Sandiaga Bantah Semir” Anas Urbaningrum Rp 100 M

 

WAKIL Gubernur DKI Jakarta terpilih, Sandiaga Salahuddin Uno, Selasa (23/5/2017) datang memenuhi panggilan  Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk memberikan keterangan atas dua kasus yang berbeda.

“Saya kooperatif penuh, dan mengenai materinya sendiri masih menunggu dari penyidik. Dan ini berkaitan dengan posisi saya sebagai Komisaris di PT Duta Graha Indah. Dan saya sudah mundur beberapa tahun yang lalu,” kata Sandiaga di Gedung KPK.

Dikatakan, dirinya  datang ke KPK untuk memberikan keterangan dalam kapasitasnya sebagai Komisaris PT Duta Graha Indah, posisi yang saat ini sudah tak dijabatnya lagi. Pemanggilan ini ada kaitannya dengan  kasus pengadaan alat kesehatan (Alkes) di RS Khusus Pendidikan Penyakit Infeksi dan Pariwisata Universitas Udayana dan pembangunan pembangunan wisma atlet di Palembang. Dia meyakini untuk kedua kasus tersebut, bahwa ia tidak terlibat.

“Itu akan saya berikan klarifikasi secara menyeluruh. Saya tidak kenal dengan Nazaruddin dan tidak pernah berkomunikasi dengan beliau,” kata Sandiaga.

Disinggung mengenai kaitannya dengan  mantan Ketua Umum DPP Partai Demokrat, Anas Urbaningrum, Sandiaga menjelaskan dirinya  memang mengenal tokoh muda tersebut. Namun dia menandaskan, dalam pertemuannya dengan Anas,  mereka hanya mendiskusikan tentang bagaimana peran pemuda dalam pembangunan.

Sandiaga  juga membantah “kicauan” Nazaruddin, yang menyebutkan bahwa Anas minta Sandiaga menyediakan dana  Rp100 miliar. “Itu sama sekali tidak benar dan sama sekali tidak terlibat,” kata Sandiaga menegaskan.

Facebook Larang Ejek Orang Sakit atau Cacat

Facebook kini  melarang penggunanya memposting foto dan gambar yang mengejek orang, karena penyakit atau  kondisi kesehatan serius lainnya. Pihak Facdebook seperti dikutip Guardian  mengungkapkan, kebijakan privasi itu  telah diubah  dalam beberapa bulan terakhir,  namun menolak untuk memberikan rincian lebih lanjut.

Facebook menanggapi hal ini setelah Guardian mempresentasikannya dengan contoh-contoh dari dokumen internal yang bocor, yang menyarankan  moderator untuk mengabaikan gambar tertentu yang mengolok-olok penyandang cacat. Manual tersebut memuat foto penderita Down’s syndrome. Pihak Facebook menyatakan,  bahwa gambar-gambar semacam itu  “tidak diperbolehkan” dan sekarang akan diturunkan.

Dalam pedoman terbarunya,  foto seseorang yang cacat dan berikut judul yang mengejek, akan dihapus Facebook apabila ada laporan keberatan dari pengguna atas hal ini. Tapi, ucapan yang bernada mengejek,  tidak harus dihapus.

“Kami meminta orang-orang yang mendiskusikan topik ini, dengan cara yang tidak menyinggung parasaan orang lain sensitif, untuk melakukannya secara transparan, sehingga orang lain dapat terlibat atau memberikan chalenge  mereka,” kata Facebook. “Jika Anda membuat lelucon di Facebook, Anda tidak dapat melakukannya secara anonim. Kami memaksa Anda untuk menunjukkan  nama Anda di sebelahnya, jika tidak, kami akan membatalkan publikasi halaman ini. ”

Dokumen juga menunjukkan, bahwa di  situs tersebut memungkinkan penggunanya untuk “berbagi rekaman atas bullying fisik” terhadap anak-anak di bawah usia tujuh tahun, namun dengan syarat, asalkan tidak ada keterangan.

Kelompok media sosial telah memutuskan, bahwa siapa pun yang memiliki lebih dari 100.000 pengikut di platform media sosial, adalah tokoh masyarakat, dengan “tidak ada pengecualian untuk anak di bawah umur”.

Masalah tidak adanya wilayah  abu-abu inilah yang membuat  para ahli mendesak Facebook untuk mengubah kebijakan moderasi. Kelompok  buruh Yvette Cooper termasuk di antara mereka yang meminta lebih banyak transparansi dari perusahaan tersebut, setelah menerima informasi  Guardian ini. Rinciannya muncul dalam dokumen, yang menjelaskan bagaimana Facebook mencoba menangani posting yang “kejam”, tidak sensitif dan kasar di situs ini.

Manual pelatihan untuk moderator mengatakan, Facebook menganggap bullying sebagai “serangan terhadap orang-orang pribadi dengan maksud untuk mengecewakan atau membungkam mereka”. Tapi masalahnya, bahwa jika ini menyangkut pribadi, bukan tokoh.

Menurut dokumen tersebut, tokoh masyarakat termasuk politisi, jurnalis, orang-orang “dengan 100.000 penggemar atau pengikut di salah satu akun media sosial mereka”, atau orang-orang “yang disebutkan [dengan nama atau judul] dalam judul atau subjudul dari lima atau lebih berita Artikel atau bagian media dalam dua tahun terakhir “.

Di bawah judul “Orang-orang dikecualikan dari Perlindungan”, pada salah satu dokumen ditambahkan bahwa: “Kami ingin mengecualikan orang-orang tertentu yang terkenal atau kontroversial dengan hak mereka sendiri dan tidak layak mendapatkan perlindungan kami.”

Jenis kelompok dan individu yang dikecualikan dari perlindungan seperti  yang terlibat dalam pembunuhan  massal Charles Manson, Osama bin Laden, pemerkosa dan pelaku kekerasan dalam negeri, pemimpin politik dan agama sebelum tahun 1900 dan orang-orang yang melanggar peraturan terkait dengan ujaran  kebencian.

Dokumen tersebut mengatakan, para pesohor  seperti penyanyi Rihanna dapat dilindungi, jika memposting tentang mereka termasuk foto mereka, dan disertai dengan sebuah caption yang sesuai dengan “topik kekejaman”.

Slide tersebut menjelaskan: “Rihanna terkenal dengan haknya sendiri, karena menjadi seorang penyanyi. Dia juga korban kekerasan dalam rumah tangga. Anda bisa mengejeknya karena nyanyiannya, tapi bukan karena ia menjadi korban kekerasan dalam rumah tangga. ”

Namun, dokumen moderator  tidak harus secara otomatis menghapus sebuah posting, jika yang ditandai,  dengan berbunyi, “Rihanna, mengapa Anda bekerja dengan Chris Brown lagi? Beats me “- selama gambar yang digunakan dalam posting bukan dari penyanyi.

Monika Bickert, kepala manajemen kebijakan global di Facebook, mengatakan: “Kami mengizinkan pidato yang lebih kuat di sekitar tokoh masyarakat, namun kami masih menghapus pidato tentang tokoh masyarakat yang melampaui  batas kepantasan pembicaraan, ancaman, atau pelecehan yang membenci. Ada sejumlah kriteria yang kita gunakan untuk menentukan siapa yang kita anggap sebagai figur publik. ”

Dokumen tersebut juga memberitahu moderator, untuk secara otomatis menghapus posting yang dilaporkan kepada mereka yang menggabungkan foto individu dengan nada kasar tentang hal itu. Misalnya, gambar seorang wanita tak dikenal, yang diambil dari belakang, yang pada bagian belakangnya tampak darah haid, dapat ditinggalkan di tempat, dengan alasan bahwa “menstruasi dan tidak ada konteks tambahan = abaikan”.

Dokumen lain menjelaskan apa yang diperbolehkan seputar bullying fisik. Dikatakan “berbagi cuplikan bullying fisik di mana tidak ada komentar lebih lanjut”, diperbolehkan. Moderator juga harus mengabaikan gambar bullying fisik seorang anak di bawah usia tujuh tahun, bahkan jika mereka memasukkan komentar yang tidak baik- seperti tawa dan pemanggilan nama.

Pada satu  slide lainnya menunjukkan gambar seorang pegulat Amerika yang terkenal dengan marah merobek bajunya, dengan judul: “Ketika Anda mengetahui anak perempuan Anda menyukai orang kulit hitam.” Facebook mengatakan bahwa hal ini dapat diabaikan,  karena pegulat tersebut  bukanlah warga kulit  hitam.

Foto lain menunjukkan kepada orang tua dan anak-anak yang melarikan diri dari penembakan di AS, dengan judul yang berbunyi: “Semoga orang tua menyimpan tanda terima natal mereka.” Facebook mengatakan ini tidak harus dihapus, karena anak-anak di foto “adalah korban yang selamat. Jika orang yang digambarkan dalam gambar adalah korban tindakan, ini  akan dihapus “, jika ada pengguna mengeluhkannya.

Facebook mengatakan: “Kami menyadari bahwa … [beberapa] lelucon mungkin dianggap kejam dan tidak sensitif, dan garis antara satire, humor, dan konten yang tidak pantas, itu bisa menjadi abu-abu.”

Facebook juga bersikeras tidak akan membiarkan ejekan terhadap orang-orang cacat. Itu adalah kebijakan U-turn on yang ditetapkan dalam dokumen yang diberikan kepada moderator dalam 12 bulan terakhir.

Sebelumnya, moderator diberi tahu: “Kami tidak menghapus foto dimana ada PDITI [orang yang digambarkan dalam gambar] yang diejek karena penyakit serius atau cacat tubuh.”

Dokumen tersebut menyertakan gambar orang-orang yang menderita sindrom Down disertai dengan mocking caption; Moderator diberi tahu bahwa mereka tidak perlu menghapus posting tersebut,  jika ada laporan keberatan.

Ketika ditanya mengenai  hal ini, Facebook mengatakan  bahwa kebijakan tersebut tidak lagi diterapkan dan telah “diubah  dalam beberapa bulan terakhir”. Seorang juru bicara mengatakan: “Gambar-gambar ini tidak diperbolehkan.”

 

 

 

 

Kepolisian Inggris Selidiki Kasus Ledakan di Konser Ariana Grande

KEPOLISIAN  Inggris tengah  mengerahkan kemampuannya untuk menyelidiki  secara serius  insiden ledakan yang diduga sebagai aksi pemboman yang terjadi di Kota Manchester, ketika  penyanyi pop asal Amerika Serikat  Ariana Grande tampil di panggung Manchester Arena.

Korban luka-luka di saat keluar dari arena konser. (Photo Courtesy Telegraph)

Pihak kepolisian Manchester mengungkapkan, bahwa  unit pelayanan darurat langsung menanggapi secara serius insiden yang terjadi di Manchester Arena. “Hindari area tersebut,” pesan kepolisian polisi  Manchester.

Dalam pada itu  Sky News melaporkan, beberapa orang saksi mata yang berada di lokasi mengakui bahwa mereka mendengar ledakan besar di arena. Sedangkan  Reuters menyebutkan,  mereka belum bisa memverifikasi kejadian tersebut berdasarkan laporan dari media sosial.

Inggris dalam beberapa bulan terakhir ini sedang memperketat keamanan,  seiring dengan meningkatnya potensi ancaman  serangan yang dilancarkan oleh kelompok militan.

Arina Grande saat tampil di konser di Manchester Arena.

 

Bom Diujung Konser Ariana Grande di Manchester Arena, 19 Tewas

KONSER Ariana Grande yang digelar di Manchester Arena, Inggris, berakhir duka, menyusul terjadinya sebuah ledakan yang terjadi di lokasi pentas musik itu. Sebanyak 19 orang  tewas dan sekitar 50 orang lainnya menderita luka-luka akibat kejadian itu.  

Belum diketahui dengan pasti penyebab ledakan yang terjadi pada  kira-kira  pukul 22.35 waktu setempat itu, Senin (22/5/2017). Yang pasti,   unit kepolisian anti-teror langsung melakukan penyelamatan dan penyelidikan atas kejajdian tersebut. Belum ada pernyataan resmi ledakan ini sebagai aksi teror, namun patut diduga merupakan aksi terorisme. Sejauh ini juga belum ada kelompok yang menyatakan bertanggungjawab atas aksi tersebut.

Seorang saksi mata bernama Catherine Macfarlane kepada Reuters mengatakan, saat kejadian dirinya  sedang berjalan keluar. “(Posisi saya) sedang tepat berada di pintu, ketika ada ledakan besar dan semua orang berteriak,” katanya.

Dia menggambarkan, ledakannya  sangat besar.  “Kau (jika di situ) bisa merasakannya di dadamu. Suasana kacau. Semua orang berlari dan berteriak dan berusaha keluar,” kata Catherine.

Polisi menutup jalan ke Manchester Arena pasca terjadinya ledakan. [Dave Thompson/Getty Images]
Seorang saksi mata asal Middlesbrough, Robert Tempkin mengatakan, semua  orang berteriak dan berlari.  “Saya melihat jaket dan telepon genggam berserakan di lantai. Orang-orang menjatuhkan barang mereka begitu saja dan lari,” katanya. Kepanikan benar-benar  melanda para pengunjung konser setelah terjadinya ledakan keras tersebut.

“Beberapa orang berteriak mereka melihat darah, tetapi orang lain mengatakan itu adalah balon atau pengeras suara yang meledak,” tambah Robert. Dia menambahkan, dia melihat banyak ambulans dan  seseorang mendapatkan perawatan. Dia mengaku  tidak tahu persis  apa sebenarnya yang terjadi pada dirinya.

Saksi mata lainnya menyatakan,  sangat terkejut mendengar kabar adanya korban tewas sebagaimana dilaporkan BBC. “Ledakan terjadi hingga  semua orang terdiam beberapa saat, sebelum akhirnya berteriak panik. Suasananya sangat mencekam,” kata  Josh Elliott, saksi mata lainnya.

Korban luka-luka di luar arena konser. [Courtesy: Joel Goodman/LNP]

Beberapa  saksi mata mengungkapkan,  mereka mendengar ledakan keras di tengah konser  Ariana Grande.  Selain  menewaskan beberapa orang, ledakan itu juga membuat  stasiun kereta api Manchester Victoria, yang lokasinya  tak jauh dari Manchester Arena,  ditutup untuk pelayanan transportasinya.

Manchester Arena, merupakan arena indoor terbesar di Eropa, yang dibuka pada 1995 dengan kapasitas 21.000 orang. Selain sebagai ajang olahraga, tempat tersebut  biasa dipakai untuk konser.

Pihak  label Ariana Grande mengatakan,  penyanyi tersebut dalam keadaan baik-baik saja. Sebuah video yang diunggah di Twitter menunjukkan penggemar menjerit-jerit dan berlarian ke luar arena konser.

Tingkat kewaspadaan di Inggris berada di level “tinggi”, artinya serangan dari militan dianggap sangat mungkin terjadi.

Remaja 14 Tahun Lulus Sarjana Fisika Texas Christian University

SEORANG remaja berusia 14 tahun menjadi wisudawan termuda, setelah sukses  menamatkan kuliahnya  di jurusan fisika di  Texas Christian University, Texas, Amerika Serikat.

Carson Huey-You termasuk satu dari  2000 lebih mahasiswa yang diwisuda pada sepekan lalu di  Fort Worth, universitas yang didirikan pada   1873. Dia mulai kuliah di kampus tersebut pada  tahun 2013 saat berusia  11 tahun. Selain mendalami fisika, dia juga mengambil program minor Bahasa China dan Matematika.

 

 

Huey-You mengatakan  hal menyenangkan baginya kuliah di Texas Christian University adalah  dirinya  mulai  mempelajari hal-hal yang tidak pernah dipikirkannya, hal-hal yang tidak pernah dia ketahui, dan  hal-hal yang bahkan mungkin tidak dipikirkannya.

Dia juga mengatakan, dirinya ingin belajar bagaimana untuk “deal” dengan kelas yang riil  dan  melupakan kekecewaan capaian nilai yang  buruk dalam  ujian.

Dia mengungkapkan keinginannya  untuk bekerja dan meraih  gelar sarjana di bidang mekanika kuantum. ***

Presiden: Hilangkan persepsi Islam musuh Amerika

PRESIDEN Joko Widido berharap “Arab Islamic American Summit” memiliki makna yang penting untuk mengirimkan pesan kemitraan dunia Islam dengan Amerika Serikat dan menghilangkan persepsi AS yang melihat Islam sebagai musuh.

Pandangan itu disampaikan Presiden saat berbicara dalam konferensi yang mempertemukan para pimpinan negara-negara Arab dan Islam dengan Presiden AS Donald Trump di King Abdul Aziz International Convention Center Riyadh, Arab Saudi, Minggu (21/5/2017).

“Yang lebih penting lagi pertemuan ini harus mampu meningkatkan kerja sama pemberantasan terorisme dan sekaligus mengirimkan pesan perdamaian kepada dunia,” kata Presiden.

 

Presiden Jokowi mengatakan, ancaman radikalisme dan terorisme terjadi di mana-mana. “Indonesia adalah salah satu korban aksi terorisme, serangan di Bali terjadi tahun 2002 dan 2005 dan serangan di Jakarta terjadi Januari 2016,” tutur Presiden.

Jokowi mengungkapkan dunia marah dan berduka melihat jatuhnya korban serangan terorisme di berbagai belahan dunia di Prancis, Belgia, Inggris, Australia dan lain-lain.
“Dunia seharusnya juga sangat prihatin terhadap jatuhnya lebih banyak korban jiwa akibat konflik dan aksi terorisme di beberapa negara seperti Irak, Yaman, Suriah, Libya,” tandasnya.

Trump Siap Melawat ke Mesir

PRESIDEN Amerika Serikat Donald Trump berharap dapat melakukan lawatan ke Mesir, menyusul pertemuannya dengan Presiden Mesir Abdel Fattah al-Sisi dalam kunjungannya Riyadh, Arab Saudi.

“Saya akan ke Mesir. Kami akan memasukkan dalam jadwal segera,” kata Trump, Minggu (21/5/2017) di Riyadh. Trump menggambarkan Presiden al-Sisi telah melakukan pekerjaan yang luar biasa dalam keadaan sulit. Lawatan Trump ke Riyadh merupakan kunjungan kenegaraan pertama setela dilantik, ditengah isu pembocoran rahasia negara AS kepada Rusia.

Trump membukukan kesepakatan penjualan persenjataan senilai 110 miliar dolar AS (sekitar Rp1,4 biliun) dengan Arab Saudi. Selain itu, dicapai juga kesepakatan investasi, yang menurut Menteri Luar Negeri AS Rex Tillerson, total nilainya dapat menyentuh 350 miliar dolar. Hal ini merupakan pencapaian penting pada hari pertama kunjungan Trump di Riyadh.

Arab Saudi merupakan negara pertama yang ia kunjungi dalam lawatan sembilan harinya di Timur Tengah dan Eropa. Ketika berbicara kepada para wartawan setelah upacara peresmian kesepakatan, Trump mengatakan “ini hari yang luar biasa”.

 

Presiden Trump dan Raja Salman menandatangani kerjasama Amerika – Saudi. (Onscreen/Jayakartanews.com)

 
Trump mengatakan, “Ratusan miliar dolar investasi ke Amerika Serikat dan lapangan kerja, lapangan kerja, lapangan kerja. Jadi, saya ingin menyampaikan terima kasih kepada rakyat Arab Saudi”.

Raja Saudi, Salman bin Abdulaziz, menyambut Trump dengan sangat hangat. Saat pesawat tiba, Raja menemui Trump di bawah tangga pesawat kepresidenan AS, Air Force One, menyalami istri Trump, Melania, masuk ke mobilnya bersama Trump dan kemudian menjalani sebagian besar hari itu bersama-sama Trump.

Menteri Luar Negeri Arab Saudi Adel al-Jubeir menyebut hasil pertemuan Trump dengan Raja Salman sebagai “awal dari titik kembali” antara Amerika Serikat, Arab Saudi dan sekutu-sekutunya di Teluk.

Baik al-Jubeir maupun Tillerson menerangkan bahwa kesepakatan persenjataan itu, yang dibukukan pada hari Hassan Rouhani terpilih kembali sebagai presiden Iran, ditujukan untuk mengimbangi Iran.

Tillerson mengatakan Rouhani harus menggunakan periode kedua jabatannya sebagai presiden untuk mengakhiri uji coba peluru kendali balistik Iran serta berhenti mendorong paham garis keras di kawasan.

Menlu Tillerson mengatakan, dirinya tidak berencana melakukan pembicaraan dengan Menlu Iran, seraya menegaskan kemungkinan akan berbicara pada saat yang tepat.

Al-Jubeir mengatakan Trump dan Raja Salman sepakat bahwa tindakan harus diambil untuk memastikan bahwa Iran tidak melanjutkan kebijakan agresif di kawasan. Lawatan Trump ke luar negeri diumumkan Gedung Putih sebagai peluang mengunjungi tempat suci tiga agama utama dunia serta bertemu dengan pemimpin Arab, Israel dan Eropa. ***

Persiapan Pilkada dan Pemilu, Golkar Gelar Rapimnas

PARTAI Golkar bersiaga menyambut Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019 dengan menggelar rapat pimpinan nasional (Rapimnas). Pertemuan para pucuk pimpinan partai berlambang pohon beringin itu juga dimaksudkan untuk menyikapi situasi politik mutakhir yang berkembang di tanah air.
Ketua Panitia Penyelenggara Rapimnas Partai Golkar, Nurdin Halid, yang dijumpai di sela-sela pelaksanaan perhelatan yang diselenggarakan di Balikpapan, Kalimantan Timur itu mengatakan, untuk membahas persiapan Pemilu 2019, Partai Golkar akan membentuk Badan Pemenangan Pemilu (Bapilu). Badan itu akan dibentuk secara berjenjang, yakni mulai dari tingkat pusat, tingkat provinsi, hingga tingkat kabupaten/kota.


Salah satu kerja besar kepartaian dalam rangka Pemilu adalah menyelenggarakan proses rekrutmen calon anggota legislatif (caleg) untuk pemilu 2019. “Proses rekrutmen ini sudah mulai dilakukan Partai Golkar sebelum tahapan proses pemilu berjalan,” katanya.

Nurdin juga menjelaskan, proses rekrutmen tersebut dimulai dari sosialisasi kategori caleg berkualitas sesuai dengan aspirasi masyarakat dan kemudian dijaring melalui mekanisme survei. Menurutnya, para bakal caleg yang namanya masuk dalam bursa penjaringan, wajib mensosialisasikan program-program partai pada saat dirinya melakukan kegiatan di masyarakat untuk meningkatkan popularitasnya.

Nurdin memastikan, Partai Golkar akan mengusung Joko Widodo sebagai calon presiden (petahana) sebagaimana telah diputuskan pada Nopember 2016. Ditandaskan, keputusan itu diambil sejak awal, agar partai punya cukup waktu untuk mensosialisasikannya kepada masyarakat.

“Saat ini, Partai Golkar sudah mensosialisasikan, Pak Jokowi sebagai calon presiden, baik di tingkat pusat maupun daerah,” kata mantan Ketua Umum PSSI itu.***

Mahasiwa Unibraw Raih Penghargaan PBB

MAHASISWA Fakultas Teknologi Pertanian Universitas Brawijaya, Kota Malang, Jawa Timur, Madhyasta Budi Pradhana menerima penghargaan dari Perserikatan Bangsa Bangsa (PBB), karena kontribusi pemikirannya dalam bidang kepemudaan kepada organisasi dunia tersebut.

Wakil Dekan Bidang Kemahasiswaan FTP Yusuf Hendrawan dikonfirmasi di Malang, Jumat, mengatakan penghargaan itu diterima pada Jumat sore waktu setempat setelah mahasiswa bersangkutan mengikuti diskusi kepemudaan yang diadakan PBB.

“Pemikiran Madhyasta mendapat apresiasi karena mengalahkan pemuda-pemuda dari negara lain yang ikut dalam forum itu, sehingga mendapat penghargaan dari PBB,” katanya.

Yusuf mengatakan, mahasiswanya yang kini masih berada di Eropa itu merupakan angkatan 2011, dan mengikuti kegiatan bernama “UA-MUNC 2017 (United Ambassador Model United Nation Conference) 2017 di Markas PBB, Jenewa, Swiss.

Madhyasta, kata Yusuf, tergabung dalam Komite Dewan Keamanan PBB Komisi A bidang kepemudaan, dan materi bahasannya menangani “Keamanan Global masyarakat di aviation (udara) dan infrastructure dari kemunculan Grup Terrorism”.

“Kami bersyukur atas prestasi ini, dan merupakan prestasi terbaik bagi pemuda Indonesia di tingkat internasional,” katanya seperti dikutip Antara.

Sebelumnya, di Jenewa digelar konferensi MUN Ambassador United yang berlangsung dari 12 Mei 2017 sampai 15 Mei 2017, dan diikuti pemuda seluruh dunia, dan Indonesia, diwakili oleh Madhyasta Budi Pradhana.
Editor: Aditia Maruli

Presiden Jokowi Mendongeng Lutung Kasarung

SEBAGAI Kepala Negara, sudah tentu sibuk luar biasa. Namun, di tengah padatnya acara sehari-hari, Presiden Joko Widodo (Jokowi) tetap peduli dengan anak-anak kecil. Misalnya, seperti dilakukan Presiden ketika menjadi pendongeng dalam acara Gemar Membaca dalam rangka Hari Buku Nasional, di halaman tengah Istana Merdeka, Rabu (17/5/2017) sore.

Dalam acara yang dipandu oleh Duta Baca Nasional yang juga seorang jurnalis, Najwa Shihab ini, hadir sekitar 500 siswa SD/sederajat dan SMP/sederajat. Para siswa ini, selain dihibur permainan sulap dan pembacaan dongenag, tak ketinggalan, Presiden Jokowi juga ikut mendongengkan cerita rakyat berjudul “Lutung Kasarung”.

“Tadi baru saja saya mendongeng sebuah cerita nusantara mengenai “Lutung Kasarung” pada anak-anak. Melalui cerita itu, saya hanya ingin menyampaikan bahwa negara ini kaya terhadap cerita-cerita, dongeng – dongenag di setiap daerah ada semuanya,” ujar Presiden Joko Widodo kepada para jurnalis usai acara.

Mengingat banyaknya cerita Nusantara yang tersebar di setiap daerah di Tanah Air, Kepala Negara pun memerintahkan Menteri Pendidikan dan Kebudayaan Muhadjir Effendi untuk terus meningkatkan minatbaca anak-anak Indonesia lewat cerita-cerita Nusantara.

 

“Masih banyak lagi yang perlu dikenalkan kepada anak – anak, sehingga minat baca anak ini menjadi lebih baik lagi. Dan saya juga minta kepada Menteri Pendidikan dan Kebudayaan agar cerita – cerita Nusantara ini disebarkan, disampaikan kepada ana-anak kita sejak dini,” tutur Presiden.

Hal ini dilakuka pemerintah guna menanamkan nilai-nilai budi pekerti kepada anak – anak Indonesia. Apalagi di era keterbukaan saat ini, nilai – nilai kesantunan di Indonesia harus dijaga dan diterapkan dalam kehidupan sehari – hari. “Nilai – nilai moral, etika, kesantunan, kejujuran, keberanian, itu ada di anak – anak kita karena cerita – cerita yang baik tadi,” paparnya.

Presiden sendiri menyatakan bahwa dirinya selalu menyempatkan diri untuk membaca di tengah kesibukannya menjalankan tugas pemerintahan. Sejumlah tempat seperti mobil, hingga pesawat menjadi tempat favorit Presiden untuk membaca. “Selalu waktu luang saya di pesawat, di mobil, saya gunakan untuk membaca,” ungkapnya.