama dengan KOI ini merupakan bentuk komitmen PaperOneTM untuk mengambil bagian dalam mendukung prestasi Kontingen Indonesia yang akan membawa nama negara di ajang internasional, salah satunya pada Pesta Olahraga Terbesar se-Asia mendatang.
“Kerja sama ini adalah bentuk komitmen Grup APRIL untuk mendukung peningkatan prestasi para atlet yang akan memperkuat Kontingen Indonesia di ajang internasional, termasuk Asia Games 2018. Kami berharap bantuan ini dapat semakin memotivasi para atlet dan officials Tim Indonesia untuk memberikan yang terbaik bagi Indonesia,” ujar Agung Laksamana.
Sebagai produk asli Indonesia yang telah menjadi merek global dan dijual ke lebih dari 70 negara, kata Agung Laksamana, PaperOneTM akan terus berupaya untuk berkontribusi kepada negeri, tidak terkecuali di bidang olahraga.
“Kita berharap Asia Games 2018 berjalan sukses dan dapat memajukan dunia olahraga Indonesia serta membawa dampak positif bagi bangsa dan negara,” tegasnya.
Erick Thohir menilai kerja sama dengan Grup APRIL ini dapat memberikan manfaat kepada para atlet Tim Indonesia terutama dalam mematangkan persiapan sebelum bertanding mengharumkan nama Indonesia.
“Saya mengapresiasi dan berterima kasih kepada PaperOneTM atas komitmennya mendukung atlet-atlet nasional yang akan bertanding membawa nama Indonesia. Melalui dukungan ini, tentunya diharapkan Tim Indonesia kian mematangkan persiapannya dan dapat memberikan hasil terbaik untuk Indonesia,” katanya.
Hadir dalam acara penyerahan bantuan tersebut peraih perak Olimpiade Rio de Janeiro 2016, lifter Eko Yuki Irawan, Arki Dikania Wisnu (basket), dan Pungki Afriecia (voli). ***