KESENIAN wayang kulit, adalah salah satu warisan budaya asli Indonesia yang telah mendapat pengakuan badan PBB UNESCO, sejak 13 tahun lalu. Sayangnya, eksistensi wayang makin terpinggirkan di negeri sendiri. Di Jawa sekalipun.
Syahdan, sejumlah pemuda Desa Pucung, Wukirsari, Bantul – Yogyakarta merasa prihatin. Tidak sekadar prihatin, mereka pun berbuat. Caranya, mengembangkan kerajinan wayang kulit.
“Kebanyakan pemuda desa kami lebih memilih bekerja di pabrik, toko, dll. Mereka enggan menjadi perajin wayang karena penghasilannya kecil. Walhasil, regenerasi perajin wayang kulit di desa kami sulit berjalan. Yang tersisa hanyalah para perajin wayang yang sudah lanjut usia,” tutur Demy Raharja mewakili Wisata Wayangan Desa Pucung.
Demy awalnya juga terbilang tidak terlalu suka wayang. “Dulu bapak saya minta bantuan ngurus wayang tapi saya tolak. Saya pikir, ngapain susah-susah ngurusi wayang. Lagian, zaman sekarang apa masih ada yang suka wayang,” tutur jebolan S2 Psikologi Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, ini.
Kesadaran akan perlunya melestarikan budaya sendiri, dalam hal ini wayang, baru muncul saat kuliah. Ketika itu ada pelajaran kebangsaan, saya banyak membaca buku tentang kebangsaan, budaya Indonesia, dll. Hal ini menjadi ‘titik-balik’ dalam kehidupan saya. Saya berpikir, teman-teman yang memperjuangkan budaya Indonesia apa pun itu karena cinta Indonesia.
Sedangkan saya, dibesarkan oleh orangtua yang perajin wayang bahkan kuliah dari hasil wayang, tidak melakukan apa-apa untuk budaya sendiri. Jadi dari peristiwa itulah kesadaran saya muncul dan akhirnya sampai seperti ini (membangun Wisata Wayang Desa Pucung),” papar lelaki yang juga menjalani bisnis tour and travel ini. ***
ANDA penyuka wine? Ya, wine berhasil memikat banyak orang dan menjadikannya sebagai bagian dari gaya hidup. Minuman yang terbuat dari anggur ini memiliki beberapa jenis, yaitu Red Wine, White Wine, Rose Wine, Sparkling Wine, Sweet Wine dan Fortified Wine. Anda penyuka salah satunya?


GUNA mendukung program pemerintah untuk meningkatkan kesehatan masyarakat, PT Suzuki Indomobil Sales (SIS) mendonasikan satu unit APV Ambulans kepada TNI AD Komando Daerah Militer Jaya/Jayakarta (Kodam Jaya) di Jakarta baru-baru ini.
Menteri Perhubungan Budi Karya Sumadi memang ingin meningkatkan kecintaan masyarakat terhadap moda transportasi bus. Budi juga mengapresiasi pembangunan Terminal Pulogebang sebagai ikon.
Dalam kesempatan itu, Mangara meminta agar pelaksanaan ini diawasi ketat agar bantuan yang disalurkan tepat sasaran. “Kami minta seluruh petugas melakukan pengawasan terhadap pelaksanaan di wilayahnya masing-masing dan terus melakukan verifikasi terhadap penerima bantuan,” tandasnya.
Sampah tersebut diangkut Pekerja Harian Lepas (PHL) dari badan air seperti kali, saluran penghubung (PHB), setu dan waduk. Jumlah yang luar biasa. Padahal, menurut Kepala UPK Badan Air Dinas Lingkungan Hidup DKI Jakarta, Junjungan Sihombing, volume sampah di badan air per hari normalnya sekitar 200 meter kubik.