FILM religi berujudul “212 The Power of Love “ siap meramaikan layar bioskop nasional. Film yang diangkat dari kisah nyata Aksi Bela Umat Islam II, tanggal 2 Desember 2016, atau lebih dikenal dengan sebutan 212, diproduseri oleh Helvy Tiana Rosa.
Aksi Bela Islam tanggal 2 Desember 2016, yang dikenal dengan sebutan Aksi 212, adalah peristiwa yang takkan terlupakan dan telah menjadi bagian dari tonggak sejarah umat Islam di Indonesia.
Pada hari itu jutaan umat memenuhi kawasan Monumen Nasional (Monas) dan sekitarnya, menyatakan sikap dan kecintaan mereka kepada Allah dan Al-Quran.
Mereka datang dari berbagai wilayah di Indonesia, dengan berbagai cara dan melewati berbagai rintangan, untuk turut hadir menyatakan pembelaan mereka terhadap Al Quran, dan pada hari itu aksi berjalan dengan sangat damai dan santun.
Film yang disutradarai Jastis Arimba ini dibintangi sederet artis seperti Fauzi Baadila, Hamas Syahid, Meyda Syafira, Adhin Abdul Hakim, Asma Nadia dll. Film ini akan tayang 9 Mei 2018. ***
MARCELL Darwin tak menyangka film teranyarnya yang berjudul Nikah Yuk membuat pikirannya terbuka soal pernikahan. Di usianya yang sudah menginjak 28 tahun, membuat mantan kekasih Cinta Laura itu sadar, jika ia tak lagi muda.
“Hahaha, nyentil sih, kayak oh iya ya saya kebanyakan takutnya juga, kebanyakan milih. Mungkin setelah ini bisa berani (nikah) sih,” kata Marcell saat ditemui di Kawasan Kemang, Jakarta Selatan, Sabtu (28/4/2018).
Setelah ini, Marcell berjanji jika ia tak lagi main-main soal pacaran. “Saya udah enggak bisa main main pacarannya. Kalau seandainya saya dapet maunya langsung serius biar pacarannya enggak lama, nikahnya lama.”
Secara tidak langsung pola pikir Marcell berubah. Ketakutannya selama ini mulai hilang. Marcell khawatir jika ia menunda menikah, malah bisa membuat jarak usia yang jauh dengan anaknya nanti.
“Sangat mengubah pola pikir saya dalam niat untuk nikah. Karena di film ini dikasih tahu, kalau kita nikah tua, 35,37 terus paling cepet setahun kemudian dikasih anak wichist kita udah umur 45. Semakin tua semakin susah cari nafkah untuk anak,” tandasnya.
Sutradara Adhe Dharmastriya menjelaskan film yang akan mulai syuting awal Mei 2018 ini akan dikemas dengan ringan, namun bermakna. Bercerita tentang trauma telat nikah. “Genrenya romantic comedy, membuat kita bisa terharu, baper sedih dan tertawa saat melihat film ini. Meski ringan, tapi ada muatan atau pesan yang tergambar dalam film ini,” papar Adhe.***
FILM horor berjudul “Sajen” yang ditayangkan pada 3 mei 2018, bukan sekadar meramaikan industri film di Indonesia. Tapi, ada misi yang lebih besar.
“Sajen itu tradisi Indonesia, tujuannya untuk menjaga keharmonisan dengan alam semesta,” kata Hanny R. Saputra, sutradara film “Sajen” dalam jumpa pers di Epicentrum, Kuningan, Jakarta, Jumat (27/4/2018).
Melalui film tersebut, lanjut dia, sekaligus bagian dari kampanye untuk melawan tindakan bullying yang belakangan marak terjadi.
“Bullying itu tidak cuma menyakiti secara fisik, tetapi juga mental,” lanjut Hanny.
Film yang disutradarai tersebut menceritakan bagaimana sakit dan pedihnya perasaan korban bullying. Bahkan ada yang sampai depresi, bunuh diri dan akhirnya meninggal dunia
Film ini dibintangi dibintangi oleh Amanda Manopo, Rachel Amanda, Angga Yunanda, Jeff Smith, Steffi Zamora, Minati Atmanagara, dan masih banyak lagi. ***
CUKUP lama tidak berakting untuk film layar lebar, Raja Dangdut Rhoma Irama kembali berakting, tetapi kali ini untuk tayangan di layar kaca. Penyanyi berusia 71 tahun ini akan membintangi sinetron “Cinta dan Doa” yang akan ditayangkan pada Ramadan tahun ini.
Saat ditawari pihak Indosiar, Rhoma tak langsung mengiyakan. Ayah Ridho Rhoma ini awalnya masih berpikir sebelum memutuskan bersedia syuting sinetron stripping. Di sisi lain, Rhoma juga mengajukan beberapa syarat kepada pihak Indosiar.
“Pertama kali Rhoma Irama stripping serial Ramadan untuk tv biasanya layar lebar,” kata Harsiwi Ahmad dari Indo Siar saat ditemui penulis di Hotel Kempinski, Jakarta, belum lama ini.
“Ya memang tidak gampang ajak Pak Haji, tapi (akhirnya bersedia) karena beliau punya misi-misi yang sangat baik.”
“Menurut saya semua berawal dari keterbukaan hati Pak Haji,” lanjut Harsiwi. “Pak Haji harus menjadi contoh untuk seniman yg lain bahwa profesional itu harus sampai sesenior beliau,” imbuhnya.
Rhoma pun angkat suara tentang cerita dalam sinetron yang dibintanginya. “Tema-tema nanti saya ingin memberikan solusi yang tentunya berdasarkan Alquran tentang berbagai macam hal yang terjadi di Indonesia tentang berbagai macam problematika yang terjadi di bangsa kita ini. Semoga kita semua dapat pahala siapapun yang terlibat di sini jadi ibadah melalui sinetron ini,” tuturnya.
“Cinta dan Doa” akan menampilkan akting Rhoma Irama bersama sang istri, Ricca Rachim. Sinetron spesial Ramadan ini direncanakan tayang sebanyak 35 episode. Kegiatan syutingnya telah dilaksanakan.**
Setelah sukses tertawai diri sendiri di Bentara Budaya, Teater Mandiri kembali mementaskan JPRUTT di Teater Kecil, Taman Ismail Marzuki (TIM) pada 28 dan 29 April 2018. Kompilasi dari drama pendek ini kerap diselenggarakan dalam rangkaian peringatan Kemerdekaan RI sekaligus HUT-nya Teater Mandiri.
Dikisahkan, Lakon JPRUTT ini diangkat dari 5 drama pendek (drapen) karya Putu Wijaya, dengan total durasi 90 menit. Kelima drapen tersebut termuat di dalam buku ‘’Seratus Drapen’’ karya Putu Wijaya yang diterbitkan untuk dihibahkan ke sekolah-sekolah.
Lima drapen tersebut membangun sebuah komedi berdurasi 90 menit. Memaparkan betapa opini selalu tak bergigi bila diucapkan warga sendiri. Barulah kalau dilontarkan orang asing, menjadi penting dan dihargai. Menjelang peringatan usia kemerdekaan yang ke-73, Ami, putri Pak Amat, tokoh sentral JPRUTT berkata: “Bengkokkan sedikit telunjukmu kalau mencari kambing hitam, supaya tepat menunjuk ke arah hidungmu sendiri.”
Apakah pernyataan itu diam-diam mengandung kebencian kepada orang asing (Barat)? Apakah itu luapan emosional dendam “Timur” yang sempat jadi koloni/jajahan Barat hingga kalap “menghitamkan” segala yang “putih”? Mari simak JPRUTT yang mengajak berusaha penonton menikmati betapa asyiknya menertawai diri sendiri.
JPRUTT didukung Niniek L. Karim, Jose Rizal Manua, Bambang ismantoro, Laila Ulil, Ari Sumitro, Rukoyah, Lela Lubis, dan Penny Muhaji. JPRUTT yang disutradarai Putu Wijaya, ini merupakan pertunjukan kerja sama Teater Mandiri dan Bakti Budaya Djarum Foundation yang juga mempersembahkan penerbitan buku hibah ‘’Seratus Drapen’’ dan Lomba Penampilan Drapen. Peluncuran buku hibah dan Lomba Penampilan Drapen telah berlangsung pada 10,11,12 April lalu di Galeri Indonesia Kaya dengan peserta dari Jakarta, Malang, Surabaya, Jogjakarta, Riau, Aceh, Tegal, Palu, Serang, Bekasi, Depok, dan Bogor.***
Meski kini hidupnya berlimpah harta, penampilannya di panggung terkesan glamour, namun Zaskia Gotik tidak lantas hidup hura-hura. Ia tetap sederhana. Hasil dari kerja kerasnya, kata Zaskia , ditabung juga diinvestasikan dalam berbagai bentuk.
Tapi, katanya, yang utama adalah untuk keluarganya. Adalah sebuah kebahagiaan tersendiri baginya karena setidaknya dari kerja kerasnya bukan hanya bisa mencukupi kehidupan keluarganya tapi juga bisa menyekolahkan kedua adiknya hingga ke bangku universitas. “Sekolah neng memang tidak tinggi tapi neng ingin adik bisa kuliah. Nah semua itu neng persiapkan (biaya),” ujar Zaskia yang sepanjang kariernya telah meraih sejumlah penghargaan di antaranya Indonesia Dangdut Award dan Inbox Award.
Tak hanya itu yang dilakukannya untuk membahagiakan keluarga, khususnya kedua orangtuanya, ia menyediakan rumah yang besar dengan segala fasilitasnya. “Itu memang mimpi neng sejak lama. Selain menaikkan haji orangtua juga memberikan rumah,” kata Zaskia. Dan mimpi itu benar-benar diwujudkan Zaskia pada Januari 2018 lalu. Sebuah rumah mewah konon bernilai Rp 5 miliar, di lahan seluas 500 M2 dipersembahkan pelantun ‘Cukup 1 Meni’ ini untuk orangtuanya. “Alhamdulilah, sudah terwujud. Masih banyak mimpi neng , insyaallah diberi jalan oleh yang di Atas,” ucapnya.
“Kangen mak. Besok ketemu mak.” Begitu tulis Zaskia Gotik di instagramnya beberapa waktu lalu–foto instagram zaskia gotik
Ditanya tentang apa mimpi-mimpinya yang lain, penyanyi yang kerap tampil di acara Pesbukers bersama Raffi Ahamd, tidak menyebut secara jelas. Namun, katanya, yang pasti semua yang ingin dilakukannya adalah untuk kebahagiaan orangtua. “Pokoknya untuk bekal orangtua di masa tua juga buat adik-adik,” tambah Zaskia yang sempat menjadi juri dalam ajang D’Academy.
Tentang rencana pernikahannya dengan Ryan (Arief Fitriyansyah) yang dulu sempat digembar-gemborkan yang berakhir berantakan alias putus, Zaskia yang sempat tampil dalam sinetron ‘Siapa Suruh Datang Jakarta’ mengaku tak mau memikirkannya. Sekarang ini, ia tengah menikmati kesendiriannya dan enjoy dengan itu. “Single, happy nggak ada masalah,” katanya.
Sekarang ini, tambahnya, dia tak mau memikirkan mencari pasangan pengganti ataupun menikah. Jika sudah waktunya, ujarnya, pasti Yang Maha Kuasa akan memberi. Jadi sekarang yang terbaik baginya adalah terus berkarya sebaik mungkin. Apalagi, mempertahankan karier agar tetap eksis bukan hal yang mudah di tengah ketatnya persaingan di dunia hiburan. Karena itu dia ingin fokus.
Jika menengok ke belakang melihat perjalanan kariernya, katanya, dia tak putus-putusnya bersyukur atas hasil yang dicapainya. Dari sana juga dia mengambil hikmah bahwa jangan pernah lelah untuk berjuang, jangan pernah putus asa sekalipun dalam prosesnya ada banyak air mata dan kesusahan.
“Terus terang saja ya, neng tuh bisa sampai seperti ini (sukses), nggak pernah nyangka. Memang ini sudah menjadi mimpi (penyanyi sukses) eneng sejak kecil tapi nggak nyangka akhirnya bisa terwujud. Namanya mimpi, setiap orang kan pasti punya keinginan, punya mimpi. Cuma neng punya keyakinan, yang penting maju terus, berjuang terus, kerja keras. Neng berjuang dari nol kecil, naik ke nol besar, terus meningkat sampai akhirnya dapat beberapa penghargaan. Pokoknya jangan putus asa. Kalau nangis karena ini-itu ya ada aja, tapi kan nangis terus menerus nggak jadi duit,” ujarnya sambil tertawa.***
BULAN Maret lalu, Britney Spears menjadi model untuk Kenzo. Ini mengingatkan semua orang bahwa dia adalah “ratu denim yang klasik.”
Anehnya, pertunjukan itu menandai kampanye fashion mewah pertama bintang pop tersebut dan mengingatkan kita semua bahwa di antara kita memang membutuhkan lebih banyak pakaian yang direkomendasikan Britney dalam kehidupan kita. Beruntung bagi kami, itu terjadi.
Seperti yang dilaporkan WWD, Spears meluncurkan barang bermerek dengan Epic Rights. Itu tidak hanya mencakup pakaian juga. Program Lifestyle Britney Spears juga akan menampilkan perawatan rambut, aksesori, perlengkapan olahraga, dan elektronik.
Photo: Peter Lindbergh
“Kami melihat koleksi gaya hidup baru ini sebagai langkah selanjutnya Britney dalam berhubungan dengan segerombolan penggemar setianya di seluruh dunia,” kata manajernya, Larry Rudolph seperti dikutip WWD.
“Berbagi gaya dan selera fesyennya melalui produk yang dia kembangkan merupakan bukti keasliannya serta komitmennya dan penghargaan terhadap para penggemar yang telah membuat semuanya menjadi mungkin.”
Bagian yang paling aneh tentang berita kolaborasinya adalah mengapa sesuatu yang seperti ini tidak terjadi lebih cepat!
Merch diatur untuk meluncurkan musim semi berikutnya, tetapi rincian lainnya belum dibuka. Pertanyaan kita adalah: Apakah akan ada gaun pesta denim? Atau easel? Siapa yang akan mendukung video latihan tarinya selanjutnya?
LYNN Hung, artis Mandarin, kini menjadi seorang ibu bukan hanya untuk satu bayinya, tetapi dua bayi perempuan yang cantik-cantik.
Dia melahirkan bayi kembar tersebut melalui operasi caesar di rumah sakit Hong Kong pada pekan ini, demikian laporan media China.
Tak lama setelah melahirkan, aktris dan model berusia 37 tahun itu, berbagi potret keluarganya di Weibo, Rabu (25 April) sore, di mana dia dan suaminya Ken Kwok terlihat menggendong putri mereka yang baru lahir.
“Kami akhirnya bertemu dengan Anda,” tulis Hung dalam postingannya di media sosial itu.
Pasangan bayi kembar itu, masing-masing seberat 2,3 kg, dikandungnya melalui fertilisasi in-vitro.
Menurut Apple Daily Hong Kong, sang ayah bayi itulah yang pertama kali merasa gugup akan kedatangan bayi dan tidak berani membawa bayi yang baru lahir tersebut sampai istrinya meyakinkannya.
Bulan lalu, Hung berbagi foto di Weibo dan menulis bahwa dia akan kehilangan keintiman yang dia bagikan dengan anak-anaknya selama kehamilan.
Dia juga memuji suaminya karena “akomodatif dan peduli” yang meyakinkannya bahwa keluarga kecil mereka akan “bahagia dan bahagia.”
Pasangan ini menikah dalam sebuah upacara sederhana pada bulan Oktober 2016.
ANDA gamer dan menyukai Harry Potter? Sekaranglah saatnya ‘nge-games’ “Harry Potter: Hogwarts Mystery”. Ya, games berlabel PortKey Game yang dikembangkan Jam City buatan Warner Brothers itu, sudah merilis.
Dengan demikian hari ini Anda sudah bisa mendonloadnya di pasar aplikasi. Menurut kabar yang ditulis Phone Arena, game itu sudah tersedia di iOS dan Android. Sejauh ini, sampai Kamis pagi belum tersedia di App Stor. Jadi, para pengguna produk Apple Inc. masih harus bersabar.
Untuk di toko aplikasi Google Play Store, game tersebut telah tersedia dan bahkan telah diunduh lebih dari satu juta kali.
Game yang dapat diunduh secara gratis itu, menceritakan kejadian setelah pertemuan Voldemort dengan bayi Potter, namun sebelum Harry cukup dewasa untuk bersekolah di Hogwarts. Sebagai gantinya, pemain bisa mulai menciptakan tokoh atau penyihir sendiri dan memulai hidup sebagai siswa tahun pertama di sekolah Hogwarts.
Alur cerita gim juga melibatkan pemain untuk membuat keputusan sendiri, mulai dari menentukan House di Hogwarts hingga memilih teman-teman yang nantinya akan memengaruhi permainan Anda.
Pemain juga akan bertemu dengan teman dan rival, belajar mantra, mendapatkan poin untuk House, dan menyelidiki misteri di Hogwarts.
Sepanjang permainan pemain juga akan bertemu dengan beberapa wajah yang dikenal dan bahkan beberapa suara yang akrab karena para pemain film Harry Potter dilibatkan dalam pembuatan game ini.
FILM Kartini diputar di Houston, Amerika Serikat? Ya, pada Hari Kartini 2018 ini, KJRI Houston bekerja sama dengan Rice University Cinema menayangkan film Kartini dengan mendatangkan tamu istimewa, Hanung Bramantyo, sutradara film Kartini, Sabtu (21/4) lalu.
Pemutaran film yang menceritakan perjuangan emansipasi perempuan di abad 80 ini dihadiri sekitar 200 orang dari kalangan universitas, pengusaha dan masyarakat Indonesia. Pemutaran film Kartini merupakan pertama kalinya di Rice University Cinema, universitas swasta terkemuka di Houston, Texas dengan standar sound system teater dolby digital.
Konjen RI Houston, Dr. Nana Yuliana dalam sambutannya menjelaskan kegiatan ini merupakan salah satu upaya promosi Indonesia melalui diplomasi publik ini. Kegiatan ini juga akan rutin dilakukan dalam rangka mempromosikan film Indonesia dan membuktikan bahwa Indonesia memiliki industri perfilman yang berkembang dan sutradara yang berbakat. Tentunya kegiatan ini diharapkan dapat meningkatkan mutual understanding dan people connectivity antar negara.
Masyarakat Indonesia di luar negeri sangat antusias dengan pemutaran film ini terutama untuk mengobati mengobati rasa kangen menonton film Indonesia. Selain itu, alur cerita Kartini, yang dikemas dengan apik, menambah suasana haru para penonton. Betapa gigihnya perjuangan Kartini pada masa itu untuk memperjuangkan kesetaraan perempuan.
Setelah pemutaran film, Hanung berkesempatan untuk diskusi interaktif dengan para penonton. Mereka sangat mengapresiasi hasil karya Sutradara Hanung dalam menceritakan sejarah perjuangan Kartini yang dikemas kental dengan budaya Jawa sekaligus mendobrak tradisi saat itu di mana masih terdapat diskriminasi bagi perempuan dalam mendapatkan hak pendidikan. Sutradara Hanung berpesan agar Kartini tidak hanya diperingati setiap tahun tetapi setiap hari kepada seluruh perempuan Indonesia.
Di sela-sela acara, Hanung berkesempatan bertemu dengan Direktur Rice Cinema dan Houston Cinema Art Society guna menjajaki peluang kerja sama di bidang perfilman. Salah satu keunggulan perfilman di Houston yaitu, NASA Cine Space International Film Festival, suatu ajang festival film singkat (maksimal 10 menit). Bahkan peluang Rice Cinema atau NASA Cine Space untuk public lecture dan membuat film di Indonesia. (Sumber: KJRI Houston)