Aher Promosikan Istri

PILKADA Jawa Barat berlangsung tahun 2018. Tidak lama lagi. Dalam kesempatan itu, Gubernur Ahmad Heryawan atau yang akrab disapa Aher, dipastikan tidak akan maju lagi, karena ia sudah menjabat dua periode. Periode pertama ia menggandeng aktor Dede “Macan” Yusuf. Periode kedua, mengusung aktor gaek Deddy Mizwar.

Belakangan di Bumi Siliwangi beredar rumor, Aher bakal mengusulkan sang isri, Netty Prasetyani, baik sebagai gubernur maupun wakil gubernur. Apa pun posisinya, dipastikan teatp bakal diduetkan dengan Deddy Mizwar. Karena itulah, belakangan Aher dinilai banyak kalangan mulai mempromosikan sang istri.

Langkah pertama Aher tentu saja harus berhasil memengaruhi keputusan petinggi PKS, partai politik yang mengusungnya menjadi gubernur. Kans itu terbuka lebar, mengingat oleh PKS, Aher dinilai sebagai kader yang sukses menjadi gubernur selama dua periode. Persoalannya sekarang, apakah Netty yang menjadi Jabar-1 atau Deddy.

Kabar itu bahkan sudah dikonfirmasi oleh seorang pengurus PKS Jawa Barat. Dalam survei yang dilakukan, nama Netty pun sudah muncul ke permukaan. Itu artinya, besar kemungkinan Netty bakal diusung PKS dalam Pilkada Jabar tahun depan. ***

Renang Siap Bangkit

TAK berlebihan bila Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB-PRSI) dibawah komando Anindya Novyan Bakrie, siap bangkit dari tidur panjang. Terkait hal itu PB PRSI bekerja keras untuk menata kelola program jangka pendek, menengah dan panjang.

Demikian beberapa kesimpulan dari hasil Rapat Kerja Nasional PRSI yang bertempat di Hotel Four Point, Jakarta Pusat, Sabtu (18/2) lalu. PRSI membuat blue print sebagai panduan untuk empat tahun ke depan. Ada empat multievent besar, seperti SEA Games 2017 Kuala Lumpur, Asian Games 2018 Jakarta – Palembang, SEA Games 2019 Filipina, dan Olimpiade 2020 Tokyo.

Rakernas PB PRSI membahas program kerja.

“Dalam Rakernas ini banyak hal yang kami bahas. Termasuk sejumlah agenda yang harus dibuatkan blueprint-nya. Sebab bicara aquatik itu cakupannya banyak ada loncat indah, renang indah, polo air, renang, dan open water swimming,” kata Anindya.

Menurutnya, pencapaian prestasi di ajang-ajang tersebut sangat penting. Terutama dan paling terdekat adalah SEA Games Kuala Lumpur yang akan digelar pada 19-31 Agustus 2017 dan Asian Games 2018. Di AG 2018 kita bertindak sebagai tuan rumah.

“Jangka pendek kita di SEA Games, sehingga dalam hal ini kami belum berani sesumbar jumlah raihan medali emas yang ingin dicapai. Demikian halnya dengan di Asian Games. Kami bertekad meraih prestasi lebih baik dari sebelumnya,” katanya.

Diakui Anindya, memang tidak mudah dan mesti bekerja keras, tetapi dengan motivasi dan sejumlah terobosan yang kita lakukan saya yakin kita bisa meraih medali di ajang yang bisa dibilang sudah 25 tahun paceklik medali di Asian Games. Sementara SEA Games yang hanya meraih satu medali emas pada dua tahun lalu. ***

Terobosan Anindya Bakrie

WALAU muda usia, namun bukan halangan bagi Anindya Novyan Bakrie mengomandoi Pengurus Besar Persatuan Renang Seluruh Indonesia (PB-PRSI). Bahkan, putra sulung pasangan Aburizal Bakrie dan Tatty Bakrie ini punya terobosan baru dalam usaha mengembangkan prestasi.

Terkait program untuk mendongkrak prestasi itu ada sejumlah terobosan yang dibuat Anindya memang cukup jor-joran. Paling tidak masing-masing sub cabor mendapatkan sokongan bantuan pelatih asing yang terjun langsung dalam setiap latihan.

Anindya Bakrie menerima bendera PB PRSI.

Seperti misalnya di polo air putra yang kini dilatih Milos Sakovic, pelatih asing asal Serbia. Sementara renang indah asal Rusia, Anna Nasekina, kemudian renang dibantu pelatih asal Prancis David Armandoni, serta loncat indah yang saat ini tengah penjajakan menggunakan pelatih China.

Demikian juga untuk atletnya, PRSI dalam program jangka menengah lima tahun berikutnya. Akan melakukan kaderisasi atlet. “Kami bicara programnya, mulai summer camp luar negeri, bapak angkat, tapi yang digarisbawahi adalah edukasi juga menjadi bagian dari kaderisasi. Kami ingin atlet ini juga bisa berhasi di bidang akademis,” ungkap dia.

Selain itu, program kemitraan, kemasyarakatan musyawarah agar renang itu bisa menjadi bagian dari gaya hidup orang Indonesia, juga menjadi program serius. “Kita negara kepulauan, ada 250 juta orang, wajar kalau renang itu bisa melobi sebagai kurikulum dan bisa berkerjasama dengan pariwisata untuk supaya open water swimming itu bisa dijadikan bagian pariwisata,” tandasnya.

“Yang kita harapkan adalah bagaimana animo masyarakat terhadap renang bisa naik. Anindya berkaca pada olahraga lari yang kini di kalangan masyarakat dalam 10 tahun terakhir. “Lari 5 K, 10 K bisa naik daun. Walaupun tidak ada masyarakat Indonesia yang juara marahon. Nah, ini kami tidak bicara juara, tetapi jika renang bisa menjadi bagian daripada gaya hidup maka saya rasa akan membuat animo semakin besar lagi,” ujarnya. ***

Warga Baduy Klarifikasi Kecurangan

SEJUMLAH perwakilan masyarakat Baduy Luar, Kabupaten Lebak, mendatangi KPUD Kota Tangerang. Isu kecurangan pada Pilkada Gubernur Banten yang diembuskan kubu pasangan calon yang kalah, Rano Karno – Embay, telah meresahkan masyarakat Baduy Luar. “Kami mendengar kabar ada kecurangan dalam pemungutan suara Pilgub Banten, di Kota Tangerang. Makanya, kami datang ke sini,” ujar Erwin, mewakili rombongan, Selasa (21/2).

Berita yang mereka dengar dari media massa maupun dari orang per orang menyebutkan, bahwa surat suara yang tidak digunakan untuk mencoblos, kemudian dicoblos untuk pasangan calon tertentu. “Kami ingin Pilkada yang jujur dan bersih,” ujar Erwin, perwakilan masyarakat Baduy dari Desa Kanekes. Ia pun menyebutkan, di masyarakat Baduy Luar, surat suara yang tidak terpakai, dianggap tidak ada.

Erwin juga mengatakan, apa yang ia sampaikan merupakan amanah masyarakat Baduy Luar. Dalam kesempatan itu ia menegaskan beberapa kali, bahwa kedatangannya bukan mewakili salah satu pasangan cagub-cawagub yang ikut kontestasi Pilkada Banten. “Pada prinsipnya, kami murni mewakili masyarakat. Siapa pun yang menang, kami terima dan kami dukung,” tandas Erwin.

Sementara itu Sanusi Pane, Komisioner KPUD Kota Tangerang mengapresiasi sikap masyarakat Baduy Luar. “Kedatangan mereka ke sini hanya menyampaikan amanah. Mereka mewakili kelompoknya yang peduli terhadap demokrasi,” ujar Sanusi.

Sanusi pun mengklarifikasi bahwa tidak benar, rumor yang beredar, bahwa ada kecurangan dalam Pilkada lalu di Kota Tangerang. Ditambahkan, bahwa KPU itu lembaga transparan yang kinerjanya bisa diaudit. Sudah bukan zamannya lagi melakukan kecurangan untuk menggapai kemenangan.

Setelah mendapat penjelasan dari Ketua KPU Kota Tangerang, rombongan warga Baduy Luar pun merasa puas. Sepulang dari Kota Tangerang, mereka berjanji akan memberikan informasi yang jelas dan benar, sehingga masyarakat Baduy Luar tidak terprovokasi oleh kabar kecurangan dalam Pilkada Banten. ***

Bisa Kalahkan Spanyol

SELASA  (21/2) pagi, lapangan Sekolah Pelita Harapan (SPH), Karawaci, Tangerang tak seperti biasanya. Terlihat ramai. Ya, pada pagi ini, Timnas Indonesia U-22 memulai seleksi perdana dipimpin langsung pelatih kepala Luis Milla.

Ketua Umum PSSI, Edy Rahmayadi beserta Wakil Ketua Umum Joko Driyono, Sekjen Ade Wellington, Deputi Sekjen Fanny Riawan, Direktur Teknik Danurwindo, pelatih Timnas Indonesia U-19 juga turut hadir untuk memberikan motivasi dan arahan di seleksi ini. Beberapa legenda Timnas Indonesia seperti Oyong Liza, Ricky Yacobi, Anjas Asmara, Rully Nere juga hadir di lapangan.

Salah satu pemain, Hansamu Yama mengaku sangat berkesan dilatih pertama kali oleh Luis Milla. Ia membeberkan bahwa pelatih asal Spanyol itu sangat  disiplin. “Coach Milla tipe pelatih yang sangat disiplin. Dia sungguh-sungguh mau membagikan ilmu ke pemainnya. Pelatih yang berkualitas. Misalnya, kalau mau makan harus saling tunggu sampai semuanya lengkap,” kata Hansamu saat jumpa wartawan di Hotel Yasmin, Karawaci, Tangerang, Selasa (21/2).

Luis Milla

Luis Milla sendiri memandang hal-hal kecil itu sangat penting untuk membangun ikatan antarpemain yang tentunya bisa diterapkan dalam pertandingan. Karena itulah dia ingin memanfaatkan kegiatan seleksi pada hari pertama, dari tiga hari direncanakan sebagai ajang pengenalan antarpemain, termasuk dengan pelatih. “Semuanya harus saling mengenal dan beradaptasi satu sama lain,” kata Milla yang ingin sosok kapten dalam timnas U-22 nantinya bisa dijadikan panutan oleh pemain lainnya.

Dalam arahannya, Ketua Umum PSSI mengatakan bahwa pemain harus berlatih serius, sungguh-sungguh dan menuruti apa kemauan pelatih. Apalagi SEA Games 2017 harus meraih medali emas dan masuk empat besar Asian Games 2018. “Kalian harus berjuang dan berlatih secara maksimal. Ini demi membela bangsa dan negara ini. Kami harapkan dalam beberapa tahun ke depan kita bisa mengalahkan Spanyol,” kata Edy Rahmayadi kepada pemain sebelum melakukan seleksi.

“Mila ingin mengenal terlebih dahulu dan dia ingin ada pemain yang punya skill sesuai yang dia harapkan karena dia akan mendesain Timnas, jadi dia perlu itu. Jadi jika ada yang dikembalikan ke klub bukan berarti ada yang jelek,” tutur Edy kepada wartawan usai menonton latihan Timnas. ***

PNS tak Jaga Sekolah

TAK seperti sebelumnya, nantinya jabatan penjaga sekolah tidak akan lagi ditempati Pegawai Negeri Sipil (PNS). Sebagai gantinya, warga yang tinggal di sekitar sekolah akan direkrut menjadi penjaga sekolah.

Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama mengatakan, jika PNS ditugaskan sebagai penjaga sekolah, maka pendapatan yang diterima tidak sesuai dengan beban kerja. Paling sedikit, staf PNS di DKI menerima penghasilan Rp13 juta setiap bulan. “Terlalu mahal gajinya jika penjaga sekolah seorang PNS. Selain itu tidak sesuai dengan beban kerja,” katanya saat rapat pimpinan di Balai Kota DKI Jakarta.

Ahok, sapaan Basuki Tjahaja Purnama meminta, penjaga sekolah yang sudah berstatus PNS digeser ke posisi lain. Sebagai gantinya, penjaga sekolah akan direkrut dari warga sekitar. “Konsepnya seperti Pekerja Penanganan Sarana dan Prasarana Umum (PPSU) saja. Jadi kami rekrut warga sekitar yang masih nganggur, tapi rajin,” jelasnya.

Sama halnya seperti PPSU, para penjaga sekolah yang direkrut akan digaji sesuai Upah Minimum Provinsi (UMP) DKI Jakarta sebesar Rp 3,3 juta. “Ada syarat tambahan, mereka tidak hanya bertugas jadi penjaga sekolah, tapi bantu bersih-bersih dan siram tanaman,” tandasnya. ***

Bumi Jawara Terendam

HAMPIR semua kota dan kabupaten di Provinsi Bumi Jawara, Banten terkepung banjir setelah hujan lebat turun pada dinihari hingga pagi hari, Selasa (21/2). Ribuan rumah dan sawah pun terendam dengan ketinggian air antara setengah hingga satu setengah meter.

Di Serang, banjir dengan ketinggian selutut orang dewasa merendam rumah pribadi Wakil Walikota Serang, Sulhi Choir di Komplek Untirta, RT 001 RW 007, Kota Serang. Begitupun dengan kawasan wisata Pantai Anyer di Desa Bandulu. Kawasan perumahan di Kecamatan Kibin, Serang Timur juga terendam setengah meter lebih.

“Penyebab banjir, hujan dengan intensitas tinggi dan sistem drainase yang buruk. Di samping, pendangkalan dan penyumbatan. Maka penanganannya antara lain melalui normalisasi sistem drainase,” kata Jhiny Arya Ewangga, petugas Pusdalops BPBD Kabupaten Serang, Selasa (21/2).

Di Kota Tangerang Selatan (Tangsel), ratusan rumah di Perumahan Kampung Bulak, Perumahan Maharta dan Perumahan Jurang Mangu Permai, terendam banjir hingga setinggi 70 sentimeter.

Sementara di Kota Cilegon ribuan rumah dan beberapa sekolah pun terpaksa diliburkan. Seperti SDN Masigit I di Kecamatan Jombang, SMPN 6 Kota Cilegon di Kecamatan Merak. Begitu pun dengan kondisi beberapa ruas jalan di perkotaan, mengalami genangan air dengan ketinggian antara tiga puluh sampai lima puluh centimeter.

Di Kabupaten Tangerang, Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mengabarkan debit air meninggi di sejumlah kali dan sungai. Ribuan rumah berada di Kecamatan Ciledug, Cipondoh, Jatiuwung dan Kecamatan Periuk Kota Tangerang juga tak luput dari sentuhan banjir antara 50 hingga 60 cm. Beberapa ruas jalan tertutup banjir.

Di Kabupaten Lebak, banjir menenggelamkan ratusan rumah warga Kampung Barangbarang, Kelurahan Muhara Ciujung Timur (MCT), Kecamatan Rangkasbitung ketinggian air antara dari 50 centimeter hingga satu meter. Di Kabupaten Pandeglang, dua Desa di Sumur terendam. Ketinggian air di Desa Sinarjaya dan Kertajaya, Kecamatan Sumur mencapai 70 cm dan merupakan banjir terparah. ***

Jakarta Banjir di Mana-mana

HUJAN yang turun terus menerus sejak beberapa hari belakangan ini, berdampak bagi Jakarta.  Ya, ibukota dikepung banjir. Akibatnya, ribuan rumah terendam, dan nyaris melumpuhkan aktivitas warganya.

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menyebut, banjir di Jakarta mencapai sedikitnya 54 titik yang mengakibatkan ribuan rumah terendam. “Sebanyak 401 laporan mengenai banjir di Jakarta dan sekitarnya sejak hujan deras mengguyur pada Selasa (21/2) dini hari,” jelas Sutopo Purwo Nugroho, Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB.

Laporan-laporan itu kemudian dimasukkan ke dalam situs Petabencana.id sehingga daerah banjir dapat dipetakan. Saat ini terdapat 54 titik banjir dan genangan di Jakarta Selatan (11 titik), Jakarta Timur (29 titik) dan Jakarta Utara (14 titik).

“Dilaporkan ribuan rumah dan jalan terendam banjir dengan ketinggian bervariasi 10 -150 sentimeter. Tinggi banjir di Cipinang Melayu, Jakarta Timur, bervariasi antara 70 – 150 sentimeter. Banjir lebih disebabkan karena drainase perkotaan yang tidak mampu menampung aliran permukaan,” kata Sutopo.

Banjir di Jakarta telah terjadi selama beberapa hari, utamanya di sejumlah daerah yang berada di pinggir Sungai Ciliwung, seperti Kampung Pulo, Jakarta Timur, dan Bukit Duri, Jakarta Selatan. Di dua kawasan ini, Pemprov DKI Jakarta telah membongkar ratusan rumah dalam bagian program normalisasi bantaran sungai.

Sementara itu, melalui pengamatan Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika, potensi hujan akan meningkat dalam beberapa hari mendatang di sejumlah daerah di Indonesia, termasuk sebagian Pulau Sumatera, Jabodetabek, dan sebagian besar Papua.

Terkait dengan hal tersebut, masyarakat diharapkan tetap mewaspadai potensi peningkatan curah hujan yang dapat disertai angin kencang dan berpotensi mengakibatkan terjadinya banjir, tanah longsor, banjir bandang maupun genangan. ***

Air Supply, Coming Soon!

ANDA penggila grup musik ballad, Air Supply? Jika ya, bersiap-siaplah untuk bernostalgia kembali sekaligus mengubur kekecewaan akibat gagalnya konser ‘Air Supply 40th Anniversary Celebration Of Love’ pada Desember 2016 lalu.

Ya,  mimpi penggemar berat Air Supply bakal terwujud. Grup yang digawangi oleh Graham dan Russell Hitchcock ini akan segera menyapa para penggemarnya di Indonesia pada Maret 2017. Lewat video greeting yang langsung dikirimkan kepada pihak promotor Full Color Entertainment, Graham dan Russel mengatakan rencana kedatangan mereka dengan antusias.

“Hi Everybody I’m Russel Hitchcock and I’m Graham Russell of course we’re Air Supply, and we’re definitely coming to Jakarta on March the 3rd at the Kasablanka Hall, we will be there.. Peace & Love,” ungkap mereka.

Pernyataan melalui video tersebut pun menjadi konfirmasi resmi bahwa Air Supply akan menggelar konsernya yang tertunda di bulan Desember lalu karena alasan kesehatan. Tak hanya video greeting, jadwal tur dunia Air Supply 2017 juga sudah resmi ditayangkan dalam website resmi mereka, www.airsupplymusic.com/tour.

Dalam jadwal tur tersebut terlihat tanggal pasti kedua musisi legendaris ini menggelar konser di Jakarta, yang menjadi salah satu agenda tur mereka di 2017. “Akhirnya yang kita tunggu-tunggu akan datang juga, senang sekali video greeting dari Air Supply untuk penggemarnya di Indonesia guna memastikan kedatangan mereka nanti 100% confirmed akan konser di Jakarta,” ungkap David Ananda selaku Managing Director Full Color Entertainment.

Rencananya, Air Supply akan tiba di Jakarta lebih awal sebelum konser mereka digelar. Mereka akan stay di Jakarta selama 5 hari 4 malam. Selama di Jakarta, mereka akan melakukan persiapan konser, konferensi pers dan mengikuti serangkaian media interviu. Ya, Jakarta menjadi kota pertama dari rangkaian tur Air Supply di South East Asia. Setelah Jakarta, mereka bakal terbang ke Singapore tanggal 4 & 5 Maret , Cebu 7 Maret  dan Manila 8 Maret.” ***

Rezeki Jalan Temanggung

NAMANYA Agus, orang memanggilnya Kang Agus. Agus punya anak namanya Andika. Sehari-hari ia berjualan sate gerobak, dan di kacanya ditulis “Pak-E-Andika”. Tahukah Anda, seorang Agus bisa meraup pendapatan kotor Rp 30 juta sampai Rp 45 juta per bulan! (Berapa gaji Anda?)…. Menurutnya, pendapatan per hari antara Rp 1 juta – Rp 1,5 juta.

Agus sehari-hari berjualan di pinggir Jalan Temanggung, Menteng, Jakarta Pusat. Tidak sulit mencari lokasi kedai Kang Agus. Jika Anda tahu Kantor Komnas Perempuan di Jl Latuharhary, nah, lokasi Jalan Temanggung ada di belakang kantor Komnas Perempuan.

Deretan mobil yang parkir di depan kedai sate Kang Agus, Jl Temanggung.

Pada jam makan siang, jangan harap Anda bisa leluasa memilih tempat duduk. Para penikmat sate, tongseng, tengkleng, dan nasi goreng ayam itu umumnya karyawan di sekitar kawasan elit Menteng. Harga per porsi relatif murah. Berapa? Datang saja ke sana. Dijamin tidak kecewa.

Begitulah opini penikmat sate Kang Agus, yang tidak kecewa. Buktinya, mereka datang dan datang lagi. Tak heran jika dalam sehari, Agus bisa menjual 200 sampai 300 tusuk sate ayam dan kambing. Belum lagi puluhan porsi tonseng dan tengkleng. Belum lagi puluhan porsi nasi goreng.

Kepada jayakartanews Agus mengaku sudah berjualan di situ sejak tahun 2003. Ya, sudah lama. Agus merasa “rezeki saya di Jalan Temanggung”. Selain melayani pelanggan setia yang datang ke kedainya, Agus sesekali juga mendapat order dari kantor-kantor yang ada di sekitar Menteng. “Kadang ada pesanan untuk rapat. Ada kalanya diborong untuk mengisi stand makanan di acara resepsi perkawinan,” kata Agus. ***