JAYAKARTA NEWS— Mantan personil AB Three, Lusy Rahmawaty dengan gembira memamerkan jari-jarinya yang berhias tinta tanda dirinya telah melakukan pencoblosan Pemilu 2019. Tidak usah heran, karena Lusy dan keluarganya kini menetap di Australia dan hari ini (13/4/2019) WNI yang tinggal di negeri kanguru itu melakukan haknya dalam Pemilu 2019.
Lusy Rahmawaty dan suaminya, Chandra memamerkan jari kelingkingnya yang berhias tinta seusai pencoblosan Pemilu 2019 di Sidney, Australia—foto instagram lusyrahmawaty
Sebagaimana diketahui, pencoblosan diluar negeri dilakukan lebih dini ketimbang di dalam negeri, Rabu 17 April mendatang. Berdasarkan jadwal, Pemilu diluar negeri dimulai sejak 8 April hingga 14 April 2019. Meski dilakukan lebih dulu, namun perhitungan suara tetap dilakukan secara serentak yakni pada Rabu 17 April.
“Buat warga negara Indonesia yang tinggal di
Sydney-Australia, hari ini kami melakukan hak&kewajiban kami untuk
melaksanakan Pemilu 2019. For those lucky enough to do it back home…gunakan
hak pilih sebaik-baiknya,” ujar tulis Lusy di akun instagramnya.
Lusy, Chandra dan anak bungsunya– foto instagram lusyrahmawaty
Lusy bersama keluarganya telah menetap di
Sidney, New South Wales, sejak 2016. Ia mengikuti sang suami, Soewito Chandra
Widjaja yang memang berkerja di sana. Dari pernikahan keduanya ini, Lusy
memiliki seorang anak laki-laki. Dengan demikian kini Lusy menjadi ibu lima
orang anak—dua anak bawaan dari pernikahan sebelumnya dengan Jose Purnomo dan
dua anak bawaan dari pernikahan Chandra sebelumnya.***ebn
JAYAKARTA NEWS—
Pemerintah berupaya meningkatkan kesiapsiagaan dan respons cepat dalam
penanggulangan bencana dengan melakukan kolaborasi kementerian, lembaga, dan
ekosistem telekomunikasi untuk menyiapkan sistem komunikasi radio
kebencanaan dengan memanfaatkan frekuensi radio 700 MHz.
“Frekuensi di band 700 MHz dipilih karena frekuensi ini cukup
rendah dibanding yang seluler 1,8 GHz, 2,1 GHz, 2,3 GHz, jadi jangkauannya
sangat luas,” ungkap Menteri Komunikasi dan Informatika, Rudiantara, dalam Uji
Coba Lapangan Penggunaan Frekuensi 700 MHZ untuk Telekomunikasi Khusus
Kebencanaan di Plasa Telkom Pangandaran, Jawa Barat, Selasa (9/4), sebagaimana
dikutip dari rilis kominfo.
Gambar–kominfo
Bahkan di sejumlah negara seperti Amerika Serikat dan Korea
Selatan, pita frekuensi radio 700 MHz juga dimanfaatkan untuk mendukung layanan
publik (public services ) antara
lain: Kepolisian, Pemerintah Daerah, Pemadam Kebakaran, Unit Reaksi Cepat
Panggilan Darurat, dan Rumah Sakit.
“Di dunia internasional, band 700 itu secara standar
internasional menjadi digital dividen. Disepakati, bagian dari 700 MHz itu
harus dialokasikan untuk aplikasi kebencanaan, digunakan untuk menangani
memitigasi penanganan maupun recovery bencana,”
jelas Rudiantara.
Pita frekuensi radio 700 MHz berpotensi besar dapat
dimanfaatkan untuk keperluan komunikasi kebencanaan yang lebih canggih,
peningkatan jangkauan pita lebar di daerah rural, serta perbaikan kualitas pita
lebar di kota-kota besar yang merupakan pusat pertumbuhan ekonomi digital
Indonesia.
“Negara tetangga kita sudah mulai membebaskan frekuensi 700
MHz, dari penggunaan televisi analog, kemudian analognya bermigrasi menjadi
digital, sehingga frekuensinya bisa digunakan, itulah namanya digital dividen,
sebagiannya digunakan untuk kebencanaan,” tambahnya.
Uji Coba PPDR
Public Protection and
Disaster Relief(PPDR) atau
Perlindungan Publik dan Penanggulangan Bencana, merupakan standar dunia untuk
komunikasi radio dalam penanganan ketertiban dan penegakan hukum, perlindungan
jiwa dan harta beda, dan situasi darurat, hingga penanganan gangguan serius
terhadap sosial masyarakat akibat bencana.
Bersama Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan
SAR Nasional (BASARNAS), Badan Meterorologi, Klimatologi dan Geofisika (BMKG),
Polri, dan Pemerintah Daerah serta stakeholders
telekomunikasi, Kementerian Kominfo melakukan uji coba layanan radio
telekomunikasi kebencanaan atau PPDR. Uji coba itu berlangsung di kawasan
Pangandaran, Jawa Barat selama sebulan mulai tanggal 9 April 2019 hingga 9 Mei
2019.
Menurut Menteri Rudiantara uji coba harus dilakukan agar
manajemen kebencanaan bisa dilakukan lebih baik lagi sekaligus menguji
teknologi baru yang ada untuk mendukung penanganan bencana. Dalam uji
coba itu, berlangsung demo uji SMS
Blast, Panggilan Suara antar petugas, Pengiriman Gambar dan Video secara
Real Time, dan Pengujian Fitur-Fitur pada Aplikasi Layanan Radio Komunikasi.
“Mengapa kita harus lakukan uji coba? Kita jangan sampai
menunggu semua kertas selesai ditulis. Pemerintah, Kominfo mengeluarkan
Peraturan Menteri tentang uji coba teknologi tahun 2016. Tujuannya agar
Indonesia terbuka terhadap teknologi-teknologi baru, diujicobakan. Jangan nanti
kertasnya sudah selesai baru kita uji coba. Terlambat kita,” jelas Rudiantara.
Dalam konteks komunikasi kebencanaan, Indonesia sebagai
negara rawan bencana, membutuhkan dukungan infrastruktur komunikasi kebencanaan
yang canggih dan mampu melayani trafik komunikasi suara (voice) dan multimedia.
Dengan layanan multimedia, kondisi lapangan dapat dipantau
dan dianalisa secara lebih efektif dan efisien karena pos komando
penanggulangan bencana langsung menerima data video dan data-data sensorik
lainnya secara real time dari
perangkat yang bekerja di pita frekuensi radio 700 MHz.
Selain itu, dengan adanya komunikasi yang berbasis
multimedia, maka keselamatan personil tanggap darurat yang terjun ke daerah
bencana akan lebih terlindungi. Informasi situasi lokasi yang menjadi target
operasi akan diterima dengan lebih detail dan dinamika perubahannya akan lebih
cepat termutakhirkan.
Melalui uji coba ini diharapkan diperoleh data teknis mengenai kualitas layanan, pengujian aplikasi dan konektivitas, serta data non teknis di lapangan yang diperlukan sebagai rekomendasi penyelenggaraan layanan nantinya. Termasuk peluang integrasi layanan Sistem Penyampaian Informasi Bencana melalui SMS Blast pada daerah terdampak bencana danLayanan Panggilan Darurat 112 yang dikelola oleh Pemda dalam penanganan kondisi darurat. ***/ebn
JAYAKARTA NEWS—Badan
Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengimbau kepada seluruh
masyarakat yang tinggal dan beraktivitas di pesisir sekitar pantai untuk
waspada terhadap gelombang tinggi yang akan terjadi di sebagian wilayah
perairan Indonesia sampai dengan 3 hari ke depan, 13 April 2019.
Berdasarkan rilis dari laman BMKG hari ini, Rabu (10/4), hal
ini di sebabkan oleh adanya siklon tropis “WALLACE” yang berada di Samudra
Hindia barat laut Australia. Selain itu kondisi ini juga berdampak pada pola
angin di wilayah utara dan di wilayah selatan Indonesia dengan kecepatan
rata-rata 4-20 knot.
Berdasarkan pengamatan BMKG, kecepatan angin tertinggi
terpantau di Perairan Bengkulu, perairan Kepulauan Enggano, Laut Arafuru,
Perairan Merauke dan Perairan Selatan Kep. Tanimbar, hal ini yang mengakibatkan
peningkatan tinggi gelombang di sekitar wilayah tersebut.
Menurut pengamatan BMKG, adapun wilayah yang berpotensi
mengalami tinggi gelombang dengan kedalaman 1.25-2.50 meter terjadi di :
Perairan Utara Sabang Laut Sawu, Perairan Sabang – Banda Aceh, Perairan Selatan
Kep Tanimbar, Perairan Barat Aceh Laut Arafuru, perairan Barat Kep. Simeulue
hingga Kep. Mentawai, Perairan Utara Kep. Talaud, Perairan Bengkulu, Perairan
Utara Biak Samudera Hindia Barat Aceh Hingga Bengkulu, Samudra Pasifik Utara
Papua, perairan Selatan P. Sumba Hingga P. Rotte, Laut Sulawesi bagian Timur,
Selat Sumba bagian Barat, Laut Maluku Bagian Utara.
Sedangkan Tinggi Gelombang dengan kedalaman 2.50 sampai 4
meter berpotensi terjadi di Perairan Enggano – Barat Lampung, Perairan Selatan
jawa hingga Pulau Sumbawa, Selat Sunda Bagian Selatan, Selat Bali Selatan
Lombok-Selat Alas Bagian Selatan, dan Samudra Hindia Selatan Jawa Hingga NTB.
Harap diperhatikan risiko tinggi terhadap keselamatan
pelayaran, khusus bagi kapal yang ingin melakukan pelayaran, seperti Perahu
nelayan waspadai kecepatan angin lebih dari 15 knot dan tinggi gelombang diatas
1.25 m, kapal Tongkang waspada terhadap kecepatan angin lebih dari 16 knot dan
tinggi gelombang diatas 1.5 m, Kapal Ferry Kecepatan angin lebih dari 21 knot
dan tinggi gelombang di atas 2.5 m), Kapal Ukuran Besar seperti Kapal
Kargo/Kapal Pesiar (Kecepatan angin lebih dari 27 knot dan tinggi gelombang di
atas 4.0 m). ***/ebn
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dampingi KH Ma’ruf Amin kampanye–foto istimewa
JAYAKARTA NEWS—Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil alias Kang Emil mendampingi calon wakil presiden nomor urut 01 KH Ma’ruf Amin berkampanye di Lapangan Bola PN Kertas Padalarang, Bandung Barat, Jawa Barat, Selasa (9/4/2019).
Ridwan Kamil mengaku tengah cuti untuk mengampanyekan
pasangan calon presiden nomor urut 01 Joko Widodo (Jokowi)-Ma’ruf Amin. Ia yang
mengenakan kopiah dan jaket hitam bertuliskan nomor “01” ini,
menyampaikan ada dua tugas untuk pendukung Jokowi-Ma’ruf.
Gubernur Jawa Barat Ridwan Kamil dampingi KH Ma’ruf Amin kampanye—foto istimewa
“Tugas bapak-ibu ada dua. Pertama, melawan berita
bohong, karena yang percaya masih banyak,” ujar Emil di hadapan ribuan
pendukung Jokowi-Ma’ruf.
Menurut Emil, berdasarkan hasil survei yang diperolehnya,
kebanyakan penyebar hoaks daei kalangan ibu-ibu. “Tapi bukan ibu-ibu
disini, di sini ibu-ibu tabayun,” kata Emil.
Setelah melawan hoaks, pendukung Jokowi-Ma’ruf diharapkan
dapat menyampaikan sejumlah program keunggulan pasangan petahana tersebut. Satu
di antaranya Kartu Sembako Murah.
“Ada ibu-ibu di warung, di pasar, di pengajian sampaikan. Insha Allah dapat kartu belanja diskon supaya bisa nabung di rumah,” tutur Emil.***/ebn
Perlindungan kepada pelaku ekonomi kreatif di 16 subsektor–foto bekraft
JAYAKARTA NEWS— Indonesia telah memiliki jaminan
perlindungan kepada masyarakat, baik kesehatan hingga jaminan hari tua. Namun
belum seluruh masyarakat ter-cover perlindungan, terutama yang
bekerja di sektor informal. Oleh karena itu, Badan Ekonomi Kreatif (Bekraf)
dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan dan BPJS
Ketenagakerjaan dan Komunitas Biduan melakukan kerja sama untuk memberi
perlindungan kepada pelaku ekonomi kreatif di 16 subsektor.
Menurut Kepala
Bekeraf, Triawan Munaf, penandatanganan Kesepakatan Bersama antara Bekraf, BPJS
Kesehatan, BPJS Ketenagakerjaan dan Komunitas Biduan merupakan langkah awal
untuk memberikan perlindungan kepada pelaku kreatif.
Foto bekraft
“Bekraf tidak hanya
membantu subsektor musik tapi juga 15 subsektor lainnya. Nantinya bisa
dibentuk champion (duta) untuk membantu sosialisasi sehingga
semakin banyak pelaku kreatif yang terlindungi. Hal ini penting karena dengan
badan yang sehat, pelaku ekraf dapat terus berkreasi,” ungkap Triawan saat
konferensi pers Musisi Sehat Program Subsidi Silang di Seribu
Rasa, Lippo Mall Kemang.
Direktur Utama BPJS
Kesehatan, Fahmi Idris, menyampaikan baru sekitar 219 juta orang yang menjadi
peserta sehingga masih ada sekitar 50 juta orang yang belum terdaftar. Oleh
karena itu, kerja sama ini merupakan salah satu cara untuk menjaring peserta
dari pekerja informal, khususnya musisi.
“Untuk memudahkan
anggota Komunitas Biduan, pembayaran premi bisa dilakukan dengan membuat
aplikasi. Aplikasi ini akan mempertemukan antara pemberi dan penerima bantuan.
Memanfaatkan fintech, pembayaran premi bisa dilakukan secara
autodebet. Oleh karena itu, digital community ini diharapkan
dapat memberi manfaat kepada anggotanya,” jelas Fahmi.
Deputi Direktur
Wilayah Banten BPJS Ketenagakerjaan, Eko Nugriyanto, mengatakan ada empat
program yang ditawarkan, yakni Jaminan Kecelakaan Kerja (JKK), Jaminan Kematian
(JKM), Jaminan Hari Tua (JKT), dan Pensiun. Namun untuk pekerja informal bisa
mengikuti dua program, yakni JKK dan JKM dengan iuran per bulan Rp16.800/orang.
“Apabila musisi sudah
menjadi peserta dan mengalami kecelakaan saat sedang pentas, BPJS
Ketenagakerjaan akan menanggung biaya perawatan. Apabila sudah senior dan tak
lagi menghasilkan karya, musisi juga bisa mendapat pensiun jika mengikuti
program jaminan pensiun. Melalui kerja sama ini bisa dilakukan sosialisasi
secara periodik supaya semakin banyak pelaku kreatif mengetahui manfaat yang
diperoleh dengan menjadi peserta BPJS,” ujarnya.
Perwakilan Komunitas
Biduan, Kadri Mohamad, menyambut baik rencana pembuatan aplikasi untuk
pembayaran premi bagi musisi karena memudahkan pelaku industri musik untuk
berbagi. Apalagi menurut dia, jiwa sosial dan gotong royong musisi Tanah Air
cukup tinggi untuk membantu sesama musisi melalui konser penggalangan dana atau
secara sukarela mengumpulkan untuk membantu keluarga musisi lainnya yang sedang
sakit.
“Melalui subsidi
silang, musisi bisa saling membantu. Verifikasi musisi yang bisa bergabung di
aplikasi dan mendapat bantuan dilakukan oleh komunitas mengingat saat ini belum
ada lembaga resmi yang bisa mengeluarkan kartu yang menyatakan seseorang adalah
musisi,” kata Kadri.***/ebn
Fashion show Festival Lawata mengangkat kain tenun Bima ke pentas nasional—foto kementerian pariwisata
JAYAKARTA NEWS— Seperti daerah
lainnya di Indonesia yang memiliki kain khas masing-masing, begitu juga Kota
Bima yang memiliki kain tenun cantik. Untuk melestarikan sekaligus
memperkenalkan produk unggulan daerahnya, Pemkot Bima gencar melakukan promosi
kain tenun khasnya. Salah satunya lewat Festival Lawata yang digelar bertepatan
dengan HUT Kota Bima ke 17 di Pantai Lawata Kota Bima, NTB.
Foto dok kementerian pariwisata
Sebagaimana diketahui, keindahan wastra atau kain tradisional
daerah yang ada di Indonesia, menjadi daya tarik tersendiri bagi wisatawan. Tak
jarang setiap daerah juga memiliki berbagai cara agar kain tradisional mereka
semakin lestari bahkan terkenal hingga penjuru dunia.
Foto dok kementerian pariwisata
“Kami mendukung daerah untuk melestarikan dan mempromosikan
tenun lokal. Dengan melibatkan desainer ternama Samuel Wattimena untuk
memberikan sentuhan idenya agar tenun Bima bisa terpromosikan dengan baik,” kata
Asisten Deputi Bidang Pengembangan Pemasaran I Regional III Kemenpar Muh. Ricky
Fauziyani di Bima, demikian dikutip dari rilis Kemenpar.
Foto dok kementerian pariwisata
Festival Lawata di dalamnya dirangkai acara fashion show oleh
tim modeling dari Jakarta dan Kota Bima untuk menampilkan bahan tenun asli
Indonesia dengan tema “Bima Go Nusantara”.
Samuel Wattimena berharap agar melalui acara ini ia bisa
menginspirasi para desainer muda untuk menunjukkan potensi mereka dalam
“memanjangkan” atau melestarikan umur kain tenun yang sudah menjadi
warisan budaya. Bukan hanya di Bima, melainkan juga di berbagai daerah lain.
“Saat ini selera pasar, cara pemasaran, dan market yang
berkembang pesat pada era desainer sekarang, jauh berbeda dibanding era
desainer sebelumnya,” pungkasnya.***/ebn
JAYAKARTA NEWS— Ribuan perempuan, gadis sampai ibu-ibu, melakukan senam pagi bersama di Tugu Adipura, Kota Bandar Lampung, Minggu (7/4/2019) pagi. Mayoritas memakai pakaian berwarna merah, mereka melakukan senam pagi bersama.
Berkali-kali lagu senam diputar. Lagunya adalah ‘Ayo Goyang Jempol Jokowi Gaspol’. Semuanya antusias melakukan aksi senam pagi tersebut karena dihadiri oleh sejumlah petinggi PDI Perjuangan. Yakni Sekjen Hasto Kristiyanto yang dikenal juga sebagai Sekretaris TKN Jokowi-KH Ma’ruf Amin.
Hadir bersamanya Tim KH Ma’ruf Amin Habib Sholeh Almuhdar, Ketua DPD PDIP Lampung Sudin, serta sejumlah caleg daerah pemilihan Lampung seperti Brigitta Manohara. Tampak hadir dan ikut bersenam Walikota Bandar Lampung Herman.
“Mensana in corpore sano, di dalam tubuh yang sehat terdapat jiwa yang sehat,” teriak Hasto Kristiyanto untuk membakar semangat para peserta.
Dari atas panggung, Hasto ikut mengikuti gerakan senam dari para model. Caleg DPRD Lampung dari PDIP Eva Dwiana Herman berkali-kali menyemangati peserta dengan bernyanyi. Lagu dangdut ‘Terajana’ dia ubah syairnya dan menggantinya menjadi ‘Pak Jokowi’.
Walikota Herman, saat diberi kesempatan berbicara, meminta agar para peserta menjaga kesehatan dan stamina sehingga bisa mencoblos pada pemilu 17 April mendatang.
“Coblos presiden yang sudah memberi bukti. Jangan memilih yang suka memberi janji-janji,” kata Herman.
Dia lalu meminta para ibu mengingat kepala daerah di wilayah Lampung yang suka memberi janji namun tak memenuhi setelah terpilih.
“Makanya coblos presiden yang sudah pasti kerjanya,” imbuh Herman.
“Pilih juga anggota DPR, DPRD Propinsi dan Kabupaten Kota yang terbaik. Anda sudah tahu tanpa perlu saya sebut. Lihat saja saya pakai baju merah,” kata Herman.
Di sisi lain, sebuah panggung relawan Jokowi, Aliansi Masyarakat Sipil untuk Indonesia Hebat (Almisbat) juga berdiri. Ketua Umum Almisbat Hendrick Dickson Sirait tampak hadir bersenam bersama. Hasto juga menyapa mereka.
“Bersama PDI Perjuangan dan Almisbat, mari bergerak bersama memenangkan pemilu 2019. Sebab gerakan kita bukan hanya demi kemenangan Jokowi-Ma’ruf Amin saja, tapi juga untuk masa depan Indonesia,” kata Hasto di hadapan relawan Almisbat yang berteriak riuh.***/ebn
JAYAKARTA NEWS— Calon wakil presiden nomor urut 01 KH. Ma’ruf Amin menggerakkan relawan dengan basis ekonomi kreatif di Garut, Jawa Barat. Kelompok relawan bernama Jokowi Deui bakal membagikan dodol ke masyarakat.
Kiai Ma’ruf menilai langkah tersebut memiliki daya tarik
elektoral karena mengajak masyarakat untuk memilih pasangan calon presiden
nomor urut 01 Joko Widodo dan Ma’ruf Amin.
“Wah bagus sekali, pertama menarik mereka untuk ikut mendukung 01,” ujarnya usai dialog bersama forum pesantren Priangan Timur dan deklarasi dukungan di Garut, Jabar, Kamis (4/4). Demikian dikutip dari rilis yang diterima redaksi.
Selain kepentingan elektoral, kedua menurut Kiai Ma’ruf, hal
itu juga bakal mengembangkan ekonomi kreatif di kawasan pesantren. Sejalan
dengan visi Kiai Ma’ruf mengembangkan wirausahawan santri di pondok pesantren.
“Kedua menumbuhkan ekonomi kreatif di kalangan
pesantren sehingga pesantren bisa mandiri dan bisa berkontribusi secara lebih
besar bukan jadi beban tapi menjadi kontributor pada negara,” jelasnya.
Karena itu pula Kiai Ma’ruf mengajak semua pihak untuk
berkampanye dengan cara yang kreatif. Bukan kampanye negatif sampai
menghalang-halangi.
“Bukan kampanye negatif itukan kampanye tidak sehat
itu. Ini kampanye kreatif bukan kampanye negatif,” ucapnya.
Sementara itu, Ketua Relawan Jokowi Deui Joko Suranto
menjelaskan mengapa memakai kekuatan berbasis ekonomi untuk mendukung
Jokowi-Ma’ruf. Hal tersebut sesuai dengan visi pemerintahan Jokowi untuk
meningkatkan ekonomi masyarakat.
“Maka kita bangun warung pojok, ekonomi kecil naik
ekonomi kreatif kita tumbuhkan,” ucapnya
RJD ini meluncurkan produk berupa dodol dan kopi. Joko
menyebut sudah ada yang memesan 25.000 unit kepadanya. Pihaknya mengambil
langkah wirausaha sebagai bentuk dukungan karena tidak ingin perhelatan
pemilihan presiden diisi cara-cara yang tidak produktif.
“Jadi RJD akan selalu bersama siapapun yang menumbuhkan
Indonesia menjadi lebih baik,” pungkas Joko.
Secara simbolis dalam kesempatan itu, RJD menyerahkan dodol kepada Kiai Ma’ruf.***/ebn
Calon Presiden No urut 01, Joko Widodo, tetap semangat meski dalam kapanyenya di Tegal, diguyur hujan lebat—foto istimewa
JAYAKARTA NEWS—Selama satu hari ini, Kamis, 4 April 2019, Calon Presiden nomor urut #01 Joko Widodo dan istrinya, Iriana berkampanye di Jawa Tengah. Setelah Banyumas pagi tadi, safari kampanye capres #01 Jokowi dilanjutkan di Tegal.
Guyuran hujan lebat tidak mematahkan semangat pendukungnya
untuk hadir di Lapangan Sepak BolaDukuh Salam, Kabupaten Tegal. Bahkan puluhan ribu pendukung
Capres #01 tidak beranjak dari tempatnya hingga Jokowi selesai menyampaikan
orasi politiknya.
Kampanye Jokowi di Tegal–foto istimewa
Tahun 2014 di Kabupaten Tegal mendapatkan suara 63 persen.
“Melihat antusias pada siang hari ini meskipun kehujanan tidak ada yang
bergerak satu pun. Saya ingin memastikan di Kabupaten Tegal dan sekitarnya,
kita harus dapat 75 persen ke atas,” kata Jokowi.
Melihat antuasiasme dan militansi pendukungnya, Capres #01
Jokowi meminta agar semangat hari ini, juga dapat ditularkan pada 17 April
memdatang.
“Tanggal 17 April tinggal dua minggu lagi, jaga semangat seperti ini, setuju?” tuturnya.
JAYAKARTA NEWS—Selain kisah-kisah menengangkan ternyata banyak juga cerita-cerita lucu di balik proses Pemilu 2019. Salah satunya yang diceritakan Megawati Soekarnoputri, Ketua Umum PDI Perjuangan, dihadapan anggota PDI Perjuangan dari kalangan habaib, purnawirawan, dan akademisi.
Kisah yang diceritakan Mega yang mengundang senyum dan tawa adalah terkait Cawapres KH Ma’ruf Amin ketika ia tahu bahwa dirinya akan menjadi Cawapres Jokowi. Megawati lalu diminta untuk menemui Ma’ruf.
“Lucu sekali beliau. Kan kami di BPIP. Yang ditanya pertama, sopan sekali bertanyanya, ‘Boleh tidak saya tanya. Ke pencalonan, saya musti pakaian apa?” tutur Megawati sambil tersenyum-senyum, menceritakan kejadian saat itu.
Ditanya begitu, Megawati terdiam. Lalu katanya, Kiai Ma’ruf yang biasa memakai peci dan sarungan, memberi semacam kode bahwa dirinya siap memakai apapun.
“Saya celana panjang juga punya,” begitu kode dari Kiai Ma’ruf.
Menjawab itu, Megawati lalu menjawab bahwa Kiai Ma’ruf tak seharusnya pusing soal itu.
“Saya bilang tak usah pak. Sarungan saja pak. Kami ketawa jadinya,” kata Megawati, sambil tertawa.
Megawati mengaku keget dengan Kiai Ma’ruf yang sampai memikirkan hal terkecil agar jangan sampai membuat sesuatu yang kurang pantas.
Apapun itu, bagi Megawati, tawa dan kegembiraan seperti itu yang seharusnya mewarnai Pemilu 2019. Proses Pemilu, katanya, tak perlu dibuat tegang. Justru harus lebih banyak yang membuat tertawa.
“Kenapa kita tak tertawa seperti itu saja ya,” ujarnya.***/ebn