SEA Games Kamboja: Besok Lawan Myanmar, Peluang Indonesia untuk Menang Terbuka Lebar

JAYAKARTA NEWS— Besok sore (4/5/2023) Timnas Indonesia U-22 akan bertamu Myanmar dalam pertarungan Grup A SEA Games yang berlangsung di  National Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja. Tim Garuda Muda diharap kembali mencatat kesuksesan seperti ketika mereka melibas Filipina 3-0 pada 29 April lalu.

Jika melihat catat pertemuan keduanya, peluang Indonesia untuk menang terbuka lebar. Dalam 12 kali pertemuan, termasuk ketika Myanmar masih bernama Burma, Indonesia memimpin dengan tujuh kali kemenangan, dua kali seri dan 3 kali kalah.

Sedang sepanjang SEA Games, Indonesia telah 5 kali bertarung melawan Myanmar. Terakhir di SEA Games Vietnam tahun lalu dengan kemenangan Indonesia 3-1. Dalam 5 kali pertemuan itu, Indonesia tercatat 4 kali memenangkan pertandingan dan sekali kalah.

Dikutip dari pssi.org, Timnas Indonesia terus melakukan persiapan untuk pertarungan besok sore. Saat ini, Indonesia mengemas tiga poin sesuai menang 3-0 atas Filipina pada laga perdana di Stadion National Olimpiade, Phnom Penh, Sabtu (29/4) lalu.

Rizky Ridho dan kawan-kawan berada di posisi ke-2 klasemen grup A SEA Games 2023. Peringkat pertama masih dipegang Kamboja dengan nilai empat dari dua kali bertanding.

Striker tim U-22 Indonesia yakni Ramadhan Sananta mengatakan bahwa dirinya sudah siap menghadapi Myanmar. Dirinya juga dalam kondisi baik dan yakin dapat mencetak gol perdana di ajang ini.

“Tentunya kami sangat siap, apalagi hari ini sama kemarin sudah latihan untuk melawan Myanmar. Dari segi taktik, keseluruhan tim juga sudah siap,” kata Sananta.

“Pertandingan kemarin (lawan Filipina) memang sangat sulit apalagi cuaca panas sekali.Mudah-mudahan nanti kita bisa main lebih baik, dan Insya Allah ingin mencetak gol,” tambah pemain asal klub PSM Makassar tersebut.

Pada latihan hari ini, pelatih Indra Sjafri memberikan menu taktikal dan strategi untuk melawan Myanmar. Kekurangan tim saat melawan Filipina juga terus diperbaiki.

Pertandingan Indonesia melawan Myanmar akan dimulai pada pukul 16.00 waktu setempat di Stadion National Olimpiade, Phnom Penh. Jika kembali meraih kemenangan, jalan Garuda Nusantara untuk lolos ke babak semifinal semakin terbuka.***/din

Anthony Ginting Juara Badminton Asia Championships

JAYAKARTA NEWS— Anthony Sinisuka Ginting berhasil mempersembahkan medali emas untuk Indonesia dalam turnamen Badminton Asia Championships (BAC) 2023. Menang 21-12, 21-8 melawan pemain Singapura Loh Kean Yew, Ginting menjadi satu-satunya pemain Indonesia yang berhasil memetic emas BAC.

Sementara pasangan Dejan Ferdinansyah/Gloria Emanuelle Widjaja menyumbang medali perunggu.

Mengutip pbsi.id, Anthony Sinisuka Ginting menyebut dirinya mengucap syukur bisa menyelesaikan permainan dengan baik dan tanpa cedera. “Memang sangat singkat waktu recovery yang ada dari pertandingan kemarin tapi saya mau mengucapkan terima kasih untuk tim ofisial dari PBSI yang sudah membantu saya semaksimal mungkin untuk memulihkan kondisi dari laga panjang di perempatfinal,” ungkapnya.

“Pasti capek tapi saya tidak mau menyerah begitu saja, tetap harus mengatasi semua masalah yang ada. Sekali lagi saya bersyukur punya pelatih baik teknik maupun fisik, tim medis, masseur dan fisioterapis yang sigap dan siap setiap saat,” tambah Ginting yang baru pertama kali ke final Kejuaraan Asia.***/din

Makin Serius Bersih-Bersih PSSI, Erick Bentuk Dua Satgas

JAYAKARTA NEWS— Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendapat dukungan dari Presiden Joko Widodo dalam upaya membersihkan sepakbola Indonesia dari segala label dan citra yang negatif. Dalam waktu dekat, Erick segera membentuk dua Satuan Tugas (Satgas) untuk menjadikan PSSI lebih transparan dan akuntabel.

“Presiden mendukung penuh upaya bersih-bersih yang selama ini sulit dilakukan di PSSI. Selain dukungan presiden, saya juga sudah bicara dengan para exco, dan mereka support. Jadi saya akan bentuk dua satgas, pengawasan pengaturan skor dan pengawasan keuangan PSSI agar rencana membentuk organisasi yang bersih dan terbuka cepat terwujud,” jelas Erick Thohir sebagaimana dikutip dari laman resmi PSSI.

Satgas Pengawasan Pengaturan Skor memiliki tugas utama mengevaluasi kinerja setiap wasit di musim kompetisi mendatang. Sedangkan, Satgas Pengawasan Keuangan akan mengawal proses audit keuangan PSSI yang proses penjajakannya tengah dilakukan oleh firma audit Ernst & Young.

“Kedua satgas itu akan terdiri dari beberapa executive committee PSSI dan figur-figur independen akan mengumpulkan data dan melalukan kajian, baik dalam hal pengaturan skor yang mungkin melibatkan wasit dan juga kelengkapan laporan keuangan PSSI,” lanjutnya.

Erick melanjutkan keberadaan Satgas itu bukan untuk mencari siapa yang salah dan tidak punya tujuan untuk saling menjatuhkan.

“Namun untuk mencari akar masalah yang membuat selama ini citra PSSI selalu jelek, bobrok, suap, atau ada main, dan hal-hal yang negatif. Karena itu, saya juga melibatkan profesional di satgas ini, salah satunya, Pak Ardan Adiperdana, mantan ketua BPKP di Satgas Pengawasan Keuangan PSSI,” tegas Erick.***/din

SEA Games Kamboja: Indonesia Petik Kemenangan Pertama Libas Filipina 3-0

JAYAKARTA NEWS— Tim U-22 Indonesia mengawali debutnya di SEA Games Kamboja dengan manis. Bertarung di Olympic Stadium, Phnom Penh, Kamboja, Indonesia melibas Filipina tanpa ampun dengan 3-0. Diawali oleh Marselino menjelang akhir babak pertama, kemudian diikuti oleh Irfan Jauhari di menit ke 89 dan Fajar Fatur Rahman pada injury time.

Kemenangan ini menjadi modal signifikan bagi tim Garuda untuk menapaki pertandingan selanjutnya. Pada 4 Mei mendatang, tim asuhan pelatih Indra Sjafri ini akan menjalani laga melawan Myanmar di stadion Olympic Stadium.

Berikut Susunan Pemain

Indonesia: Ernando Ari, Rizky Ridho, Alfeandra Dewangga, Pratama Arhan, Ilham Rio, Ananda Raehan Alif, Marselino Ferdinand, Beckham Putra (Taufany Muslihuddin 69), Witan Sulaeman, Jeam Sroyer (Fajar Fathur Rahman 46), Ramadhan Sananta (Irfan Jauhari 72)

Filipina: Kammeraad Quincy, Rublico Santiago Colminas, Ledde Noah River, David Kevin Jurado, Yrick Rapisura Gallantes, Gavin Alonzo Muens, Kami Jaser Rendon Amirul, Dennis Salazar Chung, Pocholo Arellano Bugas, Jacob Agustin Iv Reyes Pena, Andres Rafael Teves Aldeguer.***din

Perjuangan Tim U-22 Indonesia di SEA Games Kamboja Dimulai

JAYAKARTA NEWS— Pelatih tim U-22 Indonesia, Indra Sjafri menyatakan kesiapan tim asuhannya tampil di SEA Games 2023. Skuad Garuda Nusantara yang tergabung di Grup A akan memulai perjuangannya di pesta olahraga negara-negara Asia Tenggara itu dengan menghadapi Filipina.

Laga  kontra Filipina dilangsungkan di Stadion Nasional Olimpiade, Phnom Penh, Kamboja, Sabtu (29/4) ini mulai pukul 16.00 WIB.

“SEA Games ini untuk saya adalah SEA Games yang kedua dan kami datang ke sini dengan kekuatan 20 pemain sesuai regulasi dan kita siap menghadapi turnamen,” kata Indra Sjafri sebagaimana dikutip dari pssi.org

Indra Sjafri bersyukur persiapan untuk melakoni laga perdana di SEA Games 2023 berjalan dengan baik. Setelah satu bulan menggelar pemusatan latihan di Jakarta, Rizky Ridho dan kawan-kawan tiba di Kamboja pada Selasa (25/4).

Dari tanggal 25 April sampai hari ini (28/4), Garuda Nusantara langsung menggelar persiapan. Pada hari pertama latihan digelar di hotel, setelah itu tim ini berlatih di The Dream Visakha Training Camp, Phnom Penh.

“Saya sangat terkesan dengan Kamboja, setelah pertama saya datang di tahun 2019, di mana di situ ada turnamen Piala AFF U-22 dan waktu itu kami juara, yang membedakan adalah lapangan sangat bagus, yang dulunya sintetis sekarang sudah lapangan yang saya pikir tadi kami berkunjung ke lapangan sangat baik.”

“Dan juga terima kasih untuk panitia yang di sini, hotel juga oke walau kami memang harus latihan dengan jarak 30-35 menit, tempat latihan juga kami sangat baik, mudah-mudahan ini pertanda baik,” tutur Indra Sjafri.

Indra Sjafri tidak mau berkomentar mengenai kekuatan Filipina. Menurutnya, Filipina dan tiga tim lainnya di Grup A, yaitu Myanmar, Kamboja, dan Timor Leste, sama-sama harus direspons dengan baik.

“Saya enggak bisa berkomentar teknis tentang Filipina, tetapi hampir semua (tim), Timor Leste, Myanmar, Kamboja, bagi Indonesia adalah lawan-lawan yang harus direspons secara baik. Bagaimana responsnya, tunggu di 2×45 menit dan kita harus kerja keras, disiplin, dan fokus demi mendapatkan hasil terbaik di SEA Games 2023 ini,” jelas pelatih yang pernah melatih tim U-19 Indonesia tersebut.

Lebih lanjut, Indra Sjafri mengatakan tim U-22 Indonesia akan fokus dari satu laga ke laga lainnya. Ini dilakukan supaya target awal yaitu lolos dari fase grup bisa tercapai.

Berdasarkan jadwal, usai menghadapi Filipina, Garuda Nusantara bersua dengan Myanmar pada 4 Mei. Kemudian jumpa Timor Leste (7/5) dan Kamboja (10/5).

“Indonesia khususnya fokus bagaimana bisa melalui pertandingan per pertandingan ini untuk bisa lolos di grup. Terus siapa yang akan jadi lawannya, kami enggak mau memprediksi dan tidak akan memilih siapa lawannya. Yang paling penting untuk Indonesia, mulai hari ini fokus bagaimana bisa lolos dari grup ini,” tutur Indra Sjafri.***/din

Telah Tiba di Kamboja, Tim U-22 SEA Games 2023 Siap Tarung Lawan Filipina

JAYAKARTA NEWS— Tim U-22 Indonesia telah tiba di Phnom Penh, Kamboja dan tengah bersiap untuk memulai pertarungan cabor sepakbola SEA Games 2023 yang akan digelar 29 April hingga 16 Mei mendatang.

Rizky Ridho dan kawan-kawan bertolak dari Jakarta pada dini hari tadi. Rombongan tim U-22 Indonesia dipimpin oleh manajer tim Sumardji dan pelatih Indra Sjafri langsung disambut perwakilan KBRI di Kamboja, NOC Indonesia, tim CdM dan suporter Indonesia. 

Pemain belakang Alfeandra Dewangga mengatakan bahwa dirinya dalam kondisi oke dan siap mengikuti SEA Games 2023. “Saya dalam kondisi baik dan tidak ada masalah. Insya Allah saya dan rekan-rekan siap bekerja keras dan fokus demi raihan prestasi terbaik di SEA Games 2023,” kata Dewangga.

Pada ajang SEA Games 2023, Indonesia berada di grup A bersama Myanmar, Filipina, Timor Leste, dan tuan rumah Kamboja. Garuda Nusantara akan memulai kiprahnya pada 29 April mendatang melawan Filipina. ***/din

Jelang BAC 2023: Leo/Daniel Waspadai Potensi Balas Dendam Aaron/Soh

JAYAKARTA NEWS— Laga ulangan babak 32 besar All England 2023 antara Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin dan wakil Malaysia Aaron Chia/Soh Wooi Yik akan tersaji di babak 32 besar Badminton Asia Championships 2023 pada Rabu (26/4) besok. Kala itu, laga dimenangkan Leo/Daniel dengan skor 21-18, 14-21, 21-13.

Oleh karenanya, Leo/Daniel mewaspadai potensi balas dendam dan perubahan strategi dari pasangan Malaysia unggulan dua tersebut.

“Kami harus ekstra waspada di pertandingan pertama besok. Kami tidak pernah tahu apa yang lawan siapkan tapi kami meyakini bakal ada perubahan dan perbedaan dari pertemuan terakhir lalu,” kata Leo kepada Tim Humas dan Media PP PBSI. Demikian dikutip dari pbsi.id

“Kami sudah bertemu mereka lima kali sebelumya. Jadi sudah sama-sama tahu. Selain antisipasi kelebihan lawan, situasi lapangan dan shuttlecock juga kan berbeda dari All England kemarin jadi kami harus cepat beradaptasi,” sambung Daniel.

Leo/Daniel mengaku meningkatkan fokus dan stamina dalam menghadapi turnamen dengan poin setara BWF World Tour Super 1000 ini.

“Setelah tur Eropa kemarin, evaluasinya saya harus meningkatkan fokus dan stamina. Fokus saya setelah All England jadi turun sekali. Ini yang harus diperbaiki,” ungkap Leo.

“Berdasarkan evaluasi pelatih, semua sisi saya harus perbaiki. Teknis maupun nonteknis. Dengan waktu yang singkat untuk persiapan ke sini saya rasa semuanya sudah cukup baik. Semoga nanti hasilnya bisa terlihat di lapangan,” ucap Daniel.

Selain Leo/Daniel, ganda putra mengirimkan tiga wakil lainnya lewat pasangan Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, dan Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri.

Badminton Asia Championships 2023 dihelat di Sheikh Rashid Bin Hamdan Indoor Hall, Al Nasr Club, Dubai, Uni Emirat Arab, mulai Selasa (25/4) hingga 30 April mendatang.***

Tiga Tahun tak Lebaran Bersama Keluarga, Atlet Bulutangkis Tiwi Nekat Pulang ke Solo sebelum Terbang ke Dubai

JAYAKARTA NEWS— Merayakan hari Idul Fitri bersama keluarga dan orang-orang terdekat adalah keinginan setiap orang. Tidak terkecuali para atlet bulutangkis Indonesia.

Di tengah persiapan dan keberangkatan menuju turnamen Badminton Asia Championships 2023 di Dubai, Uni Emirat Arab, rupanya beberapa atlet ada yang menyempatkan mudik ke kampung halaman untuk berlebaran bersama keluarga.

Salah satunya adalah atlet ganda putri Amalia Cahaya Pratiwi yang mudik ke Solo, Jawa Tengah, walau dengan waktu yang terbatas. Tiwi, panggilan akrabnya, mengaku rela pulang ke Solo usai tiga tahun tidak berlebaran bersama keluarga.

“Rasanya senang banget dan terharu,” kata Tiwi seperti dikutip dari laman pbsi.id

“Padahal sebenarnya tidak ada banyak waktu tapi bisa menyempatkan diri untuk berlebaran bersama keluarga di rumah,” tambahnya.

Tiwi bercerita ia sempat pasrah ketika proses pencarian tiket pesawat yang mengalami kendala karena jadwal yang dicarinya sudah tidak tersedia.

“Sebenarnya ini tidak direncanakan jauh-jauh hari. Saya izin ke pelatih hari Kamis (20/4) pagi dan ternyata diizinkan. Dari situ saya mencari tiket untuk pulang hari Jumat (21/4) sore karena kami di ganda putri masih latihan di Jumat pagi,” cerita Tiwi.

“Tapi seharian di hari Kamis itu saya tidak menemukan jadwal yang saya inginkan, begitu juga ketika saya cek di Jumat pagi saat bangun tidur. Saya sempat pasrah dan berpikir mungkin memang takdirnya belum dibolehkan pulang. Tapi entah kenapa sesaat sebelum latihan di Jumat pagi itu, saya cek kembali aplikasi pemesanan tiket dan tiba-tiba alhamdulillah jadwalnya muncul,” ungkapnya.

Tidak berbeda dengan Tiwi, pemain ganda putra Fajar Alfian juga menyempatkan mudik ke Bandung, Jawa Barat, di hari Idul Fitri kemarin.

Selain silaturahmi dan meminta doa restu kepada orang tua, jarak Jakarta Bandung yang tidak terlalu jauh menjadi alasan Fajar saat memutuskan untuk mudik.

“Saya memang menyempatkan diri untuk pulang ke Bandung, merayakan Idul Fitri di rumah bersama orangtua dan keluarga. Jarak Jakarta Bandung kan tidak terlalu jauh dan saya mendapat libur dua hari kemarin, Jumat dan Sabtu,” tutur Fajar.

“Di tahun sebelumnya saya tidak berlebaran bersama keluarga karena sedang pertandingan di Filipina. Jadi senang bisa berkumpul sekaligus meminta doa restu untuk pertandingan di BAC ini. Semoga ini menjadi tambahan motivasi untuk meraih hasil yang maksimal,” ucap Fajar.

Berbeda dengan sang pasangan, Muhammad Rian Ardianto, memilih untuk berlebaran di Jakarta. Tidak pulang ke kampung halamannya di Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta.

“Pastinya sedih tidak bisa merayakan hari Idul Fitri bersama keluarga tapi ini sudah menjadi resiko pekerjaan yang harus dijalani,” kata Rian.

“Setelah Spain Masters kemarin saya sempat pulang ke rumah, ada waktu lima hari libur dan berpuasa di sana. Ini bisa dibilang menjadi pengganti, setidaknya tetap ada momen Ramadan saya bersama keluarga,” ungkap Rian.

Rian mengatakan walau tidak berjumpa langsung, fitur video call menjadi opsi untuk membuat momen Idul Fitri tetap terasa hangat.

“Tadi setelah shalat Ied, saya pergi ke rumah saudara di Jakarta lalu video call dengan orang tua di Jogja,” ujar Rian.

“Mereka berpesan untuk tetap jaga kondisi dan semoga bisa main maksimal di pertandingan nanti,” tambahnya.

Saat berita ini diturunkan, tim bulutangkis Indonesia baru saja mendarat di bandara internasional Dubai. Setelah ini akan langsung beristirahat di hotel sebelum menjalani latihan di sore harinya.***

Tim Bulutangkis Indonesia Siap Tarung di Badminton Asia Championships 2023

JAYAKARTA NEWS— Tiba di Dubai, Uni Emirat Arab, tim bulutangkis Indonesia langsung menggelar latihan perdana di lapangan pertandingan Sheikh Rashid Bin Hamdan Indoor Hall, Al Nasr Club pada Minggu (23/4/2023). Latihan ini digelar jelang bergulirnya turnamen Badminton Asia Championships 2023 pada 25-30 April mendatang.

Manajer tim sekaligus pelatih ganda putra Aryono Miranat menjelaskan latihan difokuskan kepada adaptasi lapangan dan shuttlecock. Selain itu, juga untuk sedikit mengembalikan gerakan dan pukulan agak tidak terlalu kaku.

“Sebenarnya memang kondisi anak-anak masih capek setelah menempuh perjalanan panjang dari Jakarta tadi malam dan sampai tadi pagi,” ujar Aryono kepada Tim Humas dan Media PBSI.

“Tapi tadi kami bisa langsung masuk kamar hotel. Jadi ada waktu untuk tidur sejenak sebelum menjalani latihan. Kami dapat di main hall selama dua jam untuk fokus kepada adaptasi kondisi lapangan, arah angin, dan shuttlecock,” tambah Aryono.

Aryono berharap di latihan terakhir Senin (24/4) esok, kondisi fisik anak-anak sudah kembali pulih sehingga intensitas latihan bisa semakin tinggi dan bagus.

“Besok di latihan terakhir saya berharap akan lebih bagus lagi karena kondisi anak-anak sudah kembali pulih dan adaptasi dengan hal-hal terkait lapangan bisa semakin baik,” harap Aryono.

Disinggung mengenai tim ganda putra, Aryono mengungkapkan persiapan sudah berjalan maksimal. “Persiapan tim ganda putra sudah cukup baik dan maksimal. Mudah-mudahan hasilnya bisa bagus,” kata Aryono.

Sementara wakil tunggal putra Jonatan Christie mengaku kendala karpet lapangan menjadi hal yang harus diantisipasi secara khusus. Pasalnya ia merasa karpet yang digunakan dasarnya kasar yang membuat pergerakannya terganggu karena sering slip.

“Kondisi bisa dibilang masih capek setelah perjalanan kemarin ya, tapi karena ini dapat kesempatan latihan di main hall jadi saya coba usaha dan maksimalkan feeling-feelingnya dulu dan cari tahu kondisi lapangannya seperti apa,” ungkap Jonatan yang akrab disapa Jojo.

“Kendala tadi ada di lapangannya sih karena tidak tahu kenapa, mungkin karena dasar karpetnya kasar jadi beberapa kali ada slip tapi semua pemain kan pasti merasakan jadi paling nanti coba untuk ke cara mainnya dulu bagaimana menerapkan strategi di kondisi seperti ini,” Jojo menambahkan.

Lain Jojo, lain pula Anthony Sinisuka Ginting. Ginting menjadikan latihan pertama ini untuk mengembalikan kebugaran tubuhnya.

“Hari ini utamanya fokus ke adaptasi lapangan memang tapi saya juga manfaatkan untuk membuat otot-otot segar lagi setelah terbang jarak jauh tadi malam. Biar keringetan juga badannya,” ucap Ginting. “Persiapan dari Jakarta sudah bagus, berjalan dengan baik dan tidak ada cedera. Besok masih ada latihan terakhir untuk memperhatikan lagi detil-detilnya, semoga minggu ini bisa kasih performa terbaik,” tutup Ginting.***

Ini 20 Pemain untuk SEA Games 2023

JAYAKARTA NEWS— Skuad Tim U-22 Indonesia untuk SEA Games 2023 resmi diumumkan oleh Ketua Umum PSSI Erick Thohir bersama Wakil Ketua Umum Zainudin Amali di Hotel Sultan, Jumat (21/4). 

Keduanya didampingi pelatih Indra Sjafri dan manajer tim Sumardji dan Endri Erawan. Hadir pula para pemain Garuda Nusantara dan ofisial. 

“Hari ini saya dengan Exco, coach, BTN, dan ofisial, kita sudah berusaha keras menyeleksi 20 pemain yang kita akan kirim ke SEA Games,” kata Erick Thohir sebagaumana dikutip dari laman resmi PSSI.

“Tentu ini bukan berarti yang tak terpilih bukan jadi bagian yang terbaik untuk masa depan Indonesia. Tapi ini pilihan yang harus dijalankan, kita siapkan tim yang siap, terutama mentalnya. Di sinilah hari ini kita sudah pilih. Karena ini akan didaftarkan coach ke KOI. Tanggal 25 akan berangkat ke Kamboja,” sambung Erick Thohir.

Dua pemain yang berkarier di luar Indonesia, Pratama Arhan dan Marselino Ferdinan juga ada di skuad ini. Dua pemain ini baru akan bergabung pada 22 dan 23 April.

Sebelum penetapan, Indonesia U-22 telah melewati sejumlah tahapan. Mulai dari pemusatan latihan tahap pertama yang berlangsung 1-8 Maret. Dilanjutkan tahap kedua hingga 16 Maret.

Pelatih Indra Sjafri kemudian memanggil 36 pemain untuk pemusatan terakhir yang berlangsung hingga jelang keberangkatan. Indra menguji pemain termasuk lewat tiga pertandingan uji coba ditambah internal game.

Ujian pertama yakni melawan Bhayangkara FC dengan hasil imbang 1-1. Indonesia kemudian menghadapi Lebanon dua kali dengan hasil kekalahan 1-2 dan kemenangan 1-0.

Indra Sjafri sudah mengantongi 20 pemain setelah internal game, Rabu (20/4). Daftar pemain juga sudah dilaporkan ke PSSI.

Indonesia tergabung di Grup A SEA Games 2023 bersama tuan rumah Kamboja, Filipina, Myanmar, dan Timor Leste. Filipina jadi lawan perdana Timnas Indonesia U-22 pada 29 April di Stadion Nasional.

Setelah itu Timnas Indonesia U-22 bertemu Myanmar (4/5), Timor Leste (7/5) dan Kamboja (10/5).

Skuad Tim U-22 Indonesia di SEA Games 2023:

1. Alfeandra Dewangga – PSIS Semarang

2. Muhammad Fajar Fathurrahman – Borneo FC Samarinda

3. Ilham Rio Fahmi – Persija Jakarta

4. Witan Sulaeman – Persija Jakarta

5. Ramadhan Sananta – PSM Makassar

6. Rizky Ridho Ramadhani – Persija Jakarta

7. Amiruddin Bagas Kaffa – Barito Putera

8. Muhammad Ferarri – Persija Jakarta

9. Pratama Arhan – Tokyo Verdy (Jepang)

10. Marselino Ferdinan – KMSK Deinze (Belgia)

11. Beckham Putra Nugraha – Persib Bandung

12. Ernando Ari Sutaryadi – Persebaya Surabaya

13. Komang Teguh Trisnanda – Borneo FC

14. Irfan Jauhari – Persis Solo

15. Titan Agung Bagus Fauzi – Bhayangkara FC

16. Jeam Kelly Sroyer – Persik Kediri

17. Muhammad Adi Satryo – PSIS Semarang

18. Mohammad Haykal Alhafiz – PSIS Semarang

19. Muhammad Taufany Muslihuddin – Borneo FC Samarinda

20. Ananda Raehan Alif – PSM Makassar.***