SIPA 2023 Perkenalkan Maskot Terbarunya

SURAKARTA, JAYAKARTA NEWS—  Solo International Performing Arts (SIPA) 2023 memperkenalkan maskot terbarunya melalui konferensi pers yang dilaksanakan di sekretariat SIPA pada Selasa (11/07/2023).

Jumpa pers ini dihadiri oleh Direktur SIPA, Sekretaris Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kota Surakarta, Maskot SIPA 2023, serta wartawan media.

Pergelaran seni bertaraf internasional ini akan digelar pada tanggal 31 Agustus hingga 2 September 2023 mendatang di Benteng Vastenburg, Solo. Acara akan  dimeriahkan oleh berbagai komunitas dan sanggar seni baik dari dalam negeri maupun luar negeri.

Para seniman dalam negeri mencakup kota-kota besar di Indonesia. Begitu pula, beberapa kelompok seni dari mancanegara akan turut menyumbang suguhan seninya, diantaranya Korea Selatan, Malaysia, Singapura, Lithuania, Taiwan, India, Jepang serta beberapa negara yang masih dalam proses konfirmasi.

SIPA 2023 mengusung tema “Say All with Arts” yang akan menggelorakan semangat keindahan seni untuk kehidupan. Ketika dunia mulai kehilangan keindahan (harmoni, toleransi, dan lainnya), maka kesenian harus mengambil peran. Kesenian adalah pusat keindahan, maka katakan dengan seni agar kehidupan tidak kehilangan keindahan.

Memperkenalkan maskot SIPA 2023, Selasa (11/7/2023)/foto: dok panitia

Dra. R.Ay. Irawati Kusumorasri, M.Sn., Direktur SIPA, menjelaskan bahwa agenda ini bertujuan untuk mem-branding Kota Solo dan soft diplomasi kebudayaan antarbangsa, antardaerah di Indonesia, antar suku bangsa, dan yang terutama antar personal.

Selaras dengan tema yang diusung, SIPA 2023 menggandeng Wirastuti Susilaningtyas sebagai maskot tahun ini. Wirastuti Susilaningtyas, yang lebih akrab disapa “Mbak Tutut” adalah seorang wanita asal Kota Bengawan yang lahir pada 20 Mei 1983.

Kiprahnya dalam dunia kesenian khususnya tari telah malang melintang sejak usia 9 tahun, yakni dengan tergabung pada sanggar tari Soeryo Soemirat Puro Mangkunegaran. Ia telah aktif menciptakan karya-karya dalam seni tari dan juga tergabung dalam grup musik pop indie Handarbeni.

Dengan talentanya yang luar biasa sebagai koreografer dan penari serta aktif dalam band, digandengnya Mbak Tutut sebagai maskot bertujuan agar dapat mengenalkan ke masyarakat luas karena mbak Tutut adalah aset kota Solo agar masyarakat Solo ikut merasa memiliki.

Maskot SIPA 2023 akan tampil untuk membuka acara di hari pertama dan berkolaborasi dengan Sanggar Semarak Candrakirana dan Ekosdance Company. Wirastuti menyampaikan pandangannya dalam memaksimalkan potensi yang dimiliki sebagai seniman tari dan musik.

“Walau pun kita bisa mengutarakan semuanya dengan seni, tetapi dengan latar belakang saya sebagai penyanyi dan koreografer, di sini saya akan menggunakan dua elemen seni tersebut untuk merepresentasikan dan mengutarakan bahwa harmonisasi dan keindahan tuh ada melalui dua bidang tersebut,” tutur Wirastuti.

Festival seni internasional ini didukung oleh Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta, Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif, Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata Provinsi Jawa Tengah, dan Pemerintah Kota Surakarta. SIPA 2022 telah sukses diselenggarakan dengan jumlah penonton mencapai sekitar 40.000 orang yang dihadiri masyarakat umum hingga wisatawan dari dalam dan luar negeri.

Dinas Kebudayaan dan Pariwisata Kota Surakarta yang diwakili oleh Siti Khotimah, S.Sos.M. menyampaikan pandangan dan harapannya untuk SIPA 2023 sebagai diplomasi budaya.

“Memang dalam situasi globalisasi seperti ini untuk kreasi seni dan pelestarian seni ini sangat kita butuhkan, khususnya Kota Solo. Harapan kami benar bahwa diplomasi melalui seni ini yang kita harapkan,” pungkasnya.***PR

‘About a Woman’ , Kesendirian atau Kesepian ?

JAYAKARTA NEWS— Tayang di aplikasi Netflix, film bertajuk ‘About a Woman’ karya Teddy Soeriatmadja ini mengisahkan ihwal masa puber ke dua bagi seorang janda. Dayu (diperankan secara ciamik oleh aktris senior Tutie Kirana) dan berusia 65 tahun menjalani hari-hari ‘senja’ nya di sebuah rumah kecil.

Dia ditemani pembantunya, seorang bedinde setia yang awalnya hidup canda penuh tawa.
Mendadak sontak bedindenya harus pulang ke kampungnya. Kini Dayu hidup sendiri dan putrinya, Laras (Anneke Jodi) sudah lama hidup berumahtangga di luar.

Bimo (Ringgo Agus Rahman), menantunya mengirimkan asisten rumah tangga bernama Abi (Rendy Ahmad) untuk bekerja membantu Dayu sebagai jongos (pembantu laki-laki).

Awalnya, Dayu cuek melihat penampilan Abi yang masih bau kencur.

“Umur kamu berapa?,” tanya Dayu mewawancarai Abi.

“18 tahun, tante. Baru lulus SMA,” jawab Abi.

“Saya bukan tante kamu. Kenapa kamu tak melanjutkan sekolah,” timpal Dayu ketus.

“Saya enggak punya biaya, bu. Makanya saya cari pekerjaan di sini,” terang Abi polos.

Akhirnya, Dayu memberikan izin kepada Abi bekerja di rumahnya. Diajarinya Abi mencuci piring (jangan terlalu banyak sabun ya), membuatkan teh dan mengingatkan majikannya untuk minum madu pemberian Bimo dan lain-lain pekerjaan.

Tak diduga, Dayu yang janda tampak anggun dan dewasa berhadapan dengan jongos nya. Hal ini justru menarik perhatian Abi yang umurnya sepertiga usia Dayu.

Sebaliknya, Abi yang baru pertama bekerja sebagai jongos melihat keanggunan majikannya, jadi bekerja penuh energi.

Suatu hari, tiba-tiba Dayu masuk ke kamar Abi sembari membawa beberapa potong celana panjang suaminya yang telah tiada.

“Coba kamu pakai celana ini,” pinta Dayu.

Tanpa malu-malu lagi Abi memakai celana pemberian Dayu. Ia memunggungi Dayu, tapi masih tampak pantat Abi yang putih.

Sikap Dayu biasa-biasa saja. Tak ada reaksi.

Di lain waktu, Dayu masuk ke kamar Abi dan didapatkan Abi sedang bersarung sementara kedua tangannya ada didalam sarung. Melihat itu, Dayu sekali lagi tak bereaksi.

Puncaknya, ketika mereka berdua duduk berdekatan, tak diduga Abi tiba-tiba mencium pipi Dayu. Usai mencipok pipi majikannya, Abi kabur.

“Saya tertarik kompleksitas wanita. Bagaimana seorang janda mengatasi rasa kesepian dan kesunyian seorang diri. Saya menampilkan rasa erotika yang halus dan santun. Sangat subtil,” beber Teddy Soeriatmadja.

Jalinan asmara antara janda dan perjaka ting ting ini memang tak mudah. Endingnya : Dayu panik dan bingung ketika dilihatnya Abi tak tampak hari itu. Raib.

Dari balik jendela, Dayu melihat Abi sedang mengantar pacarnya keluar dari rumah mungil itu. Sebuah ending yang pas dan berpihak ke generasi milenial. Bravo ! (pik)

Kejar Mimpi Gaspol !

JAYAKARTA NEWS— Menjual dan memvisualkan wisata Bromo ke dunia film baru ada sebuah film bertajuk ‘Kejar Mimpi Gaspol !’. Terlebih lagi, syuting di lokasi Bromo dan Malang hampir 90% dan di Jakarta 10%. Produksi Anak Bangsa Berkreasi yang disutradarai Hasto Broto ini dimeriahkan sederet pelakon seperti Asri Welas, Tora Sudiro, Michelle Ziudith, Erik Estrada, Arif Didu, Nopek Novian, Marwoto Kewer, Syakir Daulay, Yanti, Vivid F Argarini dan Adi Arkiang.

Fifi, pemilik homestay di Bromo membesarkan anak semata wayangnya, Diana menjalankan usaha tour guide untuk turis-turis lokal dan asing. Fifi dibantu 3 pegawainya yaitu Dendi, Nobeng dan Senja.

Suatu hari, datang turis dari Jakarta bernama Darma, aktor lawas yang mulai redup.
Melihat Fifi selalu menulis catatan harian, Darma penasaran. Diam-diam dia mengambil catatan harian tersebut. Darma takjub membacanya karena isi tulisannya luar biasa. Darma ingin mengangkatnya ke film. Darma lalu menghubungi Evan, manajernya untuk menawarkan tulisan Fifi dan divisualkan ke ranah film.

Masalah bergulir. Fifi marah kepada Darma yang mengambil tulisan dalam catatan hariannya. Terlebih lagi, Darma menceritakan isi catatan harian Fifi ke Diana yang sebelumnya sudah berjanji kepada ibunya tidak akan membacanya.

Diana mendorong ibunya agar tak berhenti mengejar mimpinya. Sebaliknya, Fifi awalnya merasa bahwa tugasnya saat ini hanya mewujudkan mimpi Diana.

Skenario ditulis dengan bahasa yang apik dan sopan oleh Arie Kriting, Abdur Arsyad dan Sindy Asta, alur cerita drama dengan sentuhan komedi ini ditujukan untuk semua kaum wanita dimana saja.

“Kejarlah mimpi setinggi langit,” pesan sutradara Hasto Broto.

Film yang diakurasi untuk semua umur yang gambar sinematografinya sangat indah ini diambil oleh DOP (Director of Photography) Asep Kalila. Bromo nan elok seakan-akan hadir didepan mata kita. Penata musik ditangan Andi Rianto dan penyunting gambar oleh Ricardo, sungguh ‘Kejar Mimpi Gaspol !’ tidak akan terlewatkan ditonton 6 Juli 2023. (pik)

Bamsoet Duet Nyanyikan Lagu ‘My Way’ Bersama Putri Ariani

JAYAKARTA NEWS— Ketua MPR RI sekaligus Wakil Ketua Umum Partai Golkar Bambang Soesatyo mengapresiasi kemampuan serta kepiawaian bernyanyi Putri Ariani. Tidak hanya masyarakat Indonesia saja yang dibuat kagum oleh suara emas penyanyi berusia 17 tahun ini, dunia internasional pun dibuat terhenyak oleh kemampuan vokal yang kuat dari Putri.

“Saya sendiri ‘merinding’ saat mendengarkan Putri membawakan lagu ciptaannya sendiri. Tidak aneh bila kemudian saat ajang audisi America’s Got Talent (AGT) musim ke-18 tahun 2023, salah satu juri Simon Cowell memberikan Golden Buzzer kepada Putri. Dengan Golden Buzzer tersebut Putri bisa langsung melenggang masuk ke semifinal AGT 2023 akhir Agustus mendatang,” ujar Bamsoet usai duet menyanyikan lagu ‘My Way’ bersama Putri Ariani di Jakarta, Rabu (28/6/23).

Ketua DPR RI ke-20 dan mantan Ketua Komisi III DPR RI bidang Hukum, HAM, dan Keamanan ini menjelaskan, prestasi yang diraih Putri tidaklah instan. Perlu perjuangan panjang sebelum Putri dikenal dunia internasional. Saat berusia 8 tahun Putri mengikuti Indonesia’s Got Talent di tahun 2014. Kepiawaiannya membawakan lagu dengan karakter vokal yang kuat membuat Putri terpilih sebagai pemenang Indonesia’s Got Talent 2014.

Ketua MPR Bambang Soesatyo dan Putri Ariani/foto: MPR

“Di tahun 2016 Putri mendapatkan penghargaan Anugerah Baiduri sebagai penyanyi cilik berprestasi tingkat nasional. Tidak merasa puas, Putri kemudian mengikuti ajang The Voice Kids Indonesia pada tahun 2017. Namun, perjalanan Putri di The Voice Kids Indonesia hanya sampai sebagai salah satu finalis. Saat Indonesia terpilih menjadi tuan rumah Asian Para Games 2018, Putri mendapat kesempatan membawa lagu ‘Song of Victory’,” kata Bamsoet.

Ketua Dewan Pembina Alumni Doktor Ilmu Hukum UNPAD dan Kepala Badan Polhukam KADIN Indonesia ini menerangkan, tidak hanya piawai dalam olah suara, Putri juga mahir dalam menciptakan lagu. Sejumlah lagu yang telah dilahirkan Putri antara lain ‘I Love Mama N Papa’, ‘Tak Mampu Lupa’, ‘Melesat’, ‘Mimpi’, ‘Rumit’, ‘Selalu Ada Harapan, ‘Kamu Lagi’, ‘Bertahan Tak Sejalan’, ‘Aku Mau’, ‘Banyak Makna Cinta’, ‘Permata Indah Dunia’, ‘Hanya Rindu’, ‘Menantimu Kembali’, ‘Happiness’, ‘Seeing With Heart’, ‘Loneliness’ serta sejumlah lagu lainnya.

“Bahkan, tidak hanya pandai mencipta lagu dan menyanyi, Putri juga piawai memainkan beberapa alat musik, semisal piano dan flute. Putri juga fasih dalam mengaji. Ia mampu membaca Al Quran braille yang didesain khusus untuk penyandang tuna netra, dengan sangat merdu,” urai Bamsoet.

Wakil Ketua Umum Pemuda Pancasila dan Wakil Ketua Umum FKPPI ini menambahkan, sebelum tampil di semifinal America’s Got Talent 2023, Putri akan tampil sebagai pembuka konser Ronan Keating ‘Epic Friday Ronan Keating Live in Indonesia 2023’. Ronan Keating rencananya akan menggelar konser di Jakarta tanggal 18 Agustus 2023. Saat perayaan Hari Kemerdekaan RI, Putri diundang Presiden RI Joko Widodo menyanyikan lagu kebangsaan Indonesia Raya di Istana Negara.

Pada tanggal 14 Juli 2023, Putri akan tampil dalam konser ‘Wanita Hebat’ di Ancol. Sejumlah musisi wanita lain yang akan mengisi acara antara lain Titi DJ, Raisa, Lesti, Tiara Andini, Brisia Jodie dan Merry Riana.

“Semangat luar biasa Putri meraih cita-citanya harus menjadi inspirasi bagi generasi muda Indonesia. Tidak ada yang mustahil jika kita mau berusaha. Jangan pernah putus semangat, ciptakan peluang dan raih kesuksesan dengan penuh keyakinan,” pungkas Bamsoet.***din

‘Ketika Berhenti Disini’ Mengangkat Premis Rasa Kehilangan

JAYAKARTA NEWS— Sutradara Umay Shahab menggebrak lagi dengan karya kedua nya bertajuk ‘Ketika Berhenti Disini’. Debut perdananya sebagai sutradara berjudul ‘Kukira Kau Rumah’ berhasil menembus Box Office (BO) di atas 1 juta penonton.

“Kali ini saya mengangkat premis cerita seputar rasa kehilangan,” urai Umay Shahab dalam peluncuran trailer di XXI Metropole, Jakarta, baru-baru ini.

Dibeberkannya, bagaimana rasa kehilangan itu jika mungkin bisa kembali berkomunikasi dengan orang terdekat yang sudah tiada.

“Pertanyaannya, bagaimana bisa berkomunikasi dengan mereka yang sudah wafat ? Ini akan nyambung terhadap konsep kehilangan itu,” timpal Umay Shahab sedikit berfalsafah.

Dikisahkan, pertemuan antara Anindita Semesta dan Ed yang bermula dari salah paham. Ini berkembang menjadi petualangan yang berakhir romantis.

Empat tahun sejak pertemuan itu, Ed hidupnya mapan dengan perusahaan arsitek miliknya sedangkan Anindita masih bergelut dalam merintis karirnya. Anindita kerap menuntut Ed hingga ia mengalami insecure (rasa tidak aman).

Dalam sebuah peristiwa tragis, Ed meninggal. Di sini, Anindita mencoba belajar memahami makna kehilangan itu. Pasca 2 tahun, Anindita mencoba menjalani kehidupan baru bersama Ifan, sahabat barunya.

Lalu, bagaimana kisah selanjutnya, film utuh produksi Sinemaku Pictures dan Legacy Pictures ini baru akan dirilis di bioskop seluruh Indonesia, 27 Juli 2023.

Yang jelas, film bergenre drama romantis ini dibintangi segerobak pelakon yang diakui keunggulannya, yaitu Prilly Latuconsina, Bryan Domani, Refal Hady, Lutesha Sadewa, Sal Priadi, Widyawati, Cut Mini Theo, dan masih banyak lagi.

Untuk sementara, trailer ‘Ketika Berhenti Disini’ bisa dinikmati via kanal YouTube Sinemaku Pictures. (pik)

Tayang di Netflix, 12 Cerita Glen Anggara: Menyintai Sampai Ajal Menjemput

JAYAKARTA NEWS— Kelahiran, sunatan, pernikahan dan kematian adalah siklus perjalanan kehidupan manusia alias transformasi. Dan itu adalah perubahan terhadap suatu hal atau keadaan. Jika yang berubah itu budaya, maka budaya itu yang mengalami perubahan.
Karya sutradara Fajar Bustomi ini merupakan ‘spin off’ (sempalan) dari novel ‘Mariposa’ karya Luluk HF.

Alkisah, Glen Anggara berasal dari keluarga kaya raya. Anaknya tampan dan pintar dibawah rata-rata. Punya semangat kebebasan tapi tak suka beragam aturan dan larangan. Glen adalah tipe cowok masa kini dan ingin melakukan apa saja.

Di sisi lain, Shena adalah anak tunggal dari keluarga sederhana. Sejak kecil menderita penyakit ginjal akut.

Tak ada angin tak ada hujan, di suatu tempat mereka berdua bertemu. Tiba-tiba Shena minta Glen jadi kekasihnya.

Sontak Glen menolak permintaan yang dianggapnya gila dan tak masuk akal.
Namun, pada pertemuan berikutnya, Glen bersua dengan Shena kembali.

Dan Shena memberikan daftar 12 keinginan terakhir kepada Glen sebelum ajal menjemputnya. Glen setuju karena kasihan melihat keadaan Shena yang terbaring lemah. Tujuan Glen ingin berbuat kebaikan dan ternyata Glen merasakan cinta yang sesungguhnya pada Shena.

Pada detik-detik terakhir menjelang kematiannya, Glen melamar Shena menjadi isterinya. Meski berkali-kali Shena sudah mengingatkan agar Glen menjauhi dirinya.
Shena ingin agar 12 daftar keinginannya harus terwujud sebelum matahari terbenam. Glen bingung dan penasaran apa sebenarnya yang dimaksud Shena.

Glen tiba-tiba tersadar apa yang jadi keinginan Shena. Di hari pernikahan yang berjalan khidmat, Glen mengenakan stelan jas dan celana panjang putih. Begitu pula Shena. Glen berjanji akan berusaha memenuhi keinginan Shena.

Saat kedua mempelai berdiri bersama, sontak Shena terjatuh. Semua terkejut. Kedua orang tua Glen, ibu Shena dan sahabat-sahabat setia Glen menghampiri Shena dan menolong membawanya ke Rumah Sakit terdekat.

Takdir tak dapat ditolak. Shena mengembuskan nafas terakhirnya di hadapan Glen dan ibunya.

“Tak terasa selama 135 menit penonton digiring mengikuti kisah cinta Glen dan Shena. Hingga tak terasa banjir air mata tertumpah,” ujar Junior Roberts (23 tahun) yang berperan sebagai Glen Anggara. Sedangkan Shena sukses didalami oleh Prilly Latuconsina (26 tahun).

Kedua pelakon utama ini berhasil membawakan seni perannya secara baik dan cemerlang. Bintang-bintang lain seperti Angga Yunanda, Adhisty Zara dan yang lain tak kalah apik permainannya.

“Saya suka sosok Glen. Beberapa temannya menganggap Glen seperti anak kecil yang suka berbuat kekacauan dan membuat marah. Namun, di sisi lain, perangai Glen itu ramah dan baik,” jelas Junior Roberts.

Last but not least: film produksi bersama Falcon dan Star Vision yang tayang di OTT Netflix ini bermisi sikap pantang menyerah, tak mudah putus asa dan bersungguh-sungguh mendapatkan apa yang diinginkannya. (pik)

Yesaya Abraham, Cinlok di Antares, Meroket di Puspa Indah Taman Hati

JAYAKARTA NEWS— Awal mulanya, aktor pendatang baru Yesaya Abraham Sitanggang (23 tahun) unjuk diri sebagai model dalam video klip musik Brisia Jodie. Kemudian, selangkah demi selangkah, Yesaya Abraham merintis ke dunia televisi dan film.

Namanya lalu dikaitkan sebagai Megan Lexandro dalam series ‘Antares’ produksi MD Entertainment yang tayang di WeTV dan OTT Inflix.

Di series yang disukai penonton yang disutradarai Rizal Manthovani ini, Yesaya Abraham dipasangkan dengan Kiara McKenna. Bahkan, ia terlibat cinta lokasi (cinlok) dengan Kiara McKenna sebagai senior dan junior yang saling taksir.

“Puji Tuhan, akhirnya Kiara McKenna jadi kekasih gue di dunia nyata,” ujar Yesaya Abraham tersenyum penuh arti.

Jujur, mahasiswa Universitas Kristen Krida Wacana berdarah Batak ini kendati masih muda, tapi karirnya cemerlang.

Terjun ke dunia film bagi dirinya adalah suatu berkah. MD Entertainment pula yang menggaetnya jadi pemeran utama cowok dalam film bergenre remaja bertajuk “Gita Cinta dari SMA’ bersama Prilly Latuconsina sebagai pemeran utama cewek. Kini, sebuah film sekuelnya berjudul ‘Puspa Indah Taman Hati’ bakal tayang tahun ini.

Kedua film ini adalah remake film sukses berjudul sama yang dibintangi Rano Karno dan Yessy Gusman.

Toh dunia televisi dan film selain sukses meroketkan namanya, juga berhasil mendapatkan pacar cantik.

Puji Tuhan ! (pik)

Reza Rahadian dan BCL di Film ‘Pasutri Gaje’

JAYAKARTA NEWS— Agak lama Reza Rahadian Matulessy dan Bunga Citra Lestari (BCL) tak bertemu di dunia film. Dua film mereka adalah ‘My Stupid Boss’ dan ‘Habibie & Ainun’.
Kini, Reza (36 tahun) dipertemukan kembali dengan BCL (40 tahun) dalam film bergenre komedi ‘Pasutri Gaje” (pasangan suami isteri gak jelas).

Produksi Falcon Picture yang disutradarai oleh Fajar Bustomi ini baru akan memulai syuting 23 Juni 2023.

“Film ini sempat tertunda 2 tahun karena ada kebijakan PPKM,” ujar Fajar Bustomi
“Baru tahun ini kita melakukan syuting supaya aman dan setelah PPKM dicabut,” beber Frederica selaku produser Falcon Picture.

Reza Rahadian mengaku cerita ‘Pasutri Gaje’ sangat menarik dan tak terduga.
“Gak kebayang sih. Dua pasang pegawai negeri menikah dan hidup berumah tangga. Proses readingnya cukup lama. Dan ini benar-benar surprise, karena saya belum pernah jadi pasutri di film komedi,” jelas Reza Rahadian.

Film yang diadaptasi dari webtoon ternama berjudul sama ini (dibaca lebih 800 juta) dibintangi segudang artis terkenal yaitu Indro Warkop, Ira Wibowo, Arifin Putra, Nadine Alexandra, Tarsan Srimulat, Ence Bagus, Kiky Saputri, Yessy Kenyang, Zsa Zsa Utari, Joshua Frederico, Ephy Pae, Maya Wulan selain Reza Rahadian dan BCL sebagai bintang utama.
Film ini akan dirilis di bioskop 2024 mendatang. (pik)

‘Ganjil Genap’ Film Komedi Romantis Berlatar Ibukota

JAYAKARTA NEWS— Setelah sukses film debutnya ‘Ngeri Ngeri Sedap’, Bene Dion Rajaguguk didapuk menyutradarai film keduanya bertajuk ‘Ganjil Genap’. Bergenre drama komedi romantis, film ini diadaptasi dari novel best seller karya Almare Bastari.

Mengisahkan kehidupan sepasang kekasih dengan latar hiruk pikuk Ibukota.
Gala dan Bara telah menjalani hubungan selama 13 tahun. Mereka saling melengkapi satu sama lain menaati peraturan lalu lintas ganjil genap yang ditandai melalui nomor mobil.

Namun, apa daya, Gala mendadak sontak ditinggal Bara tepat ketika selangkah lagi memasuki hubungan yang lebih serius. Bara meminta agar Gala mengakhiri hubungan mereka berdua.
Padahal Gala terbiasa dengan sosok ‘ganjil’ di kehidupannya. Dan Gala benar-benar lupa bagaimana mencoba memulai hubungan baru bersama pasangan hidupnya.

Gala lalu dibantu teman-temannya. Kemudian, Gala berkenalan dengan Aiman, yang bersedia menemaninya guna menyembuhkan sakit hatinya.

Cinta tumbuh dan bersemi lantaran sering bertemu dan bertatap muka. Lama kelamaan Gala jatuh cinta kepada Aiman. Gala mengatakan, ulah tingkah dan perilaku Aiman mirip Bara.
Apakah patah hati Gala bisa sembuh ? Atau justru makin patah ?

“Penonton pasti penasaran. Nantikan saja Ganjil Genap tayang di seluruh bioskop di Indonesia tanggal 29 Juni 2023,” janji Manoj Punjabi selaku produser dari MD Pictures yang membuat film ini.

Deretan bintang yang mewarnai film ini adalah Clara Bernadeth, Baskara Mahendra, Oka Antara, Joshua Suherman, Lydia Kandou, Ariyo Wahab, Nadine Alexandra, Dede Yusuf. (pik)

Risma Aw Aw ‘Pamela Anderson’ Versi Dangdut Indonesia Tawarkan Single ‘Tik Tok’

JAYAKARTA NEWS— Sesuatu yang viral dan banyak diikuti oleh masyarakat luas sepertinya menjadi inspirasi besar bagi perempuan cantik dan seksi ini yang akrab didaulat sebagai ‘Pamela Anderson’ blantika dangdut tanah air. Yuppp … benar dia adalah Risma Aw Aw yang baru saja memperkenalkan single barunya bertajuk ‘Tik Tok’.

Demikian hal tersebut dibenarkan Rino selaku owner Baju Kerja Management yang mengusung sepenuhnya single Tok yang dibawakan Risma Aw Aw. Yaaa … sesuatu yang tengah viral di masyarakat yaaa TikTok. Dimana – mana di seluruh Indonesia, tidak mengenal usia mereka asik melampiaskan keresahannya dengan bermedia sosial TikTok.

Bagi Risma yang didampingi Saipul Jamil dan Rino saat ditemui wartawan mengungkapkan bahwa persiapan rekamannya sangat cepat dan hanya proses pembuatan bideo klip lagunya saja yang memakan waktu dua harian. Pokoknya Risma hanya tahu nyanyi aja, sedangkan materi lagu sudah dari pihak management.

Mengapa memilih TikTok sebagai single-nya?

Rino menekankan lebih kepada begitu vitalnya TikTok di masyarakat. Sesuatu yang mudah diingat dan selalu dilakukan siapa saja.

“Risma bersama management sepakat mengambil judul itu. Karena memang lagi viral di masyarakat. Tanpa mengenal batasan usia dan status sosial”, jelas Rino.

Lantas mengapa pula management memilih Risma?

Karena warna suara Risma masuk dengan karakter vokal lagunya yaa. Disamping, Risma merupakan jebolan Dangdut Academy yang pernah merasakan besarnya tantangan diajang tersebut.

Sehingga dunia panggung bukan menjadi hal yang baru Risma. Risma menyanyi dari panggung ke panggung, sebelum sampai ajang pencarian bakat DA tersebut, yang salah satu jurinya yakni Saiful Jamil atau akrab disapa Bang Ipul.

Risma Aw Aw dan Rino, owner Baju Kerja Management/ Foto: istimewa

“Bang Ipul – lah salah seorang mentor yang bikin Risma ada di ajang pencarian bakat itu dan hingga bisa berdiri disini memperkenalkan single TikTok terbarunya,” ujar Risma Aw AW.

Sementara itu, bagi Bang Ipul, dirinya sangat mendukung Risma. Dia nggak cuma jago di recordingnya saja, aksi panggungnya juga Risma jago. Terbukti 8 tahun lalu, Bang Ipul, Inul, Beniqno dan Iis Dahlia jadi telah memilih generasi penerus penyanyi dangdut di diri Risma.

Dan diundang Risma mau rilis lagu baru ini sudah sebuah kebahagiaan. Terbukti Bang Ipul memilih Risma untuk ada di DA karena Risma ini seperti titisan Pamela Anderson versi dangdut. Dengan keseksiannya, didepan kamera punya daya tarik tersendiri, suaranya bagus, pokonya paket komplitlah, ujar Bang Ipul

“Saya memang seneng cari sesuatu yang baru dalam bakat bernyanyi. Semoga Risma terus berkarya,” sergah Saiful Jamil.

Semoga dengan single TikTok, Risma bisa menjadi Idola baru penyanyi dangdut di tanah air. Apalagi dengan Goyang TikTok, yang bikin siapa pun slebewwww dibuatnya.

Bahkan dalam promonya akan ada Goyang Tiktok challenge, serta give away untuk para penggemar Risma, jelas Rino.

Semoga single TikTok dari Risma Aw AW ini diminati seluruh masyarakat Indonesia.

Bahkan nggak sampai disana saja, Risma pun tengah mempersiapkan Beasiswa. Terlebih setelah Covid-19 banyak orang tua yang kehilangan pekerjaan. Banyak perusahaan bangkrut dan orangtua di PHK kan, ujungnya anak – anak terkena imbas. Makanya Risma mau menolong buat yang tidak mampu untuk mendapatkan beasiswa.***Agus S